Mata Kuliah Komunikasi Organisasi

Dosen Pembimbing Toni Hartono M.Si

Makalah Komunikasi Organisasi

Oleh:

Rusdi Arif 10743000152
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF QASIM RIAU FAKULTAS DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI JURUSAN ILMU KOMUNIKASI SEMESTER IV.D 2009

kami bersyukur kepada Allah SWT karena rahmat dan nikmat-Nya makalah komunikasi organisasi ini dapat diselesaikan tepat waktu. Serta kepada pihak-pihak yang terkait yang tidak bisa disebutkan satu persatu.KATA PENGANTAR Alhamdulillah. Kemudian kami ucapkan terima kasih kepada Dosen Pembimbing yang telah menjelaskan cara pembuatan makalah ini. . Mungkin dalam makalah ini masih banyak kekurangan atau kelebihan yang tidak kami sadari. Oleh sebab itu kami berharap bagi yang membaca makalah ini bisa berpatisipasi untuk memberikan saran maupun kritikan yang dapat membuka insight kita untuk kedepannya.

3 Komunikasi Organisasi (organizational communication).1 Komunikasi (communication) 2.2 Organisasi (organization) 2.DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN BAB II PEMBAHASAN …………………………………………………… …………………………………………………… …………………………………………………… …………………………………………………… …………………………… …………………………… i ii 1 3 3 4 2.. 7 BAB III PENUTUP …………………………………………………… 12 ..

Dan hidup bersama-sama dengan orang lain itu timbul komunikasi.BAB I PENDAHULUAN Sudah menjadi kodratnya bahwa manusia adalah makhluk sosial. Yogyakarta: BPFE UST.1 Firman Allah dalam surat Al-Hujurat (49) ayat 13 yang berbunyi: Artinya: “Hai manusia. Bagaimana kita berkomunikasi dalam kehidupan bersama itu-lah yang menjadi salah satu faktor yang sangat penting di dalam kehidupan bersama. 151. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa . baik di dalam organisasi ataupun kelompok. bersama-sama sukunya. . Sesungguhnya orang yang 1 Soehardi Sigit. Dalam kehidupan modern seperti sekarang komunikasi memegang peran yang sangat penting. yang hidup bersama dengan manusia lain secara berkelompok.bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. bersama-sama dalam suatu daerah. tetapi dari cara komunikasinya pula orang dapat gagal dalam mencapai tujuannya. Esensi Perilaku Organisasional. karena justru dari cara komunikasi yang digunakan. 2003. hlm. maka orang dapat sukses. berbangsa dan bernegara.

paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. 2 Mengapa komunikasi penting dalam suatu organisasi? Pertanyaan ini kerap dilontarkan oleh mereka yang “concern” terhadap kajian fenomena komunikasi maupun mereka yang tertarik pada gejala-gejala keorganisasian. Dengan demikian tinggalah kegiatan-kegiatan individu yang tidak terorganisasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 4 Tommy Suprapto. hlm. Al Quran dan Terjemahannya. hlm. . Apabila komunikasi berhenti maka aktivitas organisasi akan berhenti. 100. Komunikasi Organisasi. yang terpaksa tidak berfungsi karena tidak adanya aliran fungsi antara satu bagian dengan bagian yang lain.3 Komunikasi menyediakan alalt-alat untuk pengambilan keputusan menerima umpan-balik dan mengoreksi tujuan serta prosedur organisasi. Dalam kenyataannya masalah komunikasi senantiasa muncul dalam proses organisasi. 2006. 1-2. Yogyakarta: Media Pressindo. 745. 2002. Conection komunikasi merupakan sistem aliran yang menghubungkan dan membangkitkan kinerja antar bagian dalam organisasi sehingga menghasilkan sinergi. Pengantar Teori Komunikasi. 2001. hlm. organisasi tanpa komunikasi ibarat sebuah mobil yang di dalamnya terdapat rangkaian alat-alat otomotif. Semarang: PT Karya Putra Toha. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”. 3 Redi Panuju. Bahkan boleh dikata.4 2 Departemen Agama RI.

. ilmu politik. Disiplin ilmu yangtelah memberi masukan terhadap perkembangan ilmu komunikasi antara lain psikologi.BAB II PEMBAHASAN 2. 5 Sutrisna Dewi. dan ilmu elektronika. Namun. Komunikasi Bisnis. matematika. ide atau sikap. ilmu manajemen. linguistic. hlm. komunikasi pada awalnya merupakan proses retorika dan jurnalistik yang banyak berkaitan dengan pembentukan pendapat umum (opini public). Berbagai defenisi komunikasi dibuat oleh para pakar menurut bidang ilmunya. karena adanya proses akumulasi dalam perkembangan ilmu pengetahuan serta semakin integratifnya ilmu antara yang satu dengan yang lain akhirnya menjadikan komunikasi sebagai ilmu multidisiplin. Dalam ilmu peta pengetahuan. sosiologi.1 Komunikasi (communication) Sebagai ilmu yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Seperti dalam uraian ini. Apabila kita berkomunikasi. Schramm menguraikannya demikian: “komunikasi berasal dari kata-kata (bahasa) Latin communis yang berarti umum (common) atau bersama. Yogyakarta: CV Andi Offset. komunikasi dinilai oleh banyak pihak sebagai ilmu monodisiplin yang berinduk pada ilmu politik.5 Wilbur Schrarmm (Ashadi. 1987) menyatakan komunikasi sebagai suatu proses berbagi (sharing process). antropologi. 2007. 2. Yaitu kita berusaha berbagi informasi. sebenarnya kita sedang berusaha menumbuhkan suatu kebersamaan (commonness) dengan seseorang.

op. De Vito. mempunyai pengaruh tertentu. komunikasi dengan komunikasi yang efektif bukanlah hal yang sama. . terjadi dalam suatu konteks tertentu. Sutrisna Dewi. 1997.8 2. 3. dan ada kesempatan untuk melakukan umpak balik..misalnya saya sedang berusaha berkomunikasi dengan para pembaca untuk menyampaikan ide bahwa hakikat sebuah komunikasi sebenarnya adalah usaha membuat penerima atau pemberi komunikasi memiliki pengertian (pemahaman) yang sama terhadap pesan tertentu”. 23. op.6 Komunikasi mengacu pada tindakan. Jadi. hlm. hlm. Jakarta: Profesional Books. mengkoordinasi aktivitas dan mencapai tujuan bersamaatu tujuan umum. Dikatakan merupakan suatu system karena organisasi itu terdiri dari berbagai bagian yang saling tergantung satu 6 7 8 Tommy Suprapto. cit. cit. Joseph A. Kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif akan menambah keberhasilan individu maupun organisasi. Komunikasi Antar Manusia. hlm.. 4-5.7 Komunikasi akan efektif apabila terjadi pemahaman yang sama dan pihak lain terangsang untuk berpikir atau melakukan sesuatu.2 Organisasi (organization) Organisasi merupakan suatu system. yang mengirim dan menerima pesan yang terdistrosi oleh gangguan (noise). oleh satu orang atau lebih.

op. adanya pembagian tugas dan tanggung jawab 2. Komunikasi Organisasi. Apa yang paling penting dalam hal ini adalah mereka ini bekerja di dalam struktur tertentu. 12 Sutrisna Dewi. op. hlm. dengan rector sebagai pemimpin tertingginya. Sebagai contoh. Yang lainnya memiliki seribu karyawan tersebar di seluruh dunia. cit. 2000. 24. Melalui struktur demikian semua kegiatan universitas dapat dilaksanakan. 10 . di organisasi perguruan tinggi terdapat struktur akademik formal. Ada yang beranggotakan tiga atau empat orang bekerja dengan kontak yang sangat dekat.10 Di dalam setiap organisasi terdapat struktur formal maupun informal.sama lain. 337.11 Secara umum. Jumlah individu sangat bervariasi dari satu organisasi ke organisasi lainnya. kedua departemen berikutnya dan para dosen pada tingkat hirarki berikutnya. hlm. hlm. 337. 11 Ibid.. dan dalam banyak kasus strukturnya menyilang garis hirarki. para dekan pada tingkat hirarki berikutnya. cit . adanya pusat kekuasaan 9 Arni Muhammad. Tetapi. ada juga struktur informal di dalam organisasi perguruan tinggi hirarki itu. Bila satu bagian terganggu maka akan ikut berpengaruh pada bagian lain. hlm. 22. Joseph A. Jakarta: Bumi Aksara.9 Suatu organisasi juga bisa didefenisikan sebagai sebuah kelompok individu yang diorganisasi untuk mencapai tujuan tertentu. organisasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:12 1.. De Vito.

perusahaan asuransi. bank. Organisasi tipe ini sering juga disebut organisai bisnis atau perusahaan. panti asuhan. Contohnya. pelanggang atau klien menerima keuntungan terbesar. took. hlm. hotel. organisasi nirlaba (non-profit oriented organization). Organisasi tipe ini bertujuan memperoleh laba. adanya subsitusi sumber daya manusia 4. Dalam organisasi bisnis. lembaga pendidikan. berbagai tujuan lain yang yang mendukung harus pula dicapai jika tujuan 13 Ibid.. organisasi yang berorientasi laba (profit oriented organization). dan lain sebagainya. rumah sakit. adanya ketergangtungan antaranggota 5. adanya koordinasi antarkomponen 6.3. Tujuan umum sebuah organisasi adalah menghasilkan pendapatan. Dalam organisasi ini. restoran. pemilik menerima keuntungan ekonomi terbesar. 22. Akan tetapi. Organisasi nirlaba merupakan organisasi yang tidak berorientasi pada laba atau kegiatan yang dilakukan semata-mata untuk memperoleh laba. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). adanya interaksi yang berulang-ulang Organisasi dibagi atas dua tipe. . yakni:13 1. dan lain sebagainya. Contohnya. 2. Laba dipergunakan untuk membiayai operasi dan pengambangan organisasi.

tetapi organisasi yang beranggotakan seribu orang komunikasinya sangat kompleks. organisasi harus mempertahankan akatan kerja yang efektif. Atau dengan kata lain komunikasi organisasi adalah proses menciptakan dan saling menukar satu sama lain untuk mengatasi lingkungan yang tidak pasti atau yang selalu berubah-ubah. cit . op. . maka demikian juga komunikasinya. 67. Ibid. 16 Arni Muhammad. Untuk mencapainya. lingkungan kerja yang bersih dan nyaman. maka organisasi harus memiliki orang-orang yang bermotivasi yang bisa diperoleh jika organisasi memiliki parkir yang luas. Jika organisasi semakin besar dan semakin kompleks. dan sebagainya. 337-339.3 Komunikasi Organisasi (organizational communication) Komunikasi organisasi merupakan pengiriman dan penerimaan berbagai pesan di dalam organisasi – di dalam kelompok formal maupun informal organisasi.. cit. Pada organisasi yang beranggotakan tiga orang. komunikasinya relative sederhana. hlm. menyediakan bonus. De Vito. “organizational communications is the process of creating and exchanging messages within a network of independent relationship to cope with environmental uncertainty”.akhir tersebut ingin dipenuhi.16 14 15 Joseph A. hlm.15 Goldhaber (1986) memberikan defenisi komunikasi organisasi sebagai berikut. hlm. agar diperoleh pendapatan. Jadi misalnya. op.14 2.. 340.

komunikasi ke atas. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. 2001. defenisi fungsional Komunikasi organisasi dapat didefenisikan sebagai pertunjukkan dan penafsiran pesan di antara unit-unit komunikasi yang merupakan bagian dari suatu organisasi tertentu. 2000. dan berlangsung dalam suatu jaringan yang lebih besar dari pada komunikasi kelompok. yakni komunikasi ke bawah.Wayne dan Don mengemukakan dua defenisi komunikasi yaitu:17 1. komunikasi antar-pribadi dan ada kalanya juga komunikasi public. Komunikasi Organisasi. Bandung: PT Remaja Rosda Karya. juga termasuk gossip. Sedangkan komunikasi informal tidak bergantung pada struktur organisasi.F. hlm. defenisi interpretif komunikasi organisasi adalah proses penciptaan makna atas interaksi yang merupakan organisasi. dan Don F. bersifat formal dan juga informal. sperti komunikasi antar sejawat. . 75.18 17 R. hlm. 31-33. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset. Komunikasi formal adalah komunikasi menurut struktur organisasi. komunikasi horizontal. Wayne P. 2. Komunikasi organisasi seringkali melibatkan komunikasi diadik. Dalam artian perilaku pengorganisasian yang terjadi dan bagaimana mereka yang terlibat dalam proses itu bertransaksi dan memberi makna atas apa yang sedang terjadi. Deddy Mulyana mengemukakan lingkup kajian komunikasi organisasi (organization communication) sebagai berikut: komunikasi organisasi. 18 Deddy Mulyana..

68-74. Pesan. objek. Bila suatu bagian dari 19 Arni Muhammad. sehingga pesan yang dikirimkan itu diartikan sama dengan apa yang dimaksud antara pengirim dan penerima pesan tersebut. op. Untuk berkomunikasi sesorang harus sanggup menyusun suatu gambaran pesan yang efektif. Proses. Jaringan.Dari penjelasan di atas ada tujuh konsep kunci di dalam komunikasi organisasi:19 1. Ciptaan dan pertukaran pesan dari orang-orang ini sesamanyaterjadi memlalui suatu set jalan kecilyang dinamakan jaringan komunikasi. Karena gejala menciptakan dan enukar informasi ini berjalan terusmenerus dan tidak ada henti-hentinya maka dikatakan suatu proses. Suatu organisasi adalah suatu system yang terbuka yang dinamis yang menciptakan dan menukar pesan di antara anggotanya. cit. kejadian yang dihasilkan oleh interaksi dengan orang. atau keseluruhan organisasi. hlm. Suatu jaringan komunikasi ini mungkin mencakup hanya dua orang. Hal ini telah menjadi sifat dari suatu organisasi yang merupakan suatu system terbuka. 4. . 3.. Keadaan Saling Tergantung. Organisasi terdiri dari satu seri orang yang tiap-tiapnya menduduki posisi atau peranan tertentu dalam organisasi. beberapa orang. Yang dimaksud dengan pesan adalah susunan symbol yang penuh arti tentang orang. 2.

system kehidupan social maka untuk berfungsinya bagian-bagian itu terletak pada tangan manusia. Yang termasuk lingkungan internal adalah personalia. Sedangkan lingkungan eksternal dari organisasi adalah langganan. staf. Karena organisasi merupakan suatu system terbuka. Ketidakpastian.organisasi mengalami gangguanmaka akan berpengaruh kepada bagian lainnya dan mungkin juga kepada seluruh system organisasi. saingan dan teknologi. Yang dimaksud ketidakpastian adalah perbedaan informasi yang tersedia dengan informasi yang diharapkan. Yang dimaksud dengan lingkungan adalah semua totalitas secara fisik dan factor social yang diperhitungkan dalam pembuatan keputusan mengenai individu dalam suatu system. Dengan kata lain jaringan melalui mana jalannya pesan dalam suatu organisasi dihubungkan oleh manussia. 7. moral yang dilakukan oleh seorang pengawas. skil. Oleh karena itu hubungan manusia dalam organisasi perlu dipelajari diantaranya. Tujuan komunikasi dalam proses organisasi tidak lain dalam rangka membentuk saling pengertian (mutual understanding). sikap. Lingkungan ini dapat dibedakan atas lingkungan internal dan eksternal. Melalui kegiatan . 6. Lingkungan. Hubungan. dan komponen organisasi lainnya. 5.

3. Ibid. cit. . Berbagai aksi demo (unjuk rasa) yang dilakukan karyawan atau pegawai bukan hanya persoalan ketidakpuasan terhadap pendapatan dan reward (ganjaran).21 20 21 Redi Panuju. op.20 Ketidakmengertian (misunderstanding) merupakan sumber disintegrasi dan konflik. karena ketidakmengertian merupakan rangsangan (stimulus) yang membangkitkan (prejudice). hlm. 2. hlm..komunikasi yang terencana dan substansi isinya terdesain. minimal terjadi proses penyebarluasan (deffusi) dimensi-dimensi organisasi pada setiap orang. tetapi lebih banyak bersumber dari ketidakmengertian mereka terhadap eksistensi organisasinya.

2. komunikasi organisasi meliputi pesan dan arusnya. tujuan. hubungannya dan keterampilan / skilnya. komunikasi organisasi meliputi orang dan sikapnya. op. sebagai seorang mahasiswa komunikasi khususnya dan jurusan lain pada umumnya agar dapat memahami komunikasi organisasi.1 Simpulan Beberapa hal yang umum dapat disimpulkan yaitu:22 1. praktekkanlah jika anda paham dengan apa yang telah kami sajikan. 22 Arni Muhammad. komunikasi organisasi terjadi dalam suatu system terbuka yang kompleks yang dipengaruhi oleh lingkungannya sendiri baik internal maupun eksternal. bagi pembaca yang aktif di organisasi. karena dimanapun kita berada kita akan bertemu dengan hal tersebut. 2. 3. . arah dan media..BAB III PENUTUP 3. 3. cit. hlm. Serta komunikasi organisasi juga bisa dijadikan konsep penelitian dilapangan nantinya. perasaannya.2 Saran 1. 67.

Al Quran dan Terjemahannya. Yogyakarta: Media Pressindo. Wayne P. Jakarta: Profesional Books. Komunikasi Antar Manusia. Terjemahan oleh Deddy Mulyana. Esensi Perilaku Organisasional. R. Sutrisna. Muhammad. RI. Deddy.DAFTAR PUSTAKA / REFERENSI Sigit. 2007. Departemen Agama. 2003. Redi. 2000. Semarang: PT Karya Putra Toha. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. De Vito. 2002. Yogyakarta: CV Andi Offset. Bandung: PT Remaja Rosda Karya . 2006. Komunikasi Organisasi.. Arni. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset Mulyana. Jakarta: Bumi Aksara. 1997. 2001. 2000. Yogyakarta: BPFE UST. 2001. Terjemahan oleh Agus Maulana. 1993. Dewi. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Soehardi. Joseph. dan Don F.F. Tommy Suprapto. Pengantar Teori Komunikasi. Panuju. Komunikasi Organisasi. 1996. Komunikasi Bisnis. Komunikasi Organisasi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful