PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Karbohidrat merupakan senyawa yang terbentuk dari molekul karbon, hidrogen dan oksigen.

Sebagai salah satu jenis zat gizi, fungsi utama karbohidrat adalah penghasil energi di dalam tubuh. Tiap 1 gram karbohidrat yang dikonsumsi akan menghasilkan energi sebesar 4 kkal dan energi hasil proses oksidasi (pembakaran) karbohidrat ini kemudian akan digunakan oleh tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi-fungsinya seperti bernafas, kontraksi jantung dan otot serta juga untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari – sehari. Contoh dari karbohidrat sederhana adalah monosakarida seperti glukosa, fruktosa dan galaktosa atau juga disakarida seperti sukrosa dan laktosa. Jenis – jenis karbohidrat sederhana ini dapat ditemui terkandung di dalam produk pangan seperti madu, buah-buahan dan susu. Sedangkan contoh dari karbohidrat kompleks adalah pati (starch), glikogen (simpanan energi di dalam tubuh), selulosa, serat (fiber) atau dalam konsumsi sehari-hari karbohidrat kompleks dapat ditemui terkandung di dalam produk pangan seperti, nasi, kentang, jagung, singkong, ubi, pasta, roti dsb. 1.2 Tujuan
  

Mahasiswa bisa memahami metabolisme energy Mahasiswa dapat memahami mengenai definisi energy, pembentukan, serta penguraian energy Mahasiswa dapat mengetahui contoh – contoh reaksi yang menghasilkan energy pada tanaman

BAB II PEMBAHASAN 2.1 Pengertian Metabolisme Karbohidrat Metabolisme merupakan modifikasi senyawa kimia secara biokimia di dalam organisme dan sel. Metabolisme mencakup sintesis (anabolisme) dan penguraian (katabolisme) molekul organik kompleks. Metabolisme biasanya terdiri atas tahapan-tahapan yang melibatkan enzim, yang dikenal pula sebagai jalur metabolisme. Metabolisme total merupakan semua proses biokimia di dalam organisme. Metabolisme sel mencakup semua proses kimia di dalam sel. Tanpa metabolisme, makhluk hidup tidak dapat bertahan hidup. Produk metabolisme disebut metabolit. Cabang biologi yang mempelajari komposisi metabolit secara keseluruhan pada suatu tahap perkembangan atau pada suatu bagian tubuh dinamakan metabolomika. Jalur-jalur metabolisme penting mencakup:

disakarida. Ditinjau dari asalnya energi mempunyai bermacam-macam bentuk seperti berikut : 1. Energi merupakan besaran yang kekal. yaitu glikoprotein serta proteoglikan. dimana tulang-tulang tersebut dihubungkan dengan sendi-sendi otot yang dapat berkontraksi.Metabolisme protein 4. otot. atau ke dalam bentuk glukosalah karbohidrat dikonversi di dalam hati. dimana kegiatannya dikontrol oleh sistem syaraf sehingga dapat bekerja secara optimal. Energi yang dihasilkan berupa Adenosin trifosfat (ATP). Kemampuan tubuh manusia untuk melangsungkan kegiatannya dipengaruhi oleh struktur fisiknya. Energi potensial Energi kinetic Energi kimia. berupa kumpulan proses . energi berasal dari bahasa Yunani yaitu energi yang merupakan kemampuan untuk melakukan usaha. misalnya glikogen untuk simpanan. dan proses metabolisme. Glukosa merupakan karbohidrat terpenting. Energi kalor Energi listrik Energi bunyi Energi nuklir Energi radiasi 2. Otot-otot ini berfungsi mengubah energi kimia menjadi energi mekanik. dalam senyawa lipid kompleks tertentu dan dalam bentuk gabungan dengan protein.Metabolisme asam nukleat Pada bagian-bagian terdahulu Anda telah mempelajari berbagai macam karbohidrat. baik untuk bergerak maupun untuk bekerja.Metabolisme lemak 3. 8. 6. 7. 3. tetapi dapat diubah dari bentuk satu ke bentuk yang lain.Metabolisme karbohidrat 2. 4. Hasil dari proses metabolisme yang terjadi di otot. 2. oligosakarida serta polisakarida. Glukosa merupakan bahan bakar metabolik utama bagi jaringan mamalia (kecuali hewan pemamah biak) dan bahan bakar universal bagi janin. Tubuh manusia terdiri dari struktur tulang. 2. galaktosa dalam laktosa susu. artinya enegi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan. ribose dalam bentuk asam nukleat.2 Energi Energi adalah daya kerja atau tenaga.1.antara lain monosakarida. serta dari glukosalah semua bentuk karbohidrat lain dalam tubuh dapat dibentuk. 5. Rangkah tubuh manusia disusun dari 206 tulang yang berfungsi untuk melindungi dan melaksanakan kegiatan fisiknya. Dalam bentuk glukosalah massa karbohidrat makanan diserap ke dalam aliran darah. Unsur ini diubah menjadi karbohidrat lain dengan fungsi sangat spesifik. Karbohidrat siapdikatabolisir menjadi energi jika berbentuk monosakarida. syaraf.3 Pembentukan dan penguraian energy Manusia dalam melakukan kegiatan/aktivitas setiap hari membutuhkan energi.

dimana mekanisme umum perubahan zat gizi menjadi energi di semua sel pada dasarnya sama. Dari total sel yang ada tersebut. Disamping itu. yaitu energi mekanik dan energi panas. kontraksi otot. walaupun sel-sel tertentu rusak karena suatu sebab. kemudian lebih banyak lagi energi yang menjadi panas sewaktu dipindahkan dari ATP ke sistem fungsional sel. dan cukup untuk berlangsungnya hampir semau langkah reaksi kimia dalam tubuh. lemak. yang akan bertemu dengan zat gizi untuk beroksidasi menghasilkan energi. Beberapa fungsi utama ATP sebagai sumber energi adalah untuk mensintesis komponen sel yang penting. hampir semua sel juga mempunyai kemampuan untuk berkembang biak.kemudian masuk ke usus halus untuk diserap bahan-bahan makanan tersebut yang selanjutnya masuk ke sistem peredaran darah. energi yang menjadi panas sebesar 60% selama pembentukan ATP. menuju ke sistem otot. proses ini menghasilkan juga asam laktat yang dapat menghambat proses metabolisme pembentukan energi selanjutnya. dan protein yang dioksidasi akan menghasilkan energi. maka perlu dijelaskan mekanisme pada tingkat sel. Energi dari karbohidrat. sehingga sisa energi ini hilang dalam bentuk panas. Sehingga hanya 25% dari seluruh energi dari makanan yang digunakan oleh sistem fungsional sel. Hal ini dipandang perlu. Bahan makanan yang berupa karbohidrat. Semua sel menggunakan oksigen sebagai salah satu zat utama untuk membentuk energi. dan protein semuanya digunakan untuk membentuk sejumlah besar Adenosine TriPosphate (ATP). sel-sel yang tersisa dari jenisnya akan membelah diri secara kontinyusampai jumlah yang sesuai/membentuk seperti semula. Setiap sel digabung oleh struktur penyokong intrasel. oksigen sisa yang ada di dalam darah digunakan untuk menguraikan asam laktat menjadi glikogen untuk digunakan kembali menghasilkan energi kembali. lemak. Kemudian bila dilihat dari proses tempat terjadinya pembentukan energi pada tubuh manusia. sebagian besar energi ini juga menjadi panas karena: . Beberapa reaksi kimia yang memerlukan energi ATP hanya menggunakan beberapa ratus kalori dari 8 kkal yang tersedia. Selain menghasilkan energi. Adapun penjelasan sebagai berikut: Bahan makanan yang diproses pada sistem pencernaan yang meliputi Lambung diruai/dihaluskan menjadi seperti bubur. Begitu juga dengan udara yang dihirup melalui hidung akan masuk ke paru – paru/sistem pernafasan. Bila ditinjau pada tingkat sel. Proses dari pengubahan makanan dan air menjadi bentuk energi. tubuh manusia disusun dari 100 triliun sel dan mempunyai sifat dasar tertentu yang sama. Bila dilihat secara persentase. agar konsep pembentukan energi tenaga dalam yang akan diterangkan pada edisi berikutnya dapat dipahami dengan baik. Dan walaupun demikian.kimia yang mengubah bahan makanan menjadi dua bentuk. 25 triliun sel merupakan sel darah merah yang mempunyai fungsi sebagai alat tranportasi bahan makanan dan oksigen di dalam tubuh dan membawa karbon dioksida menuju paru-paru untuk dikeluarkan. Selanjutnya oksigen yang telah berada di sistem peredaran darah dikirimkan ke sistem otot. dan transport aktif untuk melintasi membran sel. Selama kebutuhan oksigen terpenuhi proses metabolisme. Selain itu paru-paru berfungsi juga untuk mengambil karbon dioksida dari sistem peredaran darah untuk dikeluarkan dari dalam tubuh. dimana zat oksigen yang turut masuk ke paru-paru selanjutnya oleh paru-paru dikirim ke sistem peredaran darah. Bila ATP di urai secara kimia sehingga menjadi Adenosine DiPosphate (ADP) akan menghasilkan energi sebesar 8 kkal/mol. dan selanjutnya ATP tersebut digunakan sebagai sumber energi bagi banyak fungsi sel. dan secara khbusus beradaptasi untuk melakukan fungsi tertentu.

kecuali di otot yang digunakan untuk melakukan beberapa bentuk kerja di luar tubuh.5% dari seluruh fasilitas energi tubuhnya. dapat dikatakan semua energi yang digunakan oleh tubuh diubah menjadi panas. membantu lancarnya penyaluran adrenalin. setelah kita berolahraga dan kecapaian kemudian bila diistirahatkan sejenak maka tubuh kita akan pulih kembali. Sedangkan yang 97. terhipnotis atau ketakutan yang luar biasa. Menurut berbagai sumber. menghidupkan kimia tubuh untuk membentuk kekebalan tubuh (zat antibodi). Energi yang dihasilkan oleh ATP dalam keadaan sehari-hari berupa panas tubuh. Permasalahannya adalah bagaimana cara mengoptimalkan dan membangkitkan energi yang tersimpan itu agar dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.5% lainnya tersembunyi sebagai cadangan di ulu hati. hanya saja mereka tidak mengetahui bagaiman cara membangkitkan atau mengembangkannya. terdapat diantara tulang ekor dan kemaluan di bawah pusar. sebagian didegradasi dan sementara protein lainnya dibentuk.kundalini merupakan bagian dari tubuh manusia yang berbentuk 31⁄2 lingkaran. tidur berjalan. Secara sederhana dapat ditulis sebagai berikut : O2 + ATP + Glikogen Energi ATP berfungsi sebagai energi cadangan. Pergerakan liat ini menyebabkan gesekan dalam jaringan akan menimbulkan panas. Energi untuk aktivitas otot. terdapat pertukaran protein secara terus-menerus. Jadi dalam hal ini perlu dijelaskan bahwa sumber tenaga dalam adalah ulu hati.8%) dapat membunuh seekor kuda dalam sekali pukul atau dapat mematahkan lima batang kikir baja yang ditumpuk. Padahal solar plexus adalah tempat berkumpulnya energi cadangan tersebut setelah dibangkitkan. Manusia memiliki unsur kimia tubuh (Body Chemistry) yang bernama ATP (Adenosin Tri Phosphate). Tetapi tenaga itu masih pasif dan sewaktu-waktu akan bangkit bila orang tersebut dalam keadaan panik. gesekan dari lapisan darah yang mengalir satu sama lain terhadap dinding pembuluh mengubah energi ini menjadi panas. Tenaga dalam itu sudah ada sejak manusia dilahirkan. ATP ini dapat berubah menjadi energi melalui proses metabolisme tubuh. manusia dalam kehidupan sehari-hari hanya menggunakan sekitar 2. SolarPlexus/Chakra .3% (sehingga menjadi 2. menghidupkan aktifitas pencernaan dan menghidupkan semua aktifitas organ dalam tubuh manusia. Darah merenggangkan sistem arteri sehingga menyebabkan resevoar energi potensial. Manusia jika mampu meningkatkan kekuatannya sebesar 0. Oleh karena itu. Bentuknya seperti ular yang sedang bergulung atau melingkar. Tenaga dalam atau energi cadangan adalah suatu energi yang berpusat pada syaraf-syaraf di sekitar ulu hati dan setelah dibangkitkan akan berkumpul pada salah satu bagian tubuh yang disebut dengan solar plexus atau kundalini. Sebagian besar energi ini dengan mudah melawan viskositas otot itu sendiri atau jaringan sekelilingnya sehingga anggota badan dapat bergerak. Energi untuk jantung memompa darah. Bila protein disintesis menyebabkan banyak ATP digunakanuntuk membentuk ikatan peptida dan ia menyimpan energi dalam rantai ini. Pada dasarnya setiap orang memiliki apa yang disebut dengan tenaga dalam. Berdasarkan penelitian. Energi yang disimpan dalam ikatan peptida dikeluarkan dalam bentuk panas ke dalam tubuh.1-0. Pada saat darah mengalir melalui pembuluh darah kapiler.6-2. bukan solar plexus seperti anggapan orang selama ini. memecahkan batu kali pun bukan halangan bagi yang memiliki tenaga dalam.   Energi untuk sistesis protein dan unsur-unsur pertumbuhan lain. Misalnya.

Dengan pengejangan tubuh. Makanan dikonsumsi = tumbuhan + respirasi + egesta + ekskreta . Untuk memperkuat memori otak. yaitu dengan mengoptimalkan oksigen yang masuk jangan sampai terbuang percuma sedangkan untuk bagian lain harus seimbang. Sedangkan pembuangan gas beracun dilakukan dengan caramembuang nafas melalui mulut. Untuk meringankan tubuh. Arus energi pada rantai makanan. Untuk Telekinetik/menggerakkan benda dari jarak jauh Laju penyimpanan energi dalam bentuk senyawa kimia oleh produsen (tumbuhan hijau) per satuan luas per satuan waktu (kalori/cm2/tahun) disebut sebagai Produktivitas Primer Kotor (PPK). Selanjutnya. Adapun energi yang terbuang melalui sisa pencernaan (egesta) berupa feses dan energi yang terbuang melalui sisa metabolisme (ekskreta) berupa urin tidak hilang. tetapi energi tersebut dipindahkan pada organisme lain. PPB dimanfaatkan oleh konsumen (heterotrof) seperti hewan dan manusia. 8. 4. Untuk membangkitkan energi cadangan secara cepat. yaitu dekomposer dan detritivor. konsumen itu mesintesis energi dan disimpan di dalam jaringan. Ini salah satu rahasia juga. Untuk membangkitkan indera keenam. Produktivitas Primer Bersih (PPB) = laju pertumbuhan membuat energi kimia (PPK) – laju pertumbuhan menggunakan energi kimia 2. Energi yang hilang tersebut dapat membatasi panjang atau pendek suatu rantai makanan di dalam ekosistem. oksigen akan berputar membentuk pusaran energi yang menyerap seluruhenergi di tubuh yang tersebar dan tersembunyi. Sekitar 20% dari energi PPK digunakan oleh tumbuhan hijau untuk proses pernapasan (respirasi) dan sisanya sekitar 80% disimpan oleh tumbuhan hijau (penyusun tubuh tumbuhan) disebut sebagai Produksi Primer Bersih (PPB). Dari uraian itu dapat disimpulkan bahwa produktivitas ekosistem merupakan indikator untuk mengukur total aliran energi melalui semua tingkat taraf trofi sehingga jumlah kehidupan yang didukung oleh aliran energi dalam suatu ekosistem dapat dihitung sebagai berikut: 1. Laju penyimpanan energi pada konsumen disebut sebagai Produktivitas Sekunder. Untuk meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh terhadap serangan fisik dan serangan penyakit.Satu-satunya jalan ialah dengan cara mengubah pernafasan biasa menjadi pernafasan spesial. Tenaga fisik menjadi jauh lebih kuat. saat membuang nafas badan harus dikejangkan. 5. maka rantai makanan semakin panjang atau sebaliknya. mengapa orang-orang yang mempelajari tenaga dalam secara benar selalu sehat dan jarang sakit. Untuk menghancurkan benda-benda keras. 7. Untuk memperkuat benda lemas. 9. 2. Fungsi dari tenaga dalam antara lain : 1. Bila kedua hal tersebut dilakukan maka oksigen yang berputar di dalam tubuh kita adalah oksigen bersih tanpa C. Energi yang hilang pada proses respirasi tumbuhan hijau tidak dapat dipindahkan pada organisme lain. Karena itu. Jika energi yang hilang semakin sedikit. 3. Untuk mempertajam panca indera. 6. ada sebagian energi yang terbuang pada setiap tingkat taraf trofi. oksigen harus diputarkan secara cepat pula keseluruh tubuh dan membuang gas beracun CO2 secara cepat.

Fotosistem II terdiri dari molekul klorofil yang menyerap cahaya dengan panjang gelombang 680 nanometer. cahaya akan diserap oleh molekul klorofil untuk dikumpulkan pada pusat-pusat reaksi. Zat-zat ini menjadi makanan bagi hewan maupun manusia. Kemampuan tumbuhan berfotosintesis selama masa hidupnya menyebabkan sisa-sisa tumbuhan yang hidup masa lalu tertimbun di dalam tanah selama berjuta-juta tahun menjadi batubara menjadi salah satu sumber energi saat ini. Proses Fotosintesis Fotosintesis berlangsung dalam dua tahap. Hal ini karena panjang gelombang yang pendek menyimpan lebih banyak energi. Pigmen klorofil menyerap lebih banyak cahaya terlihat pada warna biru (400-450 nanometer) dan merah (650-700 nanometer) dibandingkan hijau (500-600 nanometer). Glukosa menjadi bahan bakar dasar pembangun zat makanan lainnya. Proses diawali dengan penangkapan foton oleh pigmen sebagai antena.3 Contoh–contoh reaksi yang menghasilkan energi pada tanaman Fotosintesis adalah proses pembuatan energi atau zat makanan/glukosa yang berlangsung atas peran cahaya matahari (photo = cahaya. Fotosintesis akan menghasilkan lebih banyak energi pada gelombang cahaya dengan panjang tertentu. yaitu reaksi terang (memerlukan cahaya matahari) dan reaksi gelap (tidak memerlukan cahaya matahari) Reaksi terang Reaksi terang adalah proses untuk menghasilkan ATP dan reduksi NADPH2. Makhluk hidup yang mampu melakukan fotosintesis adalah tumbuhan. sedangkan fotosistem I 700 nanometer. Tumbuhan memiliki dua jenis pigmen yang berfungsi aktif sebagai pusat reaksi atau fotosistem yaitu fotosistem II dan fotosistem I. selain zat makanan adalah O2 (Oksigen) yang sangat dibutuhkan untuk kehidupan. Cahaya hijau ini akan dipantulkan dan ditangkap oleh mata kita sehingga menimbulkan sensasi bahwa daun berwarna hijau. karbon dioksida dan air. Reaksi ini memerlukan molekul air. yaitu mengurangi kadar CO2 (karbon dioksida) di udara karena CO2 adalah bahan baku dalam proses fotosintesis. Fotosintesis sangat penting bagi kehidupan di bumi karena hampir semua makhluk hidup bergantung pada energi yang dihasilkan oleh proses fotosintesis. seperti dua baterai dalam senter yang bekerja saling memperkuat. Oleh karena itu. Sebagai hasil akhirnya. Di dalam daun. 3. Kedua fotosistem ini akan bekerja secara simultan dalam fotosintesis.2. kemampuan tumbuhan mengubah energi cahaya (sinar matahari) menjadi energi kimia (zat makanan) selalu menjadi mata rantai makanan. Fotosintesis dimulai ketika cahaya . yaitu lemak dan protein dalam tubuh tumbuhan. Fungsi utama fotosintesis untuk memproduksi zat makanan berupa glukosa. synthesis = proses pembuatan/pengolahan) dengan menggunakan zat hara/mineral. Fotosintesis membantu membersihkan udara. alga dan beberapa jenis bakteri. Fungsi Fotosintesis sebagai berikut: 1. 2.

sistem pembawa elektron. bukan dari karbon dioksida. elektron kembali ke fotosistem I. yang kemudian menghasilkan gradien konsentrasi yang dapat digunakan untuk menggerakkan sintase ATP selama kemiosmosis. Selama perpindahan elektron dari akseptor satu ke akseptor lain. maka disebut grana. membuatnya melepaskan elektron yang akan ditransfer sepanjang rantai transpor elektron. Pada tumbuhan dan alga. Dalam fotofosforilasi siklik. Tahap pertama dari sistem fotosintesis adalah reaksi terang. yang memompa ion H+melewati membran. Reaksi ini menyebabkan fotosistem II mengalami defisit atau kekurangan elektron yang harus segera diganti. Pertama. dan keluar menuju akseptor elektron primer kemudian menuju rantai transpor elektron.mengionisasi molekul klorofil pada fotosistem II. Pada saat yang sama dengan ionisasi fotosistem II. selain sianobakteri. satuan pertukaran energi dalam sel. Fosforilasi adalah reaksi penambahan gugus fosfat kepada senyawa organik untuk membentuk senyawa fosfat organik. Bakteri fotosintetik. Reaksi ini melibatkan beberapa kompleks protein dari membran tilakoid yang terdiri dari sistem cahaya (fotosistem I dan II). Membran tilakoid menangkap energi cahaya dan mengubahnya menjadi energi kimia. fosforilasi ini disebut juga fotofosforilasi. van Neil yang mempelajari bakteri fotosintetik pada tahun 1930-an. kekurangan elektron ini dipenuhi oleh elektron dari hasil ionisasi air yang terjadi bersamaan dengan ionisasi klorofil. yaitu struktur cakram yang terbentuk dari pelipatan membran dalam kloroplas. Fotofosforilasi siklik terjadi pada beberapa bakteri. cahaya juga mengionisasi fotosistem I. reaksi terang pada fotosintesis ini terbagi menjadi dua. Reaksi terang merupakan penggerak bagi reaksi pengikatan CO2 dari udara. dan juga terjadi pada semua organisme fotoautotrof. P700 mengalami defisiensi elektron dan tidak dapat melaksanakan fungsinya. yang dihasilkan oleh matahari. Dari rantai transpor. yang kemudian menghasilkan ATP. Secara ringkas. membuat elektron-elektron di P700 tereksitasi (menjadi aktif karena rangsangan dari luar). energi cahaya. dan komplek protein pembentuk ATP (enzim ATP sintase). yang sangat bergantung kepada ketersediaan sinar matahari. yaitu fosforilasi siklik dan fosforilasi nonsiklik. melepaskan elektron yang ditransfer sepanjang rantai transpor elektron yang akhirnya mereduksi NADP menjadi NADPH. karena dibantu oleh cahaya. . Hasil ionisasi air ini adalah elektron dan oksigen.B.  Fotofosforilasi Siklik Reaksi fotofosforilasi siklik adalah reaksi yang hanya melibatkan satu fotosistem. selalu terjadi transformasi hidrogen bersama-sama elektron. Dengan kembalinya elektron ke fotosistem I. Jika ada bertumpuk-tumpuk tilakoid. juga menghasilkan oksigen dan mengubah ADP dan NADP+ menjadi energi pembawa ATP dan NADPH. menggunakan tidak menghasilkan oksigen karena menggunakan ionisasi sulfida atau hidrogen. Oksigen dari proses fotosintesis hanya dihasilkan dari air. maka fotosistem I dapat kembali melaksanakan fungsinya. yaitu fotosistem I. Karena P700 mentransfer elektronnya ke akseptor elektron. pergerakan elektron dimulai dari fotosistem I dan berakhir di fotosistem I. Reaksi terang terjadi di tilakoid. Rantai transpor ini menghasilkan gaya penggerak proton. Pada reaksi terang. Reaksi terang mengubah energi cahaya menjadi energi kimia. Energi dari elektron ini digunakan untuk fotofosforilasi yang menghasilkan ATP. Pendapat ini pertama kali diungkapkan oleh C.

Kemudian elektron itu bergerak ke molekul akseptor. dua elektron tersebut mendapat pasokan tenaga yang cukup besar dari cahaya matahari. Sesampainya di fotosistem I. komplek sitokrom b6f. dan akhirnya sampai di ujung rantai transpor. NADP+. dua elektron yang ada di P680 menjadi tereksitasi dan keluar menuju akseptor elektron primer. Dengan bantuan suatu enzim bernama Feredoksin-NADP reduktase. yaitu sebagai berikut FOTOFOSFORILASI SIKLIK Hanya melibatkan fotosistem I Menghasilkan ATP Tidak terjadi fotolisis air FOTOFOSFORILASI NONSIKLIK Melibatkan fotosistem I dan II Menghasilkan ATP dan NADPH Terjadi fotolisis air untuk menutupi kekurangan elektron pada fotosistem II Reaksi gelap Berlangsung di dalam stroma. Sepanjang perjalanan di rantai transpor. sementara ion H+ akan digunakan pada reaksi yang lain dan O2 akan dilepaskan ke udara bebas. plastosianin. sebagai hasil reaksi diatas. Fotofosforilasi siklik dan fotofosforilasi nonsiklik memiliki perbedaan yang mendasar. feredoksin. H+. pergerakan elektron dimulai di fotosistem II. Mula-mula. dua elektron tersebut mengeluarkan energi untuk reaksi sintesis kemiosmotik ATP. dan akhirnya sampai di fotosistem I. molekul air diurai menjadi 2H+ + 1/2O2 + 2e-. yaitu fotosistem I dan II. Karena tersinari oleh cahaya matahari. Perjalanan elektron diatas disebut juga dengan ―skema Z‖. tetapi elektron tidak kembali lagi ke fotosistem II. dimana dua elektron tersebut telah ditunggu oleh NADP+ dan H+. Reaksi yang membentuk gula dari bahan dasar CO2 yang diperoleh dari udara dan energi yang diperoleh dari reaksi terang. Fotofosforilasi Nonsiklik Reaksi fotofosforilasi nonsiklik adalah reaksi dua tahap yang melibatkan dua fotosistem klorofil yang berbeda. Setelah itu mereka bergerak lagi ke rantai transpor elektron. yang kemudian menghasilkan ATP. Dua elektron dari molekul air tersimpan di fotosistem II. Tidak membutuhkan cahaya . yang membawa mereka melewati pheophytin. plastoquinon.—> NADPH NADPH. tepatnya di P700. tetapi dapat cepat dipulihkan berkat elektron dari hasil penguraian air tadi. Setelah terjadi transfer elektron. dan elektron tersebut menjalani suatu reaksi: >> NADP+ + H+ + 2e. Dalam fotofosforilasi nonsiklik. atau reaksi gelap. disingkat FNR. yang berasal dari penguraian air. akan digunakan dalam reaksi Calvin-Benson. P680 menjadi defisiensi elektron.

air. 4. 3. Umumnya laju fotosintensis meningkat seiring dengan meningkatnya suhu hingga batas toleransi enzim. yaitu siklus Calin-Benson dan siklus hatch-Slack. Secara umum reaksi yang terjadi pada respirasiseluler adalah kebalikan dengan persamaan di atas. . Kadar air. tumbuhan menghasilkan senyawa dengan jumlah atom karbon tiga. Berikut adalah beberapa faktor utama yang menentukan laju fotosintesis: 1. Suhu. Pada respirasi. Hal ini mungkin dikarenakan tumbuhan berkecambah memerlukan lebih banyak energi dan makanan untuk tumbuh. Energi untuk menjalankan proses ini berasal dari fotosintesis. Jika kadar fotosintat seperti karbohidrat berkurang. Tahap pertumbuhan. Kekurangan air atau kekeringan menyebabkan stomata menutup. 5. Pada siklus hatch-Slack. tumbuhan menghasilkan senyawa dengan jumlah atom karbon empat. Pada siklus Calin-Benson. gula (glukosa) dan senyawa lain akan bereaksi dengan oksigen untuk menghasilkan karbondioksida. laju fotosintesis akan naik. menghambat penyerapan karbon dioksida sehingga mengurangi laju fotosintesis. Enzim yang berperan adalah phosphoenolpyruvate carboxylase. Enzim-enzim yang bekerja dalam proses fotosintesis hanya dapat bekerja pada suhu optimalnya. Tumbuhan menyerap karbondioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang diperlukan sebagai makanannya. Bila kadar fotosintat bertambah atau bahkan sampai jenuh. Reaksi Kimia Fotosintesis Tumbuhan hijau daun bersifat autotrof yang artinya dapat memasak atau mensintesis makanan langsung dari senyawa anorganik. 6. Proses ini berlangsung melalui respirasi seluler yang terjadi baik pada hewan maupun tumbuhan. Semakin banyak karbon dioksida di udara. Produk akhir siklus gelap diperoleh glukosa yang dipakai tumbuhan untuk aktivitasnya atau disimpan sebagai cadangan energi. makin banyak jumlah bahan yang dapt digunakan tumbuhan untuk melangsungkan fotosintesis. Kadar fotosintat (hasil fotosintesis). Konsentrasi karbon dioksida. yaitu senyawa 3-fosfogliserat. Ada dua macam siklus. Siklus ini dibantu oleh enzim rubisco. tetapi tidak dapat berlangsung jika belum terjadi siklus terang karena energi yang dipakai berasal dari reaksi terang.matahari. Persamaan reaksi yang menghasilkan glukosa adalah : H2O (air) + CO2 (karbondioksida) + cahaya → CH2O (glukosa) + O2 (oksigen) Glukosa digunakan untuk membentuk senyawa organik lain seperti selulosa dan sebagai bahan bakar. 2. laju fotosintesis akan berkurang. Penelitian menunjukkan bahwa laju fotosintesis jauh lebih tinggi pada tumbuhan yang sedang berkecambah ketimbang tumbuhan dewasa. dan energi kimia. Laju fotosintesis maksimum ketika banyak cahaya. Intensitas cahaya.

S.M.. D.. and Noakes.M. Caballero.1 Kesimpulan Karbohidrat merupakan senyawa yang terbentuk dari molekul karbon. 2nd Edition. Terdapat beberapa pembentukan dan penguraian energy yang terjadi pada tanaman misalnya proses fotosintesis yang membuat energi atau zat makanan/glukosa yang berlangsung atas peran cahaya matahari guna memenuhi kebutuhan makananya sendiri.. 2nd Edition.C. Trugo. 2003.. P. P. hidrogen dan oksigen.In Encyclopedia of Food Sciences & Nutrition. Academic Press. Caballero. 2nd Edition. 3. 2nd Edition Caballero. Trugo. Buku Ajar Fundamental Keperawatan. Caballero. L.. & Finglas.. Trugo.2 Saran Kami dari penyusun sangat mengetahui bahwasanya makalah kami ini masih memiliki kekurangan yang sangat banyak sehingga kami membutuhkan kritikan maupun saran serta masukan yang harapannya untuk kedepan dapat menjadi pelajaran dan guna untuk memperbaiki makalah kami yang belum sempurna ini serta untuk introspeksi diri kita semua. Glucose : Function and Metabolism.In Encyclopedia of Food Sciences & Nutrition. Mac donald. 2nd Edition. P. L. & Finglas. . B.com/journal/03.M.M. Karbohidrat juga merupakan penyuplai energy yang dibutuhkan dalam berbagai kegiatan mahkluk hidup. Carbohydrates : Metabolism of Sugar.Eds.2005. Edisi 4.M. L. M. In Encyclopedia of Food Sciences & Nutrition. H.. S.C. Potter & Perry.C.. & Finglas. Dennis. Trugo.. D. C. M. B. Energy Metabolism.Eds. Rubinstein-Litwak. L.. dan tumbuhan. A. http://www. 2007.Eds.. In Encyclopedia of Food Sciences & Nutrition. Karbohidrat.C.Eds. B. karbohidrat sangat diperlukan dalam aktivitas kehidupan sehari-hari baik untuk manusia.BAB III PENUTUP 3. DAFTAR PUSTAKA Anwari.Eds.. Academic Press. P.. Exercise : Muscle.. Jadi pada intinya. I. & Finglas.. Diakses tanggal 02 April 2012 Bender. Academic Press. 2003. Glycogen. & Finglas. B.C. Caballero. hewan.. 2003. Trugo. L.In Encyclopedia of Food Sciences & Nutrition. P. Academic Press. Academic Press. .. Jakarta : EGC Rocha Leao.pdf.pssplab. B. 2003.. 2003. T..

.. 2nd Edition. F. & Finglas.. Trugo.C. Carbohydrates: Classification and Properties. W . In Encyclopedia of Food Sciences & Nutrition..Tester. R. L. 2003. B. 2005. P. Ganong.Eds. J. Edisi 22. Caballero. Academic Press. and Karkalas.M. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Jakarta : EGC .F.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful