METODE PEMBELAJARAN A.Pendahuluan Metode Pembelajaran merupakan aspek penting dalam kemajuan pendidikan di sekolah.

Apalagi saat ini, kita mulai berbenah diri dalam pelaksanaan pendidikan melalui disversifikasi kurikulum yang dapat melayani kemampuan sumber daya manusia,kemempuan siswa,sarana pembelajaran dan budaya di daerah. Disversifikasi kurikulum tersebut akhirnya dapat menjamin hasil pendidikan bermutu yang dapat membentuk hasil pendidikan bermutu,sejalan dengan perkembangan zaman yang begitu pesat dan cepat menuntut pembelajaran dapat mengimbangi perubahan tersebut. Mengajar merupakan tugas yang sangat kompleks. Menurut Arend dalam Kardi dan Nur 2000:6,menjadi seorang guru yang berhasil memerlukan sifat-sifat senagai berikut : a. Guru yang berhasil memiliki kualitas pribadi yang memungkinkan ia mengembangkan hubungan kemanusiaan yang tulus dengan peserta didik/siswa,orang tua serta temantemannya. b. Guru yang berhasil mempunyai sikap yang positif terhadap ilmu pengetahuan.Mereka menguasai dasar-dasar pengetahuan tentang belajar dan mengajar,menguasai pengetahuan tenatng perkembangan manusia dan cara belajarnya dan menguasai pengajaran dan pengelolaan kelas, c. Guru yang berhasil menguasai sejumlah keterampilan mengjar yang telah dikenal di dunia pendidikan untuk mendorong keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar. d. Guru yang berhasil memiliki sikap dan keterampilan ysng mendorong siswa untuk berpikir reflektif dan mampu memecahkan masalah . Mereka memahami bahwa belajar mengelola pembelajaran yang baik merupakan proses yang amat panjang dan mengasyikkan ,yang memerlukan belajar dan interaksi secara berkelanjutan dengan kolega seprofesi. Dryden dan Vos (2000 :296) secara khusus menyarankan kepada guru agar menggunakan kiat mengajar yang efektif,sbb : 1.Ciptakan kondisi yang benar a, Orkestrakan lingkungan b. Ciptkan suasana positif bagi guru dan murid c. kukuhkan,jangkarkan dan fokuskan d. Temukan hasil sasaran : AMBAK, apa manfaatnya bagiku e. Visualisasikan tujuan Anda fAnggaplah kesalahan sebagai umpan balik g. pasanglah poster- di sekeliling Anda 6

2. Presentasikan dengan benar a. Dapatkan gambaran menyeluruh dahulu,termasuk lokasi/ruangan b. Gunakan semua gaya belajar dan semua ragam kecerdasan c. Gambarlah,buatlah pemetaan pikiran,dan visualisasikan d.Gunakan konser musik aktif dan pasif. 3. Pikirkan a. Berpikirlah kreatif b. Berpikirlah kritis – konseptual,analitis,dan reflektif c, Lakukan pemecahan masalah secara kreatif d. Gunakan teknik memori tingkat tinggi untuk menyimpan informasi secara permanent

diskusi sandiwara untuk melayani semua gaya belajar dan semua kecerdasan. d.metode alamiah. 4. B. Metode langsung Gerakan yang kuat dari para ahli menekankan pembelajaran bahasa dengan cara interaksi langsung bahasa yang dipelajari dalam situasi yang bermakna memunculkan beberapa metode pembelajaran yang termasuk kategori metode langsung.pembimbingan. 5.Evaluasi dan rayakanlah a.teman dan siswa Anda c. pembelajaran dimulai dengan dialog atau humor yang pendek dalam bahasa Indonesia dengan gaya bahasa santai dan nonformal. 6. Beberapa Metode Pembelajaran dalam Bahasa Indonesia 1.pengecekan.lakon pendek.dam gambar-gambar.di mana . Sadarilah apa yang Anda ketahui b. Deklaratif berarti pengetahuan tentang sesuatu. Ciptakan permainan. lakukan c. Tanya jawab berdasarkan materi yang akan dipelajari dengan memberikan contoh Yang merangsang siswa. Siswa yang sudah maju diberi bacaan sastra untuk pemahaman dn kenikmatan g.dan metode lisan.bagaimana dan dengan siapa diterapkan metode tersebut. Ubahlah siswa jadi guru d.e.dramatisasi. Tinjau. b. yaki pengetahuan deklaratif dan pengetahuan prosedural. Tabel . Budaya yang relevan diajarkan secara induktif Metode pembelajaran langsung dirancang secara khusus untuk mengembangkan belajar siswa tentang pengetahuan prosedural dan pengetahuan deklaratif yang terstruktur dengan baik dan dapat dipelajari selangkah demi selangkah.2000) dan Revolusi Cara Belajar (Dryden dan Vos . Guru mengawali dengan penjelasan tentang tujuan dan latar belakang pembelajaran serta mempersiapkan siswa untuk menerima penjelasan guru. Fase berikutnya adalah fase demonstrasi. Metode ini didasari anggapan bahwa pada umumnya pengetahuan dibagi dua.dan pelatihan lanjutan.metode perbaikan. Kata-kata digunakan dalam percakapan-percakapan f. lakukan evaluasi berkelanjutan Buktikanlah kiat di atas dan dirimu akan menjadi formula yang efektif dalam pembelajaran di sekolah melalui konsep Quantum Learning (Bobbi de Porter. Nama-nama metode itu adalah metode baru. berpikirlah tentang pikiran Anda. Hal itu disebut fase persiapan dan motivasi. Praktikkan a. Gunakan dan praktikkan b. Materi mula-mula disajikan secara lisan dengan gerakan atau isyarat tertentu. kombinasikan dengan pengetahuan yang sudah Anda miliki. 2000) Guru menjadi seorang yang kaya metode pembelajaran dan mampu menerapkan kapan. Evaluasilah diri. Gunakan di luar sekolah b. Langkah-langkahnya adalah : a. c. Prosedural adalah pengetahuan tentang bagaimana melakukan sesuatu Dalam metode langsung terdapat lima fase yang sangat penting . Ekspresikan a. Tatabahasa diajarkan secara induktif e.

pesan. Pada hakikatnya pengajaran langsung memerlukan kaidah yang mengatur bagaimana siswa berbicara.Pola Urut Metode Pembelajaran Langsung No Fase 1 Penyiapan tujuan dan persiapan siswa 2.Demikian pula sebuah perintah. Sepucuk surat. Metode langsung menekankan tujuan pembelajaran yang harus berorientasi kepada siswa dan spesifik. dan informasi latar belakang pelajaran. dan mengandung tingkat ketercapaian kinerja yang diharapkan (criteria keberhasilan) Untuk merumuskan tujuan pembelajaran pada metode pembelajaran langsug. metode langsung juga bergantung pada motivasi siswa yang memadai untuk mengamati kegiatan yang dilakukan guru da mendengarkan segala sesuatu yang dijelaskannya. 3.dengan perhatian khusus pada penerapan kepada situasi yang lebih kompleks dalam kehidupan sehari-hari.ditetapkan standar atau tingkat kinerja sebagai standar atau tingkat kinerja yang dapat diterima Dalam metode pembelajaran langsung. juga .apa yag dilakukan siswa atau jenis-jenis perilaku siswa yang diharapkan guru untuk dilakukan sebagai bukti bahwa tujuan itu telah tercapai 2.prosedur untuk mejamin tempo pembelajaran yang baik.atau peta. Guru mengecek apakah siswa telah berhasil melakukan tugas dengan baik dan memberi umpan balik.adalah sebuah produk.atau disajikan ke dalam nonlingiistis. Di samping itu. situasi pengetahuan. 2.di bawah kondisi perilaku itu dapat diamati 3.pelatihan Pengecekan pemahaman dan pemberian umpan balik.guru merupakan pemberi informasi dan pendemonstrasi yang aktif dan mengharapkan siswa menjadi pendengar aktif dan baik.mengandung uraian yang jelas tentang situasi penilaian (kondisi evaluasi ).dan untuk menanggulangi tingkah laku siswa yang menyimpang. kriteria kinerja. Guru mempersiapkan kesempatan melakukan pelatihan lanjutan. perilaku siswa .ditulis diutarakan. Keberhasilan metode langsung memerlukan lingkungan yang baik untuk presentasi dan demonstrasi yakni ruangan yang tenang dengan penerangan yang cukup. menangani penyimpangan tingkah laku. mengatur tempo pembelajaran. 3 4 Pendemonstrsian pengetahuan atau keterampilan Pembimbingan. Untuk itu dalam pelaksanaannya.pentingnya materi ini dan mempersiapkan siswa untuk memahaminya Guru memdemontrasikan keterampilan dengan benar atau menyajikan informasi tahap demi tahap.Setiap pembelajaran dispesifikkan ke dalam tujuan konkret yang merupakan produk akhir.guru perlu : 1. Sebuah produk di sini dimaksudkan sebagai sebuah informasi yang dapat dipahami . 2 Metode Komunikatif Desain yang bermuatan komunikatif harus mencakup semua keterampilan berbahasa. 5. menangani siswa yang suka bicara. Metode ini bertumpu pada tujuan spesifik yang dikenal dengan tujuan prilaku dengan tiga bagian sebgai berikut : 1.laporan.metode Mager dapat digunakan. Pada awal pembelajaran.umumnya guru merencanakan kegiatan belajar mengajar secara terstruktur dan ketat. Setiap tujuan diorganisasikan ke dalam pembelajaran. . Pemberian kesempatan untuk pelatihan lanjutan dan penerapan Peran Guru Guru menjelaskan KD.strtegi khusus untuk mengatur giliran keterlibatan siswa.

klise. 5. mengajukan pertanyaan untuk memperoleh lebih banysk informasi 4 . Guru tidak perlu monoton.jenuh.guru bahasa Indonesia diharapkan sebagai berikut : 1. produk-produk itu dihasilkan melalui penyelesaian tugas yang berhasil.mendalam dan membuat siswa lebih intensif. Contoh : Menyampaikan pesan kepada orang lain sesuai dengan KD. Guru harus lebih dahulu memperhatikan apa yang diucapkan siswa sebelum memperhatikan bagaimana siswa mengungkapkan.untuk materi bahasan penyampai pesan saja.Metode Tematik Dalam metode tematik. tampaklah peran guru amat menentukan dalam mendesaian kesuksesan pembelajaran bahasa Indonesia di madrasah. Misalnya antara bahasa Indonesia dengan Quran Hadis atau bahasa Inggris. Siswa berangkat dari konsep ke analisis atau dari analisis ke konsep kebahasaaan.Saat mengajarkan kalimat. Misalnya : mendengarkan diintegrasikan dengan berbicara dan menulis Materi membaca diintegrasikan dengan menulis. Dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Konsep-konsep dasar tidak terlepas. Yang perlu dipahami . Tema tersebut harus diolah dan disajikan secara kontekstualitas. Memang materi ajar justru merupakan kesatuan yang perlu dikemas secara menarik 4.merupakan produk yang dapat dilihat dan diamati. Begitu pula tema disajikan secara kontemporer sehingga siswa seang.. Ada banyak metode dan teknik yang cocok yang dapat digunakan. Integratif terbagi menjadi interbidang studi dan antarbidang studi. Semua siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan logika yang dimilikinya. Sedangkan antarbidang studi merupakan penguintegrasian bahan dari beberapa bidang studi. . indikatornya dapat dipecah menjadi : 1.aktivitas komunikasi dapat terbangun secara menarik.sosial dan religiusitas mereka.dan gairah siswa perllu diperhatikan.kongkret. Dari uraian di atas.guru tidak secara langsung menyodorkan materi kalimat kepada siswa . Dengan demikian.dan konseptual.kontemporer.menyampaikan pesan secara lisan. Apa yang terjadi di lingkungan siswa juga harus terbahas. Metode Integratif Integratif berarti menyatukan beberapa aspek ke dalam satu proses. Tema yang telah ditentukan haruslah diolah dengan perkembangan lingkungan siswa yang terjadi saat ini seperti:budaya.Oleh karena itu minat. Pembelajaran bahasa Indonesia harus menyenangkan siswa. menyusun catatan secara logis 6. Oleh karena itu.keingintahuan. Kemudian tema tidak disajikan secara abstrak tetapi diberikan secara kongkret. 4. 3. Guru perlu menekankan bahwa bahasa merupakan sarana berpikir. Dengan demikian. membuat catatan 5.dan pemahaman.Bahkan guru yang pandai mengintegrasikan penyampaian materi dapat menyebabkan siswa itu tidak merasakan perpindahan materi.mengajukan pertanyaan untuk menghilangkan keraguan 3. bahwa tema bukanlah tujuan tetapi alat yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Interbidang studi artinya beberapa aspek dalam satu bidang studi diintegrasikan. Kreatifitas siswa perlu diperhatikan oleh guru terutama dalam kreativitas berbahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia 3. Keterampilan berbhasa siswa menjadi tolok ukur kemampuan berpikir siswa 2. Perpindahannya diatur secara tipis.semua komponen materi pembelajaran diintegrasikan ke dalam tema yang sama dalam satu unit pertemuan.menidentifikasi pesan 2.tetapidiawali dengan membaca.dan kehabisan teknik pembelajaran.penggunaan.integratif interbidang studi lebih banyak digunakan.

tempat yang mampu memberdayakan.tindakan. antarkan dunia kita ke dunia mereka.QL mengutamakan percepatan belajar dengan cara partisipatori peserta didik dalam melihat potensi diri dalam kondisi penguasaan diri.dan konteks dengan prinsip segalanya berbicara. Menurut Ql proses belajar mengajar adalah fenomena yang kompleks.Dengan demikian pembelajar dapat mememori.menulis.fasilitas yang luwes 3.presentasi dan rancangan pengajaran maka sejauh itulah proses belajar berlangsung.pengalaman sebelum menemukan.seorang psikolog.dan keterlibatan aktif siswa dan guru. keterampilan belajar untuk belajar dan keterampilan hidup Metode kuantum mecakup petunjuk spesifik untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif.jika berada dalam kondisi antara sadar dan tidak sadar.melalui penelitian bahasa menemukan bahwa belajar dapat menghasilkan sesuatu secara cepat.landasan yang kukuh 3.membaca.yakni sebuah perusahaan pendidikaninternasional yang menekankan perkembangan keterampilan akademis dan keterampilan pribadi (Dcporter.1992) Metode kuantum diciptakan berdasarkan teori pendidikan seperti Accelerated Learning (Lazanov). Metode Lazanov dinamakan pendekatan sugestopedia Quantum Learning (QL) merupakan metode pendekatan belajar yang bertumpu dari metode Freire dan Lozanov. Konteks dan isi sangat mendominasi dalam pelaksanaan kuantum. Metode Kuantum Metode pembelajaran kuantum (Quantum Learning and Teaching) dimulai di Super Camp. cepat jika dibandingkan dengan hitungan biasa. Konteks dianggap sebagai suasana.carta efektif pembelajaran.merancang kurikulum.suasana yang memberdayakan 2. Gaya belajar dengan mengacu pada otak kanan dan otak kiri.yang dipentingkan adalah pemercepatan belajar.Multiple intelegences (gardner).segalanya bertujuan. Hasilnya jika anak belajar menghitung dengan metode Lazanov dapat menjadi 100 kali lebih.maka layak pula dirayakan.lingkungan yang mendukung. Konteks berisi tentang : 1.pikiran.menyusun bahan pengajaran yang sesuai.segalanya berbicara 2. lingkungan yang mendukung. QL mengutamakan konteks dan isi.segalanya bertujuan 3.dan membuat peta pikiran dengan cepat. Pada tahun 1940-an Fieire sudah memaparkan konsep pendidikan seperti itu. Konteks adalah latar untuk pengalaman pembelajaran.waktu. Dalam QL .dan jika layak dipelajari berarti layak untuk dirayakan.dan rancangan belajar yang dinamis.landasan yang kukuh. Ada lima prinsip yang mempengaruhi seluruh aspek metode kuantum yaitu : 1. Asas yang digunakan adalah bawalah dunia mereka ke dunia kita dan .fasilitasi.5.George Lazanov.sebuah program percepatan berupa quantum Learning yang ditawarkan Learning forum.karena memanfaatkan sugestif dalam pembelajarannya.dan asosiasi-dan sampai sejauh mana guru/pelatih menggubah lingkungan.akui setiap usaha pembelajar. Hubungan dinamis dalam lingkungan kelas merupakan landasan dan kerangka untuk belajar.mewarnai lingkungan sekeliling. Kemudian pada tahun 1954.penyajian yang prima 2.pengalaman sebelum pemberian nama 4. Kemudian isi terdiri atas : 1. Segala sesuatunya dapat berarti-setiap kata.akui setiap usaha 5 jika layak dipelajari. Kemudian Bobbi DePorter mengembangkan konsep sugestopedia melalui berbagai penelitian sehingga menyodorkan konsep Quantum Learning.dan rancangan belajar yang .menyampaikan isi dan memudahkan proses belajar Metode kuatum adalah pengubahan bermacam=macam iteraksi yang ada di sekitar momen belajar dengan menyingkirkan hambatan yang menghalangi proses belajar alamiah dengan secara sengaja mrenggunakan musik.

keterampilan belajar untuk belajar. Peran guru juga mengaitkan bahan yang diajarkan dengan sebuah peristiwa. dan musik.hasrat dan pikiran siswa.siswa dianggap sebagai pusat keberhasilan belajar. Sedangkan isi berkaitan dengan penyajian yang prima. dan. pendidik dapat membawa siswa ke dalam dunianya yang memberikan pemahaman tentang apa yang dipelajari.fasilitas yang luwes. lingkungan fisik maupun emosional disiapkan secara cermat. 2. menyelesaikan bahan pemblajaran dengan cepat. memberikan berbagai tantangan yang memungkinkan siswa memperoleh perasaan dari waktu ke waktu. Dalam superCamp. Jadi QT adalah pendayagunaan bermacam-macam interaksi yang ada. Interkasi. berbagai karya seni. yang mengubah kemampuan dan bakat alamiah siswa menjadi cahaya yang akan bermanfaat bagi mereka sendiri dan orang lain.dinamis.pikiran. Ini semua dimaksudkan agar kegiatan belajar mengajar berlangsung secara optimal. Kata Quantum diambil dari onsep fisika yaitu fisika quantum yang artinya interaksi yang mengubah energi menjadi cahaya. Sedangkan teaching artinya mengajarkan. Hal inilah yang memudahkan guru membangun jalinan.atau perasaan yang diperoleh dari kehidupan. menuntun.jika guru tidak tahu tanyalah kepada siswa. karena harus diciptakan cara belajar yang aktif bukan belajar pasif. Oleh metode kuantum. dengan begitu pendidik akan mendapatkan ijin untuk memimpin. 3. QT dikembangkan pertama sekali di sekolah remaja Super Camp di California awal tahun 1982. 4. Quantum teaching terdir dari dua kata yaitu “quantum “ dan “ teaching”. Menurut Bobbi de Porter dan QLperbedaan antara belajar aktif dengan belajar pasif adalah sebagai berikut : Belajar Aktif Belajar Pasif Belajar apa saja dari setiap situasi Tidak dapat melihat adanya potensi belajar Menggunakan apa saja yang dapat dipelajari Mengabaikan kesempatan belajar dari suatu menjadi suatu keberuntungan pengalaman belajar Mengupayakan agar segalanya terlaksana Membiarkan segalanya terjadi Bersandar pada kehidupan Menari diri dari kehidupan Model pembelajaran quantum teaching ditemukan dan dikembangkan oleh Bobbi de Porter. Dengan kata lain. pendidik harus memasuki dunia siswa agar pendidik itu endapatkan hak dalam mengajar. keamanan emosional.dan perasaan mereka bayangkan apa yang mereka katakan kepada diri sendiri dan mengenai dirinya ketahuilah apa yang menghambat mereka untuk memperoleh hal yang benar-benar mereka inginkan. baik di dalam maupun di sekitar peristiwa belajar. Hal ini berawal dari upaya guru Bobbi yaitu Dr George Lazanov dari Bulgaria yang bereksprimen berdasarkan prinsip yang mengemukakan bahwa sugesti dapat memengaruhi hasil belajar.cara berpikir mereka. Lingkungan fisik diperindah dengan tanaman. Setelah kaitan ini terbentuk. Asas Utama Quantum Teaching Quantum teaching bersandar pada asas “ bawalah dunia mereka ke dunia kita dan antarlah mereka ke dunia mereka. Saran –saran yang sebagai formula dalam membangun hubungan dengan siswa adalah : 1. 5. dan memudahkan perjalanan mereka menuju kesadaran dan ilmu pengetahuan. berbicaralah dengan jujur kepada mereka dengan cara yang membuat mereka mendengarnya dengan jelas dan halus 6.” Artinya . perlakukan siswa sebagai manusia sederajat ketahuilah apa yang disukai siswa. Lingkungan emosional dibangun melalui upaya menciptakan suasana penuh pengertian.interaksi yang tercipta di kelas merupan taakan unsure – unsure untuk belajar efektif yang memengaruhi kesuksesan siswa QT ini juga merupakan suatu strategi yang menempatkan pendidik dan siswa pada jalur yang cepat menuju kesuksesan belajar. Quantum Teaching ini diperuntukkan bagi calon pendidik. Kemudian diperluas dengan interaksi .dan keterampilan hidup.bersenang –senanglah bersama mereka Pengertian Quantum Teaching Quantum Teaching merupakan penyempurnan dan bagian dari QL. Pendidik harus mengerti minat.pertam-tama guru harus membangunkan jembatan untuk memasuki dunia kehidupan siswa.mebuat hasil belajar lebih melekat dan memastikan terjadinya pengalihan pengetahuan.

3. Segalanya berbicara Segalanya dari lingkungan kelas hingga bahasa tubuh atau dari kertas yang akan dibagikan sampai dengan rancangan pelajaran semuanya harus mengirim pesan tentang belajar. Prinsip –prinsip ini menuntut perlilaku dan membantu tumbuhnya lingkungan yang saling mempercayai dan mendukung. pelajaran yang akan kita ajarkan terlebih dahulu kita beri rangsangan kepada siswa melalui pengalaman guru itu dan pengalaman siswa. Jika Layak Dipelajari Maka Layak Pula Dirayakan Seorang guru sebaiknya memberi pujian kepada siswa yang terlibat aktif pada proses pembelajaran misalnya dengan pujian. Dengan ini guru dapat melanjutkan dengan pemberian nama. zona perkembagan terdekat 3.3) menekankan bahwa perubahan kognitif hanya terjadi jika konsepsi-konsepsi yang telah dipahami sebelumnya diolah melalui proses ketidakseimbangan dalam upaya memperoleh informasi baru. Ini merupakan umpan balik mengenai kemajuan dan peningkatan assosiasi emosi positif belajar dari siswa. Prinsip – prinsip tersebut adalah : 1. 6.Untuk itu. konsep. Sehingga dapat dikatakan bahwa hanya dengan perancangan pengajaranlah pendidik dapat menyeberang ke dalam dunia siswa dan membawa siswa tersebut ke dalam dunia pendidik (ke dalam proses pembelajaran).Pengalaman sebelum Pemberian Arti Karena otak akan terus berkembang pesat dengan adanya rangsangan kompleks yang akan menggerakkan rasa ingin tahu. model.mereka melakukan proses mental atau kerja otak atas informasi itu agar informasi tersebut masuk ke dalam pemahaman mereka. 2.Meskipun guru menyampaikansesuatu kepada siswa. 5. . Segalanya Bertujuan Segala sesuatu tentang materi yang diajarkan.yaitu : 1 . Oleh karena itu. rumus sesuai materi yang diajarkan.pembelajaran geratif. guru adalah rekan belajaar. Piaget dan Vigotsky (dalam Nur dan Wikandri. Dengan begitu siswa dapat membawa apa yang mereka pelajari ke dalam dunia mereka danmenerapkan pada situasi yang baru. Konstruktivistik dimulai dari masalah yang sering muncul dari siswa sendiri dan selanjutnya membantu siswa menyelesaikan dan menemukan langkah-langkah pemecahan masalah tersebut.pembelajaran sosial 2. 4. karena mereka perlu mendapatkan pengakuan atas kecakapan dan kepercayaan diri mereka.pemagangan kognitif 4 dan dukungan tahap demi tahap da pemecahan madsalah. pembimbing dan fasilitator.2001.tepuk tangan. Prinsip – Prinsip Quantum Teaching Model QT memiliki 5 prinsip. Bagi siswa. Metode Konstruktivistik Asumsi pokok metode konstruktivistik adalah bahwa belajar itu menemukan. Metode konstruksi didasarkan pada teori belajar kognitif yang menekankan pada pembelajaran kooperatif. berkata ‘bagus’ dll.atau menemukan dan keterampilan metakognitif lainnya ( belajar bagaimana seharusnya belajar ).inkuiri. Akui Setiap Usaha Guru sebaiknya menghargai setiap usaha yang dilakukan siswa. guru harus memberi tahu apa tujuan dari materi yang diajarkan tersebut.strategi bertanya .antara pendidik dengan siswa di dalam kelas.dalam konstruktivistik terdapat empat aspek sosial dalam belajar .

Orang dewasa harus dapat menyelami cara merasa dan berpikir anak-anak. didnding.. Keunikan harus diberi tempat dan dicarikan peluang agar dapat lebih berkembang. Siswa secara rutin bekerja dalam kelompok untuk saling membantu memecahkan masalah-maslah yang kompleks.emampuannya menunjukkan persetujuan dan apa yang dipahami partisipan. Oeh Karena itu proses penyeragaman dan penyamarataan akan membunuh keuinikan tersebut. Guru hanya bersifat sebagai pemandu atau fasilitator. usia anak merupakan usia yang paling kreatif dalam hidup manusia. dsb. 3.sulit dan realistis. 6. Siswa mempunyai kelebihan dan kelemahan masing –masing. kepribadian yang menyenangkan dengan k. Berikutnya . kemampuan menorganinasi proses dari awal hingga akhir 5. setiap siswa adalah unik. mampu mendesain dan mem fasilitasi yang dapat membangkitkan partisipan selama proses berlangsung. Dalam metode partisipatori.2001:58) pemandu diharapkan memiliki watak sebagai berikut 1. 2.belajar dari realitas dan pengalaman 2. 2. Jadi hakikat sosial dan penggunaan kelompok sejawat menjadi aspek utama dalam pembelajaran kooperatif.da kreatif.penyelidikan di masyarakat.metode partisipatori mempunyai cirri khas pokok : 1. kemampuan sosial dengan kecakapan menciptakan dinamika kelompok secara bersama – sama dan mengontrolnya tanpa merugikan partisipan.simulasi. anak bukan orang dewasa dalam bentuk kecil. Konteks siswa menjadi tumpuan utama. fleksibel dalam merespon perubahan kebutuhan belajar partisipan 8.bukan berarti guru harus pasif. Kemudian mereka diberikan bantuan secukupnya untuk menyelesaikan tugas.menulis untuk dipresentasikan kepada pendengar sesungguhnya dan tugas-tugas autentik lainnya (diambil dari kehidupan nyata) Selain itu. Sebaliknya.Guru berperan sebagai pemandu yang penuh dengan motivasi. Sebagai contoh. pemahaman yang cukup atas materi ajar.onstrutivistik lebih menekankan pada pengajaran top-down dari pada bottom up. Strategi pembelajaran yang bernaung dalam metode konstruktivistik adalah kooperatif.mengeja.siswa aktif. dialogis . Namun..Dalam konstruktivistik.siswa dapat menemuklan hasil belajar.siswa siswa diberikan konsep dasar paragraph baru . Siswa didudukkan sebagai subjek belajar.gambar. Tugas kompleks itu misalnya proyek.partisipatori beranggapan bahwa : 1.kemudian menganalisis kalimat.dinamis. dunia anak adalah dunia bermain 4. Dengan partisipasi aktif.pandai berperan sebagai mediator. Berkaitan dengan penyikapan guru kepada siswa .siswa seharusnya diberikan tugas-tugas kompleks.tetapi guru harus aktif memfasilitasi belajar siswa dengan suara. dan berlaku sebagai subjek.bottom up lebih menekankan keterampilan dasar untuk mewujudkan keterampilan yang lebih kompleks. 3. memiliki ketertarikan kepada materi ajar 7. cermat dalam melihat persoalan pribadi partisipan dan berusaha memberikan jalan agar partisipan menemukan jalannya.pembelajaran kooperatif muncul dari konsep bahwa siswa akan lebih mudah menemukan dan memahami konsep yang sulit jika mereka saling berdiskusi dengan temantemannya. Menurut Dreire (Fakih. 4. tidak menggurui 3. 7 Metode Partisipatori Metode partisipatori lebih menekankan keterlibatan siswa secara penuh.dalam pengajaran. Top down maksudnya adalah masalah-masalah yng kompleks dipecahkan siswa terlebih dahulu kemudian menemukan keterampilan dasar yang diperlukan. Jlan piker anak tidak selalu sama dengan jalan oikir orang dewasa. Siswa dianggap sebagai penentu keberhasilan belajar.tulisan.tata bahasa dan tanda bacanya.

dan pekerjaan 3. penguatan diri 5. Proses tersebut sudah teruji sebagai suatu proses yang memenuhi tuntutan pendidikan partisipatori.media atau sarana yang perlu disiapkan. kaji urai 4.menyadari kebutuhan pengajaran dan pembelajaran yang terjadi dalam berbagai konteks seperti rumah.mengajari siswa memonitor dan mengarahkan pembelajaran mereka sendiri sehingga menjadi siswa mandiri 4. 6. kesimpulan 5. panduan prosesnya disusun dengan sistem alur belajar dari pengalaman yang distrukturkan saat itu.aplikasi diri 4.refleksi diri Semua metode tersebut tentunya memperhatikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.masyarakat. Berikut rincian proses tersebut : 1.pendekatan prosesnya menerapkan pola induktif.tahapannya sebagai berikut : 1. .2001) Blanchard (20010 mengembangkan strategi pembelajaran kontekstual dengan : 1 menekankan pemecahan masalah 2.Kemudian .bentuk pendidikannya. 8.dan peran fasilitator / pemandu. persepsi 2.Metode Kontekstual Pembelajaran kontekstual adalah konsepsi pembelajaran yang membantu guru menghubugkan mata pelajaran dengan situasi dunia nyata dan pembelajaran yang memotivasi siswa agar menghubungkan pengetahuan dan terapannya dengan kehidupan sehari-hari sebagai anggota keluarga dan masyarakat.tindakan Metode berikutnya adalah siswa sebagai subjek.rangkai ulang 2 ungkapan 3.identitas diri 3.mengaitkan pengajaran pada konteks kehidupan siswa yang berbeda-beda 5. mendorong siswa untuk belajar dari sesame teman dan belajar bersama.serta 6menerapkan penilaian autentik.pengukuhan diri. (Ardiana.proses yang akan dilakukan.materi yang akan disajikan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful