WORKSHOP KEWIRAUSAHAAN

“ Lem

kuning dan Lem tepung ”

TEORI PRAKTIS, FORMULA DAN CARA PEMBUATAN

Pakde jongko

www.duraposita.com duraposita@yahoo.co.id duraposita@gmail.com

Pengertian Tentang Perekat
Adalah substansi yang mempunyai kemampuan untuk merekatkan bahan bersama dengan aksi permukaan

jenis perekat
Water based, gelatin hewan, gelatin ikan, tepung dan turunannya, dekstrin, methyl cellulose, polyvinyl alkohol Water based emulsion, rubber lateks, polyvinyl acetate, casein,acrylic. Organic solvent based, rubber solution, polyvinyl acetate solution, polystyrene solution, acrylic ester solution, cellulose acetate solution, polyurethane solution, phenolics resin solution. Hot melt / set on cooling, shelacs, waxes, bitumen, various themoplastic polymer. Anaerobic, set in absence of air, certain acrylic ester, polyester type. Instant, set in presence water , cyanoacrylates.

Bahan Baku
tepung, protein, cellulose ethers dan cellulose esther, natural rubber synthetic rubber, polyethylene, polypropilene, polyvinyl ester polyvinyl chloride , polyvinyl alcohol, polyvinyl acetal acrylate dan methacrylate polymer

Perekat berbasis karet
adalah perekat yang menggunakan bahan dasar karet alam atau sintetis sebagai bahan dasar sistem perekatnya. Macam karetnya antara lain; karet sheet, karet crepe, karet krepe sol, karet BR ( SBR)

Komponen struktur perekat
Pengencer merupakan pelarut bagi komponen perekat yang lain disamping untuk mengatur viskositas agar perekat dapat disebarkan merata pada permukaan yang hendak direkatkan. Katalis Merupakan zat curing bagi sistem perekat dan resin termoset. Meningkatkan ikatan silang polimernya. Katalis dapat berupa asam, basa, garam, senyawa belerang dan peroksida, kuantitas pemakaiannya sedikit. Pengeras Bergabung secara kimia dengan rekatannya. Pengeras dapat berupa monomer, polimer, atau senyawa campuran. Jumlah pemakaiannya tertentu. Akselerator,inhibitor dan retarder Digunakan untuk mengatur laju curing, akselerator mempercepat, inhibitor menghambat drastis, sedangkan retarder untuk memperlambat sehingga dapat memperlama masa simpan dan pemakaiannya. Modifier meliputi, filler ( pengisi ) zat bukan perekat yang memperbaiki sifat kerja, keawetan dan kekuatan rekatan. Bahan yang lazim dipakai adalah tepung kanji, silika dan aluminium. Ekstender, zat yang bersifat perekat yang ditambahkan dalam rekatan untuk mengencerkan, mengurangi kadar komponen lain agar lebih ekonomis. Pelarut,cairan atsir yang ditambahkan ke perekat untuk meningkatkan konsistensi berbagai sifatnya. Penstabil, ditambahkan untukmeningkatkan ketahanan kerja perekat, misalnya terhadap pengaruh cahaya, panas, radiasi dan sebagainya. Pembasah, meningkatkan kontak antar permukaan perekat dan benda yang akan direkatkan.

Lem kuning serba guna ( contact adhesive )
aplikasi
upholstry, kayu, kertas, karton, kain, tekstil, karpet, bahan yang berpori dalam auto mobil, sepatu.

komposisi
Karet crepe Resin kumaron Toluen Wash bensin Aktivator

Manufaktur
Proses produksi Pembuatan kompond padat Pembuatan pasta kompond Pengaturan kekentalan Packaging Equipmen untuk industri lem kuning Roll mill Mastikator Mixer

Peralatan industri Lem kuning
Two roll mill Mastkator

Mixer ribbon blender

Equipmen untuk home industri lem kuning
1. Pemotong karet 2. Tempat perendam karet 3. Mixer variable speed ( HSD )

Perekat Box Karton
Aplikasi, rokok, aqua, mie instan, furniture Komposisi Tepung Tapioka Kaustik soda Sodium tetraborate Water Proses produksi dinamakan Stein Hall proses, prose upper tank dan lower tank

Perekat Wall paper
Aplikasi, wall paper, kertas aluminium foil, amplop, prangko. Komposisi Tepung Kentang modifikasi Antioksidan Preservatif Air Untuk wall paper 1 : 4 Untuk kertas aluminium foil 1 : 7

Perekat Povinal ( lem bening anak anak )
Aplikasi, kertas, amplop, perangko. Komposisi Polivinyl Alkohol Sodium tetraborate Air