You are on page 1of 19

DARA PRIMADITHA H1A008012

EPIDEMIOLOGI .

 KJDR merupakan kematian janin setelah usia kehamilan 20 minggu atau ketika berat janin telah mencapai > 500g .

Infark plasenta . Pertumbuhan janin terhambat Faktor janin Faktor pklasenta • Abruptio plasenta. Hidrops. Penyakit tiroid.Faktor ibu • Diabetes mellitus. Ketergantungan obatobatan • Anomali kongenital. Asfiksia. Plasenta Previa. Infeksi akut dan kronis. Twin to twin transfusion syndrome. Hipertensi esensial. Lupus. Vasa previa. Hipertensi gestasional.

 Golongan IV : Kematian yang tidak dapat di golongkan pada kertiga golongan diatas . Golongan I : Kematian sebelum usia kahmilan mencapai 20 minggu penuh (Early Fetal Death)  Golongan II : Kematian sesudah usia kehamilan 20 minggu hingga 28 minggu (Intermediate Fetal Death)  Golongan III : Kematian sesudah usia kehamilan lebih dari 28 minggu (Late Fetal Death).

Ukuran uterus tidak sesuai usia kehamilan .Spalding sign USG .Anamnesis .Gerakan janin tidak terlihat .Tidak ada pergerakan janin .Tidak merasakan gerakan janin .Tidak terdengar DJJ Radiologik .Aktivitas jantung berkurang .DJJ (-) .Gerakan janin berkurang Pemeriksaan fisik .Robert’s sign .Nanjouk’s sign .

.

.

Dekapitasi .punksi .Kraniotomi .Induksi persalinan Watchful expectation .Kleidotomi .Misoprostol Embriotomi : .Eviserasi/Eksenterasi .Oksitosin drip .

 Psikologis  Gangguan pembekuan darah (hipofibrigenemia) .

.

TIME 07/09/12 17. striae gravidarum (+). HPHT: 28/11/2011 HTP : 05/09/2012 Riwayat ANC : > 4x di Rumah Sakit ANC terakhir : 01/09/2012 OBJECTIVE General Status KU : baik Kes: CM TD : 120/80 mmHg Nadi : 80x/menit RR : 20x/menit Suhu : 36. Pasien pernah terjatuh pada usia kehamilan 8 bulan. murmur (-). Riwayat keluar air dan lendir bercampur darah (-). ronkhi (-/). gallop (-). Extremitas : edema (-). asma.8oC ASSESSMENT G1P0A0H0 usia kehamilan 40-41 mingguT/KJDR/IU letak kepala. Tidak ada riwayat DM.20 SUBJECTIVE Pasien rujukan dari Rumah Sakit Sumbawa dengan G1P0A0H0 usia kehamilan 4041 minggu T/KJDR/IU presentasi kepala.00 pada tanggal 07 September 2012. Pulmo : vesikuler (+/+). akral teraba hangat (+). Nyeri perut yang hilang timbul dirasakannya sejak pukul 00. wheezing (-/-). ikterus (-/-) Cor :S1S2 tunggal reguler. Pasien mengeluh gerakan janinya berkurang sejak 5 hari yang lalu. Abdomen :scar (-). PLANNING •Observasi kesejahteraan ibu •DM konsul ke SPV •Usul DM: oksitosin drip •Advice SPV: terminasi dengan oksitosin drip. Status Lokalis Mata : anemis (-/-). . linea nigra (+). maupun hipertensi pada pasien.

tidak teraba bagian kecil janin dan tali pusat. teraba kepala ↓ HI. Riwayat keluar lendir campur darah (-). efficement 25%. Pasien tidak merasakan pergerakan OBJECTIVE Status Obstetri L1 : bokong L2 : punggung di sebelah kanan L3 : kepala L4 : 4/5 TFU : 29 cm TBJ : 2635 gram His : 1x/10’~10” DJJ : VT : Ø 1 cm.00 pada tanggal 07 September 2012.TIME SUBJECTIVE Riwayat USG: 2x Hasil USG : Janin tunggal Presentasi kepala. PE : kesan normal Promontorium tidak teraba Spina ischiadica tidak prominen Os coccygeus mobile Arcus pubis > 90o ASSESSMENT PLANNING . kalsifikasi (+) Ketuban cukup BPD: 31w4d FL: 35w6d AC: 38w6d FHR: (-) Kesimpulan USG: IUFD Riwayat KB sebelumnya : tidak pernah Rencana KB : belum ada Riwayat Obstetri Ini Kronologis S:pasien datang ke Rumah Sakit dengan keluhan nyeri perut menjalar sampai ke pinggang sejak pukul 00. amnion (+).

A:G1P0A0H0UK 40-41 mgg presentasi kepala dengan KJDR P: -RL 20 tpm -Rujuk ke RSUP NTB OBJECTIVE Pemeriksaan Laboratorium Hb : 13. tidak teraba bagian kecil janin dan tali pusat.6oC TFU : 25 cm TBJ : 2015 gram L1 : bokong L2 : puka L3 : kepala L4 : 4/5 DJJ : 12-12-11 (140 x/menit) VT : Ø 2 cm. effacement 25%. teraba kepala ↓H1. amnion (+).TIME SUBJECTIVE O: KU : baik TD : 120/80 mmHg HR : 80 x/menit RR : 20x/menit Suhu : 36.38 x 106/µL WBC : 15. denominator tidak jelas.8 % HBsAg(-) ASSESSMENT PLANNING .4 g/dl RBC : 4.11 x 103/µL PLT : 344 x 103/µL HCT : 40.

TIME 18.00   Bayi lahir.vulka Kala II persalinan Pimpin ibu untuk mengedan 20.30 SUBJECTIVE (-) OBJECTIVE His : 3x10’ ~ 30“ ASSESSMENT  PLANNING Drip tpm Oksitosin 8 19. 22. utuh. Observasi kesejahteraan ibu Sarankan ibu untuk makan. perjol. Plasenta lahir spontan. meninggal. panjang 50 cm.30 (-) His : 3x10’ ~ 35“ VT:  10 cm  Drip tpm Oksitosin 16 19.60 C TFU: 2 jaridiataspusat 2 jam postpartum   .00 (-) His : 3x10’ ~ 35“  Drip Oksitosin 12 tpm 19.50 Pasien ingin mengedan Teknus. maserasi tingkat II. minum dan mobilisasi.00 KU : baik Kes :CM TD: 120/80 mmHg N: 84x/menit RR:20x/menit T: 36. berat 2800 gram.

TIME 07. minum dan mobilisasi.00 (08-092012) SUBJECTIVE OBJECTIVE KU : baik Kes :CM TD: 120/80 mmHg N: 72x/menit RR:20x/menit ASSESSMENT 1 hari postpartum   PLANNING Observasi kesejahteraan ibu Sarankan ibu untuk makan.70 C TFU: 2 jari diatas pusat . T: 36.

KJDR Usia Kehamilan 40 – 41 mg -TBJ 2635 gram -Tidak merasakan gerakan janin sejak 5 hari yll -DJJ (-) -USG MASERASI GRADE II Bayi merah kecoklatan. air ketuban kecoklatan MANAJEMEN Terminasi kehamilan dengan oksitosin drip . tubuh melepuh dan terkelupas. kranium terlepas.