You are on page 1of 8

fortofolio

ASMA SERANGAN BERAT EPISODIK JARANG

Presentan dr. Nanda Tri Martha

Pendamping dr. Rahman Gusdiardi

PROGRAM DOKTER INTERNSHIP RSUD M.ZEIN PAINAN 2012

M. Nanda Tri Martha RSUD Dr. diagnosis dan tata laksana dari Asma Bronkhial Serangan sedang Episodik Jarang. Sesak nafas berbunyi menciut yang dipengaruhi oleh cuaca dan tidak di pegaruhi oleh aktivitas atau makanan. ID dan Nama Peserta : Nama Wahana: Topik : Tanggal Kasus : Nama Pasien : Tanggal Presentasi : Tempat Presentasi : Objektif Presentasi :  Keilmuan  Diagnostik  Neonatus Deskripsi :  Keterampilan  Manajemen  Anak  Penyegaran  Masalah  Remaja  Dewasa  Tinjauan Pustaka  Istimewa  Lansia  Bumil dr. Zein Painan  Bayi Pasien perempuan usia 5 tahun 6 bulan datang ke RSUD M. Zein Painan Asma Serangan Berat Episodik Jarang 4 November 2012 Nn.Zein dengan keluhan: . Batuk berdahak sejak 2 hari yang lalu. Demam sejak 1 hari ini. gejala.perjalanan penyakit. M. Rahman Gusdiardi Aula RSUD Dr. tidak menggigil dan tidak kejang Os lebih suka duduk daripada berbaring Riwayat kontak dengan unggas mati mendadak tidak ada Riwayat kontak dengan penderita batuk – batuk lama tidak ada Buang air kecil jumlah dan warna biasa Buang air besar warna dan konsistensi biasa Tujuan : Mengidentifikasi penyebab. Bahan BAhasan :  Tinjauan Pustaka  Riset  Kasus  Audit .Sesak nafas semakin bertambah sejak 1 hari ini. tidak tinggi.Borang Portofolio No. A 2012 Nomor RM : 066218 Pendamping : dr.

3. Demam sejak 1 hari ini. M. Sesak nafas berbunyi menciut yang dipengaruhi oleh cuaca dan tidak di pegaruhi oleh aktivitas atau makanan. Riwayat keluarga : Riwayat atopi ada.Cara  Diskusi Membahas :  Presentasi dan Diskusi  Email  Pos Data Nama : Nn. tidak menggigil dan tidak kejang Os lebih suka duduk dari pada berbaring pada saat serangan Riwayat kontak dengan unggas mati mandadak tidak ada Riwayat kontak dengan penderita batuk – batuk lama tidak ada Buang air kecil jumlah dan warna biasa Buang air besar warna dan konsistensi biasa 2. Riwayat Kesehatan/Penyakit : pasien sudah beberapa kali mengalami sesak nafas sejak umur 1 tahun. Riwayat Imunisasi (disesuaikan dengan pasien dan kasus): Lain-lain: Status Generalisata : Keadaan Umum : Tampak sakit sedang Kesadaran : Compos Mentis . yaitu ibu pasien menderita rhinitis alergi ( sering bersin-bersin saat terhirup debu dan udara dingin) 5. tidak tinggi. A Pasien Nama Klinik : RSUD Dr. Riwayat Pekerjaan :6. Diagnosis / Gambaran Klinis : - No. Zein Painan Data Utama untuk bahan diskusi : 1. - Batuk berdahak sejak 2 hari yang lalu. Riwayat Lingkungan Sosial dan Fisik : 7. serangan asma tidak selalu muncul setiap bulan dan diatara serangan tidak ada gejala 4. Reg: Telp : 066218 Terdaftar sejak : Sesak nafas semakin bertambah sejak 1 hari ini. Riwayat Pengobatan : pasien sudah beberapa kali mengalami sesak nafas dan mendapat pengobatan saat serangan sejak berumur 1 tahun.

0 gr/dl Leukosit :21. Perfusi baik.300 /mm3 Ht : 298. retraksi intercosta (+/+) dan suprasternal Palpasi Perkusi : fremitus kiri = kanan : sonor Auskultasi : ekspirasi memanjang. Jantung Inspeksi Palpasi Perkusi : iktus tidak terlihat : iktus teraba 1 jari medial LMCS RIC V : Kiri : 1 jari medial LMCS RIC V Kanan : LSD Atas : RIC II Auskultasi : bunyi jantung murni. wheezing (+/+). Pemeriksaan Penunjang : Hb : 12.8 0C BB : 16 kg Status Lokalis untuk duga an diagnosis dan menyingkirkan diagnosis banding : Sianosis : (+) Nafas cuping hidung (-) Thorax : Paru Inspeksi : simetris kiri = kanan.000 Trombosit : 34 % Urine Lengkap : dalam batas normal. irama teratur. bising (-) Ekstremitas : Akral hangat.Tekanan Darah : 110/80 mmHg Nadi :110 x/mnt Nafas : 56 x/mnt Suhu : 37. Daftar Pustaka : Pedoman Nasional Asma Anak Tahun 2004 .

80C. 2. 4. . yaitu ibu pasien menderita rhinitis alergi ( sering bersin-bersin saat terhirup debu dan udara dingin) Objektif : Kesadaran : Kompos Mentis Tekanan Darah : 110/80 mmHg Nadi :110 x/mnt Nafas : 56 x/mnt Suhu : 37. Riwayat atopi pada keluarga ada. Diagnosis Asma Bronkhial dalam Serangan. hal : 1203 – 1226. Subjektif : Sesak nafas semakin bertambah sejak 1 hari ini. 3. wheezing (+/+). Demam sejak 1 hari ini. Hasil Pembelajaran : 1. Penanganan Asma Bronkhial dalam Serangan di Rumah Sakit.frekuensi serangan tidak muncul setiap bulan dan diantara serangan tidak ada gejala. Batuk berdahak sejak 2 hari yang lalu. retraksi intercosta (+/+) dan suprasternal : fremitus kiri = kanan : sonor Auskultasi : ekspirasi memanjang. Sianosis : (+) Thorax : Paru Inspeksi Palpasi Perkusi : simetris kiri = kanan.Buku Ilmu Kesehatan Anak Jilid 3. Identifikasi etiologi dari Asma Bronkhial dalam Serangan. Mekanisme perjalanan penyakit Asma Bronkhial. tidak menggigil dan tidak kejang Os lebih suka duduk daripada berbaring pada saat serangan pasien sudah beberapa kali mengalami sesak nafas dan mendapat pengobatan sejak berumur 1 tahun. Sesak nafas berbunyi menciut yang dipengaruhi oleh cuaca dan tidak di pegaruhi oleh aktivitas atau makanan. tidak tinggi.

Asma bisa dicetuskan oleh beberapa hal misalnya latihan. nafas 46 x/mnt. Pasien tidak diberikan drip aminofilin karena sudah berespon baik dengan terapi nebulizer combivent dan kortikosteroid sistemik. Serangan asma dapat terjadi berulang-ulang jika pencetus tak dapat dihindari. atau pajanan terhadap iritan respiratorik seperti asap rokok dan lain sebagainya. Takipnu. Plan : Diagnosis : Asma Bronkhial Serangan Berat Episodik Jarang Pengobatan : O2 1-2 l/mnt Nebulizer : combivent (1/2 respul) . edem mukosa dan hipersekresi mukus karena proses inflamasi akut yang dinamakan dengan serangan asma. Pada pasien ini serangan asma kemungkinan besar disebabkan karena adanya infeksi di saluran nafas. Sianosis. nafas 50 x/mnt. infeksi. perubahan mendadak suhu udara. alergen.Leukosit :21.300 /mm3 Assesment : Pada pasien ini terjadinya sesak nafas yang semakin meningkat disebabkan oleh adanya penyempitan bronkhus. Pasien dipulangkan hari rawatan ke enam setelah infeksi saluran nafas teratasi. retraksi intercostal dan suprasternal. sesak (+) berkurang . Klasifikasi derajat penyakit asma pada pasien ini adalah episodik jarang berdasarkan riwayat serangan yang terjadi sangat jarang (tidak setiap bulan) dan diantara serangan aktivitas pasien tidak terganggu serta tanpa gejala. Os diberikan nebulizer combivent dan injeksi kortikosteroid selama 3 hari sampai gejala asma tidak ada. Konsul dr. Penilaian derajat asma serangan berat pada pasien ini ditetapkan berdasarkan respon parsial dengan terapi awal Agonis-β + Antikolinergik serta didukung oleh keadaan klinis pasien yaitu sesak nafas yang berbunyi menciut. Wheezing (+) berkurang. Sp.A Nebu combivent (3/4 respul) : sesak (+) berkurang . Wheezing (+) . pada saat serangan pasien lebih suka duduk daripada berbaring. wheezing di kedua lapangan paru.

Batuk ada .50 C .Inj deksametason 3 x 2.BAB & BAK biasa Objektif/ .5 mg lanjut maintenance 3 x 2.Proxion syr 3 x 1 ½ cth .Inj ceftriakson 2 x 500 mg .5 mg .Nafas : 34 x/menit .Sesak tidak ada .Obat batuk puyer 3 x 1 pulv .Keadaan umum : tampak sakit sedang .Nafas : 26 x/menit .5 mg Proxion syr 3 x 1 ½ cth Rawat Anak 5 November 2012 Subjektif/ .Proxion syr 3 x 1 ½ cth .Thorax : paru : Wheezing (+/+) minimal Th/ .Inj deksametason 3 x 2.60 C . Ecotrikson 2 x 500 mg Inj deksamethason 7.Nebu combivent ¾ respule/8 jam .BAB & BAK biasa Objektif/ .Demam tidak ada .Imunos 1 x 1 cth .Demam tidak ada .Nadi : 86 x/menit .Nebu combivent ¾ respule/6 jam 6 November 2012 Subjektif/ .Obat batuk puyer 3 x 1 pulv .Inj ceftriakson 2 x 500 mg .berkurang.Suhu : 36. IVFD D10% 10 gtt/menit (makro) Nebu combivent (3/4 respul) : 2x tiap 2 jam.Sesak tidak ada .Keadaan umum : tampak sakit sedang .5 mg . selanjut nya nebu tiap 4 jam Inj.Thorax : paru : Wheezing (+/+) minimal (berkurang) Th/ .Batuk ada .Nadi : 89 x/menit .Suhu : 36.

Inj ceftriakson 2 x 500 mg . Kontrol : Perlunya kontrol rawat jalan dalam 24-48 jam setelah diperbolehkan pulang untuk reevaluasi terapi.Keadaan umum : tampak sakit sedang .Nafas : 26 x/menit .Imunos 1 x 1 cth 9 November 2012 : os.Proxion syr 3 x 1 ½ cth .Obat batuk puyer 3 x 1 pulv .Suhu : 37. pulang Pendidikan : Memberikan edukasi khususnya kepada keluarga mengenai faktor pencetus.BAB & BAK biasa Objektif/ .Demam tidak ada .7 November 2012 Subjektif/ .Nadi : 80 x/menit .Batuk ada .Batuk ada.Nadi : 88 x/menit .Demam tidak ada .Nafas : 32 x/menit . .Imunos 1 x 1 cth 8 November 2012 Subjektif/ .Obat batuk puyer 3 x 1 pulv .Suhu : 37. penyakit dan penatalaksanaan penyakit yang tepat apabila dalam serangan.00 C .00 C .Inj ceftriakson 2 x 500 mg .Thorax : paru : Wheezing (-/-) Th/ . seperti cuaca dingin. asap rokok.berkurang . makanan.Proxion syr 3 x 1 ½ cth .Sesak tidak ada .Thorax : paru : Wheezing (-/-) Th/ .BAB & BAK biasa Objektif/ .Sesak tidak ada .Keadaan umum : tampak sakit sedang . dan juga tatacara menghindari faktor pencetus.