MAKALAH MANAJEMEN KEUANGAN LANJUTAN OBLIGASI

DOSEN : Bp. SUSANTO

NAMA KELOMPOK:

1. WIDIYANTO 2. HARY SURYONO 3. UMI NURUL H 4. NURKHOLIFAH 5. FENTI FAIZAH

: B.131.09.0271 : B.131.09.0289 : B.131.09.0276 : B.131.09.0389 : B.131.09.0343

FAKULTAS EKONOMI MANAJEMEN UNIVERSITAS SEMARANG 2012

12 Mei 2012 Penyusun . untuk itu dalam kesempatan ini penulis menghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang membantu dalam pembuatan makalah ini. tim penulis dengan rendah hati dan dengan tangan terbuka menerima masukan.KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Namun demikian. Akhirnya tim penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembaca. Tim penulis menyadari bahwa dalam proses penulisan makalah ini masih dari jauh dari kesempurnaan baik materi maupun cara penulisannya. Penulis menyadari bahwa didalam pembuatan makalah ini berkat bantuan dan tuntunan Tuhan Yang Maha Esa dan tidak lepas dari bantuan berbagai pihak. Semarang. tim penulis telah berupaya dengan segala kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki sehingga dapat selesai dengan baik dan oleh karenanya.saran dan usul guna penyempurnaan makalah ini. atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada tim penulis sehingga dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul “OBLIGASI”.

faktor yang mempengaruhi underpricing pada 99 perusahaan (bank dan nonbank) yang digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini menyebutkan bahwa variabel reputasi underwriter dan pertumbuhan laba berpengaruh signifikan terhadap . Penelitian terdahulu Mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi underpricing telah dilakukan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Dian Febrina (2004) tentang tujuh variabel yang mempengaruhi terjadinya underpricing saham perusahaan (selain perbankan dan lembaga keuangan) saat melakukan penawaran perdana pada perusahaan yang listing di Bursa Efek Jakarta periode 2000-2002.Obligasi domestik dan luar negeri sebagai substansi yang tidak sempurna . reputasi underwriter. ia mampu menjelaskannya secara eksplisit dan mengaitkan peran perdagangan dalam proses penyesuaian kurs dalam jangka panjang. umur perusahaan. Dengan demikian keseimbangan portfolio juga menjelaskan terjadinya lonjakan kurs namun tidak seperti pendekatan moneter. Selanjutnya depresiasi merangsang peningkatan ekspor negara domestik sehingga menciptakan surplus perdagangan bagi domestik yang segera disusul oleh apresiasi mata uangnya.Memperhitungkan arti penting perdagangan (sektor riil) Terjadinya kenaikan penawaran uang di Negara domestik akan mendorong terjadinya kemerosotan di negara yang bersangkutan sehingga akan membuat para investor menukarkan obligasi domestiknya menjadi mata uang domestik dan obligasi luar negeri. profitabilitas perusahaan dan jenis industri tidak berpengaruh terhadap underpricing dan hanya return on asset (ROA) yang signifikan. Febrina menyimpulkan bahwa variabel independen yang meliputi reputasi auditor. Christian (2008) meneliti faktor. solvabilitas perusahaan. Pembelian secara besar-besaran atas obligasi luar negeri itu dengan sendirinya menimbulkan depresiasi atas mata uang domestik. Asumsi yang dipergunakan dalam pendekatan ini adalah: .BAB I PENDAHULUAN Pendekatan ini merumuskan bahwa kurs sesungguhnya terbentuk dalam penyeimbang stok atau total permintaan dan penawaran aset-aset finansial dalam setiap negara.

proceeds tidak berpengaruh signifikan . Return On Asset (ROA).underpricing sedangkan variabel reputasi auditor.ukuran perusahaan dan komposisi komisaris independen tidak signifikan. Martin Maulana (2009) juga meneliti faktor yang mempengaruhi tingkat underpricing saham pada 33 perusahaan (selain perbankan dan lembaga keuangan) menyebutkan bahwa hanya variabel firmsize yang memiliki pengaruh signifikan terhadap underpricing sedangkan Earning Per Share (EPS). financial leverage.

Angka 5. Sistem pembayaran : a. yaitu obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan. Municipal bond. Pasal 1. Corporate bond.BAB II OBLIGASI DEFINISI/PENGERTIAN OBLIGASI Menurut Sugeng Rijadi Mantan Direktur Bursa Efek Obligasi adalah surat berharga atau sertifikat yang berisi kontrak pengakuan hutang atas pinjaman yang diterima oleh penerbit obligasi dari pemberi pinjaman (pemodal) • Berinvestasi (membeli) Obligasi : meminjamkan uang • Menerbitkan Obligasi : berhutang uang Obligasi adalah bagian dari Efek (Bab 1. Convertible bond . yang dapat berupa surat pengakuan utang. Government bond. b. yaitu obligasi yang diterbitkan oleh Pemerintah Pusat. 2. surat berharga komersial. yaitu obligasi yang tidak mewajibkan penerbitnya membayar coupon (bunga) kepada pemegangnya. 3. unit penyertaan kontrak investasi kolektif. UU RI No. Zero coupon bond. Exchangable bond . Coupon bond (fixed coupun bond & Floating coupon bond). yaitu obligasi yang dapat ditukar dengan saham afiliasi milik penerbit/emiten . yaitu obligasi yang diterbitkan oleh Pemda. OBLIGASI. 8 1995 tentang Pasar Modal) Efek adalah suatu surat berharga. tanda bukti utang. yaitu obligasi yang mewajibkan penerbit untuk membayar coupon (bunga) baik tetap (fixed coupon bond) maupun bunga mengambang (floating coupon bond)  Dari sisi Hak penukaran : 1. saham. dan setiap derivatif dari efek JENIS OBLIGASI  Dari sisi penerbit: 1. kontrak berjangka atas efek. yaitu obligasi yang dapat ditukar dengan saham penerbitnya (ditukar saham emiten) 2.

maka harga obligasi : . Periode pembayaran bunga. Secure bond . yaitu tingkat bunga yang umum berlaku dalam masyarakat sebagai pembanding kupon (bunga) obligasi. yaitu obligasi yang dijamin pelunasannya dengan assets tertentu. Mortgage bond . yaitu untuk obligasi yang memberikan hak kepada kepada pemilik/pemegang penerbit/emiten. jika penjaminnya adalah pihak III 3. yaitu periode waktu dimana penerbit melakukan pembayaran kupon .  menukarkan/meminta pelunasan Dari sisi Jaminan : 1. Guaranteed bond . Kupon (bunga obligasi) = 10%/th Periode pembayaran setiap 6 bulan. Jangka waktu jatuh tempo yaitu jangka waktu sejak obligasi diterbitkan sampai dilunasi oleh penerbitnya. receivables) Unsecured bond (Debentures). 3. dengan jatuh tempo 20 tahun. jika dijamin dengan real properties (: gedung) 4. HARGA OBLIGASI Harga obligasi adalah suatu harga apabila kita ingin membeli atau menjual obligasi di pasar modal baik melalui transaksi bursa maupun OTC. Callable bond . Putable bond . yaitu harga obligasi sebagaimana pada waktu penerbitan. jika dijamin dengan surat berharga (sekuritas. Contoh : Nominal obligasi =Rp 1000 . 2. Biasanya 3 bulanan atau 6 bulanan. Jika tingkat bunga yang berlaku umum adalah 11%/tahun. Collateral trust bond.3. Nominal. 4. yaitu obligasi yang memberi hak kepada penerbitnya untuk melakukan penarikan/pelunasan pada waktu tertentu (waktu penarikan biasanya sudah diatur dalam perjanjian waktu penerbitan obligasi) 4. yaitu obligasi yang tidak dijamin oleh assets tertentu. Beberapa hal yang mempengaruhi harga obligasi adalah : 1. 2. Tingkat bunga.

P = C/(1+r) + C/(1+r)2 ……C/(1+r)n + M/(1+r)n P = 50/(1+0. maka harga obligasi semakin turun.034)40 + 1000/(1+0.05)40 = 1000 (harga sama persis dengan nominal disebut at par) Jika required yield 6..77 (harga di bawah nominal disebut at discount) Jika required yield 10%/tahun (sama dengan kupon).05)40 + 1000/(1+0.055)2 ….04 (harga di atas nominal disebut at premium) Dari contoh di atas nampak semakin tingi tingkat bunga umum (required yied).+50/(1+0.+50/(1+0..034)40 = 1.034)2 ….055) 1 + 50/(1+0.347..034) + 50/(1+0.055)40 = 919.+50/(1+0. maka harga obligasi : P = C/(1+r) + C/(1+r)2 ……C/(1+r)n + M/(1+r)n P = 50/(1+0.05) + 50/(1+0. maka harga obligasi : P = C/(1+r) + C/(1+r)2 ……C/(1+r)n + M/(1+r)n P = 50/(1+0.055)40 + 1000/(1+0. Mengapa Obligasi? Beberapa Feature Obligasi • • • • Nilai Nominal (Par Value) Tingkat bunga yang ditawarkan kepada pembeli obligasi (Coupon/Interest Rate) Batas pelunasan obligasi (Maturity Date) Tanggal penerbitan obligasi .8%/tahun.05)2 ….

• • Penilaian Obligasi Nilai Obligasi = present value dari semua aliran kas yang diperoleh investor dari obligasi (bunga & principal) Keterangan Rumus Penilaian Obligasi V d = = = = = Nilai absolut obligasi Kupon bunga obligasi Nilai nominal jatuh tempo Suku bunga yang berlaku Usia obligasi yang tersisa I M K n Penilaian Obligasi: Contoh • Misalkan obligasi dengan maturitas 20 tahun. bunga 18%. Tingkat retu . par value = Rp 1 juta.

486 + 36. usia 15 tahun. berapa nilai obligasi jika: 1) Kd tetap 15%. nilai nominal 1000.2633) . 15) Vd = 150 (5.500 = 999.000 Perubahan Harga Obligasi Obligasi dengan bunga 15%. suku bunga yang berlaku 15%.9 Vd = 1000.-.• • Vd = 180.3527) + 1.3 = 999.000. 14) =150(5. 15) + 1000(PVIF.0365) Vd = 963. 15%.) Obligasi pada contoh sebelumnya.01 Perubahan Harga Obligasi (cont. Setahun setelah obligasi tersebut diterbitkan.8474) + 1000 (0.11 + 122. n) + M(PVIF. 15%.98 ≈ 1000 2) Kd = 10% V=150(PVIFA. V = I (PVIFA. 14)+1000(PVIF.000 (5. 14) =150(7. k.7245) + 1000(0.000 (0.000. 10%. 10%. k. n) I = 15% x 1000 = 150 Kd = 15% M = 1000 n = 15 Vd = 150(PVIFA. 3) Kd = 20% 1) Kd = 15%. 14)+1000(PVIF.1229) Vd = 877. 15%.675 + 141. usia obligasi = n = 14 tahun V=150(PVIFA.3667) + 1000(0.1413) =858.986 ≈ 1. 15%. 2) Kd = 10%.

Obligasi yang Membayar Bunga Setiap Tengah Tahun Obligasi dengan usia 15 tahun. 20%. Liquidity risk: jika obligasi tidak liquid. Risiko Obligasi • • • • Interest Risk: pada saat suku bunga di pasar naik.) 1/2 = 150/2 = 75 . harga obligasi premi dan obligasi diskon akan kembali ke nilai nominalnya pada saat jatuh tempo. 20%.01+ 263. Reinvestment rate risk: pada saat suku bunga di pasar turun.49 Kesimpulan Jika I = Kd  V = M Jika I > Kd  V > M (Obligasi premi) Jika I < Kd  V < M (Obligasi diskon) Berapapun Kd. bunga obligasi 15%. nilai nominal 1000.-.59 + 77. 14) =150(4. Obligasi yang Membayar Bunga Setiap Tengah Tahun (cont.31 3) Kd = 20% V=150(PVIFA.9 = 769. bunga dibayar setiap 6 bulan.=1105.3 = 1368. 14)+1000(PVIF. pemegang obligasi hanya menerima nilai nominal.6106) + 1000(0. suku bunga yang berlaku 10%.0779) =691. Karena pada saat jatuh tempo. Default risk: jika emiten tidak mampu memenuhi kewajibannya.

94 + 231.5%.2314) 1152.M Kd/2 2n V = = = = = = = 1000 10% /2 = 5% 2 (15) = 30 75(PVIFA.34 .4 1384.30) 75(15.5%.3725) + 1000(0.30)+1000(PVIF.

_Pembayaran bunga periodik disebut kupon (coupon). sedangkan obligasi menyatakan klaim kreditur pada suatu perusahaan. Sedangkan banyaknya dan waktu dividen yang dibayar kepada pemegang saham dapat berubah-ubah sepanjang tahun. _ Saham biasa menyatakan klaim kepemilikan pada suatu perusahaan. _ Call provision memberikan hak kepada perusahaan penerbitnya untuk membeli kembali obligasi yang beredar dari para pemegangnya sebelum tanggal jatuh tempo. Salah satu isi penting dari bond indenture adalah call provision. yang berarti investor mempunyai batas waktu ketika memegangnya. _Jumlah tetap yang dibayar pada waktu jatuh tempo (maturity) merupakan pokok pinjaman (principal) obligasi. . _ Obligasi perusahaan diterbitkan tanggal\ jatuh tempo. CALL PROVISION _ Ketika menerbitkan obligasi. _ Banyaknya dan waktu pembayaran kas yang diberikan pada pemegang obligasi.OBLIGASI PERUSAHAAN _ Obligasi perusahaan merupakan sekuritas yang diterbitkan oleh suatu perusahaa yang menjanjikan kepada pemegangnya pembayaran sejumlah uang tetap pada suatu tanggal jatuh tempo di masa mendatang disertai dengan pembayaran bunga secara periodik. _ Bond indenture adalah dokumen legal yang memuat perjanjian tertulis antara perusahaan penerbit obligasi dan pemegangnya. Sedangkan saham biasa tidak mempunyai jatuh tempo sehingga investor bisa memegangnya selama hidup perusahaan. perusahaan juga menyusun bond indenture yang ringkasannya disediakan dalam prospektus. yang juga disebut nilai nominal atau nilai pari (par value atau face value). yaitu pokok pinjaman dan kupon. telah ditetapkan ketika obligasi diterbitkan.

sesuai dengan masa berlakunya. lembaga pemeringkat efek dapat menjembatani kesenjangan informasi antara emiten atau perusahaan penerbit dan investor melalui penyediaan informasi standar atas tingkat risiko kredit suatu perusahaan. _ Investor umumnya memanfaatkan peringkat suatu obligasi untuk mengukur risiko yang dihadapi dalam pembelian obligasi tersebut. PERINGKAT OBLIGASI _ Peringkat obligasi bukanlah suatu saran untuk membeli atau menjual obligasi.JENIS OBLIGASI PERUSAHAAN _ Obligasi dengan jaminan (mortgage bonds) _Obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan dengan menggunakan jaminan suatu aset real. _ Obligasi tanpa jaminan (debentures atau unsecured bond) Obligasi yang diterbitkan tanpa menggunakan suatu jaminan aset real tertentu. . sehingga pemegang obligasi mempunyai kesempatan untuk memperoleh capital gain. _ Obligasi yang disertai warrant _Dengan adanya waran. maka pemegang obligasi mempunyai hak untuk membeli saham perusahaan pada harga yang telah ditentukan. _ Meskipun begitu. maka pemegang obligasi berhak untuk mengambil alih asset tersebut. OBLIGASI NEGARA _ Surat utang negara (SUN) adalah surat berharga yang berupa surat pengakuan utang dalam mata uang rupiah maupun valuta asing yang dijamin pembayaran bunga dan pokoknya oleh Negara Republik Indonesia. Sehingga jika perusahaan gagal memenuhi kewajibannya. JENIS OBLIGASI PERUSAHAAN _ Obligasi konversi _Obligasi yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk mengkonversikan obligasi tersebut dengan sejumlah saham perusahaan pada harga yang telah ditetapkan.

10 x Rp1 juta= Rp100. _ Current yield obligasi adalah penghasilan bunga kupon tahunan dibagi dengan harga pasar obligasi. KUPON DAN CURRENT YIELD _ Nominal yield obligasi atau lebih dikenal dengan sebutan tingkat kupon (coupon rate) adalah penghasilan bunga kupon tahunan yang dibayarkan pada pemegang obligasi. . PENTINGNYA OBLIGASI NEGARA _ Bagi pemerintah: _Membiayai defisit APBN. Atas penerbitan SUN. CONTOH _ Jika seorang investor membeli sebuah obligasi dengan nilai nominal Rp1 juta dan mempunyai tingkat kupon 10 persen.000. _ Pemerintah pusat berwenang untuk menerbitkan SUN setelah mendapat persetujuan DPR dan setelah berkonsultasi dengan Bank Indonesia. _Menutup kekurangan kas jangka pendek. _Mengelola portofolio utang negara. _ Penghasilan bunga atau kupon per tahun pada investasi ini adalah 0. 24 Tahun 2002 tentang Surat Utang Negara._ SUN dan pengelolaannya diatur oleh Undang-Undang No. pemerintah berkewajiban untuk membayar bunga dan pokok pinjaman dengan dana yang disediakan dalam APBN.

R. C. Brealey.A and Mayers. 1991. Penerbit Andi Yogyakarta. McGraw Hill. . Principles of Corporate Finance.DAFTAR PUSTAKA Setia Atmaja lukas. Manajemen Keuangan. 2008.S .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful