You are on page 1of 2

Trauma Kepala (Cidera Kepala

)

Benturan langsung di kepala

Dari tempat benturan, gelombang kejut disebar ke seluruh arah. Gelombang ini mengubah tekanan jaringan dan bila tekanan cukup besar, akan terjadi kerusakan jaringan otak di tempat benturan yang disebut “coup” atau ditempat yang berseberangan dengan benturan (countre coup).

Gambaran klinis ditentukan berdasarkan derajat cedera (GCS) dan lokasinya
Cidera Kepala Ringan Cedera Kepala Sedang Cidera Kepala Berat - Skor GCS <8

- Skor GCS 14-15, - Tidak ada kehilangan kesadaran, atau jika ada tidak lebih dari 10 menit, - Pasien mengeluh pusing, sakit kepala, - Ada muntah, ada amnesia retrogad dan tidak ditemukan kelainan pada pemeriksaan neurologis.

- Skor GCS 9-12
- Ada pingsan lebih

dari 10 menit

- Gejalnya serupa dengan CKS, hanya dalam tingkat yang lebih berat

- Ada sakit kepala,

muntah, kejang dan amnesia retrogad
- Pemeriksaan

- Terjadinya penurunan kesadaran secara progesif - Adanya fraktur tulang tengkorak dan jaringan otak yang terlepas.

neurologis terdapat kelumpuhan saraf dan anggota gerak

Observasi GCS dan Tanda Vital (T,N,R,S) Head up 300 O2 lembab 4-6 liter/m IVFD NaCl 0,9% (30-40cc/kgBB perhari) Antibiotik Analgetik K/P : Manitol, Anti Konvulsan Pasang NGT, Kateter Kontra indikasi therapy

Kontra indikasi O 2 : Kelainan paru. Kontraindikasi NaCl : hipertonik uterus. Tumor ganas. edema perifer dan edema paru. retensi cairan. hiponatremia. Digunakan dengan pengawasan ketat pada CHF. penderita dengan gangguan fungsi ginjaldan penderita yang hipersensitif terhadap asam mefenamat. Riwayat operasi paru. Pengidap gaustrophobia. penderita asma. Cedera paru. . Pneumothorax. insufisiensi renal. Penyakit menular. hipertensi. Kontra indikasi antibiotic : Hipersensitifitas Kontra indikasi analgetik : Pada penderita tukak lambung dan usus. Kehamilan. Infeksi saluran nafas atas.