Tanggal 02 Desember 2012

Nilai

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM KOMUNIKASI BERGERAK

“PLOTTING BTS MENGGUNAKAN MAP INFO, GOOGLE EARTH, GOOGLE MAP, DAN ARCHGIS” Robeth Ghofur Fanindra 1031130085

PROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASI JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI MALANG 2012

PLOTTING BTS MENGGUNAKAN MAP INFO
I. Tujuan : 1. 2. 3. 4. 5. Menampilkan Lokasi BTS Existing Jarak antar BTS dan sektorisasi antena BTS berdasarkan sudut azimuth Mengetahui Coverage area BTS Mengoperasikan MapInfo Software Mengkonversi ke Google Earth, Google Map, dan Archgis

II. Teori Dasar  Mapinfo MapInfo adalah salah satu software pengolah Sistem Informasi Geografi (SIG). MapInfo diminati oleh pemakai SIG karena mempunyai karakteristik yang menarik, seperti mudah digunakan, harga relatif murah, tampilan interaktif, user frendly dan dapat dicustomized menggunakan bahasa skrip yang dimiliki. Pembentukan peta di MapInfo dapat diilustrasikan secara analog. Dalam MapInfo suatu “table” dapat digambarkan sebagai satu lembar (sheet) dari suatu film dan suatu komposisi peta di MapInfo merupakan gabungan dari beberapa lembar (sheet) film tersebut yang disusun secara bertumpuk. Istilah yang umum digunakan untuk susunan tersebut adalah “layering”. Setiap lembar (sheet) merupakan layer yang dapat digabungkan dan di-matchkan untuk membentuk suatu peta, sehingga dapat dilakukan analisis dari peta yang terbentuk tersebut. Satu hal yang perlu diingat adalah ketika MapInfo melakukan “redraw” peta, MapInfo akan melakukan redraw dari layer yang tersusun paling bawah kemudian ke layer di atasnya, dan sebaliknya jika ingin diketahui informasi dari suatu peta. Karakteristik MapInfo : 1. Graphical User Interface yang bersifat umum User interface dari GUI versi MapInfo adalah identik dan dapat terbaca pada semua platform yang disupport oleh MapInfo. Sehingga user dapat dengan leluasa membuka data pada sistem (platform) yang berlainan. 2. Table structure Struktur data binary MapInfo adalah identik dengan semua platform yang disupport oleh MapInfo. Data dapat dibuka dan dibaca oleh platform yang berbeda, dan dapat didstribusikan melalui network ke user lain tanpa diterjemahkan terlebih dahulu. 3. Grafik yang dintegrasikan dengan basis data Istilah yang paling tepat untuk menggambarkan MapInfo adalah “geographic or graphic database”. MapInfo menggunakan basis data tekstual yang diintegrasikan dengan data grafiknya.

Geocoding Geocoding adalah kemampuan untuk me-match data tekstual dengan komponen geografik terhadap lokasi fisik dari suatu peta. 8. peta hasil scan atau citra satelit dapat digunakan sebagai backgound peta (vektor). Image raster dari aplikasi bitmap atau aplikasi lainnya juga dapat digunakan untuk menampilkan logo perusahaan di MapInfo. mirip dengan spreadsheets. Basis Data atau Map Selection Dengan adanya integrasi grafik dengan basis datanya di MapInfo. dan the Browse merupakan perintah untuk menampilkan dan mengedit basis data. The Browser window menampilkan data non-grafik dalam kolom dan baris. Dalam MapInfo juga dapat melakukan “heads up” digitizing dengan mentrace feature pada raster untuk menghasilkan feture vektor yang dapat diintegrasikan dengan basis data di MapInfo. Basis Data. jika akan menseleksi informasi pada browser (window MapInfo yang menampilkan tabel dalam baris dan kolom) maka grafik pada “Map window” yang berkorespondensi dengan informasi pada browser akan terseleksi pula.767 segments. seperti Pie. Sebagai contoh. 3D Bar. 9. maka informasi dapat diketahui melalui seleksi basis data atau seleksi grafiknya. 5. Dan dapat dilakukan updating dari salah satu window ini. The Grapher window menampilkan data diagram dalam beberapa format. Map atau Graph Analysis MapInfo menyediakan tiga jenis windows yang dapat menampilkan data anda. Support untuk region yang luas dan object Polyline MapInfo dapat mensupport region dan polyline yang mencapai 32. SQL Selection Dapat memilih dan mengkorelasikan beberapa basis data dengan menggunakan structured query language (SQL). SQL ini merupakan msein basis data di MapInfo. “Map Window” menampilkan data dalam format peta. Fasilitas ini berguna untuk mempbuat query yang kompleks dari basis data grafik dan non-grafik yang berhubungan. 10. Area and X-Y graphs. Menampilkan Raster sebagai Background bagi Vector Image raster. 6. Sehingga penyajian peta akan tampak lebih baik dan presisi dengan detail yang match dengan raster sebagai backgorund. 7. Hot Views MapInfo dapat melakukan update data dari satu window yang akan berpengaruh terhadap data pada window lainnya. seperti foto udara. Contoh : sebuah perusahaan melakukan geocoding pada basis data klien-nya dengan basis data jaringan jalan untuk kepentingan analisis pasar. sehingga dapat dibuat dan menyimpan informasi geografi yang kompleks. Stacked Bar.4. .

Import / Export Utilities MapInfo menyediakan beberapa fungsi untuk meng-import dan meng-export data. dan area/polygon . Seperti word processors. Berdasarkan jenis datanya. paint programs atau desktop publishers. Dengan interface ini.x. garis. spreadsheets. 12. ODBC Table Support MapInfo menyediakan interface untuk ODBC. Peta Digital terbagi 2 : 1) Data Vektor Data vektor merupakan bentuk bumi yang direpresentasikan ke dalam kumpulan garis. titik dan nodes (titik perpotongan antara dua buah garis) Ada 3 komponen dasar Data Vektor: Titik. apakah itu browser window. Peta digital adalah peta yang datanya terdapat pada pita magnetik.11. area (daerah yang dibatasi oleh garis yang berawal dan berakhir pada titik yang sama). dengan beberapa tema lainnya dan berbagai jenis skala. Sybase 10. DB2/2  Peta Digital dan Google Earth Peta Digital Peta adalah suatu sarana (spasial) dalam memeberikan informasi tentang linkungan. Map window dapat di export ke format Windows bitmap atau Metafile agar dapat digunakan untuk apliaksi windows lainnya. sedangkan pengolahan dan penyajian datanya menggunakan komputer. misalnya peta yang digambarkan melalui layar televisi atau layar komputer. Dengan demikian dapat dibuka data grafik dan data tekstual dengan aplikasi lainnya. user dapat menggunakan program basis data seperti Oracle 8i. Windows Bitmap atau Metafile export Beberapa window pada MapInfo. 13.

obyek geografis direpresentasikan sebagai struktur sel grid yang disebut dengan pixel (picture element) Perbedaan data vector dengan data raster dapat dilihat pada table di bawah : Data Vektor Raster Akurasi Posisi ada Tidak ada Visualisasi Ada Tidak ada Editing Tidak ada ada Up Dating ada Tidak ada . lengkap dengan atribut masing-masing beserta hubungan spasialnya. 2) Data Raster Data raster (disebut juga dengan sel grid) adalah data yang dihasilkan dari sistem penginderaan jauh. Pada data raster.Pada data vector system informasi geografis akan menyimpan informasi dalam bentuk kumpulan tema layer( thematic layers ).

Tersedia dalam tiga lisensi berbeda. Lembar per Lembar (diskrit) Softcopy. sumber data. Pada Peta Digital dikenal dengan istilah Metadata. tahun pembuatan. kecuali titik perspektifnya merupakan jarak terbatas (dekat bumi) daripada jarak tidak terbatas (luar angkasa). fotografi udara dan globe GIS 3D. dan lain.Karakteristik dari peta digital : 1) Skala Peta Konvensional Peta Digital Nilainya fixed Nilainya scale less 2) Sistem Koordinat dan Sistem Proyeksi Sistem koordinat dan sistem proyeksi yang dikenal dalam peta konvensional juga berlaku dalam peta digital. Proyeksi ini diguakan untuk memperoleh efek yang disebut Perspektif Umum. Inc.  Google Earth menampilkan dunia seperti dilihat dari pesawat atau satelit yang mengorbit.lain. Sistem dan Proyeksi Koordinat  Sistem koordinat internal Google Earth merupakan koordinat geografi dalam bentuk tunggal Sistem Geodetik Dunia tahun 1984 (WGS84). 3) Informasi Tepi Peta Pada Peta Konvensional berisi berbagai keterangan tentang isi peta seperti legenda. Program ini memetakan bumi dari superimposisi gambar yang dikumpulkan dari pemetaan satelit. Spesfikasi : a. sistem proyeksi. Continuous  Google Earth Google Earth merupakan sebuah program globe virtual yang sebenarnya disebut Earth Viewer dan dibuat oleh Keyhole. Konversi antar berbagai sistem koordinat dan sistem proyeksi dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat. sistem koordinat. 4) Bentuk Penyajian Peta Konvensional Peta Digital 5) Aturan Penyimpanan Peta Konvensional Peta Digital Tidak ada lembar peta Basis data spasial Hardcopy.. Ini mirip dengan proyeksi Ortografi. .

15 m (sangat jarang. data yang ditampilkan bisa berupa tahun dan perusahaan penyedia gambar (misalnya DigitalGlobe).  Andorra. 0. Dan baru-baru ini juga menawarkan perencana rute dan pencari letak bisnis di U. Belanda. Resolusi ketinggian  Permukaan: bervariasi menurut Negara. resolusinya sangat rendah). UK. Irlandia (hanya pusat kota) dan beberapa bagian Eropa.Seperti mencari kapal tenggelam atau pesawat yang jatuh dan hilang. contohnya Cambridge dan Google Campus. Britania Raya. Baru-baru ini Google telah meluncurkan fitur baru yang dibenamkan pada Google Maps.  Umur: Tanggal gambar bervariasi.15 m (contohnya Berlin. Liechtenstein. Cina.3 m.  Mencari sumber daya alam yang masih bisa dieksplorasi demi kepentingan masyarakat. tetapi ini tergantung pada kualitas satelit/fotografi udara yang diunggah. Luksemburg.  Dasar laut: Tidak tersedia (sebuah skala warna memperkirakan kedalaman dasar laut "diperlihatkan" pada permukaan).San Marino.com. Swiss.. Zürich) d. 0.b. Google Maps masih berada dalam tahap beta. mereka telah membuat ulang Google Maps dari . Hamburg. c.6 m.google. 0. Jepang. Denmark. Resolusi dasar  Amerika Serikat: 15 m (beberapa negara bagian 1 m atau lebih baik). 0. Juga tahun hak cipta yang mungkin bukan waktu pengambilan gambar. atau Glendale)  Eropa: 0. Menurut Google. Vatikan: 1 m atau lebih baik  Seluruh dunia: Umumnya 15 m (beberapa area. seperti Antartika. Resolusi tinggi  Amerika Serikat: 1 m.3 m.  Google Map Google Maps adalah sebuah jasa peta globe virtual gratis dan online disediakan oleh Google dapat ditemukan di http://maps. Manfaat google earth :  Memetakan sebuah lokasi dengan konsep terkinikan dan melaluui presisi yang tinggi  Melihat kawasan yang belum tersentuh oleh tangan manusia sehingga bisa diketahui kondisi kawasan tersebut.  Mengetahui titik koordinat sebuah bencana yang terjadi di bumi. Ia menawarkan peta yang dapat diseret dan gambar satelit untuk seluruh dunia.S. Yaitu Maps GL. Kanada. Hong Kong. Jerman. Data gambar dapat dilihat di bawah tengah jendela.

server.  Latitude Latitude adalah garis yang melintang di antara kutub utara dan kutub selatan. ArcGIS bisa digunakan sebagai salah satu dasar untuk semua kebutuhan Sistem Informasi yang bersifat Geografis. memiliki kemampuan sebagaimana ArcView dengan tambahan peralatan untuk memanipulasi berkas shapefile dab geodatabase. yaitu utara atau yang biasa kita sebut lintang utara dan selatan atau yang biasa kita sebut lintang selatan. dan banyak lagi. grafis 3D yang lebih kaya. ArcGIS meliputi perangkat lunak berbasis Windows sebagai berikut:  ArcReader. memiliki kemampuan sebagaimana ArcEditor dengan tambahan fungsi manipulasi data. Dengan “mem-persamakan” derajat ke dalam bentuk satuan kilometer (km) maka ukurannya seperti ini : 1 derajat latitude = 111 km 1 menit latitude = 1. dan 3. mengatur data spasial yang sangat banyak atau menghasilkan peta peta yang secara kartografi terpenuhi sebagai pembuat keputusan. pelayanan dan penggunaan informasi geografis. membuat peta berlapis.  Archgis ArcGIS adalah sistem yang lengkap untuk pembuatan. Garis paling tengah (equator) = 0 derajat.85 km . Apapun kebutuhan analisis keruangan. rotasi tampilan 45°. Software GIS ini merupakan koleksi yang terpadu untuk membangun atau yang sedang membuat sistem informasi geografis yang lengkap sesuai kebutuhan. yang memungkinkan pengguna menampilkan peta yang dibuat menggunakan produk ArcGIS lainnya.  ArcGIS Desktop. Garis paling atas (kutub utara) = 90 derajat 2. web bahkan di lapangan. desktop atau perangkat mobile. Garis ini memiliki posisi membentangi bumi. Sebagai sistem informasi geografis yang lengkap. Garis lintang inilah yang dijadikan ukuran dalam mengukur sisi utara-selatan koordinat suatu titik di belahan bumi. Berikut nilai-nilai yang dijadikan patokan ukuran garis lintang ini. 1. Garis paling bawah (kutub selatan) = -90 derajat. yang menghubungkan antara sisi timur dan barat bagian bumi. serta melakukan analisis spasial dasar.awal. Latitude di bedakan menjadi 2 wilayah. sama halnya seperti garis equator. tetapi dengan kondisi nilai tertentu.  ArcInfo. akses yang lebih mudah ke Street View. dan analisis. memiliki tiga tingkat lisensi:  ArcView. peta dan model dalam desktop dan menggunakannya melalui web. yang memungkinkan pengguna menampilkan data spasial. dimana nilai koordinat di bagian utara selalu positif dan nilai koordinat di bagian selatan adalah negatif. transisi halus antara citra. dalam desktop. Maps yang disempurnakan ini memberikan kinerja yang lebih baik.  ArcEditor. dengan ArcGIS sangatlah mudah untuk membuat data. penyuntingan.

yaitu bujur timur dan bujur barat. pada longitude. dan yang paling kanan memiliki nilai 90 derajat. Sama seperti equator pada latitude yang berada ditengah dan memiliki nilai 0 (nol) derajat. setelah itu barulah di translasikan kedalam bentuk satuan kilometer. garis tengah yang bernilai 0 (nol) derajat disebut garis prime meridian. Longitude longitude adalah garis membujur yang menghubungkan antara sisi utara dan sisi selatan bumi (kutub). dimana koordinat yang berada di timur selalu bernilai negatif. Garis bujur ini digunakan untuk mengukur sisi barat-timur koordinat suatu titik di belahan bumi. dalam metode pengukuran koordinat. suatu titik terlebih dulu diukur derajatnya berdasarkan latitude dan longitude-nya. dan sebaliknya yang berada di barat selalu positif. baik itu dalam format degree (DDD) maupun degree-minutessecond (DMS). Jadi. . Nilai satuan ukuran derajat menjadi kilometer pada longitude juga sama seperti pada latitude. Longitude juga dibedakan menjadi 2 wilayah. Sedangkan garis yang berada paling kiri memiliki nilai -90 derajat.

Plot lokasi koordinat BTS eksisting menggunakan MAP INFO 2. Buka file peta Kec. centang semua perintah dalam cosmetic layer. IV. Problem 1. dengan memilih toolbar “Open File“ dan buka “ Layer Control“ pada Main Menu. kemudian pilih “Cancel“. 4. Seperti yang terlihat pada tampilan.Lowokwaru. Konversi ke Google Earth. Membuat garis atau jarak antar BTS. Plot antenna sektoral. Buka Software Map Info. muncul kotak dialog “Quick Start“. Langkah Praktikum 1. . Archgis. 4.III. 3. Akan mucul tampilan awal seperti berikut: 3. 2. Google Maps.

5. Tekan “OK” dan akan muncul gambar plotting pada peta. Sehingga muncul tampilan sebagai berikut: 6. . akan muncul tampilan: 7. Plotting BTS berdasarkan data ”Lampiran D BTS Eksisting” dengan cara memilih toolbar “symbol” pada “Drawing Menu” kemudian double-click pada peta sehingga muncul tampilan: 8. Pilih toolbar “Map” dan pilh “Option” .

Lakukan hal yang sama pada data BTS yang lain pada wilayah Kecamatan Lowokwaru. Kemudian hubungkan setiap BTS satu sama lain dengan manggunakan toolbar “Line” pada “Drawing Menu” kemudian beri ukuran jarak dengan mengcopy panjang garis dari task bar “Line Object”. 10.9. 11. 12. . Lakukan pada semua garis yang menghubungkan tiap BTS. Beri nama BTS tersebut dengan memilih toolbar “Text” pada “Drawing menu”.

Membuat lingkaran menggunakan toolbar “Ellipse” pada “Drawing Menu”. Buat pola sektoral sudut azimuth dengan cara memperkirakan kemiringan sudut berdasarkan pada data “Lampiran D BTS Eksisting” dengan menggunakan toolbar “Ellipse” pada “Drawing Menu”. (lakukan pada semua BTS). maka yang digunakan adalah garis AJ (GSM) dan AZ (GSM). Tekan “OK”. . Buat pola sektoral pada tiap BTS dengan cara: a.13. tentukan ukuran lingkaran dengan membagi dua panjang dari garis terpendek. sehingga akan muncul tampilan: b. Disini garis yang menghubungkan antara AJ(GSM) dan AB (GSM) lebih panjang dibanding dengan AJ(GSM) dan AZ (GSM). atur kemiringan dengan men-drag bentuk ellips dan meletakkannya di dalam lingkaran sektoral sebelumnya.

sehingga menjadi gambar sebagai berikut: . Setelah semua BTS telah terpola secara sektoral.c. hapus lingkaran yang pertama kali dibuat.

Buka Google Map. lalu klik My places atau tempatku. Kemudian klik import dan pilih file Mapinfo yang telah di convert menggunakan Mapinfo2goole (dalam format KML). Seteleh itu klik sign in -> isi nama email dan password. Klik Create Map. . 2. sehingga akan muncul tampilan seperti dibawah: 5. 3. Langkah – langkah Praktikum Mapinfo menggunakan Google Maps : 1. Jika berhasil maka akan keluar tampilan seperti dibawah ini : 4.

Maka hasilnya importannya menjadi seperti ini : .6.

 Langkah – langkah Praktikum Mapinfo menggunakan Google Earth: 1. Kemudian akan muncul tampilan seperti berikut : 4. Berikutnya buka google earth dan klik File -> open . (sofware tersebut dapat mengconvert data dari Mapinfo ke google earth). 5. kemudian pada software Mapinfo berikan software MI2Google_v125 pada Tools. 2. Setelah Mapinfo terbuka maka open file tentang site BTS yang telah dibuat di mapinfo sebelumnya. Klik file lalu open : 3. Dan simpan pada folder baru di local disk D atau C. Install terlebih dahulu Google earth dan Mapinfo. Kemudian klik tools Mapinfo2google dan pilihlah convert Map Windows to KML file.

Jika ingin menyimpan hasilnya maka klik file -> simpan .  Langkah – langkah Praktikum Mapinfo menggunakan Arcgis : 1.Maka akan google akan merespon dan menampilkan lokasi BTS : 6. anda bisa memilih simpan sebagai (save as.) ataupun simpan tempatku (save my place). 2. Buka file map Info yang telah kita buat. . Pada translator tersebut itu bermaksud ingin di konversi kemana tujuannya atau ingin di konversi dari map info ke Arcgis..

4. Maka akan muncul destinasi yang akan di convert.3. . Pilih Arc map sebagai aplikasi untuk meng-convert file map info tadi. Selanjutnya buka aplikasi arcgis pada komputer anda.

Selanjutnya pilih add yang bertanda “+”. 6. Setelah itu akan muncul tampilan awal dari Arcgis tersebut. itu maksudnya kita membuka file kita di partisi apa. .5. Contoh nya seperti ini.

7. Untuk menambahkan nama area yang kita buat tadi klik kanan pada salah satu file yg terdapat di samping kiri pilih properties. maka akan muncul tampilan seperti ini. 8. . Maka akan muncul tampilan seperti ini. Selanjutnya open satu persatu file yang ada pada arcgis yang telah kita konversi dari map info tadi.

.9. 10. pilih label terus centang bagian ini setelah itu klik ok. Pada tampilan ini. Maka akan muncul peta dengan nama wilayah tersebut. Dan hasilnya akan seperti ini.

 Dapat mengetahui Coverage area BTS. Referensi http://bri4nmatic.org/wiki/MapInfo_Professional http://geografi-geografi.wordpress.V.blogspot.wikipedia.org/wiki/ArcGIS http://geograddict.com/2008/06/16/latitude-dan-longitude/ .wikipedia.com/2011/09/pemetaan-digital.html http://id.  Dapat mengoperasikan MapInfo Software.wikipedia. Kesimpulan  Dapat menampilkan Lokasi BTS Existing dan jarak antar BTS.  Software map info ini dapat digunakan untuk memplot BTS Existing.wordpress.com/2008/06/16/latitude-dan-longitude/ http://gis-center. VI.org/wiki/Google_Maps http://id.wordpress.com/2008/03/03/about-arcgis/ http://bri4nmatic.net/cara-mendapatkan-longitude-latitude-dari-google-maps/ http://id.wikipedia.org/wiki/Google_Earth http://id.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful