You are on page 1of 7

PENGOLAHAN AIR SUNGAI UNTUK BOILER

Oleh Denni Alfiansyah 1031210146 - 3A

JURUSAN TEKNIK MESIN POLITEKNIK NEGERI MALANG MALANG

2012

padatan terlarut (terutama ion kalsium dan magnesium yang merupakan penyebab utama pembentukan kerak) dan gas-gas terlarut (oksigen dan karbon dioksida). dapat digunakan untuk menghilangkan garam-garam logam dari air sungai. Metode pengolahan awal adalah sedimentasi sederhana dalam tanki pengendapan atau pengendapan dalam clarifier dengan bantuan keagulan dan flokulan.PENGOLAHAN AIR SUNGAI UNTUK BOILER Air yang digunakan pada proses pengolahan dan air umpan ketel diperoleh dari air laut. sungai. oleh sebab itu perlakuan pemurnian air harus dilakukan. Perlu dilakukan Water Treatment untuk menghasilkan air yang sesuai untuk pengolahan dan air umpan boiler yang reliable dan ekonoms. dengan aerasi untuk menghilangkan karbon dioksida dan besi. sedangkan penghilangan total garam dari larutan disebut penghilangan mineral atau demineralisasi. Kualitas air tersebut tidak sama walaupun menggunakan sumber air sejenis ini dipengaruhi oleh kandungan asam mata air tersebut. Proses pengolahan eksternal dijelaskan dibawah ini. Tahap pertama pengolahan adalah menghilangkan garam sadah dan garan non-sadah. Pengolahan Air Umpan Boiler Untuk mencegah terjadinya masalah-masalah yang timbul pada boiler (air sungai) yang akan digunakan sebelum masuk ke boiler. Pengertian reliable adalah mudah dalam melakukan operasi secara berkelanjutan selama dibutuhkan. sebab bahan tersebut dapat mengotori resin yang digunakan pada bagian pengolahan berikutnya. . pengolahan air pada boiler meliputi: 1. perlu membuang padatan dan warna dari bahan baku air. Penghilangan hanya garam sadah disebut pelunakan. Penyaring pasir bertekanan. Pengolahan Eksternal Pengolahan eksternal digunakan untuk membuang padatan tersuspensi. dan sumber mata air lainnya. Sumber mata air sungai umumnya sudah mengalami pencemaran oleh penduduk atau industri. Proses perlakuan eksternal yang ada adalah:     Pertukaran ion De-aerasi (mekanis dan kimia) Osmosis balik Penghilangan mineral atau demineralisasi Sebelum digunakan cara diatas.

Kerak ini tidak hanya berperan dalam penurunan umur peralatan tapi . Dikarenakan penukar basa hanya menggantikan kalsium dan magnesium dengan sodium. Asam karbonat mengkorosi logam menurunkan umur pemipaan dan peralatan. air melewati resin anion. De-aerasi Dalam de-aerasi. dan besarnya blowdown. Seluruh air alam mengandung gas terlarut dalam larutannya. karbon dioksida dan gas lain yang tidak dapat terembunkan dari air umpan boiler sangat penting bagi umur peralatan boiler dan juga keamanan operasi. seperti untuk boiler pembangkit tenaga listrik. gas terlarut seperti oksigen dan karbon dioksida. b. Jenis paling sederhana adalah pertukaran basa dimana ion kalsium dan magnesiun ditukar dengan ion sodium. Gas-gas tertentu seperti karbon dioksida dan oksigen. yang menukar anion dengan asam mineral (misalnya asam sulfat) dan membentuk air. Regenerasi kation dan anion perlu dilakukan pada jangka waktu tertentu dengan menggunakan asam mineral dan soda kaustik. Demineralisasi merupakan penghilangan lengkap seluruh garam. dilakukan regenerasi dengan sodium klorida. Berikutnya. sangat meningkatkan korosi. yang menukar kation dalam air baku dengan air hidrogen menghasilkan asam hidroklorida. tidak membentuk kerak dalam boiler. Asam inijuga melarutkan besi (Fe) yang jika kembali ke boiler akan mengalami pengendapan dan menyebabkan terjadinya pembentukan kerak pada boiler dan pipa. jika diperlukan dapat digunakan untuk demineralisasi yang hampir total. Proses pertukaran ion. asam sulfat dan asam karbonat.a. Hal ini dicapai dengan menggunakan resin kation. maka tidak mengurangi kandungan TDS. Penukar basa ini juga tidak menurunkan alkalinitasnya. kesadahan dihilangkan dengan melewatkan air pada bed zeolit alam atau resin sintetik dan tanpa pembentukan endapan. Asam karbonat dihilangkan dalam menara degassing dimana udara dihembuskan melalui air asam. Setelah jenuh. O) membentuk asam karbonat ( Penghilangan oksigen. Proses Pertukaran Ion (Plant Pelunakan) Pada proses pertukaran ion. Bila dipanaskan dalam sistem boiler. Penghilangan lengkap silika dapat dicapai dengan pemilihan resin anion yang benar. karbon dioksida ( ) dan oksigen ( ) dilepaskan sebagai gas dan bergabung dengan air ( ). dibuang dengan pemanasan air umpan sbelum masuk ke boiler. Garam sodium mudah larut.

tekanan operasi dapat dipilih untuk menggunakan steam ini sehingga akan meningkatkan ekonomi bahan bakar. De-aerator berjenis vakum beroperasi dibawah tekanan atmosfer. atau dua-duanya. Dalam sistem boiler. De-aerasi mekanis didasarkan pada hukum fisika Charles dan Henry.02 mg/liter. pada suhu sekitar C. Secara ringkas hukum tersebut menyatakan bahwa penghilangan oksigen dan karbon dioksida dapat disempurnakan dengan pemanasan air umpan boiler. Bila terdapat kelebihan steam tekanan rendah.005 mg/liter. Pompa vakum atau steam ejector diperlukan untuk mencapai kondisi vakum. De-aerasi dapat dilakukan dengan de-aerasi mekanis. yang dikeluarkan dari sistem. Jenis ini dapat mengurangi kadar oksigen hingga 0. steam lebih disukai untuk de-aerasi sebab: . De-aerasi mekanis dapat menjadi yang paling ekonomis. De-aerasi mekanis untuk penghilangan gas terlarut digunakan sebelum penambahan bahan kimia untuk oksigen. beropasi pada titik didih air pada tekanan dalam de-aerator. dan dapat menurunkan kandungan oksigen dalam air hingga kurang dari 0.juga meningkatkan jumlah energi yang diperlukan untuk mencapai perpindahan panas. De-aerator jenis bertekanan beroperasi dengan membiarkan steam menuju air umpan melalui klep pengendali tekanan untuk mencapai tekanan operasi yang dikehendaki. yang akan menurunkan konsentrasi oksigen dan karbon dioksida di sekitar atmosfer air umpan. De-aerasi mekanis dapat berjenis vakum atau bertekanan. dan dengan suhu minimum Steam menaikkan suhu air menyebabkan pelepasan gas dan C. de-aerasi kimiawi.

Jika cairan yang berkonsentrasi tinggi tersebut diberi tekanan. Hal ini dikenal dengan osmosis balik. Senyawa tersebut selalu digunakan dalam boiler tekanan tinggi bila diperlukan air boiler dengan padatan yang rendah. . . Sebagai akibatnya. prosesnya akan dibalik dan air dari larutan yang berkonsentrasi tinggi mengalir kelarutan yang lebih lemah. Hydrasin bereaksi dengan oksigen membentuk nitrogen dan air. namun jumlah oksigen yang sangat kecil sekalipun dapat menyebabkan bahaya korosi terhadap sistem. karena senyawa tersebut tidak meningkatkan TDS air boiler.   Steam pada dasarnya bebas dari Steam tersedian dengan mudah dan Steam menambah panas yang diperlukan untuk melengkapi reaksi De-aerasi Kimiawi Sementara de-aerator mekanis yang paling efisien menurunkan oksigen hingga ke tingkat yang sangat rendah (0. air dari larutan yang berkonsentrasi lebih kecil akan melewati membran untuk mengencerkan cairan yang berkonsentrasi tinggi. praktek pengoperasian yang baik memerlukan penghilangan oksigen yang sangat sedikit tersebut dengan bahan kimia pereaksi oksigen seperti sodium sulfat yang akan meningkatkan TDS dalam air boiler dan meningkatkan blowdown dan kualitas air make-up.005 mg/liter). Osmosis Balik Osmosis balik menggunakan kenyataan bahwa jika larutan dengan konsentrasi yang berbeda-beda dipisahkan dengan sebuah membran semi-permeable.

natrium klorida. Di dalam drum ini terdapat sperator yang berfungsi untuk memisahkan steam dan air. Pengolahan mineral dilakukan untuk menghindari pembentukan kerak dan korosi pada boiler selama pengoperasian boiler. dan hidrazin. c) Air dari drum boiler dipanaskan lebih lanjut di superheater. air boiler.Kualitas air yang dihasilkan tergantung pada konsentrasi larutan pada sisi tekanan tinggi dan perbedaan tekanan yang melintasi membran. 2. uap (steam) ataupun air pengisi atau dengan memperbaiki keadaan kimianya. b) Air lalu dipompakan dan dialirkan ke economizer. lalu drum boiler digunakan untuk mengatur sirkulasi air dari uap (steam) yang dihasilkan oleh pipa-pipa penguapan. Pengolahan Internal Adalah pengolahan terhadap air umpan boiler. Superheater berfungsi untuk menaikkan temperatur uap (steam) yang dihasilkan uap drum dengan . hal ini dapat dilakukan dengan penambahan fosfat. Sistem pengolahan internal adalah: a) Air yang telah melewati pengolahan eksternal atau air yang telah bebas dari mineral ditampung pada bak penampungan (mixing tank). Economizer ini mempunyai fungsi sebagai pemanas awal feed water dari bawah ke atas yang diteruskan ke drum boiler.

memanfaatkan panas dari steam drum. Uap (steam) masuk ke superheater 1 dari temperatur sampai C lalu dialirkan ke superheater 2 dan dinaikkan temperaturnya C dengan cara menginjeksikan feed water. Kemudian uap masukke C lalu dikirim ke turbin sehingga superheater 3 dengan temperatur menghasilkan energi mekanik (energi gerak) selanjutnya generator akan merubahnya menjadi energi listrik. .