SATUAN ACARA PENYULUHAN SIROSIS HEPATITIS A.

LATAR BELAKANG MASALAH Imunisasi bisa meningkatkan imunitas tubuh dan menciptakan kekebalan terhadap penyakit tertentu dengan menggunakan sejumlah kecil mikroorganisme yang dimatikan atau dilemahkan. Ada beberapa jenis imunisasi yang direkomendasikan oleh American Academy of Pediatrics (AAP) kepada anak-anak: Imunisasi Hepatitis, berfungsi untuk melindungi hati. Jika seseorang terinfeksi virus hepatitis, maka dalam jangka panjang ia memiliki risiko terserang penyakit liver ataupun kanker hati.

B. PENGANTAR a) Bidang Studi : Promosi Kesehatan b) Topik c) Sub Topik :Imunisasi Hepatitis :

1) Pengertian dan penyebab terjadinya hepatitis 2) Gejala dari penyakit hepatitis 3) cara imunisasi dari hepatitis 4) Pengobatan dari hepatitis d) Sasaran e) Hari f) Tanggal g) Jam h) Waktu i) Tempat : Komunitas : Jum’at : 6 desember 2012 : 09.30 – 09.43 wib : 13 menit : Runag A

C. TUJUAN UMUM Setelah mengikuti penyuluhan selama 1 x pertemuan, diharapkan komunitas tau tentang hepatitis.

diharapkan komunitas dapat menjelaskan tentang: a. 2. RENCANA KEGIATAN NWaktu o . Pemateri 1 2 menit Pembukaan:  Mengucapkan salam  Memperkelankan diri  Menjelaskan Tujuan yang telah disepakati pada saat pengkajian  Menyebutkan materi/ pokok bahasan yang akan disampaikan  Menjawab salam dan memperhatikan Audiens Kegiatan 2 8 menit . METODE ceramah atau diskusi F. MEDIA Power point G. Pengertian dari sirosis hepatis tanda dan gejala sirosis hepatis Perawatan sirosis hepatis Pencegahan dari sirosis hepatis E. Pelaksanaan:  Menjelaskan materi penyuluha secara teratur dan berurutan:  Memperhatikan penjelasan materi . b. d.D. TUJUAN KHUSUS Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan selama 1x pertemuan. c.

EVALUASI H. Evaluasi:  Memberikan pertanyaan pertanyaandengan  Merespon Menjawab pertanyaan yang akan diberikan dan berkaitan materi yang sudah dijelaskan  Memberikan kesempatan kepada klien untuk bertanya 1 menit 4. 2 menit 3. Pengertian hepatitis & penyebab yang akan diberikan  Tanda dan gejala hepatitis  Pengobatan Gastritis dengan tanaman obat herbal  Pencegahan terhadap Gastritis 3 . Mengakhiri pertemuan :  Menyimpulkan telah disampaikan  Menyampaikan tarimakasih materi yang  Menyimak dan Menjawab salam atas perhatian dan waktu yang diberikan Mengucapkan terima kasih X. MATERI .

2001) ETIOLOGI Virus 1. nausea. memerlukan koinfeksi dengan type B. Type E Metode transmisi: Fekal-oral melalui orang lain. feces. (Sujono Hadi.Hepatitis adalah suatu proses peradangan difus pada jaringan yang dapat disebabkan oleh infeksi virus dan oleh reaksi toksik terhadap obat-obatan serta bahan-bahan kimia. . Obat-obatan Menyebabkan toksik untuk hati. orang ke orang. bahu dan malaise. Keluhan yang disebabkan infeksi virus berlangsung sekitar 27 hari. sehingga sering disebut hepatitis toksik dan hepatitis akut. Hepatitis virus merupakan infeksi sistemik oleh virus disertai nekrosis dan klinis. saliva Alkoho Menyebabkan alkohol hepatitis dan selanjutnya menjadi alkohol sirosis. Type C 4. Type A 2. Seluruh badan pegal-pegal terutama di pinggang. perinatal Parenteral jarang seksual. biokimia serta seluler yang khas (Smeltzer. TANDA DAN GEJALA Masa tunas  Virus A : 15-45 hari (rata-rata 25 hari)  Virus B : 40-180 hari (rata-rata 75 hari)  Virus non A dan non B : 15-150 hari (rata-rata 50 hari) Fase Pre Ikterik Keluhan umumnya tidak khas. feces. Sumber virus: Darah. vomitus. Type B 3. perinatal Parenteral perinatal. salivA. Type D 5. 1999). Parenteral seksual. sekresi vagina Terutama melalui darah Melalui darah Darah. Nafsu makan menurun (pertama kali timbul). perut kanan atas (ulu hati) dirasakan sakit.

Hal ini dimanifestasikan dengan adanya rasa mual dan nyeri di ulu hati. kemudian menetap dan baru berkurang setelah 10-14 hari. pusing. disusul bertambahnya nafsu makan.lekas capek terutama sore hari. Unit fungsional dasar dari hepar disebut lobul dan unit ini unik karena memiliki suplai darah sendiri. penurunan suhu badan disertai dengan bradikardi. sel-sel hepar yang menjadi rusak dibuang dari tubuh oleh respon sistem imun dan digantikan oleh sel-sel hepar baru yang sehat. PATOFOSIOLOGI Inflamasi yang menyebar pada hepar (hepatitis) dapat disebabkan oleh infeksi virus dan oleh reaksi toksik terhadap obat-obatan dan bahan-bahan kimia. pola normal pada hepar terganggu. rata-rata 14-15 hari setelah timbulnya masa ikterik. Fase penyembuhan Dimulai saat menghilangnya tanda-tanda ikterus. Oleh karenanya. karena terjadi . Gangguan terhadap suplai darah normal pada sel-sel hepar ini menyebabkan nekrosis dan kerusakan sel-sel hepar. penderita mulai merasa segar kembali. tinja berwarna pucat. Warna urine tampak normal. tetapi karena adanya kerusakan sel hati dan duktuli empedu intrahepatik. rasa mual. Fase Ikterik Urine berwarna seperti teh pekat. namun lemas dan lekas capai. nyeri persendian. Setelah lewat masanya. maka terjadi kesukaran pengangkutan billirubin tersebut didalam hati. Sering dengan berkembangnya inflamasi pada hepar. suhu badan meningkat sekitar 39oC berlangsung selama 2-5 hari. Timbulnya ikterus karena kerusakan sel parenkim hati. Inflamasi pada hepar karena invasi virus akan menyebabkan peningkatan suhu badan dan peregangan kapsula hati yang memicu timbulnya perasaan tidak nyaman pada perut kuadran kanan atas. Walaupun jumlah billirubin yang belum mengalami konjugasi masuk ke dalam hati tetap normal. rasa sakit di ulu hati. Kadang-kadang disertai gatalgatal pasa seluruh badan. sebagian besar klien yang mengalami hepatitis sembuh dengan fungsi hepar normal. Keluhan gatal-gatal mencolok pada hepatitis virus B. rasa lesu dan lekas capai dirasakan selama 1-2 minggu. Akibatnya billirubin tidak sempurna dikeluarkan melalui duktus hepatikus. Ikterus pada kulit dan sklera yang terus meningkat pada minggu I. Selain itu juga terjadi kesulitan dalam hal konjugasi.

3. konjugasi dan eksresi bilirubin. Laboratorium 2. LDH KOMPLIKASI Ensefalopati hepatic terjadi pada kegagalan hati berat yang disebabkan oleh akumulasi amonia serta metabolik toksik merupakan stadium lanjut ensefalopati hepatik. Pemeriksaan protein. globulin serum HbsAG Waktu protombin respon waktu protombin terhadap vitamin K Pemeriksaan serum transferase dan transaminase 4.retensi (akibat kerusakan sel ekskresi) dan regurgitasi pada duktuli. Peningkatan kadar bilirubin terkonjugasi dapat disertai peningkatan garamgaram empedu dalam darah yang akan menimbulkan gatal-gatal pada ikterus. sehingga menimbulkan bilirubin urine dan kemih berwarna gelap. Jadi ikterus yang timbul disini terutama disebabkan karena kesukaran dalam pengangkutan. PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK 1. albumin serum. empedu belum mengalami konjugasi (bilirubin indirek). Kerusakan jaringan paremkin hati yang meluas akan menyebabkan sirosis hepatis. Tinja mengandung sedikit sterkobilin oleh karena itu tinja tampak pucat (abolis). maka bilirubin dapat dieksresi ke dalam kemih. protein totel serum. AST atau SGOT 5. Pemeriksaan pigmenurobilirubin direk bilirubun serum totalbilirubin urineurobilinogen. ALT atau SGPT 6. Karena bilirubin konjugasi larut dalam air. . penyakit ini lebih banyak ditemukan pada alkoholik. maupun bilirubin yang sudah mengalami konjugasi (bilirubin direk).

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) IMUNISASI HEPATITIS .

Dosen Pengampu : Muhammad Sahli. S.KM DI SUSUN OLEH: Angga Fanestiyawan PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN (FIKES) UNIVERSITAS SAINS AL-QUR’AN (UNSIQ) JAWA TENGAH DI WONOSOBO 2012 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful