You are on page 1of 17

LOG BOOK PJBL NC BLOK SISTEM GASTRO INTESTINAL TRACT (GIT

)

HISPRUNG

Disusun Oleh Desak Gede Prema Wahini (105070201131010)

NURSING K3LN PROGRAMME MEDICAL FACULTY OF BRAWIJAYA UNIVERSITY MALANG 2012

Keluhan utama/alasan masuk rumah sakit : An. W datang ke rumah sakit dengan keluhan perut kembung dan mual muntah. . Identitas klien - Nama anak Tempat. tanggal lahir/usia Jenis kelamin Agama Pendidikan Alamat Tanggal masuk Tanggal pengkajian Diagnosa medis Rencana terapi koreksi : An. Identitas orang tua Ayah : Nama : Usia : Pendidikan : Pekerjaan : Agama : Alamat : Ibu : Nama : Usia : Pendidikan : Pekerjaan : Agama : Alamat : - 3. PENGKAJIAN KEPERAWATAN 1. W : 10 hari : perempuan :::::: Hisprung : Kolostomi dan pembedahan - 2.A.

CRT > 2 detik. turgor kulit buruk. jari perawat merasakan jepitan dan saat jari ditarik diikuti keluarnya feses dan udara yang menyemprot. N : 140 x/menit. Hasil foto polos abdomen : ditemukan adanya gambaran obstruksi pada usus rendah. Muntah berwarna hijau. Hasil colok anus. RR : 60 x/menit. 5. TTV : TD : 70/40 mmHg. S : 37. Riwayat kesehatan keluarga Penyakit anggota keluarga : Genogram : - 8. Anak terlihat lemah. Sudah 2 hari bayi tidak BAB. sering menangis dan tidak mau menyusu. mukosa bibir kering.60C. Riwayat kesehatan lalu ( untuk semua usia ) Penyakit yang pernah dialami : Kecelakaan yang pernah dialami : Keracunan : - 7. Riwayat kesehatan sekarang : Bayi rewel.4. Selalu memuntahkan kembali ASI yang diberikan. Hasil pemeriksaan biopsi : tidak ditemukan sel ganglion pada area rectalsigmoid. Riwayat imunisasi . Riwayat kesehatan lalu ( khusus untuk anak usia 0-5 tahun) - Riwayat prenatal : Riwayat intranatal : Riwayat postnatal : Mekonium lambat keluar ( 2 hari setelah kelahiran) 6.

9. Riwayat hispotalisasi : - . - Pemberian susu formula : Pola perubahan nutrisi tiap tahap usia : 11. Riwayat psikososial : 12. sering menangis dan tidak mau menyusu. Selalu memuntahkan kembali ASI yang diberikan. Riwayat tumbuh kembang Pertumbuhan : BB/TB : LLA : LKep : LD : Perkembangan : Motorik kasar : Motorik halus : Sosialisasi diri : Bahasa : 10. Riwayat nutrisi - Pemberian ASI : Bayi rewel.

Pola aktivitas sehari-hari : Nutrisi - Cairan - Eliminasi (BAB dan BAK) - Istirahat/tidur .13.

- Olahraga - Personal hygiene - Aktifitas/mobilisasi fisik - Rekreasi .

14. Sistem endokrin : Sistem perkemihan : Sistem reproduksi : Sistem imun : - - - 15. - Sistem pernafasan : Sistem kardiovaskuler : Sistem pencernaan : Sudah 2 hari bayi tidak BAB. Pemeriksaan diagnostik Laboratorium : - . S : 37. Muntah berwarna hijau.6 0C. Mekonium lambat keluar ( 2 hari setelah kelahiran). RR : 60 x/menit. Pemeriksaan fisik - Keadaan umum klien : lemah Tanda-tanda vital : TD : 70/40 mmHg. - - Sistem indra : Sistem syaraf : Sistem musculoskeletal : Sistem integument : Turgor kulit buruk. Mukosa bibir kering. Selalu memuntahkan kembali ASI yang diberikan. N : 140 x/menit. CRT > 2 detik.

. W datang ke rumah sakit dengan keluhan perut kembung dan mual muntah. N : 140 x/menit. B. ECG. EEG.W usia 10 hari. - - CRT > 2 detik - TTV : TD : 70/40 mmHg.An. USG. Terapi Klien direncanakan untuk melakukan kolostomi dan pembedahan koreksi 3 bulan setelah operasi kolostomi.Anak terlihat lemah An. sering menangis dan tidak mau menyusu. - Turgor kulit buruk Mukosa bibir kering . - An.- Hasil colok anus.Bayi rewel. - Hasil pemeriksaan biopsi : tidak ditemukan sel ganglion pada area rectalsigmoid. jari perawat merasakan jepitan dan saat jari ditarik diikuti keluarnya feses dan udara yang .Selalu memuntahkan kembali ASI yang diberikan. - Hasil colok anus. . jari perawat merasakan jepitan dan saat jari ditarik diikuti keluarnya feses dan udara yang menyemprot. dll : - 16.60C. - Hasil foto polos abdomen : ditemukan adanya gambaran obstruksi pada usus rendah. W. - CT Scan : MRI.Muntah berwarna hijau. . ANALISA DATA Data subyektif : - Data Obyektif : . jenis kelamin perempuan. S : 37. RR : 60 x/menit.

W datang ke perut rumah sakit dengan keluhan muntah.Sudah 2 hari bayi tidak BAB Hasil pemeriksaan biopsi : tidak ditemukan sel ganglion pada area rectalsigmoid. Muntah berwarna hijau. Data Etiologi Diagnosa Keperawatan 1 Ds : - Tidak adanya neuron An.menyemprot. . Do : - lemah .W usia 10 meissner dan aurbach di segmen rectosigmoid colon Serabut saraf dan otot polos menebal Tidak adanya peristaltic serta spingter rectum tidak mempunyai daya yang dorong Proses evakuasi feses dan udara terganggu Distensi abdomen (perut kembung) Anak terlihat Penekanan pada Kekurangan volume cairan hari. Selalu ASI kembung dan mual memuntahkan kembali diberikan. An. - Mekonium lambat keluar ( 2 hari setelah kelahiran) No. Hasil foto polos abdomen : ditemukan adanya gambaran obstruksi pada usus rendah.

Hasil colok anus.- Turgor kulit buruk Mukosa bibir usus dan lambung Gerakan isi lambung ke mulut Isi lambung bercampur bilirubin Muntah hijau Kekurangan volume cairan kering CRT > 2 detik TD : 70/40 mmHg. - Mekonium lambat keluar ( 2 hari setelah kelahiran) 2 Ds : Tidak adanya neuron meissner dan Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari . Hasil pemeriksaan biopsi : tidak ditemukan sel ganglion pada area rectalsigmoid. jari perawat merasakan jepitan dan saat jari ditarik diikuti keluarnya feses dan udara yang menyemprot. RR : 60 x/menit. Hasil foto polos abdomen : ditemukan adanya gambaran obstruksi pada usus rendah. N : 140 x/menit.

Do : Anak terlihat feses dan udara terganggu Distensi abdomen (perut kembung) Penekanan pada usus dan lambung Bayi rewel.- An. Selalu memuntahkan kembali ASI yang diberikan.W usia 10 aurbach di segmen rectosigmoid colon Serabut saraf dan otot polos menebal Tidak adanya peristaltic serta spingter rectum tidak mempunyai daya dorong Proses evakuasi kebutuhan tubuh hari. sering menangis dan tidak mau menyusu. sering menangis dan tidak mau menyusu. Selalu memuntahkan kembali ASI yang diberikan. Hasil foto polos abdomen : ditemukan adanya gambaran obstruksi pada usus rendah. Bayi rewel. Hasil pemeriksaan biopsi : tidak ditemukan sel ganglion pada area rectalsigmoid. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh lemah Hasil colok anus. jari perawat merasakan jepitan dan saat jari ditarik diikuti keluarnya feses dan udara yang menyemprot. .

Mekonium lambat keluar ( 2 hari setelah . mempunyai daya dorong Proses evakuasi feses dan udara terganggu Sudah 2 hari bayi tidak BAB Konstipasi Konstipasi rumah sakit dengan keluhan perut kembung. Hasil foto polos abdomen : ditemukan adanya gambaran obstruksi pada usus rendah. Hasil pemeriksaan biopsi : tidak ditemukan sel ganglion pada area rectalsigmoid. Sudah 2 hari bayi tidak BAB Do : - jari perawat merasakan jepitan dan saat jari ditarik diikuti keluarnya feses dan udara yang menyemprot. W datang ke Tidak adanya neuron meissner dan aurbach di segmen rectosigmoid colon Serabut saraf dan otot polos menebal Tidak adanya peristaltic serta spingter rectum tidak Hasil colok anus.- Mekonium lambat keluar ( 2 hari setelah kelahiran) 3 Ds : An.

Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.kelahiran) C.d penyakit Hirschsprung 4. DIAGNOSA KEPERAWATAN 1. turgor membaik. Kriteria hasil : Mukosa bibir lembab. yang (Rasional nantinya : memantau output bayi dapat untuk keberhasilan digunakan evaluasi intervensi) c. kulit 2x24 status Intervensi dan Rasional a.Tujuan : Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama jam klien membaik. .d kehilangan cairan aktif 2. (Rasional : membantu dalam bibir turgor yang lembab volume cairan membaik. RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN Rencana Keperawatan No Diagnosa Keperawatan 1 Kekurangan volume cairan b.d ketidakmampuan untuk mencerna makanan 3. nutrisi menyusui (Rasional dan : Evaluasi Keadaan bayi umum membaik dengan mukosa yang dan kulit ASI merupakan asupan cairan utama bagi bayi usia kurang dari 6 bulan) b.d kehilangan aktif cairan Tujuan dan Kriteria Hasil . Anjurkan ibu untuk tetap bayinya. Kekurangan volume cairan b. Konstipasi b. Hitung berat jenis urin. Pantau intake dan output.

Timbang badan (Rasional tentang diet) b. Anjurkan ibu untuk menyusui sedikit-sedikit sering. untuk mempermudah bayinya namum : bayi (Rasional merasa lapar. Kriteria mau hasil : Bayi menyusu setiap 4 jam sekali saat tidak atau ia terjadi 2x24 status klien a. hari ke memberikan informasi (Rasional meningkatkan nafsu makan) c. penurunan berat badan. (Rasional : sebagai data untuk menentukan keberhasilan intervensi) d.Tujuan : Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama jam nutrisi membaik.menentukan jumlah cairan berapa yang dibutuhkan klien) d. mencerna . Berikan hygiene. Kolaborasi pemberian untuk cairan melalui intravena jika dibutuhkan.d ketidakmampuan untuk makanan mencerna tubuh . (Rasional : memenuhi cairan kebutuhan saat klien mengalami dehidrasi) 2 Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan b. dapat oral : setiap berat hari. Pantau output klien. : kebutuhan Bayi sudah mau menyusu dan intakenya dari hari mengalami peningkatan tanpa diserta penurunan berat badan.

makanannya) 3 Konstipasi penyakit Hirschsprung b.Tujuan : Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama BAB membaik. sudah 3x24 klien jam frekuensi a. pengaruh diet terhadap frekuensi warna dan konsistensi . Pantau cairan yang keluar melalui kolostomi. : untuk agar cairan (Rasional cairan menentukan kebutuhan klien tercapai homeostasis) d. Pantau jumlah kolostomi. (Rasional : mengetahui warna dan konsistensi dari feses yang nantinya dapat sebagai adanya lain pada digunakan diagnose gangguan saluran pencernaan) c. sudah tindakan intervensi membantu sisa kolostomi. Kolaborasi dengan - Distensi tenaga untuk medis lain abdomen klien berkurang dan klien dapat mengeluarkan sisa metabolisme. Kriteria hasil : Tidak terdapat distensi abdomen dan klien dapat mengeluarka n sisa metabolisme.d . (Rasional : mengetahui defekasi. Pantau pengaruh pola diet untuk terhadap defekasi. (Rasional : merupakan untuk pengeluaran metabolism) b.

Jakarta : EGC . 2013.feses) DAFTAR PUSTAKA Nanda International. Nursing Diagnoses : Definitions And Classification 20122014.

Jakarta : EGC MC. Konsep Klinis ProsesProses Penyakit. Patofisiologi. Nursing Intervension Classification (NIC). Wilson. 2000. closky J dan Bulaceck.Price. 1994. Mosby : Philadelphia . Sylvia A dan Lorraine M.