Pendidik di Perguruan Tamansiswa Bandung National Certificated Education Teacher Ketua Forum Pamong Penegak Tertib Damai Tamansiswa

Bandung Chief of Insitute For Social,Education and Economic Reform Bandung

0inShare

Sejarah Leluhur Walisongo(01) OPINI | 02 February 2013 | 16:03 Dibaca: 223
http://sejarah.kompasiana.com/2013/02/02/kisah-para-leluhur-walisongo01-530080.html

Walisongo yang berarti sembilan orang wali,merupakan istilah yang sudah begitu akrab dan tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat di Pulau Jawa. Dalam sejarah proses Islamisasi di Pulau Jawa mereka amat dihormati karena mereka adalah perintis dakwah Islam yang tangguh, ulet, penuh dedikasi dan ikhlas dalam pengabdian, kreatif dan inovatif. Mereka sebenarnya adalah para mubaligh atau juru dakwah Islam pada jamannya yang memiliki kecakapan dan keahlian yang luar biasa. Mereka memahami dengan baik corak-corak kebudayaan dan adat istiadat masyarakat tempat mereka akan menyemaikan ajaran Islam. Dapat dimengerti apabila dalam waktu yang relatip singkat mereka mampu mengubah dari masyarakat yang semula penganut agama Hindu Budha,menjadi masyarakat yang sebagian besar memeluk agama Islam yang diajarkan oleh Rasulullah saw. Pada awalnya para mubaligh itu membentuk suatu forum untuk berkumpul dan berdiskusi guna mencari jalan bagaimana mereka bisa mengembangkan Islam di Asia Tenggara.Forum tempat bertemu dan berdiskusi para mubaligh itu agaknya pertama kali terbentuk di Kerajaan Islam Samudra Pasai(12501524 M), sebuah kerajaan Islam pertama di Asia Tenggara.Kerajaan Islam Samudra Pasai mencapai puncak kejayaannya pada paruh pertama abad ke14 M. Menurut penelitian Teuku Iskandar dalam bukunya Kesusastraan Melayu Sepanjang Abad(Penerbit Libra,Jakarta, 1996), raja-raja Samudra Pasai berturut-turut adalah Sultan Malikul Saleh(1250-1297 M), Sultan Malikul Dzahir( 1297-1326 M), Sultan Muhammad Dzahir (1326-1354 M), Sultan Ahmad Jamaluddin (1354-1383 M), Sultan Zaenal Abidin (1383- 1405 M) dan Sultanah Bahiah (1405-1428 M). Sementara itu Wikipedia Indonesia menyebutkan susunan raja-raja Samudra Pasai agak lengkap, tapi masih

Kita sebenarnya dapat menggabungkan kedua informasi itu. Sultanah Nahrasiyah yang disebut-sebut sebagai janda Sultan Zaenal Abidin yang wafat tahun 1405 M itu. yang kemudian menikah dengan Sultan Sallah ad-Din. Sultan Abu Zaid Malik az-Zahir(1412-1455 M). Sultan Abdul Malik az-Zahir (1345-1383 M). putrinya. pengganti Sultan Zaenal Abidin adalah Sultanah Bahiah. Sedangkan menurut penulis anonim dalam Wikipedia Indonesia. Namun begitu Jumadil Kubro . Tetapi dia memiliki putra dari seorang selir yang bernama Jumadil Kubro yang kelak menjadi ulama besar. Sultanah Bahiah adalah putri sulung Sultan Zaenal Abidin dan putri ini menikah dengan Sultan Sallah ad-Din. jandanya.1412 M). Perbedaan yang menyolok baru terjadi setelah wafatnya Sultan ke-5 Pasai. yaitu 43 tahun (1412-1455 M). Sultan Zaenal Abidin. tidak lain adalah Sultanah Bahiah berdasarkan informasi Teuku Iskandar. Sultan Abdul al-Allah Malik azZahir(1500-1513 M).yaitu: Sultan Malikul as-Saleh(1250-1297 M). Sultan Zain al-Abidin Malik azZahir(1383-1405 M). Sultan Mahmud Malik az-Zahir II( 1455-1477 M). tidak ada perbedaan yang berarti. Sultan Muhammad Malik az-Zahir(1297-1326 M). apalagi kemudian menikah lagi dengan orang lain dan memerintah bersama-sama. Menurut Prof. Kemudian mereka digantikan oleh Sultan Abu Zaid Malik az-Zahir yang memerintah cukup lama. Sultan Sallah adDin(1405-1412 M).Teuku Iskandar. Dari kedua susunan raja-raja Pasai itu. pengganti Sultan Zaenal Abidin adalah Sultanah Nahrasiyah. Dengan demikian Sultan Sallah ad-Din adalah menantu Sultan Zaenal Abidin. Jumadil Kubro lebih tertarik pada dakwah agama Islam dari pada mengendalikan pemerintahan. Rupanya Sultan Zaenal Abidin tidak mempunyai putra mahkota. Berdasarkan adat dan tatacara pergantian tahta dalam sistem pemerintahan dengan bentuk kerajaan. hingga kita dapat merekontruksi susunan raja-raja Samudra Pasai secara lebih lengkap. Karena itu. sampai tahun 1405. adalah tidak lazim seorang janda sultan memerintah menggantikan jabatan suaminya. Sultan Zain al-Abidin II-Ibnu Mahmud Malik az-Zahir(1477-1500 M). Sultanah Nahrasiyah(1405 . dan Sultan Zain al-Abidin III (1513-1521 M). Berikut ini adalah susunan raja-raja Samudra Pasai menurut seorang penulis anonim dalam Wikipedia Indonesia. pendapat Prof. yang wafat tahun 1405 M. Sultan Mahmud Malik az-Zahir( 1326-1345 M). Benarkah informasi yang disampaikan oleh penulis anonim dalam Wikipedia Indonesia itu ?.Teuku Iskandar lebih dapat dijadikan pegangan dari pada pendapat penulis anonim tadi.perlu mendapat penilaian secara kritis. Sultanah Nahrasiyah memerintah bersama-sama suaminya sampai tahun 1412 M.

digantikan oleh Kerajaan Islam Aceh. bila ada perwira yang mampu membalaskan sakit hatinya dengan menaklukkan Nuku. pada tahun 1414 M. ditemukan berada dalam kompleks makam raja-raja Samudra Pasai. Sejak itu. Tetapi ketika mencoba hendak menaklukkan Nuku yang berada di wilayah Aceh.suami Sultanah Bahiah adalah seorang Panglima Perang Kerajaan Islam Samudra Pasai yang cakap. Makam Sultanah Bahiah. Peristiwa ini membuat Sultanah Bahiah amat sedih.naik tahta Kerajaan Islam Samudra Pasai dan memerintah sampai tahun 1455 M. Abu Zaid Malik az-Zahir. Tantangan itu dijawab oleh Abu Zaid Malik az-Zahir dan ternyata berhasil menaklukan Nuku. Kemudian dia berujar. Sultanah Bahiah bersedia menjadi istrinya. Adapun Sultan Sallah ad-Din. Samudra Pasai dipimpin oleh para penguasa yang kurang cakap. Sejak pertengahan abad ke-15 M. Pada tahun 1521 M. Dari pernikahan Sultanah Bahiah dengan suami pertamanya. mereka dikaruniai seorang putri yang kemudian menikah dengan Sultan Malaka Iskandarsyah(1414-1424 M). Agaknya dengan suaminya yang ke dua. Sekalipun begitu Samudra Pasai masih tetap bertahan dalam posisinya sebagai pusat dakwah dan studi keislaman di Asia Tenggara sampai tahun 1521 M. tahun perkawinannya dengan Abu Zaid Malik az-Zahir. Sultanah Bahiah dalam soal-soal urusan agama Islam. Sang Ratu sudah berusia antara 42-45 tahun. dia gugur di medan perang. karena pada tahun 1412 M.menjadi penasehat kakaknya. Para penguasa Samudra Pasai banyak yang mengungsi ke Aceh yang saat itu mulai muncul sebagai Kerajaan Islam yang terkuat di Asia Tenggara. Kerajaan Islam Samudra Pasai. Akhirnya Portugis berhasil diusir dari Samudra Pasai pada tahun 1524 M.sehingga kerajaan Islam pertama di Asia Tenggara itu mengalami kemunduran. sehingga kecil kemungkinannya mendapatkan keturunan.( To be Continue to nex episode). Kemudian Samudra Pasai diintegrasikan kedalam wilayah Kerajaan Islam Aceh. . Samudra Pasai diserang Portugis. benar-benar surut dari panggung sejarah.Sepeninggal Sultanah Bahiah. Perannya sebagai pusat dakwah dan studi keislaman di Asia Tenggara. Sultanah Bahiah tidak dikarunia keturunan. Dengan sendirinya dia menikahi Sultanah Bahiah dan mendampinginya sampai Sang Ratu wafat pada tahun 1428 M.

Syekh Abdullah bin Muhammad.Sejarah Leluhur Walisongo (02) OPINI | 03 February 2013 | 05:48 Dibaca: 292 Komentar: 0 1 bermanfaat http://sejarah.com/2013/02/03/sejarah-leluhur-walisongo02-530294. Akhirnya dari Delhi banyak juga ulama-ulama dari Baghdad yang sampai pula ke Samudra Pasai. yang mengutip dari Kitab Hikayat Raja-Raja Pasai(HRRP). Puncak kejayaannya tercapai pada masa Sultan Malikul Dzahir( 1297-1326 M) dan Sultan Muhammad Dzahir (1326 1354 M). Ketika pada tahun 1258 M. pendiri Kerajaan Islam Samudra Pasai bernama Marah Silu. menjadi semakin kuat. Kalifah Dinasti Abbasiyah terakhir yang dibunuh Panglima Pasukan Mongol yang menjarah Baghdad. . termasuk ayahnya dan seluruh keluarganya. langsung memperkuat jaringan kota-kota Islam di Asia Selatan dan Asia Tenggara yang di awali dari Kota Baghdad. Marah Silu dinobatkan oleh Syekh Ismail sebagai raja dengan gelar Sultan Malikul Saleh. Ternyata dia bersedia masuk Islam dan hari itu juga dia beserta seluruh penduduk Kampung Pase diislamkan dan berdirilah Kerajaan Islam Samudra Pasai. lalu menyusul Delhi dan Samudra Pasai. Baghdad runtuh akibat serbuan tentara Mongol pimpinan Hulagu Khan. Ahli tasawuf ini pandai bahasa Melayu dan sudah sering melakukan perjalanan bolak balik Malabar .Aceh.Syekh Abdullah adalah cicit dari Pangeran Abdul Azis. Marah Silu diajaknya masuk Islam dan membangun sebuah Kerajaan Islam. Syekh Ismail yang ditemani seorang ahli tasawuf asal Malabar. India.1555 M). Sejak itu Samudra Pasai terus berkembang menjadi kerajaan Islam yang makmur. Pangeran Abdul Azis adalah satusatunya putra Khalifah Al Muntasir Billah yang berhasil lolos dari maut pembantaian oleh Hulagu yang menewaskan ribuan penduduk Baghdad yang tak berdosa.kompasiana. Kerajaan Islam Delhi (1206 .html Menurut Hamka. ulama. ahli tarekat dan tasawuf yang menyingkir dari Baghdad. Pada suatu ketika dia didatangi seorang pendakwah dari Makkah. karena banyak cendekiawan Muslim. Hulagu Khan. seorang kepala suku di situ. Banyak di antara mereka di samping yang menyingkir ke arah Asia Barat dan Mesir. Syekh Abdullah. Di antara mereka tercatat misalnya. juga banyak yang mengungsi ke arah timur menuju Delhi. Saat itu di sepanjang Pantai Aceh dan Sumatra Timur sudah banyak komunitas yang beragama Islam yang tinggal di kota-kota sepanjang pantai. Berdirinya Kerajaan Islam Samudra Pasai sebagai kerajaan Islam pertama di Asia Tenggara. Dia adalah piut dari Sultan Al Muntasir Billah.

Kapal-kapal itu persis itik-itik yang tengah berenang di atas air. bahwa Samudra Pasai adalah sebuah Kerajaan Islam yang makmur dan kaya. Pulau tempat Kerajaan Samudra Pasai berada itu. Dan biarkan mereka tetap memeluk keyakinan dan kepercayaan mereka”. Tetapi Sultan Ahmad Jamaluddin ( 1354 . Dan biarkan mereka tetap tinggal di Jawa di manapun mereka suka. seorang penulis dan pengelana Muslim asal Tangier.piut Khalifah Dinasti Abbasiyah terahir itu. Kesan-kesan serta pengalamannya saat mengunjungi Samudra Pasai itu dituliskannya dalam buku catatan hariannya. Sayang ketika Samudra Pasai tengah berada di puncak kejayaannya. Sejak saat itu di . wafat pada tahun 1407 M. sejumlah orang Pasai sebagai tawanan juga diangkut ke Majapahit. Disamping barang rampasan. kapal-kapalnya sarat muatan barang rampasan. dengan segenap keluarganya berhasil menyelamatkan diri ke luar kota sejauh 15 km. dan makamnya ditemukan di Pasai. bahkan sudah lebih dulu dikenal Ibnu Batutah karena mereka berdua sempat bertemu di Istana Kerajaan Islam Delhi. Arti Samudra sendiri menurut Hikayat Raja-Raja Pasai. Pada tahun 1357 M. Samudra Pasai diserbu ribuan tentara dari Jawa Timur. itulah Kerajaan Islam Samudra Pasai menjadi terkenal di seluruh dunia. akhirnya Samudra Pasai jatuh. tetapi termasuk juga di dalamnya perempuan-perempuan Pasai. Perdana Meneteri Samudra Pasai. masing-masing dari Isfahan dan Shiraz diangkat oleh Sultan Pasai menjadi Kadi atau Penghulu. khususnya dunia Muslim. Dia menjadi utusan Sultan Delhi Muhammad Syah II (1325 -1351 M). memberi perintah. Raja Hayam Wuruk ( 1351 . kemudian dikenal sebagai Pulau Samudra. Bukan hanya sejumlah orang laki-laki. Ibnu Batutah(1304-1378 M). Isfahan dan Shiraz yang berkumpul di sana. Dikisahannya. Lama kelamaan kata Samudra itu berubah menjadi Sumatra. banyak ulama dan cendekiawan Islam dari Baghdad. Bahkan ada dua orang ulama.”Tuhfah an-Nazzar”. sehingga ketika Armada Majapahit itu pulang. Dawlasa. Tetapi setelah tiba di Majapahit. Kerajaan Hindu Majapahit sedang muncul menjadi kekuatan yang besar dengan program Sumpah Palapa Gajah Mada untuk menaklukan Nusantara. Maroko sempat mengunjungi Samudra Pasai pada tahun 1345 dan 1346 M.1389 M). adalah semut besar. Yaitu pada saat Dawlasa berkunjung ke sana untuk menemui Sultan Delhi selaku utusan Sultan Samudra Pasai.” Sekalian tawanan orang Pasai itu lepaskanlah. Hikayat Raja-Raja Pasai menceriterakan bahwa tentara Majapahit banyak sekali membawa harta rampasan dari Kerajaan Islam Samudra Pasai yang kaya raya.1383 M ). Setelah dikepung beberapa hari. Akibat dari tulisan Ibnu Batutah dalam kisah perjalanannya.

disebutkan bahwa Syekh Jumadil Kubro adalah putra Sultan Pasai ke5.daerah Gresik banyak ditemukan pemukim beragama Islam asal Pasai.Sultan Zaenal Abidin ( 1383 . Dan jumlah makam muslim pun mulai banyak bermunculan di Gresik sejak tahun 1391 M. Syekh Maulana Ishak dan Syekh Makhdum Ibrahim Asmara. Sekalipun begitu Majapahit memberikan otonomi yang seluas-luasnya untuk mengatur pemerintahannya. Syekh Jumadil Kubro mempunyai dua orang putra yang kelak juga menjadi ulama besar. muncul seorang sultan yang cakap.(To be continue to nex episode). yaitu Syekh Jumadil Kubro. Bukan tokoh-tokoh yang berasal dari Jazirah Arab. Akibat dari kekacauan ini. nama Sultan Zaenal Abidin ini. Sejak penaklukan oleh Kerajaan Majapahit. 1. Bahkan Sultan Ahmad Jamaluddin diampuni dan boleh tetap menduduki singgasananya. putra dari Imam Husein (wafat 683 M). cucu Rasulullah saw. sering pula dianggap ulama dari Samarkand. Hanya saja setiap tahun harus mengirim utusan dan upeti ke Majapahit sebagai tanda takluk. lewat Siti Fatimah. adalah putra-putra dari Kerajaan Islam Samudra Pasai. sebuah naskah dalam bahasa Jawa yang terbit di Pasai. keturunan langsung dari Nabi saw. hanya karena adanya kemiripan bunyi antara kata Asmara dengan Samarkand. yaitu Syekh Maulana Ishak dan adiknya Syekh Makhdum Ibrahim Asmara. Dari dia lah diturunkan tiga ulama besar dan legendaris. Apalagi dari Samarkand. . sering dikacaukan dengan Imam Zaenal Abidin ( wafat 716 M). yaitu Sultan Zaenal Abidin. Sultan Zaenal Abidin. Kerajaan Islam Samudra Pasai berstatus sebagai vazal atau negeri bawahan Majapahit. nama Syekh Jumadil Kubro sering dianggap seorang ulama besar dari Makkah atau Madinah. Beruntung bahwa dari Kerajaan Islam Samudra Pasai. Padahal keempat tokoh sejarah yang kelak menjadi leluhur sejumlah tokoh Walisongo di Pulau Jawa itu. Dalam Kitab Tapel Adam.Dalam tradisi kronik Jawa. dalam hampir semua kronik Jawa.1405 M). Demikian pula Syekh Makhdum Ibrahim Asmara.

Konon Lambang Kerajaan Islam Samudra Pasai ini di ciptakan oleh Sultan Pasai Ke-5. Tujuannya untuk lebih meyakinkan kepada para peziarah makam tersebut.com/2013/02/04/sejarah-leluhur-walisongo03530432. Maksudnya adalah makam Ibrahim Asmarakandi.Perhatikan kaligrafi Kalimat Syahadat yg membentuk sayap burung Garuda Lambang Kerajaan IslamSamudra Pasai Pasai.2012). Sulatan Zaenal Abidin (1383-1405 M). Pendapat ini kemudian diikuti oleh penulis-penulis lainnya.Sultan Zaenal Abidin telah menunurunkan Sultanah Nahrasyiah atau Sultanah Bahiah(1405-1428 M) dan Ulama Besar Syek Jumadil Kubro. ada sebuah makam yang disebut-sebut sebagai makam Ibrahim Asmara. Jawa Timur. . berasal dari kata As-Samarkand adalah Solichin Salam dalam bukunya Sekitar Walisongo (Penerbit Menara Kudus. Walaupun demikian pendapat Solichin Salam itu masih bersifat spekulasi. (Sumber Gambar didownload dari Mr. Penulis sejarah Walisongo yang pertama kali berspekulasi bahwa kata Asmara dibelakang nama Ibrahim.Lambang NKRI.html Lambang Kerajaan Islam Samudra Pasai (1250-1524 M) yang mirip sekali dengan Lambang Garuda Pancasila.Sejarah Leluhur Walisongo(03) OPINI | 04 February 2013 | 11:14 http://sejarah. 1960).Google). Karena itu Solichin Salam mengambil kesimpulan bahwa Ibrahim Asmara itu adalah ulama berasal dari Samarkand. yang pada tahun 1420 M. tapi diucapkan dalam lidah Jawa. sehingga masih terbuka peluang untuk dilakukan revisi. sebuah kota di Asia Tengah. seperti Agus Sunyoto dalam Atlas Walisongo (Penerbit Mizan.kompasiana. Bahkan di pinggiran Kota Tuban. tertulis pada papan namanya dalam bahasa Jawa : Makam Ibrahim Asmoro Qondi. berlayar ke Jawa Timur dan tinggal di Trowulan.

Karena itu.Bisa jadi kata Asmara itu memang berasal dari kata as-Samarkand yang mengalami perubahan pengucapan. Asal usul kata Asmara dibelakang nama Ibrahim yang lebih mendekati kenyataan adalah berasal dari nama Dewi Candrawulan. keterangan dalam Kitab Tapel Adam. Akan kita lihat nanti. seperti juga Jumadil Kubro. suatu mashab yang juga dianut Kerajaan Islam Samudra Pasai. terutama jika orang ingin menelusuri sejarah Walisongo di Jawa. yang tidak memiliki hubungan langsung dengan ulamaulama dari Pasai. lebih dapat dipercaya. Sunan Kalijaga dan Sunan Muria Umar Said. Karena kedua orang ulama besar itu. Sunan Kudus dan Sunan Gunung Jati. Namannya yang sebenarnya adalah Dewi Asmara Candrawati. Sunan Drajat. Ulama-ulama Samarkand adalah ulama-ulama bermashab Syiah. Sebab bisa saja. bahwa dari sembilan orang wali yang kemudian terkenal sebagai Walisongo. kita akan menyelidiki dan membuat kontruksi tahun kelahiran Syekh Maolana Ishak dan adiknya Syekh Makhdum Ibrahim Asmara. dan Maulana Ishak. menceriterakan dalam kitabnya yang terkenal itu. Diberi nama demikian karena dia memiliki kecantikan yang luar biasa melebihi kakaknya Dyah Dwarawati. Sunan Giri. sang ulama pengembara. Tetapi bisa jadi tidak. Sejak itu masyarakat Kerajaan Campa menjulukinya sebagai Ibrahim Asmara. Ibnu Batutah. Dapat dipastikan bahwa putranya itu adalah Putra Mahkota Ahmad . yaitu Sunan Ampel. yang kemudian berubah jadi as-Sumatra. yaitu bahwa Ibrahim Asmara bukan orang Samarkand. kata as-Samudra. yang berarti Ibrahim yang berhasil menyunting Dewi Asmara Candrawati. istri Makhdum Ibrahim Asmara yang Putri Campa. kakaknya Asal usul Makhdum Ibrahim Asmara dan kakaknya Maolana Ishak sangatlah penting diketahui. Perubahan akhiran kand atau kandi menjadi ra. Sunan Bonang. Dia adalah putra Pasai asli. Banyak pangeran yang berminat meminangnya. melemahkan spekulasi ini. dia sempat menyaksikan hajat Sultan Muhammad Dzahir menikahkan putranya. bisa jadi lama-lama berubah jadi Asmara. Kelemahan lain dari spekulasi Solichin Salam adalah dari sudut fakta sejarah. Demikianlah salah satu versi asal-usul nama Ibrahim Asmara. Tetapi lepas dari mana yang benar. hanya Sunan Gresik Malik Ibrahim. kalau hanya soal perubahan pengucapan. sedang Ibrahim Asmara adalah seorang ulama bermashab Suni. bahwa pada saat beliau mengunjungi Samudra Pasai yang kedua kalinga dalam perjalannya pulang dari China kembali ke Delhi tahun 1346 M. ayahnya. Tetapi Makhdum Ibrahimlah yang berhasil menyuntingnya. telah menurunkan sejumlah wali penting anggota Dewan Walisongo.

Maulana Ishak. yaitu tahun 1347 M. merupakan peristiwa bersejarah yang amat penting. katakanlah tiga tahun. diperkirakan lahir tahun 1395 M. Sedang putra keduanya Makhdum Ibrahim Asmarakandi. Dengan demikian Jumadil Kubro diperkirakan lahir pada tahun 1371 M. pengetahuan kita tentang siklus hidup manusia yang meliputi kelahiran. Zaenal Abidin memiliki seorang putra. karena rata-rata para pangeran di Asia Tenggara menikah pada usia antara 18-25 tahun. putri sulung Zaenal Abidin yang menggantikannya dengan naik tahta pada tahun 1405 M.Kita bisa menduga jarak usia antara tahun kelahiran Jumadil Kubro dengan kakak tirinya itu tak terlalu jauh. menggantikan ayahandanya yang wafat. putra sulungnya akan lahir pada tahun 1392 M. yakni sekitar tahun 1391 M. yakni tahun 1392 M untuk Syekh Maulana Ishak dan tahun 1395 untuk adiknya Syekh Makhdum Ibrahim Asmara. berarti Zaenal Abidin akan menikah pada tahun 1367 M. Jika kita anggap kelahiran putra pertama Sultan Ahmad Jamaluddin adalah selang satu tahun setelah pernikahannya pada tahun 1346 M. yakni satu tahun setelah pernikahan Zaenal Abidin. jika sumber-sumber yang lebih valid seperti prasasti tidak tersedia . yakni Jumadil Kubro. Tetapi dari seorang selir. perkawinan dan kematian. suatu selang waktu kelahiran anak-anak yang lazim pada keluargakeluarga orang Melayu. tokoh sejarah adalah seorang manusia juga yang senantiasa terikat pada dimensi ruang dan waktu. perkawinan dan kematian. Mengikuti jejak ayahnya. diperkirakan lahir pada tahun 1368 M. Demikianlah kita telah melakukan rekonstruksi sejarah tahun kelahiran dua ulama besar Syekh Maulana Ishak dan Syekh Makhdum Ibrahim Asmara. dengan menetapkan tahun kelahiran keduanya. Tanpa mengetahui kapan seorang tokoh sejarah dilahirkan. dengan demikian Sultan Zaenal Abidin tak memiliki putra mahkota. setahun setelah pernikahan Jumadil Kubro. Jumadil Kubro sebagai pangeran Pasai juga menikah pada usia 20 tahun. yakni tiga tahun setelah kelahiran putra pertama. Sebab. Sultanah Bahiah. tidak terkecuali bagi tokoh-tokoh sejarah. maka kita dapat memperkirakan tahun kelahiran putra mahkota Zaenal Abidin. Menetapkan tahun kelahiran seorang tokoh sejarah amatlah penting. Bila kita anggap Zaenal Abidin menikah pada usia 20 tahun. Sultanah Bahiah adalah seorang putri. Karena itu sesungguhnya. Bagi manusia pada umumnya. maka tokoh sejarah itu akan berubah menjadi tokoh mitos dan legenda yang memang tidak terikat pada dimensi ruang dan waktu. dapat dijadikan salah satu metode untuk merekonstruksi masa hidup seorang tokoh sejarah.Jalaluddin yang akan naik tahta pada tahun 1354 M. peristiwa kelahiran.

putra ke dua Syekh Jumadil Kubro dan adik Syekh Maolana Ishak ?. Syekh Kusen. untuk berdakwah di wilayah Kerajaan Hindu Pajajaran. Jadi Sayyid Es ini lahir kira-kira pada tahun 1413 M. menyebutkan bahwa Syekh Maolana Ishak punya enam orang putra.Widji Saksono dalam bukunya Mengislamkan Tanah Jawa (Penerbit Mizan. Setahun setelah pernikahannya. yang bersumber dari Serat Walisana. Sunan Ngudung Rahmatullah.37 tahun merantau ke Jawa dalam rangka melaksanakan dakwah Islam. Syekh Yakub. Syekh Yakub menurunkan putra yang bernama Raden Paku. putra ketiga Syekh Maolana Ishak. Dan hasilnya cukup memuaskan ketimbang melakukan spekulasi tanpa dasar. Syekh Makhdum Ibrahim ini mendapat tugas menemani ayahnya berdakwah ke Kerajaan Campa di wilayah Indochina. Tiga tahun kemudian lahirlah putra keduanya. Sayyid Es menuju Cirebon. lahirlah anak pertamanya. lahir tiga tahun setelah Syekh Yakub lahir. Tiga dari putranya yang tertua berturut-turut adalah Sayyid Es. putra ketiganya. Memang hasilnya tidak tepat benar. Di sana Syekh Jumadil Kubro berhasil mengislamkan Raja . Akhirnya. Sedang Syekh Kusen. menuju Jepara. yaitu Sayyid Es. Pada masa itu. Cirebon dan Sunda Kelapa. Syekh Yakub menetap di Gresik karena hendak berdakwah ke wilayah Kerajaan Majapahit di Jawa Timur. kelak menjadi Sunan Giri. Kemungkina besar mereka berangkat ke Jawa atas perintah ayah mereka Syekh Maolana Ishak. Sedangkan Syekh Kusen. Syekh Yakub dan Syekh Kusen. Kelak Sayyid Es di Cirebon mempunyai seorang putra yang bernama Sayyid Zen atau Raden Abdul Qodir. Dalam kronik tradisi Cirebon dan Tanah Pasundan. Kita akan melanjutkan dengan metode yang sama untuk merekonstruksi tahun-tahun pernikahan kedua ulama besar itu. lahir pada tahun 1419 M. ketika usianya antara 30 . Bagaimana dengan Syekh Makhdum Ibrahim Asmara. Sayyid Es ini dikenal sebagai Syarif Hidayatullah. 1995). Jadi Syekh Kusen.sama sekali. pendiri Pesantren Gunung Jati. Dengan menggunakan metode yang sama kita bisa merekonstruksi tahun-tahun kelahiran ketiga putra Syekh Maulana Ishak. agar dapat berdakwah di wilayah Jawa Tengah. sudah berkembang menjadi pelabuhan yang ramai di Pantai Utara Pulau Jawa. menurunkan putra. Jepara. Gresik. tetapi cukup mendekati fakta sejarah. juga masuk wilayah Kerajaan Majapahit. Hasil penelusuran Drs. yang saat itu. sudah berusia 20 tahun dan menikah pada tahun itu juga. Dengan demikian Syekh Yakub lahir sekitar tahun 1416 M. Tuban. Tapi sampai di Jawa mereka berbagi tugas. Ketiga putra Syekh Maulana Ishak itu pada sekitar tahun 1450 M. Syekh Maulana Ishak pada tahun 1412 M.ayah dari Sunan Kudus Ja’far Sodiq.

Campa beserta segenap keluarganya. Syekh Makhdum Ibrahim Asmara. Putri pertama Raja Kiyan. putri ke dua Raja Campa Jaya Simhawarman III yang dalam Serat Walisana disebut sebagai Raja Kiyan. Mereka menikah pada tahun 1415 M. Dyah Dwarawati yang dalam Babad Tanah Jawi disebut sebagai Putri Campa. Bahkan putranya akhirnya bisa menikah dengan Dewi Candrawulan. menikah dengan Sri Kertawijaya yang saat itu masih berstatus salah satu calon putra mahkota Kerajaan Majapahit. baru menikah dengan Dewi Candrawulan pada tahun 1416 M. Putra pertamanya Raden Santri lahir tahun 1417 M.(To be continu to nex episode) . Sedang putra keduanya Raden Rahmat baru lahir tahun 1420 M.

Untunglah pada saat itu datang ke Samudra Pasai. Ke duanya bermaksud berdakwah ke Asia Tenggara. Dia sendiri adalah salah seorang bangsawan kerabat penguasa Kerajaan Tumasik yang pada tahun 1378 M. melarikan diri ke Semenanjung Malaka karena Tumasik diserbu tentara Majapahit.Dia tentu masih ingat saat Samudra Pasai di serang Majapahit tahun 1357 M.Terjadi diskusi diantara keempat tokoh itu. maka Majapahit cepat bertindak dengan menyerbu Tumasik. Zaenal Abidin. jika kelak Kerajaan Malaka itu berkembang jadi Kerajaan Hindu yang kuat.Dewan Walisana Angkatan Pertama Pada tahun 1400 M. . 2. Kerajaan Tumasik sebenarnya kerajaan yang merupakan vasal Majapahit. Pada awalnya Kerajaan Malaka ini bercorak Hindu.sehingga usinya sepuluh tahun lebih tua dari Jumadil Kubro. dua orang ulama dari Maroko dan Jeddah. yang berarti delapan wali yang mulia. Jumadil Kubro. berubah jadi Walisongo. Malik Ibrahim diperkirakan lahir tahun 1360 M. yang berarti sembilan wali yang mulia. Sedangkan ulama yang datang dari Jeddah adalah Syekh Abdul Azis.com/2013/02/07/sejarah-leluhur-walisongo04-531258.Sejarah Leluhur Walisongo (04-The End) OPINI | 07 February 2013 | 09:46 Dibaca: 216 Komentar: 0 2 menarik http://sejarah. bukan Islam. Tapi pada jaman kebangkitan kesusastraan Jawa di Kraton Surakarta pada abad ke-18 M.Tentu saja kehadiran dua ulama itu amat menggembirakan Sultan Zaenal Abidin dan putranya Syekh Jumadil Kubro yang saat itu sudah berusia diatas 30 tahun. membuat prihatin Sultan Pasai Zaenal Abidin.bukan Walisongo.kompasiana. Setelah berjuang dua puluh tahun lebih akhirnya Parameswara berhasil mendirikan Kerajaan Malaka. Ulama yang datang dari Maroko adalah Syekh Maghribi atau Syekh Maolana Malik Ibrahim. yang membuat dia dan ayah bundanya mengungsi ke luar kota.html Pada mulanya adalah Walisana. Tetapi karena ada gejal-gejala hendak menentang pemerintah pusat . Malik Ibrahim dan Abdul Azis. Berdirinya Kerajaan Malaka yang berada di sisi barat semenanjung Malaka dan lebih mendekati Kerajaan Samudra Pasai yang berada di sisi timur Pantai Sumatra Utara itu. Parameswara berhasil mendirikan sebuah Kerajaan Malaka. Dia tidak ingin peristiwa itu terjadi lagi.

Sementara itu. Putri Sultanah Bahiah pada tahun 1414 M. seperti Malaka dan Kedah. dipersunting Putra Mahkota Kerajaan Islam Malaka Iskandar. Malik Ibrahim segera berangkat ke Jawa. Pahang. . berhasil mengislamkan Raja Campa dengan seluruh keluarganya. karena Sang Raja tak bersedia memeluk Islam. Malik Ibrahim berhasil membangun pesantren yang pertama di Jawa dan sukses pula memperoleh pengikut dari kalangan rakyat jelata yang berbondong-bondong menjadi muslim. Tapi Malik Ibrahim gagal mengislamkan Raja Majapahit Wikramawardhana(1389-1429 M). Patani dan Campa. dan tiba di Gresik awal tahun 1405 M. Campa dan Kerajaan Budha Siam yang menguasai Kedah dan Malaka. Kerajaan Pajajaran di Jawa Barat dan sejumlah kerajaan bawahan yang ada di Semenanjung Malaka. Mereka sepakat untuk melancarkan dakwah Islam kepada raja-raja Kerajaan Hindu yang mengepung Samudra Pasai. Patani. Sedangkan dakwah ke wilayah Semenanjung Malaka yang berada di bawah pengaruh Kerajaan Budha Siam. Karena itu Jumadil Kubro memiliki banyak peluang untuk memanfaatkan posisinya guna melanjutkan dakwah Islam ke wilayah-wilayah lain di luar Samudra Pasai. Demikian pula Syekh Abdul Azis. Dakwah Islam kepada Raja Majapahit dan wilayah Jawa lainnya diserahkan kepada Malik Ibrahim. Syekh Jumadil Kubro dengan dibantu putranya Makhdum Ibrahim Asmara. Sayang pada tahun 1405 M. Syekh Jumadil Kubro menggantikan posisi Zaenal Abidin menjadi Ketua Forum Ulama merangkap menjadi Kadi Kerajaan Islam Samudra Pasai. pada tahun 1405 M. Sultan Malaka itu berbesanan dengan Sultanah Bahiah dari Samudra Pasai. dengan bantuan orang-orang Pasai yang tinggal di Gresik. Walaupun begitu. diserahkan kepada Abdul Azis. Sejak itu Kerajaan Malaka menjadi Kerajaan Islam yang pertama di Semenanjung Malaka. seperti Kerajaan Majapahit di Jawa Timur. Bahkan kelak pada tahun 1414 M. berhasil mengislamkan Parameswara dan memberinya gelar Sultan Muhammad Syah (1400 -1414 M). Penggantinya adalah putri sulungnya. yakni Majapahit yang menguasai Tumasik. Sultanah Bahiah. Dakwah ke wilayah Semenanjung Malaka dan Indochina yang merupakan vasal Majapahit seperti Pahang.Saat itulah rupanya mulai terbentuk semacam forum diskusi para ulama dengan anggota yang amat terbatas diantara mereka dengan pimpinan Sultan Zaenal Abidin yang saat itu usianya sudah di atas lima puluh tahun. diserahkan kepada Jumadil Kubro. Saat itu wilayah di Semenanjung Malaka berada di dalam pengaruh dua kerajaan besar. Sultan Zaenal Abidin wafat dalam usia 58 tahun.

Kapan Syekh Jumadil Kubro wafat. Syekh Jumadil Kubro menyerahkan semua tugas-tugasnya di Samudra Pasai kepada putra sulungnya Syekh Maolana Ishak. Maolana Ishak dan Makhdum Ibrahim Asmara.Pernikahan putri Sultanah Bahiah dengan Putra Mahkota Kerajaan Islam Malaka Iskandar tahun 1414 M. Untuk mengatasi kekosongan ulama anggota Dewan Walisana di Jawa. Hubungan Jumadil Kubro dengan Dyah Dwarawati atau Putri Campa juga cukup dekat. Sementara itu ulama-ulama anggota Dewan Walisana menumpuk di Samudra Pasai. Syekh Abdul Azis. putra Raja Majapahit Wikramawardhana(1389-1429 M). . Dua yang terakhir adalah anggota muda Dewan Walisana Angkatan Pertama. Mojokerto yang merupakan jantung pusat pemerintahan Kerajaan Majapahit. lewat pernikahan Ibrahim Asmara putra Jumadil Kubro dengan Dyah Candrawulan adik Dyah Dwarawati. yaitu Majapahit di Jawa Timur dan Pajajaran di Jawa Barat. Di Campa sudah ada Syekh Ibrahim Asmara. Ketika tiba di Majapahit. Syekh Jumadil Kubro sudah berusia menjelang 50 tahun. Putri Campa yang menjadi istri Kertawijaya.Di Malaka sudah ada Syekh Abdul Aziz yang terus mendampingi Kerajaan Malaka. Syekh Malik Ibrahim. karena di Jawa saat itu ada dua Kerajaan Hindu yang cukup besar. Syekh Malik Ibrahim. Inilah cikal bakal dari Dewan Walisana yang bisa disebut sebagai Dewan Walisana Angkatan Pertama. maka pada tahun 1420 M. Akibatnya di Jawa tidak ada satupun ulama anggota Dewan Walisana. sangat memudahkan tugas-tugasnya melaksanakan dakwah Islam di kalangan rakyat Majaphit tanpa gangguan yang berarti dari kalangan istana. Kedekatan Syekh Jumadil Kubro dengan kalangan Istana Majapahit. Kehadiran Syekh Jumadil Kubro di Trowulan menunjukkan bahwa dia punya hubungan dekat dengan kalangan Istana Kerajaan Majapahit. Padahal posisi Jawa sangat strategis. Kabupaten Mojokerto. antara lain disebabkan oleh peran Syekh Jumadil Kubro juga. tidak dapat ditetapkan dengan pasti. dijadikan momentum yang tepat untuk membentuk suatu forum ulama yang lebih luas yang jumlah anggotanya delapan orang. Mereka berdua menikah pada tahun 1415 M. Mereka adalah : Syekh Jumadil Kubro. satu-satunya anggota Dewan Walisana yang berada di Jawa wafat. Syek Subakir. Tetapi dia wafat disitu dan makamnya ditemukan di Trowulan. dan orang yang berjasa mempertemukan keduanya adalah Syekh Jumadil Kubro. hingga Kerajaan Malaka menjadi Kerajaan Islam yang besar. Memang di Trowulan lah tinggal Dyah Dwarawati. Syekh Muhammad Al Akbar. Sikap toleran yang diperlihatkan kalangan istana terhadap perkembangan Islam yang makin menguat di kalangan rakyat jelata. Syekh Malik Israil. Syekh Jumadil Kubro sendiri langsung berlayar ke Jawa menuju Jawa Timur dan menetap di Trowulan. Jumadil Kubro adalah besan dari ayahnya Raja Kerajaan Campa Kiyan. Tetapi pada tahun 1419 M.

Mereka mendarat di Cirebon yang saat itu merupakan wilayah Kerajaan Pajajaran. Karena menurut Drs. tetapi yang mengabaikan ajaran Syariat Islam. pada masa . mengajarkan Islam berbasis ajaran Syariat. Pesantren Syekh Datuk Kahfi ini. hingga muncul Dewan Walisana Angkatan Kedua. Syekh Siti Jenar yang melakukan oposisi dan menantang secara terbuka Islam Syariat yang diajarkan ulama-ulama anggota Dewan Walisana. Jawa Timur. Syekh Jumadil Kubro(1371-……. Syekh Makhdum Ibrahim Asmara. serta Syekh Baghdad. Adapun yang tercatat sebagai leluhur dari Walisongo hanyalah Sultan Samudra Pasai Zaenal Abidin (1383-1405 M).Kraemer. ada juga rombongan ulama lain yang mengikuti jejak Syekh Jumadil Kubro. Para ulama yang mendarat di Cirebon itu antara lain Syekh Datuk Kahfi. Akibatnya terjadilah dualisme dalam pola ajaran Islam yang disebarkan di Jawa. Kelak rivalitas semakin meruncing. Anggotanya juga terdiri dari hanya delapan orang ulama.).Pada tahun 1420 M. tetapi ke Jawa Barat. adalah pesantren pertama di Jawa yang mengajarkan Islam berdasar ajaran Mistik atau Tassawuf. Rombongan ulama ini tidak ke Jawa Timur.Widji Saksono. wafat di Campa. Syekh Makhdum Ibrahim Asmara adalah ayah Sunan Ampel (1420 . karena tidak menurunkan seorang wali pun yang sempat menjadi anggota Dewan Walisana. Pesantren Syekh Datuk Kahfi adalah pesantren pertama yang didirikan di wilayah Jawa Jawa Barat. tetapi yang tidak mengabaikan ajaran hakekat dan makrifat.1443 M).). Sedang Syekh Jumadil Kubro. dan sejak itu sebenarnya mulailah terjadi rivalitas di antara keduanya. Pada masa Sunan Ampel. Syekh Abdurahman dan adiknya Syekh Abdurahim. Mojokerto. saat dari Pesantren Syekh Datuk Kahfi muncul seorang tokoh mistikus besar dari Jawa. seorang orientalis Belanda sempat menjuluki Syekh Siti Jenar sebagai Al Hallaj van Java. Bukan sembilan ulama.Syekh Maolana Ishak (1392……. Namun demikian Syekh Datuk Kahfi tidak termasuk leluhur Walisongo. wafat di Trowulan. dan Syekh Makhdum Ibrahim Asmara( 1395. Sedangkan para ulama Dewan Walisana. Dewan Walisana direorganisasi kembali.1481 M). Tapi seiring dengan perjalanan waktu. kata sana berasal dari kata tsana yang mengandung arti delapan atau juga berarti mulia.. selain Syekh Jumadil Kubro yang bertolak dari Samudra Pasai menuju Jawa. Karena itu arti Dewan Walisana adalah Dewan Wali atau Dewan Ulama yang terdiri dari delapan ulama atau wali mulia. H.Sultan Zaenal Abidin dan cucunya. Arti wali sendiri adalah wakil atau penerus dan pewaris ajaran Nabi saw dan identik dengan pengertian ulama. Syekh Maolana Ishak wafat di Pasai. Di situ Syekh Datuk Kahfi dan kawan-kawannya berhasil mendirikan pesantren yang dikenal sebagai Pesantren Syekh Datuk Kahfi.

Gbr:Pinjam dari buku Atlas Walisongo.Sumber Gambar Ibid) . Mojokerto. Sunan Gunung Jati. Sunan Drajat.kebangkitan kesusastraan Jawa di Kraton Surarakarta pada abad ke -18 M. istilah Walisana berubah menjadi Walisongo yang berarti sembilan orang wali mulia yang amat di hormati.Karangan: Agus Sunyoto.2012). Sunan Bonang Makhdum Ibrahim.(The End).Penerbit Mizan. Sunan Muria. Mereka itu adalah Sunan Gresik Malik Ibrahim. Sunan Kalijaga. (Makam Syekh Jumadil Kubro. (Papan Nama pada Makam Syekh Jumadil Kubro. Sunan Giri dan Sunan Ampel. Sunan Kudus. Leluhur Walisongo.di Trowulan.