INTERPOLASI LINIER

A. Tujuan Praktikum

1. Dapat memahami Interpolasi linier. 2. Dapat mengaplikasikan interpolasi tersebut dalm berbagai permasalahan yang diberikan dengan menggunakan program komputer.

B.Dasar Teori
Interpolasi linier adalah interpolasi yang menggunakan sarana garis lurus melalui dua buah titik (xo,fo) dan (x1,f1) ditunjukan oleh persamaan berderajat satu ( ) [ ] dengan ] [ sebagai [ ( ) ] adalah beda terbagi pertama yang didefenisikan

Gambar. Interpolasi Linier

C. Algoritma

Masukan : xi,f(xi),x ; i = 1,2,…,n keluaran : ilinier Langkah-langkah 1. Untuk i = 1,2, masukan xi dan f(xi)

Flowchart Mulai Baca x. Ilinier : = f(x1) + Beda terbagi x ( x – x1) D.2. Beda terbagi : = ( ) ( ) 3.x1 y(1)+(((y(2)-y(1))/(x(2)-x(1)))*(x(3)x(1))) Tulis Hasil Taksiran Selesai E.x0. Hasil Praktikum .

( ̅ ) .yk+1) dapat dinyatakan oleh persamaan ( Sehingga ̅ ( ̅ ) ) Dengan demikian hasil yang diperoleh akan benar ( exact ).yk) dengan titik (xk+1.dengan perkataan lain y = f(x). Jika f(x) bukan merupakan fungsi linear.Dengan ̅ terletak diantara dua nilai x yang ada pada himpunan data.bilamana f(x) memang merupakan fungsi linear.di dalam interpolasi linier misalkan kita mempunyai m buah data x.misalnya xk < ̅ < xk+1 Interpolasi linear untuk meramalkan nilai y = f( ̅ ) dapat dilakukan dengan menganggap bahwa yk dan yk+1 dihubungkan oleh suatu garis lurus.F.sehingga dengan demikian kan terdapat kesalahan ( galat ) antara ̅ yang dinyatakan oleh persamaan ̅ Dengan nilai ̅ yang sebenarnya.maka ̅ ( ̅ ) Akan merupakan pendekatan dari nilai sebenarnya. Secara geometric.dan tiap-tiap x memiliki pasangan harga y. Kesimpulan Interpolasi merupakan suatu pendekatan numerik yang perlu dilakukan.peramalan garis L yang menghubungkan titik (xk.Untuk suatu harga ̅ .yang merupakan fungsi x.

Dapat mengaplikasikan interpolasi beda terbagi newton tersebut dalam berbagai permasalahan yang diberikan dengan menggunakan program komputer.n Keluaran : perkiraan bagi (pbagi) Langkah-langkah bo : = f(xo) pbagi :=bo faktor :=i Untuk i :=1.x2] + ∙∙∙+(x .xo)f[xox1] + (x .xo) ∙∙∙(x-xn-1)f[xo. Untuk itu akan dibahas Interpolasi newton yang bias membuat hampiran suatu titik dari banyak titik yang diberikan Secara umum.f(xi).Dari grafik diatas terlihat sekali bahwa interpolasi linier mempunyai kemungkinan galat yang sangat besar untuk kurva yang tidak linier. B. Tujuan Praktikum 1. 2. ∙∙∙.2. i = 1.z. Algoritma Masukan : n.selesai .n lakukan bi := f(xi) untuk j :=i-1.BAB VI INTERPOLASI BEDA TERBAGI NEWTON A.2.….xo) (x – x1) f[xo. C.epsilon .Interpolasi Newton dapat dituliskan sebagai : F(x) = fo + (x . dalam percobaan atau pengamatan atau seperti diinginkan seseorang.0 lakukan faktor := faktor ∙ (z – xi-1) suku :=bo∙faktor pbagi := pbagi + suku Jika | | . Dapat memahami Interpolasi beda terbagi newton.xn] Rumus newton sahih untuk simpul-simpul berjarak sama sebarang seperti yang mungkin terjadi dalam praktek. Dasar Teori Kita perhatikan interpolasi linier yang membuat hampiran suatu titik dari dua titik yang diberikan.….xi.….x1.

Flowchart Mulai Baca Data : n For i= 2: n Baca a(i).y(i).D.y(j).a(j) Baca y(i) P = stirling Tulis hasil P Selesai .

dan tiap kali derajat polinom dan jumlah data ditambah. Kesimpulan Interpolasi suatu fungsi atau beberapa data beberapa kali.Didalam masalah galat nilai dari metode ini masih konsisten dari taksiran galat. .F. Hasil Praktikum G.

(xn. 4.. Tujuan Praktikum 1. Plag :=plag + faktor .n 3. Jika j ≠ I. .1.fn) Interpolasi Langrange sebagai berikut : ( ) ( ) ∑ ( ) ( ) maka didefinisikan rumus Dimana lo(x) = ( x – x1 ) ( x – x2 ) .xi. . Dapat mengaplikasikan Interpolasi Langrange tersebut dalam berbagai permasalahan yang diberikan dengan menggunakan program komputer. .x . 2.f1). . …. . Algoritma Masukan : n. Untuk i := 0.BAB VII INTERPOLASI LAGRANGE A.f(xi).1. Plag := 0 2. Dasar Teori Bila diberikan titik-titik (xo. Dapat memahami Interpolasi Langrange beserta keuntungan dan kerugiannya.faktor := factor. f(xi) . . B. i:= 0...2 .n Keluaran : perkiraan langrange (plag) Langkah-langkah 1. . ( x – xn ) C. (x1.2.fo).

Listing Program #include <stdio. printf("Masukkan derajat polinom : "). temp. } . Flowchart Mulai Baca Data : n For I : 1: n Baca x(i).D. p=0. &a). i). double x[maks].h> #define maks 1000 int n. &n). for(i=0. i++){ printf("x[%d] : ".y(i) Baca x P = Langrange (x) Tulis hasil P Selesai E. j. &x[i]). i. y[i]=f(x[i]).h> #include <math.0. double f (double x){ return(cos(x)). i<=n. scanf("%d". temp2=1. } main(){ printf("========== Polinom Lagrange ===========\n"). printf("Masukkan nilai x yang dicari : "). a. scanf("%lf". scanf("%lf". y[maks].

} } p+=temp2*y[i]. i++){ temp2=1. i<=n.dalam formula lagrange.jika variable bebas mempunyai jarak interpolasi terlalu besar. printf("Error : %lf\n". Kesimpulan Dalam interpolasi lagrange variable bebas dalam formulanya tidak perlu berjarak sama dan tidak diperlukan perbedaan fungsi. fabs(p-f(a))).hasil menjadi kurang akurat. } printf("Polinom lagrange : %lf\n". } 0utput Program Interpolasi Lagrange F. . printf("y(x) : %lf\n". j++){ if(j!=i){ temp2*=(a-x[j])/(x[i]-x[j]).0. f(a)).for(i=0. p). j<=n.karena formulanya diyatakan dua hubungan variable maka berlaku juga. for(j=0.sehingga hasil yang diperoleh tidak dapat diperiksa ketelitiannya.

 Polinom Lagrange kurang disukai dalam praktek karena :  Jumlah komputasi yang dibutuhkan untuk satu kali interpolasi adalah besar. Karena tidak ada hubungannya antara p n-1(x) dan pn(x) pada polinom Lagrange  Jadi yang paling disukai disini ADALAH INTERPOLASI NEWTON . karena mempunyai kemungkinan yang jelek terutama untuk derajat polinomial yang semakin tinggi. Interpolasi untuk nilai x yang lain memerlukan jumlah komputasi yang sama karena tidak ada bagian komputasi sebelumnya yang dapat digunakan. penentuan polinomial dengan cara tsb kurang disukai.  Bila jumlah titik data meningkat atau menurun.Kesimpulan Akhir  Secara umum. hasil komputasi sebelumnya tidak dapat digunakan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful