makalah keanekaragaman hayati

TUGAS MATA KULIAH BIOLOGI UMUM KEANEKARAGAMAN HAYATI

Disusun oleh: Nama : Sofyan Asifudin Nim : 0901070077

BIOLOGI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO FKIP 2009 I. PENDAHULUAN a. Latar Belakang Alam pada dasarnya mempunyai sifat yang beraneka ragam, namun serasi dan seimbang. Oleh karena itu, perlindungan dan pengawetan alam harus terus dilakukan untuk mempertahankan keserasian dan keseimbangan itu. Keanekaragaman hayati disebut juga “Biodiversitas”. Keanekaragaman atau keberagaman dari makhluk hidup dapat terjadi karena akibat adanya perbedaan warna, ukuran, bentuk, jumlah, tekstur, penampilan dan sifat-sifat lainnya, sedangkan keanekaragaman dari makhluk hidup dapat terlihat dengan adanya persamaan ciri antara makhluk hidup. b. Tujuan Makalah ini dibuat bertujuan untuk mengenal keanekaragaman hayati di sekitar kita baik hewan maupun tumbuhan. c. Manfaat Makalah ini mempunyai manfaat menambah pengetahuan dan wawasan akan keanekaragaman hewan dan tumbuhan.

II. ISI 1. Keanekaragaman Hayati Tingkat Gen Keanekaragaman hayati tingkat gen adalah keanekaragaman yang diperoleh dengan melihat perbedaan sifat yaitu perbedaan yang meliputi bentuk dan ukuran tubuh pada satu jenis organisme. Misal: ayam kampung, ayam hutan, ayam ras, dan ayam lainnya. Dengan melihat melihat keanekaragaman sifat antara lain pada bentuk dan ukuran tubuh, warna bulu dan bentuk

Hal ini semua disebabkan oleh pengaruh perangkat pembawa sifat yang disebut dengan gen.pial (jengger). Komponen biotik maupun komponen abiotik sangat beragam atau bervariasi. Misal keanekaragaman keluarga kucing. baik antar makhluk hidup maupun makhluk hidup dengan lingkungnnya atau komponen abiotiknya. misalnya bentuk dan ukuran tubuh. Keanekaragaman yang terjadi secara alami adalah akibat adaptasi atau penyesuaian diri setiap individu dengan lingkungan. Keanekaragaman Hayati Tingkat Jenis Keanekaragaman hayati tingkat jenis pada tumbuhan atau hewan. dapat diamati dengan cara mengamati ciri-ciri fisiknya. tanah. Selain faktor fisik. seperti pada rambutan. tetapi susunannya berbeda-beda bergantung pada masing-masing induknya. Keturunan dari hasil perkawinan memiliki susunan perangkat gen yang berasal dari kedua induk/orang tuanya. Komponen biotik meliputi berbagai jenis makhluk hidup mulai yang bersel satu (uni seluler) sampai makhluk hidup bersel banyak (multi seluler) yang dapat dilihat langsung oleh kita. Keanekaragaman Hayati Tingkat Ekosistem Lingkungan hidup meliputi komponen biotik dan komponen abiotik. tingkat keasaman. Ini semua disebut faktor fisik. kebiasaan hidup (ada yang liar ada juga yang rumahan). cahaya. ada faktor kimia. Komponen abiotik meliputi iklim. tetapi diantara mereka terdapat perbedaan-perbedaan sifat yang mencolok. air. Faktor lingkungan juga turut mempengaruhi sifat yang tampak (fenotip) suatu individu di samping ditentukan oleh faktor genetiknya (genotip). Sedangkan keanekaragaman buatan dapat terjadi antara lain melalui perkawinan silang (hibridisasi). Susunan perangkat gen inilah yang menentukan ciri atau sifat suatu individu dalam satu spesies. walaupun perangkat dasar penyusunnya sama. Misalnya ukuran tubuh ada yang besar ada yang kecil. . 2. Perbedaan letak geografis antara lain merupakan faktor yang menimbulkan berbagai bentuk ekosistem.warna. Hubungan timbal balik ini menimbulkan keserasian hidup di dalam suatu ekosistem. Keanekaragaman antara jenis kucing tersebut dapat dibedakan dengan mudah. dan kandungan mineral. Walaupun hewanhewan tersebut termasuk dalam satu familia/suku Felidae. ekosistem yang merupakan interaksi antara komponen biotik dengan komponen abiotik pun bervariasi pula. bentuk kulit seta coraknya berbeda antara yang satu dengan yang lain. seluruh makhluk hidup yang terdapat di dalamnya selalu melakukan hubungan timbal balik. Gen pada setiap individu. Gen merupakan bagian kromosom yang mengendalikan ciri atau sifat suatu organisme yang bersifat diturunkan dari induk/orang tua kepada keturunannya. 3. Maka akan terdapat keanekaragaman pada jenis tersebut. Perkawinan antara dua individu makhluk hidup sejenis merupakan salah satu penyebab keanekaragaman. Di dalam sebuah ekosistem. Oleh karena itu. Semua makhluk hidup dalam satu spesies/jenis memiliki perangkat dasar penyusun gen yang sama. Kombinasi susunan perangkat gen dari dua induk tersebut akan menyebabkan keanekaragaman individu dalam satu spesies berupa varietas-varietas (varitas) yang terjadi secara alami atau secara buatan. kebiasaan hidup dan lainlain. dan kelembaban. batuan. seperti salinitas (kadar garam). karena antara mereka ditemukan ciri-ciri yang berbeda antara ciri satu dengan yang lainnya.

ekosistem hutan bakau. ekosistem padang rumput. dan Sukun (Artocarpus sp) di Indonesia tersebar di Sumatra. Tentu juga akan memusnahkan keanekaragaman tingkat ekosistem. Meranti (Shorea sp). dan lamanya penyinaran. Hutan di daerah flora Malesiana memiliki kurang lebih 248. dan rusa kutub. antara lain rusa kutub dan beruang kutub. Jenis tumbuhan yang paling sesuai untuk daerah ini adalah tumbuhan conifer.Perbedaan letak geografis menyebabkan perbedaan iklim. Kayu garu (Gonystylus bancanus). dan Kayu kapur (Drybalanops aromatica). Hewan yang dapat hidup. curah hujan. Di daerah dingin terdapat bioma Tundra. ekosistem air laut. bahkan dapat memusnahkan ekosistem. Thailand. Mangga (Mangifera indica). Kalimantan. Bencana tanah longsor atau letusan gunung berapi. didominasi oleh pohon dari familia Dipterocarpaceae. Gangguan-gangguan terhadap komponen-komponen ekosistem dapat menimbulkan perubahan pada tatanan ekosistemnya. Vietnam. Di daerah beriklim sedang terdapat bioma Taiga. Tumbuhan (flora) di Indonesia merupakan bagian dari geografi tumbuhan Indo-Malaya. Perbedaan iklim menyebabkan terjadinya perbedaan temperature. yaitu pohon-pohon yang menghasilkan biji bersayap. dan lain-lain. Gangguan tersebut secara perlahan-lahan dapat merubah ekosistem sekaligus mempengaruhi keanekaragaman tingkat ekosistem. dicirikan dengan kanopi yang rapat dan banyak tumbuhan liana (tumbuhan yang memanjat). ukuran dan sifat lainnya pada tingkat yang berbeda-beda dan merupakan keanekaragaman hayati. intensitas cahaya matahari. 4. Contoh-contoh gangguan ekosistem . Jawa dan Sulawesi. Pada iklim tropis terdapat hutan hujan tropis. Tumbuhan yang termasuk famili Dipterocarpaceae misalnya Keruing ( Dipterocarpus sp). Maka terbentuklah keanekaragaman tingkat ekosistem. antara lain penebangan pohon di hutan-hutan secara liar dan perburuan hewan secara liar dapat mengganggu keseimbangan ekosistem. Tumbuhan khas Indonesia seperti durian (Durio zibetinus). Keanekaragaman jenis-jenis flora dan fauna yang menempati suatu daerah akan membentuk ekosistem yang berbeda. Masing-masing ekosistem ini memiliki keaneragaman hayati tersendiri. dan fauna/hewannya antara lain anjing hutan. Flora Indo-Malaya meliputi tumbuhan yang hidup di India. frekwensi. ekosistem hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis memiliki flora (tumbuhan) dan fauna (hewan) yang sangat kaya dan beraneka ragam. Hutan di Indonesia merupakan bioma hutan hujan tropis atau hutan basah. Dipterocarpaceae merupakan tumbuhan tertinggi dan membentuk kanopi hutan. yang tumbuh hanya jenis lumut. Di tempat ini tidak ada pohon. seperti: ekosistem pantai. Indonesia. Totalitas variasi gen. penampakan. Keadaan ini akan berpengaruh terhadap jenis-jenis flora (tumbuhan) dan fauna (hewan) yang menempati suatu daerah.000 species tumbuhan tinggi. Malaysia. ekosistem savanna. Flora yang tumbuh di Malaysia. . dan Filipina sering disebut sebagai kelompok flora Malesiana. Tingginya keanekaragaman hayati di Indonesia ini terlihat dari berbagai macam ekosistem yang ada di Indonesia. seperti rotan. ekosistem air tawar. Besar atau kecilnya gangguan terhadap ekosistem dapat merubah wujud ekosistem secara perlahan-lahan atau secara cepat pula. KEANEKARAGAMAN HAYATI INDONESIA Indonesia terletak di daerah tropik sehingga memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dibandingkan dengan daerah subtropik (iklim sedang) dan kutub (iklim kutub). dan Filipina. Indonesia. jenis dan ekosistem menunjukkan terdapat berbagai variasi bentuk.

org Anonim. .malangkab. PENUTUP a. 2007. Keanekaragaman hayati perlu dilestarikan karena didalamnya terdapat sejumlah spesies asli sebagai bahan mentah perakitan varietas-varietas unggul. 2008 : http://www.org/ Anonim.net/ Kimball. 2008 : http://www. B. Kesimpulan Keanekaragaman hayati berkembang dari keanekaragaman tingkat gen. biologi. A.e-dukasi.id Anonim. DAFTAR PUSTAKA Anonim.ac. namun kepedulian akan kelestarian masih kurang.id Anonim. 2008 : http://organisasi. Yogyakarta. 1987. D. J. E.go. Taksonomi Tumbuhan. Jakarta : Erlangga.: Gadjah Mada University Press. b. Saran Indonesia merpakan negara yang mempunyai keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. C. Kelestarian keanekaragaman hayati pada suatu ekosistem akan terganggu bila ada komponen-komponennya yang mengalami gangguan.crayonpedia. Gembong. Hendaknya pemerintah menindak tegas akan para pelanggar yang merusak dengan membuat undang-undang perlindungan yang tegas. 2008 : http://web. 2008 : http://www. Tjirosoepomo. keanekaragaman tingkat jenis dan keanekaragaman tingkat ekosistem.ipb.W.III.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful