TUGAS KELOMPOK ILMU ALAMIAH DASAR

Disusun Oleh :
• • • • •

Heri Tri Budi Santoso Andhika Galih Prasetyo Hafiiz Nur Perwira Aldisqa Pragana Prayitno

(J.520110012) (J.520110017) (J.520110031) (J.520110051) Adi Nugroho

(J.520110056)

PRODI KEDOKTERAN GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

mulai dari tumbuhan bersel satu seperti alga. Suatu habitat dapat dianggap sebagai kawasan alam yang di dalamnya mencakup unsur-unsur hayati (biotik) dan unsur-unsur non hayati (abiotik). PENGANTAR Semua organisme mempunyai habitatnya masing-masing. termasuk juga tumbuhan (flora) dan binatang (fauna). kita juga mengenal adanya habitat padang rumput. tetapi berdampingan bersama organime lain. Berbagai jenis tumbuhan ini tersebar mulai dari wilayah zone iklim tropis sampai kutub.2012 PERSEBARAN FLORA DAN FAUNA A. suatu organisme tidak dapat hidup sendiri. sedangkan kina dan pinus dapat hidup baik di pegunungan dengan ketinggian antara 1500 m – 2500 m dpl. Misalnya. Organisme tersebut bergabung dalam sebuah persekutuan yang saling tergantung di antara anggotaanggotanya. baik sejenis atau dengan yang tidak sejenis. dapat hidup baik di daerah dataran rendah dari 0 – 700 meter dpl. URAIAN MATERI Tumbuhan yang menutupi permukaan bumi sangat beragam. perdu-perduan sampai tumbuhan raksasa seperti Red Wood yang dapat kita temui di Amerika Serikat atau Bunga Rafflesia yang terdapat di wilayah Bengkulu. Selain itu. Dalam komunitas biotik. Misalnya kelapa. B. populasi bakau (Rhizophora) dalam komunitas hutan . tebu. dan padi. habitat hutan mangrove dan lainnya. rerumputan. Kelompok-kelompok organisme yang terdiri atas individu-individu sejenis disebut populasi.

Spermatophyta (tumbuhan berbiji). api-api (Avicena). Mengingat jumlah spesies tumbuhan yang tersebar di muka bumi jumlah dan jenisnya sangat banyak. Suatu unit wilayah yang menunjukkan keseragaman kondisi habitat. maka untuk memudahkan mempelajarinya para ahli biologi mengklasifikasikan ke dalam 5 kelompok besar. Misalnya. biotop gurun pasir dan biotop gurun batu termasuk biokor gurun. Faktor-faktor tersebut menunjang perkembangan umbuhan yang hidup pada suatu biotop. d. yaitu: a. b. terdiri atas : 1) tumbuhan biji terbuka. Artinya. Biotop dicirikan oleh persamaan faktor-faktor regional. c. 2) tumbuhan biji tertutup. Contoh: paku ekor kuda. Contoh: lumut daun. alga hijau. selain populasi bakau terdapat pula populasi lain dalam komunitas mangrove. Contoh: pakis haji dan cemara. Thallophyta (tumbuhan jenis talas-talasan). dan bakteri. dan tanah. seperti medium. dan tanjang (Bruguiera). Beberapa biotop yang memiliki persamaan dikelompokkan menjadi biokore (biochores). lumut hati. tempat suatu organisme hidup disebut biotop. Schizophyta (tumbuhan bersel satu). semangi. misalnya pedada (Sonneratia). iklim. Contoh: jamur dan ganggang hijau. e. Untuk lebih jelasnya silahkan Anda pahami bagan taksonomi habitat tumbuhan. Bryophyta (tumbuhan jenis lumut). Pteridophyta (tumbuhan jenis paku-pakuan). Contoh: alga biru. Termasuk ke dalam kelompok ini adalah hampir semua jenis bunga-bungaan dan buah-buahan. . dan suplir. paku air. dan lumut tanduk.mangrove.

Terdapat tujuh kelompok tumbuhan utama yang menyusun hutan tropika. Hutan hujan tropis tersebar di wilayah-wilayah sekitar ekuator atau khatulistiwa. Biosiklus darat Berbagai jenis tumbuhan yang menutupi wilayah darat sangat bervariasi ragam dan jumlahnya. yaitu sekitar lintang 10oLU – 10oLS. 6) Parasit. yaitu 1) Pohon-pohon hutan yang mempunyai tajuk membentuk atap (canopy): 2) Terna. paku-pakuan. yaitu biosiklus darat. Menurut penelitian ahli botani. 1) Hutan Lingkungan ekologi hutan terdiri atas vegetasi Hutan Hujan Tropis. 3) Epifita. dan daun-daun pohon. a. 4) Pencekik pohon. Persebaran flora Berbagai jenis tumbuhan tersebut tersebar di tiga biosiklus atau lingkungan di muka bumi. mulai dari kawasan khatulistiwa hingga ke kutub. batang. dan biosiklus air asin (wilayah perairan laut). tumbuhan yang awalnya sebagai epifita kemudian setelah besar akarnya menjulur ke tanah dan mencekik pohon inangnya.000 spesies bahkan lebih. Hutan Berdaun Jarum (Hutan Konifer). 5) Saprofita. Contohnya Raflesia yang hidup pada akar liana. anggrek. jenis tumbuhan yang terdapat di kawasan hutan hujan tropis diperkirakan mencapai 3. Tumbuhan epifit merupakan indikasi bahwa tingkat kelembaban di daerah tersebut selalu tinggi. Hutan Hujan Daerah Sedang. Wilayahnya tersebar mulai dari zone pantai sampai ke pegunungan.1. dan Hutan Berkayu Keras yang senantiasa hijau. disebut juga tumbuhan pemanjat atau “liana”. Hutan Musim (Hutan Desidius). hidupnya seperti benalu. seperti beringin hutan. . biosiklus air tawar (wilayah perairan darat). tumbuhan yang melekat pada cabang. dengan rata-rata suhu terdingin di atas 18oC dan curah hujan yang tinggi sepanjang tahun. seperti lumut. Ciri khas vegetasi hutan hujan tropis adalah merupakan hutan belantara dengan jenis tumbuhan sangat bervariasi (heterogen) dan tingkat kerapatan tinggi sehingga sinar matahari sulit sampai ke permukaan tanah. seperti cendawan dan bakteri yang berfungsi membantu terjadinya penguraian. tumbuhan yang zat haranya diperoleh dari bahan organik yang telah mati.

Contoh jenis tumbuhan meranggas adalah Pohon Jati. dimana udara sangat dingin saat musim winter dan relatif hangat dalam periode musim sammer. wilayah dataran rendah Amazone (Brasilia). ciri khas lain dari hutan musim adalah kawasan hutan lebih didominasi oleh satu jenis tumbuhan utama (Hutan homogen). Gabon. Pohon ini terdapat di California.Daerah persebaran hutan hujan tropis di muka bumi antara lain sebagian wilayah Indonesia terutama di Pulau Sumatra. Malagasi. Jenis tumbuhan yang banyak dijumpai di wilayah konifer antara lain Pinus Mercussi. sebagian Jawa. Cemara. baik utara maupun selatan. Indonesia. Hutan Berkayu Keras yang selalu hijau terdapat di kawasan iklim mediteran. seperti wilayah Canada bagian utara. maka corak vegetasi yang menutupi sebagian besar lahan didominasi oleh jenis perdu (pohon kerdil). ekuatorial dan tropis. Beberapa jenis tumbuhan khas yang banyak dijumpai antara lain Pakis. dan Amerika Selatan. Daerah persebaran Hutan Rontok Daerah Sedang antara lain meliputi sebagian besar wilayah Amerika Utara dan Eropa Barat. misalnya wilayah-wilayah pantai barat sekitar lintang 30o . Agathis. Kenya dan sebagainya. serta periode musim kemarau yang relatif panjang dengan curah hujan antara 100 – 200 cm per tahun. Congo. wilayah kepulauan antara lintang 25o – 40o. Indo Cina. Afrika. dan pohon Sequoia (Red Wood) yang merupakan jenis pohon terbesar di dunia. Asia Utara terutama sekitar Siberia. Pada musim kemarau vegetasi hutan musim biasanya menggugurkan daun (meranggas). Hutan musim tersebar di India. Hutan Musim terdapat di wilayah-wilayah yang memiliki pergantian musim kemarau dan penghujan sangat jelas. Karena di wilayah ini pengaruh iklim sangat mencolok. baik di belahan bumi utara maupun selatan. Australia Utara. Palm. Hutan Berdaun Jarum (Hutan Konifer) terdapat di daerah-daerah lintang tinggi mendekati kawasan lingkaran kutub. Kalimantan. Larix. dan tumbuhan meranggas. Nigeria. Bambu. serta wilayah-wilayah pegunungan tinggi kawasan tropis. Eropa Utara. dan Papua. dan belukar. dan wilayah dataran tinggi zone iklim. sepanjang perbatasan bagian timur benua. Amerika Tengah. Myanmar. Hutan Hujan Daerah Sedang terdapat di daerah-daerah pantai sebelah barat zone lintang 35o – 55o. Hal ini dilakukan untuk mengurangi tingkat penguapan yang tinggi sehingga dengan menggugurkan daunnya tumbuhan muson tidak kekurangan air dan mati kekeringan. sebagian besar Amerika Tengah. Disamping menggugurkan daun. wilayah Afrika sekitar khatulistiwa seperti Zaire. Malaysia.

Vegetasi yang terdapat di daerah semi arid antara lain semak-semak xerophyta. dengan jenis tanaman tegakan tinggi khas yaitu Kayu Putih (Eucaliptus). yaitu wilayah padang rumput yang diselingi dengan jenis tanaman tegakan tinggi seperti akasia. Tanzania. Secara umum savana dibedakan menjadi 6 jenis. tetapi kayunya sangat keras. c) Savana. dengan jenis tumbuhan terdiri atas rerumputan dan semak. dengan tumbuhan utama berupa jenis-jenis xerophyta karena periode musim hujan yang pendek namun intensitas curah hujannya relatif lebat. Costa Rica. yaitu wilayah yang ditutupi oleh pohon-pohon rendah dengan persebaran yang jarang. sedangkan periode musim kering cukup lama. Formasi vegetasi savana biasanya terdiri atas padang rumput yang diselingi pohon-pohon tinggi maupun perdu. yaitu wilayah yang ditutupi oleh semak-semak dan rapat. seperti pohon Zaitun dan Oak. f) Taiga. Tumbuhan penutup tanah utama di kawasan Moor adalah belukar. . Savana banyak dijumpai di sebagian wilayah Nigeria. serta pohon-pohon tegakan tinggi yang tumbuh secara jarang di antara semak tersebut. India. b) Belukar Tropis. Australia. Karakter tumbuhan yang terdapat di wilayah ini adalah bahwa biasanya batang pohonnya tidak terlalu tinggi. e) Moor. yang terdapat di daerah-daerah zone lintang tropis dan subtropisyang memiliki rata-rata jumlah curah hujan tahunan sedikit. yaitu : a) Hutan Savana. Moor banyak terdapat di wilayah pantai barat zone iklim sedang. Brasilia serta sekitar Bali dan sebagian Nusa Tenggara Barat. Contoh kawasan hutan savana antara lain terdapat di Australia.– 40o. 2) Savana Biokor Savana ditandai jenis tumbuhan yang relatif tahan terhadap tingkat kelembaban dan kadar curah hujan relatif rendah. Taiga tersebar di wilayah sekitar lingkaran kutub yang berbatasan dengan kawasan Tundra. d) Savana Semi Arid.

Wilayahnya terdiri atas hamparan padang rumput yang luas dan kadang-kadang diselingi sedikit tanaman perdu. meliputi Gurun Gobi. dan Hungaria. Sedangkan di Argentina dan Amerika Selatan dikenal dengan pampa. Jenis tanaman yang banyak kita jumpai di wilayah tundra adalah rumput-rumput kerdil yang mampu bertahan terhadap suhu udara dingin. . yaitu padang rumput tinggi yang sangat luas. a) Prairi. Berdasarkan sifatnya. Definisi paling cocok untuk mengartikan gurun adalah kawasan iklim kering yang ditandai rata-rata curah hujan tahunan jauh lebih kecil dibandingkan tingkat penguapan massa air ke atmosfer. yaitu gurun panas dan dingin. danau. dan mata air) yang sifatnya permanen. Vladimir Koppen menandai kawasan padang rumput dengan tipe iklim BS (semi arid steppa). yaitu sebagai berikut ini. sebab kenyataannya tidak semua gurun bersuhu udara panas. Australia. yaitu padang rumput yang terletak di wilayah-wilayah lintang tinggi (perbatasan dengan kutub). sehingga sangat jarang ditemui badan-badan air permukaan (sungai. Taklamakon. Contoh kawasan stepa terdapat di Rusia yang membentang dari Eropa Timur sampai Asia Timur. Pernyataan ini tidak seluruhnya benar. Wilayah persebaran gurun panas antara lain: 1) di Asia. biokor padang rumput dibedakan menjadi 3. Gurun panas tersebar di wilayah-wilayah sekitar lintang 30o – 35o. tersebar di daerah zone lintang sedang dengan perbandingan tebal curah hujan relatif seimbang dengan tingkat penguapan.3) Padang Rumput Padang rumput merupakan biochore yang lebih kering dibandingkan dengan savana. c) Tundra. Steppa merupakan kawasan peralihan antara wilayah iklim basah dan iklim kering. gurun dibedakan menjadi dua. b) Stepa hampir sama dengan prairi hanya jenis rumputnya lebih pendek dan terdapat sedikit semak belukar. kecuali di beberapa daerah cekungan oasis dan wadi. merupakan kawasan massa udara turun yang sifatnya panas dan kering sehingga banyak menyerap air di muka bumi. sebagian Amerika Serikat. 4) Gurun Istilah gurun sering diidentikkan dengan kawasan padang pasir yang panas dan gersang. Rub Al Khali. dan Rub An Nefud. Praire tersebar di Argentina. Berdasarkan lokasinya.

nipah. dan rumput laut. c. danau. alga merah. Wilayahnya senantiasa tertutup lapisan es abadi. rumbia. . Hal ini sangat berkaitan dengan proses fotosintesis tumbuhan yang membutuhkan sinar matahari. Chaad. Bagaimana persebaran flora yang ada di dunia. Di beberapa wilayah oasis banyak dijumpai pohon kurma. bunga teratai. dan Kalahari. hutan bakau (mangrove). meliputi Gurun Sinai. Sahara. serta 4) di Australia. Selain itu juga hidup beberapa jenis lumut dan ganggang. pandan pantai. Jenis tumbuhan yang mendominasi wilayah gurun seperti kaktus dan beberapa jenis rumput gurun. dan rawa atau payapaya. Biosiklus air asin Sebagian besar biosiklus air asin terbentang mulai dari zone pantai sampai wilayah perairan laut yang masih tertembus sinar matahari (zone fotik). b. Gurun dingin terdapat di sekitar kawasan lingkaran kutub utara. Jenis tumbuhan yang masih mampu bertahan adalah lumut dan rumput kerdil. Biosiklus air tawar Biosiklus air tawar terdiri atas lingkungan sungai. yaitu Gurun Australia Besar. Contoh jenis tumbuhan yang menjadi komponen ekosistem air tawar antara lain selada air. 3) di Amerika. dan beberapa jenis rerumputan khas pantai. seperti Gurun Sonora dan Attacama. kolam. dan eceng gondok. Beberapa jenis tumbuhan yang hidup di lingkungan perairan laut antara lain alga biru. sedangkan yang hidup di sekitar pantai antara lain kelapa. sehingga sangat sulit ditumbuhi tanaman dan menjadi wilayah yang nyaris gersang. Anda dapat melihat pada gambar berikut.2) di Afrika.

maka sering kali binatang mengadakan migrasi ke wilayah lain. Karena itu. Oriental. Ethiopian. dunia binatang yang menghuni planet bumi pun sangat beragam. artinya bila habitat yang didiaminya dirasakan kurang cocok atau kurang menguntungkan bagi kelangsungan hidupnya. Dalam pelajaran biologi mengenai hal ini sudah dibahas. secara umum wilayah persebaran fauna di muka bumi dapat dikelompokkan ke dalam 6 region. Australian. . coba Anda sebutkan masing-masing contohnya! Pola persebaran fauna agak berbeda dengan flora. Secara umum aneka macam binatang di muka bumi diklasifikasikan menjadi 2 kelompok besar. Sedangkan persebaran fauna bersifat aktif. Neotropical. yaitu vertebrata (binatang bertulang belakang) dan invertebrata (binatang tidak bertulang belakang). Menurut Alfred Russel Wallace. mulai dari binatang bersel satu (amoeba) sampai binatang besar yang hidup di lingkungan darat maupun wilayah perairan. yaitu Palaearctic.2. Persebaran fauna Seperti halnya tumbuhan. Nearctic. Pola persebaran flora bersifat pasif artinya sangat terikat oleh habitat atau lingkungan hidupnya. pola persebaran binatang tidak setegas lingkungan hidup tumbuhan.

binatang-binatang kutub utara seperti rusa dan beruang kutub. Fauna khas kawasan ini antara lain tikus berkantung yang hidup di sekitar wilayah gurun Pasifik Timur. beberapa jenis binatang palearktik lainnya seperti anjing. kelinci. . berbagai jenis spesies anjing. Region Nearctic Region Nearctic meliputi wilayah-wilayah Amerika Utara dan Greenland sampai bagian tengah Mexico. Binatang-binatang yang berasal dari region ini telah menyebar ke kawasan-kawasan lainnya. Laut Mediteran. dan Afrika bagian paling utara. dan kelinci. kelalawar. Selain itu. kelalawar. beberapa jenis kura-kura. Unta di Afrika utara. ular berbisa. Uni Sovyet. Beberapa jenis binatang dari region iini antara lain sejenis tikus. pantai Pasifik Barat bagian utara termasuk Jepang. b. Region Palearctic Region Palearctic meliputi wilayah-wilayah di benua Eropa.a. dan kalkun liar. bajing. sedangkan beberapa jenis binatang yang masih bertahan di lingkungan aslinya antara lain Beruang Panda di Cina.

Benua Australia. chimpanzee. Amerika Selatan. Platipus. buaya. badak bercula dua. Region Australian Region Australian meliputi wilayah Pulau Papua. dan Pulau Tasmania. dan kepulauan-kepulauan di Hindia Barat. kawasan Gurun Sahara. dan tapir. kelalawar dan sebagainya. singa. gorilla. Ada yang hanya terdapat di wilayah tertentu seperti ikan Piranha dan Belut Listrik yang hanya dapat ditemui di sekitar Sungai Amazon. Di lain pihak kita juga dapat menjumpai beberapa jenis binatang tipe oriental. Kasuari. Sedangkan . dan jenis-jenis harimau. berbagai mamalia yang hidup di wilayah padang rumput seperti zebra. dan sebagainya. lemur wool. tikus. Region Ethiopian Region Ethiopia meliputi wilayah-wilayah Benua Afrika sebelah selatan Pegunungan Atlas.c. Selain itu terdapat berbagai jenis ikan dan reptil. reptilia. Beberapa fauna palearktik lainnya seperti kelinci. babon. Sifat binatang neotropik sangat bervariasi. Hal menarik mengenai region fauna ini adalah tipe fauna yang ada di Pulau Madagaskar. kuda nil. orang utan. Kawasan ini ditandai tipe fauna khas seperti binatang berkantung (Kanguru). Jenis binatang khas tipe oriental antara lain beruang. Binatang-binatang mamalia lain yang tersebar di wilayah Madagaskar antara lain lemur berekor cincin. Beberapa spesies lain yang hidup di kawasan ini seperti beberapa jenis kera. jerapah. wallaby. dan kijang masih banyak dijumpai di wilayah ini. e. Region Oriental Region Oriental meliputi wilayah India. dan Kakatua. dan Indonesia bagian barat. kadal dan lain-lain. anjing. Beberapa jenis mamalia khas region Ethiopia seperti gajah Afrika. d. dan ujung selatan Saudi Arabia. dan binatang vertebrata. Malaysia. Madagaskar merupakan bagian Benua Afrika yang terlepas sehingga beberapa jenis spesies region Ethiopian dapat kita jumpai di pulau ini seperti Kuda Nil walaupun ukurannya lebih kecil. banteng. lemur sutera. Indochina. badak bercula satu. Region Neotropik Region Neotropik meliputi sebagian wilayah Mexico bagian selatan. Amerika Tengah. Emu. f. Menurut sejarah ilmu kebumian. Jenis reptil yang banyak dijumpai di sini adalah ular phiton. Beberapa jenis burung khas region Australia antara lain Cendrawasih. Llama yaitu sejenis unta khas negeri Bolivia. bajing. babi hutan. dan kuskus. ular harimau penyengat.

Erosi gen menurut Otto Soemarwoto ialah berkurangnya keanekaan gen. rusaknya habitat. namun manusia tidak memperhatikan kelestarian tumbuhan dan fauna yang ada. Erosi gen dapat disebabkan oleh berkurangnya luas habitat. Upaya perlindungan terhadap flora dan fauna Di dalam era pembangunan.kawasan Selandia Baru memiliki tipe binatang tersendiri walaupun letaknya berdekatan dengan Australia. walaupun luasnya tidak berkurang. maka terjadi kerusakan tumbuhan dan fauna. . Sebagian besar corak fauna bagian barat sama dengan corak fauna oriental sedangkan bagian timurmya meliputi wilayah Maluku dan Papua memiliki corak Australia. Gen hewan dan tumbuhan tertentu akan hilang karena hewan tertentu memiliki ruang hidup dalam luasan wilayah tertentu. Ada pula Sphenodon yaitu sejenis amphibia purba yang masih bertahan hidup sampai kini. sedangkan jarak jelajah harimau dalam satu malam mencapai 100 km. terkadang segala macam sumber daya selalu ingin jenis dimanfaatkan. Berkurangnya luas habitat telah banyak terjadi karena populasi manusia yang terus bertambah dan pemukiman manusia menggeser habitat hewan dan tumbuhan. Akan tetapi. dan penggunaan teknologi yang tidak bijaksana. Misalnya hutan menjadi alang-alang. yaitu berupa erosi gen. Persebaran flora dan fauna di Indonesia dicirikan dengan adanya garis batas wilayah persebaran yaitu garis Wallace dan garis Weber. Beberapa hewan yang ada di dalam hutan akan punah walaupun sebagian lainnya mungkin dapat berkembang dengan pesat. biasanya sudah hilang keseimbangan ekosistem hutan tersebut. dimana wilayah persebarannya terletak di antara kedua garis tersebut. Kepunahan juga dapat terjadi karena kerusakan habitat. eksploitasi yang berlebihan. sehingga jika hewan yang berkembang pesat tersebut merupakan jenis hama akan mengakibatkan bencana dalam jenis lainnya. Misalnya. Sebagai contoh binatang Kiwi merupakan jenis fauna yang hanya terdapat di pulau ini. Jika dibiarkan tanpa ada kendali. 3. Aneka gen dapat terjadi oleh kepunahan jenis maupun varietas hewan dan tumbuhan tertentu. gajah membutuhkan ruang hidup antara 250-500 hektar per ekornya. Selain kedua wilayah penyebarannya tersebut juga terdapat wilayah yang memiliki corak khas Indonesia yaitu terdapat di bagian tengah dinamakan corak Kepulauan Wallacea.

jenis tumbuhan yang digunakan sebagai sumber makanan makin berkurang dengan majunya kebudayaan manusia. Adapun dari jenis hewan. perburuan ikan paus yang tidak terkendali akan memusnahkan jenis ikan paus tersebut. Padahal bisa jadi hewan atau tumbuhan tersebut sangat bermanfaat bagi kehidupan mansuia. dan gandum. d. dan keperluan lain. hutan lindung. b. Adanya daerah yang dilindungi. misalnya Kebun Raya Bogor. yaitu menjadikan daerah cagar alam untuk penelitian. Untuk menjaga kelestarian gen hewan atau tumbuhan perlu dilakukan usaha. jagung. yaitu berupa cagar alam. seperti padi. Sebagai contoh. Pencemaran oleh industri dapat juga menyebabkan kepunahan jenis tertentu. penggunaan insektisida dan herbisida yang berlebihan dapat menyebabkan kepunahan jenis tertentu. c. tetapi jangan sampai berlawanan dengan maksud dan tujuan perlindungan. Di Indonesia. Pengembangan daerah yang dilindungi. . Hutan lindung memiliki fungsi yang sama dengan cagar alam yang bertujuan menjaga fungsi hidrologi untuk melindungi keanekaragaman gen. jenis tumbuhan yang diwaspadai kepunahannya adalah kayu ramin dan rotan. antara lain sebagai berikut: a. Diadakan daerah penyangga.500 jenis tumbuhuan digunakan sebagai sumber makanan. Misalnya.Eksploitasi jenis tertentu yang berlebihan dapat mengakibatkan kepunahan jenis ersebut. dan pariwisata. dan dalam masa kebudayaan kuno paling sedikit 500 jenis tumbuhan digunakan sebagai sayuran. Dari jenis tanaman biji-bijian. burung. 95% makanan kita berasal dari 30 jenis makanan saja. diperkirakan dalam masa prasejarah. Kepunahan suatu jenis gen tumbuhan atau hewan dapat mengakibatkan punahnya jenis tumbuhan atau hewan bersangkutan. yaitu untuk daerah yang mengatasi masalah tekanan dari luar terhadap cagar alam terutama tekanan penduduk untuk mendapatkan lahan pertanian. kira-kira 1. misalnya ikan. serangga. Daerah penyengga merupakan daerah antara lahan pertanian dan pemukiman pemduduk dengan daerah cagar alam. Pengunaan eknologi yang tidak bijaksana dapat menyebabkan kepunahan banyak jenis. Menurut Otto Soemarwoto. Pada masa sekarang. kayu bakar. misalnya rusa dan ikan laut. misalnya. dan tumbuhan. dan suaka margasatwa. Mendirikan kawasan kebun raya dan kebun binatang yang dijadikan koleksi hidup. pendidikan.

e. sedangkan pada hewan dapat berwujud menyimpan sperma hewan jantan. . yaitu menyimpan dan menjaga suatu gen agar tetap baik. Bank gen. Penyimpanan gen dapat berupa penyimpanan biji.

MIKROORGANISME YANG MERUSAK GIGI (PEMBENTUKAN KARIES) A. Berdasarkan hipotesa plak non-spesifik. dan akar gigi. Menurut Keyes dan Jordan (1960). Penyakit ini sangat mudah terjadi pada individu yang mempunyai oral hygiene yang buruk. Hal ini akan berakhir sekitar 20 menit atau lebih lama tergantung dari ketersediaan substrat. dentin. substrat dan ditambah faktor waktu. namun apabila plak dalam jumlah banyak. yang digambarkan sebagai tiga lingkaran yang bertumpang-tindih. perkembangan karies dipengaruhi oleh tiga faktor utama yaitu agen. Asam yang dihasilkan akan mulai mendemineralisasi enamel. . yaitu hanya bakteri plak tertentu yang patogen dan patogenitasnya tergantung pada keberadaan atau peningkatan mikroorganisme yang spesifik. maka akan dihasilkan produk perusak dalam jumlah banyak pula yang dapat mengalahkan pertahanan tubuh. host. Proses terjadinya karies. dimulai segera setelah pH plak turun dan berada pada pH kritis yaitu sekitar 5. Etiologi Karies Karies gigi merupakan suatu penyakit infeksi yang merusak struktur gigi yang dapat terjadi pada email. karies merupakan penyakit multifaktorial yaitu ada beberapa faktor yang menjadi penyebab terbentuknya karies. Plak yang mengandung bakteri patogen yang spesifik dapat memproduksi substansi yang memperantarai perusakan jaringan. Terbentuknya karies bukan disebabkan karena satu kejadian seperti penyakit menular lainnya.5. apabila plak sedikit maka produk perusak yang dihasilkan dapat dinetralisir tubuh. Berbeda dengan hipotesa plak spesifik. tetapi disebabkan serangkaian proses yang terjadi selama beberapa kurun waktu.

penyikatan gigi belum cukup dalam pencegahan karies gigi dan direkomendasikannya aplikasi pit dan fisur silen. fosfat. Keadaan ini ia akan menyebabkan peningkatan penyakit periodontal dan karies gigi. Kondisi struktur gigi yang hipokalsifikasi mungkin lebih cenderung terserang karies gigi dan begitu juga gigi dengan kandungan fluor yang sedikit. Posisi gigi berjejal menyebabkan kebersihan mulut lebih sulit dilakukan. Anak yang dietnya tinggi karbohidrat. sehingga karies akan berkembang cepat. dentin dan juga sementum. Saliva tidak hanya berfungsi secara fisik menyingkirkan substrat dan asam yang dihasilkan bakteri pada plak. Ada beberapa kondisi gigi yang mempengaruhi risiko karies. Karena gula dalam diet akan menyediakan substrat untuk perkembangbiakkan dan metabolisme bakteri dalam mulut dan akan menghasilkan asam yang merusak struktur gigi . Sistem pertahanan yang alami dan utama terhadap karies gigi di dalam mulut adalah saliva. Rendahnya sekresi saliva dan kapasitas buffer dapat menyebabkan berkurangnya daya self-cleansing terhadap substrat makanan dan membunuh bakteri patogen dalam mulut. Saliva juga dapat memperlambat karies dengan cara proses remineralisasi yang menyediakan sumber zat yang diperlukan seperti kalsium.Kondisi gigi berperan dalam pembentukkan karies dimulai dari enamel. dengan alasan klinis ini perlu dilakukan perawatan ortodontik. tetapi juga mempunyai suatu peran penting yaitu dalam sistem buffer pH saliva. saliva berperan dalam menyingkirkan substrat dan menetralisir asam yang dihasilkan bakteri. dan fluor dalam saliva dan gigi. oleh karena itu konsentrasi kalsium dan fosfat dalam saliva sangatlah penting dalam kejadian progresi atau regresi karies gigi. Kondisi bentuk gigi dengan pit dan fisur yang dalam lebih mungkin cenderung akan mengalami karies gigi. Di samping itu. fosfat dan fluor. Unsur fluor juga kita ketahui dapat membantu dalam proses remineralisasi. sehingga diperlukan usaha memaksimalkan kandungan kalsium. khususnya sukrosa cenderung terkena karies lebih tinggi dari pada anak dengan diet yang mengandung banyak lemak dan protein. posisi dan struktur gigi. diantaranya bentuk. Mengingat hal tersebut. Hal ini disebabkan penyingkiran plak saat menyikat gigi terbatas pada daerah tersebut. Gigi mengandung sebagian besar kalsium dan fosfat.

maka hal ini dapat menimbulkan suatu penyakit. terutama anggota flora normal. Proses ini bisa terjadi selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun Di rongga mulut akan selalu terjadi proses demineralisasi dan remineralisasi. Apabila penyikatan kurang bersih akan merangsang pertumbuhan S. diperkirakan 6-48 bulan. Jika keadaan inang rentan terhadap infeksi dan fungsi biologinya rusak. tapi juga oleh kemampuan inang untuk melawan infeksi. kristal enamel akan rusak dan akan terjadi kavitas dengan berjalannya waktu. . Ketika asam dihasilkan oleh bakteri maka. Jika suatu mikroorganisme lebih mampu menyebabkan suatu penyakit. Ketika suatu mikroorganisme memasuki inang yang memasuki jaringan tubuh dan memperbanyak diri. Mutans. Infeksi ini berkembang dalam tubuh manusia yang factor kekebalan tubuhnya dirusak oleh penyakit lain atau karena terapi antibiotik dan terapi immunosupresif yang berkepanjangan. peningkatan jumlah infeksi meningkat disebabkan oleh mikroorganisme yang sebelumnya dianggap tidak patogen. Patogen merupakan beberapa jenis mikroorganisme atau organisme lain yang berukuran yang lebih besar yang mampu menyebabkan penyakit. Sedangkan kemampuan mikroorganisme untuk menimbulkan penyakit disebut patogenisitas. Komponen mikroorganisme yang meningkatkan patogenisitas disebut faktor virulensi. mikroorganisme dapat menimbulkan infeksi. Patogen tersebut dapat menimbulkan penyakit pada individu yang sehat. suatu penyakit akibat cacing parasit yang merusak jaringan otot. Derajat kemampuan suatu patogen oportunistik untuk menyebabkan penyakit disebut virulensi.Substrat yang menempel pada permukaan gigi mempunyai sifat lebih lengket sehingga harus cepat dibersihkan dengan penyikatan karena konsistensi makanan yang lunak atau sedikit memerlukan pengunyahan akan mempercepat pembentukan plak. Waktu yang diperlukan untuk membentuk sebuah kavitas cukup bervariasi. Saat ini. Kemampuan mikroorganisme patogen untuk menyebabkan penyakit tidak hanya dipengaruhi oleh komponen yang ada pada mikroorganisme. Mikroorganisme sebagai Patogen Suatu mikroorganisme yang membuat kerusakan atau kerugian terhadap tubuh inang. Contoh organisme yang berukuran besar adalah cacing Trichinella yang menyebabkan Trichinosis. disebut sebagai patogen. B. Mikroorganisme demikian disebut patogen oportunistik.

Plak bakteri ini dapat setebal beratus-ratus bakteri sehingga tampak sebagai lapisan putih. Sebuah gigi akan mengalami demineralisasi dan remineralisasi. selain itu dijumpai juga Lactobacillus dan beberapa beberapa spesies Actinomyces. Mekanisme suatu patogen untuk menyebabkan penyakit infeksi. . Harus menginfeksi inang ( suatu patogen primer harus memasuki inang). Plak adalah suatu lapisan lunak yang terdiri atas kumpulan mikroorganisme yang berkembang biak di atas suatu matriks yang terbentuk dan melekat erat pada permukaan gigi yang tidak dibersihkan. serta beberapa strain lainnya. b. c. fruktosa. sel Streptococcus pneumoniae yang memiliki kapsul bersifat virulen dan menyebabkan pneumonia. kokus gram positif merupakan jenis yang paling banyak dijumpai seperti Streptococcus mutans. Plak gigi memegang peranan penting dalam menyebabkan terjadinya karies.dikatakan lebih virulen dari yang lain. Harus merusak inang. Strain virulen dari Corynebacterium diphtheriae menghasilkan suatu toksin yang menyebabkan diphtheria. Hal ini menyebabkan lebih banyak mineral gigi yang luluh dan membuat lubang pada gigi. pada awal pembentukan plak. dan glukosa. Streptococcus Streptococcus salivarus. Komposisi mikroorganisme dalam plak berbeda-beda. d. Agen atau Mikroorganisme perusak Gigi Lubang gigi disebabkan oleh beberapa tipe dari bakteri penghasil asam yang dapat merusak karena reaksi fermentasi karbohidrat termasuk sukrosa. Harus melakukan metabolisme dan memperbanyak diri dalam jaringan inang. Untuk kebanyakan patogen. Harus melawan pertahanan inang. Secara histometris plak terdiri dari 70% sel-sel bakteri dan 30% materi interseluler yang pada pokoknya berasal dari bakteri.5. sebaliknya yang tidak berkapsul bersifat avirulen. mitis. Asam yang diproduksi tersebut memengaruhi mineral gigi sehingga menjadi sensitif pada pH rendah. Sebagai contoh. Faktor virulensi beberapa patogen mudah diidentifikasi . faktor virulensi tidak begitu nyata. proses demineralisasi menjadi lebih cepat dari remineralisasi. Ketika pH turun menjadi di bawah 5. Streptococcus sanguis. untuk sementara. C. adalah melalui tahapan sebagai sebagai berikut: a.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful