PERJANJIAN KERJA BERSAMA

Jumat, 22 Agustus 2008

PERJANJIAN KERJA BERSAMA (PKB)
Tahun 2008 - 2010 antara

PT. CIPTA TPI
dengan

SERIKAT PEKERJA CIPTA KEKAR TPI
posted by Serikat Pekerja Cipta Kekar at 06:57 0 comments

Kamis, 24 Januari 2008

MUKADIMAH
Bahwa sesungguhnya masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang - Undang Dasar 1945 adalah tujuan pembangunan nasional. Bahwa Pengusaha dan Pekerja harus berperan aktif didalam pembangunan nasional tersebut, dengan jalan meningkatkan produksi dan produktifitas kerja. Bahwa untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan keseimbangan yang dinamis antara perkembangan Perusahaan dan kesejahteraan Pekerja. Bahwa Perjanjian Kerja Bersama adalah wujud dari musyawarah untuk mufakat antara Serikat

Pekerja dan Pengusaha, atas dasar i’tikat yang luhur dan saling menghargai, dalam kerangka membangun hubungan industrial yang harmonis dan beretika. Bahwa hubungan industrial yang harmonis dan beretika, adalah salah satu pokok yang harus dijunjung tinggi, sehingga pada akhirnya perbedaan pendapat yang timbul tidak menjurus kepada pertentangan / konflik, tetapi selalu dapat diatasi dengan musyawarah untuk mufakat. Bahwa Perjanjian Kerja Bersama ini mencakup dan memberi kejelasan tentang hal-hal berikut: Memperjelas hak dan kewajiban Pengusaha, Serikat Pekerja dan Pekerja. Menetapkan syarat syarat dan kondisi kerja. Meningkatkan serta memperteguh hubungan kerja. Menetapkan cara - cara penyelesaian perbedaan pendapat antara Serikat Pekerja dan Pengusaha. Memelihara serta meningkatkan disiplin kerja. Bahwa Perjanjian Kerja Bersama ini akan dilaksanakan berlandaskan azas - azas berikut : 1. Pengakuan serta penghargaan atas kodrat serta harkat manusia, yang diberkahi dengan akal budi dan harga diri. Oleh karena itu , setiap Pekerja berhak untuk mengembangkan kemampuan dan ketrampilan kerjanya, yang pada gilirannya akan meningkatkan produktifitas kerjanya. 2. Pekerjaan selamanya bersifat kolektif, dalam arti dikerjakan secara bersama-sama, ataupun secara keterkaitan. Oleh karena itu, dengan tidak mengurangi harkatnya sebagai individu, seorang Pekerja terikat dalam suatu kerja sama kelompok, baik secara vertikal ( hirarki organisasi ), maupun secara lateral ( koordinatif ). 3. Sesuai dengan perkembangan Perusahaan, maka setiap Pekerja diberi kesempatan untuk mengembangkan kariernya, sesuai dengan kemampuan dan prestasi kerjanya, tanpa membeda bedakan suku, agama, ras,jenis kelamin, dan paham politik. 4. Sesuai dengan harkatnya, Pekerja berhak atas gaji, jaminan sosial dan perlindungan kerja yang layak. Maka, atas dasar pemahaman tersebut diatas, dan dengan Rahmat Allah Yang Maha Esa, Perusahaan, PT. CIPTA TPI dan SERIKAT PEKERJA CIPTA KEKAR TPI, telah sepakat untuk merumuskan Perjanjian Kerja Bersama, sebagaimana tertuang dalam Bab, Pasal, dan Ayat berikut ini: posted by Serikat Pekerja Cipta Kekar at 02:21 0 comments

BAB I UMUM
Pasal 1 Pengertian dan istilah Dalam Perjanjian Kerja Bersama ini, istilah - istilah berikut mengandung maksud dan pengertian sebagai berikut :

Adalah suatu badan yang dipilih serta diangkat berdasarkan ketentuan anggaran dasar organisasinya. Adalah organisasi yang dibentuk dari. Cipta TPI dan Perusahaan lainnya. SH. Pengusaha : Adalah Dewan Direksi. Adalah Pekerja yang bekerja di Perusahaan untuk jangka waktu tertentu. yang diberi kuasa oleh Pemilik Perusahaan.Perusahaan : Adalah suatu Perusahaan yang bernama PT. yang didirikan dengan akte Notaris Ny.13 tahun 2003. berdasarkan kontrak kerja. untuk mengelola jalannya Perusahaan serta bertindak untuk dan atas nama Perusahaan. No. yaitu pasal 59 undang – undang no. Oleh karena itu bertindak untuk dan atas nama Serikat Pekerja. bertugas untuk memimpin Serikat Pekerja. Henny S. yang bertindak atas nama Perusahaan berdasarkan kewenangan yang dilimpahkan oleh Pengusaha. oleh dan untuk Pekerja. dengan Kantor pusat di Jalan Pintu II TMII (Taman Mini Indonesia) Pondok Gede Jakarta Timur 13810 Induk Perusahaan / Group : Adalah Perusahaan Induk yang membawahi PT. SH. sebagaimana tercatat di bagian HR dan Keuangan Status Berdasarkan statusnya. dan terdaftar pula di Perusahaan berhak untuk bertindak atas nama Pekerja dalam perundingan dengan Pengusaha pada forum Bipartit. terdaftar pada Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi di tempat domisili Perusahaan. dan menerima gaji dari Perusahaan. Jajaran Management. Serikat Pekerja . Pekerja : Adalah semua orang dewasa yang bekerja pada Perusahaan. Cipta TPI.: 587 tertanggal 23 Januari 1990 selanjutnya diubah dengan akte terakhir yaitu akte Notaris Sucipto. Pekerja Kontrak. serta mengacu pada peraturan perundang – undangan yang berlaku. dan gajinya dihitung atas dasar gaji bulanan. dengan syarat-syarat yang disepakati bersama antara Pekerja yang bersangkutan dengan pengusaha. . Pekerja dapat Pekerja dibagi dalam dua kelompok yaitu : : Pekerja Tetap. Pengurus Serikat Pekerja. P. Adalah kelompok Pekerja Struktural dari setingkat Manager/Kepala Departemen ke atas. Adalah Pekerja yang bekerja diPerusahaan untuk jangka waktu tidak tertentu. dalam suatu ikatan hubungan kerja. No 201 dan 202 tertanggal 23 Desember 2005 beralamat di Jakarta dengan cabang-cabang di wilayah Indonesia.

Adalah segala sesuatu yang bernilai uang. Tanggungan Keluarga. Kerja lembur. Pekerja Wanita dianggap tidak punya tanggungan keluarga. Adalah keluarga atau orang tua yang ditunjuk oleh Pekerja dengan pernyataan tertulis kepada Perusahaan untuk menerima pembayaran yang timbul dari adanya klaim karena kematian. Keanggotaannya ini akan gugur dengan sendirinya apabila Pekerja yang bersangkutan menyatakan keluar atau dikeluarkan dari keanggotaan Serikat Pekerja atau mengalami pemutusan hubungan kerja dengan Perusahaan. sebanyak . Gaji. . sebagaimana yang terdaftar dalam administrasi Perusahaan yang belum menikah atau yang belum bekerja / berpenghasilan sendiri dan berusia tidak melebihi 24 tahun. Keluarga Pekerja. Adalah tugas yang diberikan oleh Pengusaha kepada Pekerja dalam rangka hubungan kerja. Adalah istri atau suami seorang Pekerja. Adalah ibu dan bapak kandung serta ibu dan bapak mertua dari seorang Pekerja. maka hal tersebut di atur menurut Perundangundangan yang berlaku. Adalah Pekerja yang tidak termasuk ke dalam jajaran Management yang atas kemauannya sendiri masuk serta diterima menjadi anggota Serikat Pekerja. Penghasilan Pekerja. Pekerjaan. Adalah kerja yang dilakukan oleh Pekerja diluar standar jadual jam kerja atas permintaan Pengusaha dan disepakati oleh Pekerja. Kecelakaan kerja. kecuali kalau ia seorang janda atau mempunyai suami yang tidak bekerja / tidak berpenghasilan. yang administrasinya diatur secara khusus. (tingkat Kelurahan di tempat dimana ia tinggal). yang diberikan Pengusaha kepada Pekerja yang berdasarkan ketentuan peraturan pajak penghasilan ditetapkan sebagai objek pajak penghasilan. Orang Tua Pekerja. Apabila tidak ada penunjukan ahli warisnya. Adalah seorang istri dan 3 (tiga) anak yang sah dari seorang Pekerja. Ahli Waris. Tanggungan keluarga Pekerja Wanita.Anggota Serikat Pekerja. Adalah hak Pekerja yang dibayar oleh Pengusaha dalam bentuk uang sebagai imbalan atas Pekerjaannya. hal mana dibuktikan dengan surat keterangan dari pihak yang berwenang.banyaknya 1 (satu) orang serta anak-anak yang sah dari Pekerja dan semuanya terdaftar pada bagian HR Perusahaan.

antara lain biaya penampungan sementara sebelum masuk fasilitas rumah dinas/sewa rumah. Tunjangan Pajak Penghasilan. . Adalah tunjangan yang diberikan oleh Pengusaha kepada Pekerja untuk menutupi kewajiban pajak penghasilan Pekerja. Adalah mutasi remunerasi yang diterima Pekerja yang mengalami mutasi wilayah. baik secara sebagian maupun secara seluruhnya. Mutasi Wilayah. Komponen besaran remunerasi yang di terima disesuaikan dengan jenis mutasi yang dilakukan. UPFP Adalah uang pengganti fasilitas perumahan yang di pakai sebagai acuan tarip dalam pemberian komponen remunerasi mutasi wilayah Pekerja sesuai dengan gradenya. Biaya Pengangkutan Barang Milik Pribadi (BPBMP) Adalah bantuan biaya pengangkutan atas barang-barang milik pribadi Pekerja dan atau keluarganya. biaya pindah sekolah dan biaya biaya lain sehubungan dengan perpindahan lingkungan tempat tinggal Pekerja dan keluarga. Komponen Remunerasi Mutasi Wilayah. Adalah mutasi perpindahan lokasi/ tempat bekerja Pekerja dari suatu wilayah ke wilayah lain yang berjarak minimum 60 Km dari kantor asal. Pindah Sementara Adalah penugasan Pekerja ke satu/beberapa tempat/lokasi tugas di luar tempat tugas semula.Adalah kecelakaan yang menimpa seorang Pekerja pada waktu menjalankan tugas Perusahaan. Fasilitas Tambahan Perumahan Adalah bantuan Perusahaan untuk pengadaan tempat tinggal dimana Pekerja dimutasikan oleh Perusahaan Detasir Adalah penugasan Pekerja ke satu/beberapa tempat/lokasi tugas diluar tempat tugas semula untuk jangka waktu paling lama 3 (tiga) bulan. Mutasi Wilayah Khusus Adalah mutasi dari suatu Perusahaan satu ke Perusahaan lain dalam satu group. termasuk pergi dan pulang dari bekerja. Tunjangan Mutasi Adalah bantuan Perusahaan atas kemungkinan adanya biaya yang harus dikeluarkan oleh Pekerja. Adalah seluruh kawasan Perusahaan termasuk bangunan. Lingkungan Perusahaan. jalan dan halaman yang ada di dalamnya.

USD Adalah Uang Saku Diklat. yang hari kegiatan diklatnya tidak melebihi waktu 3 (tiga) bulan STPD Adalah singkatan dari Surat Tugas Perjalanan Dinas yaitu formulir standar yang digunakan untuk suatu Perjalanan Dinas Dalam Negeri ataupun Perjalanan Dinas Luar Negeri. yaitu bantuan pengganti biaya makan dan kebutuhan pribadi lainnya selama perjalanan dinas yang dilakukan pulang pergi tanpa menginap. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Adalah upaya perlindungan agar para Pekerja dan orang yang berada di tempat kerja selalu dalam keadaan selamat dan sehat serta agar setiap sarana dan prasarana kantor digunakan secara aman dan efisien. dihitung dari wilayah kerja ke lokasi penugasan. Perjalanan Dinas Luar Negeri Adalah perjalanan dinas yang dilaksanakan dari/ke satu negara atas dan atau demi kepentingan Perusahaan di luar wilayah Republik Indonesia. Perjalanan Diklat Dalam Negeri Adalah perjalanan Dinas Dalam Negeri yang merupakan pelaksanaan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (diklat) di dalam negeri dengan klasifikasi Diklat Pembinaan. Perjalanan Dinas Dalam Negeri Adalah perjalanan Dinas yang dilaksanakan di wilayah republik Indonesia dengan jarak minimum 60 Km. yang dijalankan demi kepentingan dan berdasarkan penugasan Perusahaan sebagaimana dinyatakan dalam Surat Tugas Perjalanan Dinas. UPD Adalah Uang Perjalanan Dinas. yaitu bantuan pengganti biaya harian selama Perjalanan Dinas Diklat dalam negeri. yang hari kegiatan diklatnya tidak melebihi waktu 1 (satu) bulan Perjalanan Diklat Luar Negeri Adalah perjalanan Dinas Luar Negeri yang merupakan pelaksanaan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (diklat) di luar wilayah Republik Indonesia dengan klasifikasi Diklat Pembinaan. Bantuan Transportasi Adalah bantuan pengganti biaya transportasi dari dan ke lokasi kerja asal ke airport/ seaport/ stasiun kereta/ terminal (termasuk biaya tol) .untuk jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun. Transportasi Perjalanan Dinas Adalah sarana transportasi yang disediakan Perusahaan dari lokasi kerja keberangkatan ke lokasi penugasan dan sebaliknya.

pokok Perjanjian.hal pokok yang berkaitan dengan hak . Kemudian diperbaharui kembali pada tanggal 30 Mei 2007 dengan nomor tanda bukti pencatatan : 219/1.2 dengan nama SP Cipta Keharmonisan Karyawan PT. Cipta TPI. Isi perjanjian.: 587 tertanggal 23 Januari 1990 selanjutnya diubah dengan akte terakhir yaitu akte Notaris Sucipto.ketentuan dalam perjanjian ini berlaku bagi semua Pekerja. No 201 dan 202 tertanggal 23 Desember 2005. maka hal tersebut dapat dilakukan sepanjang hal tersebut disepakati bersama antara Pengusaha dan Serikat Pekerja . Ketentuan . SH. yaitu bantuan pengganti biaya makan. Cipta TPI.hal berikut : Pokok .hak serta kewajiban dari kedua belah pihak dalam kerangka ikatan hubungan kerja. adalah hasil kesepakatan antara Pengusaha dan Serikat . terdaftar pada suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemkod Jakarta Timur. Serikat Pekerja Cipta Kekar TPI yang berkedudukan di jalan Pintu II TMII Pondok Gede Jakarta Timur 13810. yang untuk selanjutnya disebut sebagai Serikat Pekerja di dalam perjanjian ini Pasal 3 Luasnya Perjanjian Perjanjian ini mencakup hal . SH. Ketentuan . kecuali kalau ditetapkan lain di dalam kesepakatan ini. No. Henny S. Bila di dalam pelaksanaan Perjanjian Kerja Bersama ini masih diperlukan kesepakatan lebih lanjut. yang selanjutnya disebut sebagai Perusahaan di dalam perjanjian ini. Pokok .835.ketentuan yang menyangkut Pekerja setingkat di bawah Manager/Kepala Departemen . P. yang berkedudukan di jalan Pintu II TMII Pondok Gede Jakarta Timur 13810. dengan akte Notaris Ny. Perjanjian tambahan.Uang Tiba Adalah bantuan untuk keperluan saat kedatangan di tempat tujuan Airport Tax dan Fiscal Adalah pengganti biaya pajak pelabuhan udara (airport tax) ataupun pelabuhan laut (seaport) dan pajak perjalanan keluar negeri. biaya transportasi. dengan Nomor tanda bukti pencatatan : 464/IV/P/VII/2004.pokok perjanjian mencakup hal . USHPD Adalah singkatan dari Uang Saku Harian Perjalanan Dinas. Pasal 2 Pihak-pihak yang mengadakan perjanjian Pihak-pihak yang mengadakan perjanjian adalah : PT. tanggal 28 Juli 2004. akomodasi dan kebutuhan pribadi lainnya selama perjalanan dinas. b.

Serikat Pekerja mengakui bahwa Pengusaha mempunyai hak untuk mengelola Perusahaan. posted by Serikat Pekerja Cipta Kekar at 02:08 0 comments BAB II PENGAKUAN. menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan beretika.kebijakan Perusahaan. Kewajiban untuk mematuhi dan melaksanakan perjajian. Pasal 5 Hubungan Pengusaha dan Serikat Pekerja. Karena itu. JAMINAN DAN DISPENSASI BAGI SERIKAT PEKERJA. Pengusaha atas pertimbangannya sendiri. Pasal 4 Kewajiban pihak .ketentuan yang menyangkut jajaran Management tersebut. sejauh hal tersebut tidak bertentangan dengan peraturan perundang . demi keberhasilan dan perkembangan Perusahaan dan peningkatan kesejahteraan Pekerja.Pekerja .pihak yang mengadakan perjanjian. 1. menetapkan serta melaksanakan kebijakan .undangan dan tidak bertentangan dengan ketentuan ketentuan yang telah diatur dalam perjanjian kerja bersama ini. FASILITAS. Dengan demikian menjamin ketenangan usaha dan kerja. Pengusaha. berhak untuk mengubah ketentuan . Pengusaha dan Serikat Pekerja berkewajiban untuk terus bekerja sama. sedangkan ketentuan . oleh karena itu berhak bertindak untuk dan atas nama seluruh Pekerja setingkat di bawah Manager/ Kepala Departemen. Hak Serikat Pekerja.ketentuan yang menyangkut jajaran Management adalah keputusan Pengusaha semata. agar dimengerti dan dipatuhi.ketentuan yang telah disepakati dalam perjanjian ini. Kewajiban menyebarluaskan isi perjanjian. 2 Hak Pengusaha. Perusahaan mengakui bahwa Serikat Pekerja yang terdaftar pertama adalah organisasi yang sah. baik mengenai isi maupun mengenai semangat dari pada perjanjian ini kepada semua Pekerja. Pengusaha dan Serikat Pekerja berkewajiban untuk menyebarluaskan serta memberi penjelasan. Serikat Pekerja dan Pekerja berkewajiban untuk mematuhi dan melaksanakan ketentuan . baik dalam perjanjian ini maupun dalam perundingan Bipartite. . Pasal 6 Pengakuan hak-hak Pengusaha dan Serikat Pekerja. Pasal 7 Fasilitas Bagi Serikat Pekerja.

tanpa mengurangi hak . Pengusaha menjamin keleluasaan Pimpinan Serikat Pekerja untuk melakukan fungsi perwakilan dan pengantaraan bagi anggotanya. Jaminan untuk tidak mencampuri urusan Perusahaan. Pengusaha menjamin keleluasaan bagi anggota Serikat Pekerja untuk menjalankan fungsi organisasinya sejauh hal tersebut dilakukan sesuai dengan tata tertib yang berlaku.batas yang wajar. Pasal 8 Jaminan bagi Serikat Pekerja dan Pengusaha 1. Pengusaha setelah mempertimbangkannya dengan seksama akan melakukan pemotongan gaji Pekerja. Fasilitas untuk mengadakan rapat bagi Serikat Pekerja. Pengusaha akan menyediakan fasilitas ruang kantor beserta kelengkapannya yang memadai. dalam hal ada keluhan dari anggota yang bersangkutan terhadap Pengusaha. 2. 4. Atas permintaan Serikat Pekerja. Untuk memperlancar aktifitas Serikat Pekerja. untuk berbagai kewajiban dari Pekerja kepada Serikat Pekerja. Jaminan bagi Serikat Pekerja untuk menjalankan fungsi organisasinya.1. hanya bagi Serikat Pekerja di lingkungan Perusahaan. bermusyawarah dengan semangat kekeluargaan untuk mufakat. 3. Atas permintaan pimpinan Serikat Pekerja. Jaminan untuk melakukan fungsi perwakilan dan pengantaraan (mediasi). sejauh hal tersebut dilakukan sesuai dengan ketentuan tata tertib yang berlaku. Jaminan untuk berkonsultasi. kepengurusan dan kegiatan. 6. Jaminan untuk tidak mencampuri urusan Serikat Pekerja. kecuali untuk hal . maka Pengusaha dapat memberikan bantuan fasilitas lainnya dan dana kepada Serikat Pekerja dalam batas . 4. 2. Dalam . Fasilitas perkantoran bagi Serikat Pekerja. Pengusaha tidak akan mencampuri urusan Serikat Pekerja dalam hal keanggotaan. Serikat Pekerja tidak akan mencampuri urusan Perusahaan. Pengusaha memberi keleluasaan bagi pimpinan Serikat Pekerja untuk memanggil dan berkonsultasi dengan anggotanya di dalam jam kerja. 3.haknya sebagai Pekerja dan tanpa campur tangan dalam bentuk apapun. Etika berunding. Pengusaha akan mengizinkan Serikat Pekerja mengadakan rapat / pertemuan di ruang milik Perusahaan dan meminjamkan alat . Perundingan antara pengusaha dengan Serikat Pekerja harus dilandasi dengan itikad yang baik. diluar lingkup perjanjian kerja bersama ini. Fasilitas lainnya.hal yang telah diatur dalam perjanjian kerja bersama ini. 5. Fasilitas pungutan atas permintaan Serikat Pekerja.alat yang diperlukan.

. tanpa mengurangi haknya sebagai seorang Pekerja. tanpa mengurangi hak haknya sebagai Pekerja. Pengusaha memberikan izin kepada sebanyak .kaitannya dengan hal tersebut. sesuai dengan ketentuan pasal 28 Undang . 21 tahun 2000. Lulus proses seleksi yang terdiri dari wawancara. Bagi Serikat Pekerja.tugas organisasinya.banyaknya 2 (dua) orang anggotanya dalam jangka waktu tertentu. b. Bersedia tunduk dan patuh pada ketentuan ketentuan yang ada dalam Perjanjian Kerja Bersama ini.Undang No. tanpa mengurangi hak . sejauh hal tersebut dibicarakan terlebih dahulu dengan Pengusaha. 2.fungsi tertentu pada organisasi induknya. Pengusaha akan menerima Pekerja atas dasar kebutuhan dan kebijakannya sendiri. Dasar penerimaan Pekerja. Pengusaha tidak akan melakukan intimidasi atau tindakan yang memojokkan Pekerja. Dispensasi untuk mengemban fungsi induk organisasi Serikat Pekerja. untuk dibebaskan sepenuhnya dari penugasan Perusahaan sehari-hari. posted by Serikat Pekerja Cipta Kekar at 02:04 0 comments BAB III HUBUNGAN KERJA Pasal 10 Penerimaan Pekerja. sejauh hal tersebut dibicarakan terlebih dahulu dengan Pengusaha. Pengusaha akan memberi kesempatan kepada anggota Serikat Pekerja yang dipilih untuk mengemban fungsi . 1. Atas permintaan Serikat Pekerja. Dispensasi untuk menjalankan fungsi organisasi Serikat Pekerja.tugas organisasinya. a. Dispensasi penuh bagi Serikat Pekerja. guna melakukan tugas .haknya sebagai Pekerja. Pengusaha dapat memberikan dispensasi bagi pengurus maupun anggota Serikat Pekerja yang ditunjuk untuk melaksanakan tugas . Persyaratan umum untuk penerimaan Pekerja. berusia minimal 18 tahun dan maksimum 55 tahun. Pasal 9 Dispensasi untuk keperluan Serikat Pekerja 1. Pasal 11 Masa Percobaan. 2. 3. Warga Negara Indonesia atau warga negara asing yang telah memenuhi persyaratan perundang undangan. uji kesehatan. dan uji minat dan bakat bila dipandang perlu.

tanpa pesangon atau ganti rugi dalam bentuk apapun. selambat . Apabila Pekerja menjalani mutasi wilayah kurang dari 1 (satu) tahun. Bagi Pekerja yang menjadi Pengurus Serikat Pekerja tidak dapat di mutasikan ke Perusahaan lain walaupun masih dalam satu group sekalipun tanpa adanya persetujuan Serikat Pekerja. baik pengusaha maupun calon Pekerja yang bersangkutan. Mutasi Wilayah dilakukan berdasarkan ketentuan : 1. 2.2. 3. dapat memutuskan hubungan kerja. Pemindahan Pekerja diatur dengan ketentuan ketentuan sebagai berikut : a. Mutasi Khusus. dilakukan dengan tujuan untuk mengatur pembagian tugas kerja demi kepentingan kelancaran pelaksanaan tugas/ Pekerjaan dan atau untuk pelaksanaan kegiatan usaha Perusahaan 3. maka kepada calon Pekerja yang bersangkutan akan diberikan surat pengangkatan sebagai Pekerja tetap. Calon Pekerja yang telah melalui masa percobaan. Pindah Sementara 1.b. Mutasi Jabatan. Pasal 12 Mutas dan Prosedurnya Detasir. 2. Ketentuan pasca masa percobaan. a. Mutasi bertujuan untuk pengembangan wawasan dan keterampilan bekerja dan atau karena kebutuhan operasional. maka diberikan FTB perumahan atau FTB perabot secara proposional sesuai masa kerja di lokasi terakhir dengan ketentuan masa kerja dibulatkan dalam bulan a.a.1. dan oleh Pengusaha diharuskan menjalani masa percobaan selama 3 (tiga) bulan. Yang dimaksud dengan pemindahan Pekerja ialah alih tugas/ jabatan dari suatu departemen/ divisi/ direktorat/ lokasi daerah ke departemen/ divisi/direktorat/ lokasi/ daerah yang baru di dalam ruang lingkup Perusahaan atau di lingkungan satu group (Induk Perusahaan) dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.lambatnya 1 (satu) minggu setelah berakhirnya masa percobaan. adalah alih tugas pada satu jabatan ke jabatan lain yang setingkat / sederajat di lingkungan Perusahaan atau group. 1. Pemindahan Pekerja sepenuhnya adalah wewenang Perusahaan. Seorang calon Pekerja yang lulus seleksi penerimaan Pekerja. 4. .1. maka selama masa percobaan tersebut. Ketentuan masa percobaan. Pekerja yang menjalani masa percobaan dapat mengadukan permasalahan yang berkaitan dengan syarat-syarat kerja kecuali dalam hal PHK dan untuk selanjutnya Serikat Pekerja dapat mewakilinya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan Perusahaan. Apabila Pekerja telah menjalani mutasi wilayah sama dengan atau lebih dari 1 (satu) tahun maka diberikan komponen remunerasi mutasi wilayah secara penuh sesuai ketentuan Perusahaan.

2. 2 dan 3 dari pasal ini.a. alih tugas dari satu jabatan ke jabatan yang lain yang lebih tinggi tingkatan/ Gradenya di lingkungan Perusahaan atau group. adalah alih tugas dari satu jabatan ke jabatan lain yang lebih rendah jabatan/ derajat/ Gradenya di lingkungan Perusahaan atau group. kecuali fasilitas dan tunjangan-tunjangan lainnya yang berhubungan dengan jabatannya tersebut.lamanya 3 (tiga) bulan. Pekerja yang dipromosi wajib mengikuti masa penilaian / masa percobaan selama 3 (tiga) bulan atas penetapan promosi Pekerja.2. Promosi merupakan penghargaan atas prestasi kerja Pekerja dan penilaian atas kecakapan untuk melakukan tanggung jawab yang tingkatannya lebih tinggi. Apabila Pekerja telah menjalani mutasi maka diberikan komponen remunerasi mutasi secara penuh sesuai ketentuan Perusahaan.1. untuk waktu selama . Azas transparansi. c. Penetapan atas demosi jabatan Pekerja tidak mengubah gaji Pekerja. dimana : b. Adalah mutasi dari suatu Perusahaan satu ke Perusahaan lain dalam satu group. 2. Pindah Sementara Adalah penugasan Pekerja ke satu/beberapa tempat/lokasi tugas di luar tempat tugas semula. Detasir. 4.2.c.3. Apabila dalam waktu 3 (tiga) bulan masa penilaian atau percobaan tersebut Pekerja terbukti tidak mampu melakukan Pekerjaan dalam jabatan/ posisi tersebut maka Pekerja akan dikembalikan kejabatan semula atau jabatan lain yang setara. dengan tujuan untuk pembinaan Pekerja. Di samping mutasi yang bersifat tetap sebagaimana yang diatur dalam ayat 1. posted by Serikat Pekerja Cipta Kekar at 01:59 0 comments . 6. b. Demosi Jabatan. Seorang Pekerja berhak mempertanyakan ataupun mempermasalahkan mutasi terhadap dirinya.b. Perusahaan atas pertimbangan keseimbangan alokasi tenaga kerja. berhak untuk mengalihtugaskan seorang Pekerja yang bersifat sementara. bila mutasi tersebut dianggapnya tidak jelas alasannya atau tidak wajar. b. Pekerja yang menjalani mutasi khusus akan memperoleh minimal hak-hak yang sama dari Perusahaan semula dan diberikan tambahan tunjangan transportasi b. Promosi Jabatan. untuk jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun. Penyesuaian gaji terhadap Pekerja dilakukan setelah masa penilaian atau percobaan terhadap promosinya dinyatakan selesai/ lulus.

sebelum hal tersebut dilaksanakan. c.BAB IV KARIER DAN PENGHARGAAN Pasal 13 Penilaian Karya 1. 2. Pengusaha melakukan penilaian karya secara berkala. sekurang . g. 3. Sistem dan mekanisme penilaian karya ditetapkan oleh Pengusaha. i. Disamping itu dapat pula dipakai sebagai salah satu faktor yang dipertimbangkan dalam proses promosi Pekerja yang bersangkutan. Jenjang jabatan Jenjang jabatan ditetapkan oleh Pengusaha dan disusun atas dasar fungsi Pekerja didalam struktur organisasi. Jenjang Grade. Pekerja yang tidak mengemban fungsi lini tidak mempunyai jabatan atau disebut Non Title Sedangkan Pekerja yang mengemban fungsi lini diberi jabatan yang jenjangnya ditetapkan sebagai berikut : a. mulai dari Grade 1 (satu) untuk yang paling rendah sampai Grade 16 (enam belas) untuk yang paling tinggi. j.kurangnya 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun. d. System penilaian karya. f. Ketentuan Penilaian karya. h. dan hal tersebut wajib dijelaskan kepada Pekerja dan Serikat Pekerja. Seorang atasan wajib memberitahukan hasil penilaian karya kepada bawahannya yang bersangkutan. Senior Division Junior Senior Department Junior Senior Section Junior Sub Section Section Department Section Division Department Division Head Head Head Head Head Head Head Head Head Head . System penilaian karya berdasarkan prestasi dari pola manajemen yang efektif dan target individual yang di tetapkan oleh Perusahaan. e. Jenjang Grade ditetapkan oleh Pengusaha. Hal tersebut dilakukan dalam rangka pembinaan sumber daya manusia. b. Pasal 14 Jenjang Grade dan jenjang jabatan 1. Menurut Gradenya Pekerja dibagi dalam 16 (enam belas) jenjang. Efek penilaian karya. 2. Hasil penilaian karya seorang Pekerja dapat dikaitkan dengan bonus dan kenaikan umum tahunan.

............. Hak untuk menolak promosi ke dalam jajaran manajemen........ 10 h.. Non Officer.......... 5 l... 4. Promosi Promosi jenjang jenjang Grade..................... Ketentuan mengenai promosi jenjang kekaryaan...... yang dilaksanakan atas dasar pertimbangan kemampuan / prestasi kerja................ Senior Section Head.... Sub Section Head......... Promosi jenjang kekaryaan seorang Pekerja adalah wewenang Pengusaha........... ia berhak menyatakan penolakannya terhadap promosi tersebut...................... l.4 Pasal 15 Promosi jenjang kekaryaan 1..... keputusan Pengusaha tentang promosi tersebut beserta seluruh konsekuensinya menjadi batal dengan sendirinya.. 3.......... Promosi jenjang jabatan.... d............ Pekerja yang dipromosikan masuk kedalam jajaran management dan kehilangan haknya untuk menjadi anggota Serikat Pekerja..... c. Promosi jenjang Grade. Promosi jenjang kekaryaan terdiri dari : a............................ 9 i.... Senior Department Head........ Junior Section Head.... 3.... 12 f......... Junior Department Head. sikap / perilaku kerja serta kebutuhan organisasi Perusahaan....... Promosi jenjang Grade pada dasarnya bersifat meningkat kecuali kalau Pekerja yang bersangkutan melakukan pelanggaran dan terkena sanksi degradasi dimana jenjang Gradenya diturunkan. 8 j........... Oleh karena itu...... • Kenaikan Jenjang Kenaikan jenjang Grade dilakukan minimal tiap 3 (tiga) tahun sekali.................. 11 g..... b...... Dalam hal demikian........... selambat lambatnya 1 (satu) minggu setelah menerima pemberitahuan promosi tersebut... Section Head.... 13 e............ Department Head.......... jabatan.....k....... Hubungan antara Non jenjang jabatan dan jenjang Officer Officer Grade..... 1 . Grade......... Junior Division Head... 16 15 14 16 15 14 13 12 11 10 8 a...... Promosi jenjang jabatan disesuaikan dengan fungsi yang ada dalam struktur organisasi .......... dengan memberitahukan secara tertulis kepada Pengusaha.. 7 k.. Division Head.............. 2... b. Senior Division Head........ Officer...............

b. dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Calon penerima penghargaan diajukan oleh masing .masing seksi. maka Pengusaha akan memberikan tanda penghargaan kepada Pekerja untuk prestasi yang luar biasa dalam berbagai bidang. Penghargaan untuk catatan kehadiran terbaik. Pasal 16 Penghargaan Kerja Untuk mendorong motivasi kerja dan sebagai tanda pengakuan dari Pengusaha. Penghargaan Atas Masa Kerja c. mutasi fungsi. sehingga atas berbagai pertimbangan seperti perubahan struktur organisasi. Jenis-jenis Penghargaan. dan mengajukan rekomendasi kepada Pengusaha. berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh KPP. KPP melakukan proses evaluasi dan seleksi.Perusahaan.2. c. Oleh karena itu promosi jenjang jabatan tidak bersifat permanen. Penghargaan diberikan atas catatan kehadiran dalam 1 (satu) tahun takwin. Pemberian penghargaan dimaksud berupa Piagam. Pengusaha dapat membatalkan ataupun menurunkan jenjang jabatan seorang Pekerja.1. ataupun prestasi kerja yang tidak memadai. Pelaksanaan Pemberian dilakukan setahun sekali pada waktu ulang tahun TPI atau upacara . 2. a. Anggota Komite ini diangkat oleh Pengusaha untuk jangka waktu 1 (satu) tahun. Perusahaan memberikan penghargaan masa kerja kepada Pekerja yang telah mencapai masa kerja sebagai berikut : 5 10 15 20 25 30 Pada (lima) (sepuluh) (lima (dua (dua waktu pensiun puluh dan normal belas) puluh) lima) yaitu 55 tahun tahun tahun tahun tahun seterusnya tahun c. yang tugasnya mengevaluasi dan merekomendasikan Pekerja mana yang dapat diberikan penghargaan. Pin Emas dan uang tunai yang akan ditentukan oleh Pengusaha dan dibicarakan terlebih dahulu dengan Serikat Pekerja.3. Komite Penghargaan Pekerja ( KPP ) Perusahaan akan membentuk sebuah Komite Penghargaan Pekerja. Bentuk penghargaan diberikan dalam bentuk uang yang besarnya ditetapkan oleh Pengusaha. atas prestasi mana Pekerja tersebut telah memberikan sumbangsihnya yang sangat berarti bagi Perusahaan. Penghargaan atas prestasi luar biasa. Pengusaha memutuskan siapa yang berhak atas penghargaan. Bentuk penghargaannya berupa piagam ditambah dengan hadiah berupa barang ataupun uang. Pengusaha akan memberikan penghargaan kepada Pekerja yang berprestasi luar biasa dalam berbagai bidang. c.

4. Biaya pendidikan dan pelatihan. maupun yang diselenggarakan oleh instansi diluar Perusahaan. Biaya pendidikan dan pelatihan yang diprakarsai oleh pengusaha. Pelatihan dan Pengembangan 1. 3. Pengusaha akan melengkapi fasilitas pendidikan dan pelatihannya dengan perpustakaan yang memadai. yang dipromosikan. . Pengusaha atas pertimbangannya sendiri. posted by Serikat Pekerja Cipta Kekar at 01:50 0 comments BAB V PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA Pasal 17 Umum Perusahaan berkepentingan untuk mendorong pengembangan sumber daya manusianya. Pengusaha berkewajiban untuk mendidik dan melatih semua Pekerjanya sehingga mereka dapat melakukan Pekerjaannya dengan aman kecuali untuk tugas . 2. Pendidikan jenjang karier. Pasal 18 Pendidikan. Namun Pekerjalah yang mempunyai kewajiban untuk mengembangkan dirinya sendiri. Pasal 19 Pendidikan pra kerja / orientasi kerja Pengusaha akan menyelenggarakan program orientasi bagi Pekerja yang baru diterima bekerja. dengan jalan pendidikan dan pelatihan dimana dipandang perlu. dimutasikan dan dirotasikan dimana Pekerja dibekali dengan berbagai macam pengetahuan umum tentang Perusahaan. sepenuhnya menjadi tanggungan Perusahaan. sesuai dengan bakat dan potensi yang ada padanya.tugas tertentu dimana Pekerja yang bersangkutan telah memperoleh sertifikat layak kerja dari instansi yang resmi. Pendidikan dan pelatihan wajib. Fasilitas perpustakaan. seperti berbagai macam peraturan tata tertib.Kemerdekaan RI. Pendidikan dan pelatihan demikian dapat diselenggarakan didalam Perusahaan. dapat menetapkan program pendidikan dan pelatihan yang wajib dijalani oleh Pekerja sebagai prasyarat bagi promosi jenjang kariernya. baik melalui pengalaman ditempat kerja maupun melalui pendidikan dan pelatihan yang disediakan oleh Perusahaan.

Kalender kerja. Hari libur mingguan ditetapkan hari Sabtu dan Minggu. kecuali kalau dalam kesepakatan kalender kerja hari Sabtu dinyatakan sebagai hari kerja pengganti. akan dilakukan penggeseran. c. 2. Hari dan jam kerja. maka bagi Pekerja yang harus menjalani Pekerjaan tersebut.norma dan sistem nilai. posted by Serikat Pekerja Cipta Kekar at 01:32 0 comments BAB VI WAKTU KERJA PASAL 20 Umum 1.perangkat organisasi. atau 173 jam per bulan. keterampilan teknik serta penjelasan tentang isi PKB ini sendiri. Setiap memasuki atau meninggalkan tempat kerja Pekerja wajib mencatatkan diri melalui system kehadiran yang telah disediakan. Hari kerja Perusahaan pada dasarnya adalah hari Senin sampai dengan hari Jum’at. hari kerja maupun hari libur mingguannya. istirahat pukul 12. b. Jam Kerja Non Operasional Jam kerja normal diatur sebagai berikut : Senin s/d Jum’at pukul 08. Untuk Pekerjaan yang memberikan pelayanan secara terus menerus. norma .30 – 17. baik mengenai jadual jam kerjanya.00 – 13. Bukti Kehadiran. kecuali kalau hari . Pasal 21 Hari kerja dan Kalender kerja 1. Hari kerja. . Pekerja wajib berada di tempat kerja sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) menit sebelum waktu kerja. Jadual jam kerja ditetapkan berdasarkan kesepakatan antara Pengusaha dan Serikat Pekerja.hari tersebut dinyatakan sebagai hari libur umum oleh pemerintah. a. Jam kerja mengacu kepada ketentuan 40 (empat puluh) jam dalam 5 (lima) hari kerja per minggu.30 waktu setempat. 2. Kalender kerja adalah rencana hari-hari kerja dan hari-hari libur untuk 1 (satu) tahun takwim. Jam istirahat termasuk waktu shalat dan makan. Jam Kerja Operasional Jam Kerja Operasional diatur tersendiri sesuai dengan kebutuhan masing-masing unit kerja dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku yakni ketentuan ayat 1 (satu) dari pasal ini.00 waktu setempat. 3.

Pasal 23 Perhitungan upah lembur 1. Hari libur umum. Pekerja yang bersedia untuk kerja lembur. Bila seorang Pekerja harus melakukan Pekerjaannya pada hari liburnya. Tunjangan Tunjangan jabatan Gaji. Komponen gaji untuk perhitungan upah lembur. a. apabila kerja lembur tersebut dilakukan atas dasar Surat Penugasan Kerja Lembur (SPKL). Untuk keperluan perhitungan upah lembur. c. Atas kerja lembur yang dilakukannya. 3. Pekerja berhak atas upah lembur. Kerja lembur adalah sah. Jumlah hari kerja dalam 1 (satu) tahun. ada) Tunjangan (kalau . b. Kalender kerja sudah harus disepakati sebelum dimulainya tahun yang bersangkutan. sejauh hal tersebut dilakukan sesuai dengan ketentuan pasal 22 (dua puluh dua) dari PKB ini. maka gaji per bulan terdiri dari komponen komponen gaji sebagai berikut : a. dan cuti masal sekurang – kurangnya 3 hari kerja.102/Men/VI/2004. Dasar perhitungan upah lembur. Hari libur umum mengikuti ketetapan Pemerintah. 2. 3. 2. hari libur umum. d. maka Pekerja yang bersangkutan dianggap melakukan kerja lembur. dikurangi dengan hari libur mingguan. Hari libur umum berlaku bagi semua Pekerja. Perhitungan upah lembur berpedoman pada Surat Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor KEP. maka ia harus segera memberitahukan hal tersebut kepada atasannya. Pengusaha dapat meminta Pekerja untuk melakukan kerja lembur. tidak dapat melakukannya. Kesepakatan untuk kerja lembur. kecuali bagi Pekerja yang melakukan perjalanan dinas. Kerja lembur pada dasarnya dilakukan atas kesepakatan antara Pengusaha dan Pekerja yang bersangkutan. transport. d. Bila dipandang perlu. adalah jumlah hari dalam 1 (satu) tahun takwim. b.Kalender kerja dibuat atas kesepakatan antara Pengusaha dan Serikat Pekerja . a. c. makan. c. b. Tarip Tarip upah per jam Upah bagi Per Pekerja tetap Jam adalah ( 1/173 x TUPJ upah per ) bulan. namun karena satu dan lain hal. Pasal 22 Kerja lembur 1. Ketentuan kerja lembur.

pemotongan -pemotongan. Bila tanggal tersebut jatuh pada hari libur. d. komponen kesejahteraan. 4. Gaji a. Tanggal pembayaran gaji. ataupun ada pertimbangan lain yang bersifat mendesak. 2. Pasal 25 Gaji. termasuk pemotongan pajaknya. c.e. b. Oleh karena itu. : Gaji tetap tetap Insentif lembur. . baik yang menyangkut komponen gajinya. 23 Januari 2008 BAB VII PENGGAJIAN Pasal 24 Umum 1. pembayaran gaji harus disertai dengan rincian secara tertulis. Komponen terdiri dari Tunjangan Tunjangan Upah tidak komponen yaitu Gaji. Rincian Gaji. Lembur ditetapkan Hari biasa 1. 3. Pembayaran gaji dilakukan satu kali dalam satu bulan pada tanggal 25 dari bulan berjalan. Setiap Pekerja berhak untuk mengetahui seluruh rincian yang berkaitan dengan pembayaran gajinya.5 x TUPJ 2 x TUPJ 3 x TUPJ 3 x TUPJ ( sebagai Hari libur 2 2 3 4 x x x x TUPJ TUPJ TUPJ TUPJ TUL berikut Insentif ) : posted by Serikat Pekerja Cipta Kekar at 00:11 0 comments Rabu. Tarif Tarif upah Upah lembur Jam kerja lembur Jam pertama Jam ke 2 s/d 7 Jam ke 8 Jam ke 9 dst. e. maka pembayaran gaji dimajukan pada hari kerja terdekat sebelum tanggal tersebut.

. terkait semata . Pasal 26 Tunjangan tetap.mata dengan jabatan tersebut. hanyalah diberikan bila memenuhi ataupun berdasarkan syarat . 2. Tunjangan Transport. kecuali kalau hal tersebut disebabkan oleh cuti tidak dibayar. Besarnya tunjangan jabatan ditetapkan sebagai berikut : 1. Tunjangan tetap dalam komponen gaji adalah tunjangan jabatan yang diberikan secara tetap. Gaji ini tidak akan dikurangi karena alasan ketidakhadiran seorang Pekerja.1. 1. Penetapan gaji awal. untuk sejumlah hari dimana Pekerja yang bersangkutan menjalani cuti tidak dibayar. disesuaikan dengan tabel Penggajian yang telah ditetapkan. a. dengan mempertimbangkan pendidikan. Tunjangan jabatan : • • • • • • • • • • Senior Division Head Division Head Junior Division Head Senior Department Head Department Head Junior Department Head Senior Section Head Section Head Junior Section Head Sub Section Head Pasal 27 Tunjangan Tidak Tetap Tunjangan tidak tetap dalam komponen gaji. Dalam hal demikian gaji per harinya dihitung secara proporsional dengan jumlah hari kerja dalam bulan yang bersangkutan. Tunjangan Transport bersifat variable dan dibayarkan menurut jumlah hari kehadiran seorang Pekerja di Perusahaan. pengalaman kerja serta tugas yang dibebankan kepada Pekerja yang bersangkutan. Gaji Pekerja tetap adalah gaji bulanan yang bersifat tetap. Bila seorang Pekerja tidak lagi mengemban jabatan tersebut. maka tunjangan jabatannya akan dimasukkan kedalam gajinya. Gaji seorang Pekerja pada awalnya ditetapkan atas dasar kesepakatan bersama antara Pengusaha dengan Pekerja yang bersangkutan di dalam Perjanjian Kerja. kecuali jika pelepasan jabatan tersebut disebabkan oleh sanksi pelanggaran ataupun ketidak mampuan kerja. Insentif kehadiran. dan gaji bulanan akan dikurangi dengan gaji hariannya. dan tunjangan shift malam. Tunjangan tidak tetap terdiri dari Tunjangan transport.syarat tertentu. Ketentuan mengenai Gaji.

Besarnya insentif kehadiran ditetapkan sebesar Rp.. Pengusaha dapat menaikan gaji seorang Pekerja. Besarnya tunjangan shift ditetapkan berdasarkan tarif upah kerja per jam ( TUPJ ) dari Pekerja yang bersangkutan. Tunjangan shift hanya diberikan kepada Pekerja Grade 1 (satu) sampai dengan Grade 10 (sepuluh). Untuk meningkatkan motivasi kerja bagi Pekerja yang bertugas pada giliran kerja malam (shift). b. yang disebut sebagai kenaikan umum tahunan (KUT). berlaku efektif pada setiap tanggal 1 Januari. diluar ketidakhadiran yang disebabkan oleh Cuti Besar. maka Pengusaha akan memberikan insentif kehadiran bagi Pekerja Grade 1 (satu) sampai dengan Grade 10 (sepuluh).per bulan. sebesar 1.5 x tarif upah kerja per jam. Kenaikan Umum Tahunan (KUT) a. Untuk Pekerja Grade 1 (satu) sampai dengan Grade 10 (sepuluh). Kenaikan Umum Tahunan ditetapkan oleh Pengusaha. 50. yang ditetapkan oleh Pemerintah DKI Jakarta. Pengusaha akan memberikan kenaikan gaji berkala 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun. maupun karena alasan lainnya. ditetapkan berdasarkan tarif resmi angkutan kota. besarnya kenaikan ditetapkan atas dasar kesepakatan antara Pengusaha dan Serikat Pekerja yaitu sebesar minimal 5% (lima) persen dari gaji. Besarnya tunjangan transport dari rumah ke tempat kerja pulang pergi. Kenaikan Umum Tahunan diperhitungkan dari Gaji bulan Desember tahun sebelumnya. . untuk setiap shift dimana Pekerja bekerja. 3 Kenaikan Gaji Minimum Sektoral. Pengusaha wajib menaikkan gaji seorang Pekerja. Gaji minimum Sektoral yang dimaksud dalam ayat ini. baik karena promosi jenjang karier. Tunjangan giliran kerja malam. yang hadir secara penuh dalam 1 (satu) bulan. 4. d.000. Untuk Pekerja yang masuk kelompok Jajaran Management. bila ternyata gajinya tersebut berada dibawah ketentuan gaji minimum Sektoral. Pasal 28 Kenaikan Gaji 1. Insentif kehadiran. Untuk meningkatkan motivasi kerja.b. Diluar kenaikan umum Tahunan. c. Kenaikan gaji karena promosi. 3. untuk setiap hari kerja. dengan rumusan sebagai berikut : 4 x Patas AC 2. adalah gaji minimum Sektoral yang tertinggi diantara yang berlaku di DKI Jakarta dan Kabupaten Bekasi. Kenaikan gaji luar biasa / karena Inflasi. 2. a. maka Pengusaha akan memberikan tunjangan giliran kerja malam / tunjangan shift. Cuti Tahunan dan Cuti Khusus.

maka Pekerja yang bersangkutan berhak atas gajinya selama masa penahanannya. tetapi pengusaha wajib memberikan bantuan kepada keluarganya yang menjadi tanggungannya dengan aturan per Undang-undangan yang berlaku Jumlah tanggungan Besarnya bantuan keluarga 1 orang 35 % dari gaji 2 orang 45 % dari gaji 3 orang 55 % dari gaji 4 orang atau lebih 60 % dari gaji Yang dimaksud dengan gaji dalam hal ini adalah Gaji + Tunjangan Jabatan (kalau ada) + Tunjangan keluarga ( kalau ada ). terhitung sejak hari pertama Pekerja yang bersangkutan ditahan oleh pihak yang berwajib. Pekerja yang tidak masuk kerja karena sakit. Bantuan bagi keluarga Pekerja yang ditahan (Pidana). ataupun kebijakan pemerintah yang bersifat memaksa. Bantuan sebagaimana yang diuraikan dalam ayat 2 (dua) pasal ini. 2. yang disebut dengan kenaikan gaji luar biasa.Bila terjadi hal-hal yang luar biasa yang menyebabkan indeks harga konsumen meningkat secara drastis. diberikan untuk jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun. Pasal 29 Gaji Pekerja Selama Sakit 1. Hak atas gaji selama sakit berkepanjangan. 3. Bila seorang Pekerja ditahan oleh pihak yang berwajib karena di duga melakukan tindakan pidana. Jangka waktu bantuan. hal mana dibuktikan dengan surat keterangan dokter yang sah. Hak atas gaji selama sakit. Hak atas gaji bagi Pekerja yang sakit berkepanjangan. maka Pengusaha dan Serikat Pekerja dapat mencari kesepakatan untuk menaikan gaji Pekerja. tetap berhak atas gajinya. Bantuan bagi keluarga Pekerja yang ditahan (Non Pidana). Perusahaan wajib membayar gaji pekerja sebesar 100% Pasal 30 Bantuan bagi keluarga Pekerja yang ditahan. dan bukan atas pengaduan Pengusaha. Bila terjadi penahanan atas seorang Pekerja karena melakukan kesalahan bukan karena tindakan pidana. 1. . maka Pengusaha tetap akan memberikan bantuan kepada keluarganya yang diperlakukan sebagai gaji bagi Pekerja yang bersangkutan yaitu sebesar 100%. 2.

Biaya transport sesuai dengan bukti pengeluaran. Biaya perjalanan dinas. cuci dan kebutuhan pribadi lainnya.000. 625.. dan harus disertai dengan bukti pembayaran yang sah. Batas maksimum biaya penginapan hotel per harinya ditetapkan sebagai berikut : Grade 1 – 10 11 .Tidak ditetapkan Bila karena sesuatu dan lain hal. disebut sebagai biaya perjalanan dinas. disertai dengan bukti pengeluaran. Tunjangan perjalanan dinas untuk membiayai keperluan makan. Pasal 32. b. Biaya penginapan hotel. Biaya-biaya yang dikeluarkan oleh seorang Pekerja selama dalam perjalanan dinas yang dapat dibebankan kepada Perusahaan. maka ia wajib mendapat persetujuan dari Manager yang menjadi atasannya terlebih dulu. . Pasal 33 Fasilitas penginapan hotel Biaya penginapan hotel yang bisa dibebankan sebagai biaya perjalanan dinas.posted by Serikat Pekerja Cipta Kekar at 23:34 0 comments BAB VIII PERJALANAN DINAS DAN PERJALANAN DALAM RANGKA TUGAS PENDIDIKAN DAN PELATIHAN Pasal 31 Umum Yang dimaksud perjalanan dinas adalah perjalanan yang dilakukan oleh seorang Pekerja atas dasar penugasan dari Pengusaha dengan ketentuan yang mengacu kepada jarak tempat yang dituju sejauh 60 Km dihitung dari kantor asal. seorang Pekerja harus membayar biaya penginapan hotel melebihi batas maksimumnya. hanyalah biaya kamar ditambah service charge dan pajak kalau ada. c.16 Biaya hotel maksimum Rp. Rincian biaya perjalanan dinas adalah : a.

.. Untuk perjalanan dinas ke luar negeri.16 Tunjangan US US US keluar negeri $ 100 $ 125 $ 150 Pasal 36 Perjalanan dalam rangka tugas pendidikan Yang dimaksud dengan perjalanan dalam rangka tugas pendidikan adalah perjalanan yang dilakukan oleh seorang Pekerja atas dasar penugasan oleh Pengusaha untuk tujuan pendidikan dan pelatihan.11 – 13 Rp. . 100.16 Tunjangan perjalanan Rp.Pasal 34 Tunjangan perjalanan dinas di dalam negeri Grade Bermalam Tidak bermalam ( per hari ) ( per hari ) 1 – 10 Rp. penginapan.000. 100. 150. makan.16 Rp.14 . seperti biaya transport. maka kepada Pekerja akan diberikan tunjangan perjalanan dinas keluar negeri sebagai berikut : Grade 1 – 10 11 – 13 14 . namun diluar kota Jakarta.000.000. 175. Semua biaya lainnya yang terkait dengan pendidikan tersebut.Rp. ditetapkan sebagai berikut : Grade 1 – 10 11 ..Pasal 35 Tunjangan perjalanan dinas ke luar negeri.Rp.000.000. dan biaya pendidikannya. Pasal 38 Tunjangan perjalanan pendidikan di luar negeri. Pasal 37 Tunjangan perjalanan Pendidikan di dalam negeri Adalah tunjangan perjalanan yang diberikan kepada Pekerja yang ditugaskan untuk mengikuti pendidikan / pelatihan yang mengambil tempat didalam negeri. 100. 200../ hari Tunjangan tersebut di atas bersifat sebagai uang saku. seluruhnya ditanggung oleh Pengusaha./ hari Rp.000.Rp. 200. 150.000.000.

000. berhak atas uang saku sebesar Rp.per hari. namun berada di luar lingkungan Perusahaan. Pasal 40 Tunjangan pakaian untuk perjalanan ke luar negeri Pekerja yang melakukan perjalanan dinas maupun perjalanan pendidikan ke luar negeri berhak atas tunjangan pakaian sebesar Rp. dihitung sejak saat keberangkatan keluar negeri yang terakhir. .000. dimana tunjangan tersebut diberikan. yang besarnya ditetapkan oleh Pengusaha.000. Pasal 39 Tunjangan untuk pendidikan di dalam kota. 100. dengan mempertimbangkan program serta tempat pendidikannya. Pekerja yang ditugaskan untuk mengikuti pendidikan di dalam kota Jakarta. 1. ditanggung oleh Pengusaha. Tunjangan ini diberikan 1 (satu) kali untuk jangka waktu 5 ( lima ) tahun. akan diberi tunjangan perjalanan pendidikan di luar negeri. biaya makan dan biaya pendidikan. di luar lingkungan Perusahaan..(satu juta rupiah).Pekerja yang ditugaskan untuk mengikuti pendidikan di luar negeri.. Semua biaya yang terkait dengan pendidikan tersebut seperti biaya transport.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful