You are on page 1of 9

TUGAS KELOMPOK 1 STRATEGI MARKETING MIX

MATA KULIAH MANAJEMEN STRATEGI DISUSUN OLEH : HERMAN ADYA SAPUTRA NURHAYATI THOYIBUL KHOLID

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ISLAM INDRAGIRI TEMBILAHAN 2012

3. Contohnya. pengiriman barang (place). Untuk mengetahui apa yang di maksud dengan teori pemasaran dan semua kegiatan yang berhubungan dengan pemasaran. Untuk memberikan pengetahuan dasar bagaimana cara melakukan kegiatan pemasaran dan apa saja yang harus dilakukan dalam kegiatan pemasaran. Proses dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia inilah yang menjadi konsep. Maka manusia ini memilih Aqua botol yang sesuai dengan kebutuhan dalam dahaga dan sesuai dengan keinginannya yang juga mudah dibawa. Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia. Latar Belakang Pemasaran (Marketing) adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia. B. seorang manusia membutuhkan air dalam memenuhi kebutuhan dahaganya. Seseorang yang bekerja dibidang pemasaran disebut pemasar. Namun manusia tidak hanya ingin memenuhi kebutuhannya namun juga ingin memenuhi keinginannya yaitu misalnya segelas air merek Aqua yang bersih dan mudah dibawa. Mulai dari pemenuhan produk (product). Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan bauran pemasaran atau marketing mix. Jika ada segelas air maka kebutuhan dahaganya akan terpenuhi.BAB I PENDAHULUAN A. Pemasar ini sebaiknya memiliki pengetahuan dalam konsep dan prinsip pemasaran agar kegiatan pemasaran dapat tercapai sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia terutama pihak konsumen yang dituju. Tujuan Pembahasan 1. dan mempromosikan barang (promotion). penetapan harga (price). . 2.

Distribusi 4. Produk yang disempurnakan yaitu mencakup keseluruhan manfaat yang diberikan oleh produk formal. Marketing menurut Drs. Produk 2. menimbulkan gagasan bagi pemasar selalu mempertimbangkan konsumsi konsumen yaitu bagaimana cara seseorang membeli. tempat organisasi dan gagasan. mutu 3. bukan semata-mata dipengaruhi oleh manfaat yang dicapai. Barang konsumsi . Produk ini yang merupakan manfaat yang dicari oleh pembeli. dimiliki. Oleh karena itu mendesain saluran distribusi dengan menemukan nilai apa yang diinginkan oleh berbagai segmen sasaran dari saluran distribusi. Promosi B. Pengertian Bauran Pemasaran Philip Kotler dan Geri Amstrong (2001 : 23) tentang bauran pemasaran adalah: saluran pemasaran dapat dipandangan sebagai sistem penyerahan nilai pelanggan dimana masing-masing anggota saluran menambah nilai bagi pelanggan. 2. melainkan dipengaruhi oleh faktor –faktor lain yang menyertai barang yang bersangkutan. merek. jasa. orang. Produk formal yaitu obyek fisik yang ditawarkan seperti : kemasan. Komponen Marketing Mix 1. Dari ketiga makna produk.Penggolongan menurut tujuan pemakainya a. digunakan atau dikonsumsi sehingga dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan termasuk didalam adalah objek fisik.” Sehingga dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud produk adalah suatu yang berwujud maupun sesuatu yang tidak berwujud yang lazim disebut jasa. Dari definisi diatas terkandung tiga makna yang perlu dibedakan: 1. Penentuan ini secara langsung berhubungan dengan langkah operasi perusahaan didalam pelaksanaan kegiatan berhubungan dengan langkah operasi. Maka dari itu produk digolongkan menjadi: 1. Harga 3. Salah satu strategi utama dalam menentukan keberhasilan mencapai tujuan kegiatan pemasaran perusahaan adalah penentuan marketing mixnya.BAB II STRATEGI BAURAN PEMASARAN ( STRATEGY MARKETING MIX ) A. Produk Produk secara singkat menurut Philip Kotler “Dasar-dasar Pemasaran” (1989:89) dapat didefinisikan sebagai berikut: “Produk adalah apa yang dapat ditawarkan didalam pasar untuk dipertahankan. Siswanti Sutojo (1993 : 13) adalah Bermacam kebijaksanaan pemasaran yang digunakan untuk mencapai pembeli sasaran secara ringkas dapat digolongkan menjadi 4 yaitu kebijaksanaan: 1. Sehingga apabila marketing mix yang ditetapkan perusahaan tersebut akan mengalami kegagalan dalam nencapai tujuan operasinya.

diperlukan keunggulan operasional (operational . saingan.Penggolongan menurut tingkat konsumsi dan konkret tidaknya suatu barang a. Dengan demikian semua keputusan yang berkaitan dengan harga hendaknya harus dipertimbangkan secara sungguh-sungguh dan mendalam serta memperhatikan aspek intern dan ekstern perusahaan. b. 2. baik menyangkut kegiatan penjualan maupun aspek keuntungan yang mau dicapai oleh perusahaan. Tetapi apabila presepsi konsumen terhadap kualitas rendah dan manfaatnya dianggap kurang. yaitu barang yang mudah dipakai pembeliannya dapat disembarang tempat dan pada setiap waktu. Barang tidak tahan lama Adalah barang konkret yang habis dikonsumsikan setelah digunakan sekali atau beberapa kali c. para penyalur.Barang konvenien. . perusahaan harus memperhatikan berbagai pihak antara lain para konsumen akhir.Barang konsumsi yaitu barang-barang yang dibeli untuk dikonsumsikan. Untuk mencapai keunggulan dalam harga. Barang konsumsi dapat dibedakan menjadi: . Marius P Angipora (1998 : 186) mendefinisikan kebijakan harga sebagai berikut: Tuntutan atau pedoman managerial yang akan diperlukan untuk membuat keputusankeputusan dimasa yang akan datang bila mana situasi menuntutnya. dana. Harga bisa juga didefinisikan suatu takaran perbandingan antara pengorbanan dan manfaat dalam pikiran (asumsi konsumen). Apabila produk dipresepsikan berkualitas tinggi dan manfaatnya dianggap banyak.Barang shopping. dengan dasar pemikiran yang demikian. Barang industri Adalah yang dibeli untuk menghasilkan barang lain atau untuk menyelenggarakan suatu usaha. Segala keputusan yang berhubungan dengan harga akan sangat mempengaruhi beberapa aspek kegiatan perusahaan. maka harga akan dinilai murah. Kebijakan Harga Dalam penetapan harga jual.Barang special adalah barang yang mempunyai ciri khas dan hanya dapat dibeli ditempat tertentu saja. para suplier. . jadi barang ini untuk dikonsumsikan sendiri dan tidak digunakan untuk proses produksi. tenaga kerja dan para manager perusahaan yang bersangkutan. adalah barang yang harus dibeli dengan mencari terlebih dahulu dan didalam pembeliannya harus dipertimbangkan secara matang. kegunaan atau kepuasan yang dijual. untuk memperolehnya konsumen harus mengeluarkan pengorbanan yang sangat besar. maka harga umumnya dianggap mahal. bahan. Jasa Adalah kegiatan. Berdasarkan uraian diatas maka produk yang dihasilkan home industri adalah barang konsumsi. 2. menurut Michael Treacy. Dengan demikian sebuah kebijakan dapat menjadi suatu tindakan konkrit yang secara rutin diikuti bila mana sebuah situasi taktis atau strategis tertentu menuntutnya. Barang tahan lama Adalah barang konkret yang dapat digunakan dalam jangka waktu tertentu b.

exelence) dengan keunggulan operasional akan memberikan perpaduan kualitas.Value-Based Pricing (Penetapan harga berdasarkan nilai) Metode ini menggunakan satu persepsi nilai dari pembeli (bukan dari biaya penjualan) untuk menetapkan suatu harga. harga dan kemudahan dalam membeli (Michael Treacy & Fred Wiessema. Dengan demikian harga jual dapat ditekan lebih rendah lagi. Perusahaan dapat mengenakan harga yang sama. Perusahaan juga dapat menggunakan cara dengan melakukan pendekatan penetapan harga secara umum yang meliputi satu atau lebih diantara tiga perangkat perimbangan berikut ini. (b) Break Even Analysis and Target Profit Pricing (Analisis peluang pokok dan penetapan harga laba sasaran). Namun presepsi konsumen tidak secara mutlak mampu membuat konsumen mengabaikan harga. Harga produk lain.yakni: 1. Lingkungan pembelian Selain hal penetapkan harga diatas . b. (b) Scaled-Bid Pricing (Penetapan harga penawaran tertutup) Perusahaan menetapkan pesaing dan bukan berdasarkan hubungan yang kaku atas biaya atau permintaan perusahaan. dimana metode ini menambah standar mark-up terhadap biaya produk. Hal ini menyangkut strategi penyaluran dan termasuk didalam pemiilihan penyaluran distribusi. Cost-Based Pricing (Penetapan harga berdasarkan biaya) (a) Cost-Plus-Pricing (Penetapan harga biaya plus) Metode ini merupakan metode penelitian harga yang paling sederhana.Competition-Based Pricing (Penetapan harga berdasarkan persaingan) (a) Going-rate Pricing (Penetapan harga berdasarkan harga yang berlaku) Perusahaan mendasarkan harganya pada harga pesaing dan kurang memperhatikan biaya dan permintaannya. Basu Swasta (1990) tersebut dapat didefinisikan sebagai saluran distribusi untuk suatu barang adalah: “Saluran yang digunakan oleh produsen untuk menyalurkan barang tersebut dari produsen sampai ke konsumen atau pemakai industri” Willian J. 3. Perubahan waktu pembelian c. Sebab konsumen pada umumnya memiliki suatu acuan dalam menilai harga. maka perusahaan akan dapat menekan biaya produksi. Stanto (1986 : 81) membagi gambaran umum mengenai saluran distribusi . Secara singkat saluran distribusi menurut Drs. Op Cit 22) Dengan keunggulan dalam pelaksanaan operasi perusahaan. Suatu metode yang digunakan perusahaan untuk menetapkan harga apakah akan break even atau membuat target laba yang akan dicari. 3. 2. tahap berikutnya dalam proses pemasaran adalah menentukan metode dan rute yang akan dipakai untuk menyalurkan barang tersebut kepasar. Acuan atau dasar yang sering dijadikan konsumen dalam menilai harga adalah: a. Distribusi Setelah barang selesai dibuat dan siap untuk dipasarkan. lebih tinggi atau lebih rendah dari pesaing utamanya.

makelar atau agen perantara lain untuk mencapai pasar eceran.. antara lain: Periklanan Yaitu setiap penyajian yang bukan dengan orang pribadi dan promosi. Pemakai Produsen peralatan assesoris kecil kerap kali memasuki pasaran mereka 3. barang atau jasa dengan pembayaran oleh suatu sponsor tertentu.. Konsumen Dari pada menggunakan pedagang pasar. Promosi menurut Basu Swaswa Dh Op.Produsen . khususnya perusahaan besar pengecer 5.Produsen .. Pengecer .. Agen ...Membujuk atau mempengaruhi a.. ... Pedagang besar .” Philip Kotler “Manajemen Pemasaran Analisis” (1983 : 177) membagi kegiatan promosi kedalam beberapa element... perusahaan pengecer besar membeli langsung dari produsen industri 3.... Pemakai Industri Hubungan langsung ini menyalurkan produksi industri dengan nilai dolar lebih besar dibandingkan dengan saluran distribusi lain 2..Produsen . ....Produsen . 4.. ide-ide. Konsumen Disebut juga saluran tradisional karna beribu-ribu pengecer kecil dan produsen industri kecil menganggap saluran ini sebagai saluran paling ekonomis.. Pemakai Cara ini dipakai dalam keadan produsen tidak menjual maupun menjual lewat agen lansung kepada pemakai industri. Konsumen Merupakan saluran distribusi paling pendek dan sederhana untuk seorang konsumen tanpa campur tangan perantara 2. Distributor Industri . Konsumen Dalam saluran distribusi ini. Pengecer . Distribusi barang-barang konsumen 1... Konsumen Untuk dapat mencapai pengeceran kecil.. Agen .... Produsen .Produsen . Dan kegiatan promosi dari perusahaan saingan merupakan faktor lain yang perlu dipertimbangkan oleh perusahaan dalam memasarkan produknya. Agen .. Pedagang besar . Distribusi barang industri 1. Agen . Produsen . produsen banyak menggunakan agen. Pengecer .Memberikan informasi. . Cit (273) adalah: “Arus informasi atau persuasi satu arah yang dibuat untuk mengarahkan seseorang atau organisasi kepada tindakan untuk menciptakan pertukaran dalam pemasaran. produsen juga menggunakan perantara yang menghubungi pasar besar yang menjual kepada pengecer kecil... Promosi Luas ruang lingkup kegiatan promosi dipengaruhi oleh macam-macam kegiatan yang dipergunakan...Produsen....... Adapun fungsi-fungsi periklanan adalah sebagai berikut: . Pemakai Perusahaan yang hendak memasarkan produk baru atau hendak memasuki pasaran baru lebih suka menggunakan agen dari pada tenaga penjual 4. Pengecer . Produsen .... 4. Distributor Industri . b.yang paling banyak digunakan untuk barang hasil produksi buat konsumen atau pemakai industri antara lain: a.

atau suatu unit niaga dengan menanam berita dengan sifat komersil dalam suatu media penerbitan atau untuk memperoleh penyajian baik dalam siaran radio.sifat yang terdapat pada publisitas dalam buku “Manajemen Pemasaran Dasar. Sofyan Assauri memandang tentang sifat .Pembelian contoh (product sampling) . Oleh karena itu perusahaan harus dapat berusaha mempengaruhi para konsumen untuk dapat menciptakan permintaan atau produknya.b. atau dipentas tanpa lansung dibayar oleh seorang sponsor.Mengatasi masalah . . Konsep dan Strategi (260) adalah : Tingkat kebenaran atau kepercayaan yang tinggi Pemberian publisitas yang diberikan pada masyarakat dianggap sebagai suatu yang benar atau lebih dipercaya dari pada bila berita tersebut dikeluarkan dengan sponsor dari penjualan sebagai bertanya tidak memihak. Promosi dagang Yaitu ransangan (stimulation) jangka pendek untuk mendorong jual beli suatu barang atau jasa. TV.Kupon atau nota . 1.Mengalokasi sumber-sumber .Mengadakan analisa pasar . Menciptakan kesan (image) Memuaskan keinginan Periklanan merupakan alat komunikasi Penjualan pribadi (pesonal selling) Yaitu penyajian yang secara lisan dalam percakapan bersama calon pembeli dengan tujuan melaksanakan jual beli. 2. Mendramatisir Sepersi advantasi. publisitas juga mempunyai kemampuan untuk menggambar produk atau jasa perusahaan dalam bentuk cerita yang jelas.Undian Publisitas Yaitu penggairahan bukan untuk merangsang permintaan terhadap suatu barang atau jasa. yang merupakan salah satu bauran pemasaran secara keseluruhan dan dikendalikan dengan baik akan dapat meningkatkan penjualan dan market share.Memperhatikan langganan . .Meningkatkan kemampuan diri c.Mengatur waktu .Memajukan langganan .Hadiah . d.Kupon berhadiah . Fungsi dari tenaga penjualan adalah: .Menentukan komunikasi .

distribusi. konsumen. dan permintaan dan juga merebut pembeli sasaran dalam suatu persaingan melalui (empat) variable marketing yang merupakan sistem pemasaran perusahaan yaitu produk. . harga.BAB III KESIMPULAN Dari pengertian-pengertian tersebut diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa pada prinsipnya marketing mix bertujuan untuk mempengaruhi pasar. dan promosi.

com/2009/04/05/bauran-pemasaran-marketing-mix/ http://id.wordpress.org/wiki/Pemasaran .DAFTAR PUSTAKA http://dansite.wikipedia.