Psikologi Umum 2 – Penggunaan Hipnosis Dalam Menyembuhkan Latah Penggunaan Hipnosis Dalam Menyembuhkan Latah Disusun oleh Muhammad

Dwiki Ahsana Ramadhan NIM 46111110035 Psikologi Univ. Mercubuana Jakarta

Pendahuluan Latah merupakan fenomena perilaku sosial dimana para antropolog, sejarawan, dan psikolog berusaha menjelaskan latah secara teoritis juga kaitannya dengan gender, etnis dan kesehatan mental. Menurut Soenjono Dardjowodjojo, latah adalah suatu tindak kebahasaan pada waktu seseorang terkejut atau dikejutkan, tanpa sengaja mengeluarkan kata-kata secara spontan dan tidak sadar dengan apa yang diucapkannya. Banyak yang menyatakan bahwa latah adalah fenomena sosial yang hanya ditemukan di Asia Tenggara khususnya pada rumpun bahasa melayu. akan tetapi sebuah studi menunjukkan bahwa latah juga ditemui di budaya lain. (lihat tabel 1.) Tabel 1. Latah dan contoh contoh “latah” yang lain Malayan Ainu Siberian Afro-Arab Lapp Budaya Gender Coprolalia1 Echolalia2 Echopraxis3 Automatic obedience4 Local term
1 2

Latah Mainly women Yes Yes Yes Yes Yes

Imu Mainly women Yes Yes Yes Yes Yes

Mieryachit Mainly women Yes Yes Yes Yes Yes

“latah” Mainly men Usually not noted ?

Panic Mainly women Not noted Not noted Yes Yes Not noted Not noted In some Not cases noted

French – Canadian Jumping Mainly men Not noted Yes ? Yes Yes

Coprolalia: mengucapkan kata-kata yang dianggap tabu/kotor Echolalia: mengulangi perkataan orang lain 3 Echopraxis: meniru gerakan orang lain 4 Automatic obedience: melaksanakan perintah secara spontan pada saat terkejut, misalnya; ketika penderita dikejutkan dengan seruan perintah seperti ”sujud” atau ”peluk”, ia akan segera melakukan perintah itu.

Disusun oleh M. Dwiki A. R 46111110035

|1

Psikologi Umum 2 – Penggunaan Hipnosis Dalam Menyembuhkan Latah Latah Menurut Hipnosis Dalam pandangan saya pribadi selaku praktisi hipnosis latah terjadi karena informasi (stimulus) langsung dilaksanakan oleh motorik tidak diproses/dipikir dahulu. Proses tersebut mungkin karena dikejutkan maka otak tidak menganalisa terlebih dahulu informasi yang masuk. Sedangkan pendapat lain tentang penyebab latah adalah karena kecemasan atau tertekan disebabkan stres. Teori lain yaitu: 1. Teori Pemberontakan Dalam kondisi latah, seseorang bisa mengucapkan hal-hal yang dilarang tanpa merasa bersalah. Gejala ini semacam gangguan tingkah laku. Lebih kearah obsesif karena ada dorongan yang tidak terkendali untuk mengatakan atau melakukan sesuatu. 2. Teori Kecemasan Gejala latah muncul karena yang bersangkutan memiliki kecemasan terhadap sesuatu tanpa ia sadari. Rata-rata, dalam kehidupan pengidap latah selalu terdapat tokoh otoriter, entah ayah atau ibu. Bisa jadi, latah merupakan jalan pemberontakannya terhadap dominan orang tua yang sangat menekan. Walau demikian tokoh otoriter tidak harus berasal dari lingkungan keluarga. 3. Teori Pengondisian Inilah yang disebut latah gara-gara ketularan. Seseorang mengidap latah karena dikondisikan oleh lingkungannya, misalnya gara-gara latah, seseorang merasa diperhatikan dan diperhatikan oleh lingkungan. Dengan begitu, latah juga merupakan upaya mencari perhatian. Latah semacam ini disebut "latah gaul". Terapi Hipnosis Untuk Latah Hipnosis adalah suatu prosedur yang dilakukan oleh peneliti, klinisi, atau praktisi hipnosis yang mensugesti seseorang akan mengalami perubahan dalam sensasi, persepsi, pemikiran, perasaan atau perilaku. (Asosiasi Psikologi Amerika, Divisi Psikologis Hipnosis, 1993) Karena latah terjadi dengan dikejutkan dimana ini memungkinkan pikiran sadarnya disabotase oleh rasa kaget sehingga informasi yang masuk langsung dilakukan (motorik), dengan hipnosis maka bisa ditanamkan semacam “program” (dalam hipnosis biasa disebut anchor) melalui sugesti. Anchor ini seperti sebuah logika pemrograman “Jika … Maka …”. Dengan perintah tersebut maka kita dapat menanamkan sugesti “Apapun yang terjadi Anda dapat menerima informasi dengan tenang dan dapat mengontrol apa yang ingin Anda katakan. Anda mempunyai kendali penuh atas diri Anda sendiri, sehingga anda dapat memilih, menentukan dan memutuskan untuk bertindak sesuai kehendak Anda sendiri.”

Disusun oleh M. Dwiki A. R 46111110035

|2

Psikologi Umum 2 – Penggunaan Hipnosis Dalam Menyembuhkan Latah Sugesti tersebut akan bertindak seperti alarm dimana jika dikejutkan (dikagetkan, pemicu) akan langsung memicu sugesti tersebut untuk bekerja. Saat dipicu, pikiran penderita akan memproses “Jika dikejutkan maka menerima informasi dengan tenang, sehingga dapat bertindak sesuai kehendak sendiri.”. Sehingga penderita latah mengendalikan perilakunya untuk tidak latah dan mencerna terlebih dahulu informasi yang diterimanya. Keefektifan Hipnoterapi Hipnosis bukanlah “obat dewa” sehingga hipnosis tidak menjamin “program” tersebut untuk permanen. Repetisi atau pengulangan sugesti diperlukan untuk memperkuat sugesti tersebut. Akan tetapi repetisi atau pengulangan pengkondisian latah pun dapat membuat penderita menjadi latah kembali. Ini karena prinsip repetisi adalah semakin diulang maka akan semakin kuat sugestinya. Jadi disarankan untuk penderita latah yang sudah “sembuh” untuk selalu berpikir positif dan selalu tenang serta self sugesti untuk tetap menjaga kesadarannya sehingga semua perilakunya didasarkan kesadaran/kehendaknya sendiri.

Kesimpulan Hipnosis dapat menyembuhkan latah dan hipnosis pun dapat membuat latah seseorang. Kembali lagi pada tujuan terapi yang dilakukan dan tujuan proses hipnosis. Sejauh ini tingkat kefektifan terapi hipnosis untuk latah memang cukup tinggi. Apalagi jika penderita dapat selalu menjaga kesadarannya. Referensi http://www.iniunik.web.id/2011/07/latah-definisi-penyebab-bahaya.html#ixzz22QIsJ4nF http://books.google.co.id/books?id=8ZIgRqzl5QAC&pg=PA58&lpg=PA58&dq=teori+lata h+psikologi&source=bl&ots=ErfDxUYtpy&sig=grkdo8GenJcKMLnzeXrCmy0Ttc&hl=id&sa=X&ei=Gh4VUODzD4ybiQe4roCgBg&ved=0CEkQ6 AEwADge#v=onepage&q=teori%20latah%20psikologi&f=false http://www.psychologymania.com/2012/03/latah-penyakit-atau-kebiasaan.html

http://www.psychologymania.com/2012/03/penyebab-timbulnya-gangguan-latah.html

http://www.psychologymania.com/2011/01/terapi-penderita-latah-dengan.html

http://www.psychologymania.com/2012/03/latah-bisa-menular.html

Disusun oleh M. Dwiki A. R 46111110035

|3