You are on page 1of 26

12/12/2007

Formulasi & Teknologi Sediaan Padat
Formulasi

Formulasi & Teknologi Sediaan Padat
Formulasi Proses untuk memperoleh sediaan obat yang memenuhi persyaratan: safe, efective, acceptable ketersediaan farmasetik & ketersediaan hayati

?

Arif Budi Setianto MSi.Apt. a_budisetianto@yahoo.com
Sumber situs www.studentcenter.co.nr situsnya mahasiswa UAD

Formulasi & Teknologi Sediaan Padat

Menetapkan proses pembuatan
Formulasi
Proses terdiri dari : 1. Pemilihan dan penyusunan formula
* karakteristik bahan obat sesuai * bahan penolong/eksipien cocok

Penimbangan

Pencampuran - waktu pencampuran

Penambahan bahan pengikat - volume penambahan

2. Metode pembuatan * direct compress
* granulation

Pengayakan kering
- nomer ayakan

- lama pengeringan

Pengeringan

Pengayakan basah
- nomer ayakan

3. Packaging 4. Kontrol kualitas

Penambahan bahan eksternal
- lama pencampuran

- tekanan kompresi

Penabletan

1

12/12/2007

Formulasi & Teknologi Sediaan Padat
Pencampuran Usaha terhadap dua komponen/lebih untuk diproses sedemikian rupa sehingga masingmasing partikel dari komponen terdispersi merata diantara partikel komponen yang lain

Formulasi & Teknologi Sediaan Padat
Pencampuran

Maksud

tujuan

Formulasi & Teknologi Sediaan Padat
Pencampuran Maksud-Tujuan :
untuk memperoleh campuran yang HOMOGEN

Formulasi & Teknologi Sediaan Padat
Pencampuran
Faktor-faktor yg berpengaruh dalam pencampuran : 1. Bentuk partikel 2. Ukuran partikel & distribusi partikel 3. Kerapatan jenis 4. Kelicinan komponen 5. Muatan elektrostatika pd permukaan partikel 6. Relative humidity 7. Perimbangan jumlah partikel 8. Lama pencampuran 9. Alat

2

tumbling mixers with impellers Formulasi & Teknologi Sediaan Padat high shear mixer/granulator for cohesive powders fluïdized bed mainly for drying and granulation 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0 40 10 20 30 50 m en i t CV(%) 2007 Powder technology 10 0 3 .12/12/2007 mixing equipment mixers without impellers: tumbling mixers rotation should not be too fast neither to slow mainly ‘shear’ mixing cheap large scale possible 2007 Powder technology mixing equipment Mixers with impellers also suitable for cohesive (sticky) powders mainly convective mixing more expensive 2007 Powder technology mixing equipment Others: -mill (also size reduction) .tumbling mixers with agglomerate breakers .

12/12/2007 Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Pencampuran Jenisnya : pencampuran acak/non interaktif pencampuran interaktif Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Pencampuran Pencampuran acak/non interaktif Terdiri dari dua/lebih komponen yang mempunyai dimensi yang sama Tidak ada gaya adhesi dan kohesi antar komponen penyusun Dipengaruhi oleh gaya gravitasi Partikel mempunyai kesempatan yg sama untuk digabungdipisah berulang-ulang sampai didapat setiap partikel menduduki suatu tempat pada setiap saat Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Pencampuran Pencampuran acak/non interaktif partikel A Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Pencampuran Mekanisme pada pencampuran non interaktif : Convektive mixing : gerakan segerombol partikel dari satu tempat ke tempat lain didalam partikel B campuran Diffusive mixing Shear mixing : redistribusi partikel karena gerakangerakan acak partikel secara individual Non Ordered mixture non orderd mixture : perubahan konfigurasi komponen penyusun serbuk karena lapisan partikel yang menggelincir 4 .

....12/12/2007 Mechanisms of mixing Convective mixing: using a paddle or impeller Mechanisms of mixing during powder flow: ‘shear’ mixing: . Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Pencampuran Pencampuran interaktif Ada interaksi diantara komponen penyusun.. . ‘differences in flow rate cause mixing’ ‘radom movements on a large scale’ ‘cutting and turning’ (impeller) 2007 Powder technology 2007 Powder technology Mechanisms of mixing During flow: diffusive mixing .. high risk of segregation 2007 Powder technology 5 . terjadi penempelan partikel satu terhadap partikel lainnya Komponen penyusun tidak harus mempunyai dimensi yang sama Komponen penyusun biasanya mempunyai ukuran partikel yang ekstrim berbeda * komponen besar pembawa (carrier/host) * komponen micronized adherent ...

with smooth surface (“press on forces”) – Rough carrier • Premix • Long mixing times (not cohesive drugs) Diameter of adherent : micronized adhesi besar agglomerasi agregat deagglomerasi (length mixing.Available up to dissolution profile .Efektif untukmenghasilkan campuran homogen ZA dosis kecil .Direct compress is considered .Stabilitas campuran sangat baik . Proper of host : keras permukaan kasar ukuran relatif besar 2. Pitfalls during mixing • Coarse carrier with a low content of fine drug – Cohesive drug • Dilution with a fine filler (Premix) • Intensive mixer • Coarse carrier. mixer intencity hard host) – “Press on forces” of coarse smooth carriers 2007 Powder technology 6 .Komponen besar menguntungkan dalam tabletting + host micronized unit Interactive (ordered mixture) Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Pencampuran Pencampuran interaktif Stabilitas dipengaruhi oleh : 1.12/12/2007 Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Pencampuran Pencampuran interaktif Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Pencampuran Pencampuran interaktif Keuntungan : .Tidak memerlukan bahan pengikat .

yang masing-masing dipengaruhi oleh m=massa F dan F’ merupakan gaya yang melawan gaya adhesi Micronized m kecil F dan F’ kecil dan gaya Adhesi >>> Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Partikel asumsi bentuk bulat(≈bola) Luas bola ? Volume bola? Jumlah partikel micronized yang menempel pada host secara teoritis (N) adalah : 4D 2 N= 2 d D = diameter host .12/12/2007 Formulasi & Teknologi Sediaan Padat P Formulasi & Teknologi Sediaan Padat F’= m.g F dan F’ merupakan gaya Berat dan gaya percepatan partikel. Ternary interactive mix 5. Adhesion force F = m. d = diameter micronized ¼ luas bola micronized 7 .a Pencampuran Pencampuran interaktif Stabilitas dipengaruhi oleh (contd): 3. Relative humidity 6. Dose of adherent : dengan menghitung berapa yang harus menempel pada host 4.

Adhesion force Unit interactive Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Ternary interactive mix Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Ternary interactive mix Unit interactive Unit interactive 8 .12/12/2007 Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Ternary interactive mix Pencampuran Pencampuran interaktif Stabilitas dipengaruhi oleh (contd): 3. Relative humidity 6. Ternary interactive mix 5. Dose of adherent : dengan menghitung berapa yang harus menempel pada host 4.

Dose of adherent : dengan menghitung berapa yang harus menempel pada host 4. Ternary interactive mix 5. Relative humidity 6. Adhesion force Unit interactive 9 .12/12/2007 Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Ternary interactive mix Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Ternary interactive mix Unit interactive Unit interactive Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Ternary interactive mix Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Pencampuran Pencampuran interaktif Stabilitas dipengaruhi oleh (contd): 3.

12/12/2007 Pencampuran Adhesion force : Pencampuran Adhesion force : Fm = gaya molekuler untuk partikel-partikel spheris Fad = Fm + Fc + Fim + F cap + F lain Fm = (2πβ)(r/d3) 3 β = konstanta r = jari-jari partikel d = jarak antar partikel Pencampuran Adhesion force : Fm = gaya molekuler untuk partikel spherisbidang Pencampuran Adhesion force : Fc = gaya kontak potensial terjadi pada solid-solid yang berdekatan Fm = (4πβ)(r/d3) 3 Fc = 2πq2 s β = konstanta r = jari-jari partikel d = jarak antar partikel q = muatan partikel s = luas kontak 10 .

12/12/2007 Pencampuran Adhesion force : Fim = coulumbic image force Pencampuran Adhesion force : Fcap = gaya capiler Fim = Q2/I Q = muatan partikel I = jarak antar partikel F RH naik gaya kapiler dominan cap = 4π∂ 4π∂r r cos θ RH turun gaya elektrostatika dominan ∂ = surface tension θ = contact angle r = particle radius Formulasi & Teknologi Sediaan Padat SEGREGASI Proses penataan kembali/pemisahan yang menyebabkan dehomogenisasi PROSES: adanya vibrasi sentrifugasi pengadukan Formulasi & Teknologi Sediaan Padat SEGREGASI ADA 2 MACAM: 1. SEGREGASI KONSTITUEN SEGREGASI UNIT INTERAKTIF 11 . 2.

densitas.12/12/2007 Formulasi & Teknologi Sediaan Padat SEGREGASI KONSTITUEN Formulasi & Teknologi Sediaan Padat SEGREGASI UNIT INTERAKTIF Unit interaktif unit interaktif baru Dipengaruhi oleh ukuran partikel host. pecahnya granul/host SEGREGASI UNIT INTERAKTIF Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Tehnik Segregasi Test Vibrasi Test Adhesi 12 .

Adanya getaran selama pengayakan kemungkinan menyebabkan partikel pembawa pecah. Terjadinya segregasi unit interaktif. bila obat tetap melekat pada permukaan tanpa ada redistribusi. bersamasama dengan unit interaktif dengan partikel pembawa lebih kecil dari ayakan tersebut.12/12/2007 Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Tehnik Segregasi Test Vibrasi Dapat untuk mengevaluasi segregasi unit interaktif dan konstituen. Jumlah obat dalam fraksi A akan lebih sedikit daripada jumlah obat secara teoritisnya. menggunakan sieve shaker low frequency high acceleration ayakan teratas dengan lubang < dr unit interaktif segregasi konstituen hanya dapat dilihat dgn SEM tiap ayakan kadarnya sama tdk segregasi Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Test vibrasi M e s h S E M A K I N besar Test vibrasi Fraksi A Fraksi B Host pecah terjadi redistribusi Partikel lepas individual (2). Tes Vibrasi 13 . partikel-patikel ini dapat melewati ayakan.

gaya coulomb yang disebabkan karena perbedaan muatan partikel. gaya kapiler yang lebih dominan apabila relative humidity (RH) besar. Dengan meletakkan cuplikan pada sample compartment kemudian disentrifugasi selama waktu dan kecepatan putar tertentu. 1986). 1986) Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Test Adhesi Hanya menjelaskan konstituen segregasi Memakai alat sentrifuse sel Formulasi & Teknologi Sediaan Padat (a) (b) (c) (a)sample compartment (b) screen (c) collection compartment. 14 . et al.1982). dan (d) letaknya secara skematis pada rotor sentrifus (Soebagyo. gaya elektrostatika yang lebih intensif apabila nilai RH kecil dan lain-lain(Staniforth. gaya kontak potensial yang dipengaruhi oleh adanya donor elektron dan akseptor elektron. sehingga mudah lepasnya obat dalam bentuk termikronisasi dari host--nya (Soebagyo.12/12/2007 Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Teori adesifitas Gaya adhesi yang berlaku dalam sistem campuran interaktif dapat berupa : gaya molekuler yang banyak dipengaruhi oleh ikatan van der Walls. Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Tes adhesi hanya menjelaskan terjadi tidaknya segresi kontituen. kadar cuplikan pada collection compartment yang besar berarti gaya adhesi dari interaksi campuran sangat lemah begitu juga sebaliknya.

12/12/2007 Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Metode pembuatan tablet Excipients+ Active ingredient +bhn pengikat Pengayakan Pengeringan Pengayakan +fase eksternal Pentabletan +fase eksternal pentabletan pentabletan Excipients+ Active ingredient SLUGGING penghancuran pengayakan Excipients+ Active ingredient +fase eksternal Formulasi & Teknologi Sediaan Padat When Granulasi basah direct compress GRANULASI BASAH GRANULASI KERING DIRECT COMPRESS granulasi kering Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Metode pembuatan tablet Granulasi basah oNon Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Metode pembuatan tablet Granulasi basah Granulasi kering oNon Direct compress Kerugian Keuntungan Fluiditas & kompaktibilitas meningkat Dosis obat besar non kompaktibel Dapat mencegah segregasi Memperbaiki disolusi ZA yg hidrofob oKompactibel oFluiditas baik kompactibel oFluiditas jelek oTahan panas oTahan lembab kompactibel oFluiditas jelek oTidak tahan panas oTidak tahan Alat terlalu banyak Ruangan lebih luas Prosedur komplek Energi lebih besar Pekerja lebih banyak lembab 15 .

Jumlah bahan pengikat Waktu pencampuran Lama pengeringan 1&2 3 konsistensi granul basah konsistensi granul kering Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Granulasi basah Bahan pengikat yang terlalu banyak dapat menyebabkan over wetting : 1. 2. 3. Serbuk kering 2.12/12/2007 Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Metode pembuatan tablet Granulasi basah Beberapa pertimbangan IF menggunakan: Sudah digunakan secara rutin Tidak merubah formulasi Tidak ada perubahan administrasi Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Granulasi basah Faktor-faktor kritis proses granulasi basah : 1. Massa elastis 4. 5. 2. 3. Saturasi parsiil 5. Awal jembatan cair 3. Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Granulasi basah Fase pembasahan granulasi basah 1. 16 . Inversi Penambahan pengikat pelan-pelan/sedikit demi sedikit Pencampuran terlalu lama pengurangan waktu Terjadi reaksi ZA dg eksipien mengganti pelarut binder memilih kembali eksipien Ukuran batch sebaiknya sesuai kapasitas mixer Viscositas binder tidak terlalu tinggi utamanya dg spray nozzle rpm mixer <<< 4.

12/12/2007 Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Granulasi basah Fase pembasahan granulasi basah Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Cara umum untuk mengetahui jumlah bahan pengikat yang digunakan dalam proses granulasi basah : snow ball consistenscy banana breaking test soil humidity test Kualitatif Empiris Subyektif 1 2 3 4 5 Energi mesin meningkat Energi mesin menurun Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Diagram alat pengukur power consumption (gralometrik) 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0 vol I vol II vol III vol IV vol V VOL vol VII VI vol VIII vol IX mixer Gralometrik Alat untuk mengukur distribusi konsumsi energi yang digunakan oleh mixer Power consumption energi compensator Hub. Energi mixer vs volume binder 17 .

Awal pembentukan jembatan cair 3. Pengisian celah antar partikel 4. Proses inversi RP = kemampuan suatu bahan untuk mempertahankan kualitasnya walaupun mengalami pengempaan berkali-kali Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Metode pembuatan tablet Direct compress Comparative properties of some directly compressible fillers Filler Compacti bility Flowability Solubility Disinteg ration Hygros copicity Lubricity Stability Metode pembuatan tablet Granulasi kering % RP = L L area dibawah kurva kekerasan vs tekanan kompresi ulang X 100% area dibawah kurva kekerasan vs tekanan kompresi pertama Dextrose Spray-driedlactose Fast-Flo lactose Anh. Pembasahan serbuk tanpa pembentukan jembatan cair 2. Saturasi parsiil celah antar partikel 5.lactose Emdex Sucrose Starch Starch 1500 Dicalcium-PO4 Avicel (MCC) 3 3 4 2 5 4 2 3 3 5 2 5 4 3 4 3 1 2 4 1 4 4 4 4 5 5 0 2 1 0 2 3 4 4 3 4 4 4 2 2 1 1 1 5 1 4 3 3 1 2 2 2 2 2 2 1 3 2 2 4 3 4 4 4 3 4 3 4 5 5 Graded on scale from 5 (good/high) down to 1 (poor/low).12/12/2007 Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Diagram alat pengukur power consumption (gralometrik) 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0 vol I Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Metode pembuatan tablet Granulasi kering Partikel active ingredients dan atau excipients harus mempunyai reworking potensial (RP) yang baik energi 1 2 3 4 5 vol VIII vol IX vol II vol III vol IV vol V VOL vol VII VI Ada 5 periode : 1. 0 means none 18 .

12/12/2007 Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Material property Compactions properties of single-particle excipients Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Material property Effect of powder consolidation on the lubricant sensitivity Excipients or active ingredient brittle ductile Low fragmentation High fragmentation Plastic deformation Mg stearate Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Material property Compaction of lubricated particles Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Material property Brittle Mudah pecah Energi elastik yg tersimpan kecil Tidak sensitif terhadap lubricant Ductile Terjadi deformasi Energi elastik yg tersimpan besar Sensitif terhadap lubricant brittle Fragmentation propensity High low ductile Lubricant sensitivity 19 .

bahan pengikat/binders .bahan penghancur/disintegrants Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Excipients Bahan pengisi/fillers Fungsi : * membantu pencetakan tablet * memberi ukuran berat tablet * memperbaiki absorpsi * memperbaiki disolusi Syarat : non toxic. dll. star X 1500.bahan pengisi/fillers .dry 20 . Hasil sintesis senyawa organik Precirol. inert Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Excipients Bahan pengisi / fillers 1. Gula Celutab 2011. SDL. Hasil mineral Encompress Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Excipients Bahan pengikat / binders Bahan yang mempunyai sifat adhesi dan kohesi Fungsi : * menaikkan kekompakan * menaikkan kekerasan tablet * menaikkan daya tahan tablet * menurunkan friabilitas Contoh : amilum. Derivat selulose Avicel.bahan pelicin/lubricants . Solka Floc BW 40 2.primojel. gom. PEG 5. Dextrose Spray dry EM II 4. Elcema.12/12/2007 Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Excipients . Derivat amilum Amilum natural. D. asam alginat. turunan selulose. tragakan. gula. glycolis Flo 3.

% of formula 2–5 2 – 25 2 – 10 3–5 (1 – 5) 1–3 5 – 20 1–5 1–5 2-5 Granulating system solvent Water Water Water Water Water water Dry binder Water Water/alcohol Water/alcohol Conc. Index= powder flowability with glidant powder flowability without glidant Antiadherent mencegah melekatnya bahan pada stempel atas dan bawah 21 . Mereduksi gaya Van der Waals 4. % 50 -67 25 – 50 2 – 25 10 -15 3–5 Dry addition 2 – 10 5 – 10 5 .12/12/2007 Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Excipients Bahan pengikat / binders Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Excipients Bahan pelicin / lubricants Fungsi memperbaiki fluiditas serbuk Commonly used binding agents and granulating system Binder Sugars Sucrose Glucose Sorbitol Binders 0f natural origin Acacia Alginic acid Gelatin MCC Semisynthetic & Synthetic CMC-Na HPMC Povidone Conc.10 Efek penambahan bahan pelicin 1. Mengusir udara yang ada dipermukaan granul/partikel 3. dengan cara mengurangi gesekan antar partikel G. Menempel pada permukaan granul/partikel 2. dengan aksinya mengurangi gesekan permukaan tablet-diinding cetakan Glidan memperbaiki aliran material kedalam ruang cetak. Mereduksi kekasaran dan gesekan antara ganul/partikel Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Excipients Bahan pelicin / lubricants Fungsi memperbaiki fluiditas serbuk Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Excipients Bahan pelicin / lubricants Glidan Index kemampuan bahan pelicin beraksi sebagai glidan Mekanisme aksi bahan pelicin : Lubrikan memudahkan keluarnya tablet dari cetakan.

10 5 .12/12/2007 Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Excipients Bahan pelicin / lubricants Lubricants Water insoluble Suggested percentage 0.stearat> Zn stearat Semakin kecil shear strength-nya efek lubrikan semakin baik Ring/die PEG (400-600) Na-acetate NaCl SLS Boricacid Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Material property Compactions properties of single-particle excipients # brittle materials with high fragmentation # brittle materials with low fragmentation # ductile material with plastic deformation Excipients Bahan penghancur / disintegrants Fungsi : menghancurkan tablet pada saat masuk kedalam medium berair Metode penambahan = internal = external = kombinasi 22 .2 2 .20 1-3 1 Excipients Bahan pelicin / lubricants Efek lubrikan P P = pressure load S = shear force punch Mg-stearat Talc Starch Sodium stearyl fumarat Stearowet C Water soluble S base Diukur dari besarnya shear strength Sodium stearat > Mg stearat > Ca stearat > As.10 5 .10 5 .10 0.5 .5 .5 .2 5 .2 0.

12/12/2007 Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Excipients Bahan penghancur / disintegrants Mekanisme aksi : 1.pemeliharaan punch kurang baik . Teori penolakan partikel 5. Ikatan H.granul kurang kering .pelicin kurang bersifat antiadherent 23 . Efek struktur molekul (amilosa & amilopektin) Formulasi & Teknologi Sediaan Padat granul tablet Proses pentabletan Kekompakan /tarik-menarik yg terjadi disebabkan : 1. Terbentuk jembatan cair(fenomena kapiler) 3. Terbentuk jembatan padat (kemampuan zat. Penyerapan air 2. Panas pembasahan 6. Deformasi plastik 5. Pengembangan partikel 3.fines kecelah antara punch dan die Picking dan Sticking Penempelan massa pada punch .granul kurang kering . Adanya muatan elektrostatika 4.kristalisasi.die kotor . Deformasi 4. Efek ukuran partikel 7.atau ikatan Van der Walls Formulasi & Teknologi Sediaan Padat PROBLEM PENTABLETAN Formulasi & Teknologi Sediaan Padat PROBLEM PENTABLETAN Binding Tablet sukar didorong keatas (ada bunyi gesekan) permukaan tablet kasar permukaan partikel kurang licin .ikatan kimia fisika) 2. eutektikum.

12/12/2007 Formulasi & Teknologi Sediaan Padat PROBLEM PENTABLETAN Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Evaluasi Keseragaman bobot Keseragaman kandungan Kerapuhan Kekerasan Waktu hancur Disolusi Daya serap Capping dan Laminating Pembelahan tablet menjadi dua lapis .fines terlalu banyak .granul terlalu kering .celah antara punch dan die terlalu sempit Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Evaluasi Keseragaman bobot o nilai CV < dari 5% o Menurut standar FI Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Evaluasi Keseragaman kandungan o Untuk zat aktif kurang dari 50% bobot total tablet atau dosis kecil keseragaman kandungan di cek satu persatu o Cek sesuai monografi dalam FI 24 .granul terlalu rapuh .

12/12/2007 Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Evaluasi Kerapuhan o Menggunakan alat friability atau abrasive test o 20 tablet yang sudah dibebasdebukan dan di timbang dimasukkan dalan alat dan diputar selama 4 menit.8 % atau 1% Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Evaluasi Kekerasan Parameter yang menggambarkan ketahanan tablet dalam melawan : .pengangkutan.Tekanan pada saat : pembungkusan. penyimpanan . 25 rpm.Kekerasan yang baik 4-8 kg 7 – 12 kg untuk tablet kunyah Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Evaluasi Kekerasan Dapat ditampilkan dari data kekuatan peregangan tablet berdasar rumus sbb: Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Evaluasi Waktu hancur menggunakan alat disintegration basket naik turun 25 kali per menit dengan posisi tablet tetap tercelup media dicatat waktu dengan semua bagian tablet sudah tidak terdapat lagi diatas kasa/screen Tablet baik bila waktu hancur kurang dari 15 menit δd = 2Fd πDH (diametrikal) 2FdD’ 4 DH2 (arah tebal tablet) δd = δd = kekuatan peregangan tablet (tensile strength) Fd = kekerasan tablet (crushing strength) D = diameter tablet D’ = jarak antar puncak tablet H = ketebalan tablet 25 .Tekanan mekanik (seperti goncangan) . o Dihitung prosentase kehilangan berat yang disebabkan oleh alat o Tablet yang baik mempunyai kerapuhan kurang dari 0.

26 .12/12/2007 Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Evaluasi Disolusi Dissolution tester kelarutan bahan obat dalam media yang cocok sesuai dengan monografi Dinyatakan dalam DE atau T45 atau C45 Formulasi & Teknologi Sediaan Padat Evaluasi Daya serap Untuk mengamati pengaruh bahan penghancur didalam formula tablet Dinyatakan berat air yang diserap sampai disetiap menit tertentu.