You are on page 1of 21

Analisis Pendapatan Nasional Untuk Perekonomian Tertutup Sederhana Dan Pertumbuhan Ekonomi

sugiartha26 ♦ July 5, 2012 ♦ Leave a Comment Pengertian Pendapatan Nasional Pendapatan nasional dapat didefinisikan tiga cara, yaitu: - Nilai seluruh produk ( barang dan jasa) yang diproduksi dalam suatu Negara selama satu periode tertentu. - Jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh factor produksi dalam suatu Negara selama satu periode tertentu. - Jumlah pengeluaran untuk membeli barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu Negara selama satu periode tertentu.

Pendapatan Nasional dengan Perekonomian Tertutup Sederhana Dua Sektor Pendapatan Nasional dengan Perekonomian Tertutup Sederhana Dua Sektor adalah Produk Nasional Neto dikurangi pajak tak langsung ditambah subsidi . Jumlah inilah yang diterima faktor produksi yang dimiliki penduduk suatu negara . Pendapatan Nasional dengan Perekonomian Tertutup Sederhana Dua Sektor merupakan penjumlahan dari lima hal , yaitu a. Upah atau gaji yang diterima buruh atau karyawan b. Pendapatan dari seseorang yang melakukan bisnis individu (bukan perusahaan) c. Keuntungan perusahaan d. Pendapatan bunga selisih dari perusahaan e. Pendapatan sewa Model anlalisis dengan variabel investasi dan tabungan Model Analisis dengan variabel investasi tabungan adalah pengeluaran yang akan digunakan untuk memproduksi barang dan jasa yang lebih banyak lagi , atau dengan kata lain merupakan pengeluaran yang ditambahkan kepada komponen-komponen barang modal . Tujuan dari pelaksanaan model analisis dengan variabel investasi tabungan ini adalah mencari keuntungan di kemudian hari melalui pengoperasiaan mesin dan pabrik . Analisis keuangan pemerintah biasanya mencakup 4 aspek sebagai berikut, yaitu : Operasi keuangan pemerintah dalam hubungan dengan defisit / surplus anggaran dan sumbersumber pembiayaannya;

Dampak operasi keuangan pemerintah terhadap kegiatan sektor riil melalui pengaruhnya terhadap Pengeluaran Konsumsi dan Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto (PMTDB) pemerintah; Dampak rupiah operasi keuangan pemerintah atau pengaruh operasi keuangan pemerintah terhadap ekspansi bersih pada jumlah uang yang beredar; Dampak Valuta Asing operasi keuangan pemerintah atau pengaruh operasi keuangan pemerintah terhadap aliran devisa masuk bersih. Terdapat sumber data untuk memperkirakan Investasi dan Tabungan Nasional, yaitu : · data Produk Domestik Bruto atas dasar harga berlaku menurut penggunaan · Neraca Arus Dana yang digunakan oleh tim gabungan B.P.S., Bank Indonesia, dan Departemen Keuangan. Dalam menganalisis pertumbuhan Produk Domestik Bruto terlihat adanya kecenderungan untuk lebih menggunakan data Produk Domestik Bruto menurut penggunaan. Kalau kita menganggap bahwa perkiraan Investasi dan Tabungan Nasional Bruto yang dihasilkan oleh Tim Gabungan B.P.S., Bank Indonesia, dan Departemen Keuangan lebih mendekati kebenaran, maka seyogyanya data statistik Produk Domestik Bruto menurut penggunaan yang dipublikasikan oleh B.P.S. perlu diperbaiki. Hubungan antara pertumbuhan ekonomi, inflsi dan pengangguran Salah Satu masalah jangka pendek dalam ekonomi yaitu inflasi, pengangguran dan neraca pembayaran. Inflasi (inflation) adalah gejala yang menunjukkan kenaikan tingkat harga umum yang berlangsung terus menerus. Ada tiga jenis inflasi yaitu: 1) inflasi tarikan permintaan (demand-pull inflation) 2) inflasi desakan biaya (cost-push inflation) 3) inflasi karena pengaruh impor (imported inflation). Tingkat inflasi yang terjadi dalam suatu negara merupakan salah satu ukuran untuk mengukur baik buruknya masalah ekonomi yang dihadapi suatu negara. Bagi negara yang perekonomiannya baik, tingkat inflasi yang terjadi berkisar antara 2 sampai 4 persen per tahun. Tingkat inflasi yang berkisar antara 2 sampai 4 persen dikatakan tingkat inflasi yang rendah. Selanjut tingkat inflasi yang berkisar antara 7 sampai 10 persen dikatakan inflasi yang tinggi. Ekonomi Sederhana (Tertutup) Dengan asumsi tidak adanya ekspor dan impor dan tidak ada pemerintah maka komponen permintaan agregat (aggregate demand) atau output sama dengan konsumsi (dengan notasi C)ditambah dengan investasi (dengan notasi I).Y = C + I (1)Seperti telah disebut diatas output, Y sama dengan income. Persamaan (1) diatas artinya bahwaoutput yang diproduksi oleh ekonomi sama dengan aggregate demand dimana aggregate demandini terdiri dari konsumsi dan investasi. Output ini juga sama dengan income yang diterima olehseorang pelaku ekonomi (misalnya pengusaha) dan digunakan sebagian untuk konsumsi dansisanya akan digunakan untuk belanja barang modal guna melanjutkan proses produksi berikutnya, belanja ini dikategorikan sebagai investasi untuk memproduksi barang dan jasaselanjutnya. Dengan demikian income (output) dari sisi produsen digunakan untuk konsumsi (C) dan sisanya diinvestasikan (I). Dari sisi alokasi income atau konsumen maka income yangdidapat akan digunakan sebagian besar untuk konsumsi dan sisanya akan ditabungkan (S), hal inikarena

Darisisi aggregate. Dengan kata lain. Masalah jangka pendek ekonomi tersebut yaitu inflasi. Kenaikan tingkat bunga akan mempengaruhi keinginan untuk berinvestasi. 2. Atau output yang diproduksi sama dengan output yang dijualdan sama dengan income yang diterima. maka kenaikan harga yang sementara sifatnya tersebut tidak dapat dikatakaninflasi.keinginan untuk melakukan investasi juga semakin besar. Dari sisi individual saving yang dilakukan oleh konsumen tidak berartiakan langung dialoksikan kepada kegiatan produktif (productive investment). konsumen atau private sektor tidak melakukan investasi sendiri terhadap uangnyayang berlebih tetapi pada umumnya akan menyimpan uangnya di Bank sebagai tabungan (S) dan bank akan menyalurkan dana tersebut kepada orang-orang yang membutuhkan berupa kreditusaha atau investasi (I). dansebaliknya. Bagi negara yang perekono-miannya baik. artinya sumber dana untuk investasi berasal dari tabungan.Inflasi (inflation) adalah gejala yang menunjukkan kenaikan tingkat harga umum yang berlangsung terus menerus. maka akan didapat rumus berikut ini :Y = C + SY = C + I sehingga I = SFaktor ± faktor yang mempengaruhi besar investasi anatara lain: 1. Oleh karena itu. Jumlah permintaan.konsumen tidak mempunyai usaha sendiri seperti halnya dengan produsen sehingga formula (1) diatas dapat ditulis sebagai berikut :Y = C + S (2) Bila kedua persamaan diatas digabung maka didapat C + I = Y = C + S (3) Persamaan sebela kiri adalah komponen aggregate demand atau output dan sebelah kanan adalah aloksi atau penggunaan income. maka akan digunakan untuk kegiatan menghasilkankembali barang dan jasa yang diperlukan konsumen. Dari pengertian tersebut maka apabila terjadi kenaikan harga hanya bersifat sementara. karena teknologi yang maju akan mengurangi biaya produksi dan meningkatkan jumlah keuntungan. Perkembangan teknologi. Tingkatinflasi yang berkisar antara 2 sampai 4 persen dikatakan tingkat inflasi yang rendah.tingkat inflasi yang terjadi dalam suatu negara merupakan salah satu ukuran untuk mengukur baik buruknya masalah eko-nomi yang dihadapi suatu negara. tingkat inflasi yang terjadi berkisar antara 2 sampai 4 persen per tahun. 3. Income yang diterima digunakan untuk konsumsi dansisanya ditabung. pengangguran dan neraca pemba-yaran. Selanjuttingkat inflasi yang berkisar antara 7 sampai 10 persen dikatakan inflasi yang tinggi. Tingkat bunga. Persamaan diatas akhirnya menjadi:I = S (4) Saving sama dengan investasi. Semua negara di dunia selalu menghadapi permasalahan inflasi ini. Depresimerupakan suatu malapetaka yang terjadi dalam ekonomi di mana kegiatan produksi terhentiakibat adanya inflasi yang tinggi dan pada saat yang sama terjadi pengangguran yang tinggi pula. Konsumsi dan InvestasiApabila tabungan berjumlah cukup besar. Semakin besar jumlah permintaan konsumen terhadap barang dan jasa. Munculnya ekonomimakro dimulai dengan terjadinya depresi ekonomi Amerika Serikat pada tahun 1929. Bila digambarkan dengan rumus. Namundemikian ada negara yang meng-hadapai tingkat inflasi yang lebih serius . Kemajuan teknologi juga akan meningkatkan keinginan untuk berinvestasi. tabungan akan digunakanmelakukan investasi.2. Pengaruh Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Pengangguran di IndonesiaSalah satu titik awal kelahiran ilmu ekonomi makro adalah adanya permasalahan ekonomi jangka pendek yang tidak dapat diatasi oleh teori ekonomi klasik. karenaketerbatasan yang dimiliki oleh konsumen sehingga mereka memerlukan jasa perbankan untuk melakukan kegiatan tersebut.

html Kata Pengantar Puji Syukur kepada Tuhan YME yang telah membantu kami dalam menyelesaikan makalah ini. yang nantinya akan di gunakan untuk memberikan fasilitas pengkreditan atau jasa perbankan lainnya. memerlukan lembaga. Semoga dengan dibuatnya makalah ini. maka mohon dimaafkan apabila terdapat kata. lembaga asuransi. 2.lembaga perbankan dan lembaga-lembaga keuangan lainnya. maka sistem perekonomian. Lembaga perbankan memiliki peranan yang penting untuk mengumpulkan dana dari masyarakat.kata ataupun penyampaian yang kami sampaikan belum sempurna.ac.com/2010/05/tugas-teori-organisasi-umum-2-bab-10-14.cc/2010/05/pengertian-pendapatan-nasional. seperti: pasar modal. 3. Karena makalah kami masih jauh dari sempurna. Inflasi yang sangat tinggi tersebut disebut hiper inflasi (hyper inflation).masing.co. lembaga penjamin.id/2011/04/analisis-pendapatan-nasional-untukperekonomian-tertutup-sederhana-dan-pertumbuhan-ekonomi/. Rumusan Masalah 1.blogspot. SUMBER : http://wartawarga. Pegadaian atau lembaga keuangan mikro yang terdapat di daerah-daerah perdesaan. dengan penuh semangat dan harapan kami membuat makalah ini agar terlihat menarik dan pembaca dapat mengerti apa yang kami sampaikan dalam makalah ini. Bab I Pendahuluan 1.endz4shared.htm dan http://keketonly.atau sangat tinggi. 4. Terima Kasih.misalnya Indonesia pada tahun 1966 dengan tingkat inflasi 650 persen.gunadarma. Dalam kegiatan tersebut. mereka melakukan transaksi yang akan membuat mereka terikat dalam sebuah kontrak perdagangan atau jual beli. Latar belakang Produsen dan Konsumen secara langsung akan melakukan kegiatan jual dan beli di pasar untuk memenuhi kebutuhannya masing. http://www. Untuk membuat transaksi tersebut efektif. 2. Pengertian dari pendapatan nasional Pengertian dari sistem ekonomi tertutup sederhana Pengertian dari pertumbuhan ekonomi Cara mengatasi inflasi . para pembaca dapat mengerti arti dari analisis pendapatan nasional untuk perekonomian tertutup sederhana dan pertumbuhan ekonomi. kami telah memberikan yang terbaik yang kami miliki dalam pembuatan makalah ini.

Memahami hubungan antara pertumbuhan ekonomi. Mahasiswa dapat menghitung angka pengganda 4. inflasi dan pengangguran. 2.3. upah (pendapatan dari tenaga kerja) dan profit (pendapatan dari Entrepreneurship/ kewirausahaan). bunga ( pendapatan dari kapital). Bab II Pembahasan 1. Pengertian Pendapatan Nasional Pendapatan Nasional adalah Jumlah barang dan jasa yang telah diproduksi oleh suatu Negara dalam jangka waktu tertentu. Pengertian Perekonomian Tertutup Sederhana ( Perekonomian 2 Sektor) Perekonomian tertutup adalah perekonomian yang tidak mengenal hubungan dagang dengan luar negeri atau dapat disebut juga dengan Ekspor. 1. 3. Pengertian Pertumbuhan Ekonomi . Menggambarkan dan menjelaskan arti konsumsi. 2. sector perusahaan(swasta) merupakan satu – satunya produsen dalam hal barang. Sehingga pengertian dari perekonomian tertutup sederhana adalah perekonomian yang melibatkan dua pelaku ekonomi. 5. jasa dan proses produksi dilaksanakan dengan menggunakan factor produksi yang dimiliki oleh sector rumah tangga.Impor Sedangkan perekonomian sederhana adalah tidak melibatkan pemerintah dalam kegiatan perekonomian.tabungan dan investasi. 3. 3. Mahasiswa dapat memahami dan mengetahui tentang Perekonomian Tertutup Sederhana dan Pertumbuhan Ekonomi. 2. 4. Dapat menghitung dan menjelaskan Pendapatan Nasional dengan Analisis Variabel Investasi. yaitu rumah tangga ekonomi dan perusahaan (swasta) Dalam perekonomian. Faktor produksi tersebut antara lain: Tanah Tenaga kerja Modal Entrepreneurship ( kewirausahaan) Penghasilan yang diperoleh sektor rumah tangga dari hasil penjualan faktor produksi diatas adalah uang sewa (pendapatan dari sewa tanah). Tujuan 1.

Analisis keuangan pemerintah mencangkup 4 aspek. Konsumsi jangka pendek adalah besarnya jumlah konsumsi sehubungan dengan tingkat pendapatan dan jumlah subsidi. yaitu sebagai berikut: Operasi keuangan pemerintah dalam hubungan defisit/surplus. 3. 2. Konsumsi. . atau dengan kata lain adalah pengeluaran yang ditambahkan kepada komponen. Konsumsi jangka panjang adalah besarnya jumlah konsumsi yang dilakukan masyarakat sehubungan dengan tingkat pendapatannya. 1. 4.P..Pertumbuhan ekonomi adalah proses terjadinya kenaikan pendapatan suatu Negara. Dampak operasi keuangan pemerintah terhadap kegiatan sektor riil melalui pengaruhnya terhadap Pengeluaran Konsumsi dan Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto (PMTDB) pemerintah. sedangkan pengertian Tabungan adalah suatu kegiatan yang bertujuan mengurangi atau menghabiskan faedah suatu benda (barang dan jasa) dalam rangka pemenuhan kebutuhan. 1. Tujuannya adalah untuk mencari keuntungan di kemudian hari melalui pengoperasian mesin dan pabrik. yaitu konsumsi jangka panjang dan jangka pendek. Dampak rupiah operasi keuangan pemerintah atau pengaruh operasi keuangan pemerintah terhadap ekspansi bersih pada jumlah uang yang beredar. 4.komponen barang modal.S.sumber data yang diperkirakan untuk Investasi dan Tabungan Nasional: Produk Domestik Bruto atas dasar harga berlaku menurut penggunaan Neraca Arus Dana yang digunakan oleh tim gabungan B. Dampak Valuta Asing operasi keuangan pemerintah atau pengaruh operasi keuangan pemerintah terhadap aliran devisa masuk bersih. anggaran dan sumbersumber pembiayaan. Tabungan dan Investasi Pengertian Konsumsi dalam IE adalah menghabiskan nilai guna suatu barang/ jasa dalam suatu periode tertentu Konsumsi dibagi menjadi 2. 2. Bank Indonesia. Pengertian Tabungan adalah bagian dari pendapatan yang tidak dikonsumsikan yang simpan dan akan digunakan untuk kebutuhan yang akan datang. dan Departemen Keuangan. Sumber. dan pertumbuhan ekonomi merupakan gambaran kenaikan taraf hidup yang diukur dengan output rill per orang. 1. 2. Model Analisis dengan Variabel Investasi dan Tabungan Menurut sunariyah Investasi adalah penanaman modal untuk satu atau lebih aktiva yang dimiliki dan biasanya berjangka waktu lama dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa-masa yang akan datang. Model Analisis dengan Variabel Investasi Tabungan adalah pengeluaran yang akan digunakan untuk memproduksi barang dan jasa yang lebih banyak lagi.

Pemikiran masa depan. Kondisi lingkungan( faktor geografis dan social.yang secara tidak langsung ditentukan oleh tingkat konsumsi.1. 3. Faktor. setelah dikurangi pajak dan potongan lainnya. Tabungan dapat ditentukan juga oleh tingkat pendapatan. yang memiliki bentuk umum sebagai berikut. 1. Ada beberapa faktor yang menentukan tingkat konsumsi dan tabungan. 4. antara lain. Fungsi Konsumsi dan fungsi tabungan dapat ditulis dalam notasi fungsi. . Jumlah anggota keluarga. Tingkat bunga/ tingkat kenaikan bunga untuk menabung dan investasi. atau tabungan masa lalu. Keinginan untuk selalu berjaga.. 5.jaga terhadap kebutuhan yang tidak terduga dimasa yang akan datang. 4. 2. 2. Tingkat suku bunga Sifat berhemat Gaya hidup Kondisi perekonomian Faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah pendapatan yang digunakan untuk konsumsi antara lain: Besarnya pendapatan yang diterima oleh rumah tangga. 3. 1. yaitu pemikiran tentang naik atau turunnya harga barang dan jasa.faktor yang mempengaruhi jumlah pendapatan yang digunakan untuk menabung. Keterangan : C = Konsumsi S = Saving (tabungan) Y = Pendapatan Dalam bentuk persamaan linear akan terbentuk. antara lain: Besarnya pendapatan yang diterima oleh rumah tangga setelah dikurangi pengeluaran konsumsi. 2. sebagai berikut: Kekayaan. warisan. 3.

maka dengan perubahan yang terjadi pada variabel tersebut akan memengaruhi angka terhadap tingkat pendapatan nasional yang besar juga. Jenis.yang merupakan pengeluaran perusahaan untuk membeli barang. jasa dan perlengkapan produksi. Angka pengganda atau multiplier adalah hubungan kausal antara variabel tertentu dengan variabel pendapatan nasional. 5. Jika angka pengganda tersebut mempunyai angka yang tinggi. Rumus untuk mencari angka pengganda : . Investasi jangka pendek adalah investasi yang memiliki tujuan untuk mendapatkan atau memanfaatkan keuntungan secara langsung dari dana yang telah dikeluarkan. 2. dan sebaliknya. sehingga menambah kemampuan memproduksi barang/ jasa yang ada dalam perekonomian. Angka Pengganda Ada beberapa pengertian dari angka pengganda uang yaitu: Money Multiplier atau angka pengganda uang adalah merupakan proses pasar yaitu penyesuaian antara permintaan dan penawaran uang “Money Multiplier is the number of deposit (loan) dollars that the banking system can create from $1 of excess reserves.jenis Investasi: 1. 1996:279 – 280). equal to 1 required reserve ratio” (Schiller. Perubahan pendapatan anasional itu ditunjukan oleh suatu anagka pelipat yang disebut dengan koefisien multiplier.Keterangan : a = Konsumsi otonomi. yaitu besarnya konsumsi pada saat pendapatan nol b = Hasrat mengonsumsi marginal (1-b) = Hasrat menabung marginal Pengertian Investasi adalah penanaman modal pada suatu perusahaan. Investasi jangka panjang adalah investasi yang memiliki tujuan untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar.

Inflasi yang terjadi sebagai akibat dari adanya kenaikan biaya produksi yang pesat dibandingkan dengan tingkat produktivitas dan efisiensi. 3. Jenis. Pengaruh Inflasi dan Pengangguran di Indonesia Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Inflasi adalah peristiwa dimana naiknya tingkat harga yang terus menerus. sehingga terjadi kenaikan harga umum di dalam negeri.jenis inflasi. Inflasi Tarikan Permintaan (Demand-Pull Inflation). yaitu sebagai berikut: 1. 6. Inflasi karena Pengaruh Impor (Imported Inflation). yang dilihat berdasarkan faktor. Inflasi Desakan Biaya (Cost-Push Inflation). tetapi kenaikan itu hanya bersifat sementara.faktor penyebab terjadinya inflasi. Inflasi tarikan permintaan biasanya berlaku pada saat perekonomian mencapai tingkat penggunaan tenaga kerja penuh dan pertumbuhan ekonomi berjalan dengan pesat (full employment and full capacity). . Oleh sebab itu tingkat inflasi juga dapat digunakan untuk menggambarkan baik atau buruknya tingkat ekonomi yang dialami oleh suatu negara. Inflasi yang terjadi karena naiknya harga barang di negara-negara asal barang itu.Dimana Keterangan : c = marginal propensity konsumsi t = marginal propensity pajak r = marginal propensity transfer m = marginal propensity import dimana marginal propensity itu sendiri mempunyai arti perubahan konsumsi yang terjadi akibat perubahan pendapatan nasional. sehingga perusahaan mengurangi supply barang dan jasa. 2. Inflasi yang disebabkan karena adanya kenaikan permintaan agregat yang sangat besar dibandingkan dengan jumlah barang dan jasa yang ditawarkan.

Penyebabnya adalah pertambahan tenaga kerja yang baru lebih besar dari pertambahan lapangan kerja. Jika permintaan naik maka harga akan naik.Pada teori A. dimana. Akibat dari peningkatan permintaan tenaga kerja maka dengan naiknya harga-harga (inflasi) maka. Dibawah ini merupakan kurva Philips yang digunakan untuk mengetahui tingkat pengangguran yang ada di Indonesia dari tahun 1980 sampai dengan tahun 2005.W. jika permintaan naik maka harga akan naik. Dengan tingginya harga (inflasi) maka untuk memenuhi permintaan tersebut produsen meningkatkan kapasitas produksinya dengan menambah tenaga kerja (tenaga kerja merupakan satu-satunya input yang dapat meningkatkan output). maka pengangguran akan rendah. Dari hasil pengamatannya. pengangguran berkurang. yang disebut pengangguran alamiah atau natural rate of unemployment. Phillips.harga sehingga terjadi inflasi. dalam arti jika inflasi tinggi. Dengan meningkatnya permintaan tenaga kerja maka akan menaik kan harga. sehingga membuat banyaknya pengangguran. . mengamati tentang hubungan antara tingkat inflasi dan tingkat pengangguran. Dengan tinggi nya harga( inflasi) maka akan memenuhi permintaan produsen sehingga meningkatnya kapasitas produksi dengan menambah tenaga kerja. ternyata ada hubungan yang erat antara inflasi dengan tingkat pengangguran.Negara pasti mengahadapi masalah penganguran. Hubungan antara inflasi dan pengangguran terdapat pada teori permintaan . Hasil pengamatan Phillips ini dikenal dengan kurva Phillip. maka pengangguran pun akan berkurang. Setiap perekonomian di Negara. Pada dasarnya masalah utama pada tenaga kerja di Indonesia adalah terdapat pada tingkat upah yang rendah.

Sekarang pun kita harapkan bisa stabil seperti itu. tetapi tidak terlalu lama. dan menggelar operasi pasar. Nanti akan diperkuat melalui SK Gubernur. Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf menjelaskan. "Antisipasinya. Pokja tersebut memiliki kewenangan melakukan pemantauan. dan dampak sosial.7. dan lainlain. Jumat (9/3/2012). kenaikan inflasi akan seperti pada tahun 2008 lalu yang mengalami kenaikan BBM sampai 33. kerjasama dengan instansi terkait." tegasnya Pendapat kelompok kami tentang kasus diatas: . harga bahan bakar minyak (BBM) akan mengalami kenaikan. Pemprov Jabar memiliki kelompok kerja (Pokja) yang dibentuk bersama Polda Jabar dan stakeholder terkait. itu pasti. Jalan Diponegoro Kota Bandung. lanjut Dede. Hiswana Migas. "Tetapi setelah itu posisi kembali stabil. Saya coba dorong diketuai Asisten Perekonomian. kita sudah ada pokja mengenai dampak kenaikan BBM. Tetapi sesudahnya normal kembali. Dampak yang akan terjadi bagi Jawa Barat adalah lonjakan inflasi sebanyak 3% menjadi 6% pada akhir tahun 2012. Pertamina. angka kemiskinan bertambah. Memang ada dampak sosialnya. Tetapi kita akan interpensi memantau atau operasi pasar. kenaikan harga barang. Hanya nanti kita akan melibatkan pihak kepolisian.3%. sosialisasi. Ada lonjakan harga. inflasi. Contoh Kasus Diperkirakan pada April mendatang. Untuk mengantisipasi dampak kenaikan BBM. dalam 2-3 bulan kemudian terjadi lonjakan angka kemiskinan. Saat itu." ungkap Dede kepada wartawan usai memimpin rapat koordinasi tentang antisipasi kenaikan bahan bakar minyak di Ruang Papandayan Gedung Sate.

Dan dari sisi lain terdapat keuntungan dari melonjaknya permintaan masyarakat terhadap bbm. dari 3% menjadi 6%. Tetapi para masyarakat dari berbagai lapisan sosial tetap mengharapkan pemerintah tidak menaikan harga bbm pada april 2012. itu di karenakan ketidakmampuan masyarakat dalam membeli segala kebutuhan pangan. sandang.itu di karenakan lonjaknya harga bbm.Kenaikan harga bbm di taksirkan akan memberi efek-efek seperti inflasi yang akan naik. ternyata dengan naiknya harga bbm tetap saja selalu banyak masyarakat yang membutuhkannya karena bahan bakar minyak merupakan salah satu kebutuhan utama yang di perlukan oleh masyarakat. secara otomatis apabila harga bbm naik maka biaya produksi dari segala jenis perusahaan yang memproduksi suatu barang akan menaikan harganya juga. Kenapa kami mengatakan masyarakat tidak mampu untuk membeli segala kebutuhan yang di perlukan terutama untuk masyarakat lapisan bawah. dsb. dsb akan membuka lahan baru untuk mejual bbm tersebut dan itu berarti lapangan kerja baru tercipta dan dapat mengurangi pengangguran di indonesia. untuk menghindari antrian yang panjang pasti para pengelola penjual bbm seperti pertamina.total. . dan kemungkinan besar atas terjadinya kenaikan harga bbm nanti angka kemiskinan di indonesia akan melonjak pula. misalkan dengan tingginya permintaan yang tinggi secara otomatis masyarakat akan berbondong-bondong untuk membeli bbm dan pastinya akan terjadi suatu antrian yang panjang.shell.

co.blogspot.endz4shared.wordpress.html http://keketonly. Sedangkan PDB riil (atau disebut PDB Atas Dasar Harga Konstan) mengoreksi angka PDB nominal dengan memasukkan pengaruh dari harga. karena yang menentukan perekonomian suatu Negara itu baik atau tidak adalah dari orang. Pendekatan Pengeluaran/Pembelanjaan 3. Pendekatan Pendapatan 1. ensiklopedia bebas) Analisa Mekanisme (kinerja) Ekonomi Nasional berdasar PDB melalui 3 pendekatan. PDB Nominal (atau disebut PDB Atas Dasar Harga Berlaku) merujuk kepada nilai PDB tanpa memperhatikan pengaruh harga. kita dapat mengetahui bahwa pertumbuhan ekonomi suatu Negara di dapat dari beberapa faktor yang saling berhubungan.blogspot.ac. PNB memperhatikan asal usul faktor produksi yang digunakan. (Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Daftar Pustaka http://www.html Definisi PDB(Produk Domestik Bruto) PDB diartikan sebagai nilai keseluruhan semua barang dan jasa yang diproduksi di dalam wilayah tersebut dalam jangka waktu tertentu (biasanya per tahun).html http://adji14.Pendekatan Produksi . kira nya kita ikut campur tangan dalam memajukan Negara kita masing.yaitu : 1.Bab III Penutup Kesimpulan Dengan mengetahui analisis pendapatan nasional untuk perekonomian tertutup sederhana dan pertumbuhan ekonomi.masing untuk lebih berkembang dan lebih maju. mempengaruhi Negara kita.orang yang ada di Negara itu sendiri.blogspot.cc/2010/05/pengertian-pendapatan nasional.gunadarma. PDB berbeda dari produk nasional bruto karena memasukkan pendapatan faktor produksi dari luar negeri yang bekerja di negara tersebut.com/2011/02/model-analisis-dengan-menggunakan.marketplus.co.id/2012/01/31/ekonomi-indonesia-mewaspadai-gerbang-yangterbuka/ http://ennynurrosniati.html http://wartawarga.com/ http://shinabi. Pendekatan Produksi 2. Sebaliknya.hal tersebut.id/2011/03/perhitungan-pendapatan-nasional-3/ http://www. dan dengan mengetahui hal.com/2010/05/tugas-teori-organisasi-umum-2-bab-10-14. Sehingga PDB hanya menghitung total produksi dari suatu negara tanpa memperhitungkan apakah produksi itu dilakukan dengan memakai faktor produksi dalam negeri atau tidak. kepedulian kita.com/2012/03/analisis-pendapatan-nasional-untuk.

yi : VAs = OPs IPs Sedangkan nilai PDB-nya diperoleh dengan : PDB = VAsp + VAss + VAst 2. Secara teori.Sektor Tersier Besarnya ‘value added’ tiap sektor.Pendekatan Pendapatan diperoleh dengan cara menghitung jumlah balas jasa bruto (blm dipotong pajak) / hasil dari faktor produksi yang digunakan PDB = sewa + upah + bunga + laba Di mana sewa adalah pendapatan pemilik faktor produksi tetap seperti tanah. sering di formulasikan dalam persamaan sbb: PDB = C + I + G + ( X – M) 3. upah untuk tenaga kerja. Namun karena dalam praktek menghitung PDB dengan pendekatan pendapatan sulit dilakukan. . kemakmuran suatu bangsa bukanlah diukur dari banyaknya logam mulia/jumlah kekayaan yang dimiliki suatu Negara. yaitu: Konsumsi Rumah Tangga (RT)=C Perusahaan. PDB dengan pendekatan pengeluaran dan pendapatan harus menghasilkan angka yang sama. Alat ukur yang digunakan saat ini untuk menghitung jumlah kuantitatif pendapatan suatu Negara adalah Produk Nasional Bruto / Gross National Poduct (GDP).Sektor Sekunder 3. maka yang sering digunakan adalah dengan pendekatan pengeluaran. besarnya nilai produksi diperoleh dari mana ? Besarnya nilai produksi (angka-angka PDB) diperoleh dari : nilai tambah (value added) dari berbagai jenis barang & jasa ! yaitu sesuai dengan ISIC (International Standard Industrial Classification) sektor industri dapat diklasifikasikan menjadi 11 sektor industri. GDP sendiri lebih ditujukan untuk mengukur angka kemakmuran material masyarakat. tapi jumlah barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat dari Negara tersebut. Lalu. bunga untuk pemilik modal. dan laba untuk pengusaha. berupa investasi/pembentukan modal bruto =I Pengeluaran Pemerintah (konsumsi/belanja pemerintah) =G Expor – Impor =( X – M ) Dalam Keseimbangan Perekonomian Nasional. yg biasanya terbagi mjd 3 kelompok besar : 1. Karena menurut Adam Smith. Pendahuluan Alat ukur keberhasilan perekonomian suatu Negara adalah adanya peningkatan pendapatan Negara tersebut.Pendekatan produksi diperoleh dengan cara menjumlahkan nilai tambah (value added) dari semua sektor produksi.Sektor Primer 2.Pendekatan Pengeluaran/Pembelanjaan Perhitungan dilakukan dengan cara menjumlahkan permintaan akhir dari unit/komponen2 ekonomi.

baik berupa pungutan pajak. Perekonomian tertutup sederhana Perekonomian tertutup sederhana merupakan perekonomian yang tidak adanya hubungan dengan Negara lain dan tidak adanya campur tangan pemerintah. terdapat beberapa istilah : Produk Domestik Bruto/Gross Domestic Product (GDP) Produk Nasional Bruto/Gross National Product (GNP) Produk Nasional Netto/Net National Product (NNP) Pendapatan Nasional/National Income (NI) Sebelum membahas pendapatan nasional untuk perekonomian tertutup sederhana dan pertumbuhan ekonomi. Dalam perekonomian tertutup sederhana ini pengeluaran masyarakat seluruhnya pada tiap satuan waktu. dan pertumbuhan ekonomi. biasanya dalam setahun. dan akan terdiri dari pengeluaran untuk konsumsi rumah tangga dan pengeluaran untuk investasi. pembayaran transfer pemerintah ataupun yang berbentuk pengeluaran konsumsi dan tidak berhubungan dengan perekonomian internasional baik ekspor maupun impor. Pertumbuhan ekonomi menggambarkan kenaikan taraf hidup diukur dengan output riil per orang. akan didefinisikan terlebih dahulu tentang pendapatan nasional.- Dalam penghitungan pendapatan nasional. biasanya dalam setahun. pembayaran transfer pemerintah ataupun yang berbentuk pengeluaran konsumsi. - Pendapatan nasional nasional adalah keseluruhan jumlah barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu Negara dalam jangka waktu tertentu. Definisi pertumbuhan ekonomi yang lain adalah bahwa pertumbuhan ekonomi terjadi bila ada kenaikan output perkapita. perekonomian tertutup sederhana Pendapatan. Analisis Pendapatan Nasional dengan Perekonomian Tertutup Sederhana Dua Sektor Dalam perekonomian tertutup sederhana. Pertumbuhan ekonomi Pertumbuhan ekonomi adalah proses dimana terjadi kenaikan pendapatan nasional. sektor yang terlibat adalah rumah tangga (pihak konsumen) dan perusahaan atau pihak swasta (sebagai produsen) tanpa campur tangan pemerintah baik berupa pungutan pajak. - - .

tenaga kerja dan enterpreneurship Barang dan Jasa Pengeluaran untuk membeli barang dan jasa Jika digambarkan kembali dalam arus melingkar seperti gambar diatas maka tidak jauh berbeda. kapital. Model anlalisis dengan variabel investasi dan tabungan Pada model ini. Tabungan rumah tangga dianggap kebocoran dalam arus melingakar. tabungan dan investasi.upah dan profit Tanah.Terdapat dua model analisis perekonomian tertutup sederhana yaitu sebagai berikut : 1. apabila digunakan sebagai investasi dapat disebut injeksi. karena dapat mengurangi kemampuan dari pendapatan secara riil apabila digunakan untuk kegiatan lain seperti konsumsi. . Tabungan yang semula mengurangi pendapatan nasional. Sewa. karena masih saling terkait satu sama lain. karena Investasi dapat menambah pendapatan nasional. Namun Tabungan tersebut tidaklah dianggap kebocoran apabila digunakan sebagai investasi. muncul dua aktifitas ekonomi yang baru yaitu. bunga.

Namun sebagian dari pendapatan tersebut biasanya dipergunakan untuk investasi dan tabungan. tabungan adalah pendapatan masyarakat yang tidak digunakan untuk kegiatan konsumsi.00 sebulan.80Y. Tabungan Menurut Undang-undang No 10 Tahun 1998 Tentang Perbankan.20Y Untuk mencari besarnya tabungan (S) ibu tutik maka kita masukan nila Y kedalam fungsi .000. 1.80Y maka fungsi tabungannya adalah : S = -a + (1-MPC)Y S = . Berdasarkan data tersebut.1.500. dan /atau alat lainnya yang dipersamakan dengan itu. dalam berkonsumsi pihak ini tidak sepenuhnya menggunakan penghasilan yang didapat untuk membeli barang dan jasa.Bagi rumah tangga.000 + 0.000 + 0. 7.000.000 + 0.1. tetapi tidak dapat ditarik dengan cek. Pembahasan : Untuk mengetahui besarnya nilai tabungan (S) maka l a n g k a h pertama yang harus kita lakukan adalah merubah fungsi konsumsi ke dalam f u n g s i tabungan kemudian memasukan n i l a i pendapatan (Y) ke dalam fungsi tabungan. bilyet giro. Contoh kasus : Keluarga pak Ahmad mempunyai penghasilan Rp.1. Tabungan adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat tertentu yang disepakati.000.000. Dalam ekonomi makro. C = 1. Fungsi tabungan adalah suatu fungsi yang menggambarkan hubungan antara tingkat tabungan rumah tangga dan pendapatan nasional dalam perekonomian.000 + (1-0. Kita dapat mengetahui hubungan tabungan dengan pendapatan nasional dengan menggunakan fungsi tabungan.80)Y S = .500. dengan pola konsumsi yang dinyatakan dengan fungsi C = 1. S = -a + (1-b)Y keterangan : a = konsumsi rumah tangga secara nasional pada saat pendapatan nasional = 0 b = kecondongan konsumsi marginal (MPC) C = tingkat konsumsi S = tingkat tabungan Y = tingkat pendapatan nasional. hitunglah besarnya tabungan keluarga ibu Tutik.

Yang termasuk investasi adalah sebagai berikut :  Pembelian berbagai jenis barang modal.2. Jawab: Y=a+I 1–b = 20 + 10 1– 0.000 + 1.000.tabungan : S = -1. bahan mentah.500.600.000.000 + 0. bangunan kantor.20(8.  Pertabahan nilai stok barang-barang yang belum terjual.000. perhitungan pendapatan keseimbangan 2 sektor terdiri dari variabel konsumsi (C) dan investasi(I).75Y dan besarnya investasi (I) = 10. Investasi Investasi yang lazim disebut sebagai penanaman modal merupakan pengeluaran perusahaan untuk membeli barang-barang dan perlengkapan-perlengkapan produksi untuk menambah kemampuan memproduksi barang/jasa yang tersedia dalam perekonomian. pencatatan nilai penanaman modal dilakukan dalam satuan tahun.25 = 120 milyar rupiah . Y=C+I  (C = a + by) Y = (a + by) + I Y = a + by + I Y – by = a + I (1 – b)Y = a + I Y=a+I 1–b Contoh: Dimisalkan (dalam milyar rupiah) fungsi konsumsi (C) = 20 + 0. Pada prakteknya.75 = 30 0.  Pengeluaran untuk mendirikan rumah tempat tinggal. yaitu mesin-mesin dan peralatan produksi lainnya untuk mendirikan berbagai jenis industri perusahaan.900. Dalam perekonomian tertutp.000) S = -1.000 S = 100.000 Jadi besarnya Tabungan keluarga ibu Tutik adalah Rp.00 1. dan barang yang masih dalam proses produksi pada akhir tahun penghitungan pendapatan nasional. dan bangunan-bangunan lainnya. maka besarnya pendapatan nasional dengan pendekatan 2 sektor adalah sebagai berikut. bangunan pabrik.

Proses multiplier adalah adanay perubahan pada variabel investasi menyababkan pengeluaran agregat menjadi berubah. Apabila terdapat tambahan investasi sebesar 2. maka pendapatan sekarang adalah sebagai berikut : Jawab: ∆Y = K .2. maka pendapatan keseimbangan sebesar 120. Jika angka pengganda tersebut memepunyai angka yang tinggi. dan sebaliknya. ∆I ∆Y = 4 . Perubahan pendapatan anasional itu ditunjukan oleh suatu anagka pelipat yang disebut dengan koefisien multiplier. 2 = 8 Ysekarang = Ysebelum + Tambahan Y (∆Y) Ysekarang = 120 + 8 = 128 milyar rupiah .75Y dan besarnya investasi (I) = 10. maka dengan perubahanyang terjadi pada variabel tersebut akan memengaruhi angka terhadap tingkat pendapatan nasional yang besar juga. Namun dari keseombangan pendapatan nasional tidak sebesar pertambahan investasi tersebut. Angka Pengganda Angka pengganda atau multiplier adalah hubungan kausal antara variabel tertentu dengan variabel pendapatan nasional. Rumus : Contoh: Dimisalkan (dalam milyar rupiah) fungsi konsumsi (C) = 20 + 0.

sedangkan produksi telah berada pada keadaan kesempatan kerja penuh atau hamper mendekati kesempatan kerja penuh. Lehner inflasi adalah keadaan terjadi kelebihan permintaan (Excess Demand) terhadap barang-barang dalam perekonomian secara keseluruhan (Anton H Gunawan. Menurut Boediono (1995) inflasi adalah kecenderungan dari harga-harga untuk naik secara umum dan terus-menerus. Ada faktor produksi yang tidak terpakai yaitu tenaga kerja. 1991). Demand-pull Inflation.employment. Masalah Pengangguran Adanya pengangguran bagi sebuah Negara berarti menunnjukan perekonomian Negara tersebut tidak dalam kondisi full-employment. Oleh karena itu tidaklah menjadi cerminan sebuah Negara apabila GDP nya rendah maka smua masyarakatnya miskin. maupun oleh swasta dan pengeluaran konsumsi pemerintah yang melebihi penerimaan (defisit anggaran belanja Negara) dalam kondisi full employment.P. Hanya saja yang biasanya terjadi adalah pembagian pendapatan nasional yang tidak merata. dan jika memiliki GDP yang besar maka masyarakatnya akan kaya raya. kecuali apabila kenaikan tersebut meluas kepada atau mengakibatkan kenaikan sebagian besar dari barang-barang lain. Jadi inflasi yang dibarengi dengan resesi. Inflasi diakibatkan oleh : a. Untu itu pemerintah harus mengeluarkan kebijakan yang dapat megurangi kesenjangan pemdapatan antar warga Negara. karen aakn menimbulkan kerawanan sosial seperti pencurian. Inflasi ini bermula dari adanya permintaan total (agregat demand). Menurut Keynes terjadinya inflasi disebabkan oleh permintaan agregat sedangkan permintaan agregat ini tidak hanya karena ekspansi bank sentral. Tingkat penganguran memang selalu terjadi di Negara manapun. 2.Hubungan Antara Pertumbuhan Ekonomi. Kenaikan harga dari satu atau dua barang saja tidak dapat disebut inflasi. Karena GDP merupakan angka yang menunnjukan total suatu produksi dalam suatu Negara. Sementara itu Ackley mendefinisikan inflasi sebagai suatu kenaikan harga yang terus-menerus dari barang dan jasa secara umum. b. Inflasi Menurut A. Masalah pertumbuhan ekonomi Pertumbuhan ekonomi dapat dilihat dari adanya peningkatan dalam GDP (Gross Domestic Product) atau GNP (Gross Nasional Product) jika terdapat peningkatan maka dapat berarti menunjukkan adanya peningkatan pendapatan perkapita. namun dapat pula disebabkan oleh pengeluaran investasi baik oleh pemerintah. Dan keadaan ini memang selalu menjadi pusat perhatian para pemimpin bangsa dan para ekonom. 3. Semakin tinggi GDP berarti total produksi semaki besar. Memang idealnya pada suatu Negara harus berada dalam keadaan full. Cost-Push Inflation Cost plus inflation ditandai dengan kenaikan harga serta turunnya produksi. Inflasi dan Penganguran 1. Keadaan ini timbul dimulai dengan adanya penurunan dalam penawaran total (aggregate supplay) sebagai akibat kenaikan biaya produksi. Pengangguran tentu tidak baik bila terjadi. akan tetapi untuk mencapai keadaan tersebut sangat sulit. kriminalitas dll .

mendorong para wirausaha muda untuk kreatif.Buka. Tentu saja keadaan seperti ini kurang baik karena dapat menimbulkan kerawanan sosial seperti kasus pencurian dan kriminalitas. Jika keadaan tersebut tidak membaik pihak swasa tidak bisa untuk menekan angka biaaya produksi sedangka daya beli masyarakat menurun dan akirnya terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) dan akan mengakibatkan pengangguran dalam suatu Negara bertambah ." kata Syarief. Inflasi menjadi masalh besar dalam suatu Negara karena terjadinya angka penurunan daya beli masyarakat yang juga akan berakibat pada produsen yan akan kesulitan untuk berproduksi dan memjual barang barangnya. antara lain didampingi Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan. dan melakukan terobosan. "Kita dampingi. inflasi dan juga masalah pengangguran. hubungan dari ketiga permasalah ini memang saling berkaitan. Pertumbuhan ekonomi memang dapat dilihat dari adanya peningkatn atau penurunan GNP atau GDP. ada 4 juta rakyat Indonesia yang berprofesi sebagai wirausaha." kata Presiden. Jika GNP menurun maka pendapatan perkapita pun menurun dan akhirnya akanterjadi inflasi karena daya beli atau daya konsumsi masyarakat menurun. terus mendorong anak-anak muda untuk menjadi pengusaha pemula.Kewirausahaan. Presiden. Sementara itu. kita bantu pembiayaannya. Pemerintah. berani mengambil risiko.Nasional . Kamis (8/3/2012). terutama tingkat suku bunga pinjaman dan akan makin menyulitkan para pihak swasta yang berkeinginan untuk menekan biaya produksi di waktu inflasi terjadi.com/read/2012/03/08/06421239/SBY.Hubungan dari pertumbuhan ekonomi. Jakarta. Inflasi juga memengaruhi tingkat suku bunga pada perbankan. Peringatan gerakan yang digelar setiap tahun ini bertema "Kewirausahaan untuk Semua". Presiden. sambung Syarief.Gerakan. "Mari kita kembangkan terus kewirausahaan ini. Karena dalm suatu Negara selalu mengalami pertumbuhan ekonomi yang berbeda beda. Pada kesempatan ini.kompas. Selasa (6/3/2012). dana bantuan sosial. Contoh kasus yang sedang terjadi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan membuka Peringatan Gerakan Kewirausahaan Nasional 2012 yang digelar di Gedung Smesco. Turut hadir pada peringatan tersebut adalah para pelaku kewirausahaan di tanah air. pada peringatan serupa tahun 2011. Bisa lewat KUR (kredit usaha rakyat). Syarief mengatakan. Sumber : http://bisniskeuangan. Biasanya pertumbuhan ekonomi selalu diikuti dengan adanya inflasi dan jga pengangguran. dan dana bergulir. Sebelumnya.