You are on page 1of 8

SATUAN ACARA PENYULUHAN ( SAP

)

Topik

: Gangguan Akibat Kekurangan Yodium

Hari/Tanggal : Tempat Sasaran Metode Materi Penyaji : Pusksmas Sicincin : Pasien yang berkunjung ke Pusksmas Sicincin : Ceramah, Leaflet, Flipchart : Terlampir : Afnita Delfina

A. Latar Belakang Seperti yang kita ketahui, ada empat masalah gizi terbesar di Indonesia, yaitu Anemia, KVA (Kurang Vitamin A), KEP (Kurang Energi Protein:marasmus/kwashiorkor) dan GAKY (Gangguan Akibat Kekurangan Yodium). Masalah yang akan diangkat disini adalah GAKY (Gangguan Akibat Kekurangan Yodium) di Indonesia khususnya di wilayah pedesaan terpencil. Ini dikarenakan wilayah pedesaan jauh dari pusat kota sehingga mungkin saja makanan yang ada disana banyak kekurangan mengkonsumsi yodium dan sebagian besar di daerah pedesaan adalah warga miskin. B. Tujuan Umum Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan masyarakat dapat

meningkatkan konsumsi garam beryodium yang memenuhi syarat. C. Tujuan khusus Setelah dilakukan penyuluhan agar semua masyarakat mampu : 1. 2. 3. 4. 5. 6. Menyebutkan pengertiaan garam beryodium ! menyebutkan manfaat garam beryodium ! Menyebutkan berapa jumlah konsumsi garam yang dianjurkan ! Menyebutkan cara mendapatkan garam beryodium ! Mengetahui cara menyimpan garam beryodium dengan benar ! Mengetahui garam beryodium yang baik !

D. Setting Tempat Puskesmas Sicincin
Penyaji Audien Audien Audien Audien Audien Audien Audien Audien Audien Audien Audien

DENAH TEMPAT

E. Kegiatan Penyuluhan No 1. TAHAP Pendahuluan a. b. c. d. a. b. c. KEGIATAN PENYULUHAN Memberi Salam Memperkenalkan Diri Menjelaskan Tujuan Menyampai latar belakang materi Menjelaskan pengertian garam beryodium Menyebutkan manfaat garam beryodium Menyebutkan jumlah garam beryodium yang dianjurkan untuk dikonsumsi Menyebutkan cara mendapatkan garam beryodium Mengetahui cara menyimpan garam beryodium yang benar Mengetahui cirri-ciri garam beryodium yang baik KEGIATAN PESERTA a. Menjawab salam b. mendengarkan WAKTU 5 menit

2.

Penyajian

a. Mendengarkan b. Memperhatika c. Bertanya

10 menit

d.

e.

f.

g. Memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya h. Menjelskan hal-hal yang kurang dimengerti oleh peserta 3. Penutup a. Bertanya kepada peserta b. Mambuat kesimpulan hasil penyuluhan c. Salam terapeutik a. Menjawab 5 menit b. Mendengarkan c. Menjawab salam

MATERI PENYULUHAN GANGGUAN AKIBAT KEKURANGAN YODIUM

A. Pengertian garam beryodium Garam beryodium adalah garam yang telah diperkaya dengan yodium yang dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan dan kecerdasan. Garam beryodium yang digunakan sebagai garam konsumsi harus memenuhi Standar Nasional Indonesia. B. Manfaat garam beryodium Garam beryodium dapat mencegah terjadinya gangguan akibat kekurangan yodium ( GAKY ) yang terbagi atas :  Tingkat ringan Pembesaran kelenjar gondok sehingga keindahan yaitu kecantikan berkurang.  Tingkat sedang  Pembesaran kelenjar gondok  Cepat lelah dan tidak tahan kerja  Datang bulan tidak teratur  Keguguran pada ibu hamil.  Tingkat berat Bayi lahir kretin. Kretin adalah keadaan dimana terdapat dua atau lebih kelainan sbb :  Pembesaran kelenjar gondok  Gangguan perkembangan mental  Gangguan pendengaran (dapat sampai tuli)  Gangguan pertumbuhan  Gangguan saraf penggerak  Mata juling

C. Macam-macam Gangguan Akibat Kekurangan Yodium 1. Pada Anak dan Remaja   2.    3. Gondok dan Gangguan Fungsi Mental Gangguan Perkembangan Fisik

Pada Dewasa Gondok dan segala Komplikasinya Hipotiroid Gangguan Fungsi Mental

Dampak GAKY Terhadap Pertumbuhan  Pertumbuhan yang tidak normal.  Pada keadaan yang parah terjadi kretinisme  Keterlambatan perkembangan jiwa dan kecerdasan  Tingkat kecerdasan yang rendah  Mulut menganga dan lidah tampak dari luar Kelangsungan Hidup Waniata hamil didaerah Endemik Gangguan Akibat Kekurangan Yodium akan mengalami berbagai gangguan kehamilan antara lain :  Abortus  Bayi Lahir mati  Hipothryroid pada Neonatal Pertumbuhan Sosial Dampak social yang ditimbulkan oleh GAKY berupa terjadinya gangguan perkembangan mental, lamban berpikir, kurang bergairah sehingga orang semacam ini sulit dididik dan di motivasi. Perkembangan Eokonomi Gaky akan mengalami gangguan metabolisme sehingga badannya akan merasa dingin dan lesu sehingga akan berakibatnya rendahnya produktivitas kerja, yang akan mempengaruhi hasil pendapatan keluarga.

D. Jumlah komsumsi garam yang dianjurkan a. Setiap orang dianjurkan mengkomsumsi garam beryodium sekitar satu sendok teh setiap hari b. Dalam kondisi tertentu ,dimana keringat keluar berlebihan, dianjurkan untuk mengkomsumsi garam beryodium 2 sendok the sehari . c. Bagi seorang yang menderita Hipertensi (darah tinggi)atau yang harus mengulangi komsumsi garam, tetap mengkomsumsi garam beryodium. Tetapi dalam jumlah sedikit dan dianjurkan mengkomsumsi makanan dari laut yang kaya akan yodium seperti ikan, udang, genggang laut. d. Kebutuhan yodium,yaitu: 1. 2. 3. Dewasa 150 mikrogram/hari Ibu hamil 175 mikrogram/hari Ibu menyusui 200 mikrogram/hari

E. Cara mendapatkan garam beryodium Garam beryodium dapat dibeli di :    Warung / took terdekat Pasar Koperasi unit desa ( KUD ) dan di tempat lainnya.

F. Cara menyimpan garam beryodium dengan benar     Disimpang dalam wadah yang tertutup rapat dan kering Diletakkan ditempat yang sejuk, jauhkan dari panas api dan hindari dari sinar matahari secra langsung Gunakan sendok yang kering untuk mengambil garam Tutup kembali wadah dengan baik setiap mengambil garam

G. Garam beryodium yang baik Pada waktu memberi bacalah label pada kemasan garam disimpan dalam wadah yang tertutup yang baik. Garam bertodium dikemas dalam plastic.tertutup rapat dan tidak bocor. Pada kemasan harus tertera tulisan garam Beyodium.

DAFTAR PUSTAKA

DEPKES RI,Gangguan Akibat Kekurangan Yodium, Jakarta 1996 Sumber Jurnal:Internet Djoko Kartono, dkk. Jurnal GAKY Indonesia Vol. 5, N0; 1 April 2006. Indikator Total Goiter Rate (TGR) Anak Sekolah Sebagai Dasar Kebijakan Program GAKY di Indonesia.

PENUTUP

Demikianlah SAP ini penulis buat, semoga dilaksanakan sesuai rencana. Sicincin, Februari 2013

(

Afnita Delfina

)

Disetujui Oleh : Pembimbing Akademik CI Klinik

( Mahdalena Prihatin Ningsih,

)

( Elni Sari, SKM )