MAKALAH Sejarah Perkembangan Akuntansi di Dunia dan di Indonesia Posted by firman On 12:27 AM No comments

  BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Akuntansi merupakan suatu ilmu yang di dalamnya berisi bagaimana manusia berfikir sehingga menghasilkan suatu kerangka pemikiran konseptual tentang prinsip, standar, asumsi, teknik, serta prosedur yang ada dijadikan landasan dalam pelaporan keuangan. Pelaporan keuangan tersebut harus berisi informasi-informasi yang berguna dalam memantu pengambilan keputusan bagi para pemakainya. Dalam kehidupan sehari-hari tanpa kita sadari, sesungguhnya kita telah menggunakan jasa akuntansi. Ketika seorang pemilik warung mencatat pembelian barag dagangannya, mencatat siapa saja yang berhutang da warungnya, memisahkan kotak antara uang yang masuk dari hasil penjualan dengan kotak uang yang dialokasikan untuk belanja kebutuhan barang dagangan dan kebutuhan operasional di warungnya. Maka, pada dasarnya pemilik warung tadi telah menerpkan teknik akuntansi. Penerapan pengetahuan di bidang akuntansi tentu semakin luas dan kompleks jika dihadapkan pada bisnis dengan skala yang lebih besar. Seperti ilmu-ilmu lainya, ilmu akuntansi juga berkembang sesuai perkembangan teknologi dan peradaban manusia. Selain itu, faktor kebutuhan juga ikut serta dalam perkembangan akuntansi itu sendiri. Akan tetapi, baik akuntansi maupun ilmu-ilmu lain tidak berkembang dengan sendirinya tanpa adanya hal yang cukup berarti yang dapat mendorong akuntansi tersebut berkembang dan bertahan hingga sekarang. Berdasarkan pada uraian-uraian di atas, maka penulis tertarik untuk membuat sebuah makalah dengan judul “Sejarah Perkembangan Ilmu Akuntansi”.

mengetahui perkembangan akuntansi di Indonesia dan mengenal lebih jauh macam dan bentuk akuntansi di zaman modern ini. maka penulis merasa perlu mencantumkan tujuan dalam penulisannya agar penulisan makalah ini lebih terarah pada sasaran yang akan dicapai. Bagaimanakah bidang-bidang dalam Akuntansi dan profesi Akuntan ? C. penulis dapat mengangkat permasalahan dalam makalah ini yaitu : 1. Bagaimanakan Definisi Akuntansi ? 4. 2. Siapa sajakah pemakai informasi akuntansi ? 5. Rumusan Masalahan Berdasarkan pada uraian latar belakang di atas. Tujuan Penulisan Berdasarkan permasalahan di atas. Manfaat Penulisan Ada beberapa manfaat yang penulis harapkan dalam penulisan makalah ini yaitu sebagai berikut. Meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang seluk beluk ilmu akuntansi. Sebagai bahan bacaan dan acuan bagi diri sendiri.B. Bagaimanakah Sejarah perkembangan akuntansi di Indonesia ? 3. rekan-rekan. 1. D. Bagaimana sejarah perkembangan ilmu akuntansi dari pertama kali muncul di dunia? 2. Meningkatkan rasa disiplin dan tanggung jawab dalam menyelesaikan suatu masalah atau pekerjaan yang dibebankan orang lain kepada penulis. 3. serta generasi yang akan datang. Tujuan penulisan tersebut yakni untuk mendapatkan gambaran yang pasti tentang sejarah perkembangan ilmu akuntansi dari sejak dahulu hingga sekarang. BAB II PEMBAHASAN A. Sejarah Perkembangan Ilmu Akuntansi Dari Pertama Kali Muncul Di Dunia Akuntansi sebenarnya sudah ada sejak manusia itu mulai bisa menghitung dan membuat suatu .

Geometrica. Proportioni et Propotionalita. Seperti yang dikemukakan oleh Russel (dalam Rosjidi. 1997) menyebutkan“Orang yang pertama-tama “menulis” (bukan menerbitkan seperti Pacioli) tentang double entry bookkeeping system adalah Bonedetto Cotrugli pada 1458. 36 tahun sebelum terbitnya buku Pacioli. ahli matematika mengarang sebuah buku yang berjudul Summa de Aritmatica. Pada abad XV terjadilah perkembangan dan perluasan perdagangan oleh pedagang-pedagang Venesia. Cara seperti ini menghasilkan pembukuan yang sistematis dan laporan keuangan yang terpadu.” Jika kita kaji sejarah terutama sejarah Islam. Menurut pendapat Mattessich (dalam Harahap. di mana dalam suatu bab berjudul Tractatus de Computies et Scriptoris yang memperkenalkan dan mengajarkan sistem pembukuan berpasangan yang disebut juga dengan sistem kontinental. Setelah itu perkembangan akuntansi juga ditandai dengan adanya seorang yang bernama Lucas Pacioli pada tahun 1494. kekayaan perusahaan serta hak pemilik. sayangnya literatur belum banyak menganalisis bagaimana rupa eksistensi akuntansi pada zaman itu (± 570 Masehi). sebenarnya pada awal pertumbuhannya sudah ada sistem akuntansi. bahkan daun menurut tingkat kebudayaan manusia waktu itu. Perkembangan perdagangan ini menyebabkan orang waktu itu memerlukan suatu sistem pencatatan yang lebih baik. yaitu debet dan kredit. 1999) “Sebenarnya orang-orang Italia dalam abad ke-14 baru menerapkan sistem . Dengan demikian penjelasan ini maka pertentangan sebenarnya tidak ada. yang pada awalnya dulu itu dengan menggunakan batu. Italia dengan judul “Summa de Arithmatica. Sedangkan selama ini kita kenal bahwa penemu sistem tata buku berpasangan ini maka dapat dikemukakan sebagai berikut. Geometrica. Akan tetapi. Namun buku Benedetto Cotrugli ini baru terbit pada tahun 1573 atau 89 tahun setelah buku Pacioli terbit. Inoue (dalam Harahap. Double entry accounting systemtelah disepakati para ahli mula-mula diterbitkan oleh Luca Pacioli dalam bukunya yang berisi 36 bab yang terbit pada tahun 1949 di Florence. Kemudian kedua bagian ini diatur sedemikian rupa sehingga selalu seimbang. karena perusahaan mendapatkan gambaran tentang laba rugi usaha. 1997) bahwa double entry sudah ada sejak 5000 tahun yang lalu.catatan. Proportioni et Proportionalita” yang berisi tentang palajaran ilmu pasti. Sistem berpasangan adalah sistem pencatatan semua transaksi ke dalam dua bagian. kayu. sehingga dengan demikian akuntansi juga mulai berkembang.

Sistem akuntansi yang manual beralih ke sistem EDP dengan mulai dikenalkannya “punch card record”. di mana waktu itu para manajer pabrik misalnya. 3. serta pengawasan dana pemerintah. dan 4. antara lain: 1. Tahun 1850 : laporan laba/rugi menggantikan posisi neraca sebagai laporan yang dianggap lebih penting. Dalam artikelnya. Norma pemeriksaaan akuntan juga mulai dirumuskan. Tahun 1800 : masyarakat menjadikan neraca sebagai laporan yang utama digunakan dalam perusahaan. ingin mengetahui biaya produksinya. Herbert (dalam Harahap. Tahun 1825 : mulai dikenalkan pemeriksaaan keuangan (financial auditing).” Pertengahan abad ke 18 terjadi revolusi industri di Inggris yang mendorong pula perkembangan akuntansi. Tahun 1950 s/d 1975 : Pada tahun ini banyak yang dapat dicatat dalam perkembangan akuntansi. akuntansi pemerintahan. akuntansi untuk perpajakan. Laporan keuangan mulai diseragamkan. Mulai diperkenalkan teknik-teknik analisis biaya. . 2. Tahun 1925 : banyak perkembangan yang terjadi tahun ini.pembukuan berpasangan lengkap setelah terlebih dahulu digunakan oleh saudagar-saudagar Moslem (Moslem Merchants). Tahun 1900 : di USA mulai diperkenalkan sertifikasi profesi yang dilakukan melalui ujian yang dilaksanakan secara nasional. Sebab dengan mengetahui berapa besar biaya produksi mereka dapat mengawasi efektifitas proses produksi dan menetapkan harga jual. 1997) menjelaskan perkembangan akuntansi sebagai berikut. Sejalan dengan itu berkembanglah akuntansi dengan bidang khusus yaitu akuntansi biaya. Akuntansi biaya memfokuskan diri pada pencatatan biaya produksi dan penyediaan informasi bagi manajemen. Tahun 1775 : pada tahun ini mulai diperkenalkan pembukuan baik yang single entry maupundouble entry.

penggolongan dan aktivitas lain yang bertujuan menciptakan informasi akuntansi berdasarkan pada data. Sistem informasi semakin canggih yang mencakup perkembangan model-model organisasi. 2. Management accounting sebagai bidang akuntan yang khusus untuk kepentingan manajemen mulai dikenal dan berkembang cepat. Jasa-jasa perpajakan seperti kunsultan pajak dan perencanaan pajak mulai ditawarkan profesi akuntan. teori pengambilan keputusan. Sedangkan akuntansi menyangkut kegiatan-kegiatan yang bersifat konstruktif dan analitikal seperti kegiatan analisis dan interpretasi berdasarkan informasi . Social accounting manjadi isu yang membahas pencatatan setiap transaksi perusahaan yang mempengaruhi lingkungan masyarakat. perencanaan organisasi. 3. 7. 3. Pada periode ini akunansi sudah menggunakan computer untuk pengolahan data. Metode permintaan yang menggunakan computer dalam teori cybernetics. 4. Muncul jasa-jasa manajemen seperti system perencanaan dan pengawasan. perkembangan itu antara lain: 1. dan 5. 4. 5.   B. Sistem ini disebut juga dengan tata buku yang sebenarnya tidaklah sama dengan akuntansi. Perencanaan manajemen serta management auditing mulai diperkenalkan. dan analisis cost benefit. seperti yang dipakai di Belanda saat itu. Sudah dilakukan Perumusan Prinsip Akuntansi (GAAP). peringkasan. 6. Total system review yang merupakan metode pemeriksaan efektif mulai dikenal. Timbulnya management scienceyang mencakup analisis proses manajemen dan usaha-usaha menemukan dan menyempurnakan kekurangan-kekurangannya. 1. Sejarah Perkembangan Akuntansi di Indonesia Akuntansi di Indonesia pada awalnya menganut sistem kontinental.yaitu sebagai berikut. di mana tata buku menyangkut kegiatan-kegiatan yang bersifat konstruktif dari proses pencatatan. 2. Tahun 1975 : mulai periode ini akuntansi semakin berkembang dan meliputi bidang-bidang lainnya. Analisis Cost Revenue semakin dikenal.

Akhir abad ke-18 VOC mengalami kemunduran dan akhirnya dibubarkan pada tanggal 31 Desember 1799. bukti autentik mengenai catatan pembukuan di Indonesia paling tidak sudah ada menjelang pertengahan abad ke-17. Dalam hubungan itu. Dalam kurun waktu itu. mereka datang dengan tujuan untuk berdagang. Perkembangan selanjutnya tata buku sudah mulai ditinggalkan orang. Berkembangnya sistem akuntansi Anglo Saxon di Indonesia disebabkan adanya penanaman modal asing di Indonesia yang membawa dampak positif terhadap perkembangan akuntansi. Di Indonesia perusahaan atau orang semakin banyak menerapkan sistem akuntansi Anglo Saxon. VOC memperoleh hak monopoli perdagangan rempah-rempah yang dilakukan secara paksa di Indonesia. Perbedaan Akuntansi Sistem Kontinental dengan Anglo Saxon: Zaman Kolonial Pada waktu orang-orang Belanda datang ke Indonesia kurang lebih abad ke-16. karena sebagian besar penanaman modal asing menggunakan sistem akuntansi Amerika Serikat (Anglo Saxon). kemudian menerapkan ilmu akuntansi itu di Indonesia. Kemudian mereka membentuk perserikatan Maskapai Belanda yang dikenal dengan nama Vereenidge Oost Indische Campagnie (VOC). mengemukakan bahwa menurut Stible dan Stroomberg.akuntansi. Ans Saribanon Sapiie (1980). Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembukuan merupakan bagian dari akuntansi. baik frekuensi maupun nilainya terus bertambah dari waktu ke waktu. Penyebab lain sebagian besar mereka yang berperan dalam kegiatan perkembangan akuntansi menyelesaikan pendidikannya di Amerika. . dimana jumlah transaksi dagangnya. Pada tahun itu bisa dipastikan Maskapai Belanda telah melakukan pencatatan atas mutasi transaksi keuangan. yang didirikan pada tahun 1602. Saat ini sistem Anglo Saxon semakin populer di Indonesia baik dalam pendidikan akuntansi maupun dalam praktek dunia bisnis.

diadakan latihan pegawai dan kursus-kursus pembukuan pola Belanda.Zaman Penjajahan Belanda Setelah VOC bubar pada tauhn 1799. yaitu . kondisi pembukuan pada masa pendudukan Jepang tidak mengalami perubahan. System pembukuan India atau system Bombay System pembukuan Arab atau Hadramaut Zaman Penjajahan Jepang Pada masa penjajahan Jepang 1942-1945. catatan pembukuannya menekankan pada mekanisme debet dan kredit. Hal ini menyebabkan kekurangan tenaga kerja pada jawatan-jawatan negara termasuk Kementrian Keuangan. Hadibroto (1992) mengikhtisarkan system pembukuan asal etnis sebagai berikut. namun . Untuk mengatasi hal tersebut. yang antara lain dijumpai pada pembukuan Amphioen Socyteit bergerak dalam usaha peredaran candu atau morfin (amphioen) yang merupakan usaha monopoli di Belanda.System Tio Tjoe atau System Swatow. banyak orang Belanda yang ditangkap dan dimasukkan kedalam sel-sel oleh tentara Jepang.System Kanton. .System gaya baru.System Hokkian (Amoy). terdiri dari lima kelompok. kekuasaannya diambil alih oleh Kerajaan Belanda. . dan tidak dijumpai adanya kerangka pemikiran konseptual untuk mengembangkan system pencatatan karena kondisinya sangat menekankan pada praktik-praktik dagang yang semata-mata untuk kepentingan perusahaan Belanda. . Jepang juga mengajarkan pembukuan dengan menggunakan huruf Kanji.System Hokka. . Pada waktu itu.zaman penjajahan Belanda dimulai tahun 1800-1942. Catatan pembukuannya merupakan modifikasi system Venesia-Italia. Sejalan dengan itu. System pembukuan Cina.

laporan keuangan dari perusahaan yang akan go public. Setelah pada tahun 1950-an perusahaan milik Belanda dinasionalisasi dan modal asing pun mulai masuk. mencatat. Sedangkan menurut Meigs (dalam wikipedia. organisasi. Zaman Kemerdekaan System akuntansi yang berlaku awalnya di Indonesia adalah system akuntansi Belanda yang lebih dikenal system tata buku. atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer.tidak diajarkan pada orang-orang Indonesia. C. dengan maksud antara lain: menghimpun prinsip-prinsip yang lazim berlaku di Indonesia dan sebagai prasarana bagi terbentuknya pasar uang dan modal di Indonesia pada waktu itu. yaitu wadah wadah organisasi profesi akuntansi di Indonesia. dan lembaga pemerintah. 2007) akuntansi adalah suatu sistem informasi yang mengidentifikasi. berdiri di Jakarta pada tanggal 23 Desember 1957. penjabaran. dan mengkomunikasikan kejadian ekonomi dari suatu organisasi kepada pihak yang berkepentingan.com. otoritaspajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan. harus disusun atas dasar prinsip-prinsip akuntansi tersebut. terutama dari Amerika yang juga membawa system akuntansinya sendiri yang harus diikuti perusahaan miliknya di Indonesia. perusahaan yang ada masih tetap menigkuti system akuntansi Belanda yang sudah mapan. Standar Akuntansi Indonesia Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI). Sejak saat ini muncullah dualisme system akuntansi di Indonesia. Pada saat yang sama. Definisi Akuntansi Menurut Weygant (dalam Yadiati & Wahyudi. 2008) akuntansi adalah pengukuran. investor. Akuntansi adalah seni . pemerintah Indonesia melakukan upaya harmonisasi system akuntansi sehingga diupayakan untuk menghapus dualisme tadi sehingga berakhirlah dualisme system akuntansi di Indonesia. IAI berhasil menyusun dan menerbitkan Prinsip Akuntansi Indonesia (PAI) pada tahun 1973. Pada tahum 1980 atas bantuan pinjaman dari World Bank.

(3) pengukuran. pencatatan dilakukan secara sistematis. Akuntansi adalah proses mengindetifikasi. Pemilik membutuhkan informasi akuntansi untuk mengetahui posisi keuangan . menyajikan informasi berdasarkan transaksi yang sedang atau sudah berlangsung. dan (4) pengkomunikasian.dalam mengukur. mengukur . Pemakai Informasi Akuntansi Hasil dari proses kegiatan akuntansi adalah informasi keuangan yang ditujukan kepada pihak yang berkepentingan dengan perusahan (stakeholder). Pimpinan merupakan pihak yang bertanggung jawab terhadap kinerja perusahaan. Pemilik perusahaan (investor). pengawasan. Secara luas. dan pengevaluasian kinerja perusahaan. . menetapkan nilai dari peristiwa yang dipilih tersebut dalam satuan uang. D. Interpretasi akuntansi terdiri dari tiga bagian yaitu: (1) pengidentifikasian.Pemakai intern Pemakai intern merupakan pihak yang mengelola kegiatan usaha. mengenalai aatu memilah peristiwaperistiwa ekonomi yang merupakan laporan keuangan/transaksi. dan melaporkan informasi ekonomi untuk memiungkinkan adanya pembuatan pertimbangan dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakn informasi akuntansi. akuntansi juga dikenal sebagai “bahasa bisnis”. secara singkat akuntansi berarti rekening atau perkiraan. . (2) mencatat. Agar sapat mengidentifikasi siapa saja pihak-pihak yang membutuhkan informasi tersebut akuntasi dan untuk apa informasi tersebut bagi mereka. Pemilik merupakan pihak yang menyetorkan modal untuk kegiatan usaha. berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan. pimpinan melakukan perencanaan. pengendalian. Dengan demikian. Dengan menggunakan informasi akuntansi. kemudian pencatatan ini diklasifikasi dan diringkas. Salah satu definisi mengenai akuntansi dikemukakan oleh American Accounting Assosiation sebagai berikut.Pemakai ekstern Pemakai ekstern yang memakai informasi akuntansi adalah sebagai berikut: a. yaitu pimpinan perusahaan.

2. pelanggan. karyawan bisa mengetahui kemampuan perusahaan dalam memberikan upah. Akuntansi Keuangan merupakan bidang akuntansi terutama yang berkaitan dengan pencatatan dan pelaporankeuangan perusahaan yang ditujukan terutama kepada pihak-pihak eksternal perusahaan seperti investor. E. dana pensiun. Dengan laporan keuangan. kreditor. lembaga pemerintah. Akuntansi Manajemen merupakan bidang akuntansi yang termasuk didalamnya akuntansi keuangan dan data-data keuangan estimasian yang berguna bagi manajer untuk menjalankan operasi perusahaan sehari-hari dan merencanakan masa depan operasi perusahaan. 4. Kreditor merupakan pihak yang memberikan pinjaman kepada perusahaan sebagai tambahan modal. Pemerintah memerlukan informasi akuntansi untuk menetapkan besar pajak yang ditanggung perusahaan. Kemampuan perusahaan terhadap dua hal tersebut bisa diketahui melalui laporan keuangan. 5. b. seperti penyediaan lapangan kerja dan manfaat sosial lainnya. Kreditor. pencatatan dan pelaporan pajak-pajak yang menjadi kewajiban perusahaan untuk dibayarkan kepada pemerintah berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang berlaku. Pemeriksaan Laporan Keuangan (Auditing) merupakan bidang akuntansi yang berhubungan . pemasok dan masyarakat. Perpajakan merupakan bidang akuntansi yang berhubungan dengan perencanaan penghitungan. Bidang-bidang Akuntansi dan Profesi Akuntan Bidang-bidang Akuntansi 1. Pajak perusahaan digunakan untuk melaksanakan pembangunan. c. dan kesempatan kerja. Akuntansi biaya ini bermanfaat bagi manajemen untuk merencanakan dan mengendalikan biaya-biaya perusahaan. Perusahaan yang berkembang turut andil dalam perekonomian nasional. Karyawan.dan kinerja perusahaan. Pemerintah. d. Masyarakat. Informasi akuntansi diperlukan kreditor sebagai dasar untuk memberikan pinjaman. e. 3. Akuntansi Biaya merupakan bagian dari akuntansi manajemen yang berhubungan dengan pencatatan dan pelaporan biaya biaya perusahaan. Karyawan adalah sumber daya manusia yang berperan memajukan kinerja perusahaan.

7. Perancangan Sistem Informasi merupakan bidang akuntansi yang meliputi kegiatan identifikasi kebutuhan informasi untuk kepentingan internal maupun eksternal yang akan membantu manajemen untuk mengawasi dan mengendalikan jalannya operasi perusahaan. 2. penganggaran. Konsultasi Manajemen merupakan jasa yang dapat diberikan oleh akuntan selain yang berhubungan dengan akuntansi seperti studi kelayakan.dengan pemeriksaan kewajaran pencatatan dan pelaporan keuangan yang disusun dan dipublikasikan oleh manajemen perusahaan. lulus dari pendidikan profesi akuntansi dan bersertifikasi sebagai akuntan publik melalui ujian sertifikasi akuntan publik (USAP). susunan organisasi. 6. perpajakan dan konsultasi manajemen. Jika mereka bekerja di pabrik mereka disebut akuntan biaya atau akuntan industri. Akuntan Manajemen (Akuntan Internal) adalah akuntan yang memberikan jasa untuk kepentingan manajemenperusahaan tertentu. biaya. seperti jasa pemeriksaanlaporan keuangan (auditing). 3. 8. Jika mereka bekerja sebagai kepala bagian akuntansi sering disebut kontroler. Akuntansi Pemerintahan atau Sektor Publik merupakan bidang akuntansi yang berhubungan dengan pencatatan dan pelaporan keuangan pada organisasai pemerintahan atau organisasi yang memberikan jasa publik 10. Untuk dapat berprofesi sebagai akuntan publik seseorang harus lulus dari Perguruan Tinggi jenjang strata satu (S1) akuntansi. Akuntan Publik yaitu akuntan yang memberikan jasa terutama kepada publik (masyarakat). aset dan laba. Akuntan Pemerintah adalah akuntan yang memberikan jasa atau bekerja pada organisasi . analisis data ekonomi dan lain-lain Profesi di Bidang Akuntansi 1. Penganggaran merupakan bidang akuntansi yang berhubungan dengan penyusunan rencana secara terinci untuk mencapai sasaran yang ditetapkan perusahaan seperti penjualan. Pemeriksaan Internal merupakan bidang akuntansi yang berhubungan dengan kegiatan pemeriksaan efisiensi dan efektivitas operasi perusahaan dan untuk menjamin bahwa para karyawan dan bagian bagian dari perusahaan telah melaksanakan prosedur dan rencana yang ditetapkan manajemen 9. perancangan sistem infomasi dan pemeriksaan internal. Bidang pekerjaan akuntan ini meliputi perencanaan dan pengendalian biaya.

Saran Penulis mengharapkan kepada semua pihak yang terutama pihak yang terkat dengan langsung agar dapat menggunakan akuntansi sebagaimana mestinya.blogspot.Kesimpulan Berdasarkan uraian pada bab-bab sebelumnya. B. Sedangkan di Indonesia. http://firman-teach. 4. mengukur . Lebih dari itu. Konsultan Manajemen adalah akuntan yang memberikan jasa konsultasi untuk menajemen misalnya konsultasi mengenai perpajakan. terlebih di zaman yang semakin maju ini.pemerintahan. Akuntansi adalah proses mengindetifikasi. tetapi jejak yang jelas baru ditemui pada pembukuan Amphion Society yang berdiri di Jakarta sejak tahun 1747. penulis mengharapkan agar tidak melupakan serta dapat mempertahankan dan mengembangkan akuntansi itu sendiri. dan melaporkan informasi ekonomi untuk memiungkinkan adanya pembuatan pertimbangan dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakn informasi akuntansi. terutama di zaman modern ini yang pertarungan bisnis dan perkembangan ilmu dan teknologi yang semakin pesat menuntut semua kegiatan menggunakan ilmu akuntansi meskipun terkadang tidak dilakukan persis sesuai dengan aturan. konsultasi mengenai kelayakan rencana investasi dan perancangan sistem informasi manajemen. Akuntansi sangat berhubungan dengan bidang-bidang lain meskipun hal itu tidak selalu berhubungan. maka penulis dapat menyimpulkan bahwa orang yang pertama kali menulis buku tentang double entry bookkeeping system adalah Bonedetto Cotrugli dan orang yang pertama kali menerbitkan buku tentang double entry bookkeeping system adalah Luca Pacioli pada tahun 1949 dan menjadi tonggak munculnya Akuntansi.com/2011/10/makalah-sejarah-perkembanagn-akuntansi.   BAB III PENUTUP A. akuntansi mulai diterapkan sejak 1642.html .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful