Pengertian Negoisasi dan Peran Pentingnya Negoisasi Bagi Advokat Dengan Klien

Posted by smjsyariah ⋅ October 5, 2012 ⋅ Leave a Comment Filed Under kebutuhan advocat, lawyer salary, negisasi, pengertian negoisasi

Rate This

Negosiasi secara umum adalah sebuah bentuk interaksi sosial saat pihak – pihak yang terlibat berusaha untuk saling menyelesaikan tujuan yang berbeda dan bertentangan.Menurut kamus Oxford, negosiasi adalah suatu cara untuk mencapai suatu kesepakatan melalui diskusi formal. Pengertian Negoisasi seorang advokat dengan seorang klien yaitu suatu proses tawar menawar antara seorang advokat dengan seorang klien dengan sebuah kesepakatn bahwa seorang advokat akan menjadi seorang kuasa huku atau orang yang mewakili kliennya dalam penanganan hokum yang nantinya hal ini tertuang dalam sebuah klausaklausa yang akan ditandatangani oleh kedua belah pihak, baik si advokat ataupun seorang klien. Negosiasi merupakan suatu proses saat dua pihak mencapai perjanjian yang dapat memenuhi kepuasan semua pihak yang berkepentingan dengan elemen-elemen kerjasama dan kompetisi. Termasuk di dalamnya, tindakan yang dilakukan ketika berkomunikasi, kerjasama atau memengaruhi orang lain dengan tujuan tertentu. Contoh kasus mengenai negosiasi, seperti Christopher Columbus meyakinkan Ratu Elizabeth untuk membiayai ekspedisinya saat Inggris dalam perang besar yang memakan banyak biaya atau sengketa Pulau SipadanLigitan – pulau yang berada di perbatasan Indonesia dengan Malaysia – antara Indonesia dengan Malaysia. Dalam advokasi terdapat dua bentuk, yaitu formal dan informal. Bentuk formalnya,negosiasi sedangkan bentuk informalnya disebut lobi. Proses lobi tidak terikat oleh waktu dan tempat, serta dapat dilakukan secara terus-menerus dalam jangka waktu panjang sedangkan negosiasi tidak, negosiasi terikat oleh waktu dan tempat. Negoisasi ini sangat penting sekali bagi seorang advokat untuk menyakinkan seorang klien. Untuk itu Negoisasi dapat juga diartikan sebagai berikut:
  

proses tawar-menawar dengan jalan berunding guna mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak (kelompok atau organisasi) dan pihak lain. penyelesaian sengketa secara damai melalui perundingan antara pihak yang bersengketa. langkah untuk membangun kesepahaman terhadap suatu permasalahan.

pembicaraan antara dua pihak atau lebih baik individual maupun kelompok untuk membahas usulan-usulan spesifik guna mencapai kesepakatan yang dapat diterima bersama.

Sedangkan tujuan negoisasi adalah sebagai berikut:
  

Mempelajari tawaran klien / seseorang Menawarkan suatu solusi permasalahan untuk menyelesaikan konflik kepentingan dan permasalahan

Agar seorang negoisator sanggup menjadi seorang negoisasi yang baik dibutuhkan pula. Ketrampilan dan wawasan yang luas berikut kami sajikan beberapa sikap agar menjadi seorang negoisasi yang baik: Pantang menyerah. Sering sekali dalam proses negosiasi memakan waktu yang panjang dan melelahkan. Disini sering terjadi pihak yang lelah akhirnya menyerah. Sehingga seorang negosiator haruslah kuat dan pantang menyerah. Sering taktik negosiasi dilakukan dengan membuat prosesnya sangat melelahkan hingga lawan menyerah. Komunikatif. Sikap komunikatif sangat perlu dimiliki oleh seorang negosiator karena tugas negosiator sangat terkait dengan komunikasi. Dalam kesehariannya, negosiator didominasi oleh kegiatan perbincangan. Tanpa memiliki kemampuan melakukan komunikasi yang baik, seorang negosiator tidak pernah mendapat keberhasilan dan kesuksesan. Teknik komunikasi yang perlu diperhatikan dalam melakukan negosiasi adalah memulai pembiacaan dengan tepat, menyesuaikan antara pembahasan dengan lawan bicara, jika terjadi perbedaan pendapat tidak langsung ditentang namun dilakukan dengan suatu persetujuan yang diikuti dengan kata tapi, dan bijaksana. Fungsi komunikasi dalam negosiasi adalah:
 

 

Komunikasi sebagai penyambung gagasan dan mencegah terjadinya kesalahpahaman. Komunikasi sebagai pengarah klien/partner sesuai gagasan yang disampaikan. Agar dapat diarahkan, komunikasi yang dilakukan haruslah optimal dengan menggunakan kemampuan komunikasi verbal dan visual (nonverbal). Komunikasi sebagai perangsang agar klien / partner memberikan reaksi yang diharapkan yaitu kesepakatan kedua belah pihak. Komunikasi sebagai alat untuk memberikan penghargaan pada klien / partner dengan pengaturan waktu yang tepat untuk memberikan kesempatan bicara dan apresiasiapresiasi yang pantas dan elegan.

Cerdas dan Berwawasan. Kecerdasan dan wawasan akan membantu negosiator untuk mendapatkan solusi atas masalah dan keputusan terbaik yang harus diambil. Skill ini sangat terkait dengan teknik problem solving yang sudah dibahas pada posting sebelumnya (problem solving). Dalam hal negosiasi, bentuk kecerdasan juga dapat berupa sikap cerdik (bukan culas). Selera Humor. Selera humor berfungsi mempererat ikatan komunikasi dengan klien. Tawaran yang disampaikan dengan selingan humor akan membuat partner / klien tidak merasa dipojokkan. Sifat humor juga akan mengurangi ketegangan saat negosiasi, menjadikan suasana akrab dan santai, mempermudah mencapai sasaran atau tujuan.

Sikap Positif. Negosiator adalah pekerjaan yang sangat terkait dengan interaksi. Sehingga harus ditanamkan bahwa segala yang terjadi memiliki nilai positif. Bentuk sikap positif dalam negosiasi adalah mendengar dan berbagi kesempatan dalam berbicara. Sikap positif akan mengarahkan hasil negosiasi yang positif pula. Perhatian. Sikap ini adalah dengan selalu memperhatikan hal-hal yang terjadi pada klien. Seorang negosiator haruslah memiliki sikap empati kepada klien. Empati akan membuat klien menjadi merasa didengar, diperhatikan, dan dirasakan secara mendalam permasalahan yang membelitnya. Saat itu, klien akan secara refleks akan ikut berempati terhadap tujuan yang diinginkan oleh negosiator. Sabar. Sikap temperamental adalah sikap yang kurang baik. Sehingga jagalah tingkat emosional ketika berhubungan dengan orang lain. Berfikirlah positif jika sesuatu hal yang tidak menyenangkan karena itu terjadi dengan suatu sebab. Anggap saja hal itu sebagai hambatan yang harus dilewati. Sering terjadi bahwa suatu yang negatif merupakan titik peluang atau titik memulai strategi negosiasi yang baru dan lebih bagus karena dilandasi dengan keluhan atau kepribadian atau motivasi klien / partner. Sikap sabar akan mampu membaca peluang disaat terjadi hal yang tidak menyenangkan. Jujur. Kejujuran adalah hal yang mutlak ada pada seorang negosiator. Hal ini dikarenakan kebenaran memiliki sifat yang hakiki dimana kebenaran akan selalu terbukti. Pembuktian kebenaran fakta yang disampaikan oleh negosiator akan meningkatkan level kepercayaan negosiator. Dengan dipercaya, tentu akan membawa negosiator lebih mudah melakukan negosiasi berikutnya dengan klien yang sama. Sehingga kejujuran akan membawa penerimaan. Inisiatif dan Kreatifitas. Seorang negosiator dituntut untuk selalu dinamis dalam menghadapi setiap persoalan. Oleh karena itu seorang negosiator harus memiliki sikap inisiatif dan kreatifitas yang tinggi. Sikap ini akan membawa negosiator untuk mampu secara cepat mengambil keputusan. Sikap ini terkait dengan syarat kecerdasan yang harus ada karena untuk inisiatif dan kreatif haruslah cerdas. Sensitif atau Peka. Seorang negosiator haruslah peka terhadap situasi dan perubahannya terkait perkembangan proses negosiasi. Terutama ketika memperhatikan bahasa tubuh lawan. Hal ini karena umumnya sering terjadi kebohongan dalam negosiasi, sehingga kepekaan dalam membaca bahasa tubuh menjadi sangat penting untuk menilai kondisi negosiasi yang sebenarnya. Berdasarkan pembahasan negoisasi di atas kiranya kita sudah tahu betapa pentingnya negoisasi dan lobi, karena dengan bernegoisasi semua masalah akan dapat di selesaikan dengan sistem kekeluargaan, seorang advokat dapat memberikan penjelasan hukum terkait masalah-masalah yang sedang dihadapi patnernya.

Sumber Referensi : http://id.wikipedia.org/wiki/Negosiasi, diakses pada kamis 4 Oktober 2012.

negosiasi adalah suatu cara untuk mencapai suatu kesepakatan melalui diskusi formal. baik si advokat ataupun seorang klien. tindakan yang dilakukan ketika berkomunikasi. Untuk itu Negoisasi dapat juga diartikan sebagai berikut: . Contoh kasus mengenai negosiasi. lawyer salary. 4 Oktober 2012. 2012 ⋅ Leave a Comment Filed Under kebutuhan advocat. Pengertian Negoisasi seorang advokat dengan seorang klien yaitu suatu proses tawar menawar antara seorang advokat dengan seorang klien dengan sebuah kesepakatn bahwa seorang advokat akan menjadi seorang kuasa huku atau orang yang mewakili kliennya dalam penanganan hokum yang nantinya hal ini tertuang dalam sebuah klausaklausa yang akan ditandatangani oleh kedua belah pihak. Dalam advokasi terdapat dua bentuk. Proses lobi tidak terikat oleh waktu dan tempat. Suanda. Negosiasi merupakan suatu proses saat dua pihak mencapai perjanjian yang dapat memenuhi kepuasan semua pihak yang berkepentingan dengan elemen-elemen kerjasama dan kompetisi.negosiasi sedangkan bentuk informalnya disebut lobi. Termasuk di dalamnya. kerjasama atau memengaruhi orang lain dengan tujuan tertentu. Pengertian Negoisasi dan Peran Pentingnya Negoisasi Bagi Advokat Dengan Klien Posted by smjsyariah ⋅ October 5. negisasi. Negoisasi ini sangat penting sekali bagi seorang advokat untuk menyakinkan seorang klien.Menurut kamus Oxford. http://menejemenproyek. serta dapat dilakukan secara terus-menerus dalam jangka waktu panjang sedangkan negosiasi tidak. Negoisasi dan Negoisator. yaitu formal dan informal.Budi. seperti Christopher Columbus meyakinkan Ratu Elizabeth untuk membiayai ekspedisinya saat Inggris dalam perang besar yang memakan banyak biaya atau sengketa Pulau SipadanLigitan – pulau yang berada di perbatasan Indonesia dengan Malaysia – antara Indonesia dengan Malaysia. Bentuk formalnya.com. Diakses pada kamis. pengertian negoisasi Rate This Negosiasi secara umum adalah sebuah bentuk interaksi sosial saat pihak – pihak yang terlibat berusaha untuk saling menyelesaikan tujuan yang berbeda dan bertentangan. negosiasi terikat oleh waktu dan tempat.

pembicaraan antara dua pihak atau lebih baik individual maupun kelompok untuk membahas usulan-usulan spesifik guna mencapai kesepakatan yang dapat diterima bersama. Skill ini sangat terkait dengan teknik problem solving yang sudah dibahas pada posting sebelumnya (problem solving). menyesuaikan antara pembahasan dengan lawan bicara. Komunikasi sebagai alat untuk memberikan penghargaan pada klien / partner dengan pengaturan waktu yang tepat untuk memberikan kesempatan bicara dan apresiasiapresiasi yang pantas dan elegan. langkah untuk membangun kesepahaman terhadap suatu permasalahan. Dalam hal negosiasi. negosiator didominasi oleh kegiatan perbincangan. Disini sering terjadi pihak yang lelah akhirnya menyerah. Komunikasi sebagai pengarah klien/partner sesuai gagasan yang disampaikan. Kecerdasan dan wawasan akan membantu negosiator untuk mendapatkan solusi atas masalah dan keputusan terbaik yang harus diambil. Tanpa memiliki kemampuan melakukan komunikasi yang baik. komunikasi yang dilakukan haruslah optimal dengan menggunakan kemampuan komunikasi verbal dan visual (nonverbal). seorang negosiator tidak pernah mendapat keberhasilan dan kesuksesan. Teknik komunikasi yang perlu diperhatikan dalam melakukan negosiasi adalah memulai pembiacaan dengan tepat. Komunikasi sebagai perangsang agar klien / partner memberikan reaksi yang diharapkan yaitu kesepakatan kedua belah pihak. bentuk kecerdasan juga dapat berupa sikap cerdik (bukan culas). Sering sekali dalam proses negosiasi memakan waktu yang panjang dan melelahkan. Agar dapat diarahkan.    proses tawar-menawar dengan jalan berunding guna mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak (kelompok atau organisasi) dan pihak lain. Fungsi komunikasi dalam negosiasi adalah:     Komunikasi sebagai penyambung gagasan dan mencegah terjadinya kesalahpahaman. Sering taktik negosiasi dilakukan dengan membuat prosesnya sangat melelahkan hingga lawan menyerah. Ketrampilan dan wawasan yang luas berikut kami sajikan beberapa sikap agar menjadi seorang negoisasi yang baik: Pantang menyerah. dan bijaksana. . Komunikatif. penyelesaian sengketa secara damai melalui perundingan antara pihak yang bersengketa. Sehingga seorang negosiator haruslah kuat dan pantang menyerah. Cerdas dan Berwawasan. jika terjadi perbedaan pendapat tidak langsung ditentang namun dilakukan dengan suatu persetujuan yang diikuti dengan kata tapi. Dalam kesehariannya. Sedangkan tujuan negoisasi adalah sebagai berikut:    Mempelajari tawaran klien / seseorang Menawarkan suatu solusi permasalahan untuk menyelesaikan konflik kepentingan dan permasalahan Agar seorang negoisator sanggup menjadi seorang negoisasi yang baik dibutuhkan pula. Sikap komunikatif sangat perlu dimiliki oleh seorang negosiator karena tugas negosiator sangat terkait dengan komunikasi.

Sering terjadi bahwa suatu yang negatif merupakan titik peluang atau titik memulai strategi negosiasi yang baru dan lebih bagus karena dilandasi dengan keluhan atau kepribadian atau motivasi klien / partner. Empati akan membuat klien menjadi merasa didengar. Seorang negosiator haruslah memiliki sikap empati kepada klien. karena dengan bernegoisasi semua masalah akan dapat di selesaikan dengan sistem kekeluargaan. Sikap temperamental adalah sikap yang kurang baik. Sifat humor juga akan mengurangi ketegangan saat negosiasi. Sikap ini akan membawa negosiator untuk mampu secara cepat mengambil keputusan. Berfikirlah positif jika sesuatu hal yang tidak menyenangkan karena itu terjadi dengan suatu sebab. Hal ini karena umumnya sering terjadi kebohongan dalam negosiasi. tentu akan membawa negosiator lebih mudah melakukan negosiasi berikutnya dengan klien yang sama. Seorang negosiator dituntut untuk selalu dinamis dalam menghadapi setiap persoalan. Bentuk sikap positif dalam negosiasi adalah mendengar dan berbagi kesempatan dalam berbicara. Tawaran yang disampaikan dengan selingan humor akan membuat partner / klien tidak merasa dipojokkan. Sikap sabar akan mampu membaca peluang disaat terjadi hal yang tidak menyenangkan. Anggap saja hal itu sebagai hambatan yang harus dilewati. Jujur. klien akan secara refleks akan ikut berempati terhadap tujuan yang diinginkan oleh negosiator. Sikap Positif. Saat itu. Sensitif atau Peka. Perhatian. Sabar. Sikap ini adalah dengan selalu memperhatikan hal-hal yang terjadi pada klien.Selera Humor. Pembuktian kebenaran fakta yang disampaikan oleh negosiator akan meningkatkan level kepercayaan negosiator. sehingga kepekaan dalam membaca bahasa tubuh menjadi sangat penting untuk menilai kondisi negosiasi yang sebenarnya. Sehingga harus ditanamkan bahwa segala yang terjadi memiliki nilai positif. Hal ini dikarenakan kebenaran memiliki sifat yang hakiki dimana kebenaran akan selalu terbukti. seorang advokat dapat memberikan penjelasan hukum terkait masalah-masalah yang sedang dihadapi patnernya. Kejujuran adalah hal yang mutlak ada pada seorang negosiator. Sikap positif akan mengarahkan hasil negosiasi yang positif pula. Oleh karena itu seorang negosiator harus memiliki sikap inisiatif dan kreatifitas yang tinggi. Negosiator adalah pekerjaan yang sangat terkait dengan interaksi. Dengan dipercaya. Inisiatif dan Kreatifitas. diperhatikan. Berdasarkan pembahasan negoisasi di atas kiranya kita sudah tahu betapa pentingnya negoisasi dan lobi. Sikap ini terkait dengan syarat kecerdasan yang harus ada karena untuk inisiatif dan kreatif haruslah cerdas. . Seorang negosiator haruslah peka terhadap situasi dan perubahannya terkait perkembangan proses negosiasi. mempermudah mencapai sasaran atau tujuan. Terutama ketika memperhatikan bahasa tubuh lawan. dan dirasakan secara mendalam permasalahan yang membelitnya. Sehingga jagalah tingkat emosional ketika berhubungan dengan orang lain. menjadikan suasana akrab dan santai. Sehingga kejujuran akan membawa penerimaan. Selera humor berfungsi mempererat ikatan komunikasi dengan klien.

http://menejemenproyek. Mengetahui lawan negosiasi. apa alternatif jika terjadi A. 4 Oktober 2012. Dari pengertian itu bisa dilihat ada beberapa komponen yaitu : * ada 2 pihak yang melakukan negosiasi. sering2 bertanya untuk mengeksplor keinginan dari lawan kita. 1.com. atau mewakili lembaganya.2.wikipedia. dengan demikian kita memiliki siasat yang jitu untuk memenuhi keinginan kita. sehingga kita mengetahui cara menberikan strategi dalam negosiasi. Proses lobby. Kemampuan interpersonal ini dipakai untuk mengolah proses pertukaran kepentingan dalam situasi yang nyaman dan bersahabat. semisal : “Bapak sendiri melihat mahasiswa keinginannya seperti apa?”.Sumber Referensi : http://id. misalnya memahami apa tujuan yang kita ingin capai. Diakses pada kamis. dll Beberapa pertimbangan dalam melakukan negosiasi. Termasuk persiapan penampilan. 2. MA Negosiasi dalam proses advokasi memiliki dua bentuk: formal dan informal. Negosiasi dalam proses advokasi memiliki dua bentuk: formal dan informal.org/wiki/Negosiasi. diakses pada kamis 4 Oktober 2012. dan bisa dilakukan terus menerus dalam waktu panjang. proses lobby tidak mengikat waktu dan tempat. proses lobby tidak mengikat waktu dan tempat. Bentuk formal biasa disebut negosiasi. “yah. * lobby dalam sebuah forum. hal ini wajib dilakukan. Ketika mengajukan proposal ke perusahaan tanpa membaca proposal dulu. Negosiasi dapat diartikan sebagai proses tawar-menawar untuk meloloskan keinginan kita untuk mencapai kesepakatan. sedangkan bentuk informal sebagai lobby. Persiapan. apakah itu perorangan. sedangkan bentuk informal sebagai lobby. Negoisasi dan Negoisator. Bentuk formal biasa disebut negosiasi. Yang perlu dicatat adalah. dan bisa dilakukan terus menerus dalam waktu panjang. tentunya kita akan semakin dijatuhkan oleh perusahaan itu. Yang perlu dicatat adalah. Suanda. dengan jawaban yang diberikan kita bisa memberikan timpalan. B dan C. Onong Uchyana Effendi. * terjadi proses tawar menawar * tujuan Beberapa contoh sederhana negosiasi antara lain : * di tawar menawar harga di pasar biasanya yang wanita sering melakukannya * melobi dosen ketika telat masuk kuliah. memerlukan kemampuan komunikasi interpersonal yang lebih tinggi dibandingkan dengan negosiasi. . Budi. materi referensi: Ilmu Komunikasi. tim.

Pihak pelobby harus punya tujuan yang jelas.. 5. 8... kalau perusahaan-perusahaan besar biasanya tempat-tempat eksklusif menjadi tempat yang baik untuk negosiasi seperti di lapangan golf atau di hotel. Tahapan-tahapan dalam bernegosiasi 1. Deal Dan hasil dari negosiasi bisa berupa kemenangan di kedua belah pihak. Pelobby harus menetapkan tujuan berdasarkan kekuatan yang sungguhnya. 4.. Pihak pelobby menyiapkan orang yang punya visi part of solution bukan orang yang jadi part of problem. baik personal maupun kelompok yang terlibat dalam suatu interaksi yang saling berlawanan..ooo mahasiswa yang mendukung kami tetap melaksanakan pengkaderan ini”. Ada lagi tempat negosiasi. semisal “Kami adalah mahasiswa UNAIR salah satu kampus terbaik di Indonesia” 7... 2. tapi kan bisa berupa barang.. atau pun komunikasi. Menggunakan kekuatan yang ada. Selalu mempunyai ide2 tawaran semisal ke perusahaan minta sponsor. menjual dengan harga yang setinggitingginya.. Pelobby harus menetapkan seberapa jauh tujuan yang berbeda itu bisa di cari titik komprominya 4. Menyakinkan sebaiknya menggunakan angka seperti yang saya sebutkan di contoh di point sebelumnya agar lebih menyakinkan. jadi akan menuju suatu pencapaian keputusan yang mudah. misalnya sebagai pembeli. mechandise. atau rugi kedua pihak malah. tawar-menawar 4... 2.... Perkenalan dan basa-basi lainnya... Pelobby harus dapat menilai tujuan dan kekuatan “lawan” dengan cermat 3.. atau negosiasi itu tidak memberikan hasil apapun..… Lobby atau ada juga yang mendefinisikan diplomasi (dalam istilah politik) adalah salah satu cara dalam menyelesaikan sebuah konflik...... Jika sama-sama ngotot yang masing-masing akan tidak mendapatkan hasil dari negosiasi.. Memberikan tawaran yang maksimal atau minimal mungkin. mencapai keputusan 5. Selalu bersahabat. jangan selalu mintanya uang.. semisal apa kabar? gimana hari ini? perusahaannya makin mantap saja.. media publikasi... Pelobby harus menggunakan sarana yang tepat untuk mencapai tujuan Hal-hal mendasar yang harus dipersiapkan sebelum melakukan lobby 1.mahasiswa seperti itu juga yang kita inginkan mengapa kami mengadakan kegiatan ini” 3. Menyampaikan keinginan 3. Apa yang harus diperhitungkan saat melobby? Yang harus diperhitungkan oleh seorang pelobby yang baik adalah : 1... Menggunakan identitas yang bisa membuat lawan bicara kita menjadi takluk.. Konflik yang di maksud di sini adalah konflik dalam batasan yang luas. 2. .. yakni adanya dua hal atau lebih... misalnya dalam hal melobi pihak rektorat untuk tetap mengadakan pengkaderan di kampus “di belakang kami ada 15. dan jika sebagai penjual. akurat dan ditopang dengan kekuatan yang . Tergantung lagi seberapa tingkat kepentingan dari negosiasi yang kita ajukan. 6.... ada yang untung dan ada yang rugi. harus menawar harga serendah-rendahnya.

Mengapa kita butuh melakukan lobby? Hal ini penting untuk memperluas pencapaian target dan tujuan yang hendak dicapai. maka semakin cepat dan luas target dan tujuan bisa di raih. Apa yang dimaksud dengan teknik lobby? Cara atau teknik lobby ada berbagai macam tergantung pada target yang ingin dicapai. lobby dengan target win-win solution. Sedangkan jika lawan lebih kuat maka di cari agar kita bisa mengurangi kekalahan atau mencari titik temu sehingga tidak jadi konflik. Mengapa harus dilakukan lobby? Lobby penting artinya untuk mengukur tingkat kekuatan internal. . Lobby bisa di mulai dengan “teknik mengambil hati” sampai dengan “teknik menutup urat nadi”. Pihak pelobby harus memperhitungkan kondisi obyektif dan sudut pandang lawan 4. Lobby juga diperlukan untuk “memuluskan” berbagai proses yang sedang dilakukan. Kalau seimbang bisa jadi sama-sama akan rugi (hancur) dan ini jelas tidak dikehendaki oleh kedua belah pihak. citra yang ditangkap publik serta kredibilitas dan akuntabilitas di hadapan pihak lain. Apa keuntungan lobby? Keuntungan lobby adalah mempercepat proses birokrasi. tergantung pada siapa dan dalam waktu seperti apa. Bagaimana cara melakukan lobby? Lobby dilakukan bisa dengan berbagai cara.memadai 3. memperpendek waktu penyelesaian masalah serta mengurangi resiko kerugian yang akan di terima. Atau bisa juga dengan target agar tidak terlalu “memalukan” ketika akhirnya kalah. semakin bagus lobby yang kita lakukan. Pihak pelobby harus bersedia berkompromi dengan berbagai tingkatan target yang akan di raih Bagaimana Lobby bisa dilakukan ?Lobby bisa dilakukan kalau “lawan” kita kira-kira seimbang atau lebih kuat. Ada lobby dengan target menang (sehingga bisa jadi bohong atau bahkan licik).

II. Pada 1939 organisasi profesi higiene industri didirikan ‗‘ American Industrial Hygiene Association (AIHA)‘‘. (b) konsep-konsep.variabel lingkungan kerja dan ―maka― teori dan konsep–konsep teknik untuk mengarahkan pengendalian bahaya lingkungan kerja. dan. 2012 by DASAR. dan Inggeris pada tahun 1914–1918 selama perang. masing-masing individu mencari ABIH sertifikasi (calon). yang menggambarkan tentang perkembangan : (a)sain (ilmu pengetahuan ). Konsep. yang diiukti oleh Jerman pada tahun 1884. konsep–konsep tentang keselamatan dan kersehatan kerja belum terjamak . Dengan didirikan Organisasi Perburuhan Internasioanal (ILO). apakah berbentuk teori implisit atau teori explisit . Filosofi dan Konsep Sebelum abad kedelapan belas (yaitu sebelum tahun 1911). adalah suatu badan yang bukan saja untuk pertukaran informasi untuk kepentingan keselamatan kerja. Pendekatan contingency menggunakan hubungan–hubungan fungsional ―bila– maka― (if – then) dimana ―bila― menunjukkan variabel. Prnisip Dasar Higiene Industri . yang diterapkan. model dasar Menurut Freead Lutha. dan tahun 1959 AIHA dan ACGIH. Konsep tersebut dijabarkan dalam bentuk variabel – variabel yang dapat diukur dalam suatu skalah (nominal. tetapi juga berupa kegiatan-kegiatan untuk memberikan sumbangan terhadap penurunan jumlah kecelakaan .Untuk mengindentifikasi resiko bahaya di industri sangat erat hubungannya dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). di Amerika Serikat didirikan pada tahun 1900. (c) society (dampak social). ABIH Kode Etik (Kode) berlaku untuk: masing-masing individu bersertifikat oleh ABIH sebagai Certified Industrial Higiene (CIH) atau Certified Associate Higiene Industri (CAIH) (certificants). ordinal. Interval) untuk membuktikan kebenaran ilmu dan teknologi yang diaplikasikan .… : ada tiga komponen pokok dalam kerangka konseptual untuk pendekatan contingency . Apapun dari setiap afiliasi profesional lainnya.DASAR. dan yang telah memenuhi standar profesional yang ditetapkan oleh Dewan Direksi. (a) lingkungan. Organisasi keselamatan kerja pertama didunia diketemukan di Perancis pada tahun 1867. Belgia pada tahun 1890. dari teori–teori yang dikemukakan dibuat suatu abstraksi yang dibentuk dengan menggeneralisasikan suatu pengertian dalam suatu kerangka konsep yang merupakan kerangka dasar dari teori . kualifikasi hygienists industri. (b) teknologi. pertama-tama kita memberikan suatu interpertasi teori yang mendasari fakta. Dalam meneliti kasus– kasus resiko bahaya di tempat kerja.DASAR HIGIENE INDUSTRI Posted on June 1. dan diterima secara luas dalam tahun– tahun perang dunia. (c) pengendalian teknik. praktiksi higiene industri. tahun 1946 didirikan organisasi yang menangani tentang kesehatan kerja dan dampak di linkungkan kerja American Conference of Governmental Industrial Hygienists ACGIH). mendirikan Dewan Industri ― American Board of Industrial Hygiene (ABIH)‖ organisasi professional yang keanggotan bersifat sukarela.DASAR HIGIENE INDUSTRI I.

Higiene industry. dianggap tidak menimbulkan dampak TLV. ruang/ tempat penyimpanan bahan baku hasil produksi. (b) mencegah timbulnya gangguan kesehatan yang ditimbulkan oleh kondisi kerja (c) melindungi tenaga kerja dalam pekerjaan terhadap bahaya yang ditimbulkan oleh pekerjaan. listrik. bahan baku. mesin dan bahan baku. getaran. asap. agar tenaga kerja masih dapat menghadapinya dengan tidak mengakibatkan penyakit atau gangguan kesehatan atau kenikmatan kerja dalam pekerjaan sehari-hari untuk waktu tidak boleh lebih 8 jam sehari atau 40 jam seminggu …. Keselamatan kerja . fume. sampling partikel. asap . sehinga mengakibatkan efisiensi kerja menurun.. menurut America Society of safety and Engineering (ASSE) diartikan sebagai bidang kegiatan yang ditujukan untuk mencegah semua jenis kecelakaan yang ada kaitannya dengan lingkungan dan situasi kerja. dan ergonomi …. samling gas dan uap). ventilasi. adalah keselamatan yang bertalian dengan mesin/alat. gas. gangguan kesehatan.… Kesehatan kerja . panas.faktor lingkungan kerja di industri terdiri dari : (a) faktor fisik (panas. Faktor-Faktor Lingkungan Kerja : adalah unsur-unsur dari linkungan kerja yang dapat mengakibatkan sakit. noise. dan gelombang elektromagnitik) (b) evaluasi (konsep identifikasi dan penilaian resiko. Ruang Lingkup Ruang linngkup higiene indutri meliputi : (a) antisipasi dan rekognisi (debu. non logam. tekanan. ioniasing radiation. maupun sosial tenaga kerja dalam semua jabatan atau lapangan kerja. dan (d) factor ergonomi.TWA (Time Weigthed Average). Faktor-faktor lingkungan kerja yaitu. ketidak nyamanan dan keselamatan dalam bekerja. bising. vibrasi. (b) faktor kimia ( logam berat. dan (c) kontrol (Hirarki Kontrol. pencahayaan. yang mungkin mengakibatkan sakit.menurut defenisi bersama antara ― ILO & WHO ― berisikan hal-hal sebagi berikut : (a) meningkatkan dan memelihara derajat kesehatan yang setingginya baik jasmani. pengenalan/rekoknisi. non logam. ruang/ tempat proses berikut. ioniasing radiation. kimia. uap. dll ). gas. dll). suhu. gelombang elektromagnitik. debu. adalah kosentrasi air bone dari suatu subtansi diudara/tempat kerja yang mana memapar tenaga kerja selama jam kerja secara berulang-ulang setiap hari kerja. fume. uap. evaluasi dan mengontrol faktor-faktor lingkungan yang timbul di/dari tempat kerja. dianggap tidak menimbulkan dampak. bakteri. (c) factor biologie ( jamur. dan alat pelindung diri) Ruang lingkup faktor. serta cara melakuakan pekerjaan.. biologi. III. suhu. yang bebas dari interaksi Lingkungan Kerja : Aarea / ruang yang dipergunakan untuk aktivitas industri antara lain : tempat/ ruang kerja. dan (sesuai UU No. Nilai Ambang Batas (NAB). dan semua benda-benda di sekitarnya. vapor. vapor. gangguan kesehatan atau rasa kenyamanan dan menyebabkan menurunnya efisiensi kerja diantara para pekerja. unsur fisika. logam berat. Antisipasi dan rekognisi . TLV (Threshold Limit Values). listrik. adalah kosentrasi rata-rata dari substansi diudara/tempat kerja yang mana memapar para pekerja selama jam kerja. adalah perpanduan ilmu (science) dan seni (art). cahaya.1 tahun 1970 ). dalam usaha mengantisipasi. rohani. (d) menempatkan tenaga kerja dalam suatu lingkungan kerja yang sesuai dengan faal badan dan rohaninya . adalah kadar suatu substansi dalam udara/tempat kerja yang merupakan pedoman pengendalian.. dll). 8 jam per hari 40 jam per minggu. . tekanan. lingkungan tempat kerja.

yaitu pemaparan terhadap bahan. Yang dimaksud proses dengan parameter adalah proses yang banyak mengutamakan tekanan.bahan berbahaya di tempat kerja atau dilingkungan kerja adalah ingin mengetahui apakah tingkat pemaparan yang sedang berjalan masih dibawah dari nilai batas pemaparan yang diperbolehkan oleh perundang. (5) Job Hazard Analysis (JHA) atau Job Safety Analysis/JSA ( metode observasi.negara antara lain Amerika Serikat. Eropa. (2) evaluasi pemaparan biologi. (2) Data satistik kecelakaan yang bersifat nasioanal atau sektoral. Australia dan Jepang.sumber informasi untuk mendapatkan suatu identifikasi bahaya. perubahan bahan baku dsb . aliran proses. dan (5) Pendidikan dan pelatihan karjawan Tekink – Teknik Identifikasi Mengidentifikasi daerah – daerah kritis atau bagian. Per 31/Men/X/2011. Pendekatan ini cenderung digunakan pada industri manufakturing. bahaya dapat diramalkan (foreseeable) yang timbul dari semua kegiatan yang berpotensi membahayakan kesehatan dan keselamatan.pelaksanaan program higiene industri/program lingkungan kerja dan Keselamatan kerja di industri terdiri dari 5 (lima ) komponen dasar.undangan. dan (4) Dampak terhadap lingkungan. review). tentang Nilai Ambang Batas (NAB) faktor fisika dan faktor kimia di tempat kerja. yaitu (1) evaluasi pemaparan (exposed) udara lingkungan kerja dan. (2)Jenis bahaya dan besarnya resiko. (4) Cheklist. Di Indonesia perihal batas pemaparan dituangkan dalan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. suhu. (3) Jumlah dan karakteristik tingkat pemaparan. Kanada. (3) Industrial Chemical Notification and Assessment Scheme (ICNAS). Penilaian resiko dimulai dari perkiraaan : (1 )Potensiko resiko bahaya. Sedangkan tujuan evaluasi bahaya. diskusi. yang didalam proses produksinya tidak menggunakan proses parameter yang bisa berubah. (4) Pengendalian bahaya (Hazard control). Istilah nilai ambang batas sama dengan Threshold Limit Values (TLV). Metode Sampling . Estimasi Resiko Secara Kualitatif Pendekatan quantitative dibuat dalam skalah frekwensi dan disesuaikan dengan standard yang ditetapkan oleh perusahaan. Inggris. yaitu melalui : (1) Material Safety Data Sheets (MSDS). Dengan chek list dan monitoring akan mendapatkan data atau sumber-sumber informasi tersebut. Sumber.bagian dalam rencana dianggap lemah atau menurut dugaan kemungkinan terjadinya penyimpangan adanya resiko bahaya yang lebih besar. Evaluasi Bahaya Ada dua macam evaluasi bahaya . (6) Failure Mode Effect Analysis (FMEA).ubah. Evaluasi Program Dalam mengevaluasi pelaksanaan program analisa resiko bahaya di industri dalam menghindari atau memanimalkan resiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta segala bentuk kerugian perusahan yang diakibatkan oleh faktor -faktor Keselamatan dan Kesehatan Kerja : IV. (7) Hazard Operability Study (HAZOP) Penilaian Resiko Bahaya. meliputi : (1) Pengenalan bahaya beresiko (Hazard regenition ) (2) Idenfikasi bahaya (Hazard identification) (3) Evaluasi bahaya (Hazard evaluation ). dalam kepustakaan bahasa Inggris di negara.

(a) Direct reading (real time sampling). Teknik Sampling Kulaitas Udara Teknik sampling kualitas udara dilihat lokasi pemantauannya terbagi dalam dua kategori yaitu (a) teknik sampling udara emisi . prosedur dan operator (teknisi. (2) Biological monitoring of exposure. Metode analisa Teknik pengumpulan gas yang umum digunakan untuk menangkap gas pencemar di udara adalah dengan teknik adsorpsi. pendinginan dan pengumpulan pada kantong udara (bag sampler atau tube sampler). yaitu pengukuran dan pengkajian bahan kimia atau metabolitnya dalam jaringan tubuh. (b) Sampling inegerated (sampling medium). untuk menilai pemaparan dan resikonya terhadap kesehatan. sekret.Program Monitoring Monitoring didefenisikan sebagai aktivitas yang terkait dengan kesehatan pekerja. (OSHA = Occupational Safety and Health Administration). maka dari mulai pengambilan contoh udara ( sampling) sampai dengan analisis di laboratorium harus menggunakan peralatan. Media sampling merupakan bahan yang digunakan untuk mengukur kontaminan melalui proses penganalisaan di laboratorium untuk menentukan kosentarsi kontaminan yang ada dalam udara . yaitu . laboran .program pemeriksaan kesehatan secara berkala pada tenaga kerja yang terpapar (exposed) Program-program monitoring ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelompok pekerja yang beresiko tinggi. teknik pengambilan sampel kualitas udara ambien saat ini terbagi dalam dua kelompok besar yaitu pemantauan kualitas udara secara aktif (konvensional) dan secara pasif.analis dan chemist) yang dapat dipertanggung jawabkan . Teknik Pengumpulan Sampel Teknik pengukuran udara di lngkungan tempat kerja bertujuan untuk mengetahui konsentrasi zat pencemar yang ada di udara. diantaranya untuk mengetahui tingkat pencemaran udara di lingkungan tempat kerja atau untuk menilai keberhasilan program pengendalian pencemaran udara yang sedang dijalankan. Untuk mendapatkan hasil pengukuran yang valid (yang representatif) . dan juga di negara Eropa (EEC = European Economic Community ).dan (b) teknik sampling udara ambien. desorbsi. Teknik sampling kualitas udara ambien adalah sampling kualitas udara pada media penerima polutan udara/emisi udara. misalnya di udara/atmospheric monitoring. yaitu pekerja yang berkontak langsung dengan produk dalam suatu line produksi . yang dilakukan secara sistematis atau berulang -ulang yang dirancang untuk kemudian dapat dilakukan tindakan perbaikan atau koreksi batasan ini dipakai (NIOSH = National Instiatute of Occupational Safety and Health) . . Data hasil pengukuran tersebut sangat diperlukan untuk berbagai kepentingan. Ada tiga macam program monitorig yang dapat dipakai untuk mengevaluasi resiko keselamatan dan kesehatan kerja karena pemaparan (exposed) di tempat kerja : (1) Ambient monitoring. Untuk sampling kualitas udara ambien. apakah tingkat pemaparan yang sedang berjalan masih dibawah dari nilai batas pemaparan yang diperbolehkan oleh perundangundangan atau membandingkan dengan rujukan yang sesuai. Sampling udara emisi adalah teknik sampling udara pada sumbernya seperti cerobong pabrik dan saluran knalpot kendaraan bermotor. Metode Sampling Secara umum pendekatan cara sampling dilakukan dengan dua cara. yaitu pengukuran terhadap bahan yang ada diluar atau disekitar kita. yaitu program. (3) Health surveillance.

pereaksi kimia . Untuk itu. Metode 704 A) Prinsip Dasar SO2 di udara diserap/diabsoprsi oleh larutan kalium tetra kloromercurate (absorbent) dengan laju flowrate 1 liter/menit. Acuan : metode pararosaniline-spectrofotometri (referensi : Methods of air sampling and analysis 3rd edition James P. Elektron pada posisi tereksitasi akan kembali ke posisi ground state dengan melepaskan energi dalam bentuk panjang gelombang tertentu . flowmeter dan pompa vacuum. dalam pelaksanaannya harus digunakan alat absorber . Teknik ini digunakan untuk pengumpulan gas-gas organik seperti senyawa hidrokarbon .JR. Pereaksi kimia yang digunakan harus spesifik artinya hanya dapat bereaksi dengan gas pencemar tertentu yang akan di analisis.4. Metode ini praktis mudah dioperasikan . diperlihatkan skema alat SO2 analyzer. TENAX-GC atau Amberlite XAD). sehingga volume gas /udara yang dikumpulkan dapat diketahui.4. Dalam melakukan pengumpulan gas pencemar dengan metode ini . Dengan penambahan pararosaniline dan formaldehide akan membentuk senyawa pararosaniline metil sulfonat yang berwarna ungu kemerahan. Susunan Peralatan Pengumpulan Gas /Debu Untuk pengumpulan contoh gas pencemar atau debu diperlukan peralatan pengambilan contoh udara yang pada umumnya terdiri dari collector.Teknik Adsorpsi Teknik adsorpsi adalah teknik pengumpulan gas berdasarkan kemampuan gas pencemar terabsorpsi /bereaksi dengan larutan pereaksi spesifik (larutan absorben). benzene. Dasar pengukuran gas SO2 dengan UV-spectrofotometri. SO2 bereaksi dengan kalium tetra kloromercurate membentuk komplek diklorosulfitomercurate . stabil dan akurat. sangat dipengarhui oleh sistem kalibrasi alat tersebut . Prinsip dasar pengukuran gas SO2 dengan sinar ultra violet adalah berdasarkan kemampuan molekul SO2 berinteraksi dengan cahaya pada panjang gelombang 190 –230 nm.Lodge. toluene dan berbagai jenis senyawa organik yang mampu terserap pada permukaan adsorben yang digunakan Metode pengukuran (Sulfur dioksida -SO2) di udara Metode Metode yang digunakan untuk pengujian kadar SO2 di udara memakai metode pararosaniline-spectrofotometri. V. metode ini metode yang dipakai untuk alat pemantauan kualitas udara scara automatik dan kontinyu. Dengan mengukur intensitas cahaya tersebut maka dapat ditentukan konsentrasi gas SO2. Jenis adsorben yang umum digunakan adalah karbon aktif. Flowmeter (rotameter ) : berfungsi untuk mengetahui laju aliran udara ambien yang terkumpul. perlu diperhatikan efisiensi pengumpulan gas pencemar . waktu sampling dan laju aliran yang sesuai dengan prosedur standar yang ditetapkan. Perlu diketahui bahwa ketelitian dan keakuratan metode ini . Konfigurasi susunan peralatan sampling gas yang umum adalah sebagai berikut: Teknik desorbsi Teknik desorbsi berdasarkan kemampuan gas pencemar terdesorbsi pada permukaan padat adsorbent . menyebabkan elektron terluar dari molekul gas SO2 akan tereksitasi pada tingkat energi yang lebih tinggi (excited state). Lingkungan Kerja Fisika . Pompa vacuum : berfungsi untuk menarik gas /udara dari luar masuk ke dalam colletor dan flowmeter. Pada gambar. Intensitas warna diukur dengan spectrofotometer pada panjang gelombang 560 nm..

(b) Memilih metode.kereta apai. diJerman dan Negara. 1993). dari kurva gelombang/panjang gelombang yang mempunyai intensitas sampai ketelinga setiap detik. Besarnya tekanan yang membuat fluktuasi tekanan atmosfir ini. poeer plant Teknik pengendalian bising Setelah melakukan identifikasi bahaya bising. sedangkan percakapan antar manusia antara 250 Hz sampai dengan 3. dominan pada rentang frekwensi 8 – 100 Hz. tahu 1990 angka ini meningkat hingga 30 juta orang.Negara berkembang lainnya sebayak 4 -5 juta. (6) Bising Frekwensi Rendah . bahan-bahan termasuk desain instalasi.00002 Pascal dengan frequensi 1k Hz) yang tepat dapat didengar oleh telinga normal (WHO. tahun 1981 kurang lebih 9 Juta orang terpapar bising ditemapat kerja lebih besar dari 85 dBA. yaitu noise secara terus menerus dengan level spektrum yang konstan dengan lama waktu pemaparan selama 8 jam kerja per-hari atau 40 jam per-minggu. Arus energi persatuan luas. pada industri manufaktur.1. Untuk menentukan tinggi rendahnya nada suara tergantung atas besarnya frequensi yang diberikan oleh sumber suara. yang merupakan arus energi yang berbentuk gelombang suara dan mempunyai tekanan yang berubah-ubah tergantung pada sumbernya (kebisingan) hingga sampai pada telinga dan meramgsang pendengaran. (atau 0.mikrobars ( Kebisingan industri Lingkungan industri kebisingan berasal lebih dari satu sumber bunyi yang tidak bias diabaikan. Newton per meter kodrat (N/m2). gear box. (4) Bising Fluktuatif . (5) Bising Nada Tunggal . Noise /bising Noise /bising adalah suara yang tidak diingginkan yang berasal dari sumber suara. yaitu Noise secara implusive yang sifatnya berupa kejutan. (2) Intermittent Noise .B 1988 : 176).diperkrakran 120 juta orang memiliki masalah kehilangan daya dengar. Pemaparan bising di tempat kerja. merupakan bising yang dominan pada sebuah frekwensi.5.000 Hz (3k Hz). tipe ini terdapat pada mesin-mesin diesel besar.000 Hertz. bukan dihitung dengan rata-rata. Banyak pendekatan yang digunakan untuk perhitungan intesitas bunyi dengan decibel logaritme. dengan satuan mikropascal (µPa).0002 dyne/cm2 dengan frequensi 1. J. Contoh .Suara yang dapat diterima/ didengar oleh telinga manusia dalam rentang 20 Hz samapai dengan 20. Kecepatan bunyi ( V ) tergantung pada jumlah panjang ) dan sebesar frequensi ( f ) :gelombang ( Intensitas : (dB) . atau dyne per centimeter kodrat (dyne/cm2).000 Hz (20k Hz). bising motor pada mesin. Karakteristik Noise /bising Frequensi (Hz) Dinyatakan dalam waktu getaran per-detik atau disebut Hertz. di Amerika Serikat. (3) Impact-Type Noise . biasanya dinyatakan dalam satuan logaritma yang disebut desibel (dB) dengan perbandingan tekanan dasar sebesar 0. bars). (Olishifsky.urutan langkah yang diambil dala melakukan teknik pegendalian kesisingan adalh sebagai berikut : (a) Melakukan studi kelayakan. (c) Melakukan evaluasi terhadap .Telingah manusia umumnya memiliki sensitifitas pada frekwensi antara 1000 Hz hingga 4000 Hz Velocity/kecepatan. 12 – 15 % dari keseluruhan pekerja terpapar bising lebih besar 85 dBA Jenis paparan bising Secara garis besar sumber kebisingan terdiri dari : (1)Kontinu Noise . fan dan pompa. merupakan ukuran dari kekuatan gelombang suara. tingkat kebisingan naik turun secara cepat. yaitu noise secara terputusputus dalam selang waktu tertentu.

Isolasi yang kecil saja dapat memacu timbulnya efek resonansi dari beberapa bagian/struktur. banyak dijumpai adanya bermacam bentuk serta ukuran mesin. Pengertian Getaran/vibrasi adalah gerak isolasi periodik yang bergerak bolak.elemen mesin serta gaya.rata.efek dinamis dari toleransi.elemen tersebut. Contoh sederhana untuk menunjukkan suatu getaran adalah pegas. Getran/Vibrasi Dalam proses industri.balik melalui lintasan yang sama. kontak. dan analisa getaran dapat dipergunakan untuk mendiagnosa kondisi suatu mesin.Gupta 1984 : 6 – 7). Getaran Mesin Getaran mesin adalah gerakan suatu bagian mesin maju dan mundur (bolak-balik) dari keadaan diam/netral. sehingga pengukuran. dimana terjadi suatu cycle (putaran) dalam selang wakru satu detik (rad/sec). Tujuan utamanya adalah untuk mengamankan mesin dan memprediksi kerusakan yang akan mungkin terjadi Umumnya getaran/vibrasi terjadi karena adanya efek.Frekuensi Getaran. Adanya unbalance (ketidakseimbangan) putaran akan menimbulkan getaran dengan level tinggi pada frekuensi yang sama dengan rpm poros itu sendiri.karakteristik getaran yang penting antara lain adalah . Rao & K. Untuk mengatasi masalah tersebut diatas. sebagai contoh – adanya roda gigi yang telah aus akan menimbulkan getaran dengan amplitude yang tinggi pada frekuensi sesuai dengan frekuensi toothmesh (RPM kali jumlah gigi). dan tingkat Root Mean. dan (d) Mengimplementasikan perubahan dan modifikasi 5. terbuangnya jam kerja karyawan serta pengeluaran biaya perbaikan yang mahal.kontak berputar dan bergesek antara elemen. sehingga tindakan penyelamatan dapat cepat diambil jika kondisi batas tersebut dicapai dan kerusakan lebih parah dapat dihindari. Karakteristik getaran Menurut (R. Dengan teknik ini suatu mesin yang berputar dapat dimonitor pada posisi tertentu untuk mengetahui kondisinya. Kondisi suatu mesin dan masalahmasalah mekanik yang terjadi dapat diketahui dengan mengukur karakteristik getaran pada mesin tersebut. Teknologi pengukuran getaran telah berkembang dengan pesat dan bisa dipakai untuk menyelidiki dan memonitor kondisi mesin-mesin modern yang mempunyai putaran tinggi.S. yang selain kerjanya rumit . Sifat-sifat getaran yang ditimbulkan pada suatu mesin dapat menggambarkan kondisi gerakan-gerakan yang tidak diinginkan pada komponen – komponen mesin. dan diperkuat sehingga menjadi sumber. Kerusakan yang tedadi secara mendadak dari mesin-mesin yang sedang dioperasikan akan berakibat terhentinya proses produksi. Kecepatan Getaran (Vibration Velocity). perengganan. diperlukan usaha perawatan serta mengetahui kondisi-kondisi dan batas dari mesin yang dioperasikan. titik rata. (F=0). karakteristik yang menetapkan besarnya tingkat getaran ditentukan oleh amplitude getaran yang berhubungan antara titik puncak ke puncak.sumber kebisingan dan getaran utama.2. Karakteristik.toleransi perapatan. Percepatan Getaran (Vibration Acceleration). (Vibration Displacement).metode pengendalian bising yang hendak diaplikasikan. yaitu disebut frequensi dalam satuan hertz = Hz. dan Phase Getaran Frekuensi Getaran Gerakan periodik atau getaran selalu berhubungan dengan frekuensi yang menyatakan .gaya yang menimbulkan suatu momen yang tidak seimbang pada elemen. Perpindahan Getaran. titik puncak.

maka getaran tersebut pasti mempunyai kecepatan. Perpindahan Getaran ( Vibration Displacement ) Jarak yang ditempuh dari suatu puncak (A) ke puncak yang lain (C) disebut perpindahan dari puncak ke puncak (peak to peak displacement). Jika perengganan.bagian mesin yang sedang diselidiki. Pada gerak periodik (getaran) seperti pada gambar.087inc/det2 atau 32. Phase Getaran Pengukuran phase getaran memberikan informasi untuk menentukan bagaimana suatu bagian bergetar relatif terhadap bagian yang lain. dititik A atau C kecepatan getaran adalah nol tetapi pada bagian-bagian tersebut akan mengalami percepatan yang maksimum.665cm/det2(386.2. nilai peak = 1. Sesuai dengan perjanjian intemasional satuan gravitasi pada permukaan bumi adalah 980. dalam 1 menit maka frekwensi getaran mesin tersebut adalah 60 CPM. Hubungan antara frekuensi dan periode suatu getaran dapat dinyatakan dengan rumus sederhana: frekuensi = 1/periode frekuensi dari getaran tersebut biasanya dinyatakan sebagai jumlah siklus getaran yang terjadi tiap menit (CPM = Cycles Per Minute). Percepatan getaran pada umumnya dinyatakan dalam.1739 feet/40).414 x nilai RMS Percepatan Getaran ( Acceleration ) Karakteristik getaran lain dan juga penting adalah percepatan. Secara teknis percepatan adalah laju perubahan dari kecepatan.12. Pengukuran perpindahan (deplacement) lebih menitik beratkan pada komponen. Sebagai contoh sebuah mesin bergetar 60 kali (siklus.perengganan kecil antara bagian. Sedang pada titik B (netral) percepatan getaran adalah nol. karena perpindahan yang cukup besar terjadi pada frequensi putaran poros engkol (terutama pada motor. satuan ―g‘s‘ peak. atau untuk menentukan posisi suatu bagian yang bergetar pada suatu saat. Kecepatan Getaran ( Vibration Velocity ) Karena getaran merupakan suatu gerakan.banyaknya gerakan bolak-balik (satu siklus penuh) tiap satuan waktu. dan digunakan sebagai petunjuknya adanya ketidak seimbangan (unbalance) pada bagian. dimana satu ―g‖ adalah percepatan yang disebabkan oleh gaya gravitasi pada permukaan bumi.komponen frequensi rendah. kecepatan maksimum terjadi pada titik B (posisi netral) sedangkan kecepatan minimum (=O) terjadi pada titik A dan titik C. Frekuensi bisa juga dinyatakan dalam CPS (Cycles Per Second) atau Hertz dan putaran dinyatakandalam revolution per minute (RPM).bagian mesin yang berputar. Karena kecepatan ini selalu berubah secara sinusoida. maka perpindahan getaran/vibrasi menjadi pertimbangan. Kecepatan getaran ini biasanya dalam satuan mm/det (peak). 5. maka seringkali digunakan pula satuan mm/sec (RMS).motor putaran tinggi). terhadap suatu referensi atau terhadap bagian lain yang bergetar dengan frekuensi yang sama. dan sebaliknya pengukuran percepatan (acceleration) akan menitik beratkan pada frequensi tinggi. Pada gambar 1. Beberapa contoh pengukuran phase : Pola Pemaparan Rekomendasi Internasional yang menyangkut hubungan getaran/vibrasi dengan tubuh manusia berdasarkan Internasional Standard Organisation ISO 2631 – 1978 menetapkan kurva batas untuk lama berlangsungnya getaran/vibrasi dari 1 menit hingga 12 jam didaerah . Perpindahan tersebut pada umumnya dinyatakan dalam satuan mikron (μm) atau mils.

maka sistem pada tubuh akan beresonasi terhadap getaran seperti pada gambar. struktur mata 30 – 80 hz. sementara ditempat yang lain dia harus berusaha lebih keras. kaki bagi orang yang berdiri. dan juga agar diserasikan dengan ruangan/tempat (spatial). sehingga memungkinkan tenaga kerja untuk melihat benda-benda secara jelas.19. kelelahan mental.frequensi dimana tubuh manusia paling peka. tubuh manusia yang paling peka menerima getaran antara 5 – 1. dan kerusakan alat penglihatan.1995-1996: 80) Internasional Standard ISO 5349 (1986)/ANSI. Istilah-istilah yang paling sering digunakan didalam design dan evaluasi pada tempattempat atau ruangan -ruangan yang diberi pencahayaan meliputi : intensitas illuminasi. Lebih dari pada itu pencahayaan yang baik akan mengurangi kekeliruan-kekeliruan dalam pekerjaan yang bersifat visual. yaitu intensitas cahaya yang dibutuhkan guna membantu mata untuk melihat dan memeriksa dalam suatu pekerjaan dalam suatu proses produksi guna mengurangi kecelakaan kerja .Men/1999. 25 hz. Untuk susunan demikian merupakan massa penghantar getaran mekanis yang sesuai dengan frequensi getaran tubuh manusia. NAB (Nilai Ambang Batas) faktor fisika dari getaran yang diizinkan di tempat kerja. kelalahan mata.efek kesehatan dari pencahayaan adalah . Suatu hal yang perlu diperhatikan ialah kenapa seseorang disuatu tempat dapat melihat benda-benda dengan mudah dan cepat. mengadakan rekomendasi tentang kualitas dan jumlah pencahayaan dan prosedur design. adalah dengan melakukan survey dan evaluasi secara priodik . 5. Lighting/Pencahayaan Permasalahan pencahayaan adalah berhubungan dengan sifat-sifat indera penglihatan manusia serta usaha-usaha yang dilakukan untuk melihat benda-benda yang ada disekitarnya dengan mudah.34.dan dibandigkan dengan.S3. dan tungkai 2 – 20 hz).Metode uji : Seperti yang didefinisikan oleh (ISO 5349:1986. keluhan. Suatu cara untuk menilai apakah pencahayaan sudah didesign dan diatur dengan semestinya. dan (3) seluruh tubuh bagi orang yang berbaring. mengurangi kecelakaan dan mendatangkan suasana yang lebih kondusif dilingkungan kerja. yaitu antara 1 Hz sampai dengan 80 Hz. Keadaan ini akan menimbulkan rasa aman bagi tenaga kerja selama dia berkerja sehingga memungkinkan mereka untuk bekerja dengan produktif. Pengukuran getaran dilakukan dengan menggunakan alat khusus.. cepat dan tanpa upaya-upaya yang tidak perlu. Kerangka tubuh manusia. Menurut (ACGIH. alatalat dan otot memiliki sifat elastis dan kelembaban secara bersama-sama menerima frequensi dan intensitas getaran dari sumbernya. sistem lengan bahu 4 – 5 hz. Pencahayaan perlu didesign sebagaimana mestinya agar sesuai dengan kebutuhan cahaya disuatu tempat dengan jenis pekerjaan tertentu.3. misalnya pada (kepala ca. Pencahayaan dilingkungan kerja akan memberikan jarak penglihatan kepada benda-benda serta kesadaran ruang dan jarak (space). sistem dada dan perut 10 – 12 hz. . berdasarkan Kepmenaker Nomor : Kep-51. (2) pantat bagi orang yang duduk.sakit kepala sekitar mata.Didalam survey dan evaluasi pencahayaan pada suatu lingkungan kerja adalah penting untuk menjalankan suatu survey yang efektif dan ini dapat dilakukan dengan pengetahuan tentang terminologi pencahayaan.34-1986).keluhan didaerah mata. ANSI S3. Termologi Pencahayaan Lighting.500 Hz Pengukuran Getaran di Tempat Kerja Salah satu pengukuran lingkungan yang dilakukan di tempat kerja adalah pengukuran getaran yang dlakukan pada titik-titik yang terdapat kontak atau terdapat aktifitas dari pekerja. 5. sekaligus termasuk rencana prosedur perbaikannya nanti. Seluruh hasil pengukuran di catat dan di dokumentasikan. Sedangkan efek. yaitu Vibration Meter. dimana tubuh terkena getaran/vibrasi melalui : (1).

akan mempunyai level illuminasi 100 footcandles. Sebuah sumber cahaya 100 lm jatuh pada permukaan meja seluas 1 ft2 . memperbesar produksi. Huruf-huruf pada circuit board printer lebih sukar dilihat dibandingkan apabila huruf-huruf itu telah tercetak dihalaman kertas meskipun ukuran huruf itu sama kecilnya. Suatu permukaan yang mancarkan I lm/ft2 mempunyai luminance sebesar 1 footlambert. Kegunaan pencahayaan dilingkungan industri adalah untuk melihat dengan mudah pekerjaanpekerjaan yang bersifat visual. Adalah banyaknya cahaya yang jatuh pada permukaan sebuah bidang. Sebuah lampu neon 40 watt mempunyai luminance ± 240 footlambert. dan menjaga/mempertahankan efisiensi kerja. maka level illuminasi diukur dalam satuan lux. 1 candle = 4  lumen Lumen. Tajam Visual . 1 lux (lx) = 1 lumen (lm) per meter kodrat. (b) peka kontras. adalah kemampuan untuk membedakan secara cermat antara objek dengan pelatarannya. Pencahayaan tempat kerja akan berpengaruh secara langsung terhadap kapasitas visual pekerja Kapasitas Visual Pekerja. Level illuminasi. memberikan lingkungan kerja yang aman. Pekerjaan melihat dalam keadaan kurang kontras misalnya melihat noda abu-abu pada pakaian berwarna akan lebih sukar daripada melihat noda itu pada pakaian putih. dan (c) kecepatan persepsi. Satuan-satuan yang paling sering adalah : candela. Jika permukaan diukur dalam satuan m2 maka luminance diukur dalam satuan Candelas / m2 . derajat kesulitan bagi para pekerjanya akan bervariasi tergantung dari : (a) tajam visual. Pencahayaan Untuk Penyelenggaraan Pekerjaan. Begitu pula suatu permukaan berjarak 1 ft dari suatu sumber cahaya dengan intensitas 100 Candela. diukur dalam satuan footcandle atau lux.lumen. Luminance ( kecerahan ). Intensitas ( kadar ) illuminasi. adalah kemampuan untuk mengenali perbedaan meskipun sangat sedikit. Pekerjaan-pekerjaan yang bersifat visual di industri. Luminance atau photometric brightness adalah ukuran dari banyaknya cahaya yang dipancarkan dari permukaan sebuah sumber sinar atau cahaya yang terpantul dari suatu permukaan yang dikenai cahaya. maka level illuminasi pada permukaan meja adalah 100 footcandles. luminance dan reflectance. lumen. Lumen ( lm ) adalah satuan ukuran dari aliran sinar yang keluar dari sumber sinar. footcandle atau lux dan footlambert. . Satuan dari intensitas illuminasi adalah ―candela ( Cd ) yang berasal dari kata candle ( = lilin ). Keuntungan yang diperoleh dari pencahayaan yang baik antara lain : mengurangi kekeliruan/resiko kecelakaan. Peka Kontras. level illuminasi. Sebuah lampu pijar 100 watt mengeluarkan sinar mula-mula 1700 lm keseluruh arah dan fluorescent lamp (neon) mengeluarkan mula-mula 3200 lm. Jika area permukaan yang dikenai sinar tersebut diukur dalam satuan meter persegi (m2). Satuan yang dipakai adalah footlambert apabila area permukaan itu dihitung dalam squarefoot (ft2). Menunjukkan berapa banyak cahaya (kepadatan cahaya) yang dikeluarkan oleh suatu sumber cahaya dengan arah tertentu. dan memperbaiki housekeeping.

bahwa meningkatnya level illuminasi dari 10 lux ke 1000 lux menimbulkan kenaikan tajam visual dari 100 -ke 170 %. Dan dengan pertimbangan ini juga akan membantu dalam hal efisiensi pencahayaan itu sendiri. Untuk menghindari silau ini sebaiknya diatur sebagai berikut . Sudut antara garis pandang harizontal dengan garis penghubung antara mata dan sumber cahaya sebaiknya lebih dari 300 . dan ruang kerja lainnya. mesin-mesin dan lain-lain perkakas kerja yang berkilauan atau yang dipolis. Pada saat yang sama akan berkurangnya ketegangan otot serta angka kedipan mata. sedangkan kemampuan visual sangat tergantung pada kecerahan bidang visualnya. alat-alat : 30 – 50 %. Didalam ruang kerja. Pada kebanyakan ruangan-ruangan tamu. Prosedur dan rekomendasi Indonesia (Permen Perburuhan No. jumlah cahaya yang dipantulkan dari berbagai permukaan sebaiknya : langit-langit. Dalam praktek ternyata apabila ada peningkatan pada tajam visual maka secara serentak akan dibarengi pula oleh peningkatan peka kontras dan kecepatan persepsi. serta efek silau yang disebabkan oleh pencahayaan itu sendiri. sedangkan silau relatif adalah akibat pencahayaan terlalu tinggi yang mengenai bidang visual sehingga menimbulkan kontras yang terlalu besar. Misalanya pekerjaan tidak cermat. mesin. adalah waktu yang diperlukan antara pada saat melihat suatu objek dengan persepsi visualnya. data rekording US IES = American Illuminating Engineering Society Society Mengatur pencahayaan Kualitas pencahayaan selain ditentukan oleh level illuminasi dari sumber cahaya adalah juga dipengaruhi oleh daya pantul (reflectance) dari permukaan bidang-bidang yang dikenai oleh cahaya. Pencahayaan Tempat Kerja Derajat kesulitan untuk melihat berdasarkan pada kapasitas visual pekerja dipakai sebagai dasar untuk menentukan level illuminasi pada area-area kerja dan jenis pekerjaannya. Silau mutlak adalah silau akibat pencahayaan yang terlalu tinggi atau pencahayaan langsung menerpa mata. contohnya menumpuk barang level ilumunasiasi sesuai jenis pekerjaan antara 80 – 170 lux Standart.Kecepatan Persepsi.07/1964). penempatan sumber cahaya (lampu) dan efek pantulannya oleh permukaan yang dipolis (mengkilap) akan menimbulkan silau mutlak maupun silau relatif. dan peka kontras menjadi 450 %. Kecepatan persepsi meningkat bersamaan dengan meningkatnya kecerahan dan kekontrasan antara objek dengan pelatarannya. Ini dibuktikan dari percobaan oleh Lukiesh. karena akan menentukan kecerahan (luminance) didalam ruang kerja. 80 – 90 % . lantai : 20 – 40 %. mebel : 25 – 45 %. Untuk menghindari silau karena pantulan tempat kerja harus diletakkan sedemikian rupa sehingga ―garis pandang‖ yang paling sering dipakai jangan berimpit dengan cahaya yang terpantul. Produktifitas pencahayaan Banyak penelitian yang menunjukkan kenaikan produksi dengan jalan memperbaiki level . kantor.Jangan ada sumber cahaya yang ditempatkan pada bidang visual pekerja. ruang kelas. Oleh karena itu pemilihan atas warna dan bahan untuk dinding ruangan dan segala perabotan didalamnya perlu diperhitungkan. Keadaan ini boleh jadi disebabkan berkurangnya ketegangan syaraf karena meningkatnya level illuminasi tersebut. Sebaiknya dihindarkan pemakaian perabot. Daya pantul dari bidang permukaan didalam ruangan kerja menjadi penting untuk diperhatikan sama penting dengan kekuatan sumber cahaya itu sendiri. dinding : 40 – 60 %. American National Standard Practice for Industrial Lighting. Sumber cahaya yang tidak disaring jangan dipakai diruang kerja.

Salah satu potensi bahaya yang terdapat di lingkungan kerja dan mendapat perhatian khusus adalah panas. Hormone tiroid Fungsi tiroksin adalah meningkatkan aktivitas hamper semua reaksi kimia dalam tubuh sehingga peningkatan kadar tiroksin dapat mempengaruhi laju metabolisme menjadi 50100% diatas normal. Disamping itu. Umumnya.illuminasi. Hal ini memberi dampak jumlah panas yang diproduksi tubuh menjadi berbeda pula. Hormone pertumbuhan Hormone pertumbuhan ( growth hormone ) dapat menyebabkan peningkatan kecepatan metabolisme sebesar 15-20%. Dalam penelitian ini. Faktor Yang Mempengaruhi Suhu Tubuh Kecepatan metabolisme basal Kecepatan metabolisme basal tiap individu berbeda-beda. rangsangan saraf simpatis dapat mencegah lemak coklat yang tertimbun dalam jaringan untuk dimetabolisme. Panas berlebih di tubuh baik akibat proses metabolisme tubuh maupun paparan panas dari lingkungan kerja dapat menimbulkan masalah kesehatan (heat strain) dari yang sangat ringan seperti heat rash. Dengan meningkatkan level illuminasi menjadi 1000 lux.6 % dan angka cacat berkurang cukup banyak sehingga biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan berkurang sebesar 24. produksi meningkat sebesar 4. heat cramps. Sedangkan hasil penelitian pada pabrik kapas di AS. Sebagaimana disebutkan pada uraian sebelumnya. sangat terkait dengan laju metabolisme. Hasil penelitian oleh sekelompok studi dari Jerman tentang efek dari level illuminasi terhadap kelelahan dan prestasi. 5. Panas/Heat Panas dapat didefinisikan sebagai energi dalam perjalanan dari objek suhu yang tingi ke objek suhu yang lebih rendah. rangsangan saraf simpatis ini dipengaruhi stress individu yang menyebabkan peningkatan produksi epineprin dan norepineprin yang meningkatkan metabolisme. Hasil serupa terjadi juga di negaranegara Eropa Barat lainnya.4. tingkat kelelahan menjadi paling rendah (berdasarkan pengukuran ambang rungu) dan jumlah kesalahan pada level ini juga berkurang.5 %. heat syncope. Akibatnya. heat exhaustion hingga yang serius yaitu heat stroke. produksi panas tubuh juga meningkat. meningkatnya produksi menurunnya kesalahan dan berkurangnya angka kecelakaan adalah sebagai manfaat langsung dari diperbaikinya pencahayaan. Rangsangan saraf simpatis Rangsangan saraf simpatis dapat menyebabkan kecepatan metabolisme menjadi 100% lebih cepat. . dengan menaikkan level illuminasi dari 170 ke 340 lux. maksimal peningkatan produksi dan pengurangan biaya pengobatan terjadi setelah level illuminasi dinaikkan menjadi 750 lux. Hamper seluruh metabolisme lemak coklat adalah produksi panas. Kenaikan itu sebagian disebabkan oleh efek langsung (persepsi visual yang makin cepat) dan sebagian lagi oleh sebab berkurangnya kelelahan.

Gangguan organ Kerusakan organ seperti trauma atau keganasan pada hipotalamus. adalah energi kinetic pada gerakan molekul. Perpindahan suhu antara manusia dan lingkungan terjadi sebagian besar melalui kulit.58 kilokalori. Setiap satu gram air yang mengalami evaporasi akan menyebabkan kehilangan panas tubuh sebesar 0. Berbagai zat pirogen yang dikeluarkan pada saai terjadi infeksi dapat merangsang peningkatan suhu tubuh. Evaporasi ini tidak dapat dikendalikan karena evaporasi terjadi akibat difusi molekul air secara terus menerus melalui kulit dan system . yaitu kecenderungan tubuh untuk terpapar langsung dengan benda relative jauh lebih kecil dari pada paparan dengan udara. Dengan demikian. Mekanisme Kehilangan Panas Melalui Kulit Radiasi (R). adalah perpindahan panas akibat paparan langsung kulit dengan bendabenda yang ada di sekitar tubuh. Sentuhan dengan benda umumnya memberi dampak kehilangan suhu yang kecil karena dua mekanisme.3 – 0. Konduksi (KOND). lingkungan dapat mempengaruhi suhu tubuh manusia. Biasanya proses kehilangan panas dengan mekanisme konduksi sangat kecil. dapat menyebabkan mekanisme regulasi suhu tubuh mengalami gangguan. suhu udara menjadi sama dan tidak terjadi lagi pertukaran panas. Panas . Tubuh manusia memancarkan gelombang panas ke segala penjuru tubuh. fluktuasi suhu lebih bervariasi dari pada laki-laki karena pengeluaran hormone progesterone pada masa ovulasi meningkatkan suhu tubuh sekitar 0. Evaporasi (E). dan sifat isolator benda menyebabkan proses perpindahan panas tidak dapat terjadi secara efektif terus menerus. Kelainan kulit berupa jumlah kelenjar keringat yang sedikit juga dapat menyebabkan mekanisme pengaturan suhu tubuh terganggu. Kecepatan aliran dalam fleksus arteriovenosa yang cukup tinggi (kadang mencapai 30% total curah jantung) akan menyebabkan konduksi panas dari inti tubuh ke kulit menjadi sangat efisien. Proses kehilangan panas melalui kulit dimungkinkan karena panas diedarkan melalui pembuluh darah dan juga disuplai langsung ke fleksus arteri kecil melalui anastomosis arteriovenosa yang mengandung banyak otot.Hal ini menyebabkan kehilangan panas terus menerus dengan kecepatan 12 – 16 kalori per jam. Pada kondisi individu tidak berkeringat. dapat memfasilitasi perpindahan panas tubuh. adalah mekanisme kehilangan panas tubuh dalam bentuk gelombang panas inframerah. menyebabkan peningkatan produksi panas. Sekali suhu udara bersentuhan dengan kulit.Hormone kelamin Hormone kelamin pria dapat meningkatkan kecepatan metabolisme basal kira-kira 10-15% kecepatan normal. artinya panas tubuh dapat hilang atau berkurang akibat lingkungan yang lebih dingin. Sebagian besar energi pada gerakan ini dapat di pindahkan ke udara bila suhu udara lebih dingin dari kulit. Gelombang inframerah yang dipancarkan dari tubuh memiliki panjang gelombang 5 – 20 mikrometer. atau penguapan air dari kulit . Lingkungan Suhu tubuh dapat mengalami pertukaran dengan lingkungan. Pada perempuan. kulit merupakan radiator panas yang efektif untuk keseimbangan suhu tubuh. Radiasi merupakan mekanisme kehilangan panas paling besar pada kulit (60%) atau 15% seluruh mekanisme kehilangan panas. Begitu juga sebaliknya.6°C di atas suhu basal. yang terjadi hanya proses pergerakan udara sehingga udara baru yang suhunya lebih dingin dari suhu tubuh. mekanisme evaporasi berlangsung sekitar 450 – 600 ml/hari.

(Climate Change and Health Office Safe Environments Programme Health Canada. 2005). Dari 483 tersebut 63 orang meninggal. diakibatkan oleh berkurangnya cairan tubuh atau volume darah. Gejala dari penyakit ini adalah detak jantung cepat. kulit pucat. panas. Berbagai penyakit tersebut meliputi: Heat rash . Konveksi (KONV) : Perpindahan panas dengan perantaraan gerakan molekul.. Di Jepang dari tahun 2001-2003 dilaporkan 483 ornag tidak masuk kerja selama lebih dari 4 hari karena penyakit akibat panas. Heat cramp . muak. Bergeron. (3)kecepatan gerakan dan (4) suhu radiasi. 2006). mual. (2) kelembaban udara . Suhu udara diukur dengan termometer dan disebut suhu kering. Penyakit ini mungkin terjadi pada sebagaian kecil area kulit atau bagian tubuh. adalah rangkaian sindrom/gangguan yang terjadi pada lebih dari satu/ sebagian anggota tubuh akibat heat stroke. Misalnya pada waktu dingin udara yang diikat/dilekat pada tubuh akan dipanaskan (dengan melalui konduksi dan radiasi) menjadi kurang padat. adalah penyakit gangguan panas yang mengancam nyawa yang terkait dengan pekerjaan pada kondisi sangat panas dan lembab. Penelitian lain di Amerika menunjukkan terjadi 400 kematian setiap tahun yang diakibatkan oleh tekanan panas (Tom P. Kematian tersebut diakibatkan oleh berbagai penyakit yang diakibatkan oleh terpaan panas pada tubuh. Tidak ada keringat di tubuh korban. gangguan ginjal dan gangguan psikiatri. kebingungan mental da pingsan. Meskipun telah diobati pada area yang sakit produksi keringat tidak akan kembali normal untuk 4 sampai 6 minggu. pening. suhu tubuh tinggi 40o C atau lebih. 2006) Monitoring lingkungan kerja panas Monitoring lingkungan kerja panas dilakukan dengan metode penilaian parameter ISBB . (Yoshi-ichiro KAMIJO and Hiroshi NOSE. Dari tahun 1995 hingga 2001 di Amerika juga tercatat ada 21 pemain sepakbola muda meninggal terkena akibat heatstroke (Michael F. Hal ini disebabkan karena ketidakseimbangan cairan dan garam selama melakukan kerja fisik yang berat di lingkungan yang panas Heat exhaustion . Multiorgan-dysfunction syndrome Continuum . pernapasan pendek dan cepat. pusing dan pingsan. kondisi lembab dimana keringat tidak mampu menguap dari kulit dan pakaian. gas atau cairan.sama dengan ― sling psychrometer‖ atau arsmann psychrometer‖ Pengaruh heat stress pada manusia Tekanan panas yang mengenai tubuh manusia dapat mengakibatkan berbagai permasalahan kesehatan hingga kematian. lemah. Heat syncope . 2005). Penyakit ini dapat menyebabkan koma dan kematian. merupakan gejala awal dari yang berpotensi menimbulkan penyakit akibat tekanan panas. Penyakit ini berkaitan dengan panas. dan kombinasi dari keempat faktor diatas dihubungkan dengan produksi panas . Sedangkan suhu dan kelembaban dapat diukur bersama. trauma dan lainnya. Biasanya ini kurang berperan dalam pertukaran panas. Gejalanya adalah keringat sangat banyak. adalah ganggunan induksi panas yang lebih serius. naik dan diganti udara yang lebih dingin. Pada musim panas tahun 95 100 penduduk chicago meninggal karena gelombang panas di musim panas. pening. Ciri dari gangguan ini adalah pening dan pingsan akibat berada dalam lingkungan panas pada waktu yang cukup lama. tekanan darah tinggi. Sedangakan cuaca kerja dalah kombinasi dari : (1) suhu udara. kulit kering dan tampak kebiruan atau kemerahan. tangan dan abdomen dan banyak mengeluarkan keringat. Penyakit lain yang bias timbul adalah penyakit jantung. Kondisi ini terjadi jika jumalah air yang dikeluarkan seperti keringat melebihi dari air yang diminum selama terkena panas. gejala dari penyakit ini adalah rasa nyeri dan kejang pada kakai. Moreau dan Michael Daater. Suhu tubuh antara (37°C – 40°C) Heat stroke . menggigil. pusing.pernafasan. disebut tekanan panas.

Cara Penilaian. disamping harus mempelajari teori terutama faktor-faktor yang sudah diperhitungkan didalamnya. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No.1 SK. Pertanian. Radiasi mengion dan tidak mengion Kasus Chernobyl. lab. Perhitungan Indeks Suhu Basah dan Bola (ISBB) menggunakan rumus atau dengan membaca monogram yang tersedia Rekomendasi ISBB 0C. kertas atau lapisan luar kulit mati. Elektromagnetik : X-Ray. ISBB = 0.7 SBA + 0. umumnya pengukuran dilakukan diluar gedung. Kep51/MEN/1999. dsb Pengendalian. gamma ray ( 2).2 SG + 0.3 SG ISBB = Indeks Suhu Basa dan Bola. Partikel : elektron. Pemasangan pagar. Membatasi waktu pemajanan.). ada beberapa parameter yang digunakan untuk menilai tingkat tekanan panas. rumus Yang di gunakan dalam gedung (indoor)adalah sebagai berikut . ratusan cedera berat. X-ray dan Gamma : Intensitas sinar x dan gamma berkurang secara exponensial dengan . Rumah sakit (kedokteran gigi. Emergency preparadness. dengan teknologi pengendalian . Indeks Suhu Basa dan Bola ISBB (0C) Tujuan pengujian iklim kerja dimaksud untukmengetahui tingkat tekanan panas yang diterima tenaga kerja yang terpapar. misalnya.(Rusia. rumus tersebut adalah sebagai berikut : ISBB = 0. 29 meninggal setlh dirawat Radiasi —– Memancar/menjalarnya energi melalui ruang/media dalam bentuk gelombang Radiasi 2 jenis : (a) Radiasi mengion (ioni radiation. poliethilen. Partikel beta :penyekatan denga bahan seperti aluminium dan plastik. Per 31/Men/X/2011.5.Pertambangan. kaca mata. dalam 0C (derajat celcius) SG = Suhu Globe/Bola. (1). Pelatihan dan pengawasan. Neutron :dihambat dengan penyekatan baahn yang mengandung kadar hidrogen tinggi. diakibatkan o/ disintegrasi atom membentuk ionRadiasi mengion dibagi 2 . Penggunaan APD(pakaian.Pembangkit tenaga nuklir. dalam 0C (derajat celcius) SBA = Suhu Basa Alami. Maksimalisasi jarak. kebocoran bhn radioaktif ratusan mil 2 pekerja meninggal seketika. Sumber Pemaparan Radiasi Mengion :Industri tabung sinar katoda. alpha. sehingga bahan cair seperti air. dalam 0C (derajat celcius) SK = Suhu Kering. dalam 0C (derajat celcius) 5.7 SBA + 0. yaitu dengan memperhitungkan radiasi sinar matahari (outdoor). tentang Nilai Ambang Batas (NAB) faktor fisika tempat kerja Rumus dasar Indeks Suhu Basa dan Bola (ISBB) atau Wet Bulb Globe Temprature (WBGT). Ledakan dan kebakaran terjadi pd reaktor uranium. 27 April 1986 ) . Partikel alpha : dapat dihambat dengan bahan tipis. parafin dan sebagainya banyak digunakan. dan (b) Radiasi tidak mengion (nonionizing radiation) Radiasi mengion Energi besar (diatas 12 Ev=elektro valensi). setiap parameter mempunyai kelebihan dan kekurangan untuk memilih parameter yang sesuai. proton. agar segera dapat dilakukn langkah-langkah pengendalian. Lembaga penelitian. sesuai standard Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor. netron. kesiap-siagaan jika terjadi keadaan darurat Penyekatan (shielding). menjauhkan tenaga kerja dari sumber radiasi. Isolasi peralatan dan daerah radiasi dg penyekatan. umum. label dan tanda peringatan bhy radiasi.(Indeks Suhu Basa dan Bola). radiologi. juga perlu pengalaman dalam penerapan dilapangan berdasarkan hal tersebut di pilih Indeks Suhu Basah dan Bola (ISBB). dengan ketebalan sp 1 cm.

dari segi efek yang ditimbulkan : (1) UV-A : 400-300 nm. memancarkan radiasi tampak (400-700 nm) . dapur peleburan. On Radiological Protection) :No practice shall be adopted unless its introduction produces a positive net benefit.ketebalan bahan. las listrik. tentang Nilai Ambang Batas (NAB) faktor fisika tempat kerja untuk radiasi gel mikro dengan frek.105-3. kanker pd anak2 Laser Bentuk Klasifikasi LASER (Standard internasional) Klas 1 : intensitas radiasi rendah. gangguan reproduksi dan dugaan leukemia Standar pemaparan Standar pemaparan gel. (b) : 1000 nm – 500 nm Sumber : lampu. trdiri dari . sistem komunikasi. sistem syaraf. ketidak nyamanan yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja Standar : Intensitas radiasi sinar tampak 10 mW/cm2 u/ 10. kulit terbakar (dugaan : gannguan reproduksi. economic and social factors being taken into account. lampu pemanas/pengering Efek kesehatan : Katarak pd mata. pigmentasi kulit. Efek untuk lingkungan kerja : pencahayaan kurang dan kesilauan (glare) : kelelahan.1015 Hz Sumber : sinar matahari. (b) – Sumber : dapur peleburan. radio. 3-300 GHz adalah 10 mW/cm2 berlaku untuk pemajanan seluruh tubuh dari satu sumber pemajanan atau lebih untuk waktu maksimum 6 menit Infra Red Spektrum : (a) : 1 mm – 1000 nmf : 3.108 Hz. 1014 – 3. pengelasan. The dose equivalent to individuals shall not exceed the limits recommended for the appropriate circumstances by the commission Radiasi tidak mengion (Non ionizing radiation) Radiasi pengion. (a) Energi rel. erythema pd kulit. katarak pd mata Gelombang Radio/TV Spektrum : (a) f : 3. rendah ( akan memudahkan absrbsi gel mikro ke dalam tubuh. jantung) Standar :10 mW/cm2 u/ radiasi infra red dg > 770 nm Radiasi Sinar Tampak (visible spectrum) Spektrum : (a) f : 3. (2) UV-B : 320-280 nm. lampu merkuri/halogen. (b) : 1000 m – 1 m Sumber : TV. Per 31/Men/X/2011.5.1014 Hz. reproduksi. pemotong logam Ultra violet dibagi 3. jantung. All exposure shall be kept as low as reasonably achievable (ALARA). Comm.1011 – 3. (3) UV-C : 200-180 nm.1014.5. (b) f : 3. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. radar Efek : Umumnya non thermal (medan listrik dan magnet) : gangguan sistem syaraf. tanpa resiko Klas 2 : intensitas rendah. sinar/pengelasan. Mikro. Radiasi menyebabkan gangguan sistem syaraf.000 dtk (3 jam) Ultra Violet Spektrum : (a) : 400 nm -180 nm. Semakin tebal dan tinggi berat jenis bahan maka semakin besar intensitas radiasi yang diserap Requirements of radiological protection (Int.1014 – 3.

Banyak bakteri penyebab penyakit timbul akibat kesehatan dan sanitasi yang buruk. dan sebagainya . visible a/ invisible. hepatitis. Bronchitis dan Infeksi saluran pernapasan lainnya seperti Pneumonia. sehingga bahaya dari faktor ini tidak dikenal. Maksudnya faktor biologi eksternal yang mengancam kesehatan diri kita saat bekerja. makanan yang tidak dimasak dan dipersiapkan dengan baik dan kontak dengan hewan atau orang yang terinfeksi. Mengambil makanan dan nutrisi dari jaringan yang mati dan hidup dari organisme atau hewan lain. Faktor biologi ditempat kerja umumnya dalam bentuk mikro organisma sebagai berikut : Bakteri : Bakteri mempunyai tiga bentuk dasar yaitu bulat (kokus). Mikroorganisme penyebab penyakit di tempat kerja Beberapa literatur telah menguraikan infeksi akibat organisme yang mungkin ditemukan di tempat kerja. cholera. lengkung dan batang (basil). diantaranya : Daerah pertanian : Llingkungan pertanian yang cenderung berupa tanah membuat pekerja dapat terinfeksi oleh mikroorganisme seperti : Tetanus. mikroorganisme yang mungkin ditemukan adalah bakteri penyebab penyakit saluran napas. Jamur : Jamur dapat berupa sel tunggal atau koloni. berbahaya VI. Infeksi Salmonella. Lingkungan Kerja Fakto Biologis di Tempat Kerja Dimana pun Anda bekerja dan apa pun bidang pekerjaan Anda. tetanus. cacing. dan sebagainya. immediate eye damage Klas 4: intensitas tinggi. Contoh penyakit yang diakibatkan oleh virus : influenza. lepra. seperti : Tbc. untuk itu virus harus menginfeksi sel inangnya yang khas. varicella.Klas 3A : intensitas lebih tinggi. Leptospirosis. tetapi berbentuk lebih komplek karena berupa multi sel. . faktor biologi merupakan salah satu bahaya yang kemungkinan ditemukan ditempat kerja. Virus tidak mampu bereplikasi. HIV. Asma bronkhiale atau keracunan Mycotoxins yang merupakan hasil metabolisme jamur. thypoid. Di lingkungan berdebu (Pertambangan atau pabrik) : Di tempat kerja seperti ini. Daerah peternakan : terutama yang mengolah kulit hewan serta produk-produk dari hewan Penyakit-penyakit yang mungkin ditemukan di peternakan seperti ini misalnya : Anthrax yang penularannya melalui bakteri yang tertelan atau terhirup. memancarkan radiasi tampak Klas 3B: intensitas tinggi. dikontrol. Brucellosis. diantisipasi dan cenderung diabaikan sampai suatu ketika menjadi keadaan yang sulit diperbaiki. Namun demikian seringkali luput dari perhatian.Virus : Virus mempunyai ukuran yang sangat kecil antara 16 – 300 nano meter. Contoh penyakit yang diakibatkan oleh bakteri : anthrax. tbc.

getaran. . Agar pekerja bisa nyaman dan produktif perlu upaya untuk meminimalkan bahaya di tempat kerja. (e) Membuat sistem pembersihan yang memungkinkan terbunuhnya mikroorganisme yang patogen pada system pendingin. bahaya faktor kimia. terutama untuk laboratorium yang menangani organisme atau bahan-bahan yang megandung organisme pathogen Di Perkantoran : terutama yang menggunakan pendingin tanpa ventilasi alami Para pekerja di perkantoran seperti itu dapat berisiko mengidap penyakit seperti : Humidifier fever yaitu suatu penyakit pada saluran pernapasan dan alergi yang disebabkan organisme yang hidup pada air yang terdapat pada system pendingin. Melakukan pengamatan terhadap bagaimana dampak sumber-sumber bahaya kimia dan fisika dapat mempengaruhi kesehatan pekerja dengan melakukan pengukuran. substitusi.faktor ergonomi dan psikologi. Legionnaire disease penyakit yang juga berhubungan dengan sistem pendingin dan akan lebih berbahaya pada pekerja dengan usia lanjut. pencahayaan. Menganalisa kondisi-kondisi yang dapat diukur untuk mencari permasalan yang timbul. NOx. (c)nImunisasi bagi pekerja yang berisiko tertular penyakit di tempat kerja.(b)Mengkarantina hewan yang terinfeksi dan vaksinasi.(f) Dengan mengenal bahaya dari faktor biologi dan bagaimana mengotrol dan mencegah penularannya diharapkan efek yang merugikan dapat dihindari.Di Laboratorium : Para pekerja di laboratorium mempunyai risiko yang besar terinfeksi. (2) Melalui mulut (makanan dan minuman). dsb. radiasi dsb. Higyene Industri Higiene industri adalah Ilmu dan seni yang mencurahkan perhatian pada pengenalan.. (3) Melalui kulit apabila terluka Mengontrol bahaya dari faktor biologi Faktor biologi dan juga bahaya-bahaya lainnya di tempat kerja dapat dihindari dengan pencegahan antara lain dengan : (a) Penggunaan masker yang baik untuk pekerja yang berisiko tertular lewat debu yang mengandung organism pathogen . permasalahanpermasalahan kerja serta resikonya. (d)Membersihkan semua debu yang ada di sistem pendingin paling tidak datu kali setiap bulan. CO.isolasi dan rekayasa enginering. NH3. jamur dsb. Faktor lingkungan kerja yang dapat menimbulkan bahaya di tempat kerja(occupational health hazards) adalah bahaya faktor fisika. Mengembangkan strategi sampling dan menggunakan peralatan-peralatan sampling yang dimiliki untuk mengukur seberapa besar sumber bahaya di tempat kerja. Pb. upaya administrasi dan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) Selama proses menganalisa seorang Industrial Hygienist melakukan:    Mengidentifikasi bahaya-bahaya yang mungkin dapat terjadi. iklim kerja/tekanan panas. Bahaya faktor fisika meliputi : kebisingan. evaluasi dan kontrol faktor lingkungan dan stress yang muncul di tempat kerja yang mungkin menyebabkan kesakitan. bakteri. Bahaya faktor bilogi meliputi virus. bahaya faktor biologi. Upaya untuk melakukan pengendalian bahaya tersebut meliputi: eliminasi. yaitu : (1)Melalui saluran pernapasan. Bahaya faktor kimia meliputi debu. Cara penularan kedalam tubuh manusia Banyak dari mikroorganisme ini dapat menyebabkan penyakit hanya setelah masuk kedalam tubuh manusia dan cara masuknya kedalam tubuh. gangguan kesehatan dan kesejahteraan atau menimbulkan ketidaknyamanan pada tenaga kerja maupun lingkungan.

sehingga seringkali menjadi korban dari industri tersebut. Latar Belakang Di era globalisasi saat ini banyak khasus-khasus yang terjadi di sebuah perusahaan tentang lalainya perusahaan tersebut akan kesehatan dan keselamatan para pekerja pekerjanya. misalnya: meningkatkan kecelakaan industri atau kecelakaan kerja. terutama Inggris. dan betapa pentingnya pencegahan terhadap dampak buruk tersebut di atas. dan masyarakat sekitar dari bahaya akibat kecelakaan kerja. Industrialisasi dapat mendatangkan kemakmuran. Membandingkan hasil sampling dengan standart atau petunjuk yang relevan untuk menentukkan apakah pengontrolan khusus diperlukan. munculnya penyakit akibat pekerjaan (occupational disease). dalam pelaksanaan pekerjaan sehari-harinya karyawan/pekerja di sektor industri maupun perkantoran. radiasi) dan faktor kimia. akan memiliki resiko bahaya di tempat kerjanya. Era ini ditandai dengan adanya pergeseran besar-besaran dalam penggunaan mesin-mesin produksi menggantikan tenaga kerja manusia. Pada awal industrialisasi. lingkungan hidup. faktor fisik (panas. dan meningkatkan kerusakan lingkungan atau ekosistem. tetapi bila tidak dikelola secara profesional akan dapat mendatangkan bencana. Padahal K3(Kesehatan dan Keselamatan Kerja) merupakan hal yang sangat penting bagi pekerja. Resiko ini bervariasi mulai dari yang paling ringan sampai yang paling berat. Eksistensi K3 sebenarnya muncul bersamaan dengan revolusi industri di Eropa. peralatan). efisien dan efektif maka diperlukan pengawasan kesehatan pekerja yang benar-benar nyata oleh pihak pengusaha dengan cara pemeriksaan kesehatan berkala maupun dengan jaminan kesehatan kerja sehingga dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja. dan bahkan sekaligus menyadari bahwa perlunya dikembangkan industri yang produktif. banyak masyarakat industri (industriawan maupun pekerja) yang belum siap mental. tergantung dengan jenis pekerjaannya. Seperti disebabkan karena faktor mekanik (proses kerja. Jerman dan Prancis serta revolusi industri di Amerika Serikat. Sadar betapa pentingnya industrialisasi bagi bangsa Indonesia. bising. Dengan adanya perubahan kearah industrialisasi tersebut maka konsekuensinya terjadi perubahan pola penyakit / kasus-kasus penyakit karena hubungan dengan pekerjaan. Padahal. perusahaan. .

Pengertian Peraturan Menaker No Per 01/MEN/1981 tentang Kewajiban Melapor Penyakit Akibat Kerja menyebutkan bahwa Penyakit Akibat Kerja (PAK) adalah setiap penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan atau lingkungan kerja. Pemajanan di tempat kerja sangat menentukan d. a. asbestosis) dan silikotuberkulosis yang silikosisnya merupakan faktor utama penyebab cacat atau kematian. Populasi pekerja b. Contohnya adalah keracunan Pb. Silikosis (Budiono. Kompensasi ada e. ‘penyakit yang disebabkan bahan kimia lainnya termasuk bahan obat. Penyakit paru dan saluran pernafasan (bronkhopulmoner) yang disebabkan oleh debu logam keras. sedangkan Keputusan Presiden RI No 22/1993 tentang Penyakit yang Timbul Karena Hubungan Kerja memuat jenis penyakit yang sama. Sugeng.PEMBAHASAN A. 2003) 2. Beberapa ciri penyakit akibat kerja adalah : a. b.1. . Asbestosis. Penyebab spesifik c.01/MEN/1981 mencantumkan 30 jenis penyakit. ditambah . Jenis Penyakit Akibat Kerja Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor PER. antrakosilikosis. Pneumokoniosis yang disebabkan oleh debu mineral pembentukan jaringan parut (silikosis.” Jenis penyakit akibat kerja tersebut adalah . Penyakit akibat kerja A.

Penyakit yang disebabkan oleh fosfor atau persenyawaannya yang beracun. t. Penyakit yang disebabkan oleh krom atau persenyawaannya yang beracun. i. o. q. hidrogensianida. Penyakit yang disebabkan oleh nitrogliserin atau ester asam nitrat lainnya. Penyakit yang disebabkan oleh arsen atau persenyawaannya yang beracun. n. r. Penyakit yang disebabkan oleh derivat nitro dan amina dari benzena atau homolognya yang beracun. g. e. s. Penyakit yang disebabkan oleh gas atau uap penyebab asfiksia atau keracunan seperti karbon monoksida. Asma akibat kerja yang disebabkan oleh penyebab sensitisasi dan zat perangsang yang dikenal yang berada dalam proses pekerjaan. Penyakit yang disebabkan oleh timbal atau persenyawaannya yang beracun. Penyakit yang disebabkan oleh alkohol.c. henep dan sisal (bissinosis) d. k. Alveolitis allergika yang disebabkan oleh faktor dari luar sebagai akibat penghirupan debu organik. Penyakit yang disebabkan oleh mangan atau persenyawaannya yang beracun. j. Penyakit yang disebabkan oleh derivat halogen dari persenyawaan hidrokarbon alifatik atau aromatik yang beracun. Penyakit yang disebabkan oleh benzena atau homolognya yang beracun. Penyakit yang disebabkan oleh raksa atau persenyawaannya yang beracun. p. Penyakit yang disebabkan oleh flour atau persenyawaannya yang beracun. l. u. amoniak. Penyakit yang disebabkan oleh berillium atau persenyawaannya yang beracun. h. hidrogen sulfida atau derivatnya yang beracun. Penyakit paru dan saluran pernafasan (bronkhopulmoner) yang disebabkan oleh debu kapas. m. vlas. Penyakit yang disebabkan oleh karbon disulfida. seng. glikol atau keton. f. Penyakit yang disebabkan oleh kadmium atau persenyawaannya yang beracun. . braso dan nikel.

urat. z. Penyakit yang disebabkan oleh suhu tinggi atau rendah atau panas radiasi atau kelembaban udara tinggi. bakteri. antrasena. aa. ä. Kelainan pendengaran yang disebabkan oleh kebisingan w. Kanker paru atau mesotelioma yang disebabkan oleh asbes ö. å. produk atau residu adri zat tersebut. Kanker kulit epitelioma primer yang disebabkan oleh ter. y. bb. Penyakit yang disebabkan oleh radiasi elektromagnetik dan radiasi yang mengion.v. pembuluh darah tepi atau syaraf tepi). Penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan dalam udara yang bertekanan lebih. . Penyakit kulit (dermatosis) yang disebabkan oleh penyebab fisik. Penyakit yang disebabkan oleh getaran mekanik (kelainan-kelainan otot. kimiawi atau biologik. tulang persendian. Penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus. pic. bitumen. Penyakit yang disebabkan oleh bahan kimia lainnya termasuk bahan obat. minyak mineral. atau persenyawaan. atau parasit yang didapat dalam suatu pekerjaan yang memiliki resiko kontaminasi khusus. x.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful