1. Pada saat oposisi Bumi- Planet dan Matahari mendekati satu garis lurus, konfigurasinya adalah: a.

Planet – Bumi – Matahari b. Bumi – Planet – Matahari c. Planet – Matahari – Bumi d. Matahari – Planet – Bumi e. Tidak ada yang benar 2. Pada saat konjungsi Bumi-Planet dan Matahari mendekati satu garis lahir lurus, konfigurasinya adalah; a. Planet – Bumi – Matahari b. Bumi – Planet – Matahari c. Planet – Matahari – Bumi d. Matahari – Planet – Bumi e. Tidak ada yang benar 3. Jika setengah sumbu panjang dan eksentrisitas planet Mars adalah a = 1,52 dan e = 0,09 sedangkan untuk Bumi a = 1 SA dan e = 0,017. Kecerlangan maksimum Mars pada saat oposisi, terjadi ketika jaraknya dari Bumi pada saat itu; a. 0,37 SA b. 0,27 SA c. 0,32 SA d. 0,40 SA e. 0,50 SA ESSAY: 2.) Sebuah asteroid ketika berada di perihelium menerima fluks dari matahari sebesar F0 ketika di aphelium ia menerima sebesar 0,5 F0. Orbit asteroid mempunyai setengah sumbu pendek b = 1,3 SA. Pertanyaannya; a) berapakah periode asteroid ini b) ketika di aphelium berapakah kecepatan lepas asteroid ini ?

Berikut jawaban soal Olimpiade Astronomi Kabupaten/Kota tahun 2010 (soalnya silakan unduh di lamandownload). Saya dedikasikan khusus kepada Pak Armanto dan murid bimbingannya, semoga sukses.. No. 1 - 25: bccadedbcb abccdbdddb aacbc 2. H = (65 km/s)/Mpc ingat 1 Mpc (megaparsec) = 1.000.000 pc, 1 pc = 3,26 tahun cahaya (ly), 1 ly = 9,46 . 10^12 km H = (65 km/s)/((1.000.000)(3,26)(9,46 . 10^12)km) H = 2,11 . 10^-18 s^-1

70 AU . t = 1/H = 4.31 6. Sebenarnya ada dua kemungkinan yang dimaksudkan dalam soal. Hanya planet inferior yang dapat mengalami perubahan fase karena posisinya bisa berada di antara Bumi dan Matahari. D/d = 100/(1/400) = 1/4 Jadi diameter sudut Bulan dan Matahari nampak sama dari Bumi (terbukti dengan pengamatan kan?). Bentuk hiperbola mengakibatkan komet yang mendekat ke Matahari kemudian balik menjauh dan tidak kembali.00 t = HA . di mana δ diameter sudut. jika diringkaskan menjadi: 4 Hidrogen -> 1 Helium + neutrino + energi 5. berarti HA = 00.00.00 WITA 10. HA = LST .74 .00 dan LST = 00. Jika dimaksudkan periode. 10^17 s = 15 milyar tahun 3.00 waktu lokal (WIB) = 15.LST + α t = 00.00 + 14. jadi tidak bisa dikatakan periode. jadi gambar yang cocok ialah gambar C. T1 = 5800 .Usia maksimal alam semesta.00 t = 14.1500 = 4300 K T2 = 5800 K B = T4 (B2/B1) = (T2/T1)4 = (5800/4300)4 = 3. Reaksi fusi dalam inti Matahari melibatkan reaksi berantai.00 . D/d = (1/4)/1 = 1/4 untuk Matahari. 11.α + t jika berada di zenit. tan δ = D/d. (K/2) + D = 20 AU (πD/2 + D) = 20 AU D(π/2 + 1) = 20 AU D = 7. D diameter dan d jarak untuk Bulan. 8. 4. maka bentuk elips memiliki periode terpanjang.

maka p+q sama dengan. Suatu pengolah sinyal radio teleskop mengubah sinyal masukan x menjadi keluaran f(x) menurut aturan f(x)= px+q jk keluarannya dimasukkan kembali menjadi masukan sebanyak dua kali maka keluaran terakhir menjadi f(f(f(x))) = 8x+21.. Perhatikan gambar: x + 90º + 26º + x = 180º jadi x = 32º 14. . 7.L/2 = ½(¼πD²) = 23. berarti (c+d)(a+b) = 7*11 atau 11*7 jadi a + b + c + d = 7+11 = 18 mungkin ada cara lain yang lebih bagus.c. Dari survei cacah bintang yang dilakukan pada empat daerah diperoleh jumlah bintang pd masing2 daerah adalah a. dan jk p dan q bilangan real. 13. f(x) = px + q masukkan fungsi tiga kali ...b.77 AU 12.. 11.dan d. hub keempatx adlah ab+cd= 38 ac+bd= 34 ad+bc= 43 berapa jumlah total bintang (a+b+c+d) ab + ac + ad + bc + bd + cd = 38 + 34 + 43 a(b + c + d) + b(c + d) + cd =115 ab + a(c + d) + b(c + d) + cd = 115 ingat ab + cd = 38 a(c + d) + b(c + d) = 77 (c + d)(a + b) = 77 77 memiliki faktor 1.

1).f(f(f(x))) . m = y/x θ1 = arctan m1 = 60 karena BD membagi dua sudut sama besar.1) = 4√3 16 Panjang rusuk persegi. berarti keduanya sama p³x = 8x. R. . y = √3 (x .1) gradien. untuk x = 13 didapatkan y = (1/3)√3(13 . Perhatikan panjang garis x dapat dicari dengan Pythagoras. Asumsikan pusat lingkaran di O. s = 14 cm. berarti θ2 = 30 m = tan 30 = √3 /3. p = 2 selanjutnya p²q + pq + q = 21 4q + 2q + q = 21 7q = 21 q=3 jadi p + q = 2 + 3 = 5 15.= p(p(px + q) + q) + q) 8x + 21 = p(p²x + pq + q) + q 8x + 21 = p³x + p²q + pq + q perhatikan pada ruas kiri koefisien x pada 8x dan pada ruas kanan p³x. yaitu: x = √(14² + 7²) = √245 Tentulah garis OA dan OE merupakan radius lingkaran. jadi persamaan garisnya y2 = (1/3)√3(x .

berlaku aturan cosinus c² = a² + b² -2ab cos C x² = R² + R² .6 juta km = 1. Seorang astronom terbang dg mnumpang pswat lngsung dr kota A jm 10.25 hari = 31 557 600 s a = v²/R = 4π²R/T² = 0.45.006 m/s² 19. 1 jam. 1 jam = 360/24 = 15°.00 = (16.87. jadi jarak zenit pada pukul 16. A lebih timur daripada B . didapatkan cos(OEA) = s/x.00 .cos θ) R = √(x²/(2*(1-cos θ))) R = √(245/(2*(1-cos 126º.565 Karena AOE segitiga. esoknya ia plang dr kota B jam 7.15 n tiba d kota B jm 15.2R² cos θ x² = 2R² (1 . T = 365.26º.496 .Sudut OEA = OAE. 1 jam.20 n tb d kota A jm 09.00)*15° = 60° s' = s tan 60 s' = 150√3 18.05 dg pswat yg sama. 1 1/2 jam.26º. Perhatikan segitiga AOE.12. Dengan menggunakan cosinus.2R² cos θ x² = 2R² .75 cm jawab (B) 17. berapa perbedaan wktu wil antara kota A dan B? a. memasukkan nilai s = 14 cm dan x = √245 cm didapatkan OEA = OAE = 26º.565 . R = 1 AU = 149.565 = 126º. A lebih barat daripada B c.00. maka sudut AOE = θ = 180º . A lebih timur daripada B b.87))) R = 8. 10^11 m. Pukul 16.

50 . (1) a .15 = 05.d. untuk tahun abad (habis dibagi 100) habis dibagi 400.00 = 2c c = 01. pikirkan suatu koreksi waktu. 2 jam.7. . A lebih barat daripada B e.30 . A lebih timur dari B Jika peritungan menurut waktu setempat: dari A ke B = 15...45 .. 21..30 nah.30 03. c (perbedaan zona waktu.c .30 dari B ke A = 09..30 .10. untuk tahun yang bukan tahun abad. habis dibagi 4 Jadi hanya 1600 yang memenuhi. (2) persamakan (1) dan (2) 05. b...30 .. sehingga) a + c = 05. 1 1/2 jam.c = 02.. Ingat waktu di daerah timur lebih maju daripada sebelah baratnya.20 = 02.. berarti A lebih barat (D). Tahun kabisat kalender Gregorian jika: a.30 jadi selisih zona waktu = 1 1/2 jam karena "waktu" A ke B lebih "lama".c = 02..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful