SATUAN ACARA PENGAJARAN Materi Waktu Pengajar Tempat : Narkotika, Alkohol, Psikotrpika, dan Zat Adiktif lainnya.

: 60 menit : Mahasiswa Prodi keperawatan Semarang semester V :

Hari, tanggal :

A. Latar belakang Narkotika,

Alkohol, Psikotropika,

dan zat

Adiktif

(NAPZA)

merupakan istilah yang sudah tidak asing lagi ditelinga kita. NAPZA kerap disebut juga dengan istilah narkoba yang merupakan kependekan dari narkotika, psikotropika dan bahan brbahaya lain. Sebenarnya narkoba adalah senyawa-senyawa yang cukup banyak diperlukan di dalam dunia kesehatan, industri dan rumah tangga. Sebagian besar senyawa narkoba bersifat mempengaruhi kerja system otak. Oleh karena itu, penggunaannya harus memenuhi aturan-aturan tertentu sebagaimana telah ditetapkan didalam Undang-Undang kesehatan. Sebagaimana obat yang bekerja pada system saraf, pemakaian narkoba dapat menimbulkan berbagai macam pengaruh, mulai dari yang ringan sampai dengan yang berat. Pengaruh, mulai dari yang ringan sampai dengan yang berat. Pengaruh yang ringan, misalnya rasa mengantuk dan rasa santai. Pengaruh yang berat, misalnya pingsan, mabuk, dan mengantuk dan bahkan mati. Oleh karena itu, narkoba tidak bisa dikonsumsi seberangan tanpa sepengetahuan tenaga medis atau tenaga kesehatan. (Ida Listyarini H, 2004). Menghindari dari NAPZA akan sangat bermanfaat sekali, karena zat tersebut akan merusak seluruh tubuh sehingga menyebabkan tidak sehat. . Selain itu juga akan menimbulkan penyakit jantung, kanker, dan kemunduran mentalitas. Kerusakan susunan saraf juga merupakan dampak yang ditimbulkan dari penyalahgunaaan napza ini. . Masalah rokok dan Narkotik serta bahan berbahaya lainnya merupakan masalah yang sangat komplek saat ini. Rokok merupakan salah satu pemicu terjadinya masalah penyalahgunaan narkotik dan bahan berbahaya

Tujuan khusus Setelah mengikuti pengajaran selama ± 60 menit peserta didik mampu : a. Dari beberapa pernyataan diatas. sehingga secara tidak langsung mempengaruhi juga daya ingat dan intelektual. Pengorganisasian. Menyebutkan Faktor Penyebab Penyalahgunaan NAPZA. Menyebutkan bahaya penggunaan NAPZA. Menyebutkan tanda dan gejala ketergantungan obat. E. Say No To Drug! Napza Enak Berujung Maut. d. dan zat adiktif lainnya. Moderator Penyampai materi Fasilitator Observer : Hadi Winarso. D. Dampak lain yang banyak mengancam remaja Indonesia adalah kehancuran masa depan mereka.tersebut.. Menyebutkan cara pencegahan penggunaan NAPZA C. b. psikotrpika. Tujuan 1. Karena pengaruhnya pada susunan saraf. : Yunia Inayah : Dwi Paryanti Yulia Nuraida : Ika Merry C. 2. D . Sasaran Seluruh peserta didik kelas …………………………. e. Menjelaskan pengertian tentang NAPZA dan macamnya. alkohol. Target Peserta didik ……………………. kami tergerak hati untuk membekali dan menambah pengetahuan tentang napza beserta penjelasannya. c. Tujuan umum Peserta didik mampu memahami tentang narkotika. maka janganlah memulainya apabila anda ingin sehat. B.baik siswa putra maupun putri. Mengingat rokok bisa memicu terjadinya masalah penyalahgunaan napza.

c. Ceramah. Leafleat. Acara Pembukaan. Poster J. Media 1.F. Metode 1. 2. 2. Diskusi dan tanya jawab I. Strategi pelaksanaan Dalam penyampaian materi penyuluhan ini kami menggunakan media leaflet dan Poster G Susunan acara No 1. Evaluasi dengan test tertulis 3. Seting tempat C A B B D B B B Keterangan : B B B B B E B B B B B B B D B B B . b. 4. penjelasan tujuan dan do’a Acara inti a. Penyuluhan kesehatan oleh mahasiswa prodi keperawatan 15 menit Semarang tentang NAPZA. Diskusi dan tanya jawab tentang NAPZA. Penyampaian hasil observasi Penutup dan do`a 20 menit 10 menit 5 menit 5 menit Waktu 5 menit H. 2.

Kriteria evaluasi 1. Pengertian dan macam. Faktor Penyebab Penyalahgunaan NAPZA. Evaluasi struktur • • Kesepakatan pertemuan dengan pihak sekolah (tempat. e. Cara pencegahan penggunaan NAPZA L. b. ⅔ peserta didik yang hadir mengikuti kegiatan sampai selesai.A : Penyampai materi B : Peserta didik C : Moderator D : Fasilitator E : Observer K. Evaluasi proses. Evaluasi hasil Tes tertulis dan tes tidak tertulis (tanya jawab) diakhir ceramah. Daftar pertanyaan . Materi a. 3. 2. c. Dapat menjalankan perannya sesuai dengan tugas dan tanggung jawab. • • Peserta ⅔ peserta didik SLTP hadir pertemuan berjalan lancar. Tanda dan gejala ketergantungan obat. waktu dan Kesiapan materi dari mahasiswa.macam NAPZA. peserta didik). Bahaya penggunaan NAPZA. d. Mahasiswa Dapat memfasilitasi jalannya penyuluhan.

hati. Hukum Dan Keamanan : Pemakai NAPZA seringkali lingkungan. melakukan tindak kekerasan. sekolah. percobaan bunuh diri karena tidak dapat mendapatkan obat yang dibutuhkan. Tanya Jawab : Sebutkan bahaya penggunaan NAPZA ? : a. Gangguan koordinasi motorik. dan faktor lingkungan. d. masyarakat bahkan bangsa. Banyak bicara. 3. faktor kepribadian. dan perilaku seseorang. Tanya Jawab : Sebutkan faktor penyebab penyalahgunaan NAPZA ? : Faktor keluarga. paru. ginjal) dan pancaindera. Sosial dan Ekonomi : Merugikan keluarga. suasana hati atau perasaan. Muka menjadi merah. tidak dapat mengendalikan diri dan bersikap sesuai dengan norma-norma umum masyarakat dan hal itu melanggar hukum yang berlaku di negera Indonesia. Psikologis atau kejiwaan : Perasaan tertekan bila tidak memakai obat tersebut. Jalan sempoyongan. c. Fisik : sistim syaraf pusat yaitu otak dan sum-sum tulang belakang. Tanya Jawab : Sebutkan tanda dan gejala ketergantungan obat? : Gejala atau tanda-tanda penyalahgunaan NAPZA. . b. 2. baik secara oral (melalui mulut).1. organ-organ otonom (jantung. 4. dihirup (melalui hidung) maupun intravena (melalui jarum suntik) sehingga dapat mengubah pikiran. Suka berkelahi dan Gangguan pemusatan perhatian. Sensitif Perubahan perasaan. faktor kesempatan. faktor kelompok. Tanya Jawab : Apakah yang dimaksud dengan NAPZA ? : NAPZA adalah zat-zat kimiawi yang dimasukkan ke dalam tubuh manusia. Pembicaraan cadel. Orientasi waktu terganggu.

5. Tanya Jawab : Sebutkan cara pencegahan penggunaan NAPZA dari diri sendiri ? : cara pencegahan dari diri sendiri meliputi : Jangan pernah mencoba Bergaul dengan selektif Jadi diri sendiri Melakukan kegiatan yang positif Pendirian yang teguh Kenali lingkungan dengan benar Kenali dengan benar informasi tentang Napza Mendekatkan diri dengan Tuhan .

20355 1.1. dan Zat Adiktif lainnya) Disusun oleh : 1. Hadi Winarso 3. Dwi Paryanti 2.NAPZA (Narkotika. Yunia Inayah 1.1.1. D 4.20360 1. Psikotrpika.1.20388 PROGRAM STUDI KEPERAWATAN SEMARANG POLITEKNIK KESEHATAN SEMARANG 2005 .1.20365 1. Ika Merry C.20387 1. Alkohol. Yulia Nuraida F 5.

psikotropika. baik secara oral (melalui mulut). ( www. obat penenang/ tidur. dan Zat Adiktif lainnya. dan stimulasi seksual. Nizar R. Psikotropika.digunakan secara medis atau disalahgunakan yang mempunyai efek psikoaktif.co.id ).bkkbn. Semakin kuat napza mempengaruhan pusat-pusat penghayatan maka semakin kuat pula potensi ketergantungan yang akan ditimbulkan. shabu-shabu. Pengertian Napza merupakan singkatan narkotika. NAPZA adalah singkatan dari Narkotika. mengandung etanol yang berfungsi menekan syaraf pusat PSIKOTROPIKA: adalah zat-zat dalam berbagai bentuk pil dan obat yang mempengaruhi kesadaran karena sasaran obat tersebut adalah pusat-pusat tertentu di sistem syaraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang). Zat-zat tersebut sangat berbahaya karena bisa mematikan sel-sel otak. 2002 ). dihirup (melalui hidung) maupun intravena (melalui jarum suntik) sehingga dapat mengubah pikiran. NARKOTIKA: zat-zat alamiah maupun buatan (sintetik) dari bahan candu/kokaina atau turunannya dan padanannya . Zat adiktif juga termasuk nikotin (tembakau) dan kafein (kopi). dan Zat Adiktif lainnya) A. lem). obat anti depresi dan anti psikosis. Karena itu bagi yang sudah menghayatinya selalu muncul dorongan kuat untuk menggunakan napza guna memperoleh kenikmatan lahir batin atau eforia.NAPZA (Narkotika.id. Alkohol. Alkohol. Psikotropika dan Bahan-bahan berbahaya lainnya) ( www. makan. NAPZA adalah zat-zat kimiawi yang dimasukkan ke dalam tubuh manusia. ALKOHOL : zat aktif dalam berbagai minuman keras. Psikotrpika. thinner cat.Bali Post.go. Psikotropik meliputi : Ecxtacy. Kata lain yang sering dipakai adalah Narkoba (Narkotika. ZAT ADIKTIF lainnya yaitu zat-zat yang mengakibatkan ketergantungan (aseton. dan zat adiktif lainnya yang bekerja pada pusat penghayatan kenikmatan otak sebagaimana kenikmatan sensasi. LSD. suasana .

Konflik dapat terjadi antara ayah dan ibu. atau demi kemajuan . Penggunaan NAPZA berlanjut akan mengakibatkan ketergantungan secara fisik dan/ atau psikologis serta kerusakan pada sistem syaraf dan organ-organ otonom. adat istiadat. Keluarga dengan konflik yang tinggi dan tidak pernah ada upaya penyelesaian yang memuaskan semua pihak yang berkonflik. Di sini peran orangtua sangat dominan. Artinya. mengapa seseorang akhirnya terjebak dalam perilaku ini merupakan sesuatu yang unik dan tidak dapat disamakan begitu saja dengan kasus lainnya. Berbagai Faktor Penyebab Penyalahgunaan NAPZA Pada setiap kasus. ada berbagai penyebab yang khas mengapa seseorang menyalahgunakan NAPZA dan ketergantungan. Beberapa faktor yang berperan pada penyalahgunaan NAPZA adalah :  Faktor Keluarga Faktor orangtua atau keluarga yang ikut menjadi pencetus remaja menjadi penyalahgunaan napza adalah orangtua yang: Kurang komunikatif dengan anak dan terlalu menuruti kemauan anak (permisif). ayah dan anak. dan perilaku seseorang. NAPZA terdiri atas bahan-bahan yang bersifat alamiah (natural) maupun yang sintetik (buatan). sedangkan yang buatan berasal dari bahan-bahan kimiawi. Keluarga dengan orangtua yang otoriter. yang terlihat dari pelaksanaan aturan yang tidak konsisten dijalankan oleh ayah dan ibu. Terlalu sibuk dan kurang memberi perhatian pada anak. Bahan alamiah terdiri atas tumbuhan dan tanaman. maupun antar-saudara.hati atau perasaan. Tidak sepaham dalam mendidik anak. B. dengan anak yang hanya sekadar harus menuruti apa kata orang tua dengan alasan sopan santun. Keluarga yang memiliki sejarah (termasuk orangtua) mengalami ketergantungan NAPZA Keluarga dengan manajemen keluarga yang kacau. ibu dan anak.

Pada remaja. akan sangat memudahkan kelompok teman sebaya untuk mempengaruhinya menyalahgunakan NAPZA.faktor di luar dirinya yang menentukan segala sesuatu. Sangat wajar bila dalam usianya remaja membutuhkan pengakuan dari lingkungan sebagai bagian pencarian identitas diri. kemampuan remaja untuk memecahkan masalahnya secara adekuat berpengaruh terhadap bagaimana ia mudah mencari pemecahan masalah dengan melarikan diri. dengan ditandai oleh ketidak mampuan mengekspresikan emosinya secara wajar.dan masa depan anak itu sendiri tanpa diberi kesempatan untuk berdialog dan menyatakan ketidaksetujuannya. Faktor Kepribadian Kepribadian penyalahguna NAPZA juga turut berperan dalam perilaku ini. mudah cemas dan curiga. Di sinilah sebenarnya peran keluarga dalam meningkatkan harga diri dan kemandirian pada anak remajanya. mudah cemas. Selain itu. Hal ini juga berkaitan dengan mudahnya ia menyalahkan lingkungan dan lebih melihat faktor. Namun bila ia memiliki kepribadian yang tidak mandiri dan menganggap segala sesuatunya harus diperoleh dari lingkungan. Keluarga yang perfeksionis. pasif agresif dan cenderung depresi. Perkembangan emosi yang terhambat. dan sering berlebihan dalam menanggapi sesuatu. juga turut mempengaruhi. Keluarga yang neurosis. Dalam hal ini. kepribadian yang dependen dan tidak mandiri memainkan peranan penting dalam memandang NAPZA sebagai satu-satunya pemecahan masalah yang dihadapi. yaitu keluarga yang menuntut anggotanya mencapai kesempurnaan dengan standar tinggi yang harus dicapai dalam banyak hal.  . yaitu keluarga yang diliputi kecemasan dengan alasan yang kurang kuat. biasanya penyalahguna NAPZA memiliki konsep diri yang negatif dan harga diri yang rendah.

Kegagalan untuk memenuhi tekanan dari kelompok teman sebaya. Faktor lingkungan Lingkungan masyarakat yang bayak berperan dalam menentukan karakteristik seseorang. Indonesia yang sudah menjadi tujuan pasar narkotika internasional. mencapai prestasi dalam bidang olah raga.   . Bahkan beberapa media massa mendapat informasi bahwa para penjual narkotika menjual barang dagangannya di sekolah-sekolah. Penegakan hukum yang belum sepenuhnya berhasil tentunya dengan berbagai kendalanya juga turut menyuburkan usaha penjualan NAPZA di Indonesia. seperti berinteraksi dengan kelompok teman yang lebih populer. yaitu cara teman-teman atau orang-orang seumur untuk mempengaruhi seseorang agar berperilaku seperti kelompok itu. termasuk sampai di SD. Faktor Kesempatan Ketersediaan NAPZA dan kemudahan memperolehnya juga dapat dikatakan sebagai pemicu. dapat menyebabkan frustrasi dan mencari kelompok lain yang dapat menerimanya. karena pada kenyataannya semua orang ingin disukai dan tidak ada yang mau dikucilkan. sifat serta perilaku seseorang akan sangat berpengarug terhadap penyalah gunaan obat tersebut karena kondisi lingkungan yang kurang aktiv dalam upaya pemberantasan peredaran obatobatan tersebut atau sikap tak acuh seolah membiarkan penyalahgunaan napza. Faktor Kelompok Kelompok teman sebaya dapat menimbulkan tekanan kelompok. Tekanan kelompok dialami oleh semua orang bukan hanya remaja. keberhasilan dari kelompok teman sebaya yang memiliki perilaku dan norma yang mendukung penyalahgunaan NAPZA dapat muncul. sosial dan akademik. Sebaliknya. menyebabkan zat-zat ini dengan mudah diperoleh.

dan apakah digunakan bersama obat lain. 10. 6. berapa banyak dan sering digunakan. 4. Bahaya penggunaan NAPZA. Secara fisiologis organ tubuh yang paling banyak dipengaruhi adalah sistem syaraf pusat (SSP) . 2. bagaimana cara menggunakan obat itu. paru-paru. Seberapa besar efeknya bagi tubuh tergantung pada jenis obat yang digunakan. 5. Tanda dan gejala ketergantungan obat Tanda-tanda umum untuk mengenali apakah anak sudah mulai terlibat dalam penyalahgunaan NAPZA: 1. dan pancaindera. dan faktor biologis seperti berat badan. 3. Semua jenis obat dan zat dapat membahayakan tubuh bila digunakan tidak sesuai dengan aturan pemakaiannya. ginjal. Kerusakan pada organorgan tubuh itu menghilangkan dan merusak fungsi-fungsi tubuh pemakai . 11. menjadi buruk cenderung apatis yang dilaporkan. 7. dll.C. hati. 12. 8. D. termasuk otak dan sumsum belakang organ-organ otonom seperti jantung. 9. Efek obat akan sangat tergantung pada berbagai faktor yang saling berinteraksi. Efek obat terhadap tubuh manusia juga tergantung dari berbagai faktor psikologis seperti kepribadian. Prestasi anak menurun tajam Kebiasaan berpakaian yang berubah drastis. kecenderungan alergi. harapan atau perasaan saat memakai. dari yang rapih Perubahan tingkah laku yang tidak seperti biasanya/semestinya Anak tidak memperhatikan kebersihan diri sendiri Mendadak menjadi pendiam dan sering menyendiri dikamar serta Tidak menuruti lagi disiplin rumah Mata sering merah dan nafsu makan berubah Berat badan menurun Gampang tersinggung Anda sering mencium bau aneh dikamarnya Mulai ada insiden-insiden pencurian di rumah atau di sekolah Dll.

Ketergantungan fisik menyebabkan timbulnya rasa sakit luar biasa bila ada usaha untuk mengurangi pemakaiannya atau bila pemakaian akan dihentikan. Ketergantungan bukan hanya berarti memakai obat secara berlebih. Orang yang menyalahgunakan NAPZA disebut pengguna obat biasanya tidak dapat hidup normal.sebagai manusia normal. Bagi pemakai. sehingga kebutuhan tubuh akan zat yang biasa dipakainya tersebut meningkat untuk dapat sampai pada efek yang sama "tingginya" (disebut toleransi). ngotot) untuk memperoleh obat-obatan tersebut Ketergantungan ini menyebabkan perilaku orang tersebut menjadi aneh dan kadang-kadang tak terkendali. sehingga selanjutnya pemakai tidak dapat lagi hidup normal. Ketergantungan disebabkan efek obat pada kerja dan metabolisme otak yang merubah penyalahgunaan menjadi ketergantungan akan obat dan sebuah penyakit kronis. Penyalahgunaan obat menciptakan ketergantungan fisik maupun psikologis pada tingkat yang berbeda-beda. Para pemakai NAPZA biasanya juga menjadi beban bagi orang-orang lain di sekitarnya mulai dari keluarganya sendiri sampai masyarakat luas. Keadaan ini semakin buruk manakala tubuh sang pemakai menjadi kebal. bahagia. Penyalahgunaan NAPZA menimbulkan berbagai perasaan enak. Semakin tinggi dosis dan semakin sering pemakaian. NAPZA membahayakan hidup pemakai sendiri maupun orang lain. untuk Ketergantungan orang dengan sadar memilih menyalahgunakan obat. senang. semakin besar kemungkinan pemakai mengalami over dosis (takaran melebihi kemampuan tubuh menerimanya) yang menyebabkan kematian. nikmat. Dosis yang tinggi dan pemakaian yang sering diperlukan untuk menenangkan keinginan yang besar. tenang dan nyaman pada pemakainya. selain tidak dapat hidup normal. Tetapi perasaan positif . Ketergantungan secara psikologis menimbulkan tingkah laku yang kompulsif (berkeras. Ketergantungan atau kecanduan menyebabkan dimulai pengguna ketika tidak dapat hidup tanpa obat. ia juga bisa menghadapi kematian karena overdosis atau penyakit lain.

Psikologis atau kejiwaan : Perasaan tertekan bila tidak memakai obat tersebut. tidak dapat mengendalikan diri dan bersikap sesuai dengan norma-norma umum masyarakat dan hal itu melanggar hukum yang berlaku di negera Indonesia. E. Sosial dan Ekonomi : Merugikan keluarga. Cara Pencegahan Penggunaan NAPZA Penyembuhan ketergantungan Napza di bagi menjadi tiga bagian yaitu pencegahan. paru. 2. e. c. a. yaitu selama zat bereaksi dalam tubuh. yang terjadi adalah justru rasa sakit dan tidak nyaman sehingga pemakai merasa perlu menggunakannnya lagi. masyarakat bahkan bangsa. Ketergantungan pada NAPZA inilah yang mengakibatkan berbagai dampak negatif dan berbahaya. sekolah. Hukum Dan Keamanan : Pemakai NAPZA seringkali lingkungan. detoksifikasi (membersihkan Napza dari tubuh ) dan pasca detoksifikasi ( pemantapan ). Terapi di bagi menjadi dua tahapan. baik secara fisik. sosial dan keimanannya. pancaindera.ini hanya berlangsung sementara.    Peranan Diri Sendiri Jangan pernah mencoba Bergaul dengan selektif Jadi diri sendiri Fisik : sistim syaraf pusat yaitu otak dan sum-sum tulang belakang. Begitu efek NAPZA habis. psikologis maupun sosial. yang dalam pengobatannya bermaksud bukan hanya fisik pasien yang disembuhkan tetapi juga kejiwaan. organ-organ otonom (jantung. d. Lingkungan : pengguna NAPZA akan cenderung berperilaku tidak sesuai dengan norma dalam masyarakat. Hal ini terus berulang sampai pemakai menjadi tergantung. melakukan tindak kekerasan. hati. ginjal) dan . percobaan bunuh diri karena tidak dapat mendapatkan obat yang dibutuhkan. b. terapi (pengobatan) dan rehabilitasi.

Peranan Masyarakat Gerakan kampanye anti Napza Bekerjasama dengan orang yang berpengaruh Peranan Pemerintah     UU tentang Narkotika dan Psikotropika Pembentukan LSM Pembentukan Tempat Rehabilitasi   5. Meskipun kita harus bergaul dengan sesama teman tanpa memilih-milih.     Melakukan kegiatan yang positif Pendirian yang teguh Kenali lingkungan dengan benar Kenali dengan benar informasi tentang Napza Mendekatkan diri dengan Tuhan 3. Peranan Orang Tua Menciptakan keluarga yang harmonis Menanamkan rasa tanggung jawab dan percaya diri Menciptakan komunikasi secara terbuka dan harmonis Menyalurkan hobi dan bakatnya secara positif Memperlakukan anak secara adil      4. namun kita harus tetap menjaga agar pergaulan tidak merugikan dan .

permintaan untuk menjualkan obat/NAPZA). tapi saya tidak mau terlibat dalam kegiatan yang merugikan saya". Karena dirimu sungguh berarti.membahayakan diri kita. Carilah alasan yang tepat untuk menolak seperti : "terima kasih. • Menolak ajakan teman tidak perlu dilakukan dengan kasar atau marah. Sedekat apapun hubungan pertemanan kita. Masa depan yang cerah menantimu selalu. . • Bentengi dirimu dengan iman dan mendekatkan diri kepada Tuhan. teman yang mengajak dapat mengerti dan berhenti merayu atau memaksa kita. tapi saya tidak mau karena saya tidak suka nongkrong". Tidak bermanfaat (misalnya nonkrong sambil Jelas merugikan atau melanggar aturan (misalnya Menakutkan atau mencurigakan (misalnya menemui mengisap ganja sampai malam). kita harus selalu berani menolak ajakan yang : • • • bandar NAPZA). dan dengan alasan yang masuk akal. "terima kasih. Dengan cara yang baik tetapi tegas. "saya tidak mau karena saya harus mengerjakan hal penting di rumah". tetapi dapat dilakukan dengan halus dan sopan tetapi harus tegas. Say No To Drug.

Pakar Raya . (2004).com Obat-obatan terlarang Bandung: PT. Penerbit: PKBI Bandung www. Imran. Narkoba dan Remaja.google. (1999). NARKOBA. Ida. Perlukah Mengenalnya?.yahoo.DAFTAR PUSTAKA     Listyarini H.com NAPZA www.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful