UJI BIOKIMIA BAKTERI Bakteri, sebagai kelompok, hidup dan tumbuh di bawah kisaran keadaan yang luas.

Beberapa species hidup pada deposit-deposit di parit-parit terdalam di samudera, yang lain hidup di tanah arktik, yang lain lagi di sumber air panas. Untuk menelaah bakteri di laboratorium kita harus dapat menumbuhkan mereka dalam biakan murni. Untuk melakukan hal ini, haruslah dimengerti jenis-jenis nutrient yang disyaratkan oleh bakteri dan juga macam lingkungan fisik yang menyediakan kondisi optimum bagi pertumbuhannya. Tidak ada satupun perangkat kondisi yang memuaskan bagi kultivasi semua bakteri di laboratorium. Bakteri amat beragam baik dalam persyaratan nutrisi maupun fisiknya. Beberapa bakteri mempunyai persyaratan nutrient yang sederhana sedangkan yang lain mempunnyai persyratan yang rumit. Beberapa species tumbuh pada suhu terendah 0 oC, sedangkan yang lain tumbuh pada suhu sampai 75 oC. Beberapa membutuhkan oksigen bebas, sedangkan yang lain dihambat oleh oksigen. Karena alasan ini maka kondisi harus disesuaikan sedemikian sehingga menguntungkan bakteri tertentu yang sedang ditelaah. Begitu tersedia kondisi yang baik untuk kultivasi, maka reproduksi dan pertumbuhan bakteri dapat diamati dan diukur, utnuk menentukan pengaruh berbagai kondisi baik terhadap reproduksi maupun pertumbuhan bakteri tersebut dan untuk menentukan perubahan-perubahan apa saja yang dihasilkan oleh bakteri di dalam lingkungan tumbuhnya.

Persyaratan nutrisi Semua bentuk kehidupan, dari mikroorganisme sampai kepada manusia, mempunyai persamaan dalam hal persyaratan nutrisi tertentu dalam bentuk zat-zat kimiawi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan fungsinya yang normal. Pengamatan-pengamatan baerikut ini melukiskan hal tersebut dan juga menampakkan keragaman yang amat besar dalam hal tipe nutrisi yang dijumpai di antara bakteri: · Semua organisme hidup membutuhkan sumber energi. Organisme hidup terbagi menjadi fototrof atau kemotrof dan kedua tipe nutrisi ini dijumpai di antara bakteri. · Semua organisme hidup membutuhkan karbon; semua membutuhkan sedikitnya sejumlah kecil karbondioksida, tetapi kebanyakan di antaranya juga membutuhkan beberapa senyawa karbon organik, seperti gula-gulaan dan karbohidrat lain. · Semua organisme hidup membutuhkan nitrogen. Bakteri sangat beragam dalam hal ini; beberapa tipe menggunakan nitrogen atmosferik, beberapa tumbuh pada senyawa nitrogen anorganik, dan yang lain membutuhkan nitrogen dalam bentuk senyawa nitrogen organic.

pH (Pelczar. tidak hanya dari morfologi tetapi juga karakteristik kultur mikroorganisme. tidak seperti halnya pada tumbuhan atau hewan yang mudah dipelajari dalam taksonomi.1986) Kondisi fisik yang dibutuhkan untuk pertumbuhan Bakteri tidak hanya amat bervariasi dalam persyaratan nutrisinya. permukaan. Sifat-sifat suatu koloni tersebut ialah sifat-sifat yang ada sangkut pautnya dengan bentuk. semua nutrient harus ada dalam bentuk larutan sebelum dapat memasuki bakteri tersebut. Bakteri dapat diidentifikasi dengan mengetahui reaksi biokimia dari bakteri tersebut. 1. natrium. · Semua organisme hidup membutuhkan vitamin (senyawa organic khusus yang penting untuk pertumbuhan) dan senyawa seperti vitamin yang berfungsi membentuk substansi yang mengaktivasi enzim – substansi yang menyebabkan perubahan kimiawi.) . pembersihan. besi. 1971). (Pelczar. Untuk bakteri.1986). kalium. Untuk berhasilnya kultivasi berbagai tipe bakteri. Identifikasi bakteri didasarkan pada varietas dari karakteristik yang dimiliki oleh bakteri tersebut. Suhu 2. fisiologi. · Semua organisme hidup membutuhkan beberapa unsur logam. D. seng. Atmosfer gas 3. tetapi juga menunjukan respons yang berbeda-beda terhadap kondisi fisik di alam lingkungannya. magnesium.· Semua organisme hidup membutuhkan belerang (sulfur) dan fosfor. Mikroorganisme tidak mempunyai varietas dan ciri-ciri anatomi. maka akan diketahui sifat-sifat suatu koloni bakteri. Walaupun dalam jumlah yang sedikit. dan sebagainya (Dwidjoseputro. dibutuhkan suatu kombinasi nutrient serta lingkungan fisik yang sesuai. kalsium. Masalah yang paling mendasar di dalam bakteriologi adalah penyembuhan. pengkilatan. mangan. 1981. Dengan menanamkan bakteri pada medium. dan identifikasi dari kultur bakteri. · Semua organisme hidup membutuhkan air untuk fungsi-fungsi metabolic dan pertumbuhannya. dan patogenitas (Seeley & VanDemark. tembaga dan kobalt untuk pertumbuhnannya yang normal. susunan.

2. 3. Uji IMViC ini merupakan singkatan dari uji Indol. kemudian diberi 3-5 tetes pereaksi Kovacs yang mengandung amil alkohol atau diberi kristal asam oksalat. Media gula-gula ini terdiri dari glukosa. 1. Uji Indol Bakteri yang tergolong dalam grup fekal dapat memecah asam amino triptofan dan menghasilkan suatu senyawa berbau busuk yang disebut indol. Uji Metil Red Test ini adalah untuk mengetahui adanya pembentukan asam dengan pH di bawah 4. Uji yang menggunakan penunjuk amil alkohol disebut metode Kovacs. Untuk melihat hasil positif maka ke dalam medium yang telah . sedangkan yang menggunakan penunjuk asam oksalat disebut metode Gnezda. laktosa. manosa.4% dalam alcohol 96%) kedalamnya untuk dapat mengetahui reaksi warna. Adanya indol akan menyebabkan amil alkohol berubah warnanya menjadi merah tua atau warna kristal asam oksalat menjadi merah muda. maltosa. Voges Proskauer. Di dalam media gula-gula ini digunakan tabung Durham untuk mengetahui ada tidaknya pembentukan gas sebagai hasil penguraian gula dalam medium.Identifikasi bakteri dapat diketahui dengan menanamkan sampel bakteri dalam media seperti media gula-gula dan penanaman dalam IMViC. Pada uji ini sebelumnya ditambahkan reagen MR (0. Bakteri yang telah ditumbuhkan dalam medium yang mengandung triptofan. Indikator yang digunakan adalah merah fenol. Uji Voges Proskauer Pada reaksi ini akan diselidiki apakah bakteri yang akan diuji dapat membentuk Acethyl Methyl Carbinol atau tidak. dan Citrate. Metil Red. untuk mengetahui terjadinya pembentukan asam atau tidak sebagai hasil penguraian gula pada medium.  Media gula-gula Media gula-gula ini merupakan media yang dapat digunakan dalam mengidentifikasi bakteri. Metil Red adalah suatu indicator yang akan menunjukan warna merah bila pH ada di bawah 4. dan saccharosa. Hasil test positif ditandai dengan terbentuknya warna merah. sedangkan warna kuning menunjukan hasil negative.

merupakan medium padat yang terdiri dari mono ammonium fosfat. bila tidak terjadi apa-apa ditulis VP (-). Na citrate. Berikut merupakan tabel medium yang digunakan pada uji IMViC dan reaksi yang terjadi.ditanami ditambahkan KOH kemudian dipanaskan sebentar. Uji Medium Produk akhir Reaksi positif Warna merah pada Tryptone Broth Indol atau Indol-Nitrite Proteose Broth Metil Red (MR-VP) atau 1% Glukosa Pepton Broth Seperti uji Voges Proskauer merah metil Koser Citrate Medium (Dwijoseputro. Bila rekasi negative. air . Uji Sitrat Dengan manggunakan medium citrate menurut Simmon. NaCl. aerob (organisme yang membutuhkan oksigen). Diacetyl ini dengan sisa-sisa guanidine akan membentuk warna merah kecoklatan yang berupa cincin dipermukaan tabung sebagai VP (+). maka akan tetap berwarna hijau kebiruaan. Dalam hal ini akan terbentuk diacethil. anaerob (tumbuh tanpa oksigen molekular). Pada uji ini medium yang tadinya berwarna hijau kebiruan. bila bereaksi positif maka akan berubah menjadi berwarna biru terang. Motilitas bakteri ini dibagi dalam empat kelompok yaitu. bakteri juga dapat diidentifikasi dengan mengamati pergerakannya atau motilitasnya. dan indicator Bromtymol blue. . 1989) Asetil metil karbinol Asam organik Indol penambahan pereaksi Kovacs Warna merah muda pada kertas asam oksalat Warna merah muda pada penambahan indikator metil red Warna merah tua pada penambahan 5% alfa naftol dan 40% KOH Timbulnya kekeruhan Selain dari reaksi biokimia. agar-agar. 4.

Seeley. 2. dan mikroaerofil tumbuh terbaik bila ada sedikit oksigen atmosfer).Uji Indol Tujuan Untuk menentukan kemampuan bakteri dalam memecah asam amino triptofan Bahan Biakan Escherichia coli dan Enterobacter aerogenes berumur 24-48 jam pada TSB. 2)Gunakan teknik aseptic. 1986. W..8th. 1981.inokulasi bakteri uji pada masing masing tabung biakan. Microbes in Action A Laboratory Manual Of Microbiology. Penterjemah Ratna Siri Hadioetomo. C.E Gibbons (eds): Bergey’sManual of Detertminative Bacteriology. J. M. Universitas Indonesia: Jakarta. 1971. dan P. dan E. Chan. et al. Pelczar..dan N. Daftar Pustaka Buchana.. VanDemark. Motilitas bakteri ini dapat diamati dengan menumbuhkan bakteri pada semi solid agar (Pelczar. Djambatan: Jakarta. 1986). Dasar-dasar Mikrobiologi. 3)Inokulasi pada 370 C selama 24-48 jam. W. H. Media perbenihan Pepton Reagen Kovac’s Prosedur 1)Beri label pada tabung medium perbenihan peptone dengan nama bakteri yang akan diinokulasi. Dasar-dasar Mikrobiologi. Wilias & Wilkins: Baltimore Dwidjoseputro. Freeman and Company: San Fransisco 1. D. J. S. H.E.anaerob fakultatif (tumbuh pada keadaan aerob dan anaerob).Uji Methyl Red Tujuan •Untuk menentukan mikroorganisme yang mampu meoksidasi glukosa dengan . R..

menghasilkan asam berkonsentrasi tinggi dan mempunyai stabilitas terhadap hasil akhir tsb.Jarum inokulasi 3.Uji Katalase Tujuan .Uji Voges Proskauer Tujuan Untuk membedakan bakteri usus seperti Escherichia coli. Uji Triple sugar Iron agar (TSIA) Tujuan 1)Membedakan anggota Enterobacteriaceae 2)Membedakan Enterobacteriaceae dan kelompok lain dari basil usus.Tabung uji 3. Indikator :Phenol Red 6.Uji penggunaan sitrat Tujuan 1)Membedakan bakteri usus berdasarkan kemampuan untuk memfermentasikan sitrat sebagai satu satunya sumber karbon. Media perbenihan MR-VP Reagen Indikator methyl red Peralatan 1. Indikator:Brom thymol blue 5. Enterobacter aerogenes dan klebsiella pneumoniae 4.Enterobacter aerogenes dan Klebsiella pneumoniae umur 24.Pembakar Bunsen atau spirtus 2.48 jam pada TSB.Uji oksidase Tujuan Menentukan bakteri yang mempunyai kemampuan sitokrom oksidase 7. Bahan Biakan Escherichia coli. •Untuk membedakan bakteri Escherichia coli dengan Enterobacter aerogenes.

Secara umum proses anabolik membutuhkan energi. Sebagian besar eksoenzim bersifat hidroliktik. Proses katabolik melepaskan energi yang dibutuhkan oleh sel(Waluyo. K (kapsul) dan H (flagella) (Fardiaz. coli adalah suatu bakteri gram negative berbentuk batang.Uji Urease Tujuan Untuk menentukan mikroorganisme yang mampu menguraikan urea oleh enzim urease. Berdasarkan tempat bekerjanya. Aktivitas metabolisme tidak terlepas dari adanya enzim. 9. Anabolisme (Biosintesis) yaitu reaksi biokimia yang merakit molekul-molekul sederhana menjadi molekul-molekul yang lebih kompleks. Endoenzim yaitu enzim yang berkerja dalam sel.1992) . E. bersifat anaerobic fakultatif. Sedangkan katabolisme yaitu reaksi biokimia yang memecah atau menguraikan molekul-molekul kompleks menjadi molekulmolekul yang lebih sederhana.Uji reduksi Nitrat Untuk menentukan kemampuan beberapa organisme dalam meredukasi nitrat menjadi nitrit atau di luar bentuk nitrit Metabolisme merupakan reaksi-reaksi kimia yang terjadi pada makhluk hidup. 2004). bakteri memiliki juga jenis enzim yaitu endoenzim dan eksoenzim. Sifat metabolisme bakteri dalam uji biokimia biasanya dilihat dari interaksi metabolit-metabolit yang dihasilkan dengan reagen-reagen kimia. 2004). Sistem endoenzim selain bersifat anabolik dapat juga bersifat katabolik. Misalnya pembentukkan protein dari asam amino. dan mempunyai flagella peritrikat. coli dibedakan atas sifat serologinya berdasarkan antigen o (somatic). Selain itu dilihat kemampuannya menggunakan senyawa tertentu sebagai sumber karbon dan sumber energi (Waluyo. yang berarti bahwa eksoenzim menguraikan molekul kompleks menjadi molekul yang molekul-molekul yang lebih sederhana. 2004). Molekul-molekul yang lebih kecil ini kemudian dapat memasuki sel dan digunakan untuk kepentingan sel(Waluyo.sedangkan eksoenzim yaitu enzim yang disekresikan ke luar sel dan berdifusi ke dalam media.Untuk menentukan kemampuan bakteri dalam menguraikan H2O2 oleh enzim katalase 8. Proses metabolisme dibedakan menjadi dua jenis yaitu anabolisme dan katabolisme. E.

coli dan bakteri-bakteri lainnya yang mempunyai sifat-sifat hamper sama. E. oleh karena itu bila indikator metil ditambahkan pada biakan tersebut .0 atau kurang.Medium selektif yang dapat digunakan untuk mengisolasi E. 2008) b.coli akan menfermentasi laktosa di dalam medium menjadi asam. artinya bakteri ini tidak membentuk indol dari tryptopan sebagai sumber carbon.coli misalnya DHL (Desoxycholate Hydrogen Sulfide Lactose) agar atau MacConkey Agar. Terbentuknya asam campuran pada media akan menurunkan pH sampai 5. coli termasuk karakteristik pertumbuhan pada agar TSI (Triple Sugar Iron) dan agar SIM (Sulfite Indole Motility) atau LIM (Lysine Indole Motility). Artinya. Indol Media ini biasanya digunakan dalam indetifikasi yang cepat.1992) Berikut beberapa uji Biokimia yang digunakan untuk identifikasi bakteri antara lain : a. sehingga asam amino ini dengan mudah dapat digunakan oleh mikroorganisme akibat penguraian protein(Anonim. yaitu Klebsiella dan Enterobacter (Fardiaz. Uji MR Hasilnya positif. Hasil uji indol yang diperoleh negatif karena tidak terbentuk lapisan (cincin) berwarna merah muda pada permukaan biakan. Uji-uji biokimia ditujukan untuk menunjukkan E.coli pada DHL dan MacConkey Agar berwarna merah dan dikelilingi oleh areal yang menunjukkan pengendapan bile. MR-VP 1. terjadi perubahan warna menjadi merah setelah ditambahkan methyl red. Asam amino triptofan merupakan komponen asam amino yang lazim terdapat pada protein. sehingga mengakibatkan terjadinya pengendapan bile dan penyerapan indikator merah netral(Fardiaz. bakteri ini mengahasilkan asam campuran (metilen glikon) dari proses fermentasi glukosa yang terkandung dalam medium MRVP. Koloni E. yang dapat diketahui dengan menambahkan larutan kovacs.1992) Uji-uji biokimia yang dilakukan terhadap E.

2008) . Simmons Citrate Hasil uji sitrat yang diperoleh negatif. yang berarti bahwa bakteri ini memiliki flagella. SIM Hasil yang diperoleh pada uji ini adalah positif. hal ini terlihat adanya penyebaran yang berwarna putih seperti akar disekitar inokulasi. artinya hasil akhir fermentasi bakteri ini bukan asetil metil karbinol (asetolin) (Anonim. 2008) · Pembentukan gas positif ini hasil dari fermentasi H2 dan Co2 dapat dilihat dari pecahnya dan terangkatnya agar. 2008) 2. dan H2S akan bereaksi dengan Fe++ yang terdapat pada media dan menghasilkan endapan hitam(Anonim. Uji VP Hasilnya negatif. Hal ini menunjukan adanya pergerakan dari bakteri yang diinokulasikan. yang berarti bakteri ini menghasilkan Hidrogen Sulfit (H2S) (Anonim. TSIA · Pada uji TSIA warna media slant berubah menjadi merah karena bakteri bersifat basa ini menandakan bahwa bakteri ini tidak memfermentasi laktosa dan sukrosa(Anonim. endapan ini terbentuk karena bakteri mampu mendesulfurasi asam amino dan methion yang akan menghasilkan H2S. 2008) c.dengan pH seredndah itu maka indikator tersebut menjkadi merah. Hal ini menandakan bahwa bakteri ini peragi asam campuran(Anonim. 2008) d. Dari uji juga terlihat ada warna hitam. Artinya bakteri ini tidak mempunyai enzim sitrat permiase yaitu enzim spesifik yang membawa sitrat ke dalam sel(Anonim. karena tidak terbentuk warna merah pada medium setelah ditambahkan α-napthol dan KOH. yang ditandai dengan tidak terjadinya perubahan warna. Pembentukan H2S positif ditandai dengan adanya endapan berwarna hitam. 2008) e.

ferro sulfat menghasilkan FeS (precipitat). TSIA juga mengandung natrium trisulfat.1% dan phenol red sebagai indicator yang menyebabkan perubahan warna dari merah orange menjadi kuning dalam suasana asam. Klebsiella dan Enterobacter Uji TSI : Fermentasi Sukrosa dan laktosa. artinya bakteri ini membentuk asam dari fermentasi glukosa.coli. bewarna hitam untuk membedakan bakteri H2S dengan bakteri-bakterinya(Anonim. Pada media glukosa juga terbentuk gelembung pada tabung durham yang diletakan terbalik didalam tabung media. Pada uji gula-gula hanya terjadi perubahan warna pada media glukosa yang berubah menjadi warna kuning. Untuk pengamatan polapola pengunaan karbohidrat. Sukrosa dan Manitol) Uji ini dilakukan untuk mengindetifikasi bakteri yang mampu memfermentasikan karbohidrat. (+) –+ (–) – + (+) – (+) + (–)b E. Media ini biasanya digunakan untuk membedakan Salmonella dan Shigella dengan bakteri Gram negatif bentuk batang lainnya bedasarkan pola fermentasi penghasil hydrogen sulfide. Uji gula-gula(Glukosa. Fermentasi glukosa (+) Produksi gas – Produksi H2S (–) LIM/SIM (+) Dekarboksilase lisin. glukosa 0. Laktosa. 2008) f. TSIA agar mengadung laktosa dan sukrosa dalam konsentrasi 1%. artinya hasil fermentasi berbentuk gas(Anonim. 2008) Perbedaan sifat-sifat E.· Pada media daerah butt media berubah berwarna kuning ini menandakan bakteri memfermentasi glukosa.coli (+)a + Klebsiella + + Enterobacter + + . yaitu suatu substrat untuk penghasil H 2S.

Mikrobiologi Pangan 1. Samarinda Fardiaz. Universitas Muhamadiyah Malang: Malang Disusun oleh : 1.multiply. Jadi Ilmu kimia menitik beratkan pembahasannya pada hubungan antara struktur kimia benda-benda dengan fungsi dan reaksi-reaksinya dengan benda lain. 2004. Jadi ruang lingkup biokimia antara lain meliputi studi tentang susunan kimia sel. sifatsifat senyawa serta reaksi kimia yang terjadi dalam sel. Dengan kata lain Biokimia menyangkut dua aspek yaitu struktur senyawa dan reaksi antar senyawa dalam . – – – Kebanyakan Negatif. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta Waluyo. Disiplin ilmu tersebut yaitu Biokimia.com/journal/item/1/Laporan_Koasistensi_Mikrobi ologi_ Diakses hari selasa. DAFTAR PUSTAKA Anonim. S. Kebanyakan Positif. hewan maupun manusia terdiri atas unit-unit kecil yang disebut sel. Selama makhluk itu masih hidup banyak sekali proses perubahan yang terjadi di dalam sel. Interseksi sudut pandang ilmu kimia dengan biologi merupakan disiplin ilmu yang meninjau organisme hidup serta proses yang terjadi di dalamnya secara kimia.1.45. b(–). 1992. baik tumbuhan. Mikrobiologi Umum. Di sisi lain Ilmu kimia adalah suatu ilmu tentang benda-benda serta proses perubahannya yang ditinjau berdasarkan susunan dan sifat atom-atom atau molekul yang membentuknya. Pukul 11. Aktivitas yang terjadi dalam sel inilah yang menunjang fungsi organ-organ dalam makhluk itu dan dengan demikian juga merupakan penunjang terlaksananya fungsi makhluk hidup itu sendiri. PENGERTIAN – RUANG LINGKUP BIOKIMIA Makhluk hidup. Fenomena kehidupan yang ditandai oleh adanya pertumbuhan dan reproduksi serta hal-hal yang berkaitan merupakan ruang lingkup Biologi dan ilmuilmu yang relevan misalnya ilmu kedokteran atau kesehatan.Produksi indol. Ket : a(+). L.2008: http://hafizluengdaneun. senyawa-senyawa yang menunjang aktivitas organisme hidup serta energi yang diperlukan atau dihasilkan. Motilitas Produksi H2S.

ini biokimia mengalami perkembangan :yang pesat.organisme hidup. Pengembangan mikroskop elektron pada pertengahan Abad XX telahmengakibatkan pemahaman yailg lebih rinci atas struktur sel. ketika James Watson dan Francis Crick menjelaskan tentang struktur DNA yang berbentuk heliks ganda. Namun hingga pertengahan Abad XX. Struktur kimia dati protein dan asam-nukleat belum diketahui meskipun pada. Hal ini sangat menunjang perkembangan biokimia. terutama organel. Perkembangan biokimia juga tidak terlepas dari perkembangan yang terjadi pada bidang pengetahuan genetika. Barn pada pertengahan Abad XX ini terbukti bahwa asam deok¬siribonukleat (DNA) adalah senyawa pembawa informasi genetika. Suatu kemajuan ilmiah yang sangat penting telah terjadi pada tahun 1953. tahun 1869 asam nukleat telah dijsolasi Friedrich Miescher. Penelitian dalam masalah gizi telah menimblllkan penemuan tentang vitamin yang dapat mencegah seseorang terkena penyakit tertentu. Gagasan tentang adanya gen. Secara umum dapat •. para. baik pemahaman atas struktur senyawasenyawa biokimia. lemak dan protein. tentang . peilemuan struktur primer.sel. yakni unit pembawa sifat-sifat yang diturunkan oleh individu. Meskipun demikian masih banyak proses kimia dalam kehidupan yang belum dapat dijelaskan. Telah diketahui bahwa kromosom itu terdiri dati protein dan asam aukleat. Disamping itu kemajuan atau perkembangan metodeanalisis kromatogrcw. penemuan hasil antara dalam metabolisme karbohidrat. sedangkan asam nukleat dipandang sebagai senyawa yang sederhana• dalam sel.2. Hal ini jelas merupakan sumbangan bagi.. maka perbaikan atas teknik observasidengan menggunakan mikroskop telah dapat meningkatkan pemahaman atas struktur yang kompleks.dengan Perkembangan biokimia. ahli biologi sel ikut memberikansumbangannya dalam bidang struktur . kemajuan dalam bidang bio¬kimia. Dengan struktur DNA demikian ini dapat dijelaskan pula bagaimana informasi genetika dapat dilangsungkan sehingga makin bertambahlah pengetahuan tentang proses-proses "Yang teIjadi dalam -sel hidup.. maupun identifIkasi reaksi metabolik dalam sel. 1. Dengan ma-junya pengetahlian. sekunder. Reaksi kimia yang terjadi dalam sel disebut metabolisme merupakan bagian penting dan pusat perhatian dalam biokimia. kloroplas dan lain-lain serta fungsi organel-organel tersebut dalam proses biokimia yang berlangsung dalam sel.struktur dan sifat protein. Pada awal Abad XX kebanyakan ahli biokiinia berpen¬dapat bahwa hanya protein dengan s~ruktrur yang kompleks yang membawa informasi genetika. Perkembangan Biokimia Sejalan .. tersier dan kuartemer protein serta struk¬tur . telah diketahui bahwa enzim yang meropakan biokatalis bagi reaksi yang terjadi dalam tubuh adalah suatu protein.dikatakan 'bahwa dalam Abad XX . timbul dati karya Gregor Mendel pada pertengahan Abad XIX dan kemudian menjelang Abad XX diketahui bahwa gen tersebut terdapat pada kromosom. belum ada seorang pun yang dapat mengisolasi gen serta mengetahui struktur kimianya.organel yang terdapat dalam sel seperti mitokon¬dria. Diawali oleh Robert Hooke pada Abad xvn yang telah melakuk~ observasi terhadap sel-sel.

Kimia organic terutama mempelajari struktur. pada hakekatnya telah lama diketahui orang dan sebenarnya adalah zat-zat organic. 2. Pada tahun 1926 J. tetapi juga merupakan hasil proses fotosintesa dari tumbuhan. Kimia organic pertama kali dikenal dengan nama kimia zat alam dan biokimia satu sama lain saling jalin menjalani tanpa terlihat adanya garis pembatasan yang tegas.Struner (1783-1841). Sejak sekitar pertengahan abad ke 18. Berhasil memisahkan morfina dari opium dan sebagainya. Penemuan ini membuka kemungkinan dilakukan analisis reaksi-reaksi biokimia secara in vitro (di Laboratorium).B Sumner membuktikan bahwa urease yaitu enzim yang diperoleh dari biji kara pedang (Jack beans) dapat dikristalkan seperti juga senyawa organic lainnya. 1. Perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan tersebut memacu perkembangan dan spesialisasi dari kimia organic yaitu Biokimia . yang terdiri dari anabolisme (Reaksi pembentukan) dan katabolisme (Reaksi pemecahan). Meskipun biokimia yang pada hakekatnya merupakan spesialisasi dari kimia organic. Sebagai contoh misalnya : Karl Wilhelm sheele (1742-1786) telah berhasil memisahkan senyawa gliserol. Pada abat XIX Eduard dan Hans Buhner menemukan bahwa ekstrak sel-sel ragi yang telah dirusak atau telah mati tetap dapat menyebabkan terjadinya proses peragian / fermentasi. Metabolisme primer yaitu keseluruhan proses sintesis dan perombakan zat-zat penyusun utama makhluk hidup . Senyawa organic yang dikenal sebagai karbohidrat dalam biokimia adalah sumber energi metabolisme orang / binatang. laktat dan sitrat dari sumber organik yang berasal dari tumbuhkan dan binatang . Bahan alam selalu menarik perhatian para ahli kimia dan biologi. KETERKAITAN BIOKIMIA DENGAN ILMU LAIN Semula Ilmu Kimia mempunyai 2 spesialisasi yaitu Kimia anorganik dan Kimia Organik. bahan alam misalnya cara pembentukan dan peran biologisnya. Biokimia terutama menekankan pada proses metabolisme primer.telah dapat dipisahkan beberapa senyawa organic dari makhluk hidup.3. Senyawa yang ternyata merupakan hasil samping metabolisme. majalah atall disertasi yang memuat hasil-hasil penelitian dalam berbagai bidang dalam biokimia serta penerapannya. Penemuan ini menjadi babak baru dalam perkembangan sudut padang Kimia organic. Friederich W.ang sangat penting da1am perkembangan biokimia. misalnya pencernaan. Selain itu perkembangan biokimia juga dapat terlihat dari banyaknya publikasi baik berupa buku. Pada tahun 1828 Friedrich Wohler menunjukan bahwa Urea yang terdapat dalam urine ternyata dapat dibuat dalam Laboratorium dengan jalan memanaskan alkali sianat dengan garam almonium. sifat-sifat dan fisika secara sintesisnya baik secara alami atau in vivo dari zat-zat kimia.asamoksala.namun dalam perkembangannya terdapat perbedaannya yang tajam dalam penekanannya yaitu sebagai brikut : 1. Kimia organic merupakan spesialisasi kimia yang mempelajari phenomena kimia dalam bahan alam atau organisme (makhluk hidup).DNA dan RNA mempunyai arti y.

'biokimia mengalami kemajuan ber¬kat penelitian yang telah dilakukan oleh para abli biokimia. 1. Dengan demikian bakteri akan mati karena tak dapat membentuk dinding sel. melainkan juga pada hewan dan makhluk hidup lainnya. Misalnya dalam mengajarkan ilmu kimia. lemak dan asam nukleat. Manfaat apakah yang dapat kita peroleh bagi diri kita sendiri maupun bagi orang lain dengan mempelajari biokimia ini? Dengan mempelajari biokimia kita mengetahui tentang reaksi-reaksi kimia penting yang teljadi dalam sel. masyarakat atau kepada anak didik apabila kita bekerja sebagai guru. Biosintesa terutama mempelajari pembentukan molekul alam dari molekul lain yang rumit strukturnya dengan melalui endoorganic yang merupakan ciri khas pada proses-proses anabolic dalam metabolisme. penyakitpenyakit akibat dari kurang gizi temtama pada anak-anak.ur makanan yang akan kita makan sehingga kita memperoleh manfaat dari makanan secara optimal. Pada dasarya penerapan biokimia banyak terdapat dalam bidang pertanian dan kedokteran. bukan saja pada tumbuhan. Sebagai conton biokimia mempunyai peranan dalam memecahkan masalah gizi.seperti polisa karida. 3. maka pengetahuan kita tentang biokimia akan sangat membantu dalam memberikan contoh-contoh yang dapat menarik . Bagi guru sangat diperlukan adanya suatu wawasan yang luas. Di atas telah dijelaskan tentang manfaat biokimia sebagai suatu disiplin ilmu. Biokimia juga dapat menjelaskan hal~hal dalam bidang farmakologi dan toksikologi brena dua bidang ini berhubungan dengan pengaruh bahan kimia dari luar terhadap metabolisme. Manfaat yang diperoleh tampak pada penerapan hasil-hasil peneli¬tian tersebut. Penggunaan pestisida di bidang pertanian telah kita kenal lama. Dengan demi¬kian diharapkan kita akan mampu menghindari hal-hal dari luar yang akan mempengaruhi proses dalam sel-sel tubuh. misalnya antibiotik penisilin dapat membunuh bakteri dengan menghambat pembentukan polisakarida pada dinding sel bakteri. Hal ini berarti kita dapat memahami proses-proses yang terjadi dalam tubuh. Biokimia Sebagai suatu disiplin• ilmu. Obat-obatan biasanya mempenga¬rubi jalur metabolik tertentu.Jimbah yang membahayakan kesehatan. protein. misalnya kita akan dapat mengaJ. Manfaat. Contoh lain kita akan mampu menghindari damp'ak dari suatu lingkungan yang tercemar oleh. Dalam hal ini biokimia berperan dalam meneliti mekanisme ketja pestisida tersebut sehingga dapat meningkatkan selektivitasnya dan dengan demikian dapat dicegah dampak negatif terhadap lingkungan hidup yang dapat ditimbulkannya. Pada umumnya pestisida bekerja dengan jalan menghambat enzim yang bekerja pada hama atau organisme ter:tentu. Manfaat mempetajari biokimia tersebut tentu dapat kita berikan kepada orang lain. Biokimia meliputi sebagian proses-proses kimia organic.4. Rekayasa genetika pada waktu ini telah dilaksanakan dan memberi¬kan hasil yang menggembirakan. Jadi biokimia juga merupakan komponeri penting dalam pengetahuan tentang lingkungan hidup. yang dilakukan oleh organisme untuk kelangsungan hidupnya. Peningkatan kualitas produk dalambidang pertanian dan peternakan telah dapat diwujudkan dengan menerapkan hasil-hasil penelitian dalam bidang genetika.

perhatian para anak didik. lemak. . Pengamatan aktivitas metabolisme diketahui dari kemampuan mikroorganisme untuk menggunakan dan menguraikan molekul yang kompleks seperti zat pati. Bakteri memiliki berbagai aktivitas biokimia (pertumbuhan dan perbanyakan) dengan menggunakan raw material (nutrisi) yang diperoleh dari lingkungan sekitarnya. protein dan asam nukleat. Setiap bakteri memiliki kemampuan dalam menggunakan enzim yang dimilikinya untuk degradasi karbohidrat. Metabolisme seringkali menghasilkan hasil sampingan yang dapat digunakan untuk identifikasi mikroorganisme. Transformasi biokimia dapat timbul didalam dan diluar dari bakteri yang diatur oleh katalis biologis yang dikenal sebagai enzim. protein. lemak. dan asam amino. pengamatan aktivitas biokimia atau metabolisme mikroorganisme yang diketahui dari kemampuan mikroorganisme untuk menggunakan dan menguraikan molekul yang kompleks seperti karbohidrat. protein dan asam nukleat. Penggunaan zat hara tergantung dari aktivitas metabolisme mikroba. Selain itu pengamatan juga dilakukan pada molekul yang sederhana seperti amino dan monosakarida. lemak. Selain itu dilakukan pula pengamatan pada molekul-molekul sederhana seperti asam amino dan monosakarida. Metabolisme atau penggunaan dari molekul organik ini biasanya menghasilkan produk yang dapat digunakan untuk identifikasi dan karakterisasi bakteri. Dan hasil dari berbagai uji ini digunakan untuk perincian dan identifikasi mikroorganisme. Wawasan yang luas tentang masalah lingkungan hidup tentu akan meningkatkan gairah qalam proses belajar-mengajar dan hal ini akan membantu upaya kita dalarn menjaga kelestarian lingkungan yang sehat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful