You are on page 1of 4

Mengestimasikan arus kas Langkah yang paling penting dan paling sulit dalam penganggaran modal adalah mengestimasikan

arus kas suatu proyek yaitu pengeluaran investasi dan arus kas masuk bersih per tahun setelah suatu proyek dijalankan. Banyak variabel di dalamnya dan banyak individu dan departemen berpartisipasi dalam proses ini

Mengidentifikasi Arus kas yang relevan Titik awal dari setiap analisis penganggaran modal adalah mengidentifikasi arus kas relevan yang diartikan sebagai serangkaian kas yang spesifik yang harus diperhitungkan di dalam pengambilan keputusan. Di dalam mengestimasikan arus ka nada 2 peraturan penting yaitu : 1. Keputusan penganggaran modal harus di dasarkan atas arus kas bukannya laba akuntansi 2. Hanya penambahan arus kas ( incremental saja yang relevan

Arus Kas Proyek versus Laba Akuntansi

Rumus untuk menghitung arus kas bebas adalah sebagai berikut : Arus kas bebas = laba operasi + Depresiasi - Pengeluaran Modal - Perubahan dalam modal kerja operasional - (jumlah Aktiva Sekarang Jumlah Kewajiban Spontan)

EBIT (1-T)

+ Depresiasi

- Pengurangan Modal

Nilai sebuah perusahaan tergantung pada jumlah arus kas bebasnya, demikian pula nilai suatu proyek. Namun perlu di pahami bahwa arus kas proyak berbeda dari laba akuntansi.

Biaya Aktiva Tetap Dalam proyek membutuhkan aktiva dan pembelian aktiva menggambarkan arus kas negatif. Walaupun perolehan aktiva mengakibatkan arus kas keluar dalam penyajiannya pembelian aktiva tetap tidak di sajiakan sebagai pengurang dari laba akuntansi. Sebagai gantinya dengan mengurangkan beban depresiasi tiap tahun sepanjang umur aktiva tersebut. Biaya total sebuah aktiva tetap termasuk biaya pengiriman dan pemasangan. Ketika perusahaan membeli aktiva tetap biasanya perusahaan sering kali mengeluarkan biaya untuk pemasangan cukup

besar. Biaya total peralatan termasuk biaya pengiriman dan pemasangan, yang digunakan sebagai dasar depresiasi pada saat depresiasi di perhitungkan. Aktiva tetap sering kali dapat dijual pada akhit umu proyek. Jika hal ini terjafi maka uang hasil penjualannya setelah pajak akan mencerminkan suatu arus kas positif.

Beban Nonkas Dalam menghitung laba bersih,biasanya mengurangkan beban depresiasi dari pendapatan. Walaupun tidak mengurangkan harga pembelin aktiva tetap dala penghitungan akntansi, tetapi mengurangi beban depresiasi setiap tahun. Depresiasi melindungi laba terhadap pajak dan hal ini memilikidampak pada arus kas,tetapi depresiasi itu sendiribukanlah suatu arus kas.

Perubahan dalam Modal Kerja Operasi Bersih Peningkatan aktiva lancar yang dihasilkan dari proyek baru dikurangi dengan peningkatan utang dagang dan akrual secara spontan. Utang dagang dan akrual bertambang secara spontan sebagai akibat dari adanya ekspansi dan hal ini akan mengurangi kas yang dibutuhkan untuk membiayai persediaan dan piutang. Perbedaan antara peningakatan dalam aktiva lancar yang dibutuhkan dengan peningkatan utang lancar secara spontan di sebut perubahan dalammodal kerja operasi bersih (change in net working capital).

Pembayaran Bunga Tidak di perhitungkan Dalam Arus Kas Proyek Mendiskontokan biaya modadari arus kas proyek dan biaya modal adalah rata rata tertimbsng dari biaya utang , saham peferan dan saham biasa (WACC) ,yang di sesuaikan dengan risiko proyek (bab 10).

Arus Kas Tambahan Dalam mengevaluasi suatu proyek maka kita harus memusatkan perhatian pada aras kas yang terjadi dan jika menerima proyek tersebut. Arus ka ini biasa di sebut arus kas bersih (incremental cash flow). Arus kas bersih adalah arus kas yang dapat berhubungan dengan suatu proyek investasi. Ada tiga masalah khusus dala menentukan arus kas tambahan, yaitu : Biaya Tertanam Biaya tertanam atau (sunk cost) adalah suatu pengeluaran yangtelah terjadi, sehingga tidak terpengaruh oleh keputusan yang sedang di pertimbankan. Karena biaya tertanam bukanlah biaya tambahan , maka tidak bolrh di masukkan ke dalam data analisis.

Biaya Kesempatan Biaya kesempatan (opportunity cost) merupakan arus kas yang dapat di peroleh dari aktiva yang telah dimiliki oleh perusahaan apabila arus kas tersebut tidak di pergunakan untuk proyek yang bersangkutan.

Pengaruh Pada Bagian Lain dari Perusahaan : eksternalitas Pengaruh yang dimiliki proyek terhadap bagian bagian lain dari perusahaan, yang di sebut para ekonom sebagai ektenalisasi (eksternalities). Atau pengaruh yang dimiliki proyek terhadap arus kas bagian lain dari perusahaan. Namun dalam auskas bagian lain dari perusahaan akan menghasilka pproduk baru. Apa bila suau proyek baru mengambil penjualan dari produk yang sudah ada maka hal ini sering di sebut kanibalisasi (canibalization).

Penentuan Waktu Arus Kas Penentuan waktu arus kas harus di erhitungkan secara tepat. Laporan aba rugi akuntansi dinyatakn untuk periode seperti tahunan atau bulanan, sehingga tidak mencermn=inkan secara tepat kapan didalam satu periode pemasukan atau pengeluaran ituterjadi. Karena nilai waktu uang , arus kas penganggaran modal secara teori harus di analisis tepat pada saatkas tersebut terjadi. Banyak proyek yangberasumsi bahwa aru kas terjadi pada akhir tahun. Namun untuk beberapa proyek lain, mingkin akan bermanfaat untuk berasumsi arus kas terjadi di pertengahan tahun, atau bahkan kuarta atau bulanan.

Pengevaluasi Proyek Penganggaran Modal

Kita telah membahas beberapa aspek dalam mennanalisis arus kas, tetapi kit belum menlihat bagaimana aprk aspek tersebut akam mempengaruhi pengambilan keputusan penganggaran modal. Proyek yang potensial akan menciptakan nailai bagi pmegang saham perusahaan jika dan hanyajika nilai sekarang bersih dari arus kas tambahan proyek tersebut positif. Arus kas tambahan sangat di pengaruhi apakah proyek ini merupakan proyek ekspansi baru atau proek pengganti. Proyek ekspansi baru (new ekspansion proect) didefinisikan sebagai suatu proyek dimana perusahaan berinvestasi pada aktiva baru untuk meningkatkan penjualan. Dan arus kas tambahan hanya berupa aus kas masuk dan keluar priyek tersebut. Proyek pengganti (replacement project) terjadi apabila perusahaan mengganti aktiva yang sudah ada dengan aktiva baru. Dan dalam hal ini arus kas tambahan adalah tambahan pemasukan dan pengeluaran yang terjadi dari investasi pada aktiva baru.

Meskipuan tedapat perbedaan prinsip dasar untuk mengevaluasi proyek ekspansi dan proyek pengganti adalah sama. Dalam setiap kasuss umumnya akan memperhitungkan hal-hal berikut : Pengeluaran investasi awal Arus kas operasi selama umur proyek Arus kas tahun terakhir

Untuk setiap tahum dalam umur proyek. Arus kas bersih ditetapkan sebagai jumlah dari arus kas masing-masing tiga kategori. Arus kas bersih tahunan ini selamjutnya akan ditampilka dlam garis waktu dan digunakan untauk menghitun NPV dan IRR dari proyek.

Analisis Arus Kas Prroyek modal dapat dianalisis dengan menggunakan kalkulator, kertas, dan alat tylis atau dengan program spreadsheet seperti excel. Untuk tujuan ujian mungkin harus mengerjakan menggunakan kalkolator tetapi untuk tujuan yang menjadi jelas ketika mengikuti bab ini , spreadsheet dlam praktiknya akan lebih sering digunakan. Meskipun demkian , langkah langkah yang terdapat dalam analisis penganggaran modal masih tetap sama meskipun menggunakan kalkulator atau computer untuk mendapat jawabannya.

Dalam table 11.1 dibagi manjadi 5 bagian : (1) data input,(2) Skedul Depresiasi , (3) Nilai Sisa Bersih, (4) Proyeksi Arus Kas Bersih dan (5) Output Utama. Terdapat 2 penambahan yaitu bagian 6 dan 7 yang berhubungan dengan analisis resiko yang akan di bahas pada aat membahas analisis sensitivitas dan skenario.