TINJAUAN TEORITIS KESEHATAN LINGKUNGAN

A. Pengantar konsep kesehatan Pengertian Kesehatan Lingkungan sehat menurut WHO adalah “Keadaan yg meliputi kesehatan fisik, mental, dan sosial yg tidak hanya berarti suatu keadaan yg bebas dari penyakit dan kecacatan. Sedangkan menurut UU No 23 / 1992 Tentang kesehatan “Keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.” Pengertian Lingkungan Menurut A.L. Slamet Riyadi (1976) adalah ”Tempat pemukiman dengan segala sesuatunya dimana organismenya hidup beserta segala keadaan dan kondisi yang secara langsung maupun tidak dpt diduga ikut mempengaruhi tingkat kehidupan maupun kesehatan dari organisme itu”. Terdapat beberapa pendapat tentang pengertian Kesehatan Lingkungan sebagai berikut : 1. Pengertian Kesehatan Lingkungan Menurut World Health Organisation (WHO) pengertian Kesehatan Lingkungan : Those aspects of human health and disease that are determined by factors in the environment. It also refers to the theory and practice of assessing and controlling factors in the environment that can potentially affect health. Atau bila disimpulkan “Suatu keseimbangan ekologi yang harus ada antara manusia dan lingkungan agar dapat menjamin keadaan sehat dari manusia”. 2. Menurut HAKLI (Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia) “Suatu kondisi lingkungan yang mampu menopang keseimbangan ekologi yang dinamis antara manusia dan lingkungannya untuk mendukung tercapainya kualitas hidup manusia yang sehat dan bahagia”. 3. Apabila disimpulkan Pengertian Kesehatan Lingkungan adalah “Upaya perlindungan, pengelolaan, dan modifikasi lingkungan yang diarahkan menuju keseimbangan ekologi pada tingkat kesejahteraan manusia yang semakin meningkat”.

Ruang Lingkup Kesehatan Lingkungan Kontribusi lingkungan dalam mewujudkan derajat kesehatan merupakan hal yang essensial di samping masalah perilaku masyarakat, pelayanan kesehatan dan faktor keturunan. Lingkungan memberikan kontribusi terbesar terhadap timbulnya masalah kesehatan masyarakat. 1. Menurut WHO

a. Penyediaan Air Minum b. Pengelolaan air Buangan dan pengendalian pencemaran c. Pembuangan Sampah Padat d. Pengendalian Vektor e. Pencegahan/pengendalian pencemaran tanah oleh ekskreta manusia f. Higiene makanan, termasuk higiene susu g. Pengendalian pencemaran udara h. Pengendalian radiasi i. Kesehatan kerja j. Pengendalian kebisingan k. Perumahan dan pemukiman l. Aspek kesling dan transportasi udara m. Perencanaan daerah dan perkotaan n. Pencegahan kecelakaan o. Rekreasi umum dan pariwisata p. Tindakan-tindakan sanitasi yang berhubungan dengan keadaan epidemi/wabah, bencana alam dan perpindahan penduduk. q. Tindakan pencegahan yang diperlukan untuk menjamin lingkungan.

2. Menurut UU No 23 tahun 1992 Tentang Kesehatan (Pasal 22 ayat 3), ruang lingkup kesehatan lingkungan sebagai berikut : a. Penyehatan Air dan Udara b. Pengamanan Limbah padat/sampah c. Pengamanan Limbah cair d. Pengamanan limbah gas e. Pengamanan radiasi f. Pengamanan kebisingan g. Pengamanan vektor penyakit

B. Konsep ekologi Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Berasal dari kata Yunani oikos ("habitat") dan logos ("ilmu"). Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Istilah ekologi pertama

kali dikemukakan oleh Ernst Haeckel (1834 - 1914). Dalam ekologi, makhluk hidup dipelajari sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya. Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktor abiotik antara lain suhu, air, kelembaban, cahaya, dan topografi, sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling memengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan. Ekologi merupakan cabang ilmu yang masih relatif baru, yang baru muncul pada tahun 70-an. Akan tetapi, ekologi mempunyai pengaruh yang besar terhadap cabang biologinya. Ekologi mempelajari bagaimana makhluk hidup dapat mempertahankan kehidupannya dengan mengadakan hubungan antar makhluk hidup dan dengan benda tak hidup di dalam tempat hidupnya atau lingkungannya. Ekologi, biologi dan ilmu kehidupan lainnya saling melengkapi dengan zoologi dan botani yang menggambarkan hal bahwa ekologi mencoba memperkirakan, dan ekonomi energi yang menggambarkan kebanyakan rantai makanan manusia dan tingkat tropik. Para ahli ekologi mempelajari hal berikut : 1. Perpindahan energi dan materi dari makhluk hidup yang satu ke makhluk hidup yang lain ke dalam lingkungannya dan faktor-faktor yang menyebabkannya. 2. Perubahan populasi atau spesies pada waktu yang berbeda dalam faktor-faktor yang menyebabkannya. 3. Terjadi hubungan antarspesies (interaksi antarspesies) makhluk hidup dan hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Kini para ekolog(orang yang mempelajari ekologi)berfokus kepada Ekowilayah bumi dan riset perubahan iklim. Hubungan keterkaitan dan ketergantungan antara seluruh komponen ekosistem harus dipertahankan dalam kondisi yang stabil dan seimbang (homeostatis). Perubahan terhadap salah satu komponen akan memengaruhi komponen lainnya. Homeostatis adalah kecenderungan sistem biologi untuk menahan perubahan dan selalu berada dalam keseimbangan. Ekosistem mampu memelihara dan mengatur diri sendiri seperti halnya komponen penyusunnya yaitu organisme dan populasi. Dengan demikian, ekosistem dapat dianggap

dan yang terakhir manusia Ekologi menimbulkan banyak filsafat yang amat kuat dan pergerakan politik – termasuk gerakan konservasi. Sangat sering mereka memakai argumen dari ekologi buat melanjutkan kebijakan. b. ekologi ialah tentang bagaimana lingkungan kita dipengaruhi tubuh dan pikiran kita. Orang yang memiliki kepercayaan-kepercayaan itu disebut ekolog politik. namun paradigma mekanistik bersikeras meletakkan subyek manusia dalam kontrol objek ekologi masalah subyek-obyek. Saat semuanya digabungkan dengan gerakan perdamaian dan Enam Asas. lingkungan. yang mana ekonomi menganggap dilakukan "untuk bebas". Ekosistem merupakan kumpulan dari bermacam-macam dari alam tersebut. dan ekonomi yang lebih baik. mengambil kesehatan ekosistem yang pertama pada daftar moral manusia dan prioritas politik. namun susah. Studi ekologi bagaimana tiap binatang lainnya membuat kehidupan.dan ekologi yang kita kenal sekarang. contoh heewan.suatu cibernetik di alam. Ekologi dalam kacamata antropologi Terkadang ekologi dibandingkan dengan antropologi. Lynn Margulis mengatakan bahwa studi ekonomi bagaimana manusia membuat kehidupan. namun ada benar-benar ekolog politik dalam kebanyakan partai politik. tumbuhan. Seringkali argumen-argumen itu bertentangan satu sama lain. Beberapa telah mengatur ke dalam Kelompok Hijau. Beberapa orang berpikir mereka hanya seorang ilmuwan. Ekonomi ekologi dan teori perkembangan manusia mencoba memisahkan pertanyaan ekonomi dengan lainnya. Namun manusia cenderung mengganggu sistem pengendalian alamiah ini. Namun dalam psikologi evolusioner atau psikoneuroimunologi misalnya . Mike Nickerson mengatakan bahwa "ekonomi tiga perlima ekologi" sejak ekosistem menciptakan sumber dan membuang sampah. Banyak orang berpikir ekonomi baru saja menjadi bagian ekologi. kesehatan. dan ekonomi mengabaikannya salah. lingkungan. disebut gerakan hijau. seperti jalan buat mencapai kesehatan manusia dan keharmonisan sosial. Antropologi ialah tentang bagaimana tubuh dan pikiran kita dipengaruhi lingkungan kita. Umumnya. Banyak ekolog menghubungkan ekologi dengan ekonomi manusia : a. sebab keduanya menggunakan banyak metode untuk mempelajari satu hal yang kita tak bisa tinggal tanpa itu. "Modal alam" ialah 1 contoh 1 teori yang menggabungkan 2 hal itu. khususnya kebijakan hutan dan energi. seperti banyak yang dilakukan akademisi juga.

Penggunaan Air Bersih : Air merupakan sumber kehidupan/kebutuhan pokok manusia namun dalam hal penggunaannya berbeda-beda begitu juga kualitas maupun kwantitasnya.jelas jika kemampuan manusia dan tantangan ekonomi berkembang bersama. sehingga kondisi kesehatan perumahan dapat berperan sebagai media penularan penyakit diantara anggota keluarga atau tetangga sekitarnya. pemantauan sanitasi rumah sakit. 2. Terminal). Karena itu menolak kita. pembinaan dan pemantauan sanitasi tempat-tempat umum (Hotel. Manusia menemukan dirinya sendiri saat ia membandingkan dirinya terhadap hambatan". Didalam memantau pelaksanaan program kesehatan lingkungan dapat dilihat beberapa indikator kesehatan lingkungan sebagai berikut : 1. yaitu persentase keluarga yang memiliki akses air bersih. pemantauan dan penataan lingkungan. demikian pula penyebab penyakit lainnya di sekitar rumah. C. Tempat Umum dan Pengolahan Makanan (TUPM).Air merupakan media penularan penyakit yang paling cepat karena sifatnya yang flesibel untuk tempat berkembangbiak ataupun penularan berbagai sumber penyakit. kegiatan yang dilaksanakan meliputi pemantauan kualitas air minum. Beberapa upaya untuk memperkecil resiko turunnya kualitas lingkungan telah dilaksanakan oleh berbagai instansi terkait seperti pembangunan sarana sanitasi dasar. Dari data yang ada maka program sosialisasi terhadap masyarakat untuk membangun rumah sehat perlu terus dilakukan sehingga pencegahan terhadap perkembangan vektor penyakit dapat diperkecil. Indikator lingkungan sehat Untuk menilai keadaan lingkungan dan upaya yang dilakukan untuk menciptakan lingkungan sehat telah dipilih empat indikator. rumah merupakan tempat berkumpul bagi semua anggota keluarga dan menghabiskan sebagian besar waktunya. perumahan sehat yang biasanya ditangani secara lintas sektor. Pembangunan sarana sanitasi dasar bagi masyarakat yang berkaitan langsung dengan masalah kesehatan meliputi penyediaan air bersih. Dengan baik ditetapkan Antoine de Saint-Exupery : "Bumi mengajarkan kita lebih banyak tentang diri kita daripada seluruh buku. tempat pengolahan pestisida dan sebagainya. . jamban sehat. maka dari itu perlu menjaga kualitas dan kwantitas air demi terciptanya kesehatan. tempat pengolahan makanan. presentase rumah sehat. keluarga dengan kepemilikan sarana sanitasi dasar. Rumah Sehat : Bagi sebagian besar masyarakat. pengukuran dan pengendalian kualitas lingkungan.

Terjadinya peristiwa keracunan dan penularan penyakit akut yang sering membawa kematian banyak bersumber dari makanan yang berasal dari tempat pengolahan makanan (TPM) khususnya jasaboga. Air minum adalah air yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum. tempat sampah dan pengelolaan air limbah keluarga keseluruhan hal tersebut sangat diperlukan didalam peningkatan kesehatan lingkungan. Keluarga Dengan Kepemilikan Sarana Sanitasi Dasar : Keluarga dengan kepemilikan sarana sanitasi dasar meliputi persediaan air bersih. merupakan kebutuhan pokok dan sumber utama bagi kehidupan manusia. D. Syarat Kimia : Kadar Besi : maksimum yang diperbolehkan 0. Masalah kesehatan lingkungan di Indonesia dan upaya perencanaan pemerintah dalam penanggulangannya 1. kepemilikan jamban keluarga. rumah makan dan makanan jajanan yang pengelolaannya tidak memenuhi syarat kesehatan atau sanitasi lingkungan.3. namun makanan yang tidak dikelola dengan baik justru akan menjadi media yang sangat efektif didalam penularan penyakit saluran pencernaan (Food Borne Deseases). Syarat Mikrobiologis : Koliform tinja/total koliform (maks 0 per 100 ml air) 2. Sehingga upaya pengawasan terhadap sanitasi makanan amat penting untuk menjaga kesehatan konsumen atau masyarakat. dan tidak berwarna b.Tangerang sedikit meningkat dibandingkan tahun 2006. Syarat Fisik : Tidak berbau. Pembuangan Kotoran/Tinja Metode pembuangan tinja yang baik yaitu dengan jamban dengan syarat sebagai berikut : .3 mg/l. Dari data diatas menunjukkan bahwa tahun 2007 kepemilikan sarana sanitasi dasar di Kab. Kesadahan (maks 500 mg/l) c. tidak berasa. Tempat Umum dan Pengolahan Makanan (TUPM) : Makanan termasuk minuman. Syarat-syarat Kualitas Air Bersih diantaranya adalah sebagai berikut : a. Air Bersih Air bersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak. 4. dapat diasumsikan bahwa kondisi ini menunjukan adanya peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya sarana sanitasi dasar.

Pengangkutan e. Pengumpulan. dan kemajuan teknologi. Tinja tidak boleh terjangkau oleh lalat dan hewan lain e. Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi sampah adalah jumlah penduduk dan kepadatanya. Memenuhi persyaratan pencegahan penularan penyakit antarpenghuni rumah dengan penyediaan air bersih. letak geografis. Metode pembuatan dan pengoperasian harus sederhana dan tidak mahal 3. kepadatan hunian yang tidak berlebihan. Tidak boleh terjadi penanganan tinja segar atau bila memang benar-benar diperlukan. disamping pencahayaan dan penghawaan yang cukup. c. Pembuangan Sampah Teknik pengelolaan sampah yang baik harus memperhatikan faktor-faktor/unsur : a. Penimbulan sampah. yaitu : pencahayaan. Pembuangan . pola kehidupan/tk sosial ekonomi. yaitu : privacy yang cukup. c. terlindungnya makanan dan minuman dari pencemaran. iklim. pengolahan dan pemanfaatan kembali. Penyimpanan sampah. bebas vektor penyakit dan tikus. konstruksi yang tidak mudah roboh. b. Kesehatan Pemukiman Secara umum rumah dapat dikatakan sehat apabila memenuhi kriteria sebagai berikut : a. Tidak boleh terkontaminasi air permukaan d. b. Memenuhi kebutuhan fisiologis. Tanah permukaan tidak boleh terjadi kontaminasi b.a. pengelolaan tinja dan limbah rumah tangga. 4. dan tidak cenderung membuat penghuninya jatuh tergelincir. penghawaan dan ruang gerak yang cukup. Memenuhi persyaratan pencegahan terjadinya kecelakaan baik yang timbul karena keadaan luar maupun dalam rumah antara lain persyaratan garis sempadan jalan. terhindar dari kebisingan yang mengganggu. musim. tidak mudah terbakar. Memenuhi kebutuhan psikologis. komunikasi yang sehat antar anggota keluarga dan penghuni rumah. harus dibatasi seminimal mungkin f. d. cukup sinar matahari pagi. d. Tidak boleh terjadi kontaminasi pada air tanah yang mungkin memasuki mata air atau sumur c. tingkat aktivitas. Jamban harus babas dari bau atau kondisi yang tidak sedap dipandang g.

Nyamuk Culex sp untuk Penyakit Kaki Gajah/Filariasis. Persyaratan lokasi dan bangunan. kita dapat mengetahui hubungan dan urgensinya masing-masing unsur tersebut agar kita dapat memecahkan masalah-masalah ini secara efisien. Persyaratan dapur.Dengan mengetahui unsur-unsur pengelolaan sampah. Nyamuk Anopheles sp untuk penyakit Malaria. Penanggulangan/pencegahan dari penyakit tersebut diantaranya dengan merancang rumah/tempat pengelolaan makanan dengan rat proff (rapat tikus). Persyaratan bahan makanan dan makanan jadi. Persyaratan fasilitas sanitasi. Persyaratan peralatan yang digunakan. d. e. . Binatang pengganggu yang dapat menularkan penyakit misalnya anjing dapat menularkan penyakit rabies/anjing gila. Gerakan 3 M (menguras mengubur dan menutup) tempat penampungan air untuk mencegah penyakit DBD. g. 6. f. Makanan dan Minuman Sasaran higene sanitasi makanan dan minuman adalah restoran. Serangga dan Binatang Pengganggu Serangga sebagai reservoir (habitat dan suvival) bibit penyakit yang kemudian disebut sebagai vektor misalnya : pinjal tikus untuk penyakit pes/sampar. dan hotel). 5. Kecoa dan lalat dapat menjadi perantara perpindahan bibit penyakit ke makanan sehingga menimbulakan diare. c. rumah makan. Tikus dapat menyebabkan Leptospirosis dari kencing yang dikeluarkannya yang telah terinfeksi bakteri penyebab. Kelambu yang dicelupkan dengan pestisida untuk mencegah gigitan Nyamuk Anopheles sp. Persyaratan hygiene sanitasi makanan dan minuman tempat pengelolaan makanan meliputi : a. ruang makan dan gudang makanan. Persyaratan pengolahan makanan. b. Penggunaan kasa pada lubang angin di rumah atau dengan pestisida untuk mencegah penyakit kaki gajah dan usaha-usaha sanitasi. Nyamuk Aedes sp untuk Demam Berdarah Dengue (DBD). Persyaratan penyimpanan bahan makanan dan makanan jadi. jasa boga dan makanan jajanan (diolah oleh pengrajin makanan di tempat penjualan dan atau disajikan sebagai makanan siap santap untuk dijual bagi umum selain yang disajikan jasa boga. rumah makan/restoran.

c.5 kali lebih besar. 2. Pembakaran hutan untuk dibuat lahan pertanian atau sekedar diambil kayunya ternyata membawa dampak serius. cuci. Keadaan ini. mengingat manusia cenderung berada di dalam ruangan ketimbang berada di jalanan. Indoor air pollution merupakan problem perumahan/pemukiman serta gedung umum. Contoh hubungan dan pengaruh kondisi lingkungan terhadap kesehatan masyarakat di perkotaan dan pemukiman diantaranya sebagai berikut : a. Diduga akibat pembakaran kayu bakar. kakus -> penyakit menular. tentu akan lebih buruk di masa mendatang. bahan bakar rumah tangga lainnya merupakan salah satu faktor resiko timbulnya infeksi saluran pernafasan bagi anak balita. bis kereta api. Mengenai masalah out door pollution atau pencemaran udara di luar rumah. pencemaran tanah. Keanekaragaman sosial budaya dan adat istiadat dari sebagian besar penduduk. berbagai analisis data menunjukkan bahwa ada kecenderungan peningkatan. pencemaran udara. terganggunya ekologi hutan. b. bagi jenis pencemar yang akumulatif. Kegiatan di kota (industrialisasi) -> menghasilkan limbah cair ->dibuang tanpa pengolahan (ke sungai) ->sungai dimanfaatkan untuk mandi. dll. 3. Masalah ini lebih berpotensi menjadi masalah kesehatan yang sesungguhnya. Belum memadainya pelaksanaan fungsi manajemen. Urbanisasi ->kepadatan kota -> keterbatasan lahan ->daerah slum/kumuh->sanitasi kesehatan lingkungan buruk.7. Pertambahan dan kepadatan penduduk. Healthy City (Kabupaten/kota sehat) . Besar resiko relatif tersebut adalah 12. Kegiatan di kota (lalu lintas alat transportasi) -> emisi gas buang (asap) -> mencemari udara kota -> udara tidak layak dihirup -> penyakit ISPA. Beberapa penelitian menunjukkan adanya perbedaan resiko dampak pencemaran pada beberapa kelompok resiko tinggi penduduk kota dibanding pedesaan. misalnya infeksi saluran pernafasan akut. Penyebab masalah kesehatan lingkungan di Indonesia 1. Pencemaran Lingkungan Pencemaran lingkungan diantaranya pencemaran air. Pencemaran udara dapat dibagi lagi menjadi indoor air pollution dan out door air pollution. terganggunya jadual penerbangan. iritasi pada mata. Hubungan dan pengaruh kondisi lingkungan terhadap kesehatan masyarakat di perkotaan dan pemukiman.

Perkantoran. Institusi yang dibina tersebut adalah unit kerja yang dalam memberikan pelayanan/jasa potensial menimbulkan resiko/dampak kesehatan. yaitu : 1. Terdapat juga Penilaian Rumah Sehat (rumah secara fisik : pencahayaan. Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga Aditama yang sedang menghadiri pertemuan tingkat tinggi pada Forum . dll) Selain Rumah Tangga sehat terdapat pula point “R” yakni Pelayanan Kesehatan Lingkungan dimana item pertama (Institusi yang dibina) meliputi RS. Khusus untuk Kabupaten/Kota. Membuang air limbah pada saluran yang memenuhi syarat 5.Dalam tatanan desentralisasi/otonomi daerah di bidang kesehatan. Menggunakan jamban yang memenuhi syarat kesehatan 3. penetapan indikator hendaknya mengacu kepada indikator yang tercantum dalam Standard Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan. Industri Rumah Tangga dan Industri Kecil serta tempat penampungan pengungsi. Misalnya Kota/Kabupaten yang area pertaniannya luas dicantumkan indikator pemakaian pestisida. kelembaban. Sekolah. di Kemudian ditambah ha-hal yang spesifik yang hanya dijumpai/dilaksanakan Kabupaten/Kota bersangkutan. Lima diantara 16 indikator merupakan Perilaku yang berhubungan dengan Kesehatan Lingkungan. Instalasi Pengolahan Air Minum. ventilasi. Puskesmas. Mencuci tangan sebelum makan dan sesudah buang air besar. dimana disebutkan bahwa Rumah Tangga sehat adalah Proporsi Rumah Tangga yang memenuhi minimal 11 (sebelas) dari 16 indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tatanan Rumah Tangga. Di dalam SPM Kab/kota di Propinsi Jawa Tengah (Keputusan Gubernur Jawa Tengah ) pada point (huruf) “U” tentang Penyuluhan Perilaku Sehat disebutkan terdapat item Rumah Tangga Sehat (item 1).Pemerintah menyusun rencana aksi nasional kesehatan dan lingkungan tahun 2010-2015 untuk mengatasi masalah kesehatan terkait lingkungan. SPM ini dimasukkan sebagai bagian dari Indikator Kabupaten/Kota Sehat. Membuang sampah pada tempat yang disediakan 4. pencapaian Visi Indonesia Sehat 2010 ditentukan oleh pencapaian Visi Pembangunan Kesehatan setiap provinsi (yaitu Provinsi sehat). Menggunakan Air Bersih untuk kebutuhan sehari-hari 2. Pemerintah Rencanakan Aksi Nasional Kesehatan dan Lingkungan Jakarta .

dimana telah menyelesaikan pendidikan formalnya yang diakui dan diberi kewenangan oleh pemerintah untuk menjalankan tugas dan tanggung keperawatan secara professional sesuai dengan kode etik professional. antara lain meliputi upaya peningkatan kualitas udara. Korea Selatan. Peran adalah bentuk dari perilaku yang diharapkan dari seesorang pada situasi sosial tertentu. penyusunan rencana aksi itu diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan dan Kementerian Lingkungan Hidup dengan melibatkan berbagai kementerian dan sektor terkait. Ia menjelaskan pada Kamis (15/7) pertemuan mengenai kesehatan dan lingkungan dalam forum itu akan dilanjutkan dengan forum menteri regional kedua tentang lingkungan dan kesehatan di Asia Tenggara dan Asia Timur yang akan dihadiri Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih dan Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta. higiene dan sanitasi. (Kozier Barbara. Memberikan pelayanan keperawatan kepada individu. . Materi yang disampaikan. suatu system. kata dia. kelompok atau masyarakat sesuai diagnosis masalah yang terjadi mulai dari masalah yang bersifat sederhana sampai pada masalah yang kompleks.regional tentang lingkungan dan kesehatan negara Asia Tenggara dan Asia Timur di Jeju. Ia menjelaskan dalam pertemuan forum beranggotakan 14 negara yang dibentuk tahun 2007 tersebut pemerintah memaparkan pokok-pokok rencana nasional mengenai pengendalian dampak lingkungan terhadap kesehatan. lanjut dia. perubahan iklim. Antara Mazpri VOI News E. Care Giver : Pada peran ini perawat diharapkan mampu 1. Peran dipengaruhi oleh keadaan sosial baik dari dalam maupun dari luar dan bersifat stabil. Peran perawat dalam pelayanan kesehatan lingkungan Peran adalah seperangkat tingkah laku yang diharapkan oleh orang lain terhadap seseorang sesuai kedudukannya dalam. penanganan limbah berbahaya serta penyediaan air. 1995:21). menyampaikan hal itu melalui surat elektronik di Jakarta. dibahas pula upaya penanganan bahan kimia beracun berbahaya. Selain itu. Peran perawat yang dimaksud adalah cara untuk menyatakan aktifitas perawat dalam praktik. Kamis. Dimana setiap peran yang dinyatakan sebagai ciri terpisah demi untuk kejelasan. penakaran dampak kesehatan serta penyusunan rencana persiapan dan respon kedaruratan kesehatan lingkungan. Menurut dia. keluarga .

educator. Perawat adalah anggota tim kesehatan yang paling lama kontak dengan klien. Client Advocate (Pembela Klien) Tugas perawat : 1. 1998 :140). Memperhatikan individu dalam konteks sesuai kehidupan klien. Seorang pembela klien adalah pembela dari hak-hak klien. Hak untuk menerima ganti rugi akibat kelalaian tindakan. Hak atas informasi tentang penyakitnya 3. sehingga diharapkan perawat harus mampu membela hak-hak klien. Hak atas pelayanan yang sebaik-baiknya 2. memastikan kebutuhan klien terpenuhi dan melindungi hak-hak klien (Disparty. Hak-Hak Klien antara lain : 1. harus dilakukan karena klien yang sakit dan dirawat di rumah sakit akan berinteraksi dengan banyak petugas kesehatan. Mempertahankan dan melindungi hak-hak klien. Hak atas privacy 4. Perawat menggunakan proses keperawatan untuk mengidentifikasi diagnosis keperawatan mulai dari masalah fisik sampai pada masalah psikologis. 2. perawat harus memperhatikan klien berdasrkan kebutuhan significan dari klien. Hak-Hak Tenaga Kesehatan antara lain : 1. consultant dan interpersonal proses. coordinator change agent. client advocate. Hak untuk bekerja sesuai standart . Elemen Peran Menurut pendapat Doheny (1982) ada beberapa elemen peran perawat professional antara lain : care giver. Pembelaan termasuk didalamnya peningkatan apa yang terbaik untuk klien. Hak atas informasi yang benar 2. Hak untuk menentukan nasibnya sendiri 5. conselor. Bertanggung jawab membantu klien dan keluarga dalam menginterpretasikan informasi dari berbagai pemberi pelayanan dan dalam memberikan informasi lain yang diperlukan untuk mengambil persetujuan (inform concern) atas tindakan keperawatan yang diberikan kepadanya. collaborator.2.

3. untuk keperluan minum air harus mempunyai persyaratan khusus agar air tersebut tidak menimbulkan penyakit bagi manusia. Di dalam tubuh manusia itu sendiri sebagian besar terdiri dari air. Air dibutuhkan oleh manusia untuk memenuhi berbagai kepentingan antara lain: diminum. mandi. 4. 2. Diantara kegunaan-kegunaan air tersebut yang sangat penting adalah kebutuhan untuk minum. Oleh karena itu. Hak atas balas jasa Conselor Konseling adalah proses membantu klien untuk menyadari dan mengatasi tekanan psikologis atau masalah sosial untuk membangun hubungan interpersonal yang baik dan untuk meningkatkan perkembangan seseorang. 3. Didalamnya diberikan dukungan emosional dan intelektual. Manusia akan lebih cepat meninggal karena kekurangan air daripada kekurangan makanan. Tubuh orang dewasa. di negara-negara maju tiap orang memerlukan air antara 60-120 liter per hari. Menurut perhitungan WHO. Mengidentifikasi perubahan pola interaksi klien terhadap keadaan sehat sakitnya. Perubahan pola interaksi merupakan “Dasar” dalam merencanakan metode untuk meningkatkan kemampuan adaptasinya. Memberikan konseling atau bimbingan penyuluhan kepada individu atau keluarga dalam mengintegrasikan pengalaman kesehatan dengan pengalaman yang lalu. Hak untuk mengakhiri hubungan dengan klien 4. untuk anak-anak sekitar 65 % dan untuk bayi sekitar 80%. Penyediaaan air bersih / Water suplay Air merupakan zat yang memiliki peranan sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya. masak. Hak untuk menolak tindakan yang kurang cocok 5. sekitar 55-60 % berat badan terdiri dari air. tiap orang memerlukan air 30-60 liter per hari. Pemecahan masalah di fokuskan pada masalah keperawatan 1. Peran perawat : 1. Hak atas rahasia pribadi 6. . mencuci dan pertanian. Sedangkan di negara-negara berkembang termasuk Indonesia.

dan lain-lain. Cara untuk mengetahui apakah air minum terkontaminasi oleh bakteri patogen adalah dengan memeriksa sampel (contoh) air tersebut. Dan bila dari pemeriksaan 100 cc air terdapat kurang dari 4 bakteri E. Cara ini dapat dilakukan secara besar¬besaran. Pengolahan air untuk diminum dapat dikerjakan dengan 2 cara. Dengan menggunakan zat-zat kimia seperti gas chloor. maka air tersebut hendaknya diusahakan memenuhi persyaratan-persyaratan kesehatan. Kekurangan atau kelebihan salah satu zat kimia didalam air akan menyebabkan gangguan fisiologis pada manusia. Untuk itu perlu pengolahan terlebih dahulu.Air Bersih dan Sehat Air minum harus steril (steril = tidak mengandung hama penyakit apapun). Air yang sehat harus mempunyai persyaratan sebagai berikut : 1. Sumber-sumber air minum pada umumnya dan di daerah pedesaan khususnya tidak terlindung sehingga air tersebut tidak atau kurang memenuhi persyaratan kesehatan. 3. Syarat bakteriologis Air untuk keperluan minum yang sehat harus bebas dari segala bakteri. tidak berasa. Oleh karena itu mata air atau sumur yang ada di pedesaan harus . berikut : 1. sehingga semua kuman¬kuman mati. Cara mengenal air yang memenuhi persyaratan fisik ini tidak sukar. Menggodok atau mendidihkan air. cepat dan murah. setidaknya diusahakan mendekati persyaratan tersebut. kaporit. Sesuai dengan prinsip teknologi tepat guna di pedesaan maka air minum yang berasal dari mata air dan sumur dalam adalah dapat diterima sebagai air yang sehat dan memenuhi ketiga persyaratan tersebut diatas asalkan tidak tercemar oleh kotoran-kotoran terutama kotoran manusia dan binatang. suhu dibawah suhu udara diluarnya sehingga dalam kehidupan sehari-hari. 2. terutama bakteri patogen. Cara ini membutuhkan waktu yang lama dan tidak dapat dilakukan secara besar-besaran. Agar air minum tidak menyebabkan penyakit. coli maka air tersebut sudah memenuhi syarat kesehatan. Syarat kimia Air minum yang sehat harus mengandung zat-zat tertentu didalam jumlah yang tertentu pula. Syarat fisik Persyaratan fisik untuk air minum yang sehat adalah bening (tak berwarna). 2.

Air sumur pompa dangkal ini belum begitu sehat karena kontaminasi kotoran dari permukaan tanah masih ada. Sumber-sumber air ini. Oleh karena itu. Air sumur dalam yaitu air yang berasal dari lapisan air kedua di dalam tanah. Air berasal dari lapisan air di dalam tanah yang dangkal. maka bila akan dijadikan air minum harus diolah terlebih dahulu. Oleh karena itu perlu direbus dahulu sebelum diminum. agar dapat dijadikan air minum yang sehat perlu ditambahkan kalsium didalamnya. sehingga disebut sebagai air tanah. Dalamnya lapisan air ini dari permukaan tanah dari tempat yang satu ke yang lain berbeda-beda. Sumber-sumber Air Minum Pada prinsipnya semua air dapat diproses menjadi air minum. tetapi air hujan ini tidak mengandung kalsium. air dari mata air ini bila belum tercemar oleh kotoran sudah dapat dijadikan air minum langsung. 3. sebagaian besar air sumur dalam ini sudah cukup sehat untuk dijadikan air minum yang langsung (tanpa melalui proses pengolahan). Oleh karena air sungai dan danau ini sudah terkontaminasi atau tercemar oleh berbagai macam kotoran. Tetapi karena kita belum yakin apakah betul belum tercemar maka alangkah baiknya air tersebut direbus dahulu sebelum diminum. Mata air Air yang keluar dari mata air ini berasal dari air tanah yang muncul secara alamiah. Air sumur Air sumur dangkal adalah air yang keluar dari dalam tanah. Oleh karena itu. sebagai berikut: a. Biasanya berkisar antara 5 sampai dengan 15 meter dari permukaan tanah. Kedua sumber air ini sering juga disebut air permukaan. Air hujan Air hujan dapat ditampung kemudian dijadikan air minum. Dalamnya dari permukaan tanah biasanya lebih dari 15 meter. Air sungai dan danau Air sungai dan danau berdasarkan asalnya juga berasal dari air hujan yang mengalir melalui saluran-saluran ke dalam sungai atau danau. 2. 4.mendapatkan pengawasan dan perlindungan agar tidak dicemari oleh penduduk yang menggunakan air tersebut. Pengolahan air minum. Oleh karena itu. Ada beberapa cara pengolahan air minum antara lain sebagai berikut : .

pengolahan air pada prinsipnya dapat digolongkan menjadi 2 yakni : a. Di dalam penyimpanan ini air dibiarkan untuk beberapa jam di tempatnya. Pengolahan Air dengan Menambahkan Zat Kimia Zat kimia yang digunakan dapat berupa 2 macam yakni zat kimia yang berfungsi untuk koagulasi dan akhirnya mempercepat pengendapan (misalnya tawas). Air hujan baik yang berasal dari sumur (danau) dan bak penampungan tersebut secara bakteriologik belum terjamin untuk . Air akan menjadi jernih karena partikel-partikel yang ada dalam air akan ikut mengendap. Dilihat dari konsumennya. Pengolahan Air dengan Memanaskan Sampai Mendidih Tujuannya untuk membunuh kuman-kuman yang terdapat pada air. Air hujan dapat ditampung didalam suatu dam (danau buatan) yang dibangun berdasarkan partisipasi masyarakat setempat. Kemudian akan terjadi koagulasi dari zat-zat yang terdapat didalam air dan akhirnya terbentuk endapan. b. Pengolahan Secara Alamiah Pengolahan ini dilakukan dalam bentuk penyimpanan dari air yang diperoleh dari berbagai macam sumber. c. air sungai. Air hujan juga dapat ditampung dengan bak-bak ferosemen dan disekitarnya dibangun atap-atap untuk mengumpulkan air hujan. air sumur dan sebagainya. Kemudian disekitar danau tersebut dibuat sumur pompa atau sumur gali untuk umum. Pengolahan Air dengan Mengalirkan Udara Tujuan utamanya adalah untuk menghilangkan rasa serta bau yang tidak enak. 5. menghilangkan gas-gas yang tak diperlukan.a. Pengolahan semacam ini lebih tepat hanya untuk konsumsi kecil misalnya untuk kebutuhan rumah tangga. Penampungan Air Hujan. Di sekitar bak tersebut dibuat saluran-saluran keluar untuk pengambilan air untuk umum. Semua air hujan dialirkan ke danau tersebut melalui alur-alur air. seperti air danau. d. Pengolahan Air dengan Menyaring Penyaringan air secara sederhana dapat dilakukan dengan kerikil. Zat kimia yang kedua adalah berfungsi untuk menyucihamakan (membunuh bibit penyakit yang ada didalam air. ijuk dan pasir. misalnya klor (Cl). misalnya CO2 dan juga menaikkan derajat keasaman air. Penyaringan pasir dengan teknologi tinggi dilakukan oleh PAM (Perusahaan Air Minum) yang hasilnya dapat dikonsumsi umum. Pengolahan Air Minum untuk Umum b.

. kerikil dan sebagainya. Yang lebih umum di daerah pedesaan adalah sumur gali. disamping itu teknologi masih dianggap tinggi untuk masyarakat pedesaan. Tetapi sumur pompa ini di daerah pedesaan masih mahal. Bak penampung I tadi diberi saringan yang terdiri dari ijuk. Kemudian air dialirkan ke bak penampung II. 7. Dari sini baru dialirkan ke penduduk atau diambil penduduk sendiri langsung ke tempat itu. Dari sini air tersebut dapat dialirkan ke rumah-rumah penduduk melalui pipa-pipa bambu atau penduduk dapat langsung mengambilnya sendiri ke sumber yang sudah terlindungi tersebut. Pengolahan Air Untuk Rumah Tangga Air sumur pompa terutama air sumur pompa dalam sudah cukup memenuhi persyaratan kesehatan. air tanah tidak akan masuk ke dalamnya. ke dalam sumur ini dapat dimasukkan suatu zat yang dapat membentuk endapan. 6. Pengolahan Air Sungai Air sungai dialirkan ke dalam suatu bak penampung I melalui saringan kasar yang dapat memisahkan benda-benda padat dalam partikel besar. c. 8. misalnya aluminium sulfat (tawas). d. Sebagai pengganti kerikil. perlu adanya syarat-syarat sebagai berikut : a. Perlu diberi lapisan kerikil di bagian bbawah sumur tersebut untuk mengurangi kekeruhan. pasir. Agar air sumur pompa gali ini tidak tercemar oleh kotoran di sekitarnya. Harus ada bibir sumur agar bila musim huujan tiba.itu maka kewajiban keluarga-keluarga untuk memasaknya sendiri misalnya dengan merebus air tersebut. Agar bebas dari bakteri bila air akan diminum masih memerlukan direbus terlebih dahulu. Disini dibubuhkan tawas dan chlor. Pengolahan Mata Air Mata air yang secara alamiah timbul di desa-desa perlu dikelola dengan melindungi sumber mata air tersebut agar tidak tercemar oleh kotoran. Pada bagian atas kurang lebih 3 m dari ppermukaan tanah harus ditembok. b. agar air dari atas tidak dapat mengotori air sumur.

4. 3. parasit dan kerusakan-kerusakan karena tekanan. kimia yang tidak dikehendaki. yang dimaksud makanan adalah : “Food include all substances. Sanitasi makanan adalah salah satu usaha pencegahan yang menitik beratkan kegiatan dan tindakan yang perlu untuk membebaskan makanan dan minuman dari segala . Berada dalam derajat kematangan yang dikehendaki 2. serangga. Pada musim hujan hal ini tidak menjadi masalah tetapi pada musim kemarau mungkin menjadi masalah. obat-obatan dan substansi-substansi yang diperlukan untuk tujuan pengobatan. Sanitasi makanan Makanan adalah kebutuhan pokok manusia yang dibutuhkan setiap saat dan memerlukan pengelolaan yang baik dan benar agar bermanfaat bagi tubuh. Bebas dari perubahan fisik. diantaranya : 1. Membersihkan air sumur yang keruh ini dapat dilakukan dengan menyaringnya dengan saringan yang dapat dibuat sendiri dari kaleng bekas. Air Hujan Kebutuhan rumah tangga akan air dapat pula dilakukan melalui penampungan air hujan. Tiap-tiap keluarga dapat melakukan penampungan air hujan dari atapnya masing¬masing melalui aliran talang. 9. Higiene dan Sanitasi Pengertian higiene menurut Depkes adalah upaya kesehatan dengan cara memelihara dan melindungi kebersihan individu subyeknya. 1. Bebas dari mikroorganisme dan parasit yang menimbulkan penyakit yang dihantarkan oleh makanan (food borne illness). membuang bagian makanan yang rusak untuk melindungi keutuhan makanan secara keseluruhan. Bebas dari pencemaran di setiap tahap produksi dan penanganan selanjutnya. hewan pengerat. Untuk mengatasi keluarga memerlukan tempat penampungan air hujan yang lebih besar agar mempunyai tandon untuk musim kemarau.e. pemasakan dan pengeringan. Misalnya mencuci tangan untuk melindungi kebersihan tangan. sebagai akibat dari pengaruh enzym. wich are part of human diet”. whether in a natural state or in a manufactured or preparedform. Makanan yang dikonsumsi hendaknya memenuhi kriteria bahwa makanan tersebut layak untuk dimakan dan tidak menimbulkan penyakit. cuci piring untuk melindungi kebersihan piring. aktifitas mikroba. Batasan makanan tersebut tidak termasuk air. Menurut WHO.

mengurangi kerusakan / pemborosan makanan. mencegah konsumen dari penyakit. tidak memberi kesempatan serangga atau tikus untuk bersarang. b. karena itu kebersihan dapur dan lingkungan sekitarnya . Penyimpanan harus dilakukan ditempat khusus (gudang) yang bersih dan memenuhi syarat. mencegah penjualan makanan yang akan merugikan pembeli. Sanitasi makanan ini bertujuan untuk menjamin keamanan dan kemurnian makanan. Bahan makanan yang tidak segera diolah terutama untuk katering dan penyelenggaraan makanan RS perlu penyimpanan yang baik. terutama bahan-bahan makanan yang mudah membusuk atau rusak seperti daging. mulai dari sebelum makanan diproduksi. susu. mengingat sifat bahan makanan yang berbeda-beda dan dapat membusuk. dsb. Tempat pengolahan makanan Tempat pengolahan makanan adalah suatu tempat dimana makanan diolah. Barang-barang agar disusun dengan baik sehingga mudah diambil. penyimpanan. Proses pengolahan Pada proses / cara pengolahan makanan ada tiga hal yang perlu mendapat perhatian Yaitu : 1.bahaya yang dapat menganggu atau memasak kesehatan. sampai pada saat dimana makanan dan minuman tersebut siap untuk dikonsumsikan kepada masyarakat atau konsumen. Keadaan bahan makanan Semua jeis bahan makanan perlu mendapat perhatian secara fisik serta kesegarannya terjamin. pengangkutan. tempat pengolahan ini sering disebut dapur. Salah satu upaya mendapatkan bahan makanan yang baika dalah menghindari penggunaan bahan makanan yang berasal dari sumber tidak jelas (liar) karena kurang dapat dipertanggung jawabkan secara kualitasnya. buah. telor. selama dalam proses pengolahan. Cara penyimpanan yang memenuhi syarat hgiene sanitasi makanan adalah sebagai berikut : a. Dapur mempunyai peranan yang penting dalam proses pengolahan makanan. Cara penyimpanan bahan makanan Tidak semua bahan makanan yang tersedia langsung dikonsumsi oleh masyarakat. ikan. karena jaringan perjalanan makanan yang begirtu panjangdan melalui jarngan perdagangan yang begitu luas. terhindar dari lalat/tikus dan untuk produk yang mudah busuk atau rusak agar disimpan pada suhu yang dingin. sehingga kualitasnya dapat terjaga. Baham makanan yang baik kadang kala tidak mudah kita temui. makanan dalam kaleng.

Streptococcus. kuman Clostridium perfringens. Banyak infeksi yang ditularkan melalui penjamah makanan. Wadah yang dipergunakan harus utuh. kuat dan tidak berkarat atau bocor. Untuk makanan yang disajikan lebih dari 6 jam. antara lain Staphylococcus aureus ditularkan melalui hidung dan tenggorokan. Makanan yang mudah membusuk sebaiknya disimpan pada suhu dingin yaitu < 40C. (lebih lengkap. peralatan yang digunakan dalam kondisi baik dan bersih. 2. Dalam proses pengolahan makanan. Pengangkutan untuk waktu yang lama harus diatur shunya dalam keadaan panas 60 C atau tetap dingi 4 C. Cara penyajian makanan masak Saat penyajian makanan yang perlu diperhatikan adalah agar makanan tersebut terhindar dari pencemaran. 3. pengolahan pengangkutan sampai penyajian. Penjamah makanan ini mempunyai peluang untuk menularkan penyakit. disimpan dalam suhu -5 s/d -10C. Tenaga pengolah makanan / Penjamah Makanan Penjamah makanan menurut Depkes RI (2006) adalah orang yang secara langsung berhubungan dengan makanan dan peralatan mulai dari tahap persiapan. Salmonella dapat ditularkan melalui kulit. klik disini) Cara penyimpanan makanan masak Penyimpanan makanan masak dapat digolongkan menjadi dua. yaitu tempat penyimpanan makanan pada suhu biasa dan tempat penyimpanan pada suhu dingin. Dapur yang baik harus memenuhi persyaratan sanitasi. Oleh sebab itu penjamah makanan harus selalu dalam keadan sehat dan terampil. . Cara pengolahan makanan Cara pengolahan yang baik adalah tidak terjadinya kerusakan-kerusakan makanan sebagai akibat cara pengolahan yang salah dan mengikui kaidah atau prinsip-prinsip higiene dan sanitasi yang baik atau disebut GMP (good manufacturing practice).harus selalu terjaga dan diperhatikan. petugas yang menyajikan harus sopan serta senantiasa menjaga kesehatan dan kebersihan pakaiannya. pembersihan. peran dari penjamah makanan sangatlah besar peranannya. Cara pengangkutan makanan yang telah masak Pengangkutan makan dari tempat pengolahan ke tempat penyajian atau penyimpanan perlu mendapat perhatian agar tidak terjadi kontaminasi baik dari serangga. debu maupun bakteri.

Namun. Namun demikian. namun tidak demikian bagi industri kecil atau sedang. Produksi Bersih menekankan pada tata cara produksi yang minim bahan pencemar. teknologi dan biaya yang tinggi. Pengelolaan limbah adalah kegiatan terpadu yang meliputi kegiatan pengurangan (minimization). Pengolahan bahan – bahan buangan (limbah) Agroindustri atau industri pengolahan hasil pertanian merupakan salah industri yang menghasilkan air limbah yang dapat mencemari lingkungan. segregasi dan handling limbah sehingga menekan biaya dan menghasilkan output limbah yang lebih sedikit serta minim tingkat pencemarnya. penanganan (handling). Kegiatan pendahuluan pada pengelolaan limbah (pengurangan. segregasi dan penanganan limbah) akan sangat membantu mengurangi beban pengolahan limbah di IPAL. konsep produksi bersih dan minimasi limbah mengupayakan dihasilkannya jumlah limbah yang sedikit dan tingkat cemaran yang minimum. teknologi pengolahan limbah cair yang digunakan mungkin sudah memadai. membutuhkan lahan yang lebih luas. Tren pengelolaan limbah di industri adalah menjalankan secara terintergrasi kegiatan pengurangan. limbah.2. Dengan . segregasi (segregation). minim air dan energi. Selain itu diupayakan menggunakan peralatan yang hemat air dan hemat energi. Bagi industri-industri besar. atau bersih. atau minimasi limbah (waste minimization). Bahan pencemar atau bahan berbahaya diminimalkan dengan pemilihan bahan baku yang baik. mengingat tingginya potensi pencemaran yang ditimbulkan oleh air limbah yang tidak dikelola dengan baik maka diperlukan pemahaman dan informasi mengenai pengelolaan air limbah secara benar. Secara prinsip. seperti industri pengolahan kelapa sawit. kegiatankegiatan yang melingkupi pengelolaan limbah perlu dilakukan dan bukan hanya mengandalkan kegiatan pengolahan limbah saja. sedangkan minimasi limbah memulai implementasi dari upaya pengurangan dan pemanfaatan limbah yang dihasilkan. peralatan lebih banyak. Integrasi dalam pengelolaan limbah tersebut kemudian dibuat menjadi berbagai konsep seperti: produksi bersih (cleaner production). tingkat kemurnian yang tinggi. Dengan demikian untuk mencapai hasil yang optimal. terdapat beberapa penekanan yang berbeda dari kedua konsep tersebut yaitu : produksi bersih memulai implementasi dari optimasi proses produksi. pemanfaatan dan pengolahan limbah. Bila pengelolaan limbah hanya diarahkan pada kegiatan pengolahan limbah maka beban kegiatan di Instalasi Pengolahan Air Limbah akan sangat berat.

d. Selanjutnya limbah tersebut diolah agar memenuhi baku mutu limbah yang ditetapkan. Dari tiap tahapan proses dimungkinkan dihasilkan limbah. antara lain : a. h. optimasi sarana dan prasarana pengolahan seperti sistem perpipaan. e. berkualitas dan tingkat kemunian bahannya tinggi. maka limbah yang dihasilkan akan sangat minimal untuk selanjutnya diolah dalam instalasi pengolahan limbah. Pemanfaatan ditujukan pada bahan atau air yang telah digunakan dalam proses untuk digunakan kembali dalam proses yang sama atau proses lainnya. dan terbuangnya bahan serta limbah.kombinasi seperti itu maka limbah yang dihasilkan akan lebih sedikit dan tingkat cemarannya juga lebih rendah. Pendekatan pengaturan yang bersifat fleksibel dan sukarela. f. meniadakan kebocoran. selain itu diupayakan mencegah adanya bahan yang tercecer dan keluar dari sistem produksi. Pemanfaatan perlu dilakukan dengan pertimbangan yang cermat dan hati-hati agar tidak menimbulkan gangguan pada proses produksi atau menimbulkan pencemaran pada lingkungan. Minimasi limbah merupakan implementasi untuk mengurangi jumlah dan tingkat cemaran limbah yang dihasilkan dari suatu proses produksi dengan cara pengurangan. ceceran. Mengurangi biaya penaatan hukum. Pengurangan limbah dilakukan melalui peningkatan atau optimasi efisiensi alat pengolahan. Penggunaan sumberdaya alam menjadi lebih efektif dan efisien. pemanfaatan dan pengolahan limbah. g. Produk yang dihasilkan dapat bersaing di pasar internasional. Mengurangi terjadinya risiko terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. b. c. fungsi alat proses menjadi penting untuk menghasilkan produk dengan konsumsi air dan energi yang minimum. Strategi produksi bersih yang telah diterapkan di berbagai negara menunjukkan hasil yang lebih efektif dalam mengatasi dampak lingkungan dan juga memberikan beberapa keuntungan. Untuk mempermudah pemanfaatan dan pengolahan maka limbah yang memiliki karakteristik yang berbeda dan . Mengurangi atau mencegah terbentuknya bahan pencemar. Setelah dilakukan pengurangan dan pemanfaatan limbah. Saat produksi dilakukan. Terhindar dari biaya pembersihan lingkungan (clean up). Pada kegiatan pra produksi dapat dilakukan pemilihan bahan baku yang baik. Mencegah berpindahnya pencemaran dari satu media ke media yang lain.

Karakteristik ini akan menjadi dasar untuk menentukan proses dan alat yang digunakan untuk mengolah air limbah. Karakteristik utama limbah didasarkan pada jumlah atau volume limbah dan kandungan bahan pencemarnya yang terdiri dari unsur fisik. Sedangkan limbah yang memiliki kesamaan karekteristik dapat digabungkan dalam satu aliran limbah. beban limbah dan karakter lainnya agar sesuai untuk masuk ke pengolahan utama.akan menimbulkan pertambahan tingkat cemaran harus dipisahkan. Pengolahan utama adalah proses yang dipilih untuk menurunkan pencemar utama dalam air limbah. Selanjutnya pada pengolahan akhir dilakukan proses lanjutan untuk mengolah limbah agar sesuai dengan baku mutu yang ditetapkan. Proses fisik dilakukan dengan cara memberikan perlakuan fisik pada air limbah seperti menyaring. Pengolahan air limbah biasanya menerapkan 3 tahapan proses yaitu pengolahan pendahuluan (pre-treatment). dan peralatan yang digunakan juga berbeda. Terdapat 3 (tiga) jenis proses yang dapat dilakukan untuk mengolah air limbah yaitu : proses secara fisik. . settling tank/settling pond. dll. pengolahan utama (primary treatment). Hal ini karena bahan baku. Pengolahan limbah adalah upaya terakhir dalam sistem pengelolaan limbah setelah sebelumnya dilakukan optimasi proses produksi dan pengurangan serta pemanfaatan limbah. mengendapkan. Pemanfaatan limbah dapat dilakukan pada proses produksi yang sama atau digunakan untuk proses produksi yang lain. Limbah yang dikeluarkan dari setiap kegiatan akan memiliki karakteristik yang berlainan. Limbah yang tidak dapat dimanfaatkan selanjutnya diolah pada unit pengolahan limbah untuk menurunkan tingkat cemarannya sehingga sesuai dengan baku mutu yang ditetapkan. Pengolahan limbah dimaksudkan untuk menurunkan tingkat cemaran yang terdapat dalam limbah sehingga aman untuk dibuang ke lingkungan. biologi dan kimia. Limbah yang telah memenuhi baku mutu tersebut dapat dibuang ke lingkungan. kimia dan radioaktif. Pengolahan pendahuluan ditujukan untuk mengkondisikan alitan. grit chamber. dan pengolahan akhir (post treatment). Bila memungkinkan. teknologi proses. biologi. atau mengatur suhu proses dengan menggunakan alat screening. Namun akan tetap ada kemiripan karakteristik diantara limbah yang dihasilkan dari proses untuk menghasilkan produk yang sama. keluaran (output) dari instalasi pengolahan limbah dapat pula dimanfaatkan langsung atau melalui pengolahan lanjutan.

12/MENLH/3/1994 ttg Pedoman Umum Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan. aerobic process dan anaerobic process. Dokumen Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (KA-ANDAL) 2. Proses kimia dilakukan dengan cara membubuhkan bahan kimia atau larutan kimia pada air limbah agar dihasilkan reaksi tertentu. Dokumen Analisis Dampak Lingkungan Hidup (ANDAL) 3. 3. sosial-budaya. AMDAL Sebagai bentuk upaya pengelolaan lingkungan sebelum melakukan kegiatan usaha setiap industri wajib untuk mambuat AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup) atau UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan) berdasarkan Pasal 3 ayat (1) Peraturan Pemerintah No. Untuk suatu jenis air limbah tertentu. AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup) atau UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan) harus dimintakan persetujuan kepada instansi yang berwenang dalam pengelolaan lingkungan hidup dalam hai ini dalah komisi penilai AMDAL yang ada di tingkat Kabupaten/Kota.Proses biologi deilakukan dengan cara memberikan perlakuan atau proses biologi terhadap air limbah seperti penguraian atau penggabungan substansi biologi dengan lumpur aktif (activated sludge). sosialekonomi.27 tahun 1999 dan Kepmen LH No. ketiga jenis proses dan alat pengolahan tersebut dapat diaplikasikan secara sendiri-sendiri atau dikombinasikan. attached growth filtration.27 tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup dan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. dan kesehatan masyarakat sebagai pelengkap studi kelayakan suatu rencana usaha dan/atau kegiatan. Dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL) Hal-hal yang dikaji dalam proses AMDAL: aspek fisik-kimia.17 thn 2001 ttg Jenis Rencana Usaha Dan Atau Kegiatan yg Wajib Dilengkapi AMDAL. Dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL) 4. Tingkat Pusat tergantung dari paparan dampak yang akan diakibatkan oleh kegiatan usaha tersebut. PP No. ekonomi dan pengelolaannya. Hasil penilaian inilah yang menentukan . jo. Tiga dokumen (ANDAL. RKL dan RPL) diajukan bersama-sama untuk dinilai oleh Komisi Penilai AMDAL. Dokumen AMDAL terdiri dari : 1. ekologi. Pilihan mengenai teknologi pengolahan dan alat yang digunakan seharusnya dapat mempertimbangkan aspek teknis. tingkat Provinsi.

dan di . di tingkat Propinsi berkedudukan di Bapedalda/lnstansi pengelola lingkungan hidup Propinsi. Berdasarkan Keputusan Kepala BAPEDAL Nomor 08/2000. dan RPL Proses penapisan atau kerap juga disebut proses seleksi kegiatan wajib AMDAL. lama waktu maksimal untuk penilaian KA-ANDAL adalah 75 hari di luar waktu yang dibutuhkan oleh penyusun untuk memperbaiki/menyempurnakan kembali dokumennya. Proses pengumuman dan konsultasi masyarakat 3. pemrakarsa mengajukan dokumen ANDAL. Berdasarkan peraturan. dan kemudian melakukan konsultasi kepada masyarakat terlebih dulu sebelum menyusun KA-ANDAL. Penyusunan ANDAL. pemrakarsa wajib mengumumkan rencana kegiatannya selama waktu yang ditentukan dalam peraturan tersebut. RKL. dan RPL. pemrakarsa mengajukan dokumen KA-ANDAL kepada Komisi Penilai AMDAL untuk dinilai. dan RPL dilakukan dengan mengacu pada KA-ANDAL yang telah disepakati (hasil penilaian Komisi AMDAL). RKL. Penyusunan dan penilaian KA-ANDAL (scoping) 4. Komisi Penilai AMDAL adalah komisi yang bertugas menilai dokumen AMDAL. Proses pengumuman dan konsultasi masyarakat. Berdasarkan peraturan. RKL. Di tingkat pusat berkedudukan di Kementerian Lingkungan Hidup. RKL. RKL dan RPL kepada Komisi Penilai AMDAL untuk dinilai. lama waktu maksimal untuk penilaian ANDAL. Setelah selesai disusun. Penyusunan KA-ANDAL adalah proses untuk menentukan lingkup permasalahan yang akan dikaji dalam studi ANDAL (proses pelingkupan). dan RPL. Prosedur AMDAL terdiri dari : 1. Proses penyusunan KA-ANDAL.apakah rencana usaha dan/atau kegiatan tersebut layak secara lingkungan atau tidak dan apakah perlu direkomendasikan untuk diberi ijin atau tidak. yaitu menentukan apakah suatu rencana kegiatan wajib menyusun AMDAL atau tidak. menanggapi masukan yang diberikan. Proses penyusunan ANDAL. Setelah selesai disusun. RKL dan RPL adalah 75 hari di luar waktu yang dibutuhkan oleh penyusun untuk memperbaiki/menyempurnakan kembali dokumennya. Proses penilaian ANDAL. Proses penilaian KA-ANDAL. Penyusunan dan penilaian ANDAL. Pihak-pihak yang terlibat dalam proses AMDAL : 1. Proses penapisan (screening) wajib AMDAL 2.

PP No.27 tahun 1999 dan Kepmen LH No.17 thn 2001 ttg Jenis Rencana Usaha Dan Atau Kegiatan yg Wajib Dilengkapi AMDAL. 2. dan/atau faktor pengaruh nilai-nilai atau norma yang dipercaya. Pada prinsipnya semua kegiatan yang berdampak pada lingkungan wajib memiliki dokumen pengelolaan lingkungan semabaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah No. Masyarakat berkepentingan dalam proses AMDAL dapat dibedakan menjadi masyarakat terkena dampak. .27 tahun 1999 . Bila kegiatan tersebut tidak wajib AMDAL maka harus membuat dokumen pengelolaan lingkungan yaitu UKL-UPL(Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan) berdasarkan pada Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No.17 thn 2001 ttg Jenis Rencana Usaha Dan Atau Kegiatan yg Wajib Dilengkapi AMDAL. Tata kerja dan komposisi keanggotaan Komisi Penilai AMDAL ini diatur dalam Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup.12/MENLH/3/1994 ttg Pedoman Umum Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan. sementara anggota-anggota Komisi Penilai AMDAL di propinsi dan kabupaten/kota ditetapkan oleh Gubernur dan Bupati/Walikota.27 tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup dan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 3. Pemrakarsa adalah orang atau badan hukum yang bertanggungjawab atas suatu rencana usaha dan/atau kegiatan yang akan dilaksanakan. jo. jo. faktor pengaruh ekonomi. Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL) adalah upaya yang dilakukan dalam pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup oleh penanggung jawab dan atau kegiatan yang tidak wajib melakukan AMDAL (Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 86 tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup). dan masyarakat pemerhati. Unsur pemerintah lainnya yang berkepentingan dan warga masyarakat yang terkena dampak diusahakan terwakili di dalam Komisi Penilai ini. faktor pengaruh sosial budaya. Masyarakat yang berkepentingan adalah masyarakat yang terpengaruh atas segala bentuk keputusan dalam proses AMDAL berdasarkan alasan-alasan antara lain sebagai berikut: kedekatan jarak tinggal dengan rencana usaha dan/atau kegiatan. perhatian pada lingkungan hidup. PP No.tingkat Kabupaten/Kota berkedudukan di Bapedalda/lnstansi pengelola lingkungan hidup Kabupaten/Kota.

Toilet siram desain lama membutuhkan 19 liter air dan bisa memakan hingga 40% dari penggunaan air untuk kebutuhan rumah tangga. Penggunaan air. Instansi yang bertanggungjawab di bidang pengelolaan lingkungan hidup dan pengendalian dampak lingkungan untuk kegiatan yang berlokasi lebih dari satu propinsi atau lintas batas negara Mendiskusikan topic – topic masalah kesehatan lingkungan yang sedang terjadi. Instansi yang bertanggungjawab di bidang pengelolaan lingkungan hidup Kabupaten/Kota untuk kegiatan yang berlokasi pada satu wilayah kabupaten/kota 2.7 liter per siraman bisa menghemat 25% dari penggunaan air untuk rumah tangga tanpa mengorbankan kenyamanan dan kesehatan. UKL-UPL merupakan perangkat pengelolaan lingkungan hidup untuk pengambilan keputusan dan dasar untuk menerbitkan ijin melakukan usaha dan atau kegiatan. dimana sanitasi berhubungan langsung dengan : 1. Kewajiban UKL-UPL diberlakukan bagi kegiatan yang tidak diwajibkan menyusun AMDAL dan dampak kegiatan mudah dikelola dengan teknologi yang tersedia. Identitas pemrakarsa 2. Instansi yang bertanggungjawab di bidang pengelolaan lingkungan hidup Propinsi untuk kegiatan yang berlokasi lebih dari satu Kabupaten/Kota 3. Proses dan prosedur UKL-UPL tidak dilakukan seperti AMDAL tetapi dengan menggunakan formulir isian yang berisi : 1. Rencana Usaha dan/atau kegiatan 3. Tanda tangan dan cap Formulir Isian diajukan pemrakarsa kegiatan kepada : 1. . 1. Kesehatan. Dengan jumlah penggunaan 190 liter air per kepala per hari. Semua penyakit yang berhubungan dengan air sebenarnya berkaitan dengan pengumpulan dan pembuangan limbah manusia yang tidak benar. Sanitasi Air Terdapat hubungan yang erat antara masalah sanitasi dan penyediaan air. Sebaliknya. mengganti toilet ini dengan unit baru yang menggunakan hanya 0. 2. Memperbaiki yang satu tanpa memperhatikan yang lainnya sangatlah tidak efektif. Dampak Lingkungan yang akan terjadi 4.Kegiatan yang tidak wajib menyusun AMDAL tetap harus melaksanakan upaya pengelolaan lingkungan dan upaya pemantauan lingkungan. Program pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup 5.

Penetapan lokasi Lokasi pengambilan sampel tanah adalah di halaman rumah-rumah penduduk misalnya di desa percontohan kesehatan lingkungan. Jepang. . hal ini tidak diharapkan di daerah yang penyediaan airnya tidak mencukupi. pengolahan dan pembuangan limbah meningkat dengan cepat begitu konsumsi meningkat.3 berbanding 1 untuk 19 liter per kepala per hari menjadi 7 berbanding 1 untuk konsumsi 190 liter dan 18 berbanding 1 untuk konsumsi 760 liter. b. diolah atau tidak dengan memperhatikan sumber-sumber daya tersebut supaya penggunaan ulang ini tidak merusak kesehatan masyarakat. Karena itu peningkatan penyediaan air cenderung mengakibatkan peningkataan penggunaan air limbah. 2. daerah transmigrasi dan lain-lain. Titik lokasi pengambilan sampel di tempat-tempat sebagai berikut : a. desa nelayan. Jelas. Biaya pengumpulan.memasang unit penyiraman yang memakai 19 liter air di sebuah rumah tanpa WC bisa meningkatkan pemakaian air hingga 70%. a. Ini adalah untuk konsumsi sekitar 150 hingga 190 liter air per kepala per hari. dan akan dipakai baik resmi disetujui atau tidak. Jika sumber daya air tidak mencukupi. menunjukkan bahwa rasio meningkat tajam dengan meningkatnya konsumsi. Biaya dan pemulihan biaya. Di dalam rumah. 3. S. seperti pada tempat-tempat yang dipakai pada ruang keluarga sekitar dapur dan kamar mandi. air limbah merupakan sumber penyediaan yang menarik. Malaysia dan A. Bank Dunia melaporkan bahwa dengan menggunakan praktik-praktik konvesional. Sanitasi Tanah 1. Pada tahun 1980. untuk membuang air dibutuhkan biaya lima sampai enam kali sebanyak biaya penyediaan. Prioritas lokasi adalah di halaman rumah penduduk yang diperkirakan belum semua anggota keluarganya menggunakan jamban. Penggunaan ulang air. Lokasi pengambilan sampel adalah di lokasi yang ada program jambu. P2LDT. yang berlantai tanah perlu di ambil sampel tanah. Merencanakan hanya satu sisi penyediaan air tanpa memperhitungkan biaya sanitasi akan menyebabkan kota berhadapan dengan masalah lingkungan dan biaya tinggi yang tak terantisipasi. daerah kumuh. dari 1. dan hal tersebut juga bisa menambah jumlah limbah yang akhirnya harus dibuang dengan benar. Informasi lebih baru dari Indonesia.

Spidol 4. Ikatlah kantong-kantong plastik yang telah terisi dengan baik. Siapkan kantong plastik kemudian diberi kode lokasi dan tanggal pengambilan sampel dengan spidol permanen. Peralatan Alat-alat yang dipergunakan untuk mengambil sampel adalah : a. Di halaman rumah. dapat dikirim ke laboratorium Rumah Sakit.b. d. Dalam perjalanan hendaknya tidak terlalu panas. halaman yang lembab atau di halaman rumah yang diperkirakan tercemar kotoran manusia. Jadi tiap rumah diperoleh 4 kantong sampel tanah. rumput-rumput kering dan kerikil. . untuk dikirim ke laboratorium. b. Sendok semen c. Pengiriman sampel Pengiriman sampel ke laboratorium hendaknya tidak lebih dari 7 hari. Garpu tanah b. Bagian tanah ini diambil dengan mudah dengan cara pengerokan dengan sendok semen. seperti sekitar tempat bermain anak-anak. Cara pengambilan Setelah titik lokasi ditentukan lakukan hal-hal sebagai berikut : a. Hal ini penting diketahui karena telur/larva cacing usus yang tersebar pada tanah adalah berada pada permukaan tanah. 5. Keroklah tanah permukaan pada lokasi tersebut seluas ± 40 x 40 cm2 dengan menggunakan sendok semen sebanyak ± 100 gram. Kantong plastik d. Bersihkan titik lokasi tersebut dengan farpu tanah dari dahan-dahan. Tanah permukaan adalah bagian dari tanah yang berada pada permukaan. Pengambilan sampel Sampel tanah yang dimaksud adalah tanah permukaan. c. 3. 2. sekitar jamban. atau ke laboratorium lain yang terdekat. Bila laboratorium puskesmas belum dapat melakukan pemeriksaan.

. Timbangan Prosedur a. Sasaran Sasaran pemeriksaan adalah telur dan larva cacing usus yaitu : a. Corong n. Reagensia Reagensi yang diperlukan : a. Larutan Magnesium Sulfat (282 gr/liter) c. Telur untuk cacing : Ascaris lumbricoides. c. Tabung reaksi dengan rak d. Aquadest 3. Trichuris trichiura.6. Deck glass (kaca tutup) f. Peralatan Alat-alat yang digunakan adalah : a. Aplikator m. Eosin d. Masukkan tanah ini ke dalam tabung-tabung setrifuse. cacing tambang b. Larutan hipoklorid 30% b. Pemeriksaan sampel 1. Sendok tanah b. Mikroskop j. Steering rod (kaca pengaduk) h. Timbang sampel tanah yang telah dibersihkan dari kerikil dan daun-daunan (rumput-rumput kering) sebanyak 5 gram. Kaos kecil l. Tambahkan 20 ml larutan hipokhlorit ke dalam tabung yang berisi tanah.000 ml g. Hydrometer (pengukur BD) i. Larva untuk cacing : Strongiloides 2. Kain kasa (5 cm x 5 cm) k. Obyek glass (kaca benda) e. b. Gelas ukur 1. Sentrifuse lengkap dengan tabung c.

m. hewan. Tutupkan deck glass kepada tiap-tiap tabung ini dan tunggu selama 30 menit. Intrprestasi hasil pemeriksaan Suatu titik lokasi dinyatakan positif (+) apabila paling sedikit 1 (satu) di antara keempat sediaan yang diperiksa dan titik lokasi tersebut positif telur atau larva cacing tersebut. 7. Pindahkan deck glass ini ke atas sebuah kaca benda (object glass). Lakukan pemeriksaan terhadap semua sampel yang diterima. ambil tabung-tabung sentrifuse ini. Jika ada telur dan larva cacing dalam tanah tersebut maka telur dan larva tersebut sudah mengapung dan menempel pada deckglass. kimia.260) ditambah dengan larutan MgSO4. tempatkan dalam rak yang telah tersedia. .260 ke dalam tabung-tabung sentrifuse sehingga mencapai permukaan tabung dan permukaannya sedikit mengembung.d. Lakukan kegiatan ini sampai 2 kali. Putar lagi dengan sentrifuse dengan kecepatan 2500 rpm selama 5 menit. hidupkan sentrifuse dengan kecepatan 2000 rpm selama kurang lebih 2 menit. o. buang cairan supernatant.1. l. maka sediaan telah siap. Diamkan beberapa menit. i. j. Pecemaran Udara Pencemaran udara adalah kehadiran satu atau lebih substansi fisik. Sentrifuse dihentikan. g. 3. mengganggu estetika dan kenyamanan. f. Pengaturan BD MgSO4 dapat dilakukan dengan penambahan air bila BD-nya tinggi sedangkan bila BD MgSO4 rendah (H. Tambahkan larutan MgSO4 dengan BD 1. Jika perlu tambahkan eosin sebagai pewarna. atau merusak properti. Setelah diputar selama 2 menit. h. Setelah semua rumah tabung dalam sentrifuse terisi semua. Endapan tanah yang ada ditambah dengan larutan MgSO4 yang telah disiapkan sampai mencapai lebih kurang ¾ volume tabung. atau biologi di atmosfer dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan manusia. e. dan tumbuhan. Aduk dengan steering rod hingga merata dan diamkan selama 1 jam. k. Periksa sediaan ini di bawah mikroskop dan identifikasi telur/larva cacing usus yang ada. n.

maupun global. Kebakaran hutan d. Pembangkit listrik d.Pencemaran udara dapat ditimbulkan oleh sumber-sumber alami maupun kegiatan manusia. Pencemar udara dibedakan menjadi dua yaitu. Nitrifikasi dan denitrifikasi biologi Sumber-sumber lain a. Pembentukan ozon dalam smog fotokimia adalah sebuah contoh dari pencemaran udara sekunder. Kebocoran tangki klor c. Uap pelarut organik Jenis-jenis pencemaran udara . pencemar primer dan pencemar sekunder. Timbulan gas metana dari lahan uruk /tempat pembuangan akhir sampah d. Belakangan ini tumbuh keprihatinan akan efek dari emisi polusi udara dalam konteks global dan hubungannya dengan pemanasan global (global warming) yg memengaruhi. Transportasi amonia b. Industri c. regional. panas. Beberapa definisi gangguan fisik seperti polusi suara. Karbon monoksida adalah sebuah contoh dari pencemar udara primer karena ia merupakan hasil dari pembakaran. furnace. kompor. radiasi atau polusi cahaya dianggap sebagai polusi udara. Gas buang pabrik yang menghasilkan gas berbahaya seperti (CFC) Sumber alami a.[insinerator]dengan berbagai jenis bahan bakar e. Pencemar sekunder adalah substansi pencemar yang terbentuk dari reaksi pencemar-pencemar primer di atmosfer. Sifat alami udara mengakibatkan dampak pencemaran udara dapat bersifat langsung dan lokal. Transportasi b. Kegiatan manusia a. Gunung berapi b. Rawa-rawa c. Pencemar primer adalah substansi pencemar yang ditimbulkan langsung dari sumber pencemaran udara. Pembakaran (perapian.

3 trilyun rupiah di tahun 2015. Beberapa zat pencemar dikategorikan sebagai toksik dan karsinogenik. termasuk di antaranya. Jauhnya penetrasi zat pencemar ke dalam tubuh bergantung kepada jenis pencemar. Hidrokarbon f. zat pencemar diserap oleh sistem peredaran darah dan menyebar ke seluruh tubuh. Dampak kesehatan yang paling umum dijumpai adalah ISNA (infeksi saluran napas atas). dan bintik hitam. Dampak dari hujan asam ini antara lain : a.6 karena adanya CO2 di atmosfer. Dari paruparu. bronkitis. Partikulat Dampak kesehatan Substansi pencemar yang terdapat di udara dapat masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernapasan. dan gangguan pernapasan lainnya. Ozon g. dan ISNA pada tahun 1998 senilai dengan 1. Mempengaruhi kualitas air permukaan b. sedangkan partikulat berukuran kecil dan gas dapat mencapai paru-paru. Oksida sulfur d. perawatan rumah sakit.8 trilyun rupiah dan akan meningkat menjadi 4. Pencemar udara seperti SO2 dan NO2 bereaksi dengan air hujan membentuk asam dan menurunkan pH air hujan. nekrosis. memperkirakan dampak pencemaran udara di Jakarta yang berkaitan dengan kematian prematur. Hujan asam pH biasa air hujan adalah 5.a. Partikulat yang terdeposisi di permukaan tanaman dapat menghambat proses fotosintesis. asma. berkurangnya hari kerja efektif. CFC e. Volatile Organic Compounds h. Karbon monoksida b. Merusak tanaman . Dampak terhadap tanaman Tanaman yang tumbuh di daerah dengan tingkat pencemaran udara tinggi dapat terganggu pertumbuhannya dan rawan penyakit. antara lain klorosis. Oksida nitrogen c. Partikulat berukuran besar dapat tertahan di saluran pernapasan bagian atas.

dan N2O di lapisan troposfer yang menyerap radiasi panas matahari yang dipantulkan oleh permukaan bumi. Pembentukan dan penguraian molekul-molekul ozon (O3) terjadi secara alami di stratosfer. staf dan peralatan bersih adalah bagian penting dari hygiene makanan.c. Bersifat korosif sehingga merusak material dan bangunan Efek rumah kaca Efek rumah kaca disebabkan oleh keberadaan CO2. Mengurangi resiko terjadi produksi makanan yang berbahaya b. Pencairan es di kutub b. tikus dll c. Perubahan siklus hidup flora dan fauna Kerusakan lapisan ozon Lapisan ozon yang berada di stratosfer (ketinggian 20-35 km) merupakan pelindung alami bumi yang berfungsi memfilter radiasi ultraviolet B dari matahari. 4. Akibatnya panas terperangkap dalam lapisan troposfer dan menimbulkan fenomena pemanasan global. Dampak dari pemanasan global adalah : a. metana. Melarutkan logam-logam berat yang terdapat dalam tanah sehingga memengaruhi kualitas air tanah dan air permukaan d. Untuk menyiapkan dan mensuplai makanan yang akan dikonsumsi dibutuhkan penanganan yang hati-hati dalam hygiene makanan. terbuangnya bahan makanan. Emisi CFC yang mencapai stratosfer dan bersifat sangat stabil menyebabkan laju penguraian molekul-molekul ozon lebih cepat dari pembentukannya. Perubahan iklim regional dan global c. ozon. Hal ini untuk menghindarkan terjadi keracunan makanan. CFC. Higyene makanan Kita semua perlu makan untuk hidup dan penting bahwa makanan yang kita konsumsi tidak menyebabkan kita sakit. Apakah Hygiene Makanan ? Menjaga tempat kerja. Mencegah gangguan serangga seperti lalat. Jika bekerja di area yang bersih : a. Lebih menarik konsumen . kerugian bisnis dan terjadinya tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh personal atau tempat kerja anda. sehingga terbentuk lubang-lubang pada lapisan ozon.

Pelanggaran hukum Hukum dan Hygiene Makanan Pemerintah menetapkan Food Safety Act (Aturan Keselamatan Makanan) untuk memastikan bahwa makanan yang dijual aman untuk dikonsumsi. Food Safety Act (Aturan Keselamatan Makanan) 1990 memberikan kewenangan pada menteri untuk membuat aturan-aturan. Hukum tersebut ditetapkan pada 1 Januari 1991. . Beberapa diantaranya yang berkaitan dengan Hygiene makanan. Mereka termasuk kelompok yang beresiko tinggi : a. Tidak ada seorangpun yang mau sakit.Hal lain yang juga penting adalah cara penanganan makanan dan penyimpanannya. Penanganan dan penyimpanan yang buruk dapat menyebabkan munculnya keracunan makanan. proses. Kontaminasi makanan oleh kuman dan sumber lain b. Sebagaimana penyakit. Makanan harus dimasak secara teratur untuk mencegah terjadinya sakit. seperti lalat dan tikus d. Kebiasaan yang baik akan mencegah terjadinya kontaminasi makanan atau terinfeksi kuman. Petugas hukum harus memastikan bahwa semua orang mematuhi aturan hukum tersebut. meskipun di tempat kerja yang bersih sekalipun. Terdapat 40 orang yang mati setiap tahunnya karena keracunan makanan. Hal ini mempengaruhi tiap orang yang bekerja di industri makanan – dalam bagian produksi. Anak usia dini b. hygiene yang jelek dapat menyebabkan : a. Orang tua c. penyimpanan. Hal ini untuk melindungi semua orang. distribusi dan penjualan makanan. Gangguan oleh serangga. Kehilangan konsumen dan keuntungan g. Anda harus menerima training sehingga makanan yang diproduksi benar-benar aman untuk dikonsumsi. Terbuangnya makanan c. Kehilangan waktu kerja karena sakit e. Orang yang sedang sakit Mengapa Mempelajari Hygiene Makanan ? Setiap orang sebaiknya mengetahui tentang Hygiene Makanan. Menurunnya produktivitas dan efisiensi f.

sehingga akan menyebabkan keluar masuknya karyawan yang tinggi. produktivitas dan prestasi kerja. Penutupan usaha b. Bisnis Berkurang b. . peralatan makan. dapur. Kompensasi untuk pelanggan yang terpengaruh makanan Hygiene Makanan Dan Bisnis Hygiene makanan yang buruk berpengaruh pada bisnis. dan kosmetik menuntut kualitas sanitasi yang baik pada lingkungan kerja. Kelebihan yang mungkin 5. Adapun hotel. Memasuki tempat persiapan makanan untuk memeriksa hal-hal yang memungkinkan terjadinya pelanggaran b. Penjara 2 tahun d. Denda 20. Sanitasi lingkungan perumahan dan kerja Lingkungan kerja yang sehat sangat menentukan kenyamanan.000 pound sterling untuk masing-masing pelanggaran c. seperti bedcover. Selain itu. Tidak ada orang yang mau bekerja di tempat tersebut. restoran atau rumah makan. area produksi dan proses produksi. minuman. meubeler. Menginspeksi makanan untuk memeriksa apakah makanan tersebut aman untuk dikonsumsi c. pada kegiatan industri yang meproduksi produk tertentu seperti makanan. Keuntungan yang rendah c. Tidak ada yang ingin membeli makanan atau makan di tempat dengan reputasi jelek. selain tuntutan sanitasi yang baik dalam lingkungan kerjanya juga tuntutan sanitasi yang baik dalam pelayanan terhadap konsumen. dan rest area.Aturan hukum memberikan kekuatan pada petugas hukum untuk : a. Mengambil makanan yang dicurigai dari tempat persiapan makanan dan membawanya ke pengadilan jika ternyata makanan tersebut tidak aman Anda harus memberi keterangan dan membantu petugas hukum – anda dapat didenda jika anda tidak melakukannya Jika Food Safety Act (Aturan Keselamatan Makanan) dilanggar dapat berakibat : a. jamu. obat. Reputasi yang jelek dapat menimbulkan : a. cara preparasi dan penyajian makanan-minuman.

Keindahan alamnya membuat negara ini dijuluki Zamrud Khatulistiwa. belum termasuk penduduk di daerah perkotaan lain (Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Jakarta. pakaian. kelangkaan air bersih sekarang ini menjadi salah satu masalah di dunia. Tidak hanya di Jakarta. Sepanjang tahun 2010 terjadi 79 kasus pencemaran lingkungan yang mencemari 65 sungai di Indonesia. Standar sanitasi yang baik dapat diuji dengan metoda-metoda praktis melalui pengujian-pengujian yang dapat dilakukan dengan cepat dan akurat terlebih karena saat ini produk-produk pengujian sanitasi lingkungan telah tersedia dan mudah diperoleh. Kegiatan usaha berupa industri makanan-minuman tentu akan berbeda dengan rumah sakit atau hotel dalam hal standar sanitasi dan parameter yang digunakan. Kenaikan jumlah penduduk membuat kebutuhan air semakin meningkat. Pemerintah telah berupaya membuat Indonesia menjadi tempat pariwisata. termasuk kerugian di bidang pariwisata. Sungguh ironis sekali. sumber air untuk kebutuhan kita sehari-hari selama ini berasal dari sungai-sungai tersebut. dll. yaitu masalah kebersihan. Salah satu sumber pencemar terbesar sungai-sungai di Indonesia adalah limbah rumah tangga (blackwater dan greywater). Greywater (limbah rumah tangga ringan) berasal dari air bekas cucian peralatan rumah tangga. Tengok saja. kita patut bangga terhadap kekayaan budaya dan alam yang dimiliki oleh negara ini. Sedikitnya 1.3 juta meter kubik limbah cair rumah tangga dari 22 juta penduduk Jabodetabek dialirkan ke sungai. rata-rata orang di . sungai-sungai yang ada di Indonesia. Asian Development Bank (2008) pernah menyebutkan pencemaran air di Indonesia menimbulkan kerugian Rp 45 triliun per tahun. namun kondisi lingkungan masih tidak mendukung.Standarisasi pengetahuan dan praktek sanitasi sangat diperlukan untuk mencapai kepuasan konsumen dan kualitas layanan yang optimal. Standar sanitasi tidak terlepas dari macam kegiatan yang dilakukan dan resikoresiko yang dapat ditimbulkan dari kondisi sanitasi tersebut. seperti peralatan makan. 2010) Di beberapa wilayah di Indonesia seperti Jakarta Timur dan Jakarta Utara. air bersih sudah menjadi barang langka. Menurut National Water Company. Namun. Pengolahan air limbah keluarga “Visit Indonesia” adalah semboyan yang beberapa tahun belakangan ini sering kita lihat di televisi maupun spanduk di tengah keramaian kota. Apalagi. ada satu hal yang luput dari perhatian kita. Tingkat pencemaran air sungai di berbagai daerah di Indonesia sangat tinggi. 6.

serta ramah lingkungan karena bersifat non toksik. Salah satu teknologi yang dapat mengolah air limbah rumah tangga adalah fotokatalisis. mandi. hanya akan aktif ketika terkena cahaya. Limbah rumah tangga mengandung bahan-bahan anorganik maupun organik. dan mencuci. Karena menggunakan energi radiasi sinar matahari. kolera. murah. Tempat pengolahan juga harus dikontrol dan dibersihkan secara berkala. fotokatalisis termasuk teknologi hemat energi. Selain itu. Dari sini muncul ide di kepala saya. Reaksi ini mengakibatkan bahan kimia menjadi terurai sehingga menjadi senyawa yang tidak berbahaya. Dengan demikian. kenapa kita tidak mengolah air limbah rumah tangga (greywater) menjadi air bersih yang bisa dimanfaatkan kembali? Tentu banyak masalah yang dapat teratasi.rumah menggunakan sekitar 1600 liter per hari untuk berbagai kebutuhan. termasuk cahaya matahari dan tergolong aman. dan lain-lain. Katalis yang digunakan. masalah lingkungan. Hal ini membuat proses pengolahan menjadi tidak praktis. Teknologi pengolahan air limbah rumah tangga yang ada saat ini memerlukan beberapa tahapan agar mendapatkan air bersih. teknologi yang cepat dan efektif untuk pengolahan air limbah rumah tangga sangat diperlukan. Teknologi ini melibatkan reaksi fotokimia oleh suatu katalis. hingga masalah kerugian di bidang pariwisata. Oleh karena itu. tipus. Tiga kebutuhan air terbesar dalam rumah tangga adalah untuk menyiram tanaman. mulai dari masalah krisis air bersih. fotokatalisis merupakan teknologi yang cukup solutif untuk pengolahan greywater rumah tangga. yaitu Titanium oksida (TiO2). bahan kimia yang apabila tidak diolah secara tepat dapat menjadi penyebab penyakit disentri. tidak memerlukan pengontrolan dan pembersihan tempat pengolahan secara berkala. seperti bakteri. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful