USULAN PROGRAM KREATIFITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM PEMANFAATAN TANAMAN BUNGA MATAHARI SEBAGAI MEDIA FITOREMEDIASI PADA LAHAN YANG TERCEMAR LOGAM BERAT DENGAN PENAMBAHAN MIKORIZA

BIDANG KEGIATAN Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian (PKM-P)

Diusulkan oleh : Angga Ade Saputra (NIM.H1E110063) (2010)

Rinika Ardina Rahman (NIM. H1E110027) (2010) Sazila Karina Rahman (NIM. H1D112010) (2012)

UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARBARU 2012

Judul Kegiatan : Pemanfaatan Tanaman Bunga Matahari Sebagai Media Fitoremediasi Pada Lahan yang Tercemar ercemar Logam Berat Dengan Pemambahan Mikoriza : PKM-P : Teknlogi dan Rekayasa 2. MT) NIDN. Biaya Kegiatan Total Dikti : Rp.HALAMAN PENGESAHAN USUL PKM-P PKM 1. Alamat Rumah dan No Tel. 19590409 198103 1002 (Rijali Rijali Noor. 19760707 199903 1 005 Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan (Angga Angga Ade Saputra) Saputra NIM. Bidang Ilmu 4.Ir. Jangka Waktu Pelaksanaan : 6 (enam) bulan Banjarbaru. 12. Ketua Pelaksana Kegiatan a. NIDN : 0007077602 c.500.000. NIM : H1E110063 c. Dr. Hp : 087815141184 g. Jurusan : Teknik Lingkungan d.com 5. MT b. 7077602 . Anggota Pelaksana Kegiatan : 2 orang 6. H1E110063 Dosen Pendamping (Prof. Nama Lengkap & Gelar : Rijali Noor. 25 September 2012 Menyetujui Ketua Prodi Studi Teknik Lingkungan Ketua Pelaksana Kegiatan (Rijali Noor. Mahyudin M. Alamat Rumah : Komp. Dosen Pendamping a. ST. Idiannor Mahyudin. Nama Lengkap : Angga Ade Saputra b./HP : Jl. .Si) NIP. .5 Komp. Universitas/Institut/Politeknik : Universitas Lambung Mangkurat e. A. MT) NIP. Alamat email : zieroenviro@gmail. Banjarmasin f. Andai Jaya Persada Blok D RT. Katamso No. H. Bidang Kegiatan 3. ST.8.34 No. Yani Km 4. 308.93 081351245280 7.

.... 6 H............... 2 E.............................................................................1 Bahan Penelitian ........ 7 H...................................................................................................3 Respon Tumbuhan Terhadap Logam Berat ........................ JADWAL KEGIATAN ............................................................ 1 B............... 4 G................................................2............... 2 G........................ 7 H...................................................................................................... METODE PELAKSANAAN ................................................................... LUARAN YANG DIHARAPKAN ......... 9 J................................. 6 H.................11 L.................1 Persiapan Media Tanam ........................... 8 H......................................DAFTAR ISI A.....................1 Logam Berat .........................2 Alat Penelitian..................................................... 2 F....1................................... LAMPIRAN........................... TINJAUAN PUSTAKA ................................................................................................. 6 H......................................................5 Persiapan Contoh Uji ..............................................1. KEGUNAAN PROGRAM ............................................. 6 H.....4 Pemanenan Tanaman ......... 7 H...................................... Prosedur Percobaan ...................................................................12 .......1 Bahan dan Alat ...........2... 2 G........ 7 H.......... 8 I................. DAFTAR PUSTAKA... RANCANGAN BIAYA ............................................................................2.............4 Klasifikasi Botani Tanaman Bunga Matahari .......... 5 G............................................................................2.......................2 Fitoremediasi ........................... 1 C..3 Penanaman Pada Media Pertumbuhan Tanaman ........................... JUDUL ........................................... 8 H.............2 Pemilihan Tanaman ........................... LATAR BELAKANG . TUJUAN ........... 2 G.....................................2........................................ 9 K.................................. PERUMUSAN MASALAH ............................................ 2 D.............................................................2............................................................

Penerapan undang-undang (UU) no. Limbah logam berat tersebut berdasarkan pzeraturan pemerintah (PP) No. mengakumulasi dan mendegradasikan unsur-unsur pokok serta interaksinya dengan jamur tertentu sehingga menjadi metode dalam meremediasi berbagai pencemar.A. 85 Tahun 1999. oleh karena itu kebutuhan akan suber energy dari bahan bakar fosil akan meningkat dan salah satu cara untuk memenuhinya dengan melakukan kegiatan pertambangan dimana-mana. sehingga memiliki kemampuan menyerap logam berat lebih tinggi pada area rhizosfer. Sehingga dapat disimpulkan bahwa perlu dilakukan pengelolaan pada limbah yang dihasilkan tersebut. Masalah pencemaran yang disebabkan oleh limbah pertambangan ini dapat diselesaikan salah satunya dengan cara fitoremediasi. Tanaman bunga matahari dengan dibantu mikroba seperti mikoriza. 18 Tahun 1999 dan No. 1 .Salah satu kemampuan tanaman yang dapat digunakan pada proses fitoremediasi ini dalah tanaman bunga matahari. JUDUL PEMANFAATAN TANAMAN BUNGA MATAHARI SEBAGAI MEDIA FITOREMEDIASI PADA LAHAN YANG TERCEMAR LOGAM BERAT DENGAN PENAMBAHAN MIKORIZA B. pengelolaan bahan berbahaya dan beracun (B3) limbah dapat dari instalasi pengolahan air limbah (IPAL) diklasifikasikan sebagai bahan berbahaya dan beracun (B3) dari sumber yang spesifik. 18 jo 85 tahun 1999 maka perusahaan pertambangan dilarang keras membuang hasil limbahnya secara langsung ke lingkungan. dengan mengembangkan teknologi yang efektif untuk meremediasi logam berat tersebut. tanaman ini memiliki kemampuan untuk mengambil dan mengakumulasi logam berat dari kandungan limbah. LATAR BELAKANG Kegiataan pertambangan baik di Indonesia maupun di dunia semakin meningkat akibat peningkatan perkembangan industri dan pertumbuhan ekonomi. Tetapi untuk kegiatan pertambangan selalu memiliki dampak positif dan negative seperti dua mata pisau. dan jamur dapat memaksimalkan serapan dan degradasi senyawa polutan. Fitoremediasi ini memanfaatkan kemapuan tanaman dalam menyerap. Limbah yang dihasilkan dari kegiatan pertambangan tersebut umunya mengandung logam berat yang berasal dari hasil proses tailing yang larut ke dalam air.

Logam berat dianggap berbahaya bagi 2 . PERUMUSAN MASALAH 1. 2. Mengembangkan teknologi fitoremediasi dalam mengatasi masalah pencemaran lingkungan hidup. LUARAN YANG DIHARAPKAN Hasil dari penelitian ini diharapkan kemampuan pada tanaman bunga matahari yang bisa mereduksi logam berat pada tanah melalui proses fitoremediasi dapat digunakan sebagai alternatif untuk memperbaiki tercemarnya tanah akibat dari kegiatan pertambangan. Bagaimana mekanisme penyerapan logam berat pada tanaman bunga matahari 3. E. 3. Mengatasi pencemaran tanah akibat logam berat yang berasal dari kegiatan pertambangan. Mengantisipasi terjadinya pencemaran tanah oleh logam berat dari limbah pertambangan. TINJAUAN PUSTAKA G.1 Logam Berat Logam berat (heavy metal) adalah logam dengan massa jenis lima atau lebih. TUJUAN 1. Bagaimana cara memanfaatkan tanaman bunga matahari sebagai agen fitoremediasi 2. G. dengan nomor atom 22 sampai dengan 92. 2. F. Untuk memanfaatkan tanaman bunga matahari yang biasanya hanya dimanfaatkan sebagai tanaman hias tanpa tahu manfaatnya dapat menyerap logam berat.C. Bagaimana kelebihan/keuntungan proses fitoremediasi penyerapan logam berat dengan menggunakan tanaman bunga matahari D. Untuk mengetahaui cara fitoremediasi dengan bantuan kemampuan tanaman salah satunya tanaman bunga matahari. KEGUNAAN PROGRAM 1.

Ni. Afinitas yang tinggi terhadap unsur S yang menyebabkan logam ini menyerang ikatan belerang dalam enzim. Pb. 1982).Menurut Darmono (1995) daftar urutan toksisitas logam paling tinggi ke paling rendah terhadap manusia yang mengkomsumsi ikan adalah sebagai berikut Hg2+> Cd2+>Ag2+> Ni2+>Pb2+> As2+> Cr2+ Sn2+> Zn2+. c. Cu. Kadmium. Hal ini berkaitan dengan sifat-sifat logam berat yaitu : 1. 2.Kebanyakan logam berat seperti timbale (Pb). kadmium (Cd). Sulit didegradasi. dan kobalt (Co) (Sutamihardja dkk. dan Zn.kesehatan bila terakumulasi secara berlebihan di dalam tubuh. Mudah terakumulasi di sedimen. maupun efeknya secara tidak langsung terhadap kesehatan manusia.Sedangkan menurut Kementrian Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup (1990) sifat toksisitas logam berat dapat dikelompokan ke dalam 3 kelompok. Berdasarkan sifat kimia dan fisiknya. b. timbale. dan tembaga terikat pada sel-sel membrane yang menghambat proses transformasi melalui dinding sel. yaitu : a. berbahaya baik secara langsung terhadap kehidupan organisme. krom (Cr). Cd. sehingga konsentrasinya selalu lebih tinggi dari konsentrasi logam dalam air. seng (Zn). Adanya logam berat di perairan. nikel (Ni). sehingga mudah terakumulasi dalam lingkungan perairan dan keberadaannya secara alami sulit terurai (dihilangkan). 3. Disamping itu sedimen mudah tersuspensi karena pergerakan masa air yang akan melarutkan kembali logam yang dikandungnya ke 3 . Gugus karboksilat (-COOH) dan amina (-NH2) juga bereaksi dengan logam berat. sehingga enzim bersangkutan menjadi tak aktif. dan Co. dan akan membahayakan kesehatan manusia yang mengkomsumsi organisme tersebut. kadmium ( Cd). Bersifat toksik tinggi yang terdiri dari atas unsur-unsur Hg. maka tingkat atau daya racun logam berat memiliki berbagai tingkat kebahayaan. dan merkuri (Hg) merupakan zat pencemar yang berbahaya. Dapat terakumulasi dalam organisme termasuk kerang dan ikan. timah hitam (Pb). Logam berat juga dapat mengendapkan senyawa fosfat atau mengkatalis penguraiannya. Bersifat toksik sedang terdiri dari unsur-unsur Cr. Bersifat tosik rendah terdiri atas unsur Mn dan Fe.Terhadap hewan air dapat diurutkan(dari tinggi ke rendah) sebagai berikutmerkuri (Hg).

Fitoremediasi adalah upaya penggunaan tanaman dan bagian-bagiannya untuk dekontaminasi limbah dan masalah-masalah pencemaran lingkungan baik secara ex-situ menggunakan kolam buatan atau reactor maupun in-situ (langsung di lapangan) pada tanah atau daerah yang terkontaminasi limbah (Subroto. Cara ini dianggap efektif karena ramah lingkungan dengan menggunakan tumbuhan untuk mengekstrak. Niebor dan Richardson menggunakan istilah logam berat untuk menggantikan pengelompokan ion-ion logam ke dalam kelompok biologi dan kimia (bio-kimia).dalam air. murah dan tidak memberikan dampak negatif bagi ekosistem. 3. Logam berat masih termasuk golongan logam-logam dengan kriteria-kriteria yang sama dengan logam-logam yang lain. Perbedaannya terletak dari pengaruh yang dihasilkan bila logam berat ini berikatan dan atau masuk kedalam tubuh organisme hidup. 2006).2Fitoremediasi Salah satu cara untuk meremediasi tanah tercemar adalah dengan fitoremediasi. Sedangkan unsur logam berat baik itu logam berat beracun yang dipentingkan seperti tembaga (Cu). Logam antara atau logam transisi yang memiliki sifat khusus sebagai logam pengganti (ion pengganti) untuk logam-logam atau ion-ion logam.Sebagai contoh. Pengelompokan tersebut adalah sebagai berikut: 1. Fitoremediasi merupakan teknologi sederhana.merombak/mendegradasi kontamina 4 . bila unsur logam besi (Fe) masuk dalam tubuh. 2. meski dalam jumlah agak berlebihan biasanya tidaklah menimbulkan pengaruh yang buruk terhadap tubuh karena unsur besi (Fe) dibutuhkan dalam darah untuk mengikat oksigen. Logam-logam yang dengan mudah mengalami reaksi kimia bila bertemu dengan juga dengan unsur oksigen atau disebut juga dengan oxygen-seeking metal. sehingga sedimen menjadi sumber pencemar potensial dalam skala waktu tertentu. G. bila masuk ke dalam tubuh dalam jumlah berlebihan akan menimbulkan pengaruh-pengaruh buruk terhadap fungsi fisiologis tubuh. Logam-logam yang dengan mudah mengalami reaksi kimia bila bertemu dengan unsur nitrogen dan atau unsur belerang (sulfur) atau disebut juga nitrogen/sulfur seeking metal.

G.Berbagai tanaman telah diteliti karena potensinya untuk fitoremediasi logam berat. mampu mengakumulasi kontaminan dengan baik dibagian atas tanaman melebihi konsentrasi kontaminan yang terdapat didalam tanah (bersifat hiperakumulator) dan toleran terhadap lingkungan local. Jenis tanaman yang dapat diaplikasikan untuk fitoremediasi harus mempunyai produksi biomassa tinggi.Berbagai jenis tanaman mempunyai kemampuan mendetoksifikasi logam berat sehingga mampu tumbuh pada lahan cemaran logam berat. Famili Brassicaceae.air atau udara. fitoremediasi hanya bekerja efektif sebatas kedalaman akar tanaman. kloroplas untuk Ni.3Respon Tumbuhan Terhadap Logam Berat Tanaman memerlukan beberapa unsur logam seperti seng (Zn) dan besi (Fe) untuk pertumbuhannya.mudah dilakukan ekstraksi tanaman setelah pemanenan. antara lain akar. vakuola (untuk Zn). bahan kontaminan lain ikut terserap oleh akar. akumulasi dapat terjadi di dalam dinding sel (seperti Cd).dari tanah. Namun beberapa hal yang harus diperhatikan adalah bahwa jenis-jenis tanaman yang bersifat hiperakumulator sering tumbuh lambat. Namun. Kekurangan logam yang dibutuhkan dan bermanfaat akan menyebabkan defisiensi tanaman yang kemudian dapat mempengaruhi pertumbuhan.Oleh karena itu kombinasi antara fitoremediasi dengan teknologi konvensional sangat diperlukan. Cara kerja fitoremediasi ini berdasarkan kemampuan tanaman untuk menyerap kontaminan dari tanah melalui akar kemudian mengangkutnya kebagian atas tubuh tanaman seperti daun melalui batang. Logam berat dapat di akumulasikan di dalam organ-organ tanaman.Tergantung jenis logamnya. dan rumput-rumputan merupakan contoh jenis-jenis tanman yang berpotensi untuk fitoremediasi logam berat. bunga matahari. sistem fisiologi tumbuhan tidak dapat membedakan antara logam berat yang 5 . dan tanaman yang telah menyerap kontaminan mempunyai resiko masuknya logam berat kedalam rantai makanan bagi ternak. batang. Keuntungan menggunakan tanaman untuk remediasi logam berat antara lain bahwa logam berat setelah terserap di dalam akar tidak mungkin terlepas kembali kedalam aliran air tanah. dan pemilihan jenis tanaman dapat divariasikan. daun. buah dan biji.Polusi logam berat di dalam tanah dan perairan merupakan masalah yang serius bagi lingkungan dan berdampak negatif bagi manusia.

Bunga ini sebetulnya adalah bunga majemuk. G. H. Bunga matahari (Helianthus annuus L.) Adapun klasifikasi tanaman bunga matahari adalah sebagai berikut: • • • • • • • • • Kingdom :Plantae (tumbuhan) Superdivision :Spermatophyta (menghasilkan biji) Divisio : Magnolophyta (berbunga) Kelas :Magnoliospida (berkeping dua/dikotil) Sub-kelas : Asteridae Ordo : Asterales Familia : Asteraceae Genus : Helianthus Species :Helianthus annuus L.) merupakan tumbuhan semusim dari suku kenikir-kenikiran (Asteraceae) yang populer.1 Bahan dan Alat H. biasanya berwarna kuning terang.Akibatnya logam berat dapat berkompetisi dengan logam yang berfungsi sebagai nutrisi pada saat proses pengambilan zat hara dari media tumbuh. tersusun dari ratusan hingga ribuan bunga kecil pada satu bongkol.memiliki toksisitas tinggi dengan logam-logam yang dibutuhkan sebagai nutrisi. Bunga tumbuhan ini sangat khas: besar. Amerika Serikat (Subiksa.4 Klasifikasi Botani Tanaman Bunga Matahari (Helianthus annuus L.Bunga matahari merupakan bunga nasional RRC dan bunga resmi negara bagian Kansas. 2006). dengan kepala bunga yang besar (diameter bisa mencapai 30 cm). yaitu bunganya selalu menghadap ke arah matahari atau heliotropisme.Orang Perancis menyebutnya tournesol atau "pengelana matahari".1 Bahan Penelitian Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah tanah yang tercemar pertambangan batubara di daerah Kabupaten Tapin dan tanah yang tercemar logam berat 6 .Bunga matahari juga memiliki perilaku khas.1. baik sebagai tanaman hias maupun tanaman penghasil minyak. METODE PELAKSANAAN H.

Cutter l. Sarung tangan j. Erlenmeyer e. H.2.dari kegiatan pertambangan yang diberi mikoriza.Timbangan analitik type AA-250 c. Botol semprot f. Prosedur Percobaan H. 7 . Pipet tetes i. kandungan hara dan kandungan logam berat pada media tercemar maka dilakukan analisis kesuburan tanah dan kandungan logam berat pada media tercemar. Pot bunga h.1.1 Persiapan Media Tanam Media tanam yang digunakan adalah tanah yang diambil dari lahan yang tercemar logam berat. kemudian dimasukkan ke dalam pot.2.2 Pemilihan Tanaman Tanaman yang digunakan dalam penelitian ini adalah tanaman bunga matahari (Helianthus annuus).2. Cawan k. Persiapan media tanam sebanyak 18 kg dilakukan penyaringan dengan saringan 10 mesh.2 Alat Penelitian a. Spektrofotometri serapan atom (AAS) type AA 6200 b.Untuk mengetahui tekstur. Tanah yang tercemar limbah tersebut dijadikan sebagai media pertumbuhan tanaman uji. Dimana masing-masing pot sebanyak 1 kg. Kertas saring H. Penggaris g. H. Oven d.

3 Penanaman Pada Media Pertumbuhan Tanaman Pembibitan dilakukan di dalam pot pada bedengan persemaian atau rumah kaca. Jumlah tanaman yang digunakan dalam penelitian sebanyak : 1 jenis tanaman 3 variasi waktu tanam.2.4 Pemanenan Tanaman Variasi umur tanam adalah 1.H. Setelah diketahui berat keringnya lalu sampel di digesti dengan menggunakan cara sistem basah yang mengacu pada Standard Methods For The Examination of Water & Wastewater 21st Edition. 8 . H. Dimana pembibitan dimulai dengan menanam biji bunga matahari dalam pot yang berisi tanah percobaan. Ditimbang sebanyak 5 gram masing-masing bagian (akar. setiap pemanenan diambil 3 pot sebagai replikat. Tanaman dipanen dengan cara dicabut dengan hati-hati agar akar tanaman tidak putus. 2 dan 3 bulan. daun dan tanah) ke dalam cawan yang sebelumnya diketahui beratnya.2.Selain itu juga diambil sampel tanah setelah dipanen. 2 jenis tanah dengan 3 ulangan (1x3x2x3) = 18 pot. Masing-masing tanaman dicuci dan ditimbang beratnya kemudian dipisahkan menurut bagian tanaman yaitu akar. Berat tanah setiap pot adalah 1 Kg berat kering. Saring sampel apabila semua organik telah hilang ditandai dengan hilangnya warna coklat pada sampel dan timbul warna putih dengan kertas saring whatman 42 µm dan masukkan ke dalam labu ukur 50 mL.2. Kemudian sampel tersebut dimasukkan ke dalam oven suhu 100oC-105oC selama 4 jam untuk memperoleh berat kering. batang dan daun. Contoh uji siap dianalisis yaitu penentuan logam Cu dengan menggunakan alat Spektrofotometri Serapan Atom. H.5 Persiapan Contoh Uji Sampel tanaman yang telah dicuci dan dipotong-potong kemudian dimasukkan ke dalamcawan untuk memperoleh berat kering. 2005. batang.

000 37.500.2 Rancangan biaya No.000 15. Perancangan material c.500 9 . Analisis data b. Pengadaan alat dan bahan Pelaksanaan a. 12.000. Tabel. Pengiriman laporan Bulan ke1 2 3 4 5 6 J. Pengambilan sampel b. Spesifikasi Kertas A4 Penjilidan Tinta Hitam refill Jumla Satuan 2 10 3 Harga Satuan (Rp) 39. Penyusunan dan penggandaan laporan c. Tabel. dengan rekapitulasi dan rincian dapat dilihat pada Tabel 2. JADWAL KEGIATAN Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 6 bulandengan pengaturan jadwal dapat dilihat pada Tabel 1. 2. 1. Ujicoba material d.500 Jumlah (Rp) 78. RANCANGAN BIAYA Penelitian ini dianggarkan dana sejumlah Rp.1 Jadwal kegiatan Kegiatan Persiapan a. Sosialisasi penggunaan material Penyelesaian a. Perizinan b.00 (dua belas juta lima ratus ribu rupiah).I.000 150.000 12. 3.

000 1.000 100.000 50.000 900.000 10 . 10.000 10.4.000 95.000 15. Tinta Warna refill Akses Internet Oven Erlenmeyer Botol semprot Penggaris Pot bunga Pipet tetes Sarung Tangan Cawan Cutter Kertas Saring Pemakaian Laboratorium 2 4 1 2 2 2 5 3 3 5 3 3 pack Selama 6 bln 3 orang @ 20 kali 3 orang @ 10 kali - 22.000 900.000 35. 50.000 1. 8.000 140.000 900.000 100.500.000 5.000 20.000 15. 20.000 20. 16.000 50.500.000 105.000 6.000 380.000 17.185. Transportasi dari Banjarbaru ketempat penelitian Transportasi pembelian alat dan bahan Pengangkutan Peralatan Taktis 15. 6. 7. 11.000 140. 15.500.500 Total 12.500.000 15.000 60.000 75. 9. 14.000 44. 12.000 6.000 75.000 150. 5.000 18. 19. 13.000 30.

Widianarko. Yogyakarta : Andi. 2004. B. 2004. Nurdjanah. TeknoLimbah. (20/09/2012).net/702_04212/igm_subiksa.Fitoremediasi Sebagai Sebuah Teknologi Pemulihan Pencemaran.PemanfaatanMikoriza Untuk PenanggulanganLahan http://tumoutou. Bandung : Unpad.ProspekFitoremediasi Logam Berat. In Paprican Miscellaneous Report MR 324.html.Pencemaran dan Toksikologi Logam Berat. H. B dan Prayitno 2007.10: 14125009.multiply. Kritis. Penuntun Praktikum Analisis Instrumen. R. Priyanto. Anonim. Jakarta : Penerbit Renika Cipta. Palar. B. Biological Indicator in Environmental Protection. O’Connor. Khususnya Logam Berat. 2006. 2003. M. (20/09/2012).England : Penerbit Ellis Horwood PTR Prentice Hall. Subiksa. I dkk. 2006. Jurnal Informasi Fitoremediasi.J. 2004.K. 11 . DAFTAR PUSTAKA Achmad.http://itawijaya.com/journal/item/7?&item_id=7&view:replies=t hreaded. KimiaLingkungan.Characterization of Pulp & Paper Miils Solid Residues : a Riview.2005. 2005. Kovacs. Search ToGoogle Bunga Matahari.

LAMPIRAN L.1 NAMA DAN BIODATA KETUA SERTA ANGGOTA KELOMPOK 1. Katamso No. 34 Banjarbaru : 1997 – 1998 : TK Syamsudinoor 2 Banjarbaru 1998 – 2004 : SDN Banjarbaru Kota 9 2004 – 2007 : SMPN 1 Banjarbaru 12 .. Riwayat pendidikan : Rinika Ardina Rahman : H1E110027 : Jl. Riwayat pendidikan : 1997 – 1998 : TK Kartika Jaya VI-18 Banjarmasin 1998 – 2004 : SDN Pangambangan 5 Banjarmasin 2004 – 2007 : SMPN 7 Banjarmasin 2007 – 2010 : SMAN 5 Banjarmasin 2010 – .. Perguruan tinggi e.5 Komp. A.L. NIM c. Fakultas/Program studi d. Alamat rumah/telp d.. : Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat g. Karamunting III No. Anggota Pelaksana Kegiatan a.. Angga Ade Saputra NIM. Alamat rumah/telp : Angga Ade Saputra : H1E110063 : Teknik Lingkungan : Universitas Lambung Mangkurat : Jl. Nama b. Yani Km 4. NIM c.. Banjarmasin.. 308. Nama lengkap b. Ketua pelaksana kegiatan a. f. H1E110063 2. Waktu untuk kegiatan PKM : 15 jam/minggu TTD..

Sazila Karina Rahman NIM.. MT : 19760707 199903 1 005 : Lektor/ IIIc : Pengajar : Teknik Lingkungan : 3 jam/minggu : Program Studi Teknik Lingkungan 13 ... Nama f... NIM g. Riwayat pendidikan : Sazila Karina Rahman : H1D112010 : Jl. Jabatan 5. ST. Alokasi Waktu 7. : Teknik Kimia Universitas Lambung Mangkurat TTD.2 NAMA DAN BIODATA DOSEN PENDAMPING 1. Karamunting III No. : Teknik Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat TTD. 4... Anggota Pelaksana Kegiatan e... H1D112010 L... 34 Banjarbaru : 1999 – 2000 : TK Syamsudinoor 2 Banjarbaru 2000 – 2006 : SDN Banjarbaru Kota 9 2006 – 2009 : SMPN 1 Banjarbaru 2009 – 2012 : SMAN 1 Banjarbaru 2012 – . Pangkat/Gol. Keahlian 6..2007 – 2010 : SMAN 1 Banjarbaru 2010 – . Alamat rumah/telp h.. H1E110027 3. Alamat : Rijali Noor. NIP 3.. Nama lengkap 2. Rinika Ardina Rahman NIM.

co. ST. MT NIDN.S) Teknik Lingkungan ITS Pengalaman Mengajar : S-1 1 Prodi Teknik Lingkungan FT UNLAM Banjarbaru. HP. 081351245280 E-mail :r_zalin_or@yahoo.id Pendidikan : Sarjana (ST) Teknik Sipil UNLAM. Master (M. 7077602 14 . Rijali Noor. 25 September 2012 Pembimbing.Universitas Lambung Mangkurat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful