KONSEP KEBUTUHAN DASAR PADA MANUSIA Kebutuhan dasar pada manusia merupakan unsur-unsur yang dibutuhkan oleh

manusia dalam menjaga keseimbangan baik secara fisiologis maupun fisiologis. Kebutuhan Dasar pada Manusia Menurut Abraham Maslow Abraham Maslow mengemukakan Teori Hierarki Kebutuhan yang menyatakanbahwa setiap manusia memiliki lima kebutuhan dasar, yaitu: 1. 2. a) b) 1. 2. 3. Kebutuhan fisiologis merupakan kebutuhan paling dasar pada manusia Kebutuhan rasa aman dan perlindungan dibagi menjadi Perlindunngan fisik meliputi perlindungan atas ancaman terhadap tubuh atau hidup Perlindungan psikologis, yaitu perlindungan atas ancaman dari pengalamanyang baru dan asing. Kebutuhan rasa cinta, yaitu kebutuhan untuk memiliki dan dimiliki. Kebutuhan akan harga diri maupun perasaan dihargai oleh orang lain Kebutuhan aktualisasi diri merupakan kebutuhan tertinggi dalam hierarki Maslow, berupa kebutuhan

Ciri Kebutuhan Dasar pada Manusia Manusia memiliki kebutuhan dasar yang bersifat heterogen. Pada dasarnya, setiap orang memiliki kebutuhan yang sama. Akan tetapi karena terdapat perbedaan budaya, maka kebutuhan tersebutpun ikut berbeda. Dalam memenuhi kebutuhannya, manusia menyesuaikan diri dengan prioritas yang ada. Lalu jika gagal memenuhi kebutuhannya, manusia akan berfikir keras dan bergerak untuk berusaha mendapatkan. Faktor yang Mempengaruhi Pemenuhan Kebutuhan Dasar pada Manusia Pemenuhan kebutuhan dasar pada manusia dipengaruhi oleh berbagai faktor sebagai berikut: 1. 2. 3. 4. Penyakit Hubungan keluarga Konsep diri Tahap perkembangan

ISI
HOMEOSTASIS

Homeostasis adalah suatu proses yang terjadi secara terus-menerus untuk memelihara stabilitas dan beradaptasi terhadap kondisi lingkungan sekitarnya. Homeostasis merupakan mekanisme tubuh untuk mempertahankan keseimbangan dalam menghadapi berbagai kondisi yang dialaminya. Dapat terjadi seara alamiah apabila tubuh mengalami stress. Homeostasis terdiri atas homeostasis fisiologis dan psikologis. Dalam tubuh manusia, homeostasis fisiologis dikendalikan oleh system endokrin dan system saraf otonom. Proses homeostasis fisiologis terjadi melalui empat cara yaitu: 1. 2. 3. 4. Pengaturan diri (self regulation) Kompensasi Umpan balik negatif Umpan balik positif

Homeostasis psikologis berfokus pada keseimbangan emosional dankesejahteraan mental. Proses ini didapat dari pengalaman hidup dan interaksi dengan orang lain serta dipengaruhi oleh norma dan kultur masyarakat. Jadi inti dari proses homeostasis adalah keseimbangan dalam tubuh. HOMEODINAMIK Homeodinamik merupakan pertukaran energi antara manusia dan lingkungan sekitar secara terus menerus. Pada proses ini manusia tidak hanya melakukan penyesuaian diri, tetapi terus berinteraksi dengan lingkungan agar mampu mempertahankan hidupnya. Dalam poses homeodinamik, terdapat beberapa prinsip menurut teori Rogers sebagai berikut : 1. 2. 3. Prinsip integral Prinsip resonansi Prinsip helicy

PENUTUP
KESIMPULAN 1. 1. Homeostasis adalah suatu proses yang terjadi secara terus-menerus untuk memelihara stabilitas dan beradaptasi terhadap kondisi lingkungan sekitarnya 2. 3. 2. Homeostasis terdiri atas homeostasis fisiologis dan psikologis 3. Homeodinamik merupakan pertukaran energi antara manusia dan linkungan sekitar secara terus menerus 4. 4. Prinsip hemodinamik: prinsip integral, prinsip resonansi dan prinsip helicy

keamanan dan cinta yang merupakan hal yang penting untuk bertahan hidup dan kesehatan. Hirarki kebutuhan dasar manusia menurut Maslow adalah sebuah teori yang dapat digunakan untuk memahami hubungan antara kebutuhan dasar manusia pad saat memberikan asuhan. Untuk mencapai aktualisasi diri diperlukan konsep diri yang sehat.KEBUTUHAN FISIK MANUSIA Mata Kuliah : KDPK (Keterampilan Dasar Praktik Kebidanan) Kode Mata Kuliah : Bd. 3. Kebutuhan yang dinyatakan memiliki tingkat paling tinggi dlm kebutuhan manusia adalah tercapainya aktualisasi diri. 4. Body mekanik dan posisi Keamanan dan kenyamanan lingkungan Ambulasi Istirahat dan tidur Dosen : Irmayanti. 2. perasan dimiliki dan hubungan yang berarti dengan orang lain) Keamanan dan keselamtan . Kebutuhan dasar manusia adalah hal-hal seperti makanan. Untuk mempertahankan keseimbangan tersebut manusia mempunyai kebutuhan tertentu yang harus terpenuhi dengan baik. air. SST PENDAHULUAN Manusia selalu berusaha untuk mempertahankan keseimbangan hidupnya. Hirarki kebutuhan dasar manusia menurut Abraham Maslow sebagai berikut berdasarkan prioritas: Aktualissi diri (Kebutuhan yg harus dipenuhi diri sendiri) Harga Diri ( Kebutuhan yang harus difikirkan oleh diri sendiri dan orang lain) Cinta dan rasa ingin memiliki ( Kasih sayang. 208 Sub Pokok Bahasan: 1.

ambulasi dan istirahat/tidur. Contoh pada saat berjalan. posisi orang yang duduk akan berbeda dengan orang yang jongkok. Memutar(pivoting) Gerakan untuk berputarnya anggota tubuh dengan bertumpu pada tulang belakang. cairan. temperature. Status kesehatan . sekstinggal Kebutuhan fisiologis atau kebutuhan fisik manusia merupakan kebutuhan yang paling mendasar yang harus terpenuhi agar kelangsungan hidup bisa bertahan. tempat . 1. eliminasi. Menarik(pulling) Menarik dengan benar akan memudahkan dalam memindahkan benda. 2. Mengangkat(lifting) Cara pergerakan dengan menggunakan daya tarik ke atas. keamanan dan kenyamanan lingkungan. 1. Beberapa pergerakan dasar yang harus diperhatikan yaitu: 1. 1. KEBUTUHAN MEKANIKA TUBUH Merupakan usaha koordinasi dari muskuloskeletal dan system saraf untuk mempertahankan keseimbangan tubuh dengan tepat. istirahat. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Mekanika Tubuh 1. 4. Merupakan bagian dari kebutuhan aktivitas manusia. Ada beberapa kebutuhan fisik manusia yang akan dibahas yaitu body mekanika dan posisi.( Keselamatan fisik dan keselamatan fisiologis) Kebutuhan Fisiologis ( Oksigen. 1. nutrisi. serta aman dalam menggerakkan dan mempertahankan keseimbangan selama beraktivitas. yaitu tidak banyak mengeluarkan tenaga. 1. 3. terkoordinasi. Contoh. 5. 1. posisi menahan selalu berubah. Mekanika tubuh adalah cara menggunakan tubuh secara efesien. Menahan (squatting) Dalam melakukan pergantian. Gerakan(ambulating) Gerakan yang benar dapat membantu dalam mempertahankan keseimbangan tubuh.

Posisi Dorsal Recumbent . 1. 5. Pengetahuan Pengetahuan yang baik akan mengurangi energi yang telah dikeluarkan. Gaya hidup Menyebabkan stress dan kemungkinan besar akan menimbulkan kecerobohan dalam beraktivitas. sehingga dapat mengganggu koordinasi antara system musculoskeletal dan saraf. Emosi Penyebab menurunnya kemampuan mekanika tubuh dan ambulasi yang baik. Dilakukan untuk memberi kenyamanan dan untuk mempermudah tindakan pemeriksaan rectum atau pemberian huknah atau obat-obatan lain melalui anus. seperti: Posisi Fowler Posisi setengah duduk atau duduk. Dilakukan untuk mempertahankan kenyamanan. Posisi Sim Posisi miring ke kanan atau ke kiri. Posisi Trendelenburg Posisi pasien berbaring di tempat tidur dengan bagian kepala lebih rendah daripada bagian kaki. 2. bagian kepala tempat tidur lebih tinggi atau dinaikkan. dan pada pasien shock dan pada pasien yang dipasang skintraksi pada kakinya. Untuk fowler(45°-90°) dan semifowler(15°-45°). Nutrisi Membantu proses pertumbuhan tulang dan perbaikan sel. memfasilitasi fungsi pernapasan. dan pengetahuan yang kurang akan menjadikan seseorang berisiko mengalami gangguan koordinasi system musculoskeletal dan saraf. Kekurang nutrisi menyebabkan kelemahan otot dan memudahkan terjadinya penyakit. dan untuk pasien pasca bedah. PENGATURAN POSISI Pengaturan posisi yang dapat dilakukan pada pasien ketika mendapatkan asuhan. Situasi dan kebiasaan Menyebabkan perubahan mekanika tubuh dan ambulasi. 1.Perubahan status kesehatan dapat mmengaruhi system muskulos keletal dan system saraf berupa penurunan koordinasi. 4. 1. 1. 6. 1. Dilakukan untuk melancarkan peredaran darah ke otak. 3.

5. Posisi Litotomi Posisi berbaring terlentang dengan mengangkat kedua kaki dan menariknya ke atas bagian perut. Usia Tingkat Kesadaran Emosi Status Metabolisme Gangguan persepsi sensori Informasi/komunikasi Penggunaan antibiotik Keadaan imunitas Ketidakmampuan tubuh dlm memproduksi sel drh putih 10. 4. Status nutrisi . Oksigen Kelembaban Pengurangan Bahaya Fisik Pengurangan Transmisi Patoge Pengontrolan Polusi Faktor-faktor yang mempengaruhi: 1. 3. Dilakukan untuk memeriksa genetalia pada proses persalinan. dan memasang alat kontrasepsi. 2. 6. 3.Posisi berbaring terlentang dengan kedua lutut fleksi(ditarik atau direnggangkan). Posisi Genu Pektoral Posisi menungging dengan kedua kaki ditekuk dan dada menempel pada bagian atas tempat tidur. Kebutuhan Fisiologis: 1. 7. KEAMANAN DAN KENYAMANAN LINGKUNGAN KEAMANAN LINGKUNGAN Lingkungan Klien mencakup semua faktor fisik dan psikososial yang mempengaruhi atau berakibat terhadap kehidupan dan kelangsungan hidup klien. 9. 2. 4. 8. 5. Dilakukan untuk merawat dan memeriksa genetalia serta proses persalinan. Dilakukan untuk memeriksa daerah rectum dan sigmoid dan untuk membantu merubah letak kepala janin pada bayi yang sungsang.

2. 3. Ansietas Keletihan . Mengkaji tingkat kemampuan pasien untuk melindungi diri Menjaga keselamatan psien yang gelisah Dari infeksi Mengunci roda kereta dorong saat berhenti Penghalang sisi tempat tidur Bel yg mudah dijangkau Meja yang mudah dijangkau Kereta dorong ada penghalangnya Kebersihan lantau 10. dll Pencegahan Kecelakaan di RS: 1. 4. 6. 7. 2. 9. Prosedur tindakan. Di rumah Di RS : Mikroorganisme Cahaya Kebisingan Cedera Kesalahan prosedur Peralatan medik.11. 7. Sifat nyeri Merupakan suatu kondisi yang lebih dari sekedar sensasi tunggal yang disebabkan oleh stimulus tertentu Faktor-faktor yang mempengaruhi nyeri : 1. 2. 8. dll Kenyamanan Konsep kenyamanan memiliki subjektivitas yang sama dengan nyeri. Usia Jenis Kelamin 6. 5. Tingkat pengetahuan Macam-macam bahaya/kecelakaan: 1.

3. Menyiapkan Tempat Tidur Jenis persiapan tempat tidur 1. kenyamanan lingkungan juga harus diperhatikan. Unoccupid bed (tempat tidur yang belum ada klien di atasnya) Pengertian menyiapkan tempat tidur pasien baru: Tempat tidur yang disiapkan untuk klien yang baru masuk atau menjalani rawat inap. 6. Kebudayaan Makna nyeri Perhatian 8. Lingkungan yang nyaman akan menunjang cepatnya kesembuhan pasien. 1.3. 2. 2. 3. 5. Sentuhan teraupeutik Akupresure Relaksasi dan Teknik Imajinasi Imajinasi terbimbing Bimbingan Antisipasi Distraksi KENYAMANAN LINGKUNGAN Selain keamanan untuk pasien yang perlu dijaga. 4. 2. Dukungan Keluarga Meningkatkan Kenyamanan/Strategi kesehatan 1. Pengalaman sebelum Pengalaman sebelum 10. Closed bed (tempat tidur tertutup) Open bed (tempat tidur terbuka) Aether bed (tempat tidur pasca operasi) Occupied bed (mengganti tempat tidur dengan klien diatasnya) Prinsip perawatan tempat tidur antara lain : 1. 3. 2. 4. . 9. 5. Tempat tidur pasien harus selalu bersih dan rapi Linen diganti sesuai kebutuhan dan sewaktu-waktu jika kotor Penggunaan linen bersih harus seuai kebutuhan dan tidak boros. Unoccupid bed (tempat tidur yang belum ada klien di atasnya 1. Persiapan tempat tidur 1.

2. Mengganti Alat Tenun fengan Pasien diatasnya (Occupied bed) Pengertian mengganti alat tenun dengan pasien diatasnya adalah Mengganti alat tenun kotor pada tempat tidur klien tanpa memindahkan klien Tujuan: 1. 1. 3. Tujuan menyiapkan tempat tidur pasien post op/pasca bedah: 1. 2. 1. Membersihkan perasaan senang dan meningkatkan rasa nyaman pada pasien/klien Mencegah terjadinya dekubitus Memelihara kebersihan dan kerapian. Mobilisasi penuh Kemampuan seseorang untuk bergerak secara penuh dan bebas sehingga dapat melakukan interaksi social dan menjalankan peran sehari-hari. 3. Tujuan mengganti alat tenun tanpa pasien diatasnya adalah: 1. AMBULASI DAN MOBILISASI Ambulasi merupakan upaya seseoranga untuk melakukan latihan jalan atau berpindah tempat. 2. Mobilitas merupakan suatu kemampuan individu untuk bergerak secara bebas. mudah dan teratur. Menghangatkan klien Mencegah penyulit/komplikasi post op/pasca bedah 2.Pengertian mengganti alat tenun tanpa pasien diatasnya adalah Mengganti alat tenun kotor pada tempat tidur klien dengan memindahkan klien kekursi/tempat duduk. Membersihkan perasaan senang dan meningkatkan rasa nyaman pada pasien/klien Meningkatkan mobilisasi klien Memelihara kebersihan dan kerapian Menyiapkan Tempat Tidur Pasien Post Op Pengertian menyiapkan tempat tidur pasien Post Op adalah: Tempat tidur yang disiapkan untuk klien pasca operasi yang dapat narkose (obat bius). . Jenis-jenis Mobilisasi 1.

3. Duduk ditempat di atas tempat tidur Turun dan berdiri Membantu berjalan 2. Latihan ambulasi 1. 1.orang yang memiliki budaya sering berjalan jauh memiliki kemamapuan mobilitas yang kuat. 2. Proses penyakit/injury Dapat mempengaruhi fungsi sistem tubuh. 5. 2. 2. Mobilitas sebagian dibagi menjadi dua jenis. dibutuhkan energi yang cukup. Tingkat energi seseorang Untuk dapat melakukan mobilitas yang baik. yaitu: 1.1. 1. Tindakan yang Berhubungan dengan Ambulasi dan Mobilitas 1. 1. 1. 2. Usia dan status perkembangan Kemampuan atau kematangan fungsi alat gerak sejalan dengan perkembagan usia. 1. Jelaskan pada pasien mengenai prosedur yang akan dilakukan. Mobilisasi sebagian Kemampuan seseorang untuk bergerak dengan batasan yang jelas sehingga tidak mampu bergerak secara bebas. 4. . Mobilitas sebagian temporer Mobilitas sebagian permanen Faktor-faktor yang Mempengaruhi Mobilitas Mobilitas seseorang dapat dipengaruhi oleh: 1. 1. 1. Kebudayaan Sebagai contoh. Membantu ambulasi dengan memindahkan pasien Cara Pelaksanaan : 1. Gaya hidup Dapat mempengaruhi kemampuan mobilitas seseorang. 3.

3. Karekteristik Istirahat Pada tahun 1967. kemudian masukkan tangan ke bawah tubuh pasien. Orang pertama meletakkan tangan di bawah leher/ bahu dan bawah pinggang. Meras diterima. 9. 5. 6. 2. KEBUTUHAN TIDUR Kebutuhan tidur pada manusia bergantung pada tingkat perkembangan. Mengetahui adanya bantuan sewaktu memerlukan. melainkan juga berhenti sejenak. 4. Mempunyai sejumlah kepuasan terhadap aktivitas yang memepunyai tujuan.2. Bantu pasien dengan 2-3 orang. Fisiologi Tidur Pengaturan kegiatan tidur yang melibatkan hubungan mekanisme selebral secara bergantian agar mengaktifkan dan menekan pusat otak untuk dapat tidur dan bangun. 3. Angkat bersama-sama dan pindahkan ke branchard Atur posisi pasien di branchard KEBUTUHAN ISTIRAHAT Pengertian Istirahat Keadaan yang relaks tanpa adanya tekanan emosional dan bukan dalam keadaan tidak beraktivitas. Silangkan tangan pasien di depan dada. 5. Tekuk lutut anda. 6. Pengertian Tidur Suatu kondisi tidak sadar di mana individu dapat dibangunkan oleh stimulus atau sensori yang sesuai. Narrow mengemukakan enam karakteristik yang berhubungan dengan istirahat: 1. Berdiri menghadap pasien. Merasakan bahwa segala sesuatu dapat diatasi. orang kedua meletakkan tangan di bawah pinggang dan panggul pasien dan orang ketiga meletakkan tangan di bawah pinggul dan kaki. Bebas dari gangguan ketidaknyamanan. 7. . 8. 4. Atur branchard dalam posisi terkunci. Mengetahui apa yang sedang terjadi.

2. terjadi beberapa gerakan otot yang tidak teratur. 2. Frekuensi jantung dan pernapasan menjadi tidak teratur. Tahap 3 Merupakan tahap tidur dengan ciri denyut nadi. Tidur ini penting Fungsi dan Tujuan Tidur . Hal ini disebabkan oleh adanya dominasi sistem saraf parasimpatis sehingga sulit untuk bangun. Tonus otot selama tidur nyenyak sangat tertekan. Tidur paradoks/ tidur rapid eye movement (REM) Ciri tidur REM adalah: 1. nadi cepat dan irregular. 5. Tahap 2 Merupakan tahap tidur ringan dan proses tubuh terus menurun. 3. sulit dibangunkan. 6. c. jenis tidur ini disebut dengan jenis tidur poradoks atau tidur rapid eye movement (NREM) 1. b. sekresi lambung menurun dan tonus otot menurun. menunjukkan inhibisi kuat proyeksi spinal atas sistem pengaktivasi retikularis 4. d. frekuensi napas. Tidur gelombang lambat (slow wave sleep)/ nonrapid eye movement (NREM) Tahap tidur jenis NREM a. gerak bola mata cepat. jarang bergerak. tekanan darah meningkat atau berfluktuasi. Pada otot perifer. Tahap 1 Adalah tahap transisi antara bangun dan tidur. Tahap 4 Merupakan tahap tidur dalam dengan ciri kecepatan jantung dan pernapasan turun. dan metabolisme meningkat. 7.Jenis-jenis tidur Terdapat dua jenis tidur yaitu: jenis tidur yang disebabkan oleh menurunnya kegiatan di dalam sistem pengaktivasi retikularis dan jenis tidur yang disebabkan oleh penyaluran isyarat-isyarat abnormal dari dalam otak. sekresi gaster meningkat. Biasanya disertai dengan mimpi aktif Lebih sulit dibangunkan daripada selama tidur nyenyak NREM. Mata cepat tertutup dan terbuka. dan proses tubuh lainnya lambat.

emosional. 2. Selain itu. dan lain-lainnya juga menurun aktivitasnya. 1. Kualitas tersebut dapat menunjukkan adanya kemampuan individu untuk tidur dan memperoleh jumlah istirahat sesuai dengan kebutuhannya. kafein yang dapat meningkatkan saraf simpatis sehingga menyebabkan kesulitan untuk tidur. Berikut ini merupakan faktor yang dapat mempengaruhi pemenuhan kebutuhan tidur. dan kesehatan. 1. 1. golongan beta bloker dapat berefek pada timbulnya insomnia. terutama infeksi limpa. 1. endokrin. Demikian sebaliknya. bahkan terkadang sulit untuk tidur. Banyak penyakit yang dapat memperbesar kebutuhan tidur. antara lain: 1. tidur diduga bermanfaat untuk menjaga keseimbangan mental. Obat Beberapa jenis obat yang mempengaruhi proses tidur. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tidur Kualitas dan kuantitas tidur dipengaruhi oleh beberapa faktor. Sebaliknya. Stress psikologis Kondisi stres psikologis dapat terjadi pada seseorang akibat ketegangan jiwa. seperti jenis golongan obat diuretik yang dapat menyebabkan insomnia. lingkungan yang tidak aman dan nyaman bagi seseorang dapat menyebabkan hilangnya ketenangan sehingga mempengaruhi proses tidur. Hal tersebut terlihat pada seseorang yang telah melakukan aktivitas dan mencapai kelelahan. 3. Energi yang tersimpan selama tidur diarahkan untuk fungsi-fungsi seluler yang penting. kebutuhan gizi yang kurang dapat juga mempengaruhi proses tidur. 1.Fungsi dan tujuan masih belum diketahui secara jelas. 5. seperti penyakit yang disebabkan oleh infeksi. antidepresan yang dapat menekan REM. Latihan dan kelelahan Keletihan akibat aktivitas yang tinggi dapat memerlukan lebih banyak tidur untuk menjaga keseimbangan energi yang telah dikeluarkan. 7. Konsumsi protein yang tinggi dapat menyebabkan individu tersebut akan mempercepat proses terjadinya tidur. dan golongan narkotik dapat menekan REM sehingga mudah mengantuk. stres pada paru-paru. 1. Nutrisi Terpenuhinya kebutuhan nutrisi dapat mempercepat proses tidur. Lingkungan Keadaan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seseorang dapat -nempercepat proses terjadinya tidur. 4. sistem kardiovaskuler. 6. Seseorang yang memiliki masalah psikologis akan mengalami kegelisahan sehingga sulit untuk tidur. Meskipun demikian. Penyakit Sakit dapat mempengaruhi kebutuhan tidur seseorang. Motivasi . 1.

Apnea tidur dan mendengkur Mendengkur tidak termasuk gangguan tidur. Gangguan pola tidur secara umum Suatu keadaan ketika individu mengalami atau mempunyai resiko peubahan jumlah dan kualitas pola istirahat yang menyebabkan ketidaknyamanan atau mengganggu gaya hidup yang diinginkan. baik secara kualitas maupun kuantitas. 7. sehingga dapat mempengaruhi proses tidur. 5. yaitu pada tahap III dan IV dari tidur NREM. seperti tidur dalam keadaan berdiri. 8. mengemudikan kendaraan. karena adanya rintangan dalam pengaliran udara di hidung dan mulut pada waktu tidur. Enuresis Merupakan buang air kecil yang tidak disengaja pada waktu tidur atau disebut juga dengan istilah mengompol. tetapi mendengkur yang disertai dengan keadaan apnea dapat menjadi masalah. Pada umumnya. Narkolepsi Merupakan keadaan tidur yang tidak dapat dikendalikan. sehingga individu tersebut hanya tidur sebentar atau susah tidur. atau di tengah pembicaraan. lebih dari sembilan jam pada malam hari. Insomnia Merupakan suatu keadaan yang menyebabkan individu tidak mampu mendapatkan tidur yang adekuat. Gangguan/Masalah Kebutuhan Tidur 1. . 3. Parasomnia Merupakan kumpulan beberapa penyakit yang dapat mengganggu pola tidur. somnambulisme (berjalan-jalan dalam tidur) yang banyak terjadi pada anak-anak.Merupakan suatu dorongan atau keinginan seseorang untuk tidur. Misalnya. 2. 4. 6. Hipersomnia Merupakan gangguan tidur dengan kriteria tidur berlebihan. Mengigau Merupakan suatu gangguan tidur bila terjadi terlalu sering dan di luar kebiasaan menyebabkan kualitas dan kebutuhan tidur berkurang.

mudah dan teratur. 2. Hak-hak klien Rasa aman dan nyaman Dosen : Irmayanti. 5. Lingkungan Klien mencakup semua faktor fisik dan psikososial yang mempengaruhi atau berakibat terhadap kehidupan dan kelangsungan hidup klien 3. Kebutuhan istirahat adalah keadaan yang relaks tanpa adanya tekanan emosional dan bukan dalam keadaan tidak beraktivitas. sedangkan seseorang dikatakan sakit apabila gagal dalam mempertahankan keseimbangan diri dan lingkungannya. Ada beberapa kebutuhan manusia yang patut diketahui untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan terhadap klien. Hak-hak tersebut diharapkan mampu memberikan dukungan terhadap pemeliharaan pasien yang lebih efektif sehingga diperoleh kepuasa yang lebih besar oleh pasien. Manusia selalu berusaha untuk mempertahankan keseimbangan hidupnya.PENUTUP KESIMPULAN 1. Keseimbangan yang dipertahankan oleh setiap individu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya. melainkan juga berhenti sejenak. ISI . KEBUTUHAN PSIKOSOSIAL Mata Kuliah : KDPK (Keterampilan Dasar Praktik Kebidanan) Kode Mata Kuliah : Bd. Lingkungan yang nyaman akan menunjang cepatnya kesembuhan pasien. SST PENDAHULUAN Manusia adalah mahluk biopsikososial yang unik dan menerapkan sistem terbuka serta saling berinteraksi. Mobilitas merupakan suatu kemampuan individu untuk bergerak secara bebas. Ambulasi merupakan upaya seseoranga untuk melakukan latihan jalan atau berpindah tempat. keadaan ini disebut sehat. 4. 208 Sub Pokok Bahasan : 1. dokter dan organisasi pelayanan kesehatan lainnya. Setiap klien mempunyai hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal. Body mekanik/ mekanika tubuh merupakan usaha koordinasi dari muskuloskeletal dan system saraf untuk mempertahankan keseimbangan tubuh dengan tepat 2.

Jadi hak adalah sesuatu yang diterima oleh pasien. Pasien berhak memperoleh informasi mengenai tata tertib dan peraturan yang berlaku di rumah sakit / institusi pelayanan kesehatan. 11. 3. 2. persalinan nifas dan bayinya yang baru dilakhirkan. Pasien berhak mendapat pendampingan suami atau keluarga selam persalinan berlangsung. Bila seorang memiliki hak terhadap B. Prognosanya Perkiraan biaya pengobatan. 5.HAK-HAK KLIEN Hak dan kewajiban adalah hubungan timbal balik dalam kehidupan sosial sehari-hari. 5. 12. Pasien berhak meminta konsultasi kepada dokter lain yang terdaftar di rumah sakit tersebut (second opinion) terhadap penyakit yang dideritanya sepengetahuan dokter yang merwat. 10. Pasien berhak memilih dokter dan kelas perawatan sesuai dengan keinginannya sesuai dengan peraturan yang berlaku di rumah sakit. 4. sedangkan bidan mempunyai kewajiban/ keharusan untuk pasien. 9. maka B mempunyai kewajiban terhadap A. Pasien berhak mendapatkan informasi yang meliputi kehamilan. 7. Pasien berhak meminta atas privacy dan kerahasiaan penyakit yang diderita termasuk data-data medisnya. adil dan jujur. sedangkan kewajiban adalah sesuatu yang diberikan oleh bidan. 2. Pasien berhak menyetujui/ memberikan izin atas tindakan yang akan dilakukan oleh dokter sehubungan dengan penyakit yang dideritanya. 4. Hak klien adalah hak pribadi yang dimiliki manusia sebagai hak klien. 8. Hak pasti berhubungan dengan individu yaitu pasien. Pasien berhak mendapat informasi yang meliputi : 1. . Penyakit yang diderita Tindakan kebidanan yang akan dilakuukan. 6. Seharusnya juga ada hak yang harus diterima oleh bidan dan kewajiban yang harus diberikan oleh pasien. Pasien berhak memperoleh pelayanan kebidanan sesuai dengan profesi bidan tanpa diskriminasi Pasien berhak memilih bidan yang akan menolongnya sesuai dengan keinginannya. Pasien berhak atas pelayanan yang manusia. 3. Pasien berhak dirawat oleh dokter yang secara bebas menentukan pendapat kritis dan pendapat etisnya tanpa campur tangan dari pihak luar. Alternatif terapi lainnya. Hak-hak tersebut adalah : 1.

Keseimbangan yang dipertahankan oleh setiap individu untuk menyesuaikan diri dengan dengan lingkungannya. 14. bidan . RASA AMAN DAN NYAMAN Rasa Aman Manusia adalah mahluk biopsikososial yang unik dan menerapkan sistem terbuka serta saling berinteraksi. perawat yang merawatnya. Pasien berhak menolak tindakan yang hendak dilakukan terhadap dirinya dan mengakhiri pengobatan serta perawatan atas tanggung jawab sendiri sesudah memperoleh informasi yang jelas tentang penyakitnya. Pasien berhak menjalankan ibadah sesuai agama kepercayaan yang dianutnya selama hal itu tidak mengganggupasien lainnya. Untuk mempertahankan keseimbangan tersebut manusia mempunyai kebutuhan tertentu yang harus terpenuhi dengan baik. 17. Pasien/ penanggungjawabnya berkewajiban untuk melunasi semua imbalan atas jasa pelayanan rumah sakit atau institusi pelayanan kesehatan dokter. 16. 3. Pasien berhak atas keamanan dan keselamatan dirinya selama dalam perawatan di rumah sakit. Pasien berkewajiban untuk mematuhi segala instruksi dokter. Kewajiban Pasien 1. . 15. Manusia selalu berusaha untuk mempertahankan keseimbangan hidupnya. 4. bidan dan perawat. Kebutuhan Fisiologis Kebutuhan fisiologis merupakan kebutuhan yang paling mendasar yang harus terpenuhi agar kelangsungan hidup bisa bertahan. Pasien berhak didampingi keluarganya dalam keadaan kritis. Pasien dan keluarganya berkewajjiban unytuk mentaati segala peraturan dan tata tertib rumah sakit/ institusi pelayanan kesehatan. Pasien berhak mendapatkan perlindungan hukum atas terjadinya kasus mal praktek. Pasien dan atau penanggungnya berkewajiban memenuhi hal-hal yang selalu disepakati/ janjian yang teklah dibuatnya. 2. Hirarki kebutuhan dasar manusia menurut Abraham maslow sebagai berikut berdasarkan prioritas : 1. Ada 8 kebutuhan secara fisiologis diantaranya :  Oksigenasi Oksigen adalah slh satu komponen gas dan unsur vital dalm proses metabolisme untuk mempertahankan kelangsungan hidup seluruh sel manusia.13. Pasien berhak menerima/ menolak bimbingan moral maupun spiritual 18. 1.

4. Keamanan dan Keselamatan Keselamatan adalah suatu keadaan seseorng atau lebih yang terhindar dari ancaman bahaya/kecelakaan.  Aktivitas dan Istirahat Tidur Kebutuhan aktivitas (pergerakan) istirahat merupakan kesatuan yang saling berhubungan  Seks Kebutuhan seksual dan perilaku bagaimana untuk memenuhinya dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya : umur. selain itu kondisi yang berantakan dan kurang bersihpun menjadi faktor pencetus terjadinya penularan penyakit menulr. 2. 5. Aktualissi Diri .  Nutrisi Tubuh memerlukan energi untuk fungsi-fungsi organ tubuh. 3. harga diri dan tingkat kesejahteraan 1. Cairan dan Elektrolit saling berhubungan. sedangkan keamanan adalah keadaan aman dan tentram. kehangatan dan persahabatan serta mendapat tempat dalm keluarga dan kelompok social 1. social budaya. pertumbuhan dan pengantian sel yang rusak  Eliminasi Eliminasi merupakan proses pembuangan sisa-sisa metabolisme tubuh  Tempat Tinggal Lingkungan tempat tinggal yang kotor bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit. fungsi enzim. mempertahnkn suhu. Cairan dan Elektrolit Kebutuhan cairan dan elektrolit adalah suatu proses dinamik karena metabolisme tubuh membutuhkan perubahan. Cinta dan Rasa Memiliki Memberi dan menerima kasih sayang. pergerakan tubuh. Harga Diri Perasan tidak tergantung kompeten dan respek terhadapdiri sendiri dn orang lain 1.   Keamanan Fisik Keamanan Psikologi 1. etika. nilai.

kreatif dan lain-lain Karakteristik Kebutuhan Dasar Manusia 1. biasanya berlangsung dalam waktu cukup lama. Seseorang dapat merasakan adanya kebutuhan dengan merespon dengan berbagai cara Kebutuhan saling berkaitan. 5. Dan nyeri kronis merupakan nyeri yang timbul secara perlahan –lahan.Dapat mengenal diri dengn baik. support person Konsep diri Tahap perkembangan Rasa Nyaman (Bebas Nyeri) Pengertian Nyeri Merupakan kondisi berupa perasaan yang tidak menyenangkan. beberapa kebutuhan yang tidak berpengaruh akan mempengaruhi kebutuhan lainnya. yaitu lebih dari enam bulan. dan hanya orang tersebutlah yang dapat menjelaskan atau mengevaluasi rasa nyeri yang dialaminya. beberap kebutuhan dapt di tunda Kegagalan dalam memenuhi kebutuhan menghasilkan keseimbangan Kebutuhan dapat membuat sesorang berfikir dan bergerak untuk memenuhi rangsangan dari eksternal maupun internal 6. 4. Stimulus Nyeri Terdapat beberapa jenis stimulasi nyeri. serta ditandai dengan adanya peningkatam tegangan otot. di antaranya: 1. Trauma pada jaringan tubuh . Klasifikasi Nyeri Secara umum dibagi menjadi dua. Faktor – faktor yang mempengaruhi Pemenuhan Kebutuhan 1. Penyakit Hubungan yang berarti dari keluarga. 4. 3. dimana setiap kebutuhan dimodifikasi sesuai dengan kultur 2. yakni: nyeri akut merupakan nyeri yang timbul secara mendadak dan cepat mendadak dan cepat menghilang. 7. punya dedikasi yang tinggi. tidak melebihi enam bulan. Seseorang memenuhi kebutuhannya sesuai prioritas Walaupun kebutuhan umumnya harus dipenuhi. tidk emosional. 3. Sifatnya sangat subjektif karena perasaan nyeri berbeda pada setiap orang dalam hal skala atau tingkatannya. 2. Setiap orang mempunyai kebutuhan dasar yang sama.

2. Teori Nyeri Terdapat beberapa teori tengtang terjadinya rangsangan nyeri. KESIMPULAN Hak – hak klien Hak klien adalah hak pribadi yang dimiliki manusia sebagai hak klien Hak adalah sesuatu yang diterima oleh pasien. 2. 4. 1. 2. Gangguan pada jaringan tubuh Tumor Iskemia pada jaringan Spasme otot. di antaranya: 1. Hak klien adalah hak pribadi yang dimiliki manusia sebagai hak klien. 4. 3. Teori pemisahan Teori pola Teori pengendalian gerbang Teori transmisi dan inhibisi Faktor yang Memengaruhi Nyeri Pengalaman nyeri pada seseorang dapat dipengaruhi oleh beberapa hal. 5. sedangkan Kewajiban adalah sesuatu yang diberikan oleh bidan. Seharusnya juga ada hak yang harus diterima oleh bidan dan kewajiban yang harus diberikan oleh pasien. 3. 4. Rasa aman dan nyaman merupakan kebutuhan dasar manusia. Arti nyeri Persepsi nyeri Toleransi nyeri Reaksi terhadap nyeri PENUTUP 1. 3.di antaranya adalah: 1. Kebutuhan dasar manusia menurut Abraham Maslow terdapat 5 kebutuhan dasar yang disususn berdasarkan prioritas nya yaitu : . Rasa Aman dan Nyaman Manusia sebagai makhluk biopsikososial yang unik dan menerapkan sistem terbuka serta saling berinteraksi. setiap kebutuhan menbuat adanya keseimbangnan dalam kehidupan manusia.

4. 5. 3. Kebutuhan Fisiologis Keamanan dan Keselamatan Cinta dan Rasa Memiliki Harga Diri Aktualisasi Diri .1. 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful