You are on page 1of 1

penyakit Herpes simpleks

etiologi Herpes simpleks virus tipe I atau II Tipe I biasanya pada usia anak-anak Tipe II biasanya dekade II atau III

Diagnosa banding 1. Impetigo bulosa Bisa pada anak dan dewasa terutama pada anak Predleksi : ketiak, dada, punggung UKK : eritema, bula, bula hipopion jika pecah berupa koleret dan eritematosa

Gejala klinis 2. Infeksi primer Tipe I : di pinggang ke ata di hidung atau mulut Tipe II : di pinggang ke bawah terutama genital bisa menyebabkan herpes meningitis atau herpes neonatus Infeksi primer berlangsung sekitar 3 minggu bisa disertai dengan gejala sistemik UKK : vesikel berkelompok di atas kulit sembab dan eritematosa, isi cairan jernih kemudian cairan seropurulen, dapat menjadi krusta dan kadang ulserasi biasanya sembuh tanpa sikatriks 3. Fase laten Tidak aktif pada ganglion dorsalis 4. Infeksi rekurens Melalui mekanisme pemicu berupa trauma fisik psikis atau food Berlangsung sekitar 7-10 hari Gejala prodormal seperti vesikel, panas, nyeri,gatal Timbul di tempat sama (loco) tidak sama (no loco) Komplikasi pada kehamilan : ensefalitis, ker atokonjungtivitis, hepatitis

Pemeriksaan penunjang Tes tzank dengan giemsa ditemukan sek datya berinti banyak dengan badan inklusi intranuklear

terapi Lesi dini : salep mengandung idoksuridin (stoxil, viruguent, virunguent-P) Salep asiklovir yg mengganggu replikasi DNA virus Asiklovir tablet 5x200 mg 5 hari Pengobatan pencegahan pada keadaan yg berat : preparat adenin arabinosid (vitarabin) dan preparat glikoprotein Pengobatan pencegahan pada keadaan berat : preparat lupido H (tipe I) lupidon G (tipe II) atau imunostimulator berupa levamisol dan isoprinosin