You are on page 1of 10

11.

PROSES PEMESINAN NONTRADISIONAL DAN PEMOTONGAN TERMAL PROSES ENERGI MEKANIK Berdasarkan energi yang digunakan, proses pemesinan nontradisional dapat dibagi atas empat katagori : - pemesinan ultrasonik (ultrasonic machining, USM), - pemotongan pancaran air (water jet cutting, WJC), - pemotongan pancaran air abrasif (abrasive water jet cutting, AWJC), dan - pemesinan pancaran abrasif (abrasive jet machining, AJM). Pemesinan ultrasonik (USM), adalah pemesinan nontradisional yang menggunakan campuran air dengan partikel abrasif (slurry), digerakkan dengan kecepatan tinggi ke suatu bendakerja, dengan menggetarkan perkakas pada amplitudo yang rendah yaitu sekitar 0,003 in. (0,076 mm) dan frekuensi tinggi mendekati 20.000 Hz. Perkakas berisolasi dengan arah tegaklurus terhadap permukaan bendakerja, dan partikel abrasif akan mengikis bendakerja sedemikianrupa sehingga dihasilkan bentuk yang sesuai dengan bentuk perkakas seperti ditunjukkan dalam gambar 11.1.

Gambar 11.1 Pemesinan ultrasonik

Amplitudo vibrasi harus diatur mendekati sama dengan ukuran butir partikel, sedang celah antara perkakas dengan benda kerja harus diatur sekitar dua kali ukuran butir partikel. Gambar 11.2 menunjukkan hubungan antara osilasi frekuensi dan amplitudo dengan kecepatan pembentukan gram (MRR) pada proses USM.

221

Proses pemotongan ini juga disebut pemesinan hidrodinamik.Gambar 11. Gambar 11.016 in (0. digunakan tekanan di atas 60. yang diarahkan pada permukaan bendakerja sehingga menyebabkan bendakerja terpotong seperti ditunjukkan dalam gambar 11. Aliran cairan dari nosel dapat diatur besarnya.3. Agar diperoleh aliran dengan energi yang cukup untuk pemotongan.2 Hubungan antara osilasi frekuensi dan amplitudo dengan kecepatan pembentukan gram (MRR) pada proses USM Pemotongan pancaran air (WJC). untuk material yang tipis pembukaan diatur lebih kecil agar dihasilkan pemotongan yang lebih halus.4 mm). Cairan ditekan sesuai tingkat yang diinginkan dengan menggunakan pompa hidraulik.3 Pemotongan pancaran air Untuk mendapatkan aliran air yang halus digunakan pembukaan nosel dengan diameter sekitar 0.1 sampai 0. menggunakan aliran air halus dengan tekanan dan kecepatan tinggi. (900m/s). Sebagai cairan pemotong biasanya digunakan larutan polimer karena cendrung menghasilkan aliran yang lebih menyatu (coherent stream).004 sampai 0. dan pancaran mencapai kecepatan di atas 3000 ft/sec.000 lb/in2 (400 Mpa). 222 .

Kecepatan pemotongan yang sering digunakan dari 12 in.0 mm) pada kecepatan 500 sampai 1000 ft/min (2. nitrogin. Parameter dalam proses AWJC sama dengan pada proses WJC. Gas yang digunakan adalah udara kering. Jarak antara pembukaan nosel dengan permukaan bendakerja harus diatur sekecil mungkin untuk menghindari adanya percikan aliran cairan. dan garnet (mineral silikat). Ukuran pembukaan nosel berpengaruh terhadap ketelitian pemotongan. dan .5 lb/min (0. Disini digunakan gas kering dengan tekanan 25 sampai 200 lb/in2 (0. Jarak antara ujung nosel dengan permukaan bendakerja sekitar 223 . Partikel abrasif yang ditambahkan kedalam aliran air sekitar 0. dan helium. WJC sangat efektif digunakan untuk memotong alur yang sempit dalam bendakerja datar seperti plastik.jarak antara pembukaan nosel dan permukaan bendakerja.4 MPa) dialirkan melalui lubang nosel dengan diameter 0. . Tekanan air yang digunakan hampir sama seperti WJC. komposit.2 sampai 1. maka biasanya harus ditambahkan partikel abrasif kedalam aliran pancaran.diameter pembukaan nosel./min (500 mm/s).25 mm) sampai 0.jarak antara nosel dan permukaan bendakerja (standoff distance).tekanan air. sedang jarak antara pembukaan nosel dengan permukaan bendakerja sedikit lebih kecil. Pemesinan Pancaran Abrasif (AJM). Jarak yang umum digunakan adalah 1/8 in (3.tekanan air dan kecepatan potong. tekstil. (0. Partikel abrasif yang sering digunakan adalah oksida aluminium. adalah proses pelepasan material yang menggunakan aliran gas kecepatan tinggi yang mengandung partikel-pertikel abrasif kecil seperti ditunjukkan dalam gambar 11. pembukaan kecil digunakan untuk pemotongan halus pada material yang tipis.003 sampai 0. Jarak tersebut sekitar seperempat dan setengah dari jarak yang biasa dipakai pada WJC. (0./min (5 mm/s) sampai di atas 1200 in. sedikit lebih besar daripada WJC. bila WJC digunakan untuk pemotongan bendakerja logam. sedang untuk memotong material yang lebih tebal dibutuhkan pancaran aliran dan tekanan yang lebih besar pula.040 in.Parameter dalam proses WJC adalah : . dioksida silikon. yaitu : .075 sampai 1. (0.diameter pembukaan nosel. .0 m/s). ubin.23 kg/min) setelah keluar dari nosel. Untuk mengarahkan nosel pada bendakerja biasanya dilakukan secara manual oleh seorang operator. Pemotongan pancaran air abrasif (AWJC). dioksida karbon.4. untuk meminimalkan dampak dari percikan cairan pemotong. .63 mm). yang sekarang mengandung partikel abrasif.5 sampai 5.025 in.2 mm). Diameter pembukaan nosel berkisar antara 0. dan kulit.010 in. karpet.

Tempat kerja harus disiapkan dengan ventilasi yang cukup memadai untuk operator. PROSES ENERGI TERMAL Karakteristik proses pelepasan material dengan menggunakan energi termal ditandai dengan pemakaian temperatur lokal yang sangat tinggi. Dua proses utama yang termasuk dalam katagori ini adalah : . silikon. berkisar antara 15 sampai 40 µm. Abrasif yang sering digunakan adalah oksida aluminium (untuk aluminium dan kuningan). Pemotongan dapat dilakukan untuk material yang keras dan getas ( sebagai contoh gelas. yang merupakan penghantar untuk 224 . cukup panas untuk melepaskan material dengan peleburan atau penguapan. dan butir gelas (untuk pemolesan). seperti ditunjukkan dalam gambar 11. dan keramik) yang berbentuk rata dan tipis. Ukuran diameter butir sangat halus. dan sebagainya. Gambar 11.pemesinan pelepasan muatan listrik (electric discharge machining. pembersihan. dan .5 termasuk proses nontradisional yang paling banyak digunakan. EDWC).1/8 in. pemolesan. mika. Pemesinan pelepasan muatan listrik (EDM). Bentuk permukaan akhir bendakerja dihasilkan oleh elektrode pembentuk. dan untuk dapat digunakan ukuran tersebut harus seragam.pemotongan kabel pelepasan muatan listrik (electric discharge wire cutting. Proses EDM harus dilakukan dalam suatu media fluida dielektrik. Proses Pelepasan Muatan Listrik (Electric Discharge Processes) adalah proses pelepasan logam dengan menggunakan pelepasan muatan listrik yang mengakibatkan terjadinya temperatur lokal cukup tinggi untuk melebur atau menguapkan logam. sampai beberapa in.4 Pemesinan pancaran abrasif AJM pada umumnya digunakan untuk proses penyelesaian seperti pemangkasan. Pelepasan muatan listrik terjadi pada celah antara elektrode dan permukaan bendakerja. EDM). karbida silikon (untuk baja tahan karat dan keramik).

Melepasnya bagian kecil dari permukaan bendakerja menyebabkan jarak dari elektrode perkakas menjadi lebih jauh. Gambar 11. sehingga bagian lain yang lebih dekat akan mengalami proses yang sama dengan sebelumnya. Aliran fluida kemudian membersihkan partikel kecil (serpihan) tersebut. Demikian seterusnya sampai semua daerah mengalami pengurangan yang sama.5 Pemesinan pelepasan muatan listrik Gambar 11. Ionisasi fluida dielektrik pada lokasi tersebut merupakan penghantar untuk pelepasan muatan. Pelepasan muatan listrik terjadi pada dua permukaan yang terdekat. Pelepasan muatan listrik dihasilkan oleh catu daya listrik arus searah yang dihubungkan dengan bendakerja dan elektrode.5(b) menunjukkan celah antara elektrode perkakas dan benda kerja. Pada daerah tempat terjadinya pelepasan muatan listrik tersebut akan timbul panas dengan temperatur sangat tinggi sehingga bagian kecil permukaan bendakerja secara tiba-tiba menjadi lebur dan terlepas. Walupun pelepasan muatan listrik secara individual melepaskan bagian demi bagian dari bendakerja. tetapi hal ini terjadi ratusan bahkan ribuan kali per 225 .setiap pelepasan muatan listrik (discharge) karena fluida akan menjadi terionisasi di dalam celah.

7 Overcut sebagai fungsi arus dan frekuensi 226 .detik sehingga pengikisan secara bertahap akan terjadi pada semua bagian permukaan dalam daerah celah tersebut. Overcut sebagai fungsi arus dan frekuensi ditunjukkan dalam gambar 11. dan . Jarak antara perkakas dengan bendakerja pada saat pemesinan lubang terjadi disebut overcut. Gambar 11. Dua variabel proses utama dalam EDM adalah : . maka ini berarti telah terjadi proses pemesinan lubang pada bendakerja diluar ukuran perkakas (perkakas tidak menyentuh bendakerja).7. maka laju pelepasan material juga akan meningkat.6 Penyelesaian permukaan dalam EDM sebagai fungsi arus pelepasan muatan dan frekuensi pelepasan muatan Karena perkakas memberikan penetrasi pada bendakerja. 6. Permukaan akhir yang paling baik dihasilkan dalam EDM dengan pengoperasian pada frekuensi yang tinggi dan arus pelepasan muatan listrik yang rendah. seperti ditunjukkan dalam gambar 11. Bila salah satu parameter ini meningkat. Gambar 11.frekuensi pelepasan muatan listrik. Kekasaran permukaan juga dipengaruhi oleh arus dan frekuensi.arus.

Rasio ini berkisar antara 1. Kekerasan dan kekuatan material bendakerja bukan merupakan faktor dalam EDM. Contoh soal : Suatu alloy memiliki titik lebur = 200oF akan dimesin dalam operasi EDM. Kendali numerik digunakan untuk mengendalikan gerakan bendakerja selama pemotongan. in. oF.kuningan.grafit. 3/min (cm3/min). . sehingga celah pemotongan yang dihasilkan 227 . (oC).3/min. dengan menggunakan rumus empiris sebagai berikut : MRR = K I / Tm1. sering disebut EDM kabel.tembaga tungsten. Pada saat pemotongan.86 dalam satuan SI I = arus pelepasan muatan (discharge current). dan laju pelepasan material dapat dihubungkan secara pendekatan dengan titik lebur.perak tungsten. Tetapi titik lebur material bendakerja adalah merupakan sifat yang sangat penting. Tm = temperatur lebur bendakerja.08 dalam satuan US.tembaga. seperti ditunjukkan dalam gambar 11. . dan . adalah bentuk khusus pemesinan pelepasan muatan listrik yang menggunakan kabel berdiameter kecil sebagai elektrode untuk memotong bendakerja.0 sampai 100 atau sedikit di atasnya. sehingga akan terjadi rongga kecil pada permukaan yang berhadapan dengan rongga yang dihasilkan pada bendakerja. kabel secara kontinu digerakkan dari satu penggulung ke penggulung yang lain agar elektrode ke bendakerja selalu dalam keadaan baru dengan diameter konstan. atau = 39.23 Dimana : MRR = laju pelepasan material. Keausan perkakas biasanya diukur sebagai rasio antara material yang dilepaskan pada bendakerja dengan material yang dilepaskan pada perkakas. K = konstante personalitas = 5.Perlu dicatat bahwa temperatur bunga api yang tinggi tidak hanya menyebabkan meleburnya bendakerja tetapi juga melebur perkakas.08 (25)/20001. Proses pemotongan dalam EDM kabel dilakukan dengan energi termal dari pelepasan muatan listrik antara kabel elektrode dan bendakerja. karena prosesnya tidak melalui persentuhan antara perkakas dengan bendakerja. tergantung pada kombinasi material bendakerja dengan material elektrode perkakas. .11 in.23 = 0. Elektrode perkakas biasanya dibuat dari : .material yang lain. Pemotongan kabel pelepasan muatan listrik (EDWC). Bila 8material (MRR) ? Jawab : MRR = 5. .8. Amper.

Seperti pada EDM. tungsten. Hal ini dilakukan dengan nosel yang diarahkan pada antarmuka (interface) perkakas dan bendakerja.8 Pemotongan kabel pelepasan muatan listrik Diameter kabel berkisar dari 0. EDM kabel harus dilakukan dalam media dielektrik.tetap sama selama proses berlangsung. Overcut ini berkisar dari 0. tergantung pada lebar potongan yang diinginkan.002 in. tembaga. dan molibdenum.30 mm). sudut dapat dibuat 228 . tetapi ketelitiannya jauh melebihi gergaji sabuk. seperti ditunjukkan dalam gambar 11.076 hingga 0. Gambar 11. (0.020 hingga 0. Seperti pada EDM. Fluida dielektrik yang digunakan adalah air atau oli yang telah dideionisasi. Material yang digunakan untuk kabel adalah kuningan. atau dengan memendam bendakerja dalam bak dielektrik.0008 hingga 0.9. Celah potong jauh lebih sempit.003 hingga 0. (0. pada EDM kabel juga terjadi overcut yang membuat celah potong (kerf) lebih lebar daripada diameter kabel. Gambar 11.9 Definisi dari kerf dan overcut dalam pemotongan kabel pelepasan muatan listrik Walupun EDWC mirip dengan operasi gergaji sabuk (bandsaw).012 in.051 mm).

Tergantung pada jumlah energi yang terkandung dalam berkas sinar dan tingkat konsentrasi sinar kesuatu titik.hanya memiliki satu panjang gelombang (monokromatik). termasuk perlakuan panas (heat treatment). dan gaya potong terhadap bendakerja adalah nol.memiliki berkas sinar sejajar (hampir sempurna). Pemesinan berkas laser (laser beam machining. dan penggurdian. Yang menjadi persyaratan hanyalah bahwa bendakerja harus memiliki sifat hantaran listrik.10 adalah proses pemesinan menggunakan energi sinar laser untuk melepaskan material bendakerja dengan menguapkan dan membakar. dan pengukuran. pemotongan. Istilah laser merupakan singkatan dari light amplification of stimulated emission of radiation. seperti ditunjukkan dalam gambar 11. Sifat-sifat ini memungkinkan sinar laser dapat difokuskan menggunakan lensa optik konvensional. Laser adalah suatu transduser optik yang mengkonversikan energi listrik menjadi berkas sinar yang menyatu. serta penggoresan (scribing). yaitu : . Gambar 11.10 Pemesinan berkas laser 229 . berbagai proses industri dapat dilakukan. Sebagai tambahan. menjadi titik terpusat sehingga memiliki densitas daya yang tinggi. pengelasan. LBM). kekerasan dan ketangguhan material bendakerja tidak berpengaruh terhadap performansi. Pemesinan Berkas Laser Laser digunakan untuk berbagai jenis operasi dalam industri. Berkas sinar laser memiliki beberapa sifat berbeda dari sinar yang lain.jauh lebih tajam. dan .

gelas dan epoksi gelas. Penggurdian diameter lubang kecil dapat dilakukan di bawah 0.50 mm). diameter di atas 0. .karet. LBM tidak digunakan untuk proses produksi massal. . dan . penggoresan.025 mm). .panas penguapan rendah.plastik.Pemesinan berkas laser digunakan dalam berbagai jenis penggurdian.020 in.logam lunak. . . pembelahan.keramik.kain.daya absorbsi energi sinar tinggi. (0.reflektivitas (daya pantul sinar) rendah. Untuk lubang yang lebih besar. Sifat material yang ideal untuk dikerjakan dengan LBM adalah material yang memiliki : . dan pada umumnya digunakan untuk bendakerja yang tipis.001 in. .konduktivitas termal baik. pembuatan alur. .panas lebur rendah. dan operasi penandaan. .logam dengan kekerasan dan kekuatan yang tinggi. Material bendakerja yang dapat dikerjakan dengan LBM adalah : . dilakukan dengan mengendalikan berkas laser memotong garis luar dari lubang.kayu. 230 . . . (0. Material kerja yang dapat dikerjakan dengan LBM sebenarnya tidak terbatas.