Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh

TUGAS MAKALAH INDIVIDU

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR

MODUL ELEKTRONIK
PADA PROGRAM PENDIDIKAN JARAK JAUH (PJJ)

Dosen Pembina :

DR. Ridwan, M.Sc. Ed

Oleh :

RAMADHAYANI/1109874

PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PENDIDIKAN PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2012

Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh

KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat Nya, saya dapat menyusun makalah pembelajaran jarak jauh ini dengan baik, tanpa mengalami hambatan yang berarti. Pengembangan bahan ajar modul elektronik pada program pendidikan jarak jauh (PJJ) ini dimaksudkan untuk menyempurnakan tugas mata kuliah Pembelajaran Jarak Jauh. Disamping itu juga untuk membantu proses pengembangan dan peningkatan kualitas program PJJ, terutama untuk pengembangan bahan ajar dan kelengkapannya.

Bahan ajar dalam penyelenggaraan PJJ memegang peranan yang sangat penting dan melibatkan beberapa unsur antara lain ahli materi, spesialis media, ahli teknologi pendidikan, editor dan manajer pengembangan mata kuliah untuk menghasilkan bahan ajar yang berkualitas. Karena menurut sejumlah riset, kualitas bahan ajar sangat mempengaruhi retensi dan keberhasilan studi mahasiswa PJJ.

Masukan dan komentar atas makalah ini sangat diharapkan dari berbagai pihak sebagai bahan penyempurnaan makalah selanjutnya. Semoga makalah ini bermanfaat bagi berbagai pihak dalam pelaksanaan program PJJ di tanah air.

Pekanbaru, 5 Juni 2012

Ramadhayani

ii

................ Model Pengembangan Modul Elektronik ..................... Silabus Mata Kuliah .................................................. BAB II Sistematika Pengembangan Modul Elektronik .............................................. Langkah Pengembangan Modul Elektronik.................................................................................................... Komponen Modul Elektronik ................................................. Daftar Isi ............................................................................................................... Pengembangan Modul Elektronik ....................................................................................... Ruang Lingkup ................ 1 1 2 2 3 3 4 5 7 9 9 11 21 25 Daftar Pustaka ....................................... Tujuan ................................................. ii iii BAB I Pendahuluan ............................................................. Pengembangan Silabus Mata Kuliah ...................................................................................................................................... BAB IV Penutup ....................... Latar Belakang ............................................................................................................................. iv iii ................ BAB III Kriteria Modul Elektronik PJJ ............................................................................................Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh DAFTAR ISI Kata Pengantar ............................ Rambu pengembangan Modul Elektronik ...............................................................................................................................................

dan kondisi peserta didik. Bahan ajar merupakan sarana penyampaian materi perkuliahan dari dosen ke mahasiswa sehingga bahan ajar memiliki peran sentral yang perlu dirancang untuk memfasilitasi kemampuan belajar mandiri pada diri mahasiswa. Untuk menghasilkan ME yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan program. Makalah ini membahas pengembangan modul elektronik yang selanjutnya disingkat dengan ME. terdapat langkahlangkah yang perlu dilakukan yaitu: 1. 1 . video atau lainnya. sedangkan bahan ajar non cetak dapat berbentuk audio. karakteristik mata kuliah. Menyusun peta kompetensi 2. Perkembangan program Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memungkinkan semua bahan ajar cetak menjadi apa yang disebut modul elektronik yang dapat diakses dari website atau diberikan dalam bentuk CD-ROM. Untuk mengatasi keterbatasan ini peran bahan ajar menjadi sangat penting dalam pembelajaran jarak jauh. Menulis ME 4. Latar Belakang Keterpisahan antara mahasiswa dan dosen merupakan karakteristik dari sistem Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) yang menyebabkan terbatasnya frekuensi pembelajaran tatap muka. Bahan ajar cetak dapat berbentuk buku teks.Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh BAB I PENDAHULUAN A. pedoman siswa atau buku kerja. Evaluasi ME ME yang telah selesai ditulis selanjutnya di lay-out untuk kemudian diuji-coba untuk dievaluasi dan diperbaiki. Media penyampaian bahan ajar dikelompokkan dalam dua kelompok besar yaitu bahan ajar cetak dan non cetak. Membuat silabus mata kuliah 3.

dan penilai dalam penulisan ME yang baik untuk PJJ. Sebagai sumber bagi pengembangan bahan ajar lainnya.Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh B. Ruang Lingkup Ruang lingkup makalah pengembangan ME ini meliputi pengembangan peta kompetensi dan silabus. penulisan ME atau panduan belajar mahasiswa dan evaluasi hasil penulisan ME dan panduan belajar mahasiswa. 2 . penelaah. 2. Tujuan Tujuan makalah pengembangan ME ini adalah: 1. Sebagai acuan untuk menyamakan persepsi bagi pengembang. C.

Menulis baru bahan ajar ME yang dirancang sesuai dengan karakteristik PJJ (bahan ajar tulis baru). Model Pengembangan Modul Elektronik Pada dasarnya pengembangan ME untuk Program PJJ dapat dilakukan melalui cara berikut: 1. Menyadur buku teks yang tersedia sesuai dengan kebutuhan PJJ (bahan ajar saduran). BA Kompilasi Kelebihan  Dapat memilih bahan terbaik  Pengembangan tidak memerlukan waktu lama  Penulis hanya mengembangkan modul pendamping belajar BA Buku Teks  Dapat memilih buku teks terbaik yang tersedia di pasaran  Tak memerlukan izin penerbit atau penulis  Proses pengerjaan tidak perlu waktu lama  Penulis hanya BA Saduran  Dapat memilih referensi terbaik sesuai dengan kebutuhan  Bahan ajar yang dikembangkan dapat memenuhi kebutuhan BA Tulis Baru  Bahan ajar yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan  Tidak memerlukan izin penerbit atau penulis lain 3 . yang dilengkapi dengan Modul Pendamping belajar (bahan ajar kompilasi). Melakukan kompilasi bahan-bahan yang telah tersedia.Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh BAB II SISTEMATIKA PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK A. Menggunakan buku teks yang sudah tersedia di pasaran dengan disertai Modul Pendamping belajar mahasiswa (bahan ajar buku teks). Masing-masing model pengembangan bahan ajar tersebut memiliki kelebihan dan kelemahan. 2. serta 4. yang di antaranya sebagai berikut. 3.

Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh mengembangkan modul pendamping belajar Kelemahan  Sulit memperoleh bagian bahan yang kedalaman dan keluasannya sesuai dengan kebutuhan  Kerap terjadi duplikasi yang tidak perlu antarbagian bahan ajar  Proses perolehan izin penulis lama  Tidak mudah memperoleh buku teks yang isi dan jumlahnya sesuai dengan kebutuhan  Pengerjaan memerlukan waktu dan biaya tinggi  Sulit menangani proses perizinan penggunaan hak cipta  Pengerjaan memerlukan waktu dan biaya tinggi Memperhatikan kelebihan dan kekurangan masing-masing model tersebut. B. Langkah Pengembangan Modul Elektronik Pengembangan Bahan Ajar ME dilakukan melalui beberapa tahapan yang dapat diilutrasikan oleh gambar berikut. 4 . pengembangan bahan ajar cetak untuk kepentingan Program PJJ lebih baik dilakukan menggunakan model tulis baru atau mengembangkan panduan belajar untuk mendampingi bahan ajar yang telah ada untuk berbagai mata kuliah.

Hubungan antara SK dan KD dapat berbentuk: • Hirarkhikal • Prosedural • Pengelompokan dan • Kombinasi 5 . Pengembangan Silabus Mata Kuliah a) Peta Kompetensi Peta kompetensi merupakan gambaran kompetensi mata kuliah yang harus dikuasai oleh mahasiswa.Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh Kurikulum Pengembangan RMK Pengembangan ME Penulisan RMK Penulisan ME Master ME Persetujuan Pemrosesan ME Ilustrasi Perwajahan Penyuntingan Terbitkan ME di CD-ROM / Website RMK: Rancangan Mata Kuliah (Peta Kompetensi dan Silabus) ME: Bahan ajar ME 1. Standar kompetensi dijabarkan menjadi kompetensi-kompetensi yang lebih spesifik atau khusus yang disebut kompetensi dasar. Peta kompetensi menjelaskan hubungan antara Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD). KD satu dan yang lain saling berhubungan untuk menunjang tercapainya SK. Standar Kompetensi (SK) merupakan rumusan kompetensi yang harus dikuasai oleh mahasiswa yang dinyatakan secara komprehensif yang dicapai melalui proses pembelajaran.

tetapi harus dimiliki secara lengkap untuk menunjang kemampuan berikutnya. 4 1 2 3 Hubungan pengelompokan antara SK dan KD 6 . tetapi antar kompetensi tersebut tidak menjadi prasyarat untuk kompetensi lainnya.Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh • Struktur Hirarkhikal Struktur hirarkhikal berupa susunan beberapa kompetensi di mana satu/beberapa kompetensi menjadi prasyarat bagi kompetensi berikutnya. 3 2 1 Hubungan hirarkhikal antara SK dan KD • Struktur Prosedural Di dalam struktur prosedural. hubungan beberapa kompetensi yang menunjukkan satu rangkaian pelaksanaan kegiatan/pekerjaan. 1 2 3 Hubungan prosedural antara SK dan KD • Struktur Pengelompokan Beberapa kemampuan yang satu dengan lainnya tidak memiliki ketergantungan.

prosedural. (2) Susunlah kompetensi-kompetensi dasar berdasarkan hubungan di antaranya dengan menggunakan struktur hirarkhikal. daftar rujukan. rincian materi. SK-KD. 7 . (3) Buatlah garis yang menghubungkan antar kompetensi-kompetensi dasar. serta evaluasi. Ingat bahwa kompetensi yang paling dasar ada pada nomor 1 dan letaknya paling bawah. 2.Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh • Struktur Kombinasi Beberapa kompetensi dasar yang disusun sebagai kombinasi dari bentuk hirarkhikal. yang memuat identitas mata kuliah. strategi pembelajaran. indikator. media. Hal ini menggambarkan kompetensi tersebut merupakan kompetensi pertama yang harus dicapai dalam pembelajaran. Silabus Mata Kuliah Silabus suatu mata kuliah merupakan gambaran rinci suatu mata kuliah. prosedural. 8 5 6 7 2 3 4 1 Hubungan kombinasi antara SK dan KD b) Prosedur Pengembangan Peta Kompetensi Rumuskan standar kompetensi: (1) Tuliskan semua kompetensi dasar yang relevan dan mendukung standar kompetensi pada kertas kecil yang terpisah. deskripsi mata kuliah. pengelompokan atau kombinasi. dan pengelompokan.

…………….. ……………….. ………. Standar Kompetensi: ………………………………………………………………………………………………… C. 8 . dan psikomotor atau ketrampilan. Indikator tersebut digunakan sebagai dasar penyusunan silabus dan alat evaluasi hasil pembelajaran. kognitif atau pengetahuan.. FORMAT SILABUS MATA KULIAH A. Indikator dirumuskan secara spesifik dan dapat diukur untuk mengukur ketercapaian kompetensi dasar yang bersesuaian. Referensi/Rujukan : ………………………………………………………………………………………………… Skema Kerja NO KD INDIKATOR UNIT/SUB UNIT Kegiatan Pembelajaran Media Evaluasi Waktu No. …………….Rujukan 1 2 n …. Nama Dosen Pengembang: ………………………………………. B. Identitas Mata Kuliah 1. Deskripsi Mata Kuliah: ………………………………………………………………………………………………… D. Ketercapaian kompetensi dasar ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur dalam ranah afektif atau sikap.Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh Selanjutnya KD dijabarkan ke dalam beberapa indikator. 5. Kode…………… 4. 3. ……………. Nama Mata Kuliah: …………………………………….. Mata Kuliah Prasyarat: ……………………. (…… sks) 2. ………… ………. Nama PT Pengembang: …………………………………………. Kode Mata Kuliah: ………………………………………….

(5) Perancang instruksional. 9 . Bertugas mengkoordinir pekerjaan dan memastikan pelaksanaan penulisan ME berjalan sesuai dengan rencana. (1) Dosen (2) Telah mengajar sekurang-kurangnya tiga tahun. (2) Penulis/ahli materi. Tim penulis bahan ajar ME dipilih dan ditetapkan oleh masing-masing perguruan tinggi dengan memperhatikan kriteria berikut. Bertugas memastikan bahwa ME yang ditulis telah sesuai dengan peruntukan yang semestinya. Pengelola proyek juga bertanggung jawab untuk memberikan laporan kemajuan dan berbagai kendala yang dihadapi kepada pihak manajemen. a.Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh C. Pengembangan Modul Elektronik 1) Rambu Pengembangan Modul Elektronik ME yang akan dikembangkan untuk Program PJJ mengacu pada ramburambu umum berikut. Bertugas mengidentifikasi hal-hal yang perlu diedit termasuk didalamnya edit struktur dan edit draft naskah ME. (3) Editor. Bertugas mempersiapkan teks asli yang terus menerus dikoreksi untuk perbaikan/penyempurnaan. (3) Memiliki kemampuan dan pengalaman akademik yang sesuai dengan substansi mata kuliah yang ditulis atau ditelaahnya. Penulis adalah ahli materi yang sudah terbiasa mengajar materi tersebut. Satu tim penulisan ME idealnya terdiri dari 9 orang yang masing-masing memiliki keahlian dan peran yang berbeda yaitu: (1) Pengelola proyek. (4) Ahli pembelajaran jarak jauh. Bertugas membantu penulis menterjemahkan materi bahan ajar ke dalam bentuk bahan ajar jarak jauh. (6) Pengetik. Setiap mata kuliah dikembangkan oleh satu tim yang berasal dari satu perguruan tinggi anggota penyelenggara Program PJJ.

Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh (7) Reviewer/penelaah. jenis fonts New Times Romandan ukuran font 12 (4) jarak antar baris 1. (9) Staf pendukung. Yang dimaksud dengan unit ialah sajian utuh dari suatu komponen bahan ajar ME yang mencerminkan satu atau lebih pokok bahasan. (2) berisi dua hingga empat subunit (masing-masing subunit mencerminkan sajian utuh dari sekurang-kurangnya satu atau lebih subpokok bahasan) (3) diketik dengan menggunakan program MS Word. 10 . Orang bertanggung jawab memenuhi keperluan penulisan ME termasuk di dalamnya pengadminstrasian sesuai prosedur dalam penulisan ME. f.5 spasi. c. Satu mata kuliah dijabarkan ke dalam satu bahan ajar ME mata kuliah. Setiap sks terdiri atas tiga unit. e. yang disesuaikan dengan bobot sks mata kuliah yang dimilikinya. Setiap unit: (1) terdiri atas sekitar 40 halaman. d. Dengan jumlah anggota tim yang terbatas maka masingmasing anggota perlu merangkap fungsi-fungsi tersebut dalam upaya memperlancar proses penulisan ME. dan rambu-rambu yang telah ditetapkan dalam pedoman ini. Bertanggung jawab untuk memberikan saran dalam hal tampilan visual ME. Setiap unit dan subunit dikembangkan berdasarkan format. sistematika. Untuk memenuhi jumlah anggota tim penulisan ME secara ideal sering kali sulit dilakukan. b. (8) Perancang grafis. Bertindak sebagai penasehat materi mata kuliah bagi tim pengembang ME untuk memastikan isi ME sesuai dengan silabus. Setiap bahan ajar ME terdiri atas sejumlah unit.

n) ⇒ Materi ⇒ Latihan ⇒ Rangkuman ⇒ Tes formatif • Kunci Jawaban dan Umpan balik DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA GLOSARIUM GLOSARIUM Gambar. seperti Bahan ajar ME mata kuliah Statistika/3 sks .. Nama bahan ajar ME dan bobot mata kuliah. seperti Program Pendidikan Jarak Jauh D1 Teknik Komputer dan Jaringan. Jenjang program dan nama program studi.Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh 2) Komponen Modul Elektronik COVER HALAMAN DEPAN HALAMAN PERANCIS HALAMAN HAK CIPTA KATA PENGANTAR DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAN DAFTAR LAINNYA TINJAUAN MATA KULIAH INFORMASI MATA KULIAH PETA KOMPETENSI DAN SILABUS ISI BAGIAN ISI Bagian isi berupa Unit (1..... 3. Sistematika BA dan ME Pengembangan masing-masing komponen dalam sistematika ME yang dimaksudkan di atas dijelaskan secara berurutan sebagai berikut. Nama penulis.n) • Pendahuluan • Sub-unit (1. yang dicantumkan dengan ketentuan:  urutan pertama adalah nama penulis yang paling besar kontribusinya dan/atau jumlah unit yang ditulisnya dalam suatu bahan ajar ME 11 . 2.2..2. Cover Cover atau halaman muka ME terdiri dari komponen berikut. 1. a...

dalam hal ini Universitas/Institusi/Politeknik yang menawarkan program studi tersebut 5. Tahun terbit. 12 .Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh  nama penulis ditulis lengkap dengan gelar akademik tertinggi yang dimilikinya. 4. yang dapat diusulkan oleh penulis ME/institusi yang menawarkan program studi. Logo dan nama institusi pemilik bahan ajar ME. Contoh cover BA ME diberikan berikut. Gambar halaman muka. 6.

layouter. 13 . Halaman Perancis Halaman Perancis terdiri dari dua halaman. dan penerbit.Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh b. penelaah. Halaman judul dalam terdiri dari judul. pemegang hak cipta dan ISBN. Halaman hak cipta mencantumkan nama penulis. halaman judul dalam dan halaman hak cipta. nama penulis. Contoh halaman judul dalam diberikan berikut.

Daftar isi dan Daftar Lainnya Daftar isi memuat susunan unit dan subunit dalam bahan ajar ME beserta halamannya. e. daftar singkatan dan/atau daftar lampiran. Di samping itu. Halaman Hak Cipta d. Kata Pengantar Kata pengantar merupakan redaksi pengantar dari lembaga penyelenggara PJJ. daftar gambar. 14 . terdapat pula daftar lainnya yang perlu dicantumkan seperti daftar tabel.Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh c.

contoh dan non-contoh. Deskripsi mata kuliah berisi pernyataan yang mencerminkan rangkuman singkat keseluruhan isi mata kuliah. Deskripsi mata kuliah biasanya diletakkan di bagian awal ME. (2) Hubungan mata kuliah yang sedang ditulis bahan ajar ME-nya dengan mata kuliah lain. yang terdiri atas unit-unit dan subunit yang ditata secara berurut. Selain memberikan informasi awal kepada mahasiswa. Tinjauan Mata Kuliah Deskripsi mata kuliah merupakan gambaran umum dari suatu mata kuliah berkenaan dengan substansi. dan rumus-rumus (formula). Namun demikian. harus juga dicantumkan bantuan mempelajari ME. penegasan (highlight). dan penilaian belajar. tujuan dan manfaat ME. isi. dan tugas. kata kunci (clues). latihan. Setiap unit terdiri atas komponen: Pendahuluan. keberadaan deskripsi mata kuliah juga untuk mempersiapkan dan memotivasi mahasiswa dalam mempelajari ME suatu mata kuliah.Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh f. termasuk mata kuliah pra syarat jika ada. (3) Manfaat dan relevansi mata kuliah bagi mahasiswa. g. media pendukung. penulisannya harus 15 . Subunit. serta Kunci Jawaban dan Umpan balik. Bagan Isi Bagian isi merupakan bagian utama dari ME. dan tes formatif). kasus. ilustrasi. rangkuman. dan bukan sekedar kumpulan pokok bahasan dan subpokok bahasan. Materi-materi yang dikutip atau diperoleh dari suatu sumber/rujukan. Komponen utama dari deskripsi mata kuliah adalah: (1) Standar kompetensi dan kompetensi dasar mata kuliah. penulisannya dapat dilakukan setelah seluruh ME tersusun secara lengkap. kegiatan belajar. yang dapat berupa tanda-tanda (sign). (5) Petunjuk pemanfaatan ME. Dalam menguraikan bagian isi ME. Setiap subunit terdiri dari komponen: materi/uraian (konsep. baik bagi dosen maupun mahasiswa. simbol. (4) Susunan dan keterkaitan antar unit dalam suatu bahan ajar ME.

refleksi. internet) . dengan cara: (a) penggunaan pola  deduktif. simbol. kegiatan belajar. komunikatif. (c) Manfaat dan relevansi. terdiri atas komponen berikut. media yang digunakan. melakukan refleksi. (d) Susunan antar-subunit. dan dialogis. gambar. diagram. 1) Pendahuluan. atau kartun. kasus. grafik. (a) Deskripsi unit secara singkat: kompetensi dasar. Upaya itu dilakukan melalui penyelingan uraian dengan tugas-tugas dan aktivitas lainnya. Komponen subunit berupa: (a) Nomor dan judul subunit. induktif. serta (b) beranjak dari penjelasan.  Mendorong keterlibatan mahasiswa secara aktif dalam belajar. semi formal. (b) Pengantar menuju uraian isi subunit. Ilustrasi adalah foto.  Menggunakan ilustrasi. pertanyaan. secara bergantian.meminta menggunakan media pembelajaran video. CAI. dan ilustrasi. sketsa. (c) Uraian. menilai suatu gejala. Misalnya. memecahkan  masalah.  Meragamkan penyampaian. yang penyajiannya dilakukan dengan memperhatikan ramburambu berikut:  Menggunakan bahasa Indonesia baku. menjawab pertanyaan. (e) Petunjuk belajar unit. 16 . 2) Subunit (setiap unit terdiri dari minimal 2 subunit dan maksimal 4 subunit). membuat peta konsep. tabel. dalam kaitannya dengan capaian akademik dan dunia kerja.  Menggunakan kalimat sederhana. isi. atau kombinasi. dan penilaian (b) Kaitan dengan unit lain dalam sebuah bahan ajar mata kuliah.Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh mencantumkan rujukan dalam uraian materi tersebut. Untuk lebih jelasnya komponen-komponen unit dan subunit dijelaskan lebih rinci sebagai berikut. tidak terlampau panjang. yang berfungsi lain (audio.

dengan menuliskan nama pengarang.  mengikuti kaidah penulisan kutipan langsung dan tidak langsung. 17 . Penomoran tabel dan gambar terdiri nomor unit dan nomor urut gambar dalam unit tersebut.  Memperhatikan etika penulisan ilmiah:  menghindari penyalinan/menggunaan pendapat orang lain dalam kadar yang tidak patut. Penggunaan ilustrasi harus terkait dengan penjelasan yang diberikan. mengambil dari berbagai sumber dengan mencantumkan sumber pengambilan. tahun terbit. Jika terpotong maka judul tabel harus disertakan pada bagian kedua dari tabel. memperjelas atau mengkonkretkan sajian sebelum/sesudahnya.  Judul tabel terdiri dari nomor dan nama tabel dan terletak di atas tabel dengan posisi center.  Judul gambar terdiri dari nomor dan nama gambar dan terletak di bawah gambar dengan posisi tengah. atau memesan kepada ilustrator dengan mencantumkan spesifikasi ilustrasi yang diinginkan.  Penempatan dan ukuran dari tabel dan gambar harus proporsional terhadap halaman. dan halaman.Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh menimbulkan daya tarik. Ilustrasi dapat dibuat sendiri oleh penulis.  Dalam penulisan materi ME terkadang dibutuhkan informasi dalam bentuk tabel dan gambar. serta  mencantumkan sumber kutipan (langsung/tidak langsung) dari karya atau pemikiran orang lain dalam teks atau ilustrasi.  Tabel harus diusahakan tidak terpotong.

serta tindak lanjut yang disarankan untuk dilakukan mahasiswa.Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh (d) Latihan dan Rambu Pengerjaan/Jawaban Latihan Penyajian latihan:  dalam bentuk esai.  setiap selesai penyajian suatu konsep (posisinya dapat di sela-sela atau di akhir uraian). 18 . Jika tes formatif disajikan dalam bentuk tes objektif. sesuai dengan karakteristik kompetensi subunit  Disajikan dalam bentuk tes objektif dan/atau uraian. (g) Umpan Balik Keberadaan komponen ini bertujuan memberikan informasi tentang ukuran keberhasilan pencapaian hasil belajar mahasiswa atas suatu subunit.  Sebaiknya disajikan sebagai topik utuh dalam bentuk naratif.  berupa pertanyaan atau tugas  berjumlah minimal 3 pertanyaan/tugas.  Dikemas secara singkat. Setiap Latihan disertai dengan Rambu Pengerjaan atau Jawaban Latihan. maka soal berupa pilihan ganda yang terdiri atas 10 butir soal.  Berisi konsep-konsep kunci yang terdapat dalam uraian. (f) Tes Formatif  Bertujuan mengukur capaian kompetensi yang diharapkan dapat dikuasai mahasiswa setelah mempelajari satu subunit  Berbentuk: tes dan non-tes. sedangkan bila dalam bentuk tes uraian maka soal terdiri atas 5 butir. Penyertaan rambu-rambu tersebut dimaksudkan untuk memberikan gambaran kepada mahasiswa tentang bagaimana latihan itu dikerjakan dan seperti apa hasil pengerjaan latihan yang dianggap benar. (e) Rangkuman  Bertujuan membantu mahasiswa menyimpulkan esensi uraian.

bandingkanlah jawaban Anda dengan kunci jawaban yang terdapat pada akhir unit ini. beserta skor untuk keseluruhan jawaban. bila jawaban yang benar kurang dari 80%. 19 . namun kunci jawaban semua tes formatif tersebut diletakkan di akhir unit. dan Lampiran. tuliskan sub-sub topik berikutnya yang terkait dengan sub-subtopik yang telah dipelajari. (h) Kunci Jawaban Tes Formatif Meskipun tes formatif terdapat di setiap subunit. h. maka Anda dinyatakan berhasil dengan baik. silakan berlanjut mempelajari subunit berikutnya.  Kunci jawaban untuk soal dalam bentuk tes objektif disertai dengan penjelasan yang memungkinkan mahasiswa untuk dapat memahami dan menilai benar dan salahnya jawaban yang telah mereka buat. Pada bagian akhir dari ME. (1) Nama-nama penulis disusun secara alfabetis.  Tunjukkan letak kesalahan yang dilakukan mahasiswa dan berilah saran agar mahasiswa mengulang sub-sub topik yang sesuai dengan kesalahan tersebut. Penulisannya dilakukan sebagai berikut. Daftar Pustaka Daftar pustaka berisi identitas seluruh referensi yang digunakan sebagai acuan dalam penulisan bahan ajar cetak. terutama bagian-bagian yang belum Anda kuasai dengan baik.  Tunjukkan kepada mahasiswa yang berhasil menyelesaikan tes dengan baik. tanpa mencantumkan gelar akademik dan nomor urut.  Kunci jawaban tes uraian berupa pedoman penskoran yang memuat kunci-kunci jawaban yang benar berikut skor untuk setiap kunci jawaban. Sebaliknya. silakan pelajari kembali uraian yang terdapat dalam subunit sebelumnya. perlu dilengkapi dengan Daftar Pustaka.Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh Contoh:  Setelah mengerjakan Tes Formatif 1. Selamat untuk Anda. Glosarium. (2) Referensi yang dianjurkan penulis untuk dibaca lebih lanjut oleh dosen dan mahasiswa disertai tanda bintang (*) yang dicantumkan pada bagian akhir identitas referensi tersebut. Jika dapat menjawab dengan benar minimal 80% pertanyaan dalam tes formatif tersebut.

Glosarium unit dikemas sebagai berikut. Lampiran Lampiran adalah tambahan informasi yang mendukung penjelasan materi. Curriculum Differentiation: Opportunities. dan bukan hanya daftar sinonim. [Online]. dan Page.edu/umm.. Jackson (Ed. Pencantumannya dimaksudkan untuk membantu mahasiswa/dosen dalam memahami kata/istilah yang digunakan penulis bahan ajar cetak. Volume 2. j. New York: Macmillan.S. Dalam Philip W.uconn. J. 2002. Gamoran. and Meanings. The Multiple Menu Model for Developing Differentiated Curriculum. S. N. (1) Disusun secara alfabetis. (2) Penulisan identitas artikel dalam sebuah antologi atau handbook: Oakes. A. 1992. J. dan Vaidya. Tersedia: http://www.Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh Contoh: (1) Penulisan identitas buku: Vaidya. Encyclopaedia of Educational Foundations and Development. 20 . New Delhi: Deep & Deep Publications. R. 2000.mmmart01.html [8 April 2006]. Outcomes. (3) Penulisan sumber internet Renzulli. (2) Tidak menggunakan nomor urut.. (3) Digunakan sebagai bahan penyusunan Glosarium bahan ajar cetak dari suatu mata kuliah.gifted.N. i. Handbook of Research on Curriculum: A Project of American Educational Research Association.). Glosarium Glosarium ialah daftar kata/istilah sulit beserta penjelasannya.

artinya tak ada konsep atau uraian materi yang keliru dan meragukan. Dapat menjelaskan dirinya sendiri (self-explanatory). ruang. 1.Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh BAB III KRITERIA MODUL ELEKTRONIK PJJ Keberadaan bahan ajar bagi PJJ merupakan wahana belajar bagi mahasiswa sebagai akibat terjadinya keterpisahan jarak. yang membedakannya dengan buku teks biasa. yakni. Secara virtual mahasiswa berinteraksi dan berkomunikasi dengan dosen melalui bahan ajar tersebut. dengan: a. dalam hal ini keluasan dan kedalaman materi serta pengalaman belajar dengan tingkat kemampuan yang diharapkan dapat dicapai oleh peserta didik. 2. cakupan. Lengkap (self-contained). 3. Ketepatan. tanpa mahasiswa harus mencari dan membaca referensi lainnya. Kesesuaian. artinya. penjelasan dalam bahan ajar ME memungkinkan peserta didik untuk dapat mempelajari dan menguasai tujuan suatu mata kuliah secara mandiri. sajian dalam bahan ajar ME ditata sedemikian rupa sehingga dapat memicu peserta didik untuk secara aktif melakukan interaksi belajar. Mengingat peran yang diembannya. b. bahan ajar ME dalam PJJ memiliki karakteristik yang khas. seluruh materi kajian yang diperlukan untuk menguasai tujuan pembelajaran suatu mata kuliah tersedia secara memadai. Mampu membelajarkan peserta didik (self-instructional material). pengalaman belajar yang dituntut oleh kompetensi suatu mata kuliah. Bahan ajar PJJ memiliki karakteristik: 1. dan waktu dengan dosennya. bahkan menilai sendiri kemampuan belajar yang dicapainya. maksudnya. 2. 21 . Karakteristik ME sebagaimana disebutkan di atas tercerminkan melalui keterpenuhan prinsip-prinsip sebagai berikut.

ME untuk Program PJJ yang baik harus memenuhi beberapa kriteria berikut: 1. daftar isi. peta kompetensi. artinya memuat hal-hal terkini. artinya materi dan pengalaman belajar yang tersaji berguna bagi pengembangan akademik dan profesional peserta didik. 3. Kemutakhiran. 22 . Kandungan konsep yang benar dan sesuai dengan silabus. 5. (c) etika penulisan. termasuk pengutipan pendapat orang lain Untuk itu. Pedoman mempelajari yang memuat kelengkapan pedoman: indeks. cara mempelajari 2. artinya materi dan pengalaman belajar yang disajikan memungkinkan mahasiswa memperoleh pengetahuan secara utuh dalam kadarnya. manfaat mata kuliah. Ketuntasan. 8. atau setidak-tidaknya sejalan dan tidak bertentangan dengan perkembangan terbaru. dan sertapengemasan menjelaskan. Kemenarikan. dalam: ilustrasi mendukung (a) ragam bahasa Indonesia tulis yang digunakan. senarai istilah. Kebermaknaan. Tinjauan mata kuliah yang mendeskripsikan keutuhan isi mata kuliah yang terdiri atas Standar Kompetensi & Kompetensi Dasar. penjelasan penyajian materi. 4. daftar tabel dan daftar gambar. 7. dan penggunaan perwajahan bahasa yang yang dialogis. Kebakuan. artinya bahasa dan sistematika sajian jelas. mudah dipahami. artinya menimbulkan minat dan motivasi bagi mahasiswa untuk mengkaji bahan ajar cetak yang disebabkan oleh penataan kegiatan belajar yang variatif dan interaktif. Di samping itu konsep tersebut mencakup semua kompetensi yang dirumuskan dan mendukung pencapaian kompetensi tersebut. dan tidak membingungkan. silabus. (b) kaidah penulisan. 6.Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh 3. Ketercernaan.

Tes dalam proses pengembangan. dilengkapi dengan petunjuk mengerjakan yang jelas. 7. rumus (formula) secara proporsional dan konsisten. Membantu memperoleh masukan tentang kualitas bahan ajar dalam mengkomunikasikan pesan dan informasi. simbol. Evaluasi ini bertujuan mengumpulkan data dan informasi dalam upaya pengembangan ME. Tahap kedua. Bahasa yang digunakan harus komunikatif dan tidak menimbulkan penafsiran ganda. 6. disusun dari yang mudah ke yang sukar. 5. dan kunci jawaban yang dapat memberikan umpan balik. letaknya tepat. penegasan (highlight). dan penulisan yang konsisten ME yang telah selesai ditulis/prototipe perlu dievaluasi sebelum diterbitkan dan diedarkan ke mahasiswa melalui CD-ROM atau website. serta tata letak baik. dan dilengkapi keterangan (caption) 9. tes formatif dan umpan balik di setiap akhir bahasan yang dapat mengukur semua kompetensi. Rujukan relevan. Evaluasi oleh para pakar. ukuran ilustrasi proporsional dan konsisten. petunjuk (clues). Ilustrasi yang mendukung penjelasan konsep. Materi harus disajikan secara sistematik dengan contoh yang variatif dan relevan dengan tugas guru. bahan ajar yang telah direvisi 23 . 10. jumlahnya proporsional. Evaluasi dilakukan dengan cara menghadirkan mahasiswa secara individual sehingga diperoleh informasi interaksi mahasiswa dengan bahan ajar yang dikembangkan. 3. Model evaluasi formatif tiga tahap. Informasi ini digunakan untuk penyempurnaan ME yang dikembangkan. 8. Latihan. informasi yang diperoleh digunakan untuk revisi. Tahap pertama adalah prototipe bahan ajar yang dievaluasi diuji secara individual ke mahasiswa. 2. Pendekatan yang dapat digunakan sebagai evaluasi formatif adalah: 1.Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh 4. Penggunaan kalimat sederhana sangat disarankan. mutakhir. Tampilan terutama bentuk dan ukuran font tepat. Bantuan Belajar yang memuat tanda-tanda (sign).

Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh selanjutnya diuji cobakan ke sekelompok kecil mahasiswa. Setelah dilakukan revisi pada tahap ketiga ini maka ME siap untuk digunakan secara masal. Tahap ketiga. informasi yang diperoleh digunakan sebagai bahan acuan revisi dalam format yang mendekati final. 24 . ME yang telah direvisi pada tahap kedua diuji di lapangan pada kondisi sebenarnya.

25 . pemahaman. Dalam pelaksanannya diperlukan kesadaran.Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh BAB IV PENUTUP Makalah ini dapat digunakan sebagai acuan bagi pengembang dan penelaah dalam mengembangkan bahan ajar ME untuk program PJJ. dan komitmen bersama dari semua unit terkait .

New Jersey: Laurence Erlbaum Associates. London: Paul Chapman. (1980). Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. The Design and Production of Self-Instructional Materials. W.K. Lockwood. dkk. Jakarta: PAU-PPAI. Carey. Materials Production in Open and Distance Learning. The Systematic Design of Instruction. 1994. Pannen. 2004. Dirjen DIKTI. Jakarta: FKIP- Yunus.). Pedoman Penulisan Modul. 2000. A. dkk. Panduan Pengembangan Bahan ajar cetak Jarak Jauh (BAJJ). M. dkk. Depdiknas.A. Pendidikan Tinggi Jarak Jauh. PT Rajawali.O. Jakarta: Proyek Pengembangan Universitas Terbuka. L. (Ed.. Universitas Terbuka. Ed. iv . Reigeluth. P & Purwanto. IG. Edisi V. (2005). Jakarta: SEA-MOLEC. Jakarta. Pengelolaan Pendidikan. Haryono. 2002. dan P. 2001. Desain Instruksional. Pengembangan Bahan ajar cetak Pendidikan Tinggi Jarak Jauh. 1996. Pribadi. M. Mengajar di Perguruan Tinggi: Penulisan Bahan ajar cetak. __________. Jakarta: Pusat Antar Universitas. F. Dick. Ch. Instructional Design Theories and Models.Mata Kuliah: Pembelajaran Jarak Jauh DAFTAR PUSTAKA Davis. Dalam Asandhimitra. New York: Longman. A. dan J. 2001. Ivor. B. Wardani. London: Kogan Page. Tuntunan Menulis Modul. Carey. 1998. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka. Pannen. 1983. Suparman.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful