Epidemiologi (TBC) | Page 1 of 13

[TBC]
EPIDEMIOLOGI

2010
STIKES BANTEN

KELOMPOK 1:
Ketua Kelompok : Sri Puspa Sekretaris I : Annisa Mustafiet Sekretaris II : Desy Lianingsih Pembicara I : Yodia Pertiwi Pembicara II : Rona Depritayani Pembicara III : Winda Dwi Lovita Pembicara IV : Indah octaviani Pembicara V : Deni Kurniawan

Anggota:
Septi Anggarrani Dewi Hariati Sarrah Ulfa Yanti Alpriyanti Julia Rostiana Lita Realita Efha Yuliani Dewi Kurniati Rizky Fitria Amanda Elizabeth E. D. B. Da’Lopez Reny Oktaviani Alviyanti Dyah Pratiwi

2.2.2.3. PENCEGAHAN TBC 6.2. PEMBERANTASAN 7.2 TERJADINYA TBC 1.2. GEJALA KHUSUS 2.1 KUMAN TBC 1.2. PENYEBAB PENYAKIT TBC 1.1.1. DIAGNOSIS PADA DEWASA 3. PENYAKIT TBC 1. GEJALA TBC 2. TUJUAN PENCEGAHAN 6. TUJUAN PEMBERANTASAN 7. EFEK SAMPING OBAT BAB II KASUS TBC BAB III KESIMPULAN DAN SARAN BAB I . DEFINISI 1. DIAGNOSIS TBC 3.1. JENIS OBAT 8. TBC PADA ANAK 5. RIWAYAT TBC 6.Epidemiologi (TBC) | Page 2 of 13 DAFTAR ISI BAB I 1. PRINSIP OBAT 8. PENGOBATAN 8. TANDA DAN GEJALA 3.1.2. DIAGNOSIS MELALUI TEST KULIT 4. PEMBERANTASAN PENYAKIT TBC 8. CARA PENULARAN TBC 2.2. PENCEGAHAN TBC 7.3. GEJALA SISTEMIK/UTAMA 2.1.1.3.

Saat ini setiap menit muncul satu penderita baru TBC paru. Demikian pula di Indonesia. perempuan. Kenyataan mengenai penyakit TBC di Indonesia begitu mengkhawatirkan. Jumlah penderita TBC paru dari tahun ke tahun di Indonesia terus meningkat. laki-laki. angka kejadian penyakit (morbiditas). miskin.1. atau kaya) dan dimana saja. Dengan penduduk lebih dari 200 juta orang.000 penduduk). 1. dan setiap dua menit muncul satu penderita baru TBC paru yang menular. Survei prevalensi TBC yang dilakukan di enam propinsi pada tahun 1983-1993 menunjukkan bahwa prevalensi TBC di Indonesia berkisar antara 0.000 penduduk. Indonesia adalah negara ketiga terbesar dengan masalah TBC di dunia.2 – 0.000 BTA positif atau insidens rate kirakira 130 per 100. Insidensi TBC dilaporkan meningkat secara drastis pada dekade terakhir ini di seluruh dunia. PENYEBAB PENYAKIT TBC Penyakit TBC adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa.000 penduduk tiap tahun. maupun diagnosis dan terapinya. muda. Tuberkulosis / TBC merupakan masalah kesehatan. Indonesia menempati urutan ketiga setelah India dan China dalam hal jumlah penderita di antara 22 negara dengan masalah TBC terbesar di dunia.000 penderita Tuberkulosis / TBC baru pertahun dengan 262.000 kematian terjadi setiap tahunnya disebabkan oleh TBC. Setiap tahunnya. sehingga kita harus waspada sejak dini & mendapatkan informasi lengkap tentang penyakit TBC . Bakteri ini berbentuk batang dan bersifat tahan asam sehingga dikenal juga sebagai Batang Tahan Asam (BTA). Bakteri ini pertama . 1. Hasil survei Kesehatan Rumah Tangga Depkes RI tahun 1992. Bahkan setiap empat menit sekali satu orang meninggal akibat TBC di Indonesia. DEFINISI Tuberkulosis (TBC atau TB) adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. Pada tahun 1999 WHO Global Surveillance memperkirakan di Indonesia terdapat 583. Bakteri ini merupakan bakteri basil yang sangat kuat sehingga memerlukan waktu lama untuk mengobatinya. Sedangkan menurut laporan Penanggulangan TBC Global yang dikeluarkan oleh WHO pada tahun 2004. baik dari sisi angka kematian (mortalitas). sedangkan pada tahun 1986 merupakan penyebab kematian keempat.2.65%. PENYAKIT TBC Penyakit TBC dapat menyerang siapa saja (tua.000 kasus (256 kasus/100. angka insidensi TBC pada tahun 2002 mencapai 555. Bakteri ini lebih sering menginfeksi organ paru-paru dibandingkan bagian lain tubuh manusia. dan 46% diantaranya diperkirakan merupakan kasus baru. menunjukkan bahwa Tuberkulosis / TBC merupakan penyakit kedua penyebab kematian. Kematian akibat Tuberkulosis / TBC diperkirakan menimpa 140. Bahkan.Epidemiologi (TBC) | Page 3 of 13 1. Indonesia bertambah dengan seperempat juta kasus baru TBC dan sekitar 140.

sehingga dapat melewati sistem pertahanan mukosilier bronkus. Kuman ini berbentuk batang. Oleh karena itu disebut pula sebagai Basil Tahan Asam (BTA). yang mengakibatkan .1 KUMAN TBC Penyakit Tuberkulosis Paru (TB Paru) disebabkan oleh kuman TBC (Mycobacterium tuberculosis) yang sebagian kuman TBC menyerang paru.Epidemiologi (TBC) | Page 4 of 13 kali ditemukan oleh Robert Koch pada tanggal 24 Maret 1882. tertidur lama selama beberapa tahun. mempunyai sifat khusus yaitu tahan terhadap asam pada pewarnaan. Infeksi dimulai saat kuman TBC berhasil berkembang biak dengan cara membelah diri di paru. dan terus berjalan sehingga sampai di alveolus dan menetap disana. penyakit TBC pada paru-paru kadang disebut sebagai Koch Pulmonum (KP).2 TERJADINYA TBC Infeksi Primer Infeksi primer terjadi saat seseorang terpapar pertama kali dengan kuman TBC. Kuman TBC cepat mati dengan sinar matahari langsung. tetapi dapat bertahan hidup beberapa jam di tempat yang gelap dan lembab. Bakteri Mikobakterium tuberkulosa 1.2. Bahkan. Percikan dahak yang terhirup sangat kecil ukurannya. tetapi dapat juga mengenai organ tubuh lain. sehingga untuk mengenang jasanya bakteri tersebut diberi nama baksil Koch. 1.2. Dalam jaringan tubuh kuman ini dapat dormant.

Kadang-kadang daya tubuh tidak mampu menghentikan perkembangan kuman.3. Meskipun demikian ada beberapa kuman akan menetap sebagai kuman persister atau dormant (tidur). Adanya infeksi dapat dibuktikan dengan terjadinya perubahan reaksi tuberkulin dari negatif menjadi positif. yang bersangkutan akan menjadi penderita TBC. Pada umumnya reaksi daya tahan tubuh tersebut dapat menghentikan perkembangan kuman TBC. Ciri khas dari tuberkulosis pasca primer adalah kerusakan paru yang luas dengan terjadinya kavitas atau efusi pleura. CARA PENULARAN TBC . 1. Waktu antara terjadinya infeksi sampai pembentukan kompleks primer adalah sekitar 4-6 minggu. misalnya karena daya tahan tubuh menurun akibat terinfeksi HIV atau status gizi buruk. Saluran limfe akan membawa kuman TBC ke kelenjar limfe disekitar hilus paru dan ini disebut sebagai kompleks primer.Epidemiologi (TBC) | Page 5 of 13 peradangan di dalam paru. akibatnya dalam beberapa bulan. Kelanjutan setelah infeksi primer tergantung dari banyaknya kuman yang masuk dan besarnya respon daya tahan tubuh (imunitas seluler). Tuberkulosis Pasca Primer Tuberkulosis pasca primer biasanya terjadi setelah beberapa bulan atau tahun sesudah infeksi primer.

dan pada anak-anak sumber infeksi umumnya berasal dari penderita TBC dewasa. saluran pencernaan. . ginjal. FAKTOR ORANG TERKENA TBC Daya Tahan Tubuh yang kurang Kemampuan untuk melawan infeksi adalah kemampuan pertahanan tubuh untuk mengatasi organisme yang menyerang. dan dapat menyebar melalui pembuluh darah atau kelenjar getah bening. meskipun demikian organ tubuh yang paling sering terkena yaitu paru-paru. Saat Mikobakterium tuberkulosa berhasil menginfeksi paru-paru. Kemampuan tersebut tergantung pada usia yang terinfeksi. Biasanya melalui serangkaian reaksi imunologis bakteri TBC ini akan berusaha dihambat melalui pembentukan dinding di sekeliling bakteri itu oleh sel-sel paru. maka dengan segera akan tumbuh koloni bakteri yang berbentuk globular (bulat). kelenjar getah bening. otak. Mekanisme pembentukan dinding itu membuat jaringan di sekitarnya menjadi jaringan parut dan bakteri TBC akan menjadi dormant (istirahat). Bentuk-bentuk dormant inilah yang sebenarnya terlihat sebagai tuberkel pada pemeriksaan foto rontgen. 1. Oleh sebab itulah infeksi TBC dapat menginfeksi hampir seluruh organ tubuh seperti: paru-paru. Namun kekebalan tubuh tidak mampu bekerja baik pada setiap usia.Epidemiologi (TBC) | Page 6 of 13 Penyakit TBC biasanya menular melalui udara yang tercemar dengan bakteri Mikobakterium tuberkulosa yang dilepaskan pada saat penderita TBC batuk. tulang. Bakteri ini bila sering masuk dan terkumpul di dalam paru-paru akan berkembang biak menjadi banyak (terutama pada orang dengan daya tahan tubuh yang rendah).4. dan lain-lain.

Gambaran secara klinis tidak terlalu khas terutama pada kasus baru.1. baik pada orang dewasa maupun pada anak. sekalipun lambat laun kemampuan tersebut akan meningkat sejalan dengan usia. Tinggal berdekatan dengan orang yang terinfeksi aktif Pekerjaan kesehatan yang merawat Pasien TB Pasien-pasien dengan dahak yang positif pada hapusan langsung (TB tampak di bawah mikroskop) jauh lebih menular. Hingga usia pubertas seorang anak kurang mampu mencegah penyebaran melalui darah. sehingga jika terjadi infeksi seperti tuberculosis maka yang bersangkutan akan menjadi sakit parah bahkan bisa mengakibatkan kematian. 2. dengan demikian penularan TBC di masyarakat akan meningkat pula. Makin dekat seseorang berada dengan pasien. GEJALA SISTEMIK/UTAMA . makin banyak dosis TB yang mungkin akan dihirupnya. 2. Kompleks kemiskinan seluruhnya ini lebih memudahkan TB berkembang menjadi penyakit. Gizi Buruk Terdapat bukti sangat jelas bahwa kelaparan atau gizi buruk mengurangi daya tahan terhadap penyakit ini. Bila jumlah orang terinfeksi HIV meningkat. GEJALA TBC Gejala penyakit TBC dapat dibagi menjadi gejala umum dan gejala khusus yang timbul sesuai dengan organ yang terlibat. sehingga cukup sulit untuk menegakkan diagnosa secara klinik. karena mereka memproduksi lebih banyak TB dibandingkan dengan mereka yang hanya positif positif pada pembiakan.Epidemiologi (TBC) | Page 7 of 13 Sistem kekebalan tubuh lemah pada saat kelahiran dan perlahanlahan menjadi semakin baik menjelang usia 10 tahun. maka jumlah penderita TBC akan meningkat. Namun anak dengan status gizi yang baik tampaknya mampu mencegah penyebaran penyakit tersebut di dalam paru itu sendiri. Faktor ini sangat penting pada masyarakat miskin. Orang Berusia Lanjut atau Bayi Pengidap Infeksi HIV/AIDS Pengaruh infeksi HIV/AIDS mengakibatkan kerusakan luas system daya tahan tubuh.

. gejalanya adalah demam tinggi. lemah. Bila hasil rontgen tidak mendukung TB. Perasaan tidak enak (malaise). penderita tersebut bukan TB. 4. Bila tidak ada perubahan. Demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama. 2. Pada anak-anak dapat mengenai otak (lapisan pembungkus otak) dan disebut sebagai meningitis (radang selaput otak). maka pemeriksaan lain. Hasil pemeriksaan dinyatakan positif apabila sedikitnya dua dari tiga SPS BTA hasilnya positif. untuk mendukung diagnosis TB. dapat disertai dengan keluhan sakit dada.Epidemiologi (TBC) | Page 8 of 13 1. maka akan terjadi gejala seperti infeksi tulang yang pada suatu saat dapat membentuk saluran dan bermuara pada kulit di atasnya. suara nafas melemah yang disertai sesak. diagnosis sebagai penderita TB BTA negatif rontgen positif. 3. Apabila fasilitas memungkinkan. DIAGNOSIS TBC 1. Penurunan nafsu makan dan berat badan. 2. Kalau hasil rontgen mendukung TB. bila terjadi sumbatan sebagian bronkus (saluran yang menuju ke paru-paru) akibat penekanan kelenjar getah bening yang membesar. misalnya biakan. maka penderita diidagnosis sebagai penderita TB BTA positif. adanya penurunan kesadaran dan kejang-kejang.1. Bila hasil rontgen mendukung TB. 1. Tergantung dari organ tubuh mana yang terkena.1. 1. Kalau ada cairan dirongga pleura (pembungkus paru-paru). maka dapat dilakukan pemeriksaan lain. pada muara ini akan keluar cairan nanah. misalnya biakan. UPK yang tidak memiliki fasilitas rontgen. lakukan pemriksaan foto rontgen dada. ulangi pemeriksaan dahak SPS : Kalau hasil SPS positif. diberikan antibiotik spektrum luas (misalnya kotrimoksasol atau Amoksisilin) selama 1 .2 minggu. GEJALA KHUSUS 1. 2. akan menimbulkan suara "mengi". Batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah). DIAGNOSIS PADA DEWASA Diagnosis Tuberkulosis Pada Orang Dewasa. penderita dapat dirujuk untuk difoto rontgen dada. Bila tiga spesimen dahak negatif. didiagnosis sebagai penderita TB BTA positif. namun gejala klinis tetap mencurigakan TB. Bila mengenai tulang. biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam. Kalau hasil rontgen tidak mendukung TB. Kalau hasil SPS tetap negatif. 3. 1. 4. Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul. Diagnosis TB paru pada orang dewasa dapat ditegakkan dengan ditemukannya BTA pada pemeriksaan dahak secara mikroskopis. Bila hanya 1 spesimen yang positif perlu diadakan pemeriksaan lebih lanjut yaitu foto rontgen dada atau pemeriksaan spesimen SPS diulang.

Salah satu diantara (1). DIAGNOSIS MELALUI TEST KULIT Test kulit TBC dilakukan dilengan. terkadang dengan beberapa kelenjar getah bening kecil didekatnya dan terkadang melekat tak teratur. Salah satu dari (1) atau (2) yang dijelaskan di atas disertai dengan mengi atau batuk yang sesekali dapat menyerupai batuk rejan. Berat badan tidak naik atau turun selama lebih dari 14 minggu (adanya grafik kenaikan berat badan akan sangat berguna). karena kurangnya gizi dan karena lingkungan yang kurang sehat. 2. Pembengkakan lutut atau pergelangan kaki. 9. 11. Bila reaksinya “positif”. Pembengkakan kelenjar getah bening yang keras atau lembut. Demam atau meriang selama lebih dari satu minggu tanpa penyebab yang jelas. Jalan timpang. Tulang belakang membungkuk. 4. siku atau bahkan iga atau tulang atau sendi yang manapun yang tidak disebabkan cedera. tidak atau kaku saat berjalan. Dalam waktu dua atau tiga hari. tidak nyeri. pada salah satu sisi dada. bisa saja terjadi reaksi “negatif” dalam tes kulit TBC. Diare kronis dengan buang air besar tinja keputihan yang tidak sembuh setelah diberi obat cacing atau obat untuk giardiasis (dengan metronidazole). 8. TBC PADA ANAK Penyakit TB ini mudah sekali menyerang pada anak-anak kecil yang belum diimunisasi dengan vaksin BCG (Bacillus Calmette-Guerin). 2. Petugas Kesehatan akan menyampaikan pada seseorang tersebut tentang risiko terinfeksi TBC atau penyakit TBC. punggung kaku sukar membungkuk. Hal ini disebabkan sistim kekebalan tubuh anda tidak berfungsi benar. pada lengan anda apakah ada reaksi. Kemungkinan adanya tuberkulosis pada anak yang kurus atau bila ditemukan: 1. 5. dan mungkin perlu tes medis atau perawatan. 6.Epidemiologi (TBC) | Page 9 of 13 1.1. . 10. (3) serta tanda adanya cairan – pekak. ini berarti anda mungkin sudah terinfeksi TBC. Kadang kala. 7. tangan. (2). terutama bila teraba benjolan dan yang tetap bertahan setelah pemberian obat cacing. Kehilangan gairah dan mungkin juga berat badan selama 2 sampai 3 bulan. 3. Tidak cukup untuk sekedar memahami cara bagaimana anak-anak terinfeksi tuberkulosis atau bagaimana penyakit tersebut dapat menyebar. bila seseorang sudah terinfeksi kuman HIV dan TBC. Perut membuncit.

dan apabila ludahnya bercampur darah segera dibawa kepuskesmas atau ke rumah sakit. 6.1. PENCEGAHAN TBC 1. 1 % dari seluruh populasi di seluruh dunia terjangkit oleh penyakit TBC. kuman TBC menyebar di udara pada saat seseorang yang menderita TBC batuk dan bersin. Membuang ludah di tempat yang tertutup. Seperti halnya flu. Bayi yang baru lahir dan anak-anak kecil harus diimunisasi dengan vaksin BCG. Penderita TBC yang tidak berobat dapat menularkan pentakit kepada sekitar 10 ? 15 orang dalam jangka waktu 1 tahun. 2.Epidemiologi (TBC) | Page 10 of 13 1. PENCEGAHAN TBC 2. PEMBERANTASAN 6. Saat batuk seharusnya menutupi mulutnya. meludah atau berbicara. Karena vaksin tersebut akan memberikan perlindungan yang amat bagus.1. RIWAYAT TBC 10 FAKTA PENTING MENGENAI TBC Tiap tahun selalu terdapat peningkatan jumlah penderita TBC yang tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. 4. Sesungguhnya setiap kematian akibat TBC itu bisa dihindari. 4. Terdapat sekitar 2 sampai 3 juta orang meninggal akibat TBC setiap tahun. dari 3 minggu. merasa sakit di dada dan kesukaran bernafas segera dibawa kepuskesmas atau ke rumah sakit. Mencuci peralatan makan dan minum sampai bersih setelah digunakan oleh penderita. Setiap tahun. dan apabila batuk lebih 2.2. ada yang sakit akibat tertular TBC. 2. TBC membunuh lebih banyak kaum muda dan wanita dibandingkan penyakit menular lainnya. Kuman TBC biasanya menyerang paru-paru. TUJUAN PENCEGAHAN 1. TUJUAN PEMBERANTASAN Pemberantasan penyakit TBC didasarkan untuk memutus mata rantai . Sepertiga dari jumlah penduduk di dunia ini sudah tertular oleh kuman TBC (walaupun) belum terjangkit oleh penyakitnya. Setiap 4 detik. ada 1 orang yang meninggal akibat tertular TBC. 3. 3. Menyembuhkan penderita Mencegah kematian Mencegah kekambuhan Menurunkan tingkat penularan 2. Saat batuk memalingkan muka agar tidak mengenai orang lain. 5. Setiap detik.

Apabila paduan obat yang digunakan tidak adekuat. Tahap intensif 2. tidak ada nafsu makan.1. gatal dan kemerahan di kulit gangguan keseimbangan hingga kekuningan (ikterus). sebaiknya pada saat perut kosong.Efek samping ringan dapat berupa berubahnya warna urine menjadi kemerahan yang diakibatkan oleh rifampisin. Tahap lanjutan 4. PENGOBATAN 7. Efek samping lainnya dapat berupa nyeri sendi. Pengobatan TB diberikan dalan 2 Tahap yaitu: 1. Jika pasien merasakan hal-hal tersebut. JENIS OBAT 1. mual. 6. Perlakuan pada rumah penderita untuk lebih memperhatikan factor kesehatan lingkungan dengan menambah ventilator sebagai pengganti udara.Epidemiologi (TBC) | Page 11 of 13 virulenci penularan penyakit TBC supaya tidak terjadi prevalenci penyakit TB yang lebih besar. 4. 3. Dosis tahap intensif dan dosis tahap lanjutan ditelan dalam dosis tunggal. Dalam beberapa kasus pengobatan bisa berlangsung hingga delapan bulan.2. kuman TB akan berkembang menjadi kuman kebal. 1. Pengobatan pada penderita hingga sembuh 2. Pada tahap lanjutan penderita mendapat obat (minum obat) tiga kali seminggu selama 4 – 5 bulan. EFEK SAMPING OBAT Beberapa efek samping yang mungkin muncul akibat mengkonsumsi obat TB bervariasi mulai dari ringan hingga berat. 3. dalam jumlah cukup dan dosis tepat selama 6-8 bulan. supaya semua kuman dapat dibunuh. kesemutan dan rasa terbakar di hati.3 bulan. Sterilisasi Rumah pasca Penderita. Pada tahap intensif penderita mendapat obat (minum obat) setiap hari selama 2 . dan faktor higiene lingkungan yang lain yang lebih baik. 3. genteng kaca supaya sinar matahari dapat masuk. . 2. Isoniasid Rifampicin Pirasinamid Streptomicin 7.1. 7. fase lanjutan. pasien harus segera berkonsultasi dengan dokter untuk memperoleh penanganan lebih lanjut.1. PRINSIP OBAT Obat TB iberikan dalam bentuk kombinasi dari beberapa jenis. PEMBERANTASAN PENYAKIT TBC 1.

Pengobatan Penderita TBC adalah dengan kombinasi beberapa jenis obat dalam jumlah cukup dan dosis yang tepat selama 6 – 8 bulan. maka semua orang yang kontak serumah dengan penderita harus diperiksa. Hasil pemeriksaan mikroskopis ini sangat dijaga kualitas dengan melakukan cros cek/ uji silang lagi juga menjaga hasil pemeriksaan sedian dahak BTA. Pagi hari ke 2 dan Sewaktu juga saat hari ke2) dibawah pemeriksaan mikroskopis. Apabila ada gejala-gejala suspek (Kecurigaan) TBC maka harus diperiksa dahaknya. Pemeriksan dahak di lakukan secara SPS (Sewaktu saat kontak pertama. Bila ditemukan penderita tuberculosis paru dengan sputum dahat BTA +. Metode Penemuan Kasus TBC paru Dengan cara passive promotive case finding artinya penjaringan tersangka penderita yang dating berkunjung ke unit pelayanan kesehatan dengan meningkatkan penyuluhan TBC kepada masyarakat. Obat diminum setiap hari selama 2 bulan .Epidemiologi (TBC) | Page 12 of 13 BAB II KASUS TBC Untuk menegakkan diagnosa TBC Paru adalah dengan memeriksa dahak seseorang yang di duga mengidap TBC. Pengobatan penderita TBC terdiri atas 3 fase 1. Fase Intensif .

Kesimpulan KESIMPULAN DAN SARAN Faktor yang mempengaruhi terjadinya kasu TBC pada NY S adalah lingkungan yang lembab.Epidemiologi (TBC) | Page 13 of 13 2. kurangnya ventilasi dan sinar matahari. Depkes RI Diagram diagnosa TB BAB III A. Menutup mulut waktu batuk dan tempat khusus untuk dahak dan pembuangan dahak tidak sembarangan . Paduan OAT (OBat Anti Tuberkulosa) FDC Saat ini di Provinsi Kalimantan Selatan sudah menggunakan OAT FDC. Kemudian perilaku adalah tidak ada tempat khusus untuk dahak dan kalau batuk tidak menutup mulut. 75 mg INH. Fase Lanjutan . B. genting kaca dan kebersihan rumah/lantai). Kemasan Obat FDC (Fixed Dose Combination) 1 tablet obat mengandung 150 mg Rifamfisin. Perbaikan lingkungan (Pembuatan jendela. (Dikutip dari : Buku Saku Petugas Program TBC. Obat diminum seminggu 3 kali. Saran 1. 400 mg Pyrazinamid dan 275 mg Ethambutol. 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful