SKRIPSI DESAIN

Proposal Skripsi Penelitian Lapangan
DR. Y. MOELJADI PRANATA

Proposal (usulan) penelitian merupakan garis besar penelitian yang berisi pokokpokok kerangka penelitian yang akan dilaksanakan. Wujud kerangka isi proposal penelitian berbeda-beda menurut tujuannya; ada proposal penelitian yang bertujuan untuk untuk meneliti sesuatu hal (misalnya penelitian lapangan), ada pula yang diarahkan untuk menghasilkan sesuatu produk (misalnya perancangan atau pengembangan). Pada umumnya proposal penelitian lapangan kuantitatif berisi komponen-komponen antara lain (1) latar belakang masalah, (2) rumusan masalah, (3) tujuan penelitian, (4) hipotesis penelitian, (5) asumsi penelitian, (6) kegunaan, (7) ruang lingkup, (8) keterbatasan penelitian, (9) batasan istilah, (10) landasan teori, (11) metode penelitian, serta (10) daftar pustaka. 1.1 Latar Belakang Masalah · Di dalam bagian ini dikemukakan adanya isu-isu tentang kesenjangan antara harapan (apa/bagaimana yang seharusnya) dan kenyataan (apa/bagaimana yang sedang terjadi), baik kesenjangan teoretik ataupun kesenjangan praktis yang melatarbelakangi masalah yang diteliti. · Di dalam latar belakang masalah ini dipaparkan secara ringkas tentang teori-teori yang relevan (sumber: artikel jurnal, handbook, buku teks, encyclopedia, dsb.), hasil-hasil penelitian terdahulu (sumber: laporan penelitian, skripsi, artikel jurnal, dsb.) simpulan seminar dan diskusi ilmiah (sumber: laporan seminar, proceeding, dsb) maupun pengalaman. atau pengamatan pribadi yang terkait erat dengan pokok masalah yang diteliti. Dengan demikian, masalah yang dipilih untuk diteliti mendapat landasan berpijak yang lebih kokoh. 1.2 Rumusan Masalah · Perumusan masalah merupakan upaya untuk menyatakan secara tersurat pertanyaan-pertanyaan yang ingin dicarikan jawabannya. Perumusan masalah merupakan pernyataan yang lengkap dan rinci mengenai ruang

Dr. Y. Moeljadi Pranata, Proposal Penelitian

dan kemampuan peneliti · Tidak bertentangan dengan hukum/norma yang berlaku 3) Sesuai dengan kualifikasi peneliti · Menarik bagi peneliti · Sesuai dengan kualifikasi jenjang S1 1.lingkup masalah yang akan diteliti berdasarkan identifikasi dan pembatasan masalah. beaya. lugas dan dituangkan dalam bentuk kalimat tanya. Proposal Penelitian . dan subjek penelitian. · Rumusan masalah hendaknya disusun secara singkat. dalam arti memungkinkan dikumpulkannya data untuk menjawab pertanyaan yang diajukan. padat. Y. jenis atau sifat hubungan antara variabel-variabel tersebut. Contoh: · Apakah terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat ketertarikan pada ilustrasi atau headline iklan dengan ketertarikan untuk membaca bodycopy? · Apakah pendekatan estetik yang berbeda memberi pengaruh yang berbeda terhadap kemampuan target audiens dalam mengingat isi pesan sesuatu iklan cetak? Masalah skripsi yang baik memiliki beberapa ciri sebagai berikut 1) Mempunyai nilai penelitian · Mempunyai derajad keaslian · Penting untuk diteliti · Menyatakan hubungan minimal antara dua variabel · Dapat diuji secara empirik 2) Layak (feasible). dalam arti · Tersedia data · Dapat diteliti (tersedia metode pengumpulan data) · Cukup waktu. Masalah penelitian dirumuskan dengan menggunakan kalimat tanya. · Isi dan rumusan tujuan penelitian mengacu pada isi dan rumusan masalah penelitian. jelas. · Rumusan masalah hendaknya dapat diuji secara empiris. Dr. Perbedaannya terletak pada cara merumuskannya.3 Tujuan Penelitian · Tujuan penelitian mengungkapkan sasaran yang ingin dicapai dalam penelitian. · Rumusan masalah yang baik akan menampakkan variabel-variabel yang diteliti. Moeljadi Pranata.

· Rumusan hipotesis hendaknya bersifat definitif atau direksional. Contoh: · Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya hubungan antara tingkat ketertarikan pengamat pada ilustrasi atau headline iklan dengan ketertarikan mereka dalam membaca body copy. Contoh: · Ada hubungan positif antara tingkat ketertarikan pengamat terhadap ilustrasi iklan dengan ketertarikan mereka untuk membaca bodycopy atau “Pengamat yang sangat tertarik pada ilustrasi sesuatu iklan akan melanjutkan untuk membaca bodycopy dibandingkan pengamat yang kurang tertarik pada ilustrasi iklan tersebut” · Kemampuan mengingat pesan iklan cetak kelompok target audiens yang diintervensi dengan iklan berpendekatan estetik rasional berbeda dengan kemampuan mengingat pesan kelompok target audiens yang diintervensi dengan iklan berpendekatan estetik emosional. · Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap masalah penelitian yang secara teoretis dianggap paling mungkin dan paling tinggi tingkat kebenarannya. dalam rumusan hipotesis tidak hanya disebutkan adanya hubungan atau perbedaan antar variabel. melainkan telah ditunjukkan sifat hubungan atau keadaan perbedaan itu. Proposal Penelitian . Oleh karena itu. · Rumusan hipotesis yang baik hendaknya: • Menyatakan pertautan antara dua variabel atau lebih Dr. (Bandingkan tujuan penelitian ini dengan contoh rumusan masalah pada butir 1.sedangkan rumusan tujuan penelitian dituang dalam bentuk kalimat pernyataan. · Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan pendekatan estetik terhadap banyaknya isi pesan iklan cetak yang diingat oleh target audiens. Artinya.2 di atas). Penelitian yang bersifat eksploratoris dan deskriptif tidak membutuhkan hipotesis. subbab hipotesis penelitian tidak harus selalu ada dalam skripsi.4 Hipotesis Penelitian · Tidak semua penelitian kuantitatif/kualitatif memerlukan hipotesis penelitian. · Secara prosedural hipotesis penelitian diajukan setelah peneliti melakukan kajian pustaka. Y. Moeljadi Pranata. 1. karena hipotesis penelitian adalah rangkuman dari simpulan-simpulan teoretis yang diperoleh dari kajian pustaka.

terpaksa dilakukan karena Dr.6 Kegunaan Penelitian · Pada bagian ini ditunjukkan kegunaan atau pentingnya penelitian utamanya bagi pengembangan ilmu atau sumbangannya dalam memecahkan masalah praktis. Y. Moeljadi Pranata. 1. sedangkan asumsi metodologis berkenaan dengan metodologi penelitian. dan jelas • Dapat diuji secara empirik. · Asumsi dapat bersifat substantif atau metodologis. · Paparan ini disajikan dalam bentuk tabel dan berguna sebagai pedoman untuk memahami substansi isi variabel penelitian sampai ke rincian operasionalnya (deskriptor).7 Ruang Lingkup · Ruang lingkup memberikan gambaran utuh rincian variabel penelitian ke dalam sub-sub variabel beserta indikator dan deskriptornya. Misalnya peneliti mengajukan asumsi bahwa sikap seseorang dapat diukur dengan menggunakan skala sikap. 1.8 Keterbatasan Penelitian · Keterbatasan penelitian menunjuk kepada suatu keadaan yang tidak bisa dihindari dalam penelitian. · Dari uraian dalam bagian ini diharapkan dapat disimpulkan bahwa penelitian terhadap masalah yang dipilih memang layak untuk dilakukan. 1.5 Asumsi Penelitian · Asumsi penelitian adalah anggapan-anggapan dasar tentang suatu hal yang dijadikan pijakan berpikir dan bertindak dalam melaksanakan penelitian. Keterbatasan penelitian seringkali diperlukan agar pembaca dapat menyikapi temuan penelitian sesuai dengan kondisi yang ada. keterbatasan ruang lingkup kajian yang. Dalam hal ini ia tidak perlu membuktikan kebenaran hal yang diasumsikannya tetapi dapat langsung memanfaatkan hasil pengukuran sikap yang diperolehnya. Pertama. 1. · Asumsi penelitian tidak harus selalu ada di dalam skripsi. · Uraian dalam subbab kegunaan penelitian ini berisi alasan kelayakan atas masalah yang diteliti. padat. · Keterbatasan yang sering dihadapi menyangkut dua hal.• Dituangkan dalam bentuk kalimat pernyataan • Dirumuskan secara singkat. Proposal Penelitian . Asumsi substantif berhubungan dengan permasalahan penelitian. · Tabel tersebut juga bermanfaat sebagai kisi-kisi untuk mengembangkan instrument penelitian.

serta cenderung mengutamakan fakta dan data. 1. Y. Penegasan istilah dapat berbentuk definisi operasional variabel yang akan diteliti. penyusunan definisi operasional memungkinkan orang lain melakukan penelitian serupa sehingga apa yang dilakukan oleh peneliti terbuka untuk diuji kembali oleh orang lain. runtut. akan timbul perbedaan pengertian atau kekurangjelasan makna seandainya penegasan istilah tidak diberikan. realistik. · Definisi operasional dari “pendekatan estetik rasional pada iklan cetak” adalah pendekatan perancangan iklan cetak berorientasi pada penyampaian pesan verbal/visual secara estetik rasional yang ditandai dengan ciri-ciri logis. Di samping itu. serta memenuhi kaidah berbahasa tulis yang baik dan benar. Penegasan istilah disampaikan secara langsung. Secara tidak langsung definisi operasional akan menunjuk alat pengambil data yang cocok digunakan. · Keterbatasan penelitian tidak harus selalu ada dalam skripsi.9 · Batasan Istilah Penegasan istilah diperlukan apabila diperkirakan. Penegasan istilah lebih dititikberatkan pada pengertian yang diberikan oleh peneliti. argumentatif. dalam arti tidak perlu diuraikan asal-usulnya. Proposal Penelitian . ataupun karena faktor logistik. tradisi. Definisi operasional adalah definisi yang didasarkan atas sifat-sifat hal yang didefinisikan yang dapat diamati. teknik penelitian. Dr. Istilah yang perlu diberi penegasan adalah istilah-istilah yang berhubungan dengan konsep-konsep pokok yang terdapat di dalam skripsi. etika. Moeljadi Pranata. Penyusunan definisi operasional perlu dilakukan karena dengan teramatinya konsep atau konstruk yang diselidiki akan memudahkan pengukurannya. Kriteria bahwa suatu istilah mengandung konsep pokok adalah jika istilah tersebut terkait erat dengan masalah yang diteliti atau variabel penelitian. Kedua. keterbatasan penelitian berupa kendala yang bersumber dari adat. dan kepercayaan yang tidak memungkinkan bagi peneliti untuk mencari data yang diinginkan. · · · · Contoh: · Definisi operasional dari variabel “kualitas tulisan dalam menyusun skripsi” adalah tingkat kemampuan mahasiswa dalam mengungkapkan ide tertulis secara logis.alasan-alasan prosedural.

namun sedapat mungkin menunjukkan suatu hubungan variabel yang utuh dan lengkap. Paparan hasil telaah sedapat mungkin dikemukakan dalam bentuk struktur atau diagram. daftar rujukan berisi daftar bahan pustaka apa saja yang telah digunakan dalam penelitian. MLA. Moeljadi Pranata. mengenai hubungan antar variabel yang diteliti.10 · · · · · Landasan Teori Bagian ini dimaksudkan untuk mengungkapkan kerangka acuan komperhensif mengenai konsep. Dr. Memaparkan variabel-variabel penelitian dan hubungan antara variabel. sistematis. dan seterusnya). populasi dan sampel. Metode Penelitian Menjelaskan apa tipe dan atau desain penelitian yang digunakan.1. yang menunjukkan kaitan antara variabel yang diteliti. Pada proposal bisa dituliskan pokok-pokok kajian. 1. Mendeskripsikan subjek penelitian. Proposal Penelitian . dan ajeg sesuai dengan gaya penulisan yang diikuti (misalnya APA. Memaparkan prosedur pengembangan instrumen penelitian.11 · · · · · · 1. dan disertasi. tesis. secara mendalam. atau teori yang digunakan sebagai landasan dalam memecahkan masalah yang dihadapi dalam penelitian. · Ditulis secara runtut. prinsip. jurnal penelitian. seperti: laporan penelitian. Mengungkapkan hasil telaah kepustakaan. Mengungkapkan instrumen-instrumen penelitian yang dipakai untuk pengukuran variabel. serta teknik sampling yang digunakan. Sedapat mungkin didasarkan pada sumber kepustakaan primer. Menjelaskan teknik analisis data yang diterapkan. sedangkan daftar pustaka berisi daftar bahan pustaka apa saja yang akan digunakan. Y.12 Daftar Pustaka · Daftar pustaka beda dengan daftar rujukan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer: Get 4 months of Scribd and The New York Times for just $1.87 per week!

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times