SURAT PERJANJIAN

Pada hari ini tanggal 1. Nama : Januari 2010. Kami yang bertanda tangan di bawah ini:

Umur : Pekerjaan : Alamat : Selanjutnya disebut Pihak Pertama bertindak untuk dan atas namanya sendiri. 2. Nama : Umur : Pekerjaan : Pemborong Bangunan Alamat : Selanjutnya disebut Pihak Kedua bertindak untuk dan atas nama dirinya sendiri membuat surat perjanjian yang mengikat kedua belah pihak sebagai berikut :

Pasal 1 (Satu ) Objek Pekerjaan
Pihak Pertama memberikan pekerjaan borongan kepada pihak kedua untuk membuat 5 unit ruko dua setengah tingkat permanent yang terletak di Bagan Batu, Riau Simpang Pucut dan Pihak Kedua menerima pekerjaan borongan tersebut.

Pasal 2 ( Dua ) Harga Borongan
Harga Borongan tersebut pada pasal 1 (satu) untuk bahan dan upah tukang sebesar Rp.1.173.000.000 ( satu miliar seratus tujuh puluh tiga juta ) termasuk didalamnya surat Ijin Mendirikan Bangunan ( IMB ) menjadi tanggungan Pihak Kedua.

Pasal 3 ( Tiga ) Syarat Pekerjaan
Ukuran bangunan yang dimaksud adalah : Tingkat I 20 X 20 m tinggi 4 m Tingkat II 22 X 20 m tinggi 3,8 m Tingkat III 9 X 20 m tinggi 3,8 m

A. Tingkat I

1. Pondasi galian tanah sedalam 100X 100 X 1,3 cm slop 25 X 30 cm dicor beton bertulang besi 14,1 mm 6 stap. 2. Tiang pilar 23 X 30 cm dicor beton bertulang besi 14,1 mm X 6 stap. 3. Balok gantung disamakan cor beton bertulang besi 14,1 mm 8 stap, ring balok disamakan cor beton bertulang besi 14,1 mm 6 stap. 4. Dinding dipasang batu bata separuh diplester halus luar dan dalam. 5. Lantai dasar dicor beton tebal 7cm tidak diplester halus. 6. Satu set pintu press standard tiap ruko diatas pintu besi dipasang 12 buah kaca blok. 7. satu buah pintu kayu ukuran 90 X 200 cm 8. satu buah kamar mandi di bawah tangga ukuran 1,20 X 2,50 cm tidak pakai pintu kosong. 9. Satu buah kosen ventilasi ukuran 50 X 3,40 m diatas pintu belakang. 10. Dinding luar kapur jadi dinding dalam kapur sekali / dasar. 11. Tiap Pintu 1 buah tangga ke lantai dua.

B. Tingkat II
1. Tiang pilar 23 X 30 cm dicor beton bertulang besi 14,1 mm X 6 stap. 2. Lantai di cor beton bertulang besi 18,9 mm serta jarak ikatan besi 12 cm tebal coran 10 cm didak diplester halus. 3. Dinding dipasang batu bata separuh diplester halus luar dalam. 4. Diding bagian depan dipasang satu buah jendela dari kayu tiga lobang ukuran 60 X 120 cm 5. Tiap tingkat ruko masing-masing dua buah kamar mandi kosong tidak pakai pintu dan skat kamar depan. 6. Tiap pintu satu buah tangga ke lantai tiga lebarnya 1,10 m, cor betulang besi 8,9 mm. 7. Dinding luar dikapur jadi, dinding dalam dikapur sekali dasar. 8. Dinding belakang tiap ruko dipasang satu buah jendela dari kayu dua lubang ukuran 50 X 60cm, pakai kanopi cor.

C. Tingkat III
1. Tiang pilar 23 X 30 cm dicor beton bertulang besi 14,1mm X 6 stap. 2. Lantai dicor beton bertulang besi 8,9mm serta jarak ikat besi 12cm tebalnya coran 10cm tidak diplester halus. 3. Dinding bagian depan dipasang masing-masing satu buah jendela dari kayu ukuran 60 x 120 cm tiga lubang. 4. Dinding luar kapur jadi, dinding dalam dikapur sekali dasar.

Pasal 4 ( Empat ) Bahan Bangunan

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Batu krikil dari Rantau Prapat dan Tanjung Medan. Pasir sungai dari Rantau Prapat dan pangkatan. Batu bata dari Perbaungan dan Kisaran Semen padang serta andalas. Besi beton dalam negeri. Pipa listrik dan pipa air united. Pekerjaan tambah-kurang akan diperhitungkan kemudian. Waktu penyelesaian lebih kurang 195 hari.

Pasal 5 ( Lima ) Pembayaran
1. Pembayaran pertama sebesar Rp. 352.000.000 (Tiga ratus lima puluh dua juta rupiah) diberikan setelah surat perjanjian ini ditandatangani oleh kedua belah pihak. 2. Pembayaran kedua sebesar Rp. 270.000.000 (dua ratus tujuh puluh juta rupiah) setelah pekerjaan siap 30%. 3. Pembayaran ketiga sebesar Rp. 270.000.000 (dua ratus tujuh puluh juta rupiah) diberikan setelah pekerjaan siap 75% menurut penilaian kedua belah pihak. 4. Pembayaran keempat sebesar Rp. 270.000.000 (dua ratus tujuh puluh juta rupiah) diberikan setelah pekerjaan siap 95% menurut penilaian kedua belah pihak. 5. Pembayaran kelima sebesar Rp. 11.000.000 (seratus sepuluh juta rupiah) diberikan setelah pekerjaan siap 100% menurut penilaian kedua belah pihak.

Pasal 6 ( Enam ) Bencana Alam dan Material
Apabila terjadi bencana alam termasuk didalamnya gempa bumi, tanah longsor, dsb, yang terjadi diluar perkiraan dan kemampuan Pihak Kedua dan akibat dari kerugian itu menjadi tanggungan Pihak Pertama.

Pasal 7 ( Tujuh ) Penutup
1. 2. 3. Surat perjanjian ini berlaku sejak kedua belah pihak membubuhkan tanda tangan masing-masing. Surat perjanjian ini dibuat dalam rangkap dua, satu asli dan satu copy. Masingmasing dibubuhi materai Rp 6.000,- (enam ribu rupiah) dan memiliki kekuatan hokum yang sama. Apabila terjadi perselisihan antara kedua belah pihak akan diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan.

Demikian surat perjanjian ini dibuat tanpa ada paksaan dari pihak manapun dan untuk dapat dipergunakan apabila diperlukan. Embong Malang NO. Januari 2010 ( ) ( AENG / DARMANTO W. Nama : Ny Lisa Mukti Nur Umur : 28 Tahun Alamat : Jl. Nama : Umur : Alamat : Untuk Selanjutnya disebut Pihak II (Dua) Pekerja / Baby Sitter .18 Surabaya Telp.S) SURAT PERJANJIAN KONTRAK KERJA Yang Bertanda Tangan di bawah ini : 1. Pihak Pertama Bagan Batu. (031) 72163434 Untuk Selanjutnya disebut Pihak I (Satu) Kepala Yayasan 2.

3. dan bulan berikutnya sebesar Rp………………… /bulan. Kenaikan gaji baby sitter merupakan kebijaksanaan majikan nantinya. maka majikan harus harus mengembalikan baby sitter tersebut pada pihak . Nama : • • Umur : Alamat : Untuk selanjutnya disebut pihak III (Tiga) pengambil jasa atau majikan Dengan ini bersedia memberikan ketentuan kontrak kerja yang telah disepakati bersama sebagai berikut : Kontrak kerja dilaksanakan selama 1 (satu) tahun terhitung sejak tanggal kontrak ini ditanda tangani. dan dapat diperpanjang dengan pemberitahuan / persetujuan dari pihak-pihak yang bersangkutan. Pihak kedua (Baby Sitter) bersedia mengsuh. merawat seorang pasien / Baby dan ditempatkan pada : Keluarga Bapak/Ibu ………………………………………………………………… Alamat …………………………………………………………………. Jika sebelum masa kontrak kerja 1 (satu) tahun tidak ada kecocockan antara majikan dan baby sitter. • Dengan perincian uang gaji baby sitter : • • Uang gaji sebesar Rp………………… Uang administrasi sebesar Rp………………… Pihak I (Yayasan) telah menerima dimuka uang gaji baby sitter 1 ½ (satu setengah) bulan sebesar Rp………………… Pihak II (baby sitter akan) mnenerima uang gaji setiap bulan sebesar Rp………………… selama 3 (tiga) bulan pertama.

bahwa sebagai pelaksanaan Pasal 78 ayat (4) Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan perlu diatur mengenai waktu kerja lembur dan upah kerja lembur. Demikian surat kontrak kerja ini dibuat dan disepakati bersama untuk dapat dipertanggung jawabkan oleh pihak-pihak yang bersangkutan. ………………. bahwa untuk itu perlu ditetapkan dengan Keputusan Menteri.. Yayasan L.. 2. Mengingat : 1.P. Liza Mukti Nur Pimpinan Baby sitter Pengambil Jasa ----------------------------- KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR KEP.P. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah ..P. dengan catatan biaya transport dipikul bersama. b. 102/MEN/VI/2004 TENTANG WAKTU KERJA LEMBUR DAN UPAH KERJA LEMBUR MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA. Surabaya. Undang-undang Nomor 3 Tahun 1951 tentang Pernyataan Berlakunya Undang-Undang Pengawasan Perburuhan Tahun 1948 Nomor 23 dari Republik Indonesia untuk seluruh Indonesia (Lembaran Negara Repupblik Indonesia Tahun 1951 Nomor 4). Menimbang : a.yayasan dan pihak yayasan segera mengirim baby sitter pengganti. baby sitter Surabaya Ny.

milik persekutuan. Kesepakatan Rapat Pleno Lembaga Kerjasama Tripartit Nasional tanggal 23 Maret 2004. persekutuan. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Provinsi Sebagai Daerah Otonom (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 54. Pengusaha adalah : a. Pokok-pokok Pikiran Sekretariat Lembaga Kerjasama Tripartit Nasional tanggal 23 Maret 2004. Orang perseorangan. persekutuan. 5. Orang perseorangan. b. usaha-usaha sosial dan usaha-usaha lain yang mempunyai pengurus dan mempekerjakan orang lain dengan membayar upah atau imbalan dalam bentuk lain. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3952). 5. persekutuan.(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 60. 6. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 228/M Tahun 2001 tentang Pembentukan Kabinet Gotong Royong. setiap bentuk usaha yang berbadan hukum atau tidak. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3839). atau badan hukum yang secara berdiri sendiri menjalankan perusahaan bukan miliknya. atau badan hukum yang berada di Indonesia mewakili perusahaan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan b yang berkedudukan di luar wilayah Indonesia. b. Upah adalah hak pekerja/buruh yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang . Waktu kerja lembur adalah waktu kerja yang melebihi 7 (tujuh) jam sehari dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu untuk 6 (enam) hari kerja dalam 1 (satu) minggu atau 8 (delapan) jam sehari. 2. Memperhatikan : 1. atau milik badan hukum. Pekerja/buruh adalah setiap orang yang bekerja dengan menerima upah atau imbalan dalam bentuk lain. Tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan/atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat. atau badan hukum yang menjalankan suatu perusahaan milik sendiri. MEMUTUSKAN : Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA TENTANG WAKTU KERJA LEMBUR DAN UPAH KERJA LEMBUR. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 39. dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu untuk 5 (lima) harikerja dalam 1 (satu) minggu atau waktu kerja pada hari istirahat mingguan dan atau pada hari libur resmi yang ditetapkan Pemerintah. 3. 3. milik orang perseorangan. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4279). Orang perseorangan. 4. Perusahaan adalah : a. 2. c. Pasal 1 Dalam Keputusan Menteri ini yang dimaksud dengan : 1. baik milik swasta maupun milik negara yang mempekerjakan pekerja/buruh dengan membayar upah atau imbalan dalam bentuk lain. 4.

(2) Perintah tertulis dan persetujuan tertulis sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat dibuat dalam bentuk daftar pekerja/buruh yang bersedia bekerja lembur yang ditandatangani oleh pekerja/buruh yang bersangkutan dan pengusaha. kecuali bagi perusahaan pada sektor usaha tertentu atau pekerjaaan tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2. Pasal 6 (1) Untuk melakukan kerja lembur harus ada perintah tertulis dari pengusaha dan persetujuan tertulis dari pekerja/buruh yang bersangkutan. Pasal 7 (1) Perusahaan yang mempekerjakan pekerja/buruh selama waktu kerja lembur berkewajiban : a. membayar upah kerja lembur. (2) Bagi pekerja/buruh yang termasuk dalam golongan jabatan tertentu.400 kalori apabila kerja lembur dilakukan selama 3 (tiga) jam atau lebih. Pasal 8 (1) Perhitungan upah lembur didasarkan pada upah bulanan.sebagai imbalan dari pengusaha atau pemberi kerja kepada pekerja/buruh yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja. Pasal 3 (1) Waktu kerja lembur hanya dapat dilakukan paling banyak 3 (tiga) jam dalam 1 (satu) hari dan 14 (empat belas) jam dalam 1 (satu) minggu. (3) Yang termasuk dalam golongan jabatan tertentu sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) adalah mereka yang memiliki tanggung jawab sebagai pemikir. pelaksana dan pengendali jalannya perusahaan yang waktu kerjanya tidak dapat dibatasi menurut waktu kerja yang ditetapkan perusahaan sesuai denga peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pasal 4 (1) Pengusaha yang mempekerjakan pekerja/buruh melebihi waktu kerja. . Pasal 5 Perhitungan upah kerja lembur berlaku bagi semua perusahaan. Pasal 2 (1) Pengaturan waktu kerja lembur berlaku untuk semua perusahaan. memberikan makanan dan minuman sekurang-kurangnya 1. (3) Pengusaha sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) harus membuat daftar pelaksanaan kerja lembur yang memuat nama pekerja/buruh yang bekerja lembur dan lamanya waktu kerja lembur. memberi kesempatan untuk istirahat secukupnya. tidak berhak atas upah kerja lembur sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). termasuk tunjangan bagi pekerja/buruh dan keluarganya atas suatu pekerja dan/ atau jasa yang telah atau akan dilakukan. c. b. (2) Cara menghitung upah sejam adalah 1/173 kali upah sebulan. kesepakatan. dengan ketentuan mendapat upah yang lebih tinggi. (2) Perusahaan pada sektor usaha tertentu atau pekerjaan tertentu sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur tersendiri dengan Keputusan Menteri. (2) Pemberian makan dan minum sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf c tidak boleh diganti dengan uang. (2) Ketentuan waktu kerja lembur sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) tidak termasuk kerja lembur yang dilakukan pada waktu istirahat mingguan atau hari libur resmi. kecuali bagi perusahaan pada sektor usaha tertentu atau pekerjaan tertentu. perencana. 7. wajib membayar upah lembur. Menteri adalah Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. atau peraturan perundang-undangan.

maka penghitungan besarnya upah sebulan adalah upah sehari dikalikan 25 (dua puluh lima) bagi pekerja/buruh yang bekerja 6 (enam) hari kerja dalam 1 (satu) minggu atau dikalikan 21 (dua puluh satu) bagi pekerja/buruh yang bekerja 5 (lima) hari kerja dalam 1 (satu) minggu. a. maka dapat meminta penetapan ulang kepada pengawas ketenagakerjaan di Provinsi. tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap. maka upah sebulan adalah upah rata-rata 12 (dua belas) bulan terakhir. Apabila kerja lembur dilakukan pada hari kerja : a. jam kesembilan dibayar 3(tiga) kali upah sejam dan jam kesepuluh dan kesebelas 4 (empat) kali upah sejam. maka dasar perhitungan upah lembur 75 % (tujuh puluh lima perseratus) dari keseluruhan upah.2. 2. 3. maka perhitungan upah kerja lembur untuk 8 (delapan) jam pertama dibayar 2 (dua) kali upah sejam. untuk jam kerja lembur pertama harus dibayar upah sebesar 1. (2) Dalam hal upah terdiri dari upah pokok. (2) Apabila salah satu pihak tidak dapat menerima penetapan pengawas ketenagakerjaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). b. maka yang berwenang menetapkan besarnya upah lembur adalah pengawas ketenagakerjaan Kabupaten/Kota. Pasal 13 (1) Dalam hal terjadi perbedaan perhitungan tentang besarnya upah lembur.1. perhitungan upah kerja lembur untuk 7 (tujuh) jam pertama dibayar 2 (dua) kali upah sejam.Pasal 9 (1) Dalam hal upah pekerja/buruh dibayar secara harian. apabila hari libur resmi jatuh pada hari kerja terpendek perhitungan upah lembur 5 (lima) jam pertama dibayar 2 (dua) kali upah sejam. maka upah sebulan dihitung berdasarkan upah rata-rata selama bekerja dengan ketentuan tidak boleh lebih rendah dari upah dari upah minimum setempat. Pasal 12 Bagi perusahaan yang telah melaksanakan dasar perhitungan upah lembur yang nilainya lebih baik dari Keputusan Menteri ini. apabila upah pokok tambah tunjangan tetap lebih kecil dari 75 % (tujuh puluh lima perseratus) keseluruhan upah. (2) Dalam hal upah pekerja/buruh dibayar berdasarkan satuan hasil. (3) Dalam hal terjadi perbedaan perhitungan tentang besarnya upah lembur pada perusahaan yang meliputi lebih dari 1 (satu) Kabupaten/Kota dalam 1(satu) Provinsi . maka perhitungan upah lembur tersebut tetap berlaku. Pasal 10 (1) Dalam hal upah terdiri dari upah pokok dan tunjangan tetap maka dasar perhitungan upah lembur adalah 100 % (seratus perseratus) dari upah. Apabila kerja lembur dilakukan pada hari istirahat mingguan dan/atau hari libur resmi untuk waktu kerja 5 (lima) hari kerja dan 40 (empat puluh) jam seminggu.1.5 (satu setengah) kali upah sejam. (3) Dalam hal pekerja/buruh bekerja kurang dari 12 (dua belas) bulan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2). jam keenam 3(tiga) kali upah sejam dan jam lembur ketujuh dan kedelapan 4 (empat) kali upah sejam. Apabila kerja lembur dilakukan pada hari istirahat mingguan dan/atau hari libur resmi untuk waktu kerja 6 (enam) hari kerja 40 (empat puluh) jam seminggu maka : b. dan jam kedelapan dibayar 3 (tiga) kali upah sejam dan jam lembur kesembilan dan kesepuluh dibayar 4 (empat) kali upah sejam.2. Pasal 11 Cara perhitungan upah kerja lembur sebagai berikut : 1. untuk setiap jam kerja lembur berikutnya harus dibayar upah sebesar 2(dua) kali upah sejam.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 25 Juni 2004 MENTERI TENAGAKERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA JACOB NUWA WEA . (4) Apabila salah satu pihak tidak dapat menerima penetapan pengawas ketenagakerjaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) dan ayat (3) dapat meminta penetapan ulang kepada pengawas ketenagakerjaan di Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Pasal 14 Dalam hal terjadi perbedaan perhitungan tentang besarnya upah lembur pada perusahaan yang meliputi lebih dari 1 (satu) Provinsi. dinyatakan tidak berlaku lagi. maka yang berwenang menetapkan besarnya upah lembur adalah pengawas ketenagakerjaan Provinsi.yang sama. Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor KEP-608/MEN/1989 tentang Pemberian Izin Penyimpangan Waktu Kerja dan Waktu Istirahat Bagi Perusahaan-perusahaan Yang Mempekerjakan Pekerja 9 (sembilan) Jam Sehari dan 54 (lima puluh empat) Jam Seminggu dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Nomor: PER-06/MEN/1993 tentang waktu kerja 5 (lima) Hari Seminggu dan 8 (delapan) Jam Sehari. Pasal 16 Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan. Pasal 15 Dengan ditetapkannya Keputusan ini. maka yang berwenang menetapkan besarnya upah lembur adalah Pengawas Ketenagakerjaan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi. maka Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor:KEP72/MEN/1984 tentang Dasar Perhitungan Upah Lembur.

01 RW.120290. selanjutnya disebut sebagai Pihak .2 RW. Benjeng. yang terletak di Jl Raya Domas 486 dan Pihak kedua dengan ini menyatakan bersedia menjadi Operator Warnet. Nama Alamat Jabatan : ALI MURTADA : : Pojok Pelita RT.SURAT PERJANJIAN KERJA Yang bertanda tangan dibawah ini : 1. : : : : : AMIRUL MU’MIN : : Laki-laki Gresik.07 Cerme Kidul Cerme Gresik Pimpinan / Pemilik Usaha Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Warung Internet (Warnet) OZA NET yang berkedudukan di Jl Raya Domas 486. Selanjutnya dalam surat perjanjian ini disebut sebagai Pihak Pertama (Pemilik Usaha) 2. Nama Jenis Kelamin Tempat & Tgl lahir Agama Pendidikan terakhir Alamat No. Gresik.0003 Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama diri sendiri.1 Metatu.2504. 35.KTP / NIK Kedua (Operator). Kedua belah pihak sepakat untuk membuat perjanjian kerja dengan ketentuan dan syaratsyarat sebagai berikut: Pasal 1 Pihak Pertama dengan ini menyatakan menerima Pihak Kedua sebagai Operator Warnet OZA NET. 12 Februari 1990 Islam Sekolah Dasar (SD) Medangan RT.

dan pihak kedua akan patuh pada tata tertib Warnet.. kecuali apabila putusnya hubungan kerja karena alasan memaksa (kesalahan/pelanggaran berat pekerja) Pasal 4 Pihak Pertama dan Kedua bersedia mentaati isi perjanjian ini.000. Pasal 3 Apabila Pihak Pertama atau Pihak Kedua mengakhiri perjanjian kerja untuk waktu tertentu sebelum waktunya berakhir. akan diatur dalam bentuk peraturan/tata tertib Warnet. atau 56 jam seminggu dan Pihak ke II bersedia bekerja lembur apabila diminta oleh Pihak ke II dengan upah lembur Rp.(tiga ratus lima puluh ribu rupiah) dengan waktu kerja sehari 8 jam. Pasal 5 Hal-hal yang belum diatur dalam perjanjian kerja ini. .Pasal 2 Masa kontrak kerja adalah selama 6 (enam) bulan dihitung sejak tanggal masuk diterima bekerja. yakni sejak tanggal 1 Januari 2010. Apabila Pihak Kedua (2) telah mendapatkan Surat Peringatan sebanyak 3 (tiga) kali maka Pihak Pertama (1) berhak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja. apabila ada pelanggaran akan diberikan Surat Peringatan. dan wajib ditaati. 2000/jam. Upah diberikan secara bulanan. besarnya upah Rp 350. maka pihak yang mengakhiri perjanjian kerja tersebut wajib membayar ganti rugi kepada pihak lainnya sebesar sisa upah pekerja sampai waktu atau pekerjaan seharusnya selesai. Pasal 7 Kedisiplinan dan Ketertiban telah diatur dalam Peraturan Warnet. Pasal 6 Segala perselisihan yang timbul akibat perjanjian kerja ini akan diselesaikan secara musyawarah dan mufakat. dan apabila tidak dapat diselesaikan para pihak dapat menyelesaikan melalui jalur hukum sesuai peraturan yang berlaku.

Dibuat di Pada Tanggal : Gresik : Pihak Kedua (II) Pihak Pertama (I) ALI MURTADA AMIRUL MU’MIN .Demikian Surat Perjanjian Kerja ini dibuat. setelah para pihak membaca dan memahami isinya kemudian dengan sukarela tanpa paksaan atau tekanan dari siapapun bersama-sama menandatanganinya diatas kertas bermaterai cukup.

: : : : : AGUS DWI KURNIAWAN : : Laki-laki Gresik. Nama Jenis Kelamin Tempat & Tgl lahir Agama Pendidikan terakhir Alamat No.150888. Upah diberikan secara bulanan.01 RW. 2000/jam.0002 Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama diri sendiri.000. atau 56 jam seminggu dan Pihak ke II bersedia bekerja lembur apabila diminta oleh Pihak ke II dengan upah lembur Rp. yang terletak di Jl Raya Domas 486 dan Pihak kedua dengan ini menyatakan bersedia menjadi Operator Warnet. besarnya upah Rp 350. Kedua belah pihak sepakat untuk membuat perjanjian kerja dengan ketentuan dan syaratsyarat sebagai berikut: Pasal 1 Pihak Pertama dengan ini menyatakan menerima Pihak Kedua sebagai Operator Warnet OZA NET..SURAT PERJANJIAN KERJA Yang bertanda tangan dibawah ini : 1. selanjutnya disebut sebagai Pihak . Cerme Indah N-19 352510. yakni sejak tanggal 1 Januari 2010.(tiga ratus lima puluh ribu rupiah) dengan waktu kerja sehari 8 jam.07 Cerme Kidul Cerme Gresik Pimpinan / Pemilik Usaha Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Warung Internet (Warnet) OZA NET yang berkedudukan di Jl Raya Domas 486. Selanjutnya dalam surat perjanjian ini disebut sebagai Pihak Pertama (Pemilik Usaha) 2. Nama Alamat Jabatan : ALI MURTADA : : Pojok Pelita RT.KTP / NIK Kedua (Operator). Pasal 2 Masa kontrak kerja adalah selama 6 (enam) bulan dihitung sejak tanggal masuk diterima bekerja. 15 Agustus 1988 Islam SMK Perum.

Dibuat di Pada Tanggal : Gresik : Pihak Kedua (II) Pihak Pertama (I) . Pasal 5 Hal-hal yang belum diatur dalam perjanjian kerja ini. Pasal 6 Segala perselisihan yang timbul akibat perjanjian kerja ini akan diselesaikan secara musyawarah dan mufakat. Pasal 7 Kedisiplinan dan Ketertiban telah diatur dalam Peraturan Warnet. dan wajib ditaati. dan apabila tidak dapat diselesaikan para pihak dapat menyelesaikan melalui jalur hukum sesuai peraturan yang berlaku. setelah para pihak membaca dan memahami isinya kemudian dengan sukarela tanpa paksaan atau tekanan dari siapapun bersama-sama menandatanganinya diatas kertas bermaterai cukup. apabila ada pelanggaran akan diberikan Surat Peringatan. kecuali apabila putusnya hubungan kerja karena alasan memaksa (kesalahan/pelanggaran berat pekerja) Pasal 4 Pihak Pertama dan Kedua bersedia mentaati isi perjanjian ini. Apabila Pihak Kedua (2) telah mendapatkan Surat Peringatan sebanyak 3 (tiga) kali maka Pihak Pertama (1) berhak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja. maka pihak yang mengakhiri perjanjian kerja tersebut wajib membayar ganti rugi kepada pihak lainnya sebesar sisa upah pekerja sampai waktu atau pekerjaan seharusnya selesai.Pasal 3 Apabila Pihak Pertama atau Pihak Kedua mengakhiri perjanjian kerja untuk waktu tertentu sebelum waktunya berakhir. Demikian Surat Perjanjian Kerja ini dibuat. akan diatur dalam bentuk peraturan/tata tertib Warnet. dan pihak kedua akan patuh pada tata tertib Warnet.

ALI MURTADA AGUS DWI KURNIAWAN KETENTUAN PELAKSANAAN PERJANJIAN KERJA WAKTU TERTENTU KEPMEN NO. 100 TH 2004 .

4.MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR : KEP. persekutuan. milik persekutuan.Orang perseorangan. Perjanjian Kerja Waktu Tertentu yang selanjutnya disebut PKWT adalah perjanjian kerja antara pekerja/buruh dengan pengusaha untuk mengadakan hubungan kerja dalam waktu tertentu atau untuk pekerja tertentu. b. 2. usaha-usaha sosial dan usaha-usaha lain yang mempunyai pengurus dan mempekerjakan orang lain dengan membayar upah atau imbalan dalam bentuk lain. setiap bentuk usaha yang berbadan hukum atau tidak. persekutuan.100/MEN/VI/2004 TENTANG KETENTUAN PELAKSANAAN PERJANJIAN KERJA WAKTU TERTENTU MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA Menimbang : a. Orang perseorangan. perlu diatur mengenai perjanjian kerja waktu tertentu. c. atau badan hukum yang secara berdiri sendiri menjalankan perusahaan bukan miliknya. persekutuan. Perusahaan adalah : a. BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Keputusan Menteri ini yang dimaksud dengan : 1. milik orang perseorangan. Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu yang selanjutnya disebut PKWTT adalah perjanjian kerja antara pekerja/buruh dengan pengusaha untuk mengadakan hubungan kerja yang bersifat tetap 3. . Orang perseorangan. Pengusaha adalah : a. baik milik swasta maupun milik negara yang mempekerjakan pekerja/buruh dengan membayar upah atau imbalan dalam bentuk lain.. atau badan hukum yang berada di Indonesia mewakili perusahaan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan b yang berkedudukan di luar wilayah Indonesia. atau badan hukum yang menjalankan suatu perusahaan milik sendiri. atau milik badan hukum. bahwa sebagai pelaksanaan Pasal 59 ayat (8) Undang-undang Nomor 13 tentang Ketenagakerjaan. b.

(3) Dalam hal pekerjaan tertentu yang diperjanjikan dalam PKWT sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat diselesaikan lebih cepat dari yang diperjanjikan maka PKWT tersebut putus demi hukum pada saaat selesainya pekerjaan. Pasal 2 (1) Syarat kerja yang diperjanjikan dalam PKWT. (4) Dalam PKWT yang didasarkan atas selesainya pekerjaan tertentu harus dicantumkan batasan suatu pekerjaan dinyatakan selesai. (2) PKWT sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dibuat untuk paling lama 3 (tiga) tahun. (8) Para pihak dapat mengatur lain dari ketentuan dalam ayat (5) dan ayat (6) yang dituangkan dalam perjanjian. (6) Pembaharuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (5) dilakukan setelah melebihi masa tenggang waktu 30 (tiga puluh) hari setelah berakhirnya perjanjian kerja. Pekerja/buruh adalah setiap orang yang bekerja dengan menerima upah atau imbalan dalam bentuk lain.5. tidak boleh lebih rendah daripada ketentuan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. (2) Menteri dapat menetapkan ketentuan PKWT khusus untuk sektor usaha dan atau pekerjaan tertentu. (5) Dalam hal PKWT dibuat berdasarkan selesainya pekerjaan tertentu namun karena kondisi tertentu pekerjaan tersebut belum dapat diselesaikan. BAB II PKWT UNTUK PEKERJAAN YANG SEKALI SELESAI ATAU SEMENTARA SIFATNYA YANG PENYELESAIANNYA PALING LAMA 3 (TIGA) TAHUN Pasal 3 (1) PKWT untuk pekerjaan yang sekali selesai atau sementara sifatnya adalah PKWT yang didasarkan atas selesainya pekerjaan tertentu. BAB III PKWT UNTUK PEKERJAAN YANG BERSIFAT MUSIMAN . (7) Selama tenggang waktu 30 (tiga puluh) hari sebagaimana dimaksud dalam ayat (6) tidak ada hubungan kerja antara pekerja/buruh dan pengusaha. dapat dilakukan pembaharuan PKWT.

Pasal 7 PKWT sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 dan Pasal 5 tidak dapat dilakukan pembaharuan. Pasal 6 Pengusaha yang mempekerjaan pekerja/buruh berdasarkan PKWT sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 harus membuat daftar nama pekerja/buruh yang melakukan pekerjaan tambahan. (2) PKWT yang dilakukan untuk pekerjaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) hanya dapat dilakukan untuk satu jenis pekerjaan pada musim tertentu. (2) PKWT sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) hanya dapat dilakukan untuk jangka waktu paling lama 2 (dua) tahun dan dapat diperpanjang untuk satu kali paling lama 1 (satu) tahun. (3) PKWT sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) tidak dapat dilakukan pembaharuan. Pasal 5 (1) Pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan untuk memenuhi pesanan atau target tertentu dapat dilakukan dengan PKWT sebagai pekerjaan musiman. Pasal 9 . atau produk tambahan yang masih dalam percobaan atau penjajakan. (2) PKWT yang dilakukan untuk pekerjaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) hanya diberlakukan untuk pekerja/buruh yang melakukan pekerjaan tambahan. kegiatan baru.Pasal 4 (1) Pekerjaan yang bersifat musiman adalah pekerjaan yang pelaksanaannya tergantung pada musim atau cuaca. BAB IV PKWT UNTUK PEKERJAAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRODUK BARU Pasal 8 (1) PKWT dapat dilakukan dengan pekerja/buruh untuk melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan produk baru.

2. (2) Perjanjian kerja harian lepas sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan dengan ketentuan pekerja/buruh bekerja kurang dari 21 (dua puluh satu ) hari dalam 1 (satu)bulan. jenis pekerjaan yang dilakukan. (3) Daftar pekerja/buruh sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) disampaikan kepada instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan setempat selambatlambatnya 7 (tujuh) hari kerja sejak mempekerjakan pekerja/buruh. 3. nama/alamat perusahaan atau pemberi kerja. dapat dilakukan dengan perjanjian kerja harian atau lepas. BAB V PERJANJIAN KERJA HARIAN ATAU LEPAS Pasal 10 (1) Untuk pekerjaan-pekerjaan tertentu yang berubah-ubah dalam hal waktu dan volume pekerjaan serta upah didasarkan pada kehadiran. Pasal 12 (1) Pengusaha yang mempekerjakan pekerja/buruh pada pekerjaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 wajib membuat perjanjian kerja harian lepas secara tertulis dengan para pekerja/buruh. (2) Perjanjian kerja harian lepas sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat dibuat berupa daftar pekerja/buruh yang melakukan pekerjaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 sekurang-kurangnya memuat : 1. .PKWT sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 hanya boleh diberlakukan bagi pekerja/buruh yang melakukan pekerjaan di luar kegiatan atau di luar pekerjaan yang biasa dilakukan perusahaan. Pasal 11 Perjanjian kerja harian lepas yang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (1) dan ayat (2) dikecualikan dari ketentuan jangka waktu PKWT pada umumnya. 4. besarnya upah dan/atau imbalan lainnya. nama/alamat pekerja/buruh. (3) Dalam hal pekerja/buruh bekerja 21 (dua puluh satu) hari atau lebih selama 3 (tiga) bulan berturut-turut atau lebih maka perjanjian kerja harian lepas berubah menjadi PKWTT.

(2) Dalam hal PKWT dibuat tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2). maka PKWT berubah menjadi PKWTT sejak tidak terpenuhinya syarat PKWT tersebut.BAB VI PENCATATAN PKWT Pasal 13 PKWT wajib dicatatkan oleh pengusaha kepada instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan kabupaten/kota setempat selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja sejak penandatanganan. maka hak-hak pekerja/buruh dan prosedur penyelesaian dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan bagi PKWTT. maka PKWT berubah menjadi PKWTT sejak adanya hubungan kerja. maka PKWT berubah menjadi PKWTT sejak dilakukan penyimpangan. (4) Dalam hal pembaharuan PKWT tidak melalui masa tenggang waktu 30 (tiga puluh) hari setelah berakhirnya perpanjangan PKWT dan tidak diperjanjikan lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3. ayat (3) dan ayat (4). ayat (2). (3) Dalam hal PKWT dilakukan untuk pekerjaan yang berhubungan dengan produk baru menyimpang dari ketentuan Pasal 8 ayat (2) dan ayat (3). (5) Dalam hal pengusaha mengakhiri hubungan kerja terhadap pekerja/buruh dengan hubungan kerja PKWT sebagaimana dimaksud dalam ayat (1). Pasal 14 Untuk perjanjian kerja harian lepas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 maka yang dicatatkan adalah daftar pekerja/buruh sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 ayat (2). BAB VIII KETENTUAN PERALIHAN . atau Pasal 5 ayat (2). BAB VII PERUBAHAN PKWT MENJADI PKWTT Pasal 15 (1) PKWT yang tidak dibuat dalam bahasa Indonesia dan huruf latin berubah menjadi PKWTT sejak adanya hubungan kerja.

Pasal 16 Kesepakatan kerja waktu tertentu yang dibuat berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor PER-06/MEN/1985 tentang Perlindungan Pekerja Harian Lepas. masih tetap berlaku sampai dengan berakhirnya perjanjian kerja waktu tertentu. Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor PER-02/MEN/1993 tentang Kesepakatan Kerja Waktu Tertentu dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor PER-05/MEN/1995 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu pada Perusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi. BAB IX KETENTUAN PENUTUP Pasal 17 Dengan ditetapkannya Keputusan Menteri ini. maka Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor PER-06/MEN/1985 tentang Perlindungan Pekerja Harian Lepas. Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor PER-02/MEN/1993 tentang Kesepakatan Kerja Waktu Tertentu dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor PER-05/MEN/1995 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu pada Perusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi. Pasal 18 Keputusan Menteri ini berlaku sejak tanggal ditetapkan. . Ditetapkan di jakarta pada tanggal 21 Juni 2004 MENTERI TENAGAKERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA JACOB NUWA WEA Like this: Suka Be the first to like this post. dinyatakan tidak berlaku lagi.

Balas o ikomatussuniah mengatakan: April 8.Khusus ketentuan pekerjaan yang dapat dikategorikan PKWT ada di pasal 59. [. Wahyu mengatakan: Januari 8.] Balas 2.. Juni 21st. perbedaan antara karyawan PKWT dan PKWTT adalah pada. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan. 2011 pukul 12:58 am PKWT adalah perjanjian Kerja Waktu Tertentu atau lebih gampangnya disebut tenaga kerja kontrak.. PLN(Persero).. Anda dapat meneruskan melihat respon dari tulisan ini melalui RSS 2.Ketentuan PKWT diatur dalam Pasal 56-62 Undang-undang No. r Anda dapat merespon. Tenaga kerja PKWT tidak berhak mendapatkan kompensasi saat . sedangkan PKWTT adalah Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu atau disebut juga tenaga kerja tetap. 2008 pukul 8:02 am Gimana ketentuan pelaksanaan PKWT untuk bidang kelistrikan? Saya outsourcing di PT. cuma beda nama.wordpress. Ketentuan pencabutan izin operasional « Outsourcing Online mengatakan: Juni 21.com/2007/06/21/ketentuan-pelaksanaanperjanjian-kerja-waktu-terte.0 feed. 14 Responses to KETENTUAN PELAKSANAAN PERJANJIAN KERJA WAKTU TERTENTU 1.. teguh mengatakan: Maret 12. or trackback dari website anda. saya dinaungi perusahaan jasa tenaga kerja A akan tetapi setiap tahun habis kontrak dengan perusahaan jasa naker A berganti dengan kontrak baru dengan perusahaan B pada tempat kerja yang sama ( PT. tanpa ada pesangon (kontrak per tahun) ? Adakah ketentuan tentang hal tersebut? Balas 3. 2007 6:57 am dan di isikan dibawah Uncategorized. status tetap outsourcing yg bekerja di tempatkan di perusahaan pengguna (user).] http://outsourcingonline.Tulisan ini dikirim pada pada Kamis. 2009 pukul 4:21 am apa bedanya PKWT dan PKWTT? yg saya alami adalah sama saja. PLN (Persero) ). 2007 pukul 7:30 am [...

PHK.PIM mengatakan: September 4. jenis pekerjaan yang diperjanjikan bersifat terus menrus. Kontrak kerja antara pemberi kerja dan penerima kerja adalah 2 tahun begitu juga kontrak kerja perusahaan & karyawan dibuat 2 tahun. Sesuaikah pesangon yang telah saya bayarkan yaitu 3 kali mengingat setelah masuknya perusahaan yang baru karyawan tetap ditransfer ke perusahaan yang baru. Pertanyaannya dengan membayarkan pesangan yang 2 tahun dengan 3 kali gaji apakah harus membayar pesangon kembali untuk masa yang 3 bulan tersebut. Balas 5.akan tetapi tenaga kerja PKWT dapat berubah status nmenjadi tenaga kerja tetap dan berhak mendapatkan kompensasi PHK apabila dalam kondisi: perjanjian kerja dibuat secara lisan. demeikian semoga bermanfaat.PIM ada yg di outsourcing ada juga yang dikaryawankan. Tenaga kerja PKWT dalam jamsostek tidak mendapat jaminan hari tua dan/atau pensiun.yang ingin di tanyakan apa di bolehkan sebagai satpam dipekerjakan dalam sistem kotrak PKWT. sepertinya budaya kasta tak akan pernah sirnah !!!! semoga yang dzolim dibukakan pintu hatinya semoga yang di dzolimi diberi kesabaran dan ketenangan jiwa melebihi keserakahan kaum penindas Sabar ya mas. pekerjaan yang diperjanjikan menyangkut core business. terimakasih.. pet mengatakan: April 16. disyaratkan adanya masa percobaan. 2009 pukul 9:57 am INILAH Indonesia …. . Pemberi kerja kemudian memperpanjang penerima kerja maksimal 3 bulan dengan alasan tender untuk pekerjaan tersebut sedang berlangsung. Satpam PT. 2009 pukul 8:20 pm Satpam PT. posisi aq jg seperti anda.ini benar tidak ada keadilan dari perusahaan..ada juga yang PKWTT. sedangkan tenaga kerja PKWTT jaminan asuransinya dalam jamsoostek tercover lengkap. perjanjian kerja lewat 3 tahun termasuk perpanjangan kontrak.tolong di jelaskan Balas 6. Balas 4.sistem kotraknya ada yang PKWT. munandar mengatakan: Oktober 18. sedangkan tenaga kerja PKWTT berhak mendapat kompensasi saat di PHK. 2010 pukul 5:03 am Saya mempunyai masalah tentang PKWT.

Keputusan Mentri dsb tidak boleh bertentangan dengan UUD 1945 Keputusan Mentri no 100 thn 2004 dinilai bertentangan dengan UUD 1945 YANG PADA SALAH SATUNYA mengatur tentang pekerjaan dan pendidikan yang layak untuk seluruh warga indonesia karena pada Keputusan tersebut tidak ada Jaminan bahwa sesorang yang terikat dengan PKWT terjamin Hidupnya apakah suatu Landasan Negara Seperti UUD 1945 patut ditentang Balas 11. System yg sangat menyudutkan posisi buruh. DENDITYA mengatakan: Maret 14.100/MEN/VI/2004 Pasal 13 “PKWT wajib dicatatkan oleh pengusaha kepada instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan kabupaten/kota setempat selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja sejak penandatanganan. apakah ada sanksi-nya? Balas 9. 2011 pukul 3:54 am apakah suatu peraturan.Balas 7. ade mengatakan: Juni 1. yanto mengatakan: . Hendry mengatakan: Januari 5. 2011 pukul 3:01 am berdasarka KEP. UU.”. Balas 10. Balas 8. mia 3RBT mengatakan: April 8. apabila unsur ini tidak terpenuhi oleh perusahaan outsourcing. 2011 pukul 8:32 am PKWT. 2011 pukul 8:20 am dari pada gak bisa makan mendingan terima aja deh… nasib…nasib….

dan bagaimana jika sebelum kurun waktu tersebut pekerjaan sudah dinyatakan selesai... apakah ini yang di sebut keadilan bagi buruh? Balas 12. 2011 pukul 7:06 am di perusahaan saya bekerja sistem pkwt yang gak jelas. tanggal …. tahun …. apakan selisih waktu tersebut akan diperhitungkan sebagai ganti rugi ? Terima kasih. PERJANJIAN KERJA Perjanian ini dibuat pada hari …. malahan untuk menghapus masa kerja kontrak di jadikan ke harian selama sebulan terus disambung kontrak lagi.Juli 30.. Jerry mengatakan: Agustus 4..... 2011 pukul 11:43 pm Apakah PKWT dapat dibenarkan jika waktu yang tertuang didalam PKWT tersebut tidak dijelaskan secara detail kapan berakhirnya kontrak kerja waktu tententu tsb dan hanya menyebutkan maksimal 2 tahun.5 thn. Nama : _________________________________________________ .. karyawan yang sudah bekerja kontrak sudah sgt lama belum juga di angkat menjadi karyawan tetap.. bulan …. Kami yang bertanda tangan di bawah ini: 1. misalnya 1.

KTP : _________________________________________________ Jabatan : _________________________________________________ Alamat : _________________________________________________ Telepon/HP : _________________________________________________ Faksimile : _________________________________________________ Dalam hal ini bertindak untuk dan atas namanya sendiri yang selanjutnya disebut pihak kesatu/perusahaan.. hari seminggu... Pasal 7 Segala perselisihan yang muncul akibat perjanjian kerja ini akan diselesaikan .. maka pihak kedua wajib membayar penalti sebesar ……. pihak kesatu mengakhiri masa bekerja sebelum ketentuan waktu yang disepakati.. per hari. 2. Upah yang akan diterima pihak kedua selama masa percobaan sebesar …. Pasal 3 Pihak kedua akan menerima tunjangan diluar upah untuk transport sebesar Rp ………. Pasal 1 Pihak kesatu dengan ini menyatakan menerima pihak kedua sebagai karyawan dengan bidang tugas ………… dan pihak kedua menyatakan besedia menjadi karyawan pihak kesatu dalam bidang tugas yang telah disebutkan. Pasal 2 Pihak kedua akan menjalani masa percobaan selama tiga bulan. Sebaliknya. Kedua belah pihak telah sepakat untuk mengadakan perjanjian kerja sebagai berikut. yaitu Rp ………… dengan waktu kerja …. per hari dan tunjangan makan sebesar Rp …………. yaitu tanggal …………… hingga ……………. Nama : _________________________________________________ KTP : _________________________________________________ Alamat : _________________________________________________ Telepon/HP : _________________________________________________ Dalam hal ini bertindak untuk dan atas namanya sendiri yang selanjutnya disebut pihak kedua/karyawan. Pasal 4 Apabila di kemudian hari. Pasal 5 Pihak kesatu dan kedua bersedia menaati peraturan perusahaan dan pihak kedua akan patuh pada tata tertib perusahaan. % dari gaji karyawan. maka pihak kesatu wajib membayar penalti sebesar …………. kali lipat gaji bruto. Pasal 6 Hal-hal yang belum diatur dalam perjanjian kerja ini akan dibuat setelah masa percobaan tiga bulan selesai dan membuat kontrak kerja yang baru. jika yang mengakhiri masa kerja sebelum ketentuan waktu yang disepakati adalah pihak kedua. ……. jam sehari. sampai waktu yang seharusnya diselesaikan. terhitung sejak tanggal pertama masuk kerja.

ditandatangani. dan masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama. Surat perjanjian ini disetujui. bermaterai cukup.secara musyawarah dan apabila kedua belah pihak tidak dapat menemui kesepakatan maka akan diselesaikan melalui jalur hukum. Dibuat di : …………… Pada tanggal : …………… ……………………………………… Pihak Pertama Pihak Kedua ( ………………… ) ( …………………) . serta dibuat rangkap dua.

Yth. Saya telah mendapatkan banyak keahlian baru selama itu dan keahlian ini akan menjadi nilai besar bagi karir saya berikutnya. Hormat saya. ______________ Dengan hormat. Terima kasih tak terhingga saya ucapkan untuk bimbingan dan dukungan penuh Anda selama masa kerja saya di perusahaan ini. Surat ini dibuat untuk menyampaikan informasi mengenai pengunduran diri saya dari jabatan yang sedang saya pegang sekarang ini.Surat Pengunduran Diri Kerja _______. ……………………. _____________ PT _______________ Jln. NSTRUKSI KERJA No _________________________ Tanggal : ……… . Saya telah membuat ikatan perjanjian kontrak dengan perusahaan yang baru. Hari terakhir saya bekerja akan efektif berlaku sejak tanggal pengunduran diri ini dibuat. ___ _______ 2010 Kepada.

1. Yth. _____________ Jln. …………. Tertanda. …………. 3. ______________ Dengan hormat.. ___ _______ 2010 Kepada. ………………… …………………. ………….Kepada : ……… Diberikan oleh: ……… Disetujui oleh : ………. …………. Instruksi kerja lapangan. menjadi perwakilan pada pembukaan cabang baru showroom milik PT …………… dengan instruksi kerja sebagai berikut. 5. Demikian instruksi kerja ini agar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. ………….. 2. Contoh Surat Permintaan Penarikan Rekening _______. . 4.

Semua produk yang tertera dalam formulir . _____________ PT ______________ Jln. Terima kasih. termasuk untuk alasan incidental. Terima kasih kami ucapkan atas kepercayaan Anda mengajukan pemesanan pada kami tertanggal …………. …………………………. Kami harap Anda memahami kesulitan kami dan dengan senang hati menarik kembali rekening sejumlah ……………. Yth. Hormat kami.Kami menginformasikan kepada Anda bahwa kami telah menahan instruksi kepada bank karena pengurus perusahaan kami yang bertanggung jawab untuk itu sedang sakit dan rekening Anda menjadi tidak jelas. ______________ Dengan hormat. _______.. ___ _______ 2010 Kepada.

……………. bulan... . Anda adalah pelanggan tetap kami dan telah bekerja sama cukup lama. kami masih belum menerima pesanan barang tersebut. ___ _______ 2010 Nomor : ………………………. Hormat kami. _______. Kepada. kami tidak dapat mengirimkan pesanan item …… karena barang tersebut baru akan tersedia bulan depan. Kekosongan barang adalah akibat tertundanya produksi karena jenis bahan yang biasa digunakan tidak tersedia. setelah lebih dari …. …………………. Yth. bulan. …………. Kami melakukan pemesanan berdasarkan pendapat Anda yang mengatakan bahwa semua produk akan tiba di negara kami dalam waktu …. Namun dengan sangat menyesal. kami meminta perhatian Anda atas pesanan pembelian kami No……. Hal : ………………………. Fotokopi rekening. Melalui surat ini.pemesanan telah kami antarkan sesuai dengan petunjuk yang Anda berikan. _____________ PT ______________ Jln.. Lampiran: Rekening No. kami lampirkan sebagai tanda bukti. Namun sayangnya. ______________ Dengan hormat. Kami harap permasalahan kami ini dapat dimaklumi dan Anda bersedia untuk menunggu produk tersebut selama satu bulan. Salam hangat. tertanggal ………… yang pelaksanaannya ditunda untuk waktu yang lama.

Pemberitahuan 22. 1. Bencana tak terduga 13. Hukum yang berlaku 21. Definisi 2. Penerbitan PO 8. Kewajiban. Informasi rahasia 16. Laporan 10. Persyaratan administratif 5. Pernyataan Jaminan 9. Sanksi 12. Hormat kami. Keterpisahan . Cara pembayaran 7.Kami meminta bukti pengiriman yang telah Anda laksanakan dan dikirimkan melalui faksimile dalam waktu seminggu. Jangka waktu kontrak 19. Ruang lingkup pengadaan jasa 3. …………………. Benturan kepentingan 14. Hak. Pengalihan tugas 23. Audit 18. Bila tidak. …………………. dan tanggung jawab 11. Penggunaa logo 17. maka pesanan tersebut telah kami batalkan. Hubungan kemitraan 4. Kepemilikan Informasi 15. Biaya penyediaan jasa 6. Penyelesaian perselisihan 20.

24. 25. Lampiran Pengakhiran kontrak Aturan Tambahan . 26.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful