SMAK St.

Louis 1 SBY - Makalah Agama 2013
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar baik segi kekayaan sumber daya alam maupun sumber daya manusia, hal ini pernah tercatat, bangsa Indonesia terbanyak penduduk setelah Cina dan India artinya maju mundurnya kemajuan bangsa salah satunya ditentukan oleh kualitas manusia atau lebih spesifik keluarga. Tidak dapat kita pungkiri, sebagai institusi terkecil dalam masyarakat, keluarga memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap keberhasilan pembangunan sebuah bangsa. Hal ini terkait erat dengan fungsi keluarga sebagai wahana pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh karena itu, sudah sewajarnya bila pemerintah bersama-sama dengan segenap komponen masyarakat berkepentingan untuk membangun keluarga-keluarga di negara kita tercinta ini agar menjadi keluarga yang sejahtera yang dalam konteks ini kita maknai sebagai keluarga yang sehat, maju dan mandiri dengan ketahanan keluarga yang tinggi. Terlebih Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sebagai motor penggerak Program KB di Indonesia, sekarang ini sangat berpihak pada upaya membangun keluarga sejahtera dengan visi dan misinya yang telah derbaharuhi, yakni ”Seluruh Keluarga Ikut KB” dan ”Mewujudkan Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera”. Keluarga yang sejahtera, dengan demikian, tentu menjadi dambaan setiap orang untuk mencapainya. Bukan saja karena dengan mencapai tingkat kesejahteraan tertentu, seseorang akan dapat menikmati hidup secara wajar dan menyenangkan karena tercukupi kebutuhan materill dan spirituilnya, tetapi dengan kondisi keluarga yang sejahtera setiap individu didalamnya akan mendapat kesempatan seluas-luasnya untuk berkembang sesuai dengan potensi, bakat dan kemampuan yang dimiliki. untuk itu dalam makalah ini penulis akan mencoba mendeskripsikan KB dalam pandangan Agama.

B.

Rumusan Masalah

Masalah yang akan dibahas di makalah ini adntara lain : 1. Apakah yang dimadsud dengan Keluarga Berencana?

1

SMAK St. Kami harap kami juga mampu menghimbau para pembaca akan dampak-dampak negatif yang ditimbulkan KB. Louis 1 SBY . Manfaat penelitian bagi orang lain Melalui makalah yang telah kami buat mengenai “Keluarga Berencana” ini. dan ajaran agama mengenai KB. diharapkan dengan adanya makalah ini. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. Apakah Dampak yang dapat didapat dari Keluarga Berencana? 3. 2. diharapkan dengan adanya makalah ini. Apakah fakta yang ada seputar Keluarga Berencana? C. Melalui makalah yang telah kami buat mengenai “Keluarga Berencana” ini. kami dapat lebih dewasa dalam mengambil keputusan di masa depan dan dapat memilah dampak-dampak positif dan negatif dari praktik KB ini. sehingga kami dapat hidup sesuai dengan ajaran kitab suci dan normanorma yang berlaku. dan ajaran agama tentang praktik KB. Kami harap makalah ini juga bermanfaat untuk menginformasikan hal-hal seputar KB mulai dari fakta. penyebab dan akibat praktik ini dilakukan. kami mampu memperluas pengetahuan kami tentang fakta-fakta seputar praktik KB. 2 . sehingga kami dapat hidup sesuai dengan ajaran kitab suci dan normanorma yang berlaku. Diharapkan juga setelah membaca makalah ini pengetahuan para pembaca mengenai pil KB dapat bertambah. kami mampu memperluas pengetahuan kami tentang fakta-fakta seputar praktik KB. kami dapat lebih dewasa dalam mengambil keputusan di masa depan dan dapat memilah dampak-dampak positif dan negatif dari praktik KB ini. Bagaimana pandangan agama terhadap Keluarga Berencana? 4. kitab suci. Manfaat penelitian bagi diri kami sendiri Melalui makalah yang telah kami buat mengenai “Keluarga Berencana” ini. Selain itu. kemudian menggunakan pengetahuan tersebut dalam kehidupan bermasyarakat. kitab suci. kitab suci. sehingga para pembaca mampu mengambil keputusan yang lebih bijaksana di masa depan mengenai praktik KB ini. kami harapkan kami dapat menambah wawasan pembaca tentang praktek KB yang sudah marak dilaksanakan di Indonesia. Selain itu. dan ajaran agama mengenai KB. serta pandangan HAM. serta pandangan HAM. penyebab dan akibat praktik ini dilakukan. serta pandangan HAM.Makalah Agama 2013 2. penyebab dan akibat.

dan ekonomi. IUD. masyarakat maupun negara. spiral. Dengan demikian.SMAK St. Louis 1 SBY . Pengertian Tema KB adalah singkatan dari Keluarga Berencana. hanya dua. KB (Keluarga Berencana) yaitu membatasi jumlah anak. untuk mengatur kesuburan mereka dengan tujuan untuk menghindari kesulitan kesehatan. Fakta-fakta seputar Keluarga Berencana Keluarga berencana (disingkat KB) adalah gerakan untuk membentuk keluarga yang sehat dan sejahtera dengan membatasi kelahiran. 2. 3 . KB berbeda dengan birth control. Deskripsi Permasalahan 1. dan untuk memungkinkan mereka memikul tanggung jawab terhadap anak-anaknya dan masyarakat. dan sebagainya. Itu bermakna adalah perencanaan jumlah keluarga dengan pembatasan yang bisa dilakukan dengan penggunaan alat-alat kontrasepsi atau penanggulangan kelahiran seperti kondom. yang artinya pembatasan/penghapusan kelahiran. kemasyarakatan. Pembatasan bisa dilakukan dengan penggunaan alatalat kontrasepsi atau sebagainya. mengatur interval kelahiran dan menentukan jumlah anak sesuai dengan kemampuannya serta sesuai situasi masyarakat dan negara. Jumlah anak dalam sekeluarga yang dianggap ideal adalah 2. tiga dan lainnya. spiral. Dengan kata lain KB adalah perencanaan jumlah keluarga. KB juga berarti suatu tindakan perencanaan pasangan suami istri untuk mendapatkan kelahiran yang diinginkan. IUD dan kontrasepsi oleh suami istri atas persetujuan bersama di antara mereka.Makalah Agama 2013 BAB II PEMBAHASAN A. Keluarga Berencana yang dibolehkan syariat adalah suatu usaha pengaturan/penjarangan kelahiran atau usaha pencegahan kehamilan sementara atas kesepakatan suami-istri karena situasi dan kondisi tertentu untuk kepentingan (mashlahat) keluarga. Perencanaan keluarga merujuk kepada penggunaan metode-metode penanggulangan kelahiran sepertikondom.

efektif.2 per perempuan. Keluarga berketahanan 6. Meningkatnya penggunaan metode kontrasepsi yang rasional. Keluarga berpendidikan 4. tetapi tidak memakai alat/cara kontrasepsi (unmet need) menjadi 6 persen. 4. Menurunnya PUS yang tidak ingin punya anak lagi dan ingin menjarangkan kelahiran berikutnya.14 persen per tahun.Makalah Agama 2013   Gerakan ini dimulai pada akhir tahun 1970-an.SMAK St. 3.  Tujuan KB berdasarkan RENSTRA 2005-2009 meliputi : 1. dan efisien.  Meningkatkan jumlah penduduk untuk menggunakan alat kontrasepsi. agar diperoleh suatu keluarga bahagia dan sejahtera yang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Keluarga sehat 3.  Menurunnya jumlah angka kelahiran bayi. Meningkatnya rata-rata usia perkawinan pertama perempuan menjadi 21 tahun. 4 . Menurunnya angka kelahiran total (TFR) menjadi sekitar 2. Meningkatnya partisipasi keluarga dalam pembinaan tumbuh kembang anak. 5. 2. Penduduk tumbuh seimbang  Sasaran program KB tertuang dalam RPJMN 2004-2009 meliputi : 1. Meningkatnya pesertaKB laki-laki menjadi 4. Keluarga dengan anak ideal 2. 8. Tujuannya antara lain:  Meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak yang menjadi dasar terwujudnya masyarakat yang sejahtera dengan mengendalikan kelahiran sekaligus menjamin terkendalinya pertambahan penduduk. 7. 6.  Meningkatnya kesehatan keluarga berencana dengan cara penjarangan kelahiran  Membentuk keluarga kecil sesuai dengan kekutan sosial ekonomi suatu keluarga dengan cara pengaturan kelahiran anak. Menurunnya rata-rata laju pertumbuhan penduduk menjadi sekitar 1. Keluarga yang terpenuhi hak-hak reproduksinya 7. Meningkatnya jumlah keluarga prasejahtera dan keluarga sejahtera-1 yang aktif dalam usaha ekonomi produktif. Louis 1 SBY .5persen. Keluarga sejahtera 5.

ion tembaga.  Pil kontrasepsi : tablet oral yang berisi hormon sintetis (progesteron dan / atau estrogen) seperti yang diproduksi oleh tubuh untuk mengatur siklus menstruasi. Selama prosedur sterilisasi. Louis 1 SBY . o Disegel menggunakan instrumen dengan arus listrik. o Spiral tembaga (copper IUD). Spiral jenis ini membuat rahim dan saluran telur menghasilkan cairan yang membunuh sperma. Sebuah ikatan plastik ditautkan di ujung spiral yang menggantung melalui leher rahim ke dalam vagina. dan prostaglandin. Sterilisasi merupakan bentuk kontrasepsi yang dimaksudkan untuk permanen (kontrasepsi mantap). klem. o Menyisipkan perangkat kecil agar jaringan tumbuh di sekitarnya dan memblokir tabung.SMAK St. yang disebut ligasi tuba atau tubektomi. o Spiral hormon yang melepaskan hormon progestin dan sedikit lebih efektif untuk mencegah kehamilan dibandingkan spiral tembaga. ditutup dengan klip. atau cincin.Makalah Agama 2013 9. Cairan ini mengandung sel darah putih. saluran tuba falopi ditutup atau disumbat dengan beberapa cara: o Mengikat dan memotong saluran. tembaga merupakan racun bagi sperma. Spiral tembaga bisa bertahan selama 10 tahun dan merupakan bentuk kontrasepsi yang sangat efektif. Meningkatnya jumlah institusi masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan Program KB Nasional  Beberapa alat dan cara KB yang dapat digunakan atau dilakukan dalam usaha mencegah kehamilan atau menjarangkan kelahiran:  Sterilisasi Wanita/Tubektomi/MOW: sebuah bedah intervensi yang secara mekanis menghalangi tuba falopi untuk mencegah pertemuan sperma dan telur. Kawat tembaga dililitkan di sekitar batang spiral bentuk T.  IUD/AKDR/Spiral: perangkat plastik kecil berbentuk T yang ditempatkan ke dalam rahim wanita untuk pengendalian kelahiran. enzim.  Sterilisasi Pria/Vasektomi/MOP: prosedur bedah sederhana yang menutup tabung penyalur sperma (vas deferens) yang terletak di skrotum sehingga sperma tidak bercampur dengan cairan mani (semen) yang diejakulasi. 5 .

6 juta mandiri. Louis 1 SBY . mencegah pembuahan dengan merusak atau membunuh sperma dan membuat lendir di leher rahim lebih kental dan lengket.  Susuk KB/Implan: kapsul sebesar korek api yang mengandung hormon sintetis (progestin) yang dimasukkan di bawah kulit lengan atas Anda.97% dari wanita yang berstatus menikah dan berusia 15-49 tahun di Indonesia pernah memakai suatu alat/cara KB. Berdasarkan tempat tinggal. 2.Makalah Agama 2013 selama 5 tahun.15% dan 71.05% di Maluku dan 84.2 juta diantaranya miskin dan rentan lainnya.4 juta mandiri.9 juta USD untuk menjadi 263.700. dan 900 ribu menggunakan kontrasepsi jangka panjang (IUD. dan 6. sehingga sperma tidak bisa melaluinya ke rahim. 13. 3. Suntikan/Injeksi: Suntikan hormon yang mencegah kehamilan.SMAK St. Kapsul secara perlahan melepaskan hormon ke dalam aliran darah selama periode 3 tahun. Terlayaninya peserta KB baru sekitar 7. Setiap injeksi dapat mencegah kehamilan selama tiga bulan. 3.9 juta menggunakan kontrasepsi jangka panjang.5 juta peserta. Implant. walaupun tidak signifikan (73.74% di Sulawesi Utara.  Hasil Susenas 2004 menunjukkan bahwa 71.000 USD.  Kondom/Karet KB: Sarung dari karet yang dipakai selama berhubungan seksual. Anggaran yang dialokasikan oleh pemerintah daerah dicatat terus meningkat. Menurut provinsi. 12. 6 . kesertaan dan kemandirian ber-KB melalui 23. Medis Operatif) . dari 65. 3.11%). Meningkatnya peserta KB aktif menjadi sekitar 27.2 juta peserta. Anggaran 2012 dari pemerintah pusat hampir lima kali lipat dibandingkan tahun 2006.  Indikator Pelaksanaan Tahun 2011 (Draft RKP Tahun 2011) 1. Jumlah pekerja lapangan meningkat dari hanya 20 ribu pada tahun 2007 menjadi hampir 22 ribu saat ini.700 klinik KB 4. persentase perempuan menikah usia 15-49 tahun yang pernah memakai suatu alat/cara KB bervariasi secara nyata antara 35.500 klinik KB pemerintah dan swasta dan tersediannya dukungan sarana dan prasarana bagi 4.8 juta diantaranya miskin (KPS dan KS 1) dan rentan lainnya. persentase perempuan kawin usia 15-49 tahun yang pernah memakai suatu alat/cara KB hanya sedikit lebih tinggi di wilayah perkotaan daripada di wilayah perdesaan. Meningkatkan pembinaan.

41/2007. banyak keluarga yang menggunakan pil KB untuk mengontrol waktu kehamilan ketika sang ibu sudah siap untuk memiliki anak.SMAK St. Peraturan Pemerintah lebih lanjut No. Di Indonesia sendiri. pil KB atau Keluarga Berencana makin marak digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat. tak hanya pasangan suami-istri yang menggunakannya. Program keluarga berencana meminimalisir resiko kehamilan dari seorang ibu yang telah mengidap HIV dan dengan demikian mengurangi jumlah populasi penderita HIV. Pil KB ini juga merupakan salah satu sarana untuk mengurangi jumlah aborsi.Makalah Agama 2013 5. 3. serta untuk mengontrol jarak kehamilan yang terlalu dekat. pemerintah mulai menggalakkan program keluarga berencana. serta program KB menjadi urusan wajib. Dengan adanya pil KB. Aksesnya yang mudah serta harganya yang terjangkau makin melariskan pil ini di kalangan masyarakat. 7 . Sebenarnya. untuk mengontrol pertumbuhan penduduk agar mengembalikan keseimbangan masyarakat. pil KB juga banyak digunakan oleh masyarakat untuk mengontrol kehamilan serta pertumbuhan penduduk di kota yang berpopulasi padat. Pil KB juga digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak dalam rangka mewujudkan NKKBS (Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera). sehingga dengan sendirinya jumlah aborsi anak yang tidak dikehendaki pun berkurang.38/2007 tentang pembagian tanggung jawab antara pemerintah nasional dan sub-nasional yang menetapkan bahwa kependudukan dan keluarga berencana adalah di antara 31 urusan wajib di tingkat Pusat / Provinsi dan Kabupaten / Kota. Penyebab lain penggunaan pil KB juga adalah untuk mencegah penularan HIV/AIDS melalui ibu ke anak. Bila pertumbuhan penduduk di Cina tetap berkembang secara pesat. Sebab Tema Pada era modern ini. Peraturan Pemerintah No. Oleh karena itu. Louis 1 SBY . penggunaan pil KB ini disebabkan oleh adanya pertumbuhan penduduk yang pesat di berbagai negara. Selain itu. SKPD di Kabupaen dan Kota disatu rumpunkan dengan pemberdayaan perempuan. seperti contoh di negara Cina yang berpopulasi kurang lebih 1 miliar jiwa. maka akan terjadi kemerosotan kesejahteraan masyarakat serta kurangnya tempat tinggal serta lapangan kerja. Meskipun disebut pil keluarga berencana. para ibu yang tidak siap untuk memiliki anak dapat mengontrol kehamilannya sampai ketika mereka siap.

Banyak remaja yang meminum pil KB dan setelah itu melakukan hubungan seksual. Louis 1 SBY .Makalah Agama 2013 Namun. orangtua dapat mengontrol waktu yang tepat untuk mempunyai seorang anak. sehingga jumlah remaja yang telah melakukan hubungan seks di luar nikah meningkat. bayi yang dilahirkan biasanya akan mengalami berbagai masalah kesehatan. Melalui penggunaan pil KB. dan akibat itu ada yang bersifat positif. Penggunaan pil KB juga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan sang anak. banyak juga masyarakat yang menyalahgunakan pil KB. namun ada juga yang bersifat negatif. Dengan teraturnya pertumbuhan penduduk. Dampak positif lainnya yang ditimbulkan oleh pil KB adalah mengurangi jumlah aborsi. 4. Begitu juga dengan penggunaan pil KB. digunakan untuk mencegah kehamilan di kalangan para remaja yang melakukan seks di luar nikah. para wanita dapat mengontrol waktu kehamilan mereka. Sebagai gantinya. Sehingga. Dengan penggunaan pil KB. Jika tidak meninggal. Salah satu akibat positif yang ditimbulkan oleh penggunaan pil KB adalah keteraturan masyarakat.SMAK St. sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pil KB ini juga dapat digunakan untuk mengurangi risiko kehamilan yang berbahaya bagi ibu dan janin sendiri. maka lapangan kerja serta tempat tinggal akan lebih banyak tersedia bagi masyarakat. 8 . mengembalikan keseimbangan populasi. ketika lahir anak tersebut dapat memiliki kehidupan serta pendidikan yang layak. Pil KB membawa berbagai akibat positif sekaligus negatif bagi masyarakat. misalnya ketika mereka sudah mapan dan mampu menghidupi anak tersebut. Kondisi perekonomian masyarakat juga akan membaik seiring dengan teraturnya pertumbuhan penduduk. Pil KB yang seharusnya digunakan untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat dan keluarga semata. jumlah aborsi pun akan menurun. pertumbuhan penduduk menjadi teratur. Akibat/ Dampak yang Ditimbulkan Setiap perbuatan pasti memiliki akibat. menyebabkan kematian pada janin. sehingga tidak terjadi kehamilan yang tidak diinginkan. serta peningkatan sumber daya manusia. Dengan penggunaan pil KB. Janin dari ibu yang meninggal akibat melairkan memiliki resiko yang tinggi pula. dimana kasus-kasus tersebut memberikan kontribusi tertinggi sebagai penyebab kematian janin di seluruh dunia.

Kesimpulan Permasalahan Secara Moral Secara moral KB atau Keluarga berencana dapat menjadi permasalahan pro dan kontra antara beberapa pihak berselisih. yaitu pil yang mencegah terjadinya pembuahan.Dampak tersebut juga dapat mengakibatkan moral manusia menjadi turun yang akan menyebabkan pemakaian KB secara berlebihan. yang melakukan seks bebas atau seks di luar nikah. 5. sebanyak 65. Sejumlah remaja semakin gencar melakukan hubungan seks bebas.500 wanita memiliki bayi yang terkena efek pil KB. 9 . Dampak negatif lainnya yang ditimbulkan dari pil KB adalah makin meningkatnya jumlah masyarakat. Hal ini dikarenakan adanya dampak positif dan negatif yang berguna dan merugikan manusia yang memakai KB. meskipun tidak mengalami kehamilan. dan juga merupakan salah satu sarana penularan HIV/AIDS. dan permasalahan seks bebas digampangkan. dan bila pembuahan tersebut kemudian digagalkan. Daerah utama adalah fokus cacat kelamin eksternal.Makalah Agama 2013 Namun. seks bebas melanggar norma-norma serta ajaran-ajaran agama. Selain itu. artinya calon janin sudah terbentuk. dan yang tidak mencegah terjadinya pembuahan namun menggagalkan pembuahan tersebut segera setelah pembuahan itu terjadi. pil KB juga memiliki beberapa akibat negatif. terutama remaja. selain akibat-akibat positif yang ditimbulkan dari penggunaan pil KB. Menurut riset pada tahun 1995. Padahal. karena berpikir bahwa dengan mengkonsumsi pil KB maka mereka tidak akan hamil. seperti yang terjadi bahwa paparan awal hormone seks sintesis (misalnya pil KB) dapat mempengaruhi perkembangan lat kelamin pada bayi.kadang KB juga membuat moral di kalangan remaja turun karena mereka dapat berpikir untuk menggunakan Pil KB hanya untuk kesenangannya sendiri. Akibat yang ditimbulkan dari pemakaian pil KB jenis ini adalah pelanggaran ajaran-ajaran agama serta normanorma yang berlaku. Salah satunya adalah cacat kepada bayi yang dikandung akibat efek pil KB.SMAK St. Louis 1 SBY . Ada dua jenis pil KB. Bila pembuahan sudah terjadi. maka hal itu sama saja dengan aborsi dan pembunuhan. penggunaan pil KB juga bisa diasosiasikan dengan pembunuhan atau aborsi.

masih ada pembatasan.SMAK St. program KB lebih pada pendekatan fisik biologis dan esensialis sehingga rahim perempuan dianggap sebagai masalah.  Lies Marcoes-Natsir. gak mau punya anak pun itu HAM. Namun. Kubu-kubu yang menentang antara lain :  Anggota Komisi VIII DPR Yoyoh Yusroh yang menganggap bahwa memiliki anak itu merupakan hak asasi manusia. jangan sampai pemerintah membuat peraturan yang melanggar HAM. Senior Program Officer Asia Foundation. seperti dalam hal setiap penduduk untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah. mau punya dua.

Pengaturan kehamilan terbatas hanya sebagai upaya untuk membantu pasangan suami-istri untuk melahirkan pada usia ideal. Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Prijono Tjiptoherijanto. Sasaran KB lebih pada "pemaksaan" pencegahan kehamilan dengan target penurunan fertilitas.Makalah Agama 2013 B. Beberapa kubu menentang program KB karena dinilai melanggar HAM untuk memiliki anak sejumlah keinginan sebuah keluarga. Jakarta.  Rita Serena Kolibonso. di Gedung DPR. Hal ini bertentangan dengan kehidupan perkawinan di masyarakat. Banyak bermunculan praktik pelanggaran hak asasi manusia karena intervensi negara. oleh karena itu pemerintah diharapkan tidak membuat peraturan yang melanggar HAM. Hal itu menjadi persyaratan tatanan masyarakat demokratis yang ditandai dengan adanya ruang negosiasi antara negara dan masyarakat. " kata Yoyoh Yusroh kepada Eramuslim. Louis 1 SBY . HAM Terdapat 2 kubu yang saling bertentang mengenai program KB dilihat dari sudut pandang HAM. mengatakan. Pelaksanaan KB harus dalam cara pandang sebagai hak. Penilaian Dari Berbagai Sudut Pandang 1. dan mengabaikan hak-hak masyarakat pada masa Orde Baru akhirnya menjadi bumerang bagi program itu sendiri. Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga telah memasukkan prinsip pembangunan kependudukan yang berkeadilan dan kesetaraan gender. koersif. program KB yang bersifat pemaksaan. 10 .

Selama puluhan tahun. mau punya banyak. "Mau punya satu. terjadi pengabaian hak reproduksi perempuan. mengatakan. Akhirnya.


 Kepala BKKBN menceritakan bahwa pada Summit on Family Planning di London. MPAmewakili Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memaparkan mengenai keberhasilan program KB di Indonesia pada tanggal 11 juni 2012. jam 11 waktu London. Louis 1 SBY . empat negara yakni Indonesia. 11 . 
PBB juga menegaskan bahwa akses terhadap program KB adalah hak asasi manusia. dan mengatur jarak kelahiran anak ideal dengan menggunakan alat. akan tetapi Indonesia dianggap mampu mengajak masyarakatnya mensukseskan program KB secara suka rela. seperti :  Laporan PBB memperkirakan sekitar 222 juta wanita saat ini memiliki akses yang cukup untuk program kontrasepsi.  Menko Kesra Agung Laksono dan Kepala BKKBN. Namun. terdapat pula kubu-kubu yang mendukung jalannya program keluarga berencana sebagai program pembangunan keluarga yang tidak melanggar HAM dalam bentuk apapun. Program KB di Indonesia dianggap sebagai Program yang sukses tanpa pemaksaan. DR. Hingga sekarang masih terjadi perdebatan apakah program keluarga berencana menyalahi Hak Asasi Manusia. obat. Sugiri Syarief.SMAK St. Berdasarkan laporan PBB. hingga sekarang belum ada pasal-pasal mengenai HAM yang dapat mengindikasikan pelanggaran HAM yang dapat dilakukan oleh program KB. Maka. pemerintah berkewajiban untuk mendukung program tersebut. Hal itu karena status perempuan hamil yang tidak menikah kemudian terkesampingkan. Ethiopia dan India dianggap sebagai negara yang berhasil melaksanakan program pengendalian kelahiran atau Family Planning yang masih menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi manusia.Makalah Agama 2013 memiliki jumlah anak. Pertemuan dalam rangka Summit on Family Planning tersebut dihadiri 4 Kepala Negara dan 28 Menteri dari berbagai negara di dunia. Meski pengendalian kelahiran telah dilakukan hampir di semua negara di dunia. Kenya. Sementara itu. Afrika dan Asia Selatan merupakan daerah dengan akses KB terburuk karena faktor kemiskinan. tetapi juga menyelamatkan nyawa para ibu. dan alat kontrasepsi juga dipandang diskriminatif. di Queen Elizabeth II Conference Center. Wanita yang memiliki akses tersebut dapat berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi dunia. Terhitung 13 persen dari kasus kematian ibu di seluruh dunia adalah akibat dari aborsi yang tidak aman. Program KB bukan hanya digunakan untuk menekan pertumbuhan penduduk. Dr.

baik oleh keputusan sengaja dan dermawan untuk membersarkan keluarga yang besar. Berikut ini pendapat gereja mengenai KB kontraseptif: Menurut Gereja. ekonomi. Hal ini menegaskan bahwa walaupun KB digunakan untuk niat yang sebaik apapun dan didasarkan oleh “motif yang serius” berdasarkan kutipan dari Paus Paulus VI tadi. Penilaian Dari Kitab Suci dan Ajaran Gereja Gereja tidak melarang orang Katolik memiliki banyak anak. Louis 1 SBY . untuk menunda sementara waktu.” (Humanae Vitae. Berikut adalah salah satu kutipan dari Paus Paulus VI: “Dalam hubungan dengan kondisi fisik.Makalah Agama 2013 2. atau untuk satu waktu yang tidak ditetapkan. psikologi. Bersamaan dengan pelarangan keras penggunaan alat-alat kontrasepsi yang tidak alamiah. peran keorang-tua-an yang bertanggung jawab dilaksanakan. Dengan menjalankan program KB dengan pemasangan spiral maupun konsumsi pil. Gereja juga sadar saat-saat dimana kehamilan harus ditunda karena kondisi yang tidak mendukung. berarti manusia menolak ajakan Allah untuk ikut serta dalam karya penciptaanNya. Ada dua jenis program keluarga berencana. atau oleh keputusan. KB secara kontraseptif adalah sesuatu yang dilarang karena baik alat maupun metodenya digunakan untuk menghilangkan peranan Allah dalam penciptaan manusia baru. yang dibuat atas dasar motif yang serius dan dengan menghormati hokum moral. Par.10) Alasan lain Gereja melarang penggunaan kontrasepsi/KB yang tidak alami adalah dari segi teologi moral Katolik. Manusia dapat ada di dunia ini bukan hanya semata-mata oleh hubungan suami istri tapi juga merupakan campur tangan Tuhan yang mengkehendaki agar manusia baru tercipta di atas bumi.SMAK St. sebuah kelahiran baru. dan sosial. tetapi gereja juga mengharapkan adanya perencanaan yang baik dan matang bagi setiap keluarga untuk menunda atau menentukan waktu yang tepat untuk kelahiran anak. Teologi moral Katolik mengajarkan bahwa suatu tindakan yang tidak bertentangan dengan moral adalah suatu tindakan itu didasari oleh niat yang bermoral dan dilakukan oleh cara yang bermoral juga. 12 . yaitu program KB (kontraseptif) dan program KBA (Keluarga Berencana Alamiah). Praktek keluarga berencana adalah hal yang dapat membantu berjalannya perencanaan tersebut.

jumlah. Ada banyak disebutkan juga bahwa Tuhan sangat dipentingkan oleh Allah. dan Onan juga merupakan salah satu bukti kuat bahwa Tuhan tidak menyetujui KB. Kejadian 38 yang menceritakan tentang kisah Yehuda. Dalam Alkitab pun sering kita dengar bahwa manusia ditugaskan untuk beranak cucu dan bertambah banyak (Kejadian 1:28). dan waktu kelahiran diserahkan sepenuhnya pada keluarga Katolik. KBA tidak melanggar hukum moral Katolik. tetapi Gereja tetap meminta agar umat mengetahui perbedaan antara KB alamiah yang diperbolehkan dan KB kontraseptif yang tidak dibenarkan. 10 tadi. Er. kelahiran.Makalah Agama 2013 namun cara yang digunakan tetap salah dan jahat jadi dapat disimpulkan bahwa KB adalah sesuatu yang jahat dan berlawanan dengan moral. KB kontraseptif adalah KB yang dilakukan dengan bantuan alat-alat medis yang bersifat “memaksa” agar tidak terjadi pembuahan dan tidak terjadi kehamilan. KBA menghormati kodrat manusia yang dirancang Allah untuk memelihara nyawa dan tidak menghilangkan sia-sia bayi yang dilahirkan dalam situasi yang tidak tepat. jika keluarga berencana dilakukan dengan tujuan dan cara yang baik dan bermoral maka hal itu tidak melanggar rancangan Allah. Par. KBA juga dapat disebut sebagai cara medis yang manusiawi dan tidak membebani manusia dengan cara yang tidak diperbolehkan oleh Gereja. Louis 1 SBY . Anak adalah 13 . Kesimpulannya. Terlebih untuk anak-anaknya yang merupakan berkah dari Allah yang akan semakin menguduskan keluarga tersebut. Hal ini menegaskan bahwa tindakan apapun yang berupa pencegahan akan terlahirnya seorang anak di dunia ini tanpa alasan yang jelas adalah tindakan yang ditentang oleh Allah. Sedangkan KBA adalah program keluarga berencana yang dilakukan secara alami dan tanpa paksaan dengan memanfaatkan masa subur dan masa tidak subur seorang wanita. Anak adalah hadiah dari Allah (Kejadian 4:1). Walaupun dalam ensiklik dijelaskan bahwa untuk mengatur keluarga. KBA adalah salah satu cara yang dianjurkan dalam perencanaan kelahiran anak agar dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Hal itu malah membuat manusia semakin menyadari akan cinta kasih Allah bagi pasangan suamiistri dan keluarganya. Berdasarkan kutipan dari Humanae Vitae.SMAK St.

maka penggunaan KBA tersebut dapat diterima. Penting bagi kita untuk memandang adanya kelahiran seorang anak sebagaimana Allah memandang mereka. 14 . ketidakmampuan untuk memiliki seorang anak selalu dianggap sebagai hal yang buruk di Alkitab. Louis 1 SBY . Allah mengetahui anak-anak sebelum mereka dilahirkan (Yeremia 1:5. tetapi penggunaannya yang tidak bertanggung jawab dan bersifat mementingkan diri sendiri sangat dicekal. Galatia 1:15). Jika orang menggunakan kontrasepsi untuk sementara waktu sehingga mereka bisa mempersiapkan kelahiran dengan lebih baik.SMAK St.Makalah Agama 2013 warisan dari Tuhan (Mazmur 127:3-5). Selain itu. Walaupun tidak disebutkan secara jelas bahwa Alkitab melarang kontrasepsi.

Makalah Agama 2013 BAB III PENUTUP A. Dan dalam pelaksanaan KB. karena KB memiliki tujuan yaitu mensejahterakan penduduk dalam artian mengurangi ledakan penduduk yang tidak seimbang. agar tercipta kesejahteraan dalam setiap keluarga. Jadi pada dasarnya pengaturan dalam kelahiran itu sangat baik. banyak cara yang digunakan. Dimana dalam suatu kelahiran itu seorang anak dapat disambut dan disyukuri oleh keluarganya. Dengan adanya program KB yang didukung dengan strategi pendekatan dan cara operasional program pelayanan KB diharapkan dapat menurunkan angka kelahiran dan meningkatkan kesehatan ibu sehingga di dalam keluarganya akan berkembang Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera (NKKBS).Solusi dan Kesimpulan Dari penjelasan diatas bahwa suatu keluarga harus memiliki perencanaan yang sistematis dalam pengaturan keturunan. sehingga dalam suatu keluarga suami istri harus mempunyai perencanaan. Pada dasarnya cara KB yang baik yang sesuai dengan ketentuan agama yaitu hanya sebagai pengatur kelahiran bukan pengguguran atau menyalahi kodratnya. Louis 1 SBY . seperti sterilisasi IUD diharamkannya karena mengubah ciptaan tuhan yang memotong dan menghilangkan sebagian tubuh yang sehat dan berfungsi (saluran mani/telur) IUD diharamkan dengan alasan sifatnya aborsi bukan kontraseptif. karena mereka (dalam suatu keluarga)memiliki perencanaan dalam keluarga. berapa anak yang dicita-citakan sesuai dengan kemampuan dan situasi dan kondisi keluarga tersebut. 15 . KB (family planning) di Indonesia diterapkan dan dianjurkan bagi warga Indonesia.SMAK St.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful