You are on page 1of 15

PT.

Bumi Serpong Damai,Tbk Pendahuluan

BAB I PENDAHULUAN

I.1.

Latar Belakang

Sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia, perumahan yang layak, sehat, aman, serasi dan teratur merupakan faktor penting dalam peningkatan harkat dan martabat, mutu kehidupan serta kesejahteraan. Pembangunan perumahan dan permukiman sebagai bagian dari pembangunan nasional perlu terus ditingkatkan dan dikembangkan secara terpadu, terarah, berencana dan berkesinambungan. Turut serta dalam program pembangunan nasional, PT. Bumi Serpong Damai, Tbk. berencana melakukan pembangunan perumahan dan untuk menyediakan sarana penunjang kegiatan perumahan tersebut PT. Bumi Serpong Damai, Tbk hendak membangun jasa perdagangan, selain itu pula untuk mengembangkan kawasan perumahan di Kecamatan Rumpin menjadi kawasan perkotaan maka PT. Bumi Serpong Damai, Tbk hendak membangun pergudangan multi guna. Rencana Pembangunan Perumahan, Jasa Perdagangan, Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana yang akan dilaksanakan oleh PT. Bumi Serpong Damai, Tbk berdasarkan ijin lokasi yang dimiliki oleh PT. Bumi Serpong Damai, Tbk No.591.1/001/00005/BPT/2009 luas lahan rencana pembangunan perumahan, jasa perdagangan, pergudangan beserta fasilitas penunjang lainnya adalah seluas 3.446.457 m2 atau sekitar 344,6 Ha berlokasi di Desa Kertajaya, Desa Tamansari, Desa Sukamulya, dan Desa Mekarsari Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Dimana luas secara keseluruhan wilayah Kabupaten Bogor sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bogor No. 19 Tahun 2008 tentang RTRW Kabupaten Bogor yaitu seluas 298.838,304 Ha atau 299,84 Km2 terdiri dari 40 Kecamatan, 411 Desa dan 17 Kelurahan. Seperti kegiatan pembangunan lainnya, rencana pembangunan perumahan, jasa perdagangan, pergudangan beserta fasilitas penunjang Balé Tirtawana disadari akan memberikan dampak penting terhadap komponen-komponen lingkungan di sekitarnya, baik sosial, ekonomi dan budaya masyarakat, maupun lingkungan ekologi. Dampak yang

KA -ANDAL
Rencana Pembangunan Perumahan, Jasa Perdagangan, Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana I-1

KA -ANDAL Rencana Pembangunan Perumahan. pergudangan beserta fasilitas penunjang Balé Tirtawana adalah Studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). ditinjau dari ijin lokasi yang dimiliki oleh PT. pergudangan beserta fasilitas penunjang Balé Tirtawana adalah seluas 3. tujuan pembangunan perumahan. I. I.2.PT. jasa perdagangan. 11 Tahun 2006 tentang Jenis Rencana Usaha dan atau Kegiatan yang Wajib Dilengkapi dengan AMDAL.591. pergudangan beserta fasilitas penunjang Balé Tirtawana terhadap lingkungan sekitarnya. Sistematika penyusunan mengacu kepada Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. Menyediakan kesempatan berusaha terhadap semua aspek • • • komoditas/komersil baik pada kegiatan perdagangan maupun pergudangan.2. Untuk mengkaji kegiatan rencana pembangunan perumahan. Tbk No. jasa perdagangan. teratur dan terencana. dan begitu pula sebaliknya. 27 Tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No.2.1 Tujuan Secara umum.Tbk Pendahuluan terjadi dapat bersifat positif bagi salah satu komponen lingkungan namun berdampak negatif terhadap komponen lingkungan lainnya. Tujuan Dan Manfaat I. Jasa Perdagangan.6 Ha maka studi lingkungan yang akan dilaksanakan untuk perumahan. pergudangan beserta fasilitas penunjang Balé Tirtawana adalah : • Menciptakan lingkungan perumahan yang teratur dan terencana Menciptakan lingkungan yang hijau.457 m2 atau sekitar 344. jasa perdagangan.1/001/00005/BPT/2009 luas lahan rencana pembangunan perumahan. Bumi Serpong Damai. maka diperlukan suatu kajian berupa studi lingkungan. Bumi Serpong Damai.2 Manfaat • Membantu pemerintah dalam program penyediaan perumahan bagi masyarakat Indonesia yang asri. Dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 08 Tahun 2006 tentang Pedoman Penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan. jasa perdagangan. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana I-2 .446. Menciptakan lingkungan perumahan yang seimbang dengan sarana dan prasarananya.

Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana I-3 . Oleh kerena itu diperlukannya peraturan ini sebagai payung hukum bagi lahan rencana pembangunan Perumahan. maka selalu mengacu pada kebijakan nasional yang terpadu dan menyeluruh dari keputusan perundang-undangan yang memuat ketentuan-ketentuan pokok pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan. Bumi Serpong Damai. Dengan dibangunnya sarana pergudangan dan perdagangan PT. dan sejahtera serta memberikan kepastian hukum mengenai hak atas tanah bagi rakyat Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria. KA -ANDAL Rencana Pembangunan Perumahan. Jasa Perdagangan. Memicu peningkatan perekonomian daerah. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana. BSD turut serta secara aktif dalam mendayagunakan secara optimal sumber dana yang tersedia. Meningkatkan kualitas dan menata sarana. Peraturan Untuk mengatur pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan hidup. Undang-Undang a. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana antara lain : 1. Dipergunakannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Pokok-pokok Agraria (UUPA) sebagai salah satu dasar hukum antara lain disebabkan karena didalam UUPA terdapat dasar-dasar bagi penyusunan hukum agraria nasional dalam rangka mencapai masyarakat adil. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1984 tentang perindustrian. b. Membuka lapangan kerja baru. prasarana. Jasa Perdagangan. Jasa Perdagangan. 3.PT. makmur. Arah pembangunan jangka panjang di bidang ekonomi dalam pembangunan nasional adalah tercapainya struktur ekonomi yang seimbang dimana industry memegang peranan yang menentukan.Tbk Pendahuluan • Meningkatkan pendapatan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor. Peraturan perundang-undangan terkait yang menjadi landasan bagi kegiatan pembangunan Perumahan. dan infrastruktur wilayah Kabupaten Bogor pada umumnya dan khususnya Kecamatan Rumpin • • • I.

Jasa Perdagangan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung Terkait dengan rencana pembangunan Perumahan. Bumi Serpong Damai. h.PT. Jalan merupakan bagian sistem transportasi nasional yang mempunyai peranan penting terutama dalam mendukung bidang ekonomi. d. Jasa Perdagangan. Oleh karena itu dalam pembangunan Perumahan. Jasa Perdagangan. Setiap kegiatan pembangunan selalu menuntut KA -ANDAL Rencana Pembangunan Perumahan. maka diperlukan dasar hukum yang mengatur tentang bangunan gedung. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana dengan memperhatikan daya dukung dan daya tampung yang ada f. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana I-4 . Undang-Undang Penataan Ruang adalah payung hukum dalam penataan dan pengelolaan ruang di Indonesia. Di bidang lingkungan hidup. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 07 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air. e. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. pemerintah daerah wajib melakukan pengendalian lingkungan hidup sebagaimana diamanatkan melalui pasal 14 ayat 1 (j) UU Pemerintahan daerah g. Sumber Daya Alam merupakan Karunia dan Rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa dan pengelolaannya diamanatkan pada manusia. Jasa Perdagangan. Dalam era otonomi daerah.Tbk Pendahuluan c. Sebagai acuan dalam pemanfaatan sumber daya air untuk kebutuhan kegiatan Perumahan. Maka dalam pengaturannya diperlukan peraturan ini. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah Pengembangan Perumahan. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana tidak terlepas dari kewenangan pemerintahan daerah. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana yang akan terdiri dari bangunan-bangunan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana diharuskan mematuhi dasar hukum ini. sosial dan budaya serta lingkungan. pemerintahan daerah berhak dan diberi kewenangan mengatur wilayahnya sendiri. Jasa Perdagangan.

sehat. aman. Jasa Perdagangan. Undang-undang ini menjadi rujukan dalam kegiatan pembangunan Perumahan.Tbk Pendahuluan alokasi ruang yang dalam pelaksanaanya harus memperhatikan kaidah kelestarian keseimbangan dan optimalisasi. Jasa Perdagangan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya. menggunakan prasarana transportasi berupa jalan terutama di sekitar tapak proyek.PT. k. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana dimana sampah telah menjadi permasalahan nasional sehingga pengelolaannya dilakukan secara komprehensif dan terpadu dengan teknik pengelolaan yang berwawasan lingkungan. dan lestari sehingga pembangunan Perumahan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. ekologis KA -ANDAL Rencana Pembangunan Perumahan. yaitu pemanfaatannya harus optimal. Pembangunan yang memanfaatkan sumber daya alam harus sesuai dengan kaidah konservasi. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. i. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana I-5 . Lingkungan hidup merupakan karunia Tuhan Yang Maha Esa yang harus dikelola dan dijaga kelestariannya. l. Bumi Serpong Damai. j. Jasa Perdagangan. Penataan ruang untuk suatu perumahan perlu memperhatikan pula aspek kelestarian lingkungan. Peraturan ini digunakan sebagai acuan pada pengelolaan sampah yang dihasilkan dari Perumahan. Jasa Perdagangan. seimbang. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana dan operasionalnya. Oleh karena itu. Pembangunan perumahan dan permukiman yang layak. maka diperlukan peraturan ini. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana. Jasa Perdagangan. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana dapat berkelanjutan dan berwawasan lingkungan hidup. dimana setiap pengembang yang hendak membangun perumahan wajib mengikuti persyaratan teknis. serasi dan teratur merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan Perumahan. sehingga perlu adanya perlindungan dan pengelolaan hidup. untuk aplikasinya diperlukan arahan dari peraturan perundangan tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya yang berlaku.

sehingga langkah pengendalian dampak negatif dan pembangunan dampak positif dapat dipersiapkan sedini mungkin. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara.PT. pembangunan Perumahan. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana mutlak diupayakan pengadaannya dalam rangka pelayanan kepada masyarakat sebagaimana dimaksud dalam peraturan pemerintah Nomor 9 Tahun 1987. Gangguan tersebut dapat berbentuk peningkatan kadar debu atau peningkatan kadar gas buang. Oleh karena itu. peraturan pemerintah ini menyatakan bahwa setiap usaha dan/atau kegiatan pada dasarnya menimbulkan dampak terhadap lingkungan hidup yang perlu dianalisis sejak awal perencanaannya. Pada sisi lain udara merupakan komoditas publik yang dapat dimiliki dan dinikmati oleh masyarakat. sebagaimana yang tertuang dalam peraturan ini. Jasa Perdagangan. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana I-6 . Pemakaman umum merupakan suatu kebutuhan bagi masyarakat oleh karena itu penyediaan lahan untuk memenuhi kebutuhan tersebut pengembang Perumahan. c. Jasa Perdagangan. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana. Begitu pula dengan pembangunan Perumahan. Bumi Serpong Damai. Secara umum setiap pembangunan akan memberikan gangguan terhadap komponen udara. Dalam pertimbangannya. 2. b. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana yang mempunyai dampak besar dan penting terhadap lingkungan. a. Peraturan Pemerintah Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 1987 tentang Penyediaan dan Penggunaan Tanah Untuk Keperluan Tempat Pemakaman.Tbk Pendahuluan dan administratif. KA -ANDAL Rencana Pembangunan Perumahan. Jasa Perdagangan. Jasa Perdagangan. Sementara itu analisis mengenai dampak lingkungan hidup diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang pelaksanaan rencana usaha dan/atau kegiatan Perumahan. Jasa Perdagangan. Peningkatan komponen-komponen secara langsung akan meningkatkan udara ambien. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana harus berorientasi pada pengendalian pencemaran udara agar kualitas udara tidak menurun dan tidak mengganggu kesehatan masyarakat.

Irigasi adalah usaha penyediaan. Pasal 41. Bumi Serpong Damai. Pasal 35. pengaturan. yang dimaksud dengan upaya pengendalian pencemaran air adalah upaya pencegahan dan penanggulangan pencemaran air serta pemulihan kualitas air untuk menjamin kualitas air agar sesuai dengan baku mutu air. Setiap makhluk hidup membutuhkan air untuk kelangsungan hidupnya. dan Pasal 62 Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan maka perlukan peraturan pemerintah ini. g. tentang Jalan. Oleh karena itu. dan pembuangan air irigasi untuk menunjang pertanian yang jenisnya. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana diperlukan adanya pengelolaan terhadap kualitas air terutama pada tahap operasi guna mencegah terjadinya pemcemaran terhadap kualitas air. Jasa Perdagangan. e. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air. Pasal 28. maka peraturan ini diperlukan. Pasal 16. f. Dalam pembagian Kewenangan Pemerintahan antara Pemerintah. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana I-7 . Keterpaduan dilakukan pada tahap perencanaan. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2006 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2006 KA -ANDAL Rencana Pembangunan Perumahan. Pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air diselenggarakan secara terpadu dengan pendekatan ekosistem. sehingga diperlukan peraturan ini. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana diperlukan system irigasi. dalam pengelolaan kualitas air. Pasal 11. Jasa Perdagangan. sehingga dalam pembangunan Perumahan. Pasal 10. Pasal 9. Pasal 8. Pasal 22. Jasa Perdagangan. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah. Pasal 30. Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Kabupaten/Kota. Menurut pasal 1 angka 4 PP Nomor 82 Tahun 2001 tersebut.PT. Untuk melaksanakan ketentuan Pasal 6. Pasal 15. Berdasarkan uraian tersebut maka pembangunan Perumahan. pelaksanaan. mutunya dan peruntukannya harus menjamin kehidupan. pengawasan dan evaluasi. tentang Irigasi. Pasal 7.Tbk Pendahuluan d. Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Kabupaten/Kota diperlukan suatu pedoman.

a. Pengadaan dan rencana pemenuhan kebutuhan tanah yang diperlukan bagi pembangunan untuk kepentingan umum hanya dapat dilakukan apabila berdasarkan pada Rencana Tata Ruang Wilayah yang telah ditetapkan terlebih dahulu. maka digunakan peraturan ini. a. Keputusan Presiden Nomor 65 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2005 tentang Pengadaan Tanah bagi Pelaksanaan Pembangunan untuk Kepentingan Umum. bangunan.PT. Meningkatnya pembangunan untuk kepentingan umum yang memerlukan tanah. c. 4. Jasa Perdagangan. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana tidak menyimpang dari Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional sesuai peruntukannya. Bumi Serpong Damai. Peraturan Presiden Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2008 tentang Penataan Ruang Kawasan JABODETABEKPUNJUR Rencana Pembangunan Perumahan. pengadaan tanah dilakukan berdasarkan perencanaan ruang wilayah atau kota yang telah ada. Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 2009 tentang Badan Koordinasi Penataan Ruang Nosional. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional Agar alokasi ruang rencana Perumahan. menuntut pengadaannya dilakukan secara cepat dan transparan dengan tetap memperhatikan prinsip penghormatan terhadap hak-hak yang sah atas tanah. Keputusan Presiden Keputusan Presiden No 62 tahun 2000 tentang Koordinasi Penataan Ruang Nasional Dalam rangka pelaksanaan pembangunan nasional diperlukan langkah-langkah yang terkoordinasi untuk menangani masalah penataan ruang dan pembinaan serta pengembangan kebijakan tata ruang. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana yang termasuk wilayah Kabupaten Bogor maka peraturan ini digunakan sebagai acuan untuk penataan ruang. tanaman dan bendabenda yang berkaitan dengan tanah atau pencabutan hak atas tanah. KA -ANDAL Rencana Pembangunan Perumahan. Pengadaan tanah adalah mendapatkan tanah dengan cara memberikan ganti-rugi kepada yang melepaskan atau menyerahkan tanah. Jasa Perdagangan. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana I-8 . b. 3.Tbk Pendahuluan h. Jasa Perdagangan. Bagi daerah yang belum menetapkan RTRW.

kegiatan Pembangunan Perumahan. AMDAL Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 11 Tahun 2006 tentang Jenis Rencana Usaha dan/atau Kegiatan yang Wajib Dilengkapi Sesuai peraturan ini. Tirtawana serta meningkatkan kualitas air akibat kegiatan Pembangunan Perumahan. hal ini dikarenakan kegiatan ini diprakirakan dapat berdampak penting terhadap lingkungan hidup. Jasa Perdagangan.Tbk Pendahuluan Dalam rangka pelaksanaan pembangunan nasional diperlukan kebijaksanaan dan langkah-langkah yang terkoordinasi untuk menangani masalah pemanfaatan ruang bagi keperluan pembangunan. Peraturan Menteri Peraturan Menteri Kesehatan RI No.PT. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana seluas 3.6 Ha wajib dilengkapi dengan AMDAL. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (ANDAL). Jasa Perdagangan. c. Jasa Perdagangan. maka Pembangunan Perumahan. KA -ANDAL Rencana Pembangunan Perumahan. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana perlu koordinasi dalam pengelolaan tata ruang nasional. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 08 Tahun 2006 tentang Pedoman Penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup Peraturan ini digunakan sebagai pedoman dalam penyusunan Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (KA-ANDAL). Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana I-9 . Jasa Perdagangan. 416/MENKES/PER/IX/1990 tentang Syarat-syarat dan Pengawasan Kualitas Air Bersih. Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL) Pembangunan Perumahan. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé b. a. 5.457 m2 atau sekitar 344. Peraturan ini digunakan sebagai landasan hukum untuk mencegah penurunan kualitas dan penggunaan air yang dapat mengganggu dan membahayakan kesehatan. Dalam rangka pengembangan pola tata ruang. Strategi nasional pengembangan pola tata ruang secara terpadu melalui pendekatan wilayah diperlukan agar koordinasi penanganan masalah pemanfaatan ruang tersebut dapat berjalan dengan baik. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana.446. Jasa Perdagangan. Bumi Serpong Damai.

gangguan tingkat bising yang terus menerus dan berada diatas toleransi akan mengganggu kesehatan. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. dan Utilitas Perumahan dan Permukiman Di Daerah. e. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana I . Setiap pembangunan perumahan diperlukan pedoman teknis guna menghasilkan permukiman yang layak. Manajemen dan rekayasa lalu lintas dilaksanakan dengan tujuan untuk mengoptimalkan penggunaan jaringan jalan guna meningkatkan keselamatan. c. 6. Jasa Perdagangan. a. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana baik pada tahap konstruksi maupun operasi dapat menyebabkan semakin tingginya kegiatan lalu lintas di lokasi kegiatan sehingga peraturan ini dijadikan sebagai acuan bagi PT. serasi dan teratur. Peraturan ini digunakan sebagai pedoman dalam sistem penyerahan prasarana. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 50/MENLH/11/1996 tentang Baku Mutu Tingkat Kebauan.Tbk Pendahuluan d. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 14 tahun 2006 tentang Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan. Jasa Perdagangan. Sarana. sarana dan utilitas oleh pihak pengembang Pembangunan Perumahan. Bumi Serpong Damai. aman. ketertiban dan kelancaran lalu lintas di jalan. ketertiban dan kelancaran lalu lintas di jalan. b. BSD untuk meningkatkan keselamatan. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana kepada pemerintah daerah setempat. oleh karena itu peraturan ini digunakan sebagai pedoman teknis untuk pembangunan perumahan Balé Tirtawana. 9 Tahun 2009 tentang Pedoman Penyerahan Prasarana. KA -ANDAL Rencana Pembangunan Perumahan. Kegiatan Perumahan. Keputusan Menteri. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor Kep48/MENLH/11/1996 tentang Baku Mutu Tingkat Kebisingan. Keputusan Menteri Pekerjaan Umum No 20/KPTS/1986 tentang Pedoman Teknis Pembangunan Perumahan Sederhana Tidak Bersusun. sehat.PT. Jasa Perdagangan.10 . Kegiatan pembangunan Perumahan. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana secara langsung akan mengganggu tingkat kebisingan suatu wilayah. Jasa Perdagangan.

oleh karena itu peraturan ini digunakan sebagai acuan dalam memberikan informasi kualitas udara ambien sebagai bahan pertimbangan dalam melakukan upaya-upaya pengendalian pencemaran udara dari kegiatan pembangunan Perumahan. Jasa Perdagangan. 408/MPP/Kep/10/1997 tentang Ketentuan dan Tata Cara Pemberian Daftar Usaha Perdagangan (TDUP) dan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).11 . Jasa Perdagangan. Keputusan Menperindag No. i. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana I . Peraturan ini menjadi pedoman bagi PT. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 829/SK/VIII/1999 tentang Persyaratan Kesehatan Perumahan. Keputusan Menperindag No. g. Perindustrian dan Perdagangan di Propinsi dan Kantor Dept. BSD untuk setiap usaha yang akan berlangsung di sarana pergudangan dan perdagangan yang ada di Balé Tirtawana. Bumi Serpong Damai. BSD dalam melakukan pembangunan Perumahan. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana. 394/MPP/Kep/8/1999 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Wilayah Dept. 259/MPP/Kep/7/1997 tentang Ketentuan dan Tata Cara Pelaksanaan Pendaftaran Usaha Waralaba. Keputusan Menperindag No. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor Kep45/MENLH/10/1997 tentang Indeks Standar Pencemaran Udara.Tbk Pendahuluan Sebagai acuan teknis dalam pengelolaan lingkungan pada tingkat kebauan akibat dari kegiatan Perumahan. e. BSD harus memenuhi aturan ini. Setiap usaha yang akan berlangsung di Balé Tirtawana harus memenuhi peraturan ini. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana dimana dalam pembangunannya akan mengacu kepada persyaratan kesehatan perumahan yang tercantum dalam peraturan ini. f. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 876/MENKES/SK/ VIII/2001 tentang Pedoman Teknis ADKL (Analisis Dampak Kesehatan Lingkungan). Peraturan ini dijadikan sebagai acuan oleh PT. d. Perindustrian dan Perdagangan di Kabupaten/Kotamadya.PT. KA -ANDAL Rencana Pembangunan Perumahan. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana. Setiap usaha waralaba yang akan menempati sarana perdagangan yang disediakan oleh PT. Jasa Perdagangan. Jasa Perdagangan. h. Pencemaran udara dapat mengganggu kesehatan masyarakat.

l.Tbk Pendahuluan Pedoman yang digunakan dalam penyusunan analisa kesehatan di sekitar area pembangunan Perumahan. Jasa Perdagangan. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana.PT. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 288 Tahun 2003 tentang Penyehatan Sarana dan Penyehatan Sarana/Bangunan. Bumi Serpong Damai. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 142 Tahun 2003 tentang perubahan KepMENLH No. karena dalam pelaksanaan studi lingkungan pembangunan Perumahan. Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2003 tentang metode analisa kualitas air permukaan dan pengambilan contoh air permukaan. Digunakan sebagai pedoman untuk penyehatan sarana/bangunan. KA -ANDAL Rencana Pembangunan Perumahan. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 110 Tahun 2003 tentang penetapan daya tampung beban pencemaran air pada sumber air. Jasa Perdagangan. Jasa Perdagangan. Peraturan ini digunakan sebagai pedoman mengenai syarat dan tata cara perizinan serta pedoman kajian pembuangan air limbah ke air dan sumber air. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana yang akan dibuang ke saluran drainase kota/badan air penerima memenuhi baku mutu seperti yang ditetapkan dalam KEPMENLH ini sehingga tidak mencemari badan air penerima. m. k. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana terutama untuk aspek kesehatan masyarakat j. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 112 Tahun 2003 tentang Baku Mutu Limbah Domestik. Digunakannya Peraturan ini. Peraturan ini digunakan sebagai acuan dimana limbah domestik yang dihasilkan dari kegiatan Perumahan. Jasa Perdagangan.111 Tahun 2003 tentang pedoman mengenai syarat dan tata cara perizinan serta pedoman kajian pembuangan air limbah ke air dan sumber air. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana dibutuhkan suatu pedoman dalam menetapkan daya tampung beban pencemaran air pada sumber air. Aturan ini digunakan sebagai pedoman dalam analisa kualitas air permukaan dan pengambilan contoh air permukaan dalam rangka pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air di sekitar Perumahan. n.12 . Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana I . Jasa Perdagangan.

dampak terhadap aspek sosial budaya tidak dapat ditentukan baku mutunya. Namun demikian. Bumi Serpong Damai. Keputusan Kepala BAPEDAL a. agar tepat pada sasaran. Jasa Perdagangan.Tbk Pendahuluan 7. Keputusan Kepala BAPEDAL Nomor Kep-056 Tahun 1994 tentang Pedoman Mengenai Ukuran Dampak Penting. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana.PT. Keputusan ini akan digunakan sebagai acuan dalam studi ini. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana I . prediksi dampak mutlak diperlukan dan harus dikategorikan menjadi dampak penting atau tidak penting. sejak dari KA-ANDAL. Peraturan Daerah Propinsi Jawa Barat Peraturan Daerah Propinsi Jawa Barat Nomor 8 Tahun 2005 tentang Garis Sempadan Sungai. Dalam studi AMDAL Pembangunan Perumahan. RKL hingga RPL. b. sehingga pedoman teknis kajian aspek sosial budaya dalam peraturan ini digunakan sebagai acuan dalam penyusunan AMDAL. Jasa Perdagangan. a. 8. Lokasi rencana pembangunan Perumahan. Dampak penting adalah perubahan lingkungan yang sangat mendasar akibat suatu usaha dan/atau kegiatan yang harus dikelola. Oleh karena itu. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana dampak terhadap kesehatan masyarakat wajib diperhatikan secara cermat. Jasa Perdagangan. Keputusan Kepala BAPEDAL Nomor Kep-124/12/1997 tentang Panduan Kesehatan Masyarakat dalam Penyusunan AMDAL. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana kajian aspek sosial budaya perlu dilakukan secara mendalam agar aspirasi masyarakat dan dampak pembangunan terhadap masyarakat baik positif maupun negatif dapat diidentifikasi. c. Keputusan Kepala BAPEDAL Nomor Kep-299/11/1996 tentang Pedoman Teknis Kajian Aspek Sosial dalam Penyusunan AMDAL.13 . ANDAL. Setiap pembangunan pada akhirnya bertujuan untuk menciptakan/menambah kesejahteraan masyarakat. Untuk itu diperlukan pedoman teknis dalam kajian. Dalam kajian AMDAL Pembangunan Perumahan. Jasa Perdagangan. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana terdapat 2 sungai yaitu Sungai Cisadane KA -ANDAL Rencana Pembangunan Perumahan. dalam penyusunan dokumen AMDAL Pembangunan Perumahan. Jasa Perdagangan.

PT. Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 20 Tahun 1998 tentang Retribusi Penyedotan Tinja/Kakus. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana dalam pelaksanakan konstruksi diperlukan Ijin Mendirikan Bangunan yang telah di atur dalam peraturan ini. b. Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 3 Tahun 1997 tentang ijin Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau dan Penebangan Pohon. Peraturan ini digunakan sebagai pedoman dalam penanganan limbah padat atau sampah di Kabupaten Bogor f. Bumi Serpong Damai.Tbk Pendahuluan dan Sungai Cikuda. Pembangunan Perumahan. Jasa Perdagangan. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana yang akan dibangun oleh PT. Tbk.14 . KA -ANDAL Rencana Pembangunan Perumahan. Jasa Perdagangan. maka digunakan peraturan ini e. c. Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 19 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bogor. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana I . Dalam pembangunan Perumahan. Digunakan sebagai pedoman untuk pemanfaatan ruang terbuka hijau dan kegiatan penebangan pohon di Kabupaten Bogor. Jasa Perdagangan. d. Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 20 Tahun 2008 tentang Retribusi Pelayanan Persampahan/Pertamanan. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana diperlukan Izin Mendirikan Bangunan dimana dalam pengaturan retribusi Izin Mendirikan Bangunan diatur dalam peraturan ini. di Kabupaten Bogor tidak menyimpang dari peruntukannya. Untuk menjaga sanitasi lingkungan sekitar. agar pembangunan dengan garis sempadan yang telah ditetapkan maka diperlukan peratuan ini. Jasa Perdagangan. maka digunakan peraturan ini. Agar alokasi ruang rencana Pembangunan Perumahan. Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 12 Tahun 2009 tentang Bangunan Gedung. Peraturan Daerah Kabupaten Bogor No 24 Tahun 2006 tentang Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Bumi Serpong Damai. diperlukan adanya penyedotan septictank agar tidak melebihi kapasitasnya. 9. a.

BSD dalam pemanfaatan lahan yang akan digunakan dalam pembangunan Perumahan. Peraturan Bupati No. Peraturan Bupati Bogor Nomor 6 Tahun 2004 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 5 Tahun 2003 tentang Retribusi Ijin Pembuangan Air Limbah Dalam pelaksanaan retribusi ijin pembuangan limbah maka diperlukan peraturan ini. Peraturan ini dijadikan pedoman bagi PT. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana d. Peraturan Bupati Bogor Peraturan Bupati Bogor Nomor 5 Tahun 2004 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 4 Tahun 2003 tentang Ijin Pembuangan Air Limbah Peraturan ini digunakan sebagai pedoman dalam pelaksanaan perijinan Pembuangan Limbah Cair di Kabupaten Bogor. BSD dalam pengelolaan Jasa Perdagangan.PT. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana KA -ANDAL Rencana Pembangunan Perumahan. Jasa Perdagangan.Tbk Pendahuluan 10. 16 Tahun 2011 Tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional Pusat perbelanjaan dan toko modern. Peraturan bupati ini dijadikan pedoman PT. Peraturan Bupati Bogor Nomor 83 tahun 2009 tentang Pedoman Operasional Pemanfaatan Ruang. Jasa Perdagangan. Pergudangan Beserta Fasilitas Penunjang Balé Tirtawana I . Bumi Serpong Damai. a.15 . c. b.