http://sumut.kemenag.go.

id/

ANALISIS KEBIJAKAN PUBLIK
Oleh : H. Rahmansyah Ritonga, SE,Ak, M.AP Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan (BDK) Medan

Abstrak Analisis kebijakan, dalam pengertiannya yang luas, melibatkan hasil pengetahuan tentang dan di dalam proses kebijakan. Analisis kebijakan diharapkan untuk menghasilkan dan mentransformasikan informasi tentang nilai-nilai, fakta-fakta, dan tindakan-tindakan. Ketiga macam tipe informasi dihubungkan dengan tiga pendekatan analisis kebijakan, yaitu empiris, valuatif, dan normatif. Lima tipe informasi yang dihasilkan oleh analisis kebijakan adalah, masalah kebijakan, masa depan kebijakan, aksi kebijakan, hasil kebijakan, dan kinerja kebijakan. Perumusan masalah merupakan aspek paling krusial tetapi paling tidak dipahami dari analisis kebijakan. Pendekatan-pendekatan terhadap pemantauan memperhatikan hasil yang berkaitan dengan kebijakan, berfokus pada tujuan, dan orientasi pada perubahan. Tiga pendekatan utama evaluasi dalam analisis kebijakan: evaluasi semu, evaluasi formal dan evaluasi teoritis keputusan.

Kata Kunci ; Analisis, Kebijakan, Publik

PENDAHULUAN Analisis kebijakan, dalam pengertiannya yang luas, melibatkan hasil pengetahuan tentang dan di dalam proses kebijakan. Secara historis, tujuan analisis kebijakan adalah menyediakan informasi bagi pembuat kebijakan untuk dijadikan bahan pertimbangan yang nalar guna menemukan pemecahan masalah kebijakan. Analisis kebijakan mengambil dari berbagai disiplin yang tujuannya bersifat deskriptif, evaluatif, dan normatif. Analisis kebijakan diharapkan untuk menghasilkan dan

mentransformasikan informasi tentang nilai-nilai, fakta-fakta, dan tindakan-tindakan. Ketiga macam tipe informasi itu dihubungkan dengan tiga pendekatan analisis kebijakan, yaitu empiris, valuatif, dan normatif. Komunikasi dan penggunaan pengetahuan yang relevan dengan kebijakan adalah sentral dalam praktik dan teori analisis kebijakan. Metodologi analisis kebijakan adalah sistem standar, aturan, dan prosedur untuk menciptakan, secara kritis menilai, dan mengkomunikasikan pengetahuan yang relevan dengan kebijakan. Metodologi analisis kebijakan mempunyai beberapa karakteristik utama : perhatian yang tinggi pada perumusan dan pemecahan masalah, komitmen kepada pengkajian baik yang sifatnya deskriptif maupun kritik nilai, dan keinginan untuk meningkatkan efisiensi pilihan di antara sejumlah alternatif lain. Lima tipe informasi yang dihasilkan oleh analisis kebijakan adalah: masalah kebijakan, masa depan kebijakan, aksi kebijakan, hasil kebijakan, dan kinerja kebijakan. Kelima tipe informasi tersebut diperoleh melalui lima prosedur analisis kebijakan: perumusan masalah, peramalan, rekomendasi, pemantauan, dan evaluasi.

Karakteristik utama masalah-masalah kebijakan adalah saling tergantung. Proses perumusan masalah-masalah kebijakan kelihatannya tidak mengikuti aturan yang jelas sementara masalah itu sendiri seringkali sangat kompleks sehingga tampak sulit dibuat sistematis.kemenag. Isu-isu kebijakan yang nampak sederhana seringkali sama kompleksnya seperti sistem masalah dari mana mereka berasal.id/ Rekomendasi merupakan proses rasional di mana para analis memproduksi informasi dan argumen-argumen yang beralasan tentang solusi-solusi yang potensial dari masalah publik. preskripsi) dapat dibandingkan dan dipertimbangkan menurut waktu kapan prosedur-prosedur tersebut digunakan (sebelum vs sesudah tindakan) dan jenis pertanyaan yang sesuai (empirik. Para analis kebijakan lebih sering gagal karena mereka memecahkan masalah yang salah dibanding karena mereka menemukan solusi yang salah terhadap masalah yang benar. Analisis kebijakan umunya bersifat kognitif. dan saling eksklusif. pencarian masalah. Perumusan masalah adalah suatu proses dengan empat tahap yang saling tergantung: penghayatan masalah. artifisial. probabilitas hasil. dan dinamis. Isuisu kebijakan merupakan hasil dari perselisihan sebelumnya tentang hakikat masalah-masalah kebijakan. Setiap argumen kebijakan mempunyai enam elemen: informasi yang relevan dengan kebijakan. Banyak dari masalah kebijakan yang sangat penting adalah yang rumit karena masalah-masalah tersebut merupakan suatu sistem masalah yang benar-benar kompleks yang mengandung konflik yang tinggi di antara para pelaku kebijakann yang saling bersaing.go. merupakan realitas objektif. Terdapat tiga bentuk utama analisis kebijakan: retrospektif. dan penguat. hasil.http://sumut. pembenaran. sedangkan pembuat kebijakan bersifat politis. evaluasi. ELEMEN ANALISIS KEBIJAKAN Analisis kebijakan terdiri dari tiga elemen: metode-metode kebijakan. utilitas (nilai). komponen informasi kebijakan. Masalah yang rumit mengharuskan analisis mengambil bagian aktif dalam mendefinisikan sifat masalah itu sendiri. Masalah-masalah kebijakan jarang dipecah ke dalam bagian-bagian yang independen. subjektif. prediksi. dan terintegrasi. analisis kebijakan diarahkan secara seimbang kepada perumusan masalah dan pemecahan masalah. pendefinisian . merupakan kreasi subjektif dari pelaku kebijakan. dukungan. dan para pelaku kebijakan merupakan produk dari sistem kebijakan. Sistem kebijakan bersifat dialektis. dan transformasi informasi kebijakan. alternatif. masalah-masalah sesungguhnya merupakan sistem masalah dengan sifat-sifat yang teologis (purposif) sedemikian rupa sehingga dari keseluruhan tidak sama dengan jumlah kuantitatif bagian-bagiannya. bantahan. valuatif. berbeda. normatif). Kompleksitas dari struktur masalah bervariasi sesuai dengan karakteristik dan hubungan di antara lima elemen: pembuat kebijakan. prospektif. Prosedur-prosedur yang paling umum untuk memecahkan masalah-masalah kemanusiaan (deskripsi. Perumusan masalah merupakan aspek paling krusial tetapi paling tidak dipahami dari analisis kebijakan. yang didasarkan pada interpretasi yang selektif terhadap kondisi masalah. klaim kebijakan.

dan konjektur. dan perlakuan terhadap kelompok target. dan masa depan normatif. dan spesifikasi masalah. dan intuitif. analisis hierarki. analisis asumsional dan pemetaan argumentasi. dan masalah formal. spesifikasi periode waktu. Pemahaman dan penggunaan teknik peramalan dibuat lebih mudah jika mereka dikelompokkan menurut tiga pendekatan: ekstarpolatif. dan rekomendasi alternatif yang paling dapat memenuhi kebutuhan. memprediksi. Model kebijakan tidak dapat membedakan antara pertanyaan yang penting dan tidak penting. Peramalan dapat digunakan untuk membuat estimasi tentang tiga tipe situasi masyarakat masa depan: masa depan potensial.id/ masalah. Tiap tahap-tahap itu menghasilkan informasi mengenai situasi masalah. dan konjektur didasarkan pada argumen yang berdasar pada fikiran dan motivasi. Model-model kebijakan berguna dan penting. Proyeksi dibenarkan oleh argumen dari metode kasus paralel. bentuk ekspresi (verbal. brainstorming. nilai atau kesempatan. karena penilaian berada di luar model dan bukan bagiannya. analisis klasifikasional. prediksi. perbandingan konsekuensi dua atau lebih alternatif untuk memecahkan masalah. teoritis. penggunaannya bukan masalah pilihan. masalah substantif.http://sumut. Model pilihan sederhana menghindari kompleksitas dari kebanyakan situasi pilihan. masa depan yang masuk akal. dan pandangan pribadi. Model-model kebijakan adalah penyederhanaan representasi aspek-aspek kondisi masalah yang terseleksi. prosedur pengukuran. Metode-metode untuk merumuskan masalah-masalah kebijakan meliputi analisis batasan. Peramalan dapat mengambil tiga bentuk utama: proyeksi. Kelebihan dari satu pendekatan atau teknik seringkali merupakan keterbatasan dari yang lainnya. prediksi didasarkan pada argumen yang berasal dari sebab dan analogi. prosedural). juga model tidak dapat menjelaskan.go. meta masalah. mengevaluasi atau membuat rekomendasi. demikian sebaliknya. semenjak setiap orang menggunakan beberapa model untuk menyederhanakan kondisi masalah. MORAL DAN ETIKA ANALISIS KEBIJAKAN Metode analisis kebijakan sangat terkait dengan persoalan moral dan etika. teori. analisis perspektif berganda. tipe definisi. Rekomendasi berkenaan pemilihan secara bernalar dua atau lebih alternatif. Masing-masing mempunyai bentuk yang berbeda: ekstrapolasi kecenderungan. karena rekomendasi kebijakan mengharuskan kita menentukan alternatif-alternatif mana yang paling bernilai dan mengapa demikian. karena . Pendekatanpendekatan yang berbeda mengenai peramlan bersifat saling melengkapi. dan asumsi-asumsi metodologis (pengganti lawan perspektif). Model pilihan yang sederhana mengandung dua elemen utama: premis fakta dan premis nilai.kemenag. Tujuan dan sasaran dapat dibandingkan dan dipertentangkan dalam hal dan arah tujuannya. simbolis. Dimensi-dimensi yang paling penting dari model-model kebijakan adalah tujuan (deskriptif lawan normatif). Model pilihan yang sederhana meliputi definisi masalah yang memerlukan dilakukannya suatu tindakan. sinektika.

substantif. Pemantauan menghasilkan pernyataan yang bersifat penandaan setelah kebijakan dan program diadopsi dan diimplementasikan (ex posy facto). Tipe-tipe pilihan yang rasional dibedakan menurut bentuk kriteria penentuan alternatif. Antara lain adalah efektivitas. memaksimalkan redistribusi kesejahteraan (rawls). Analisis biaya efektifitas tepat digunakan jika sasaran-sasaran tidak dapat diungkapkan dalam pendapatan bersih. Ada dua jenis hasil kebijakan: keluaran . Pilihan publik dan swasta berbeda dalam tiga hal: hakekat proses kebijakan publik. Informasi yang dihasilkan melalui pemantauan memiliki setidak-tidaknya empat fungsi: ketundukan. Sebagian besar pilihan adalah bersifat multirasional karena pilihan-pilihan tersebut mempunyai dasar rasional yang banyak pula.http://sumut. spesifikasi kelompok sasaran. pemerikasaan. memaksimalkan kesejahteraan bersih (kaldor-hicks). dan erotetis. legal. dan hasil yang terjadi pada satu titik waktu. Pemantauan bermaksud memberikan pernyataan yang bersifat penandaan dan oleh karenanya terutama berkepentingan untuk menetapkan premis-premis faktual tentang kebijakan publik. sosial. dan akibat yang terus berkembang sejalan dengan berjalannya waktu. KESIMPULAN Pemantauan merupakan prosedur analisis kebijakan guna menghasilkan informasi tentang penyebab dan konsekuensi dari kebijakan-kebijakan publik. identifikasi tipetipe biaya dan manfaat. maka pilihanpilihan tersebut harus memuaskan kondisi yang dilukiskan sebagai teori rasionalitas komprehensif dalam pembuatan keputusan. Dan resiko serta ketidakpastian. analisis dan interpretasi informasi. dan eksplanasi.id/ model ini didasarkan pada tiga asumsi yang tidak realistis: pembuat keputusan tunggal. Dalam membuat rekomendasi analisis kebijakan secara khusus menjawab berbagai persoalan tentang sasaran. ekonomis. kepastian. dan rekomendasi itu sendiri. Bukti tentang hal ini ditunjukkan dengan adanya enam rasionalitas: teknis. kecukupan. sedangkan peramalan menghasilakan pernyataan yang bersifat penandaan sebelum tindakan dilakukan (ex ante). pengumpulan. Jawaban terhadap persoalan kesejahteraan masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai cara: memaksimalkan kesejahteraan individu.kemenag. dan arti barang-barang publik. efisiensi. melakukan diskonting terhadap biaya dan manfaat. spesifikasi kriteria untuk merekomendasi. hambatan-hambatan. Dalam melakukan analisis biaya-manfaat adalah perlu untuk melengkapi serangkaian langkah-langkah: spesifikasi sasaran. akuntansi. ketidakpastian atau resiko. perataan. melindungi kesejahteraan minimal (pareto). Agar pilihan menjadi rasional dan pada saat yang sama komprehensif. Identikasi alternatif.go. Model pilihan yang kompleks didasarkan pada asumsi-asumsi yang lain: banyaknya pembuat kebijakan. daya tanggap dan kelayakan. eksternalitas waktu. Dua pendekatan utama untuk rekomendasi analisis kebijakan publik adalah analisis biayamanfaat dan analisis biaya efektivitas. hakekat tujuan kebijakan publik yang bersifat kolektif. biaya.

Sintesis riset dan praktek menggunakan informasi yang tersedia dalam bentuk studi kasus dan laporan penelitian untuk merangkum. Pemantauan dapat dipilah ke dalam empat pendekatan: akuntansi sistem sosial.25 Tahun 2007. Sementara itu. dan evaluasi teoritis keputusan.http://sumut. daya tanggap. pemeriksan sosial. dan sintesis riset dan praktek. Bergulat dengan Krisis dan Pemulihan Ekonomi di Indonesia. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan. orientasi masa kini dan masa lalu. kesamaan. rancangan yang acak. dan mengkaji hasil-hasil dari implementasi kebijakan dan program di masa lalu. Eksperimental sosial berusaha untuk mengikuti prosedur yang digunakan dalam eksperimen klasik dalam laboratorium: kontrol langsung terhadap perlakuan atau stimuli. kecukupan. Kriteria evaluasi kebijakan: efektifitas. eksperimental sosial.Djiwandono. Kompas.1990. Hal. Dzulkarnain. Kapasitas eksperimen sosial untuk menghasilkan inferensi kausal yang valid disebut validitas internal. . Bandung: Books Terrace And Library.kemenag. Tindakan kebijakan juga ada dua: masukan dan proses.Investasi Asing dan Industrialisasi di Indonesia: LP3ES. ada kelompok pembanding (kontrol). Sitompul. Kompas. J. kejelasan dan kritik nilai-nilai yang mendasari pilihan tujuan dan sasaran dan penyediaan informasi bagi perumusan masalah dan inferensi praktis. Evaluasi mempunyai beberapa karakteristik yang membedakannya dari metode-metode analisis kebijakan yang lain: titik berat kepada nilai hubungan ketergantunagn antara nilai dan fakta. Soedrajad.go. dan dualitas nilai. estimasi. Daftar Pustaka Hill.id/ dan dampak. pemeriksaan sosial. Problematika Perbankan. Pendekatan-pendekatan terhadap pemantauan memperhatikan hasil-hasil yang berkaitan dengan kebijakan. dan dapat digunakan untuk mebuat argumen dengan cara kasus paralel dan analogi. berfokus pada tujuan.com. Pengusaha dalam Negeri tentang UU No. membandingkan. Keterbatasan utama dari sintesis riset dan praktek adalah reliabilitas dan validitas informasi yang tersedia tersebut. Fungsi-fungsi utama dari analisis kebijakan adalah penyediaan informasi yang valid dan dapat dipercaya mengenai kinerja kebijakan.2001. dan orientasi pada perubahan. tindakan kebijakan memiliki dua tujuan utama: regulasi dan alokasi. Pemeriksaan sosial merupakan respon konstruksi terhadap keterbatasan dan akuntansi sistem sosial dan eksperimental sosial. membantu mencakup banyak dimensi dari proses kebijakan. Tiga pendekatan utama evaluasi dalam analisis kebijakan: evaluasi semu. 2005. evaluasi formal. dan kelayakan. Metode ini efisien.

http://sumut.go.id/ .kemenag.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful