BAB I PENDAHULUAN I. 1.

LATAR BELAKANG Terumbu karang secara umum dapat dinisbatkan kepada struktur fisik beserta ekosistem yang menyertainya yang secara aktif membentuk sedimentasi kalsium karbonat akibat aktivitas biologi (biogenik) yang berlangsung di bawah permukaan laut. Bagi ahli geologi, terumbu karang merupakan struktur batuan sedimen dari kapur (kalsium karbonat) di dalam laut, atau disebut singkat dengan terumbu. Bagi ahli biologi terumbu karang merupakan suatu ekosistem yang dibentuk dan didominasi oleh komunitas koral. Dalam peristilahan 'terumbu karang', "karang" yang dimaksud adalah koral, sekelompok hewan dari ordo Scleractinia yang menghasilkan kapur sebagai pembentuk utama terumbu. Terumbu adalah batuan sedimen kapur di laut, yang juga meliputi karang hidup dan karang mati yang menempel pada batuan kapur tersebut. Sedimentasi kapur di terumbu dapat berasal dari karang maupun dari alga. Secara fisik terumbu karang adalah terumbu yang terbentuk dari kapur yang dihasilkan oleh karang. Di Indonesia semua terumbu berasal dari kapur yang sebagian besar dihasilkan koral. Kerangka karang mengalami erosi dan terakumulasi menempel di dasar terumbu. Dalam banyak publikasi internasional 'terumbu karang' sering juga disebut secara singkat dengan 'terumbu' saja karena keduanya sama artinya, misalnya 'ikan terumbu karang' disebut sebagai 'ikan terumbu'. Di Indonesia, sebagian penulis menggunakan istilah 'ikan karang' yang salah kaprah. Jenis-jenis koral meliputi Acropora spp, Porites spp., Favia spp. dan lain-lain. Jenis-jenis terumbu atau terumbu karang meliputi atoll, terumbu penghalang, dan terumbu tepi. Di dalam terumbu karang, koral adalah insinyur ekosistemnya. Sebagai hewan yang menghasilkan kapur untuk kerangka tubuhnya,karang merupakan komponen yang terpenting dari ekosistem tersebut. Baik buruknya kondisi suatu ekossistem terumbu karang dilihat dari komunitas karangnya. Kehadiran karang di terumbu akan diikuti oleh kahadiran ratusan biota lainnya (ikan, invertebrata, algae), sebaliknya hilangnya karang akan diikuti oleh perginya ratusan biota penghuni terumbu karang. Disamping
1

Karang kadangkala disebut juga sebagai karang batu (karang yang keras seperti batu) atau karang terumbu (karang yang menghasilkan kapur pembentuk terumbu). Terumbu karang dan segala kehidupan yang ada didalamnya merupakan salah satu kekayaan alam yang dimiliki bangsa Indonesia yang tak ternilai harganya. Mengetahui upaya-upaaya penyelamatan terumbu 2 .menghasilkan sedimen kapur pembentuk terumbu. karang juga meningkatkan kompleksitas dan produktivitas ekosistem. bukan karang lunak. Jika istilah karang digunakan secara sendiri maka itu mengacu pada karang batu atau karang terumbu.000 km2. Apa penyebab sehingga Terumbu Karang mengalami kerusakan ? 2. Diperkirakan luas terumbu karang yang terdapat di perairan Indonesia adalah lebih dari 60. disamping hutan mangrove dan padang lamun. yang tersebar luas dari perairan Kawasan Barat Indonesia sampai Kawasan Timur Indonesia (Walters. Mengetahui jenis-jenis terumbu karang dserta letaknya ekosistem terumbu karang di Indonesia 3. 1998). Indonesia merupakan tempat bagi sekitar 1/8 dari terumbu karang Dunia (Cesar 1997) dan merupakan negara yang kaya akan keanekaragaman biota perairan dibanding dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Mengetahui potensi terumbu karang di Indonesia 2. Terumbu karang merupakan salah satu komponen utama sumber daya pesisir dan laut utama. Apa saja yang dapat dilakukan untuk memperbaiki Terumbu Karang yang telah rusak ? I. I. Bagaimana usaha-usaha kita dalam penyelamatan Terumbu Karang ? 3. Mengetahui penyebab rusaknya terumbu karang 4. 2. 3. 1994 dalam Suharsono. TUJUAN 1. Hal ini untuk membedakannya dengan karang lunak. RUMUSAN MASALAH 1. Karang mendapatkan makanan sebagian besar (>70%)dari algae zooxanthellae yang terdapat di dalam tubuhnya sedangkan sisanya ia dapat memakan plankton atau bahkan sedimen.

bersama-sama dengan biota yang hidup di dasar lainnya seperti jenis-jenis moluska. dan Tunikata serta biota-biota lain yang hidup bebas di perairan sekitarnya. Polikhaeta. Terumbu karang merupakan ekosistem yang amat peka dan sensitif sekali. Echinodermata. Walaupun terlihat sangat kuat dan kokoh. karang sebenarnya sangat rapuh. Rantai makanan adalah salah satu dari bentuk hubungan tersebut. 3 . Karang batu adalah karang yang keras disebabkan oleh adanya zat kapur yang dihasilkan oleh binatang karang. Ini dikarenakan kehidupan di terumbu karang di dasari oleh hubungan saling tergantung antara ribuan makhluk. Terumbu karang membutuhkan waktu berjuta tahun hingga dapat tercipta secara utuh dan indah. Karang batu ini menjadi pembentuk utama ekosistem terumbu karang. 1. Definisi Terumbu Karang Ekosistem di dasar laut tropis yang dibangun terutama oleh biota laut penghasil kapur (CaCO3) khususnya jenis-jenis karang batu dan alga berkapur. Jangankan dirusak. maka rusaklah keutuhannya. termasuk jenis-jenis Plankton dan jenis-jenis nekton Terumbu karang adalah sekumpulan hewan karang yang bersimbiosis dengan sejenis tumbuhan alga yang disebut zooxanhellae. Tidak cuma itu proses terciptanya pun tidak mudah. binatang karang yang kecil (polyp) membentuk kolobi karang yang kental. yang sebenarnya terdiri atas ribuan individu polyp. mudah hancur dan sangat rentan terhadap perubahan lingkungan. Melalui proses yang sangat lama. Terumbu karang adalah karang yang terbentuk dari kalsium karbonat koloni kerang laut yang bernama polip yang bersimbiosis dengan organisme miskroskopis yang bernama zooxanthellae. Ekosistem terumbu karang terdapat di laut dangkal yang hangat dan bersih dan merupakan ekosistem yang sangat penting dan memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Porifera. diambil sebuah saja. Dalam ekosistem terumbu karang ada karang yang keras dan lunak. Biasanya tumbuh di dekat pantai di daerah tropis dengan temperatur sekitar 21-30C. Dan yang ada di perairan Indonesia saat ini paling tidak mulai terbentuk sejak 450 juta tahun silam. Krustasea.BAB II PEMBAHASAN II.

termasuk usaha pariwisata yang dikelola oleh masyarakat setempat dan para pengusaha pariwisata bahari. II. 2. maka terumbu karang merupakan tumpuan sumber penghidupan utama. Dengan jumlah penduduk lebih dari 212 juta jiwa. Terumbu karang tepi (fringing reefs) Terumbu karang tepi atau karang penerus berkembang di mayoritas pesisir pantai dari pulau-pulau besar. terumbu ini berbentuk melingkar yang ditandai dengan adanya bentukan ban atau bagian endapan karang mati yang mengelilingi pulau. Binatang karang hidup dengan baik pada perairan tropis dan sub tropis serta jernih karena cahaya matahari harus dapat menembus hingga dasar perairan.Sebagai ekosistem terumbu karang sangat kompleks dan produkstif dan keanekaraman jenis biota yang amat tinggi. sedangkan kadar kapur yang tinggi diperlukan untuk membentuk kerangka hewan penyusun karang dan biota lainnya. yang pemanfaatannya harus secara lestari. 4 . Pulau Panaitan (Banten).Aceh sampai ke Irian Jaya. Perkembangannya bisa mencapai kedalaman 40 meter dengan pertumbuhan ke atas dan ke arah luar menuju laut lepas. 60 % penduduk Indonesia tinggal di daerah pesisir. Sinar matahari diperlukan untuk proses fotosintesis. mempunyai terumbu karang terluas di dunia yang tersebar mulai dari Sabang. pertumbuhan terumbu jelas mengarah secara vertikal. Contoh: Bunaken (Sulawesi). Indonesia yang terletak di sepanjang garis khatulistiwa. Disamping sebagai sumber perikanan. Nusa Dua (Bali). Dalam proses perkembangannya. Jenis-jenis Terumbu Karang 1. Variasi bentuk pertumbuhannya di Indonesia sangat kompleks dan luas sehingga bisa ditumbuhi oleh jenis biota lain. Pada pantai yang curam. terumbu karang memberikan penghasilan antara lain bagi dunia industri ikan hias. Ekosistem ini adalah ekosistim daerah tropis yang memiliki keunikan dan keindahan yang khas. Ekosistem terumbu karang ini umumnya terdapat pada perairan yang relatif dangkal dan jernih serta suhunya hangat ( lebih dari 22 derjat celcius) dan memiliki kadar karbonat yang tinggi. terumbu karang juga merupakan sumber devisa bagi negara.

Umumnya pulau ini akan berkembang secara horizontal atau vertikal dengan kedalaman relatif dangkal. Terumbu karang penghalang (barrier reefs) Terumbu karang ini terletak pada jarak yang relatif jauh dari pulau. Di reef slope. Terumbu ini tumbuh dari bawah ke atas sampai ke permukaan dan. Contoh: Batuan Tengah (Bintan. sekitar 0. Kepulauan Riau).52 km ke arah laut lepas dengan dibatasi oleh perairan berkedalaman hingga 75 meter. dalam kurun waktu geologis. membantu pembentukan pulau datar. pada kedalaman sekitar 15 meter sering terdapat teras terumbu atau reef front yang memiliki kelimpahan karang keras yang cukup tinggi dan karang tumbuh dengan subur. 3 Zonasi Terumbu Karang 1. 4. Terumbu karang cincin (atolls) Terumbu karang yang berbentuk cincin yang mengelilingi batas dari pulaupulau vulkanik yang tenggelam sehingga tidak terdapat perbatasan dengan daratan. Contoh: Kepulauan Seribu (DKI Jakarta). Terkadang membentuk lagoon (kolom air) atau celah perairan yang lebarnya mencapai puluhan kilometer. Kepulauan Ujung Batu (Aceh) III.2. 3. Zona ini diawali oleh reef slope atau lereng terumbu yang menghadap ke arah laut lepas. Kepulauan Banggai (Sulawesi Tengah). kehidupan karang melimpah pada kedalaman sekitar 50 meter dan umumnya didominasi oleh karang lunak. Namun. 5 . terkadang disebut juga sebagai pulau datar (flat island). Windward reef (terumbu yang menghadap angin) Windward merupakan sisi yang menghadap arah datangnya angin. Umumnya karang penghalang tumbuh di sekitar pulau sangat besar atau benua dan membentuk gugusan pulau karang yang terputus-putus. Spermonde (Sulawesi Selatan). Terumbu karang datar/Gosong terumbu (patch reefs) Gosong terumbu (patch reefs).

seperti ikan kerapu. 2. 4. namun kondisinya kurang ideal untuk pertumbuhan karang karena kombinasi faktor gelombang dan sirkulasi air yang lemah serta sedimentasi yang lebih besar. Akhirnya zona windward diakhiri oleh rataan terumbu (reef flat) yang sangat dangkal. di bagian atas reef front terdapat penutupan alga koralin yang cukup luas di punggungan bukit terumbu tempat pengaruh gelombang yang kuat. Fungsi Dan Manfaat Terumbu Karang Peran dan manfaat terumbu karang :  sebagai tempat hdiupnya ikan-ikan yang banyak dibutuhkan manusia untuk pangan. Zona ini umumnya memiliki hamparan terumbu karang yang lebih sempit daripada windward reef dan memiliki bentangan goba (lagoon) yang cukup lebar.  sebagai benteng " pelindung pantai dari kerusakan yang disebabkan oleh gelombang atau ombak laut. Daerah ini disebut sebagai pematang alga atau algal ridge. II. sehingga manusia dapat hidup di daerah dekat pantai. Kedalaman goba biasanya kurang dari 50 meter.  sebagai tempat untuk wisata. Leeward reef (terumbu yang membelakangi angin) Leeward merupakan sisi yang membelakangi arah datangnya angin.Mengarah ke dataran pulau atau gosong terumbu (patch reef). banyak orang berwisata bahari. ikan ekor kuning. ikan baronang. 6 . Karena keindahan warna dan bentuknya. dll.

Sumberdaya laut yang mempunyai nilai potensi ekonomi yang sangat tinggi.Setelah mengenali. karena terumbu karang mempunyai fungsi dan manfaat serta arti yang amat penting bagi kehidupan manusia baik segi ekonomi maupun sebagai penunjang kegiatan pariwisata dan manfaat serta terumbu karang adalah: 1. 6. 4. Sebagai laboratorium alam untuk penunjang pendidikan dan penelitian. Keindahan terumbu karang sangat potensial untk wisata bahari. 7 . berbagai jenis ikan karang menjadi komoditi ekspor. Tempat tinggal. hewan dan tumbuhan yang menjadi tumpuan kita. dengan luas sekitar 600. Terumbu karang merupakan habitat bagi sejumlah spesies yang terancam punah serti kima raksasa dan penyu laut. Indonesia memiliki terumbu karang terluas didunia. Terumbu karang potensi masa depan untuk sumber lapangan kerja bagi rakyat Indonesia Manfaat Terumbu Karang untuk kita 1. Proses kehidupan yang memerlukan waktu yang sangat lama untuk tumbuh dan berkembang biak untuk membentuk seperti kondisi saat ini. struktur karang yang keras dapat menahan gelombang dan arus sehingga mengurangi abrasi pantai dan mencegah rusaknya ekosistim pantai lain seperti padang lamun dan magrove 8.000 Km persegi. 3. berkembang biak dan mencari makan ribuan jenis ikan. Terumbu karang yang sehat menghasilkan 3 . Dari segi fisik terumbu karang berfungsi sebagai pelindung pantai dari erosi dan abrasi. 9. Melindungi pantai dan penduduk dari hantaman ombak dan arus. 5. penginapan sehingga pendapatn mereka bertambah 10. 32 jenis diantaranya hidup di terumbu karang. Masyarakat disekitar terumbu karang dapat memanfaatkan hal ini dengan mendirikan pusatpusat penyelaman.10 ton ikan per kilometer persegi pertahun. Terumbu karang merupakan sumber perikanan yang tinggi. Sumber penghasilan bagi nelayan (tangkapan ikan). 3. restoran. 2. Dari 132 jenis ikan yang bernilai ekonomi di Indonesia. 7. maka cintai dan peliharalah terumbu karang. Sumber ikan dan makanan laut lainnya yang mengandung protein tinggi. 2.

letusan gunung berapi dan tsunami juga turut mempercepat kerusakan terumbu karang yang memang sangat renta terhadap perubahan lingkungan. Faktor ketidaktahuan dan ketidakpedulian menyebabkan terjadinya kerusakan akibat polusi kimia dan sedimentasi yang disebabkan oleh pembuangan limbah industri ke sungai/laut.000 km2 dengan kondisi terumbu karang yang baik hanya 5. Semua ini akan mempengaruhi kondisi perekonomian Indonesia. 5. snorkeling). 5. 3. terdiri dari lebih 17. Sumber kekayaan laut yang bisa digunakan sebagai obat-obatan alami. menyelam. 2. hasil tangkapan menurun dengan akibat harga ikan akan menjadi semakin mahal. Kerusakan terumbu karang ini dapat dibagi dalam 3 penyebab yaitu: 1.4. Kerusakan terumbu karang ini akan secara langsung akan berpengaruh pada kehidupan nelayan. Terumbu Karang di Indonesia Sejumlah penelitian dan pemantauan selama beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa kondisi terumbu karang Indonesia sudah sangat memprihatinkan.56%. Sebagai laboratorium alam untuk pendidikan dan penelitian. dengan panjang garis pantai mencapai hampir 81. 6. el nino. Faktor keserakahan manusia menyebabkan terjadinya praktek eksploitasi yang tidak bertanggung jawab seperti penggunaan bahan peledak dan racun kimia dalam penangkapan ikan.000 km 8 . penambangan pasir laut dan pantai yang tidak ramah lingkungan. Luas terumbu karang Indonesia yang diperkirakan mencapai 60. Faktor alami antara lain pemanasan global.000 buah pulau besar dan kecil. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Ikan menjadi susah didapat. Kekayaan pariwisata bahari yang berdaya jual tinggi (memancing. II. serta penambangan batu karang.

Belakangan ini diperkirakan hamper 25 persen dari kehidupan di ekosistem terumbu karang telah mati. 30 mamalia laut. Tanpa menghiraukan masa depan dan terusmenerus merusak. 6 spesies penyu laut. membesar dan mencari makan dari beaneka ragam biota laut yang kesemuanya merupakan sumber produksi penting bagi masyarakat pesisir. Di Indonesia terdapat 2. Di samping peranannya yang penting. dan lebih dari 2. Indonesia merupakan salah satu Negara terpenting di dunia sebagai penyimpan keanekaragaman hayati laut tertinggi. Ekosistem pesisir (padang lamun. Karena itu pengelolaan sangat diperlukan untuk mengatur aktivitas manusia serta mengurangi dan memantau cara-cara pemanfaatan yang merusak. antara lain akibat dari peningkatan suhu mencapai sebesar 4ο C. ekosistem terumbu karang akan menjadi semacam padang gurun tandus di dalam laut yang hanya dipenuhi oleh patahan-patahan karang dan benda mati lainnya. ekosistem padang lamun dan ekosistem mangrove. Ekosistem terumbu karang adalah ekosistem yang mengandung sumber daya alam yang dapat memberi manfaat besar bagi manusia. Selain itu ekossistem pesisir ini merupakan tempat bertelur.000 km2 yaitu sekitar 12 sampai 15 persen dari luas terumbu karang dunia.500 spesies ikan laut. ekosistem terumbu karang Indonesia dipercaya sedang mengalami tekanan berat dari kegiatan penangkapan ikan dengan mempergunakan racun dan bahan peledak.yang dilindungi oleh ekosistem terumbu karang.000 spesies krustasea. yang bisa menjadikan sumber daya alam ini menjamin kesejahteraan manusia sepanjang zaman. Indonesia merupakan episenter dari sebaran karang batu dunia. Dari itu diperlukan kearifan manusia untuk mengelolanya. Pengelolaan terumbu karang harus berbasis pada keterlibatan masyarakat.500 spesies of molluska. selain memberikan pelindungan pada kawasan pesisir dari hempasan ombak dan gerusan arus. sebagai pengguna langsung sumber daya laut ini. Selain itu penangkapan berlebihan sedimentasi dan pencemaran juga merupakan ancaman yang tak kalah beratnya. Luas ekosistem terumbu karang Indonesia diperkirakan mencapai 75. 2. mangrove dan terumbu karang) memainkan peranan penting dalam industri wisata bahari. Dengan ditemukannya 362 spesies scleractinia (karang batu) yang termasuk dalam 76 genera. Keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan 9 .

Pengrusakan Terumbu Karang Terumbu karang adalah ekosistem yang sangat sensitif. Dengan jumlah penduduk 200 juta jiwa. menyebabkan meningkatnya tekanan terhadap ekosistem terumbu karang. Sayangnya terumbu karang di Indonesia semakin memburuk kondisinya. 2. juga ukuran ikannya semakin kecil disamping itu nelayan memerlukan waktu yang lebih lama untuk mencari ikan. 6. termasuk usaha pariwisata yang dikelolah oleh masyarakat nelayan. maka terumbu karang merupakan tumpuan sumber penghudupan utama. yang secara langsung dapat dibuktikan dari hasil tangkapan ikan oleh nelayan yang semakin menurun. Selama bertahuntahun banyak yang telah dilemahkan oleh aktivitas manusia seperti pengambilan ikan yang berlebihan dan pencemaran pesisir. Terumbu juga merupakan sumber devisa bagi negara. Selain jumlah hasil tangkapan ikan semakin menurun.2 %. yang 60 persennya tinggal di daerah pesisir. Indonesia yang terletak di sepanjang katulistiwa. terumbu karang memberikan penghasilan antara lain industri ikan hias sampai pada tingkat nelayan pengumpul. Di samping sebagai sumber perikanan. Luas terumbu karang Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 60. Kerusakan ini pada umumnya disebabkan 3 faktor : 1.sumber daya terumbu karang sangat penting mulai dalam tahap perencanaan. Keserakahan manusia Ketidaktahuan dan ketidakpedulian Penegakan hukum yang lemah 10 . dan ini membuat tumbuhan laut itu amat rawan perusakan. Peningkatan jumlah penduduk dan pembangunan di daerah pesisir yang semakin meluas. pemantauan sampai pada tahap evaluasi dari suatu cara pengeloaan. mempunyai terumbu karang terluas di dunia tersebar mulai dari Aceh sampai Irian Jaya. 3. Terumbu karang yang dalam kondisi baik hanya 6.000 km2.kata Alex Rogers dari International Programme on the State of the Ocean. pelaksanaan. III.

Besarnya biaya serta kurang tahunya masyarakat akan manfaat terumbu karang bagi ikan dituding menjadi penyebab lambannya revitalisasi terumbu karang di Pangandaran. Pengerukan 8. seperti 1. membangun kesadaran masyarakat sekalipun sangat sulit. Penangkapan ikan menggunakan bahan peledak 2. Pencemaran 5. II. Penambangan 4. 2. pengelolaan sangat diperlukan untuk mengatur aktivitas manusia serta mengurangi dan memantau cara-cara pemanfaatan yang merusak.Kerusakan terumbu karang khususnya akibat gangguan manusia. Sedimentasi 6. Upaya Penyelamatan terumbu Karang Upaya penyelamatan terumbu karang 1. Pariwisata 7. seperti ketika diberlakukan kepada sejumlah wartawan. Gambar terumbu karang di Indonesia 11 . 7. 8. menjaring para adopter (orang yang mau mengadopsi bayi karang). Pembangunan pantai II. Racun ikan 3. 3.

12 .

Terumbu Karang di Bangka Belitung 13 .

karena menjaga berarti bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan dan ketika kita bisa menjaga dan melestarikan. KESIMPULAN 1. Luas ekosistem terumbu karang Indonesia mencapai 75. Pembangunan pantai 4. Racun ikan. Pencemaran. Terumbu karang adalah sekumpulan hewan karang yang bersimbiosis dengan sejenis tumbuhan alga yang disebut zooxanhellae dan terbentuk dari kalsium karbonat koloni kerang laut yang bernama polip yang bersimbiosis dengan organisme miskroskopis yang bernama zooxanthellae 2. Pengerukan. SARAN Saran kami adalah Jagalah Ekosistem Terumbu Karang di daerah kita masing-masing. Upaya penyelamatan Terumbu Karang  pengelolaan sangat diperlukan untuk mengatur aktivitas manusia serta mengurangi dan memantau cara-cara pemanfaatan yang merusak.000 km2 yaitu sekitar 12 -15 % dari luas terumbu karang dunia 3. Penambangan. 1.BAB III PENUTUP III. 2.  membangun kesadaran masyarakat sekalipun sangat sulit. terumbu karang akan berguna bagi kita semua. Sedimentasi. 14 . Pariwisata.  menjaring para adopter (orang yang mau mengadopsi bayi karang) III. Kerusakan terumbu karang Penangkapan ikan menggunakan bahan peledak.

“Degradasi Terumbu Karang di Indonesia”.DAFTAR PUSTAKA . “Kegunaan Mangrove bagi kehidupan bawah laut”. 2005.terumbukarangcentre. Jakarta :Chandra Pratama.or. _____.id. (http://www. Keindahan Terumbu Karang.S.co.kompas. 2005. 15 . Arif.kompas.id.1998. diakses 14 Januari 2006).co. (http://www. diakses 14 Januari 2006) _______. diakses 14 Januari 2006) ______. Ali. Muhammad.Ekosistem Terumbu Karang di Indonesia.id.kehati.co. Surabaya : Pustaka Media. (http://www.Traditional and Medical Uses Of Terumbu Karang. (http://www. (http://www. diakses 14 Januari 2006) _______.id. 2000.R.”Terumbnu Karang dari Sarang Ikan Hingga Obyek Wisata”.or.”Tentang Terumbu Karang”.2003.2005. “Hutan Mangrove dan Terumbu Karang Rusak Parah”. Jakarta: Gramedia.id.____. Suryanto. diakses 14 Januari 2006) _____.antara.1999.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful