SISTEM INFORMASI PENERIMAAN SISWA BARU(PSB) SMP N1 KESUGIHAN

(PROPOSAL PENELITIAN)

Disusun Oleh : SURYANTO NIM : 10.11.3682

Departemen Teknik Informatika STMIK AMIKOM Yogyakarta Jalan Ring Road Utara Condong Catur, Sleman, Yogyakarta 2012

perkantoran dan pendidikan. Selain itu SMP N1 Kesugihan ini tergolong sekolah yang banyak di minati oleh siswa-siswa baru bahkan penerimaan siswa di sekolah ini mencapai 270 siswa setiap tahunnya. PENDAHULUAN 1. dan lebih efektif. Hal ini akan menjadi hambatan bagi yang membutuhkan layanan informasi. komputerisasi sebagai media elektronik dapat membantu laporan pengolahan data penerimaan siswa baru yang masih dilakukan secara manual akan dikembangkan sistem data siswa yang terkomputerisasi. pengolahan data yang baik akan diolah sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan informasi yang up to date dan akurat. Dalam lembaga pendidikan sistem informasi ini bertujuan untuk promosi atau memberikan gambaran umum mengenai profil lembaga pendidikan yang bersangkutan. Berdasarkan latar belakang tersebut maka saya membuat aplikasi penerimaan siswa baru berbasis web dengan judul “SISTEM INFORMASI PENERIMAAN SISWA BARU SMP N1 KESUGIHAN”. Misalnya dalam sebuah perusahaan. Melihat masalah yang ada. SMP N1 Kesugihan merupakan salah satu sekolah negeri favorit yang berada di wilayah Kabupaten Cilacap. dan akurat. baik untuk pihak sekolah maupun pihak berhubungan dengan instansi tersebut. maka penulis mengambil topik dengan judul Sistem informasi banyak digunakan dalam suatu lembaga. Dalam hal ini. . tepat.1. Dengan alasan diatas.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi saat ini mempengaruhi segala bidang kehidupan manusia dan diperlukan sebagai sarana pendukung yang dapat menujang aktivitas kerja yang cepat. Oleh karena itu. Dimana SMP N 1 Kesugihan ini pengolahan data penerimaan siswa baru masih menggunakan sistem manual dan belum efisien. serta bermanfaat bagi instansi dan bagi pihak yang membutuhkan data-data siswa. administrasi. Karena fungsinya situs web bisa memberikan informasi dengan lengkap dan tidak mengeluarkan banyak biaya. maka terdorong untuk mengadakan penelitian tentang pengolahan data penerimaan siswa baru yang ada pada SMP N 1 Kesugihan serta berusaha semaksimal mungkin untuk mengembangkan sistem yang lebih baik. dan fasilitas lain. Informasi yang di sampaikan harus dapat di akses kapan saja dan dimana saja salah satu media yang sudah akrab dengan masyarakat saat ini adalah internet.

1 1.3.3 Tujuan Sistem ini memiliki tujuan : 1.2 Data apa saja yang diperlukan untuk mebuat Sistem Informasi Penerimaan Siswa Baru? Bagaimana proses yang dilakukan untuk membuat Sistem Informasi Penerimanaan Siswa Baru? Rumusan masalah dalam sistem ini diantaranya : 1. 1. antara lain : 1.2.3 Pembahasan yang akan dibahas dalam proses penerimaan siswa baru meliputi proses pendaftaran dan tahap penyeleksian berdasarkan NEM saja.1 1. Dalam kegiatan ini diajukan pertanyaan lisan dan usaha untuk melengkapi data – data.1. 1.2 Kepustakaan Yaitu pembuatan laporan ini dilakukan dengan cara mempelajari dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan perancangan sistem ini yang kami dapatkan dari para pengajar.3. 1. Dalam proses penerimaan siswa baru ini tidak membahas proses registrasi.1 Wawancara Wawancara dilakukan untuk mengetahui masalah yang timbul atau yang dialami langsung oleh yang bersangkutan.4.1 1. referensi-referensi berupa buku dan . Pengguna sistem ini adalah Panitia Penerimaan Siswa Baru dan Siswa baru yang ingin mendaftar.4.2 Rumusan Masalah 1. pembagian kelas. Meminimalisir penggunaan kertas karena pendataan dilakukan secara komputerisasi. Wawancara dilakukan pada bagian – bagian yang terkait dengan sistem penerimaan siswa baru. saya menerapkan beberapa metode.2 1.4.2.dll.5.4 Batasan Masalah Adapun masalah yang dibahas dalam laporan ini hanya dibatasi pada : 1.2 Untuk mempermudah dan mempercepat dalam penyeleksian siswa baru.5.5 Metodologi Penelitian Dalam pembuatan sistem ini.

1 1. Kesugihan. 1 2 3 4 5 Kegiatan Studi Kepustakaan Penulisan Proposal Pengumpulan Data Pembuatan Sistem/Program Pengujian Sistem Okt 12 Nop 12 Des 12 Jan 13 Feb 13 1.informasi dari internet yang kemudian saya tuangkan dalam pembuatan sistem ini.1 Konsep Dasar Sistem 2. Letnan Sutrisno No.7.6. Cilacap : Pendidikan 1.1.2 1.1 Pengertian Sistem .1 1. Sedangkan jadwal penelitian sebagai berikut : Bulan / tahun No.7.6.7 Deskripsi Dan Analisa Sistem 1. 7 Pesanggrahan.7.7.3 1.6.2 1.3 Nama Organisasi : SMP N1 Kesugihan Alamat Bidang Gerak : Jl. LANDASAN TEORI 2.6 Identitas Organisasi 1.4 Nama Sistem Tujuan Model sistem : Penerimaan Siswa Baru ( PSB ) SMP N1 Kesugihan : Mempermudah dalam penerimaan siswa baru : Aplikasi berbasis web Penanggung Jawab : Ketua Panitia PSB 2.

Komponen-komponen sistem (components). Penghubung merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem lainnya. Lingkungan luar dari suatu sistem adalah apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. e.2 Karakteristik Sistem Menurut Jogiyanto (2005:3)[3] Suatu sistem mempunyai karakteristrik atau sifat-sifat tertentu. Masukan sistem (input). Keluaran sistem adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna . Gerald lebih menekankan pada urutan-urutan operasi di dalam sistem. Penghubung sistem (interface).yang artinya saling bekerjasama membentuk satu kesatuan. sebagai berikut: a. Batasan sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Sedangkan menurut Jerry Fith Gerald (2009:2)[2] “Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan. Pengolah sistem (process).Menurut Jogiyanto (1999:683)[1] “Suatu sistem dapat didefinisikan sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari dua atau lebih komponen atau subsistem yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan”. b. Keluaran sistem (output).1. Masukan sistem adalah energi yang dimasukkan kedalam sistem. Batasan sistem (boundary). g. f. berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu”. 2. Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi. c. Dalam mendefinisikan pengertian sistem. d. Suatu sistem harus memiliki suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. Lingkungan luar sistem (environtments).

2. sehingga perlu suatu model yang nantinya akan dikelompokkan dan diproses untuk menghasilkan informasi.1. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem abstrak (abstract system) dan sistem phisik(physical system).kalau sistem tidak mempunyai sasaran. c.2 Definisi Informasi Menurut Jogiyanto (1999:692)[6] “Informasi dapat didefinisikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentukyang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian- . Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertutup (closed system) dan sistem terbuka (open system).2.2 Konsep Dasar Informasi 2. d.maka operasi sitem tidak ada gunanya. Data merupakan bentuk yang belum dapat memberikan manfaat yang besar bagi penerimanya. Kejadian (event) adalah sesuatu yang terjadi pada saat tertentu. benda dan orang yang betul-betul ada dan terjadi. b. diantaranya adalah sebagai berikut : a.2. Sasaran sistem (objectives).1 Definisi Data Menurut Agus Mulyanto (2009:15)[5] “Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata”. Sumber dari informasi adalah data. 2. Kesatuan nyata (fact and entity) adalah berupa suatu obyek nyata seperti tempat. 2. Data merupakan bentuk jamak dari bentuk tunggal data-item. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertentu (deterministic system) dan sistem tak tentu(probabilistic system). Suatu sistem pasti mempunyai sasaran. Sistem di klasifikasikan sebagai sistem alamiah (natural system) dan sistem buatan manusia (human made system).h.3 Klasifikasi Sistem Menurut Al Bahra bin Ladjamudin B (2008:10)[4] Sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandang.

tingkat relevansi informasi yang bersangkutan dengan kebutuhan pengguna. a.kejadian (event) yang keputusan”. membuat suatu keputusan dan melakukan tindakan. Sumber dari informasi adalah data. Atribut atau kualitas informasi ini dapat membantu kita dalam mengidentifikasikan dan mendeskripsikan kebutuhankebutuhan informasi yang spesifik. manajemen suatu organisasi tidak akan dapat mencapai tujuan yang direncanakan. apalagi untuk mencapai sasaran secara efektif dan efisien.3 Siklus Informasi Data yang diolah melalui suatu model informasi. simbol. 2. diproses kembali lewat suatu model dan seterusnya membentuk suatu siklus.2. Atribut informasi yang dimaksud yaitu . .4 Atribut Informasi Atribut atau kualitas-kualitas informasi yang berkaitan dengan konsep informasi cukuplah banyak. e. Tepat pada waktunya. tergantung dengan waktu. derajat atau ukuran akan kebebasan informasi dari kesalahan. d. ukuran detail yang digunakan di dalam penyediaan informasi. Akurat. b. Dibutuhkan. yang berarti menghasilkan suatu tindakan yang akan membuat sejumlah data kembali. Siklus inilah yang dinamakan dengan Siklus Informasi. Presisi. Tanpa dukungan informasi. data merupakan bentuk jamak dari bentuk tunggal datum atau data item. c. gambar atau suara. angka. penerimaan informasi masih dalam jangkauan waktu yang dibutuhkan oleh penerima. penerima kemudian menerima informasi tersebut. derajat kebebasan informasi dari keragu-raguan.2. mampu memberi kejutan atau surprise pada yang menerima” 2. Data tersebut akan ditangkap sebagai input. Sedangkan data sendiri adalah representasi dari suatu fakta yang dimodelkan dalam bentuk huruf. Jelas.dengan kata lain “informasi adalah rangkaian data yang mempunyai sifat sementara. nyata (fact) yang digunakan untuk pengambilan Sedangkan menurut Barry E (2009:17)[7] ”informasi merupakan sesuatu yang menunjukkan hasil pengolahan data yang diorganisasi dan berguna kepada orang yang menerimanya”.

2. 2. Kelengkapan : informasi harus lengkap sesuai dengan kebutuhan. derajat perubahan yang sengaja dibuat untuk merubah atau memodifikasi informasi dengan tujuan mempengaruhi para penerima. g. Kemudahan akses : informasi harus bisa diperoleh dengan mudah agar dapat diterima oleh pengguna tanpa hambatan dan lancar. tidak boleh terlambat. atau harus akurat. Tidak bias. Ketepatan waktu : informasi harus tiba ditangan pengguna tepat waktu. semakin rinci berarti semakin presisi. e. informasi yang terlambat akan berkurang nilainya. f. tingkat kelengkapan informasi. misalnya laporan keuangan hanya berlaku 4 bulan. b. Terukur. Teruji. yaitu : a. Ketepatan sasaran : informasi harus tiba ditangan orang yang memerlukannya. berapa lama informasi tersebut berlaku. tidak mengandung kesalahan.5 Kualitas Informasi Kualitas dari suatu informasi tergantung dari 6 hal. d. Ketepatan isi : informasi harus tepat isi-nya. i. tingkat kesepakatan atau kesamaan nilai sebagai hasil pengujian informasi yang sama oleh berbagai pengguna (laik uji). Lengkap. apabila salah sasaran informasi tersebut tidak berguna atau bisa disalah-gunakan. Ketepatan isi juga selain berkaitan dengan akurasi juga berkaitan dengan presisi. Akurat berarti tidak mengandung kesalahan. c. . Relevansi : informasi harus relevan dengan kebutuhan pengguna-nya. h.f. Mudah didapat. sedang presisi menyatakan derajat kerincian informasi. Faktor usia biasa dikaitkan dengan rentang waktu (time frame). j. Disamping ketepatan waktu (timeliness)informasi juga ditentukan oleh usia (age). tingkat atau kemampuan dalam menyatakan informasi dalam bentuk numerik. Misalnya informasi harus tersedia di jaringan dengan fasilitas akses yang aman dari orang yang tidak berhak. apabila tidak lengkap tentu nilai dan kualitasnya kurang. bila tidak maka informasi ini tidak berguna. tingkat kemudahan dan kecepatan dalam memperoleh informasi yang bersangkutan.

2.1 Definisi Sistem Informasi Menurut Jogiyanto (1999:697)[8] “Sistem informasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem di dalam suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang. menganalisis. file-file database dan output. memproses tipe transaksi rutin tertentu. menyimpan.4 Kamus Data Kamus data berisi katalog fakta dan kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi. 2. suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya dan sebagian besar informasi tidak dapat ditaksir keuntungannya dengan satuan nilai uang tetapi dapat ditaksir nilai efektifitasnya. fasilitas. Kamus data biasanya dibuat pada tahap analisis dan perancangan.3 Konsep Dasar Sistem Informasi 2. Jika suatu informasi manfaatnya lebih efektif dari biaya mendapatkannya maka informasi ini dapat dikatakan bernilai. pada tahap analisis digunakan sebagai alat komunikasi antara analisis sistem dengan pemakai sistem. Sedangkan menurut Agus Mulyanto (2009:29)[9] “Sistem informasi merupakan suatu komponen yang terdiri dari manusia. dan prosedur kerja yang memproses.3.2. Oleh karena itu. sedangkan pada tahap perancangan digunakan untuk merancang input. teknologi. memberi sinyal kepada manajemen dan yang lainnya terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan yang cerdik”. . teknologi informasi. Analisis sistem dapat mendefinisiakan setiap data yang mengalir pada sistem secara lengkap. dan menyebarkan informasi untuk mencapai suatu tujuan”. Pengukuran dapat menggunakan analisis cost effectiveness atau cost benefit. media. prosedur-prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi penting.6 Nilai Informasi Nilai dari informasi ditentukan oleh dua hal yaitu manfaat dan biaya mendapatkannya. 2.

Menjelaskan hubungan detail antar penyimpanan yang menjadi perhatian dalam entity relationship diagram. Struktur data Menunjukkan arus data yan terdiri dari bermacam item data. Bentuk data Bisa berupa berupa formulir. Kamus data dibuatkan berdasarkan arus data dan penyimpanan data juga harus terdapat didalam kamus data. dan field yang dapat digunakan untuk merancang database. Periode Untuk menunjukkan kapan terjadinya arus data ini. b. Kapan input data diberikan. e. Kamus data berisi keterangan tentang : a.Kamus data dibuat berdasarkan arus data yang mengalir pada DAD (fisik dan logika). dimana di dalamnya terdapat struktur dari arus secara detail. Keterangan Untuk lebih memperjelas makna dari arus data. . Nama arus data dan penyimpanan data Dalam DFD (komposisi paket data dan komposisi penyimpanan data). Kamus data tidak menggunakan notasi gambar atau grafis sebagaimana halnya DFD. hasil cetakan di komputer atau kertas. sehingga bila pemakai membaca dan ingin lebih lanjut mengenal tentang suatu arus data atau penyimpanan data dapat mencari langsung dalam kamus data. g. Alias atau nama lain Alias atau nama lain perlu dituliskan karena data yang sama mempunyai nama yang berbeda untuk orang departemen yang lainnya bila nama ini ada. f. parameter. h. c. d. kapan proses dilakukan dan kapan laporan dihasilkan. Arus data Menunjukkan dari mana data mengalir dan kemana data menuju. Volume Berisi volume rata-rata dan volume puncak dari arus data yag mengalir. sebuah alat permodelan dikatakan kurang lengkap bila tidak didukung oleh kamus data. i. variable. Dalam kamus data seluruh elemen data diterjemahkan secara lengkap.

Simbol ini digunakan untuk menghubungkan suatu modul dengan yang lainnya c. Simbol ini menunjukkan suatu penyeleksian kondisi di dalam modul e. Decision. Connection.5 Bagan Terstruktur Bagan terstruktur menggambarkan bagaimana alur proses dari suatu modul atau rutin program dengan simbol-simbol yang sederhana dan singkat. Penggunaan DAD dalam modeling tolls dipopulerkan oleh Tom DeMarco pada tahun 1978 serta Gane dan Sarson pada tahun 1979 dengan menggunakan metode pendekatan metode analisis sistem terstruktur (Structured System Analysis).6. Diagram Konteks . Simbol ini menunjukkan suatu data atau elemen kontrol yang dikirimkan dari satu modul ke modul yang lainnya. Simbol ini menunjukkan suatu perulangan di dalam modul d. Module. Simbol ini menunjukkan suatu modul b.6 Diagram Alir Data (Data Flow Diagram) Menurut Al Bahra bin Ladjamudin B (2004:169)[10] “Diagram aliran data merupakan model dari sistem untuk menggambarkan pembagian sistem ke modul yang lebih kecil. Salah satu keuntungan menggunakan diagram aliran data adalah memudahkan pemakai atau user yang kurang menguasai bidang komputer untuk mengerti sistem yang akan dikerjakan”. 2. 2. Simbol-simbol dasar yang digunakan itu adalah : a. Panah dengan lingkaran kosong menunjukkan data yang dikirimkan dan panah dengan lingkaran diblok menunjukkan elemen kontrol yang dikirimkan. Salah satu tool yang paling penting bagi seorang analis sistem adalah DAD (Diagram Arus Data). Sedangkan menurut Mahyuzir (2009:277)[11] “Diagram alir data (DFD = Data Flow Diagram) adalah teknik grafik yang digunakan untuk menjelaskan aliran informasi dan transformasi data yang bergerak dari pemasukan data hingga ke keluaran”. Loop. Couple.1 Tingkatan Diagram Pada DAD a.2.

2. Diagram Nol / Zero (Overview Diagram) Diagram nol adalah diagram yang menggambarkan proses dari data flow diagram. Ia akan memberi gambaran tentang keseluruhan sistem. Bila sistem informasi dirancang untuk satu bagian (departemen) maka bagian lain yang masih terkait menjadi external entity. b.6. c. Pada level ini sudah dimungkinkan adanya atau digambarkannya data store yang digunakan. Keseimbangan input dan output (balancing) antara diagram 0 dengan diagram konteks harus terpelihara. tetapi ia memberikan data ke dalam sistem atau memberikan dari sistem.2 Elemen Dasar Dari Diagram Alir Data a. Diagram konteks merupakan level tertinggi dari DFD yang menggambarkan seluruh input ke sistem atau output dari sistem. simbol * atau p(functional primitive) dapat ditambahkan pada akhir nomor proses. dan eksternal entity. Arus data ditunjukkan dengan arah panah dan garis diberi nama atas arus data yang mengalir. Arus Data (Data Flow) Arus data merupakan tempat menggalinya informasi dan sigambarkan dengan garis yang menghubungkan komponen dari sistem. aliran data. menunjukkan tentang fungsi-fungsi utama atau proses yang ada. Untuk proses yang tidak rinci lagi pada level selanjutnya. Diagram Rinci (Level Diagram) Diagram rinci adalah diagram yang menguraikan proses apa yang ada dalam diagram zero atau diagram level di atasnya. . Tidak boleh ada store dalam diagram konteks. External entity tidak termasuk bagian dari sistem. disimbolkan dengan suatu kotak notasi. b.Diagram konteks adalah diagram yang terdiri dari suatu proses dan menggambarkan ruang lingkup suatu sistem. Diagram nol memberikan pandangan secara menyeluruh mengenai sistem yang ditangani. Dalam diagram konteks hanya ada satu proses. Arus data ini mengalir di antara proses. Kesatuan Luar (External Entity) Sesuatu yang berada di luar sistem. Sistem dibatasi oleh boundary (dapat digambarkan dengan garis putus).

1 Kesimpulan Berdasarkan pelaksanaan perancangan yang telah dilakukan. PENUTUP 3. Proses berfungsi mentransformasikan satu atau beberapa data keluaran sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan. d. Proses (Process) Proses merupakan apa yang dikerjakan oleh sistem. 3. proses dapat mengolah data atau aliran data masuk menjadi aliran data ke luar. Proses sering pula disebut bubble. b) Pengolahan data-data sumber daya manusia secara terkomputasi akan lebih mudah untuk diproses untuk menghasilkan laporan secara cepat dan akurat. Simpanan Data (Data Store) Simpanan data merupakan tempat penyimpanan data dan pengikat data yang ada dalam sistem. c.data store dan menunjukkan arus data dari data yang berupa masukan untuk sistem atau hasil proses sistem. Proses dapat mengambil data dari atau memberikan ke database.2 Saran Adapun saran yang dapat saya berikan adalah sebagai berikut: a) Sistem informasi ini dapat dijadikan bahan masukan bagi pengembangan sistem informasi yang lebih kompleks atau yang lainnya. Setiap proses memiliki satu atau beberapa masukan serta menghasilkan beberapa data keluaran. . maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut : a) Dengan adanya penerapan sistem informasi Penerimaan siswa baru di SMP N1 Kesugihan dengan bantuan komputer beserta aplikasi sistem informasi penerimaan siswa baru didalam prosesnya akan sangat membantu pihak sekolah untuk mengerjakan semua pekerjaan yang berhubungan dengan pengaturan data dengan penggunaan sistem yang baru. 3. Data store dapat disimbolkan dengan sepasang dua garis sejajar atau dua garis dengan salah satu sisi samping terbuka.

3. Pengenalan Komputer. Analisis dan Desain. Al-Bahra. Andi : Yogyakarta. HM. HM. k) [11] Mulyanto. Graha Ilmu : Yogyakarta. Andi : Yogyakarta 2005 d) [4] Ladjamudin B. Sistem Informasi Konsep & Aplikasi. 1999. h) [8] Jogiyanto. Pustaka Pelajar : Yogyakarta . HM. Pustaka Pelajar : Yogyakarta j) [10] Ladjamudin B. 2009. Agus. 2009. i) [9] Mulyanto. f) [6] Jogiyanto. Al-Bahra. 2009. Andi : Yogyakarta. Rekayasa Perangkat Lunak. Pustaka Pelajar : Yogyakarta.ilmu-komputer. Agus. 2009. Andi : Yogyakarta 1999 b) [2] Mulyanto. Konsep Sistem Informasi. STMIK Muhammadiyah Jakarta : Jakarta 2008 e) [5] Mulyanto. Sistem Informasi Konsep & Aplikasi. Sistem Informasi Konsep & Aplikasi. Pustaka Pelajar : Yogyakarta. 2004. Sistem Informasi Konsep & Aplikasi. Agus. 1999. Sistem Informasi Konsep & Aplikasi. Pengenalan Komputer.b) Perancangan sistem informasi baru beserta aplikasinya dengan kualitas dan kuantitas yang lebih baik untuk memudahkan proses pengolahan data dalam penerimaan siswa baru. Pengenalan Komputer. HM.com . Agus. g) [7] Mulyanto. Agus. Pustaka Pelajar : Yogyakarta 2009 c) [3] Jogiyanto.3 Daftar Pustaka a) [1] Jogiyanto. l) http://www.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful