You are on page 1of 3

Laporan Kasus SMF Ilmu Penyakit Telinga, Hidung dan Tenggorok RSUD dr.

Soebandi Jember Nama : Trianang Setyawan Alifiani Nurrohmah Marthin Kolelupun Robert Harijanto Pembimbing: dr. Bambang Indra Sp. THT dr. Maria K. Sp. THT dr. Djoko Kuntoro Sp. THT I. Identitas Pasien Nama Jenis Kelamin Umur Status marital Agama Pekerjaan Alamat

: Tn. ZA : Laki-laki : 23 tahun : Belum menikah : Islam : Pegawai bengkel : Manggisan Tanggul

II. Anamnesis A. Keluhan Utama Keluar cairan dari telinga kanan. B. Riwayat Penyakit Sekarang Pasien datang dengan keluhan keluar cairan berwarna kuning keruh dari telinga kanan sejak 2 bulan yang lalu, hilang timbul. Pasien juga mengeluh pendengarannya menurun dan gembrebeg. Tidak ada nyeri telinga, telinga juga tidak gatal. Tidak ada nyeri kepala. Pasien tidak demam dan tidak sedang batuk pilek. C. Riwayat Penyakit Dahulu Pasien pertama kali keluar cairan dari telinganya pada usia 15 tahun karena terkena senapan angin. Cairan keluar kurang lebih 15 hari kemudian berhenti. D. Riwayat Penyakit Keluarga Tidak ada keluarga yang sakit seperti pasien. E. Riwayat Pengobatan Pasien belum berobat atau mengobati telinganya. F. Riwayat Alergi Disangkal. III. Pemeriksaan Fisik Status Generalis: Kesadaran

: komposmentis

1

Sekret . AS normal Kesan: AD CHL B. Hidung Inspeksi: Septum deviasi: Konka : hiperemi -/2 .Keadaan umum Tanda tanda vital Kepala/ leher : baik : T: 120/80 mmHg RR: 20x/mnt N: 80 x/mnt t: 36.Hiperemi .Edema .Perforasi AD dbN AS dbN - sde sde sde sde sde Putih mutiara + - Putih + sentral Putih mutiara + - Palpasi: Tragus pain: Nyeri tekan belakang telinga: Tes Penala: Rinne +/+ Weber lateralisasi ke AD Scwabah AD memendek.Edema .Serumen Membran Timpani .Bulging .8 C : dalam batas normal Status Telinga Hidung dan Tenggorokan A.Bulging . Telinga Inspeksi: sebelum tindakan Auricula CAE .Retraksi .Perforasi AD dbN + AS dbN - sesudah tindakan Auricula CAE .Hiperemi .Serumen Membran Timpani .Retraksi .Sekret .Warna Reflek cahaya .Warna Reflek cahaya .

demam (-).OMA stadium perforasi . Diagnosis Kerja OMSK VII.Antibiotik oral Clindamycin 3 x 150 mg 5-7 hari .T1 hiperemi -/odem -/Mukosa faring : hiperemi – granulasi – IV. V. Hidung dan tenggorok dalam batas normal.OMSK .OE VI. Tenggorok edema -/: sekret -/- Inspeksi: Uvula : di tengah Tonsil : ukuran T1.Analgesik Asam mefenamat 3 x 500 mg (prn) IX. otalgia(-). Penatalaksanaan .Meatus Palpasi: Krepitasi: Nyeri tekan daerah sinus: C. Diagnosis Banding . bau(-). Colme (Klorampenikol 10%. Pemeriksaan Penunjang Audiometri VIII. CHL. Lidokain HCl 4%) . nyeri kepala (-). perforasi sentral(+). Pada pemeriksaan ditemukan: AD: otoroe mukopurulen 2 bulan.Obat tetes telinga H2O2 3%. gembrebeg (+). pilek (-). Prognosis Ad vitam : dubia ad bonam Ad fungtionam : ad bonam 3 . AS: dalam batas normal. gatal (-). Batuk (-). Resume Seorang laki-laki usia 23 tahun.