A. PENGERTIAN Kehamilan ganda atau hamil kembar adalah kehamilan dengan dua janin atau lebih.

(Ilmu Kebidanan : 386)

B. ETIOLOGI 1. Faktor-faktor yang mempengaruhi : bangsa, umur, dan paritas, sering mempengaruhi kehamilan kembar 2 telur. pada kembar yang berasal dari satu telur, faktor bangsa, hereditas, umur dan paritas tidak atau sedikit sekali mempengaruhi terjadinya kehamilan kembar itu. Diperkirakan disini penyebabnya adalah faktor penghambat dalam masa pertumbuhan dini hasil konsepsi. Faktor penghambat yang mempengaruhi segmentasi sebelum blastula terbentuk, menghasilkan kehamilan kembar dengan dua amnion, dua korion, dan dua plasenta seperti pada kehamilan kembar dizigotik. Bila faktor penghambat terjadi setelah blastula tetapi sebelum amnion terbentuk, maka akan terjadi kehamilan kembar dengan 2 amnion, sebelum primitive streak tampak, maka akan terjadi kehamilan kembar dengan 1 amnion. Setelah primitive streak terbentuk, maka akan terjadi kembar dempet dengan berbagai bentuk. 2. Faktor obat-obat induksi ovulasi: Profertil, Clomid, dan hormon gonadotropin dapat menyebabkan kehamilan dizigotik dan kembar lebih dari dua. 3. faktor lain dengan mekanisme tertentu menyebaabkan matangnya 2 atau lebih folikel de graaf atau terbentuknya 2 ovum atau lebih dalam 1 folikel.. kemungkinan pertama dibuktikan dengan ditemukannya 21 korpora lutea pada kehamilan kembar. Pada fertilisasi in vitro dapat pula terjadi kehamilan kembar, jika telur-telur yang diperoleh dapat dibuahi lebih dari satu dan jika semua embrio yang kemudian dimasukkan ke dalam rongga rahim ibu tumbuh dan berkembang lebih dari satu. 4. Faktor keturunan. 5. Faktor lain yang belum diketahui.

C. JENIS GEMELLI 1. Kehamilan kembar monozigotik Kehamilan kembar yang terjadi dari satu telur disebut kembar monozigotik atau disebut juga identik, homolog atau univoler. Kembar monozigot berarrti satu telur yang dibuahi sperma, lalu membelah dua.

Sedangkan pada pembelahan kedua. Dua pertiga mempunyai 1 plasenta. Kira-kira satu pertiga kehamilan kembar monozigotik mempunyai 2 amnion. sementara bayi satunya tidak. tapi rahim hanya punya satu plasenta. Kembar dizigotik mempunyai 2 plasenta. binovuler. Jadi biasanya kembar siam terjadi pada monozigot yang pembelahannya lebih dari 13 hari. dari 1 atau 2 amnion. Kehamilan kembar dizigotik Kira-kira dua pertiga kehamilan kembar adalah dizigotik yang berasal dari 2 telur. Superfekundasi dan superfetasi Superfekundasi adalah pembuahan dua telur yang dikeluarkan pada ovulasi yang sama pada 2 koitus yang dilakukan dengan jarak waktu pendek. tapi bayi masih membelah dengan baik Pada pembelahan ke empat. 2. kulit dan ukuran antropologik pun sama. kadang-kadang 2 plasenta tersebut menjadi satu. Masa pembelahan sel telur terbagi menjadi 4 waktu. sehingga kemungkinan terjadi kembar siam cukup besar. rambut. disebut juga heterolog. Jenis kelamin sama atau berbeda. Keadaan ini tak dapat dibedakan dengan kembar dizigotik. Kehamilan demikian ini sulit . Kira-kira sepertiga kehamilan kembar adalah monozigotik. 2 korion dan 2 amnion. rahim hanya punya satu placenta dan satu selaput ketuban. Kadang-kadang 2 plasenta menjadi satu. 9 – 12 dan 13 hari atau lebih. kuping. selaput ketuban tetap dua. Pasalnya waktu pembelahan telalu lama sehingga sel telur berdempet. mata. Sidik jari dan telapak sama. yaitu 0 – 72 jam. Pada kondisi ini. bisa saja salah satu bayi mendapat banyak makanan. Akibatnya perkembangan bayi bisa terhambat. 4 – 8 hari. 2 korion. mereka berbeda seperti anak-anak lain dalam keluarga.Masa pembelahan berpengaruh terhadap kondisi bayi kelak. 1 korion. Lalu pada pembelahan ketiga selaput ketuban dan plasenta masing-masing hanya sebuah. atau fraternal. Jenis kehamilan kedua anak sama. Satu bayi kembar mungkin kidal dan lainnya biasa karena lokasi daerah motorik di korteks serebri pada kedua bayi itu berlawanan. Pada pembelahan pertama akan terjadi diamniotik yaitu rahim mempunyai dua selaput ketuban dan dikorionik atau rahim mempunyai dua plasenta. dan 2 plasenta. rupanya sama atau bayangan cermin. gigi. atau terbalik satu terhadap lainnya.

akan tetapi dapat ditemukan pada kuda.pada jantung janin yang satu. D. Pada triplet kurang dari 2000 gram dan untuk kuadruplet kurang dari 1500 gram. Suatu faktor penting dalam hal ini adalah kecendrungan terjadinya partus prematurus. Pada janin yang mendapat darah lebih banyak dapat terjadi hidramnion. Keadaan ini pada manusia belum pernah dibuktikan. Tapi pertumbuhan janin baik sedangkan pada janin kedua dapat menderita anemia. peredaran darahnya lebh sempurna daripada janin yang lain sehingga terjadi gangguan pertumbuhan pada satu janin. Superfetasi adalah kehamilan kedua yang terjadi beberapa mingggu atau beberapa bulan setelah kehamilan pertama terjadi. Fetus Papiraseus . pertumbuhan janin kecil. 3. dapat berbeda antara 50 sampai 1000 gram. Berat badan kedua janin pada kehamilan kembar tidak sama. Berat badan janin pada kehamilan kembar lebih ringan dari pada janin pada kehamilan tunggal pada umur kehamilan yang sama. Berat badan yang baru lahir umumnya pada kehamilan kembar kurang dari 2500 gram. Dalam pertumbuhan yang bersaing antara kedua janin hamil kembar dapat terjadi :  Terjadi monstrum. Berat badan satu janin pada kehamilan kembar rata-rata 1000 gram lebih ringan dari pada janin kehamilan tinggal.dibedakan dengan kembar dizigotik. Pada tahun 1910 oleh Archer dilaporkan bahwa seorang wanita berkulit putih yang melakukan koitus berturut-turut dengan seorang kulit putih dan kemudian dengan seorang negro melahirkan bayi kembar dengan satu bayi berwarna putih dan yang lainnya berupa mullato. akardiakus Pada kehamilan kemabr monozigotik peredaran darah terjadi tidak seimbang karena perbedaan pembuluh darah. PERTUMBUHAN JANIN 1. oligohidramnion. 2. Macam-macamnya :  Akardiakus akornus ialah monstrum tanpa badan Akardiakus asefalus ialah monstrum yang hanya terdiri atas panggul dan ekstremitas bawah Akardiakus amorfus ialah monstrum tanpa bentuk yang terdiri atas jaringan ikat yang mengandung berbagai alat rudimeter dan diliputi kulit. selain itu juga dapat terjadi polisitemia.

Berbagai kombinasi letak.6%) Letak dan presentasi '69' adalah letak yang berbahaya. F. presentasi kepala (44-47%). DIAGNOSIS KEHAMILAN KEMBAR 1. E. LETAK PADA PRESENTASI JANIN Pada hamil kembar sering terjadi kesalahan presentasi dan posisi kedua janin. Penemuan plasenta ini dapat menjadi indikator kemungkinan masih tertinggal janin kedua dalam uterus.Ini terjadi pada kembar dizigotik dimana satu janin meninggal dan yang lainnya tumbuh terus sampai matur. fibritik dan berbatas tegas. Perut lebih buncit dari semestinya sesuai dengan umur tuanya kehamilan Anamnesis Gerakan janin lebih banyak dirasakan ibu hamil Uterus terasa lebih cepat membesar Pernah hamil kembar atau ada riwayat keturunan kembar. karena dapat terjadi kunci-mengunci (interlocking). Letak membujur.2-0. Tapi ini sangat jarang terjadi. Dapat pula satu konseptur mengalami perubahan menjadi mola hidatidosa sedangkan yang lain tumbuh terus sampai matur dan dilahirkan hidup. presentasi dan posisi bisa terjadi. keras. Janin yang mati diabsobsi atau masih ditemukan dalam uterus. Plasenta fetus papiraseus berwarna putih. Cairan amnion dapat diserap semua dan janin berubah menjadi gepeng (fetus papiraseus/kompresus). misalnya dari letak lintang berubah jadi letak sungsang atau letak kepala. Jika tertinggal dalam uterus dapat menyebabkan infeksi dan perdarahan.5-2%) Dua-duanya letak lintang (0.3) Letak lintang dan presentasi bokong (1. yang paling sering dijumpai adalah: Kedua janin dalam letak membujur. presentasi kepala bokong (37-38%) Keduanya presentasi bokong (8-10%) Letak lintang dan presentasi kepala (5-5. 2. Begitu pula letak janin kedua dapat berubah setelah janin pertama lahir. Inspeksi dan palpasi .

- Gerakan-gerakan janin terasa lebih sering. Teraba ada 2 balotemen. Reaksi kehamilan Karena pada hamil kembar umumnya plasenta besar atau ada 2 plasenta. 3. 6.- Pada pemeriksaan pertama dan ulangan ada kesan uterus lebih besar dan lebih cepat tumbuhnya dari biasa. Hal ini dapat dikacaukan dengan mola hidatidosa. . Kadangkala diagnosa baru diketahui setelah bayi pertama lahir. 7. Auskultasi Terdengar 2 denyut jantung janin pada 2 tempat yang agak berjauhan dengan perbedaan kecepatan sedikitnya 10 denyut permenit atau bila dihitung bersamaan terdapat selisih 10. Rontgen foto abdomen Tampak gambaran 2 janin. 4. 5. uterus masih besar dan ternyata ada satu janin lagi dalam rahim. Ultrasonografi Bila tampak 2 janin atau dua jantung yang berdenyut yang telah dapat ditentukan pada triwulan I. Teraba ada 3 bagian besar janin. kadang-kadang sampai 1/200. Elektrokardiogram total Terdapat gambaran dua EKG yang berbeda dari kedua janin. Frekuensi hidramnion pada hamil kembar sebesar 10 kali lipat lebih besar daripada kehamilan normal. GAMBAR KLINIK KEHAMILAN KEMBAR Pada kehamilan kembar dengan peregangan uterus yang berlebihan dapat terjadi persalinan prematuritas. bagian-bagian kecil teraba lebih banyak. jadi titrasi reaksi kehamilan bisa positif. maka produksi HCG akan tinggi. G. Kebutuhan ibu akan zat-zat makanan pada kehamilan kembar bertambah sehingga terjadi difisiensi nutrisi seperti anemia yang dapat mengganggu pertumbuhan janin. Kehamilan kembar sering terjadi bersamaan dengan hidramnion dan toksemia gravidarum.

Kemungkinan penyulit pada kehamilan kembar Ibu Anemia Hipertensi Partus Prematurus Atonia Uteri Hidramnion Malpresentasi Plasenta previa Solusio plasenta Bayi Perdarahan pasca persalinan Ketuban pecah dini dan toksemia gravidarum Pertumbuhan janin terhambat Kelainan bawaan Morbiditas dan mortalitas perinatal meningkat H. Terhadap Ibu Kebutuhan akan zat-zat bertambah. Setelah persalinan terjadi gangguan kontraksi otot rahim yang menyebbakan atonia uteri menimbulkan perdarahan Keluhan yang sering terjadi pada kehamilan kembar diantranya sesak nafas sering ingin kencing / edema tungkai. PENGARUH TERHADAP IBU DAN JANIN 1. sehingga dapat menyebabkan anemia dan defisiensi zat-zat lainnya. Frekuensi pre-eklamsi dan eklamsi lebih sering. Kemungkinan terjadinya hidramnion bertambah 10 kali lebih besar. Solusio plasenta dapat terjadi setelah persalinan anak pertama karena retraksi otot rahim berlebihan.Keregangan otot rahim yang menyebabkan iskemia uteri dapat meningkatkan kemungkinan preeklampsia dan eklampsia. pembesaran pembuluh darah (varises) Dengan janin (bayi) yang relatif berat badannya rendah menyebabkan morbiditas dan kematian yang tinggi. Perjalanan persalinan dapat terjadi lebih lama. .

- Dapat terjadi inersia uteri. 4. Waspadalah atas kemungkinan terjadinya perdarahan postpartum. Sering terjadi kesalahan letak janin. koitus dan perjalanan jauh sebaiknya dihindari. J. Bila anak pertama letaknya membujur. 3. . 3. Tunggu. Jadi kemungkinan terjadinya bayi prematur akan tinggi. 2. maka angka kematian bayi kedua tinggi. serta terdapat edema dan varises pada tungkai dan vulva. ibu mengeluh sesak napas. Pemakaian korset gurita yang tidak terlalu ketat diperbolehkan. sambil memeriksa tekanan darah dan lain-lain. lakukan periksa luar. kala I diawasi seperti biasa. ditolong seperti biasa dengan episiotomi mediolateralis. Terhadap Janin Usia kehamilan tambah singkat dengan bertambahnya jumlah janin pada kehamilan kembar: 25% pada gemeli. 2. I. yang akan lahir 4 minggu sebelum cukup bulan. perdarahan postpartum. dan golongan darah. supaya terasa lebih ringan. karena akan merangsang partus prematurus. 50% pada triplet. PENANGANAN DALAM KEHAMILAN Perawatan prenatal yang baik untuk mengenal kehamilan kembar dan mencegah komplikasi yang timbul. Tunggu dan pimpin persalinan anak kedua seperti biasa. Bila sesudah bayi pertama lahir terjadi solusio plasentae. sering miksi. Setelah kehamilan 30 minggu.- Karena uterus yang besar. yang juga akan mempertinggi angka kematian janin. Setelah itu baru waspada. Hb. Periksa darah lengkap. ketuban dipecahkan pelan-pelan supaya air ketuban tidak mengalir deras keluar. PENANGANAN DALAM PERSALINAN 1. dan 75% pada quadruplet. Bila anak kedua terletak membujur. Biasanya dalam 10-15 menit his akan kuat lagi. dan solusio plasenta sesudah anak pertama lahir. 4. 1. maka sebaiknya pasang infus profilaksis. dan bila diagnosis telah ditegakkan pemeriksaan ulangan harus lebih sering (1 x seminggu pada kehamilan lebih dari 32 minggu). 2. periksa dalam untuk menentukan keadaan anak kedua.

tangan kiri menahan kepala bayi agar tidak defleksi maksimal hingga sub oksipito lahir sebagai hipomoklion. maka janin dilahirkan dengan cara operatif obstetrik - Pada letak lintang coba versi luar dulu. Lakukan penahan perineum dengan tangan kanan.2 mg methergin intravena. Kala IV diawasi terhadap kemungkinan terjadinya perdarahan postpartum: berikan suntikan sinto-metrin yaitu 10 satuan sintosinon tambah 0. anak pertama letak sungsang dan anak kedua letak kepala. Mekanisme Persalinan Kepala-kepala Saat kepala bayi membuka vulva 5-6 cm. lakukan pertolongan persalinan seperti anak pertama. tangan kiri menahan kepala bayi agar tidak defleksi maksimal hingga sub oksipito lahir sebagai hipomoklion. Lalu anak kedua dilahirkan secara bracht :    Pertolongan dimulai setelah bokong anak lahir. atau lahirkan dengan cara versi dan ekstraksi. sehingga kedua ibu jari terletak pada lipat paha dan jari lainnya menggenggam bokong . ekstraksi bokong atau kaki. persalinan dipercepat dengan ekstraksi vakum atau forseps.- Bila ada kelainan letak pada anak kedua. Mekanisme Persalinan Letak Bokong Kepala Bila kepala yang masuk PAP terlebih dahulu. Saat kepala bayi membuka vulva 5-6 cm. maka bokong dipegang sedemikian rupa. Lakukan penahan perineum dengan tangan kanan. Lahirkan bayi kedua dengan jarak waktu 10-15 menit dari anak pertama. misalnya melintang atau terjadi prolaps tali pusat dan solusio plasenta. Pada letak bokong atau kaki. Pada letak kepala. 5. lalu tunggu kepala putar paksi luar dan lakukan biparietal serta sangga susur. Bokong dipegang dengan kedua tangan sedemikian rupa sehingga kedua ibu jari pada permukaan belakang pangkal paha dan emapat jari lainnya pada permukaan bokong. Kalau kaki sudah lahir. lalu tunggu kepala putar paksi luar dan lakukan biparietal serta sangga susur. Indikasi seksio caesarea hanya pada: Janin pertama letak lintang Bila terjadi prolaps tali pusat Plasenta previa Terjadi interlocking pada letak janin 69.

tangan kiri menahan kepala bayi agar tidak defleksi maksimal hingga sub oksipito lahir sebagai hipomoklion. tangan diulas dengan yodium dan di beri jerat. yang sangat menyukarkan lahirnya bahu. maka bokong dipegang sedemikian rupa. saat kepala bayi membuka vulva 5-6 cm. Sama sekali tidak boleh dilakukan tarikan karena dengan tarikan . lalu tunggu kepala putar paksi luar dan lakukan biparietal serta sangga susur. Maksudnya supaya anak ini tetap menunjuk ke bawah. dan sedikit kekiri dan ke kanan sesuai dengan letk punggung anak. Kalau kaki sudah lahir. jadi tidak menjungkit.   Bokong dibawa ke atas kerah perut ibu. sehingga kedua ibu jari terletak pada lipat paha dan jari lainnya menggenggam bokong Bokong dibawa ke atas kerah perut ibu. dan sedikit kekiri dan ke kanan sesuai dengan letk punggung anak. Lalu anak kedua dilahirkan dengan versi ekstraksi :  Jika ada lengan menumbung. Lakukan penahan perineum dengan tangan kanan. lengan dapat menjungkit Bokong terus dibawa ke atas ke arah perut ibu sampai kepala lahir Mekanisme Persalinan bokong-bokong Pertolongan Persalinan dilakukan menggunakan cara Bracht :       Pertolongan dimulai setelah bokong anak lahir. maka tidak dapat dilakukan pertolongan secara spontan. Bila anak pertama presentasi kepala maka lakukan pertolongan persalinan. Sama sekali tidak boleh dilakukan tarikan karena dengan tarikan . Jerat ini ditarik dengan ringan ke arah kepala anak dan waktu anak berputar diulur. maka dilakukan persiapan SC. . Bokong dipegang dengan kedua tangan sedemikian rupa sehingga kedua ibu jari pada permukaan belakang pangkal paha dan emapat jari lainnya pada permukaan bokong. lengan dapat menjungkit Bokong terus dibawa ke atas ke arah perut ibu sampai kepala lahir Mekanisme Persalinan Lintang Kepala Jika anak pertama lintang.

Mekanisme Persalinan Lintang Bokong Jika anak pertama lintang.Partus lama Taruma jalan lahir . Pegang panggul anak dengan dua tangan sehingga ibu jari terletak berdampingan atau bersilang pada sacrum. Kita tarik sampai menjumpai rintangan biasanya waktu bahu akan lahir. Mekanisme Persalinan Lintang-lintang dan interlocking Tidakm dapat dilakukan pertolongan persalinan secara spontan. Bahu dilahirkan secara muller atau deventer (klasik). yang dijepit antara jari tengah dan telunjuk. maka dilakukan persiapan SC. Waktu pusat lahir. Kepala dilahirkan secara Mauriceau. jika punggung sebelah belakang yaitu kaki atas karena kaki tersebut akan menjadi kaki depan. Kita tarik terus kebawah sampai trochantor depan ada dibawah sympisis. Jari lainnya menggenggam bokong dan paha. sedangkan jari telunjuk tangan kiri pada crista iliaca kiri dan telunjuk kanan pada crista iliaca kanan. kemudian kita tarik ke atas untuk melahirkan pantan belakang. Arah tarikan ke bawah ialah kearah kaki kita sendiri.    Tangan luar menolak kepala kefundus. Mencarinya adalah dari punggung. Setelah labia dibeberkan. tangan dlam mencari kaki. Yang dicari aialah : jika punggung sebelah depan yaitu kaki bawah. tangan dalam menarik kaki keluar sampai lutut Kaki dilepaskan sebentar Ekstraksi : kita pegang tungkai bawah dengan kedua tangan sedemikian rupa sehingga kedua ibu jari berdampingan. ke bokong. tangan di masukkan kedalam vagina. Tali pusat dilonggarkan. maka tidak dapat dilakukan pertolongan secara spontan. kepaha dan ke kaki.   Yang menjadi tangan dalam ialah tangan yang sepihak dengan kaki. Tangan luar mendekatkan bokong ke tangan dalam. harus melakukan SC K. PROGNOSIS Ibu : . tangan luar pindah ke fundus. Kemudian kita pindahkan pegangan setinggi-tingginya tapi jangan memegang pada persendian. Kita tarik lagi ke arah kaki kita. Jika anak pertama bokong lakukan pertolongan persalinan secara Bracht dan anak kedua dilakukan dengan cara versi ekstraksi.

hidramnion. anemia. Bila pertimbangan komplikasi yang lebih besar maka kehamilan kembar sebaiknya dirujuk ke tempat dengan fasilitas yang cukup dan memadai . pertolongan obstetri operatif. prolaps tali pusat. L.- Perdarahan post partum Prognosis untuk ibu lebih jelek bila dibandingkan pada kehamilan tunggal. Angka kematian perinatal tinggi terutama karena prematur. karena seringnya terjadi toksemia gravidarum. solusio plasenta dan tindakan obstetrik karena kelainan letak janin. BAGAIMANA SIKAP BIDAN MENGHADAPI KEHAMILAN KEMBAR Bila bayi pada kehamilan kembar relatif kecil dari posisinya memungkinkan untuk dilakukan persalinan pervaginam maka dapat dilaksankan pertolongan persalinan setempat pada praktik swasta atau dipolindes dan puskesmas. dan perdarahan pospartum.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful