20 Penyebab Berkurangnya Produksi ASI

Tuesday, 19 June 2012 at 5:09 pm

Seorang orang tua pasti ingin mencukupi kebutuhan anaknya tersayang. Jadi sebagai Mama yang menyusui, Mama pasti ingin memastikan bahwa Mama sudah memproduksi ASI yang cukup untuk kebutuhan si kecil. Untuk itu, Mama perlu mengetahui beberapa hal yang perlu dihindari karena bisa mempengaruhi produksi ASI Mama. Hal-hal tersebut di antaranya adalah: 1. Si kecil mengonsumsi susu formula tambahan. Pada dasarnya, semakin banyak si kecil menyusui secara langsung dari Mama, tubuh Mama akan secara otomatis memproduksi lebih banyak ASI. Jadi bila si kecil mengkonsumsi susu formula tambahan, konsumsi ASI si kecil akan berkurang, sehingga pada akhirnya produksi ASI Mama juga akan berkurang. 2. Si kecil mengalami bingung puting. Penghisapan susu dari botol dengan dot jauh lebih mudah daripada menghisap ASI dari payudara Mama. Jadi bila si kecil sudah terlalu terbiasa minum dari botol, bisa jadi dia akan menolak menyusui langsung dari Mama dan lebih memilih meminum ASI dari botol 3. Jadwal menyusui yang terlalu ketat justru akan mengganggu siklus produksi susu Mama. Susuilah si kecil kapan saja dia lapar dan membutuhkan Mama 4. Bayi yang mengantuk. Dalam beberapa minggu pertama, beberapa bayi tidur setiap saat dan hanya menyusui dalam periode singkat. Sebaiknya tetap susui si kecil setidaknya setiap 2 jam sekali pada siang hari dan setidaknya setiap 4 jam sekali pada malam hari untuk menjaga produksi ASI Mama

baik operasi pembesaran ataupun pengecilan payudara. Selama menyusui. hilang nafsu makan. Mama memiliki resiko lebih besar untuk tidak memproduksi ASI yang cukup. Beberapa Mama mungkin mengalami kondisi ini untuk pertama kalinya selama kehamilan dan menyusui. Si kecil diberikan MPASI sebelum dia berumur 6 bulan. Hanya menyusui pada satu payudara saja. 17. Rokok. sehingga membantu bertambahnya berat badan si kecil 6. Obat KB hormonal akan mengurangi supply ASI Mama. agar tubuh Mama memiliki waktu untuk menyiapkan cadangan ASI yang mencukupi sebelum ‘diganggu’ oleh hormon tambahan. Bila Mama pernah menjalani operasi payudara. Selain itu. obat penurun berat badan atau penekan nafsu makan. sehingga mengurangi produksi ASI Mama. dan bengkak di area leher. berolahragalah dengan bijak dan konsumsi sekitar 1800 kalori per hari. depresi. Jadi sebelum Mama mengkonsumsi obat-obatan tertentu pada saat menyusui. Bila Mama ingin meningkatkan produksi susu Mama. Mama memiliki sejarah masalah hormonal 15. Setelah Mama kembali . Selama Mama masih menyusui. susui si kecil secara bergantian antara payudara kanan dan kiri Mama. Mama yang merokok lebih dari 20 batang rokok dalam sehari sering mengalami penurunan produksi ASI dan berat badan bayi mereka juga bertambah lebih lambat. Beri waktu bagi tubuh Mama untuk mengembangkan suplai ASI secara mencukupi. ASI yang keluar pada tahap akhir menyusui mengandung kadar lemak yang lebih tinggi.5. terutama bila saluran ASI dipotong saat operasi dan belum tumbuh kembali. disarankan agar berat badan Mama tidak turun lebih cepat dari ½ kg per minggu atau sekitar 2 kg per bulan. 13. sensitif terhadap suhu dingin. Hal ini mengakibatkan dia akan menyusui lebih sedikit. Mama perlu mengecek fungsi thyroid Mama. Itu sebabnya sebaiknya Mama tidak mengkonsumsi obat KB hormonal sebelum minggu ke 6 sampai ke-8 setelah melahirkan. Hindari obat ataupun minuman penurun berat badan. Masalah kesehatan atau masalah anatomi pada bayi (misalnya lidah terikat/tongue tied) bisa mencegah bayi meminum ASI secara efisien. Bila gejala ini terjadi pada Mama bersamaan dengan berkurangnya produksi ASI. seperti antihistamine dan beberapa decongestant. vitamin B-6 dosis tinggi dan lain sebagainya. Mama mengalami penurunan berat badan yang terlalu cepat. sebaiknya Mama berkonsultasi dulu dengan dokter tentang efeknya terhadap proses menyusui. Kehamilan. 11. Bila plasenta tidak diangkat secara baik atau bila Mama mengalami nifas yang berlangsung lebih dari 6 minggu. Mama yang mengalami anemia juga memiliki resiko tinggi mengalami tersumbatnya saluran ASI dan mastitis 12. 9. sehingga produksi ASI Mama juga akan berkurang. Mama kembali bekerja sebelum si kecil berumur 6-8 minggu. Anemia. Perubahan hormon selama masa kehamilan mengakibatkan berkurangnya produksi ASI 19. 14. 8. Konsumsi obat-obatan tertentu. Mama mengalami hypothyroidism. 7. Gejala hypothyroidism di antaranya adalah rambut rontok. bisa mengurangi produksi ASI Mama. Menghentikan proses menyusui sebelum si kecil selesai menyusui juga bisa mengganggu produksi ASI Mama. kulit kering. 18. ada baiknya Mama berkonsultasi dulu ke dokter tentang rencana Mama untuk menyusui di masa depan 16. 10. kelelahan. Sebelum Mama menjalani operasi seperti ini.

20. diuberikan tanpa jadwal dan tidak diberi makanan lain.sampai bayi berumur 6 bulan. dan frekuensi terkena diarejauh lebih kecil. Setelah 6 bulan. Konsumsi alkohol dan kafein yang berlebihan. ASI dan Manfaat Hebatnya Oct 25 Posted by Baby Orchestra inmagine. Pertama. bayi mulai dikenalkan dengan makanan lain dan tetap diberi ASI sampai bayi berumur dua tahun.com PENGERTIAN ASI EKSKLUSIF Asi eksklusif adalah pemberian ASI (air susu ibu) sedini mungkin setelah persalinan.Bayi yang . Batasi konsumsi kafein Mama kurang dari 4-5 cangkir kopi per hari dan batas konsumsi alkohol sampai kurang dari satu kali per hari. walaupun hanya air putih. pompa ASI secara rutin dan terus susui si kecil secara langsung saat Mama berada di rumah. Kedua.Jumlah komposisi ASI masih cukup untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi apabila ASI diberikan secara tepat dan benar sampai bayi berumur 6 bulan.Bayi pada saat berumur 6 bulan system pencernaannya mulai matur.dari hasil penelitian yang menunjukkan bahwa anak yang menyusu ASI sampai 6 bulan jauh lebih sehat dari bayi yang menyusu ASI hanya sampai 4bulan.bekerja.

tetapi cukup untuk bayi sampai umur 6 bulan.Ibu harus mendapat gizi yang berumur dua tahun.bayi sering defekasi dan feses berwarna hitam. rata-rata pertumbuhan gigi sudah terlihat pada bayi berusia 5 atau 6 bulan. Mempertahankan factor indipifidus di dalam usus. Lemak Kadar lemak akan berubah menurut perkembangan bayi dan kebutuhan energir yang dibutuhkan bayi.hanya menyusu ASI saja selama 6 bulan akan merangsangh hormone prolakyin secara terus menerus sehingga memperbanyak produksi ASI yang dapat bertahan sampai bayi berumur dua tahun. Tetapi kondisi ini sering disalah artikan oleh para ibu mereka mengira bayi tidak cocok mendapat ASI. ASI adalah satu jenis makanan yang mencukupi seluruh unsure kebutuhan bayi baik fisik.ASI mengandung nutrisi. hormone. sosial. Perbandingan protein unsure whey dan kasein. Peran kolostrum sampai hari ke-3 setelah persalinan selain sebagai imunisasi pasif juga mempunyai fungsi sebagai pencahar untuk mengeluarkan mekonium dari usus bayi. unsure kekebalan factor pertumbuhan. Ibu harus mendapat gizi yang baik dan terhindardari stress yang berkepanjangan. Walaupun jumlah kecil tidak sebesar dalam susu sapi. Berbeda dengan ASS yng . Protein Protein ASI merupakan kelompok Protein whey (Protein yang bentuknya lebih halus).psikologi. walaupun kadarnya relative rendah.maupun spiritual. serta anti inflamasi. antialergi. dan gerakan motoirik kasarnya lebih cepat. Mineral ASI mengandung mineral yang lengkap.Oleh karenanya. tetapi dapat di serap secara keseluruhan dalam usus bayi. ASI juga menurunkan kemungkinan bayi terkena infeksi disebabkan peran kolostrum sebagai imunisasi pasif yang dikeluarkan segera setelah bayi lahir. Zat besi dan kalsium didalam ASI merupakan mineral yang sangat stabil dan jumlahnya tidak dipengaruhi oleh diet ibu. UNSUR NUTRISI ASI Hidrat arang Rasio jumlah laktosa dalam ASI dan PASI (pengganti ASI) adalah 7:4 yang berarti ASI terasa lebih manis bila dibandingkan dengan kondisi ini yang menyebabkan bayi yang sudah mengenal ASI denan baik cenderung tidak mau minum PASI (langkah awal sukses memberikan ASI). Laktosa meningkatkan penyerapan kalsium fosfor dan magnesium yang sangat penting untuk pertumbuhan tulang.

contohnya zat besi dalam ASS ternyata hanya 4% sampai 10% yang terserap sedangkan zat besi ASI diserap hingga 50%-75% oleh usus bayi. dan meningkatkan pertumbuhan bakteri merugikan yang akan mengakibatkan kontraksi usus bayi tidak normal sehingga bayi kembung. Kadar mineral yang tidak diserap akan memperberat kerja usus bayi untuk mengeluarkan. Hal ini merupakan tindakan yang keliru karena dengan memberi pengenalan pada susu buatan berarti akan mulai terjadi penekanan produksi ASI. agar bayi dapat sesering mungkin menyusu. Masa kritis pemberian ASI adalah pada bulan kedua bagi ibu yang harus kembali berkerja.ASI yang disekresi dari hari ke-10 sampai seterusnya. gelisah karena obstipasi atau gangguan metabolisme. Dimulai dengan makanan yang lunak.Biasanya ibu mulai melatih dengan memberi pengenalan susu buatan. ASI stadium II ASI stadium II adalah ASI peralihan.akibat isapan bayi baru lahir secara terus menerus. dan -7.-3. Hal ini yang mengharuskan bayi segera setelah lahir diberikan kepada ibunya untuk ditempelkan ke payudara. Telur akan lebih aman bila di beri setelah satu tahun karena sestem pencernaan bayi telah siap mengatasi alergi yang dapat ditimbulkan oleh jenis proteinnya. Keadaan ini dapat diatasi dengan ibu tetap harus lebih sering memberikan ASI dan mengosongkan payudara dengan melakukan pengurutan tiap . perlu tambahan vitamin K. Kolostrum merupakan cairan yang pertama disekresi oleh kelenjar payudara dari hari ke-1 sampai hari ke-4. Oleh karena itu. ASI stadium 1 ASI stadium1adalah kolostrum. kemudian padat. ASI ini diproduksi pada hari ke-4 sampai hari10.Hal ini sangat membebankan ginjal bayi. mengganggu keseimbangan (ekologi) dalam usus bayi. Setelah 6 bulan. Vitamin K1 dapat diberikan oral. dan jumlah volume ASI semakin meningkat. tetapi sebagian besar harus dibuang melalui system urinaria maupun pencernaan karena tidak dapat dicerna.Hal kedua tidak kalah penting adalah adanya repleks let down pada ibu untuk merangsang pengeluaran kolostrum menjadi lebih banyak.Apa yang diperlukan bayi akan selalu tercukupi oleh ASI dan tidak akan kekurangan kecuali bila bayi mengalami gangguan. pada hari ke-1. Vitamin Kecuali vitamin K karena bayi baru lahir ususnya belum mampu membentuk vitamin K. dan makanan biasa sesuai dengan umur bayi. ASI matur merupakan nutrisi bayi yang berubah disesuaikan dengan perkembangan bayi sampai berumur 6 bulan. ASI stadium III ASI stadium III adalah ASI matur. bayi mulai dikenalkan dengan makanan lain selain ASI.jumlahnya tinggi. Kekebalan bayi bertambah dengan volume kolostrum yang meningkat.Komposisi protein makin rendah sedangkan lemak dan hidrat arang makin tinggi.

Pengosongan payudara setiap kali menyusui akan terus merangsang hormon prolaktin yang membantu memproduksi ASI menjadi lebih banyak dan menyimpan sisa ASI-nya dalam lemari pendingin. Factor yang mempengaruhi produksi ASI 1. bayi akan kecewa dan . ibu akan merasa nyeri pada waktu menyusui sehingga ibu akan takut untuk menyusui. kebiasaan ini akan membentuk pribadi anak menjadi malas dan kurang berusaha. Bayi akan menyusu pada botol. Oleh karenanya. ibu dapat memerah ASI dan ditampung di dalam gelas. wanita menyusui akan tercegah dari kehamilan yang baru sampai bayi berumur 4-6bulan. 2. pikiran. Bingung putting. Kondisi ini seperti lingkaran setan yang akhirnya ASI akan terhenti dan tentu sangat merugikan bayi. Isapan mulut bayi akan menstimulasi hopotalamus. 3. Isapan bayi yang benar pada saat bayi menyusui tanpa jadwal. refleks oksitosin sangat dipengaruhi oleh perasaan. Pada akhirnya mengakibatkan produksi ASI berkurang atau berhenti. Dengan tidak memberi dot berarti ibu memacu ASI sesuai dengan kebutuhan bayi. pada saat pemberian kepada bayi. Kondisi ibu yang sehat dan tanpa stress. Apabila standar menyusui diterapkan dengan benar.kali sehabis menyusui. Oleh karena itu. karena tidak puas bayi dapat menghisap putting dengan kuat sehingga dapat menimbulkan iritasi (luka) pada sekitar putting susu. yaitu sering menunggu ASI menetes . gunakan sendok secara perlahanlahan sehingga refleks menghisap bayi tidak terpengaruh dan tidak berubah pada saat menyusu kembali. bayi akan kurang mendapatkan ASI. Selanjutnya. Membiasakan anak dengan menyuapi. Kesimpulan. Pemberian susu botoljuga membuat kebiasaan menyusu bayi berubah. Hal ini akan mempertahankan kadar prolaktin dan mencegah terjadinya ovulasi sehingga tidak terjadi kehamilan. Isapan bayi yang benar dan tanpa jadwal mampu mempertahankan kadar hormone oksitosin dan prolaktin sampai 6 bulan setelah persalinan. Dengan metode ini. Bila bayi harus ditinggal ibu untuk berkerja. Kecukupan gizi dan cairan ibu. dan sensasi ibu. baik meningkatkan atau menghambat pengeluaran oksitosin. alas menyusu pada ibunya. Anjuran utama alat kontrasepsi selama masa laktasi adalah kontrasepsi tanpa hormone dan bila masih sulit . Dengan bayi sering menyusu secara benar. payudara sampai benar-benar kosong berarti merangsang produksi ASI semakin optimal sesuai dengan kebutuhan bayi sehingga bayi akan cukup dengan menyusu saja sampai bayi berumur 6 bulan. Secara psikologis. keadaan ibu dan lingkungan sangat mempengaruhi refleks oksitosin. keadaan ini membuat proses pembentukan rahang bayi menjadi lebih maju. bayi tidak akan pernah kekurangan ASI walaupun ibu pergi bekerja. bila terjadi hambatan atau gangguan. Bila terjadi luka. Penambahan pemberian susu kepada bayi. sebaiknya menggunakan sendok agar bayi tidak ‘bingung puting’. KONTRASEPSI Pengeluaran prolaktin meningkat pada malam hari minimal 3x.

akan meningkatkan pengeluaran ASI. diafragma.membawa perlengkapan susu kemana-mana saat pergi. malu. Perasaan ibu dapat menghambat atau meningkatkan pengeluaran oksitosin. Asal normal produksi ASI akan sesuai dengan kebutuhan bayi. Bayi akan malas menghisap putting susu dan mengakibatkan produksi prolaktin dan oksitosin akan berkurang dan merangsang hormone LH dan GnRH semakin meningkat sehingga terjadi proses pematangan sel telur yang mengakiubatkan cepat terjadi ovulasi dan kemungkinan hamil. 3. kondom. kesal. Upaya menurunkan berat badan pada masa laktasi akan merugikan ibu dan bayinya. cemas. marah. hal ini akan membuat produksi hormone oksitosin dan hormone prolaktin akan terus menurun dan ASI akan berhenti. menakar. 2. dan pantang berkala). spermisida atau tisu vagina. timbunan lemak akan mudah lenyap saat menyusui ) ASInya tak mencukupi ( faktanya.zat kekebalan tubuh. tidak dapat mengosongkan payudara dengan benar yang akhirnya akan menurunkan produksi ASI. atau nyeri hebat akan mempengaruhi refleks oksitosin yang akhirnya menekan pengeluaran ASI. Cara menyusu yang tidak tepat.diterima dapat oral atau suntikan tetapi yang tidak mengandung estrogen atau cara ber-KB sederhana (misalnya. gelisah. Faktor yang mempengaruhi pengeluaran ASI 1. takaranya pas daripada membersihkan botol. tetapi kekurangan dalam waktu yang lama dan cadangan ibu habis akan memberikan dampak kepada ibu maupun pertumbuhan dan perkembangan bayi.buka payudara tinggal sodorkan ke mulut bayi pasti suhunya pas. kekurangan dalam waktu singkat tidak terlalu mempengaruhi kualitas ASI karena masih dapat dipenuhi oleh cadangan lemak dari tubuh ibu. Beberapa mitos tentang menyusui yang beredar di masyarakat :       Menyusui membuat tubuh ibu sukar kembali ke bentuk semula ( faktanya. perasaan menyayangi bayi.makin sering menyusui makin banyak produksi yang dihasilkan) Ukuran payudara ( >Besar kecilnya payudara tidak berkaitan dengan kemampuan memberikan ASI. >ASI diproduksi oleh jaringan kelenjar susu(alveolus). 4. mencium. 5. . dan mendengar bayinya menangis atau perasaan bangga dapat menyusui bayinya. Isapan bayi tidak sempurna atau putting susu ibu yang sangat kecil. Semakin cepat memberikan tambahan susu pada bayi menyebabkan daya isap berkurang karena bayi mudah merasa kenyang. memeluk. sepertiperasaan takut. Sebaliknya. Kebutuhan nutrisi selama masa hamil dan menyusui harus diberikan secara adekuat.bukan jaringan lemak (pada payudara besar). sedih. Dukungan suami maupun keluarga lain dalam rumah akan sangat membantu berhasilnya seorang ibu untuk menyusui.) Menyusui membuat bentuk payudara tidak bagus (Bagus tidaknya bentuk payudara dipengaruhi oleh faktor keturunan dan usia) Menyusui itu merepotkan Sebenarnya menyusui lebih praktis. ASI diproduksi sesuai dengan permintan.serta laktosa dan lemak yang rendah sehingga mudah dicerna.) ASI pertama bisa menimbulkan penyakit (Pada hari pertama s/d kelima banyak mengandung protein tinggi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful