You are on page 1of 25

SRS

SOFTWARE REQUIREMENT SPECIFICATION

Sistem Informasi Penyewaan DVD

STMIK HANDAYANI MAKASSAR
2011

PENDAHULUAN
Pada dunia usaha yang semakin kompetitif, keunggulan sekecil apapun akan mempengaruhi posisi perusahaan dalam jangka panjang. Sebuah Rental VCD yang terlalu lama mencari judul CD film yang dipinjam pelanggannya akan ditinggalkan pelanggan. Sebuah toko material yang terlalu lama menjawab berapa stok semen yang dimiliki ketika seorang konsumen membutuhkan dalam jumlah besar akan ditinggalkan, karena pelanggan menginginkan layanan yang cepat dan akurat. Manajer sebuah kios majalah di suatu lobby hotel dapat mengelola usahanya dengan mengamati aktiva berwujudnyabarang dagangan, cash register dan arus pelanggan. Ketika skala operasi meningkat menjadi perusahaan dengan ratusan atau ribuan pekerja, manajer tidak bisa lagi mengandalkan pengamatan tetapi lebih mengandalkan informasi. Manajer menggunakan banyak laporan atau tampilan informasi untuk mencerminkan kondisi fisik perusahaan. Dapat dibayangkan dengan mudah bagaimana direktur Wal-mart atau Sony atau Nestle hampir sepenuhnya harus mengandalkan informasi. Para eksekutif ini sangat mungkin menganggap informasi sebagai sumber daya mereka yang paling berharga. Para manajer memastikan data mentah yang diperlukan terkumpul dan diolah menjadi informasi yang berguna. Kemudian manajer memastikan orang yang layak dalam organisasi menerima informasi tersebut dalam bentuk dan waktu yang tepat. Akhirnya manajer membuang informasi yang tidak berguna dan menggantikannya dengan informasi yang terkini dan akurat. Seluruh aktifitas inilah yang disebut dengan manajemen informasi. Pada dunia usaha yang semakin kompetitif, keunggulan sekecil apapun akan mempengaruhi posisi perusahaan dalam jangka panjang. Sebuah Rental VCD yang terlalu lama mencari judul CD film yang dipinjam pelanggannya akan ditinggalkan pelanggan. Sebuah toko material yang terlalu lama menjawab berapa stok semen yang dimiliki ketika seorang konsumen membutuhkan dalam jumlah besar akan ditinggalkan, karena pelanggan menginginkan layanan yang cepat dan akurat. Manajer sebuah kios majalah di suatu lobby hotel dapat mengelola usahanya dengan mengamati aktiva berwujudnyabarang dagangan, cash register dan arus pelanggan. Ketika skala operasi meningkat menjadi perusahaan dengan ratusan atau ribuan pekerja, manajer tidak bisa lagi mengandalkan pengamatan tetapi lebih mengandalkan informasi. Manajer menggunakan banyak laporan atau tampilan informasi untuk mencerminkan kondisi fisik perusahaan. Dapat dibayangkan dengan

. Para manajer memastikan data mentah yang diperlukan terkumpul dan diolah menjadi informasi yang berguna. Para eksekutif ini sangat mungkin menganggap informasi sebagai sumber daya mereka yang paling berharga. Kemudian manajer memastikan orang yang layak dalam organisasi menerima informasi tersebut dalam bentuk dan waktu yang tepat.mudah bagaimana direktur Wal-mart atau Sony atau Nestle hampir sepenuhnya harus mengandalkan informasi. Akhirnya manajer membuang informasi yang tidak berguna dan menggantikannya dengan informasi yang terkini dan akurat. Seluruh aktifitas inilah yang disebut dengan manajemen informasi.

Scott (1996) mengatakan sistem terdiri dari unsur-unsur seperti masukan (input) . saling berinteraksi dan saling bergantung sama lain.BAB I Konsep Dasar Sistem 1. Murdick dan Ross (1993) mendefinisikan sistem sebagai seperangkat elemen yang digabungkan satu dengan lainya untuk suatu tujuan bersama. serta keluaran (output) . Disini akan diberikan beberapa definisi sistem secara umum: _ Kumpulan dari bagian-bagian yang bekerja bersamasama untuk mencapai tujuan yang sama – Contoh • Sistem tatasurya • Sistem pencernaan • Sistem Transportasi umum • Sistem Otomotif • Sistem Komputer • Sistem Informasi _ Sekumpulan dari objek-objek yang saling berelasi dan berinteraksi dan hubungan antar objek bisa dilihat sbg 1 kesatuan yang dirancang untuk mencapai 1 tujuan Dengan demikian secara sederhana sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur atau variable-variabel yang saling teroganisasi. Ciri pokok sistem menurut . Sedangkan definisi sistem dalam kamus Webster’s Unbriged adalah elemen-elemen yang saling berhubungan membentuk satu kesatuan atau organisasi. pengolahan (processing) .1 Pengertian Sistem Definisi sistem berkembang sesuai dengan konteks dimana pengertian sistem itu digunakan.

2. Keluaran (output) : Sumber daya atau produk (informasi. terdiri atas unsur-unsur. Lingkungan (environment) : Segala sesuatu diluar sistem. 7. Karakteristik Sistem. 5. bahan baku dan sebagainya.2. 1. bahan baku. laporan. energi) dari lingkungan yang dikonsumsi dan dimanipulasi oleh suatu sistem. 1. barang jadi) yang disediakan untuk lingkungan sistem oleh kegiatan dalam suatu sistem. Batasan (boundary) : Pengambaran dari suatu elemen atau unsur mana yang termasuk didalam sistem dan mana yang diluar sistem. ditandai dengan saling berhubungan dan mempunyai satu fungsi atau tujuan utama. Penyimpanan merupakan suatu . Penghubung (interface) : Tempat dimana komponen atau sistem dan lingkungannya bertemu atau berinteraksi. Untuk memahami atau mengembangkan suatu sistem. lingkungan yang menyediakan asumsi. yaitu sistem itu beroperasi dalam suatu lingkungan. kendala dan input terhadap suatu sistem 3. Penyimpanan (storage) : Area yang dikuasai dan digunakan untuk penyimpanan sementara dan tetap dari informasi. Komponen (component) : Kegiatan-kegiatan atau proses dalam suatu sistem yang mentransformasikan input menjadi bentuk setengah jadi (output). 6. tampilan layer computer.Gapspert ada empat. Berikut ini karakteristik sistem yang dapat membedakan suatu sistem dengan sistem lainnya. 4. energi. peralatan. Komponen ini bisa merupakan subsistem dari sebuah sistem. dokumen. Masukan (input) : Sumberdaya (data. maka perlu membedakan unsur-unsur dari sistem yang membentuknya.

memproses data dan keluaran data. meliputi manajer. Pendapat Burch dan Grudnistki (1986). Blok Masukan. Sebagai suatu sistem. . 1. blok model (model block). kebijakan. • Telekomunikasi. operator dan bertanggungjawab terhadap perawatan sistem. • Software. sistem informasi terdiri dari komponen-komponen diatas disebutnya dengan istilah blok bangunan (building block). yaitu blok masukan (input block). Input disini termasuk metode-metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukan yang dapat berupa dokumendokumen dasar. Prosedur. yakni tata cara yang meliputi strategi. blok teknologi (technology block) dan blok kendali (control block). • Manusia. blok mkeluaran (output block). keenam blok tersebut masing-masing saling berinteraksi satu dengan yang lainnya membentuk satu kesatuan untuk mencapai sasarannya. yaitu personil dari sistem informasi. yaitu komunikasi yang menghubungkan antara pengguna sistem dengan sistem komputer secara bersama-sama kedalam suatu jaringan kerja yang efektif. • Database. yaitu program dan instruksi yang diberikan kekomputer. programmer.media penyangga diantara komponen tersebut bekerja dengan berbagai Komponen Sistem Informasi Stair (1992) menjelaskan bahwa sistem informasi berbasis komputer (CBIS) dalam suatu organisasi terdiri dari komponenkomponen berikut : • Hardware. yaitu perangkat keras komponen untuk melengkapi kegiatan memasukan data. yaitu kumpulan data dan informasi yang diorganisasikan sedemikian rupa sehingga mudah diakses pengguna sistem informasi. Input mewakili data yang masuk kedalam sistem informasi. metode dan peraturan-peraturan dalam menggunakan system informasi berbasis komputer. analis.

menjalankan model. Blok Model. logika dan model matematika yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara tertentu untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan. menyimpan dan mengakses data. 6. 5. . Produk dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkat manajemen serta semua pemakai sistem. Blok Basis Data. Pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa hal-hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat diatasi. Tenlogi merupakan kotakalat (toolbox) dalam sistem informasi. Blok ini terdiri dari kombinasi prosedur. 4. Blok Kendali. Blok Keluaran. tersimpan diperangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya.2. Teknlogi digunakan untuk menerima input. Basis Data (Data Base) merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan lainnya. 3. menghasilkan sekaligus mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan. Blok Teknologi.

2 Tipe-tipe Kebutuhan Sistem Kebutuhan Fungsional (Functional requirement) Functional requirement adalah jenis requirement yang berisi: Proses-proses yang harus dilakukan oleh system Informasi-informasi yang harus ada di dalam system Nonfunctional Requirements Adalah tipe requirement yang berisi properti perilaku yang dimiliki oleh sistem. meliputi: _Operasional _Performance _Keamanan _Politik dan budaya Berikut ini contoh sebuah dokumen kebutuhan sistem untuk pengembangan sistem informasi perpustakaan berbasis komputer : .1 System requirement (Kebutuhan Sistem) Tujuan dari fase analisis adalah memahami dengan sebenarbenarnya kebutuhan dari sistem baru dan mengembangkan sebuah sistem yang mewadahi requirement tersebut-atau memutuskan bahwa sebenarnya pengembangan sistem baru tidak dibutuhkan. Penentuan kebutuhan sistem merupakan yang paling crucial dalam tahapan SDLC.BAB II ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM 2. Kebutuhan Sistem bisa diartikan sebagai berikut: Pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan oleh system Pernyataan tentang karakteristik yang harus dimiliki sistem 2.

2. j. Sistem harus dapat melakukan entri judul film yang berhubungan dengan pendataan film yang dilakukan oleh Petugas : a. dan lainlain. Petugas bisa menghitung berapa jumlah koleksi film yang ada secara keseluruhan. kategori film. Petugas dapat menghapus beberapa jenis DVD. judul Film dan lain-lain yang sudah rusak atau hilang. Petugas dapat mengganti beberapa kode film dan lain-lain yang berhubungan dengan DVD. . Petugas bisa menambahkan koleksi film baru yang akan keluarkan. Petugas dapat menampilkan jenis film berdasarkan ketegori tertentu beserta jumlah filmnya. Petugas dapat mengelompokkan DVD berdasarkan judul Film apa saja yang telah ditulis yang ada di rak. b. e. Petugas dapat menampilkan film yang belum diberi kode. i. Petugas dapat mengurutkan DVD berdasarkan kodenya. f. Petugas dapat mencari koleksi film berdasarkan judul. judul film. c. dan lain-lain. dan lain-lain. jumlah film. k.3 FUNCTIONAL REQUIREMENT I. l. h. d. jumlah. Petugas dapat menampilkan berapa jenis atau kategori koleksi film yang ada beserta dengan jumlahnya. g. Petugas dapat menampilkan nama film yang paling sering di pinjam. sutradara. Petugas bisa memasukkan berbagai jenis film beserta dengan kode film. judul film.

e.II. nomor telepon dan lain-lain c. System dapat menampilkan print kartu anggota baru d. User dapat mencatat semua transaksi peminjaman b. Sistem harus dapat melakukan transaksi peminjaman: a. User dapat menampilkan tanggal kembali DVD yang di pinjam . System bisa menambahkan data anggota baru pada database. User dapat memasukkan judul film e. alamat. User dapat memasukkan jumlah vcd yang di pinjam d. User dapat menampilkan data peningkatan atau penurunan anggota baru setiap tahunnya III. User dapat memasukan data-data dari anggota baik nama. System dapat menampilkan menghitung berapa jumlah anggota yang ada secara keseluruhan. alamat. System dapat menampilkan biaya pendaftaran anggota yang harus di bayarkan c. nama. g. System harus dapat melakukan pendataan anggota a. System dapat menampilkan data jumlah anggota yang berada pada daerah kecamatan yang sama f. User bisa merubah data anggota apabila alamat atau nomor telepon anggota berubah h. Client dapat memasukkan data anggota baru dengan memasukkan kode anggota. b. nomor telepon. User dapat menampilkan anggota yang paling sering meminjam serta kategori DVD yang di pinjam i.

User dapat mengetahui total keseluruhan DVD yang di pinjam e. User dapat mengetahui apakah anggota sudah mengembalikan DVD yang di pinjam g. User dapat mencatat semua transaksi pengembalian b. atau tahun tertentu . User dapat menampilkan laporan pendapatan yang diterima baik berdasarkan tanggal tertentu. Sistem harus dapat melakukan transaksi pengembalian: a. User dapat menampilkan denda yang harus dibayar oleh peminjam DVD (denda 1 buku Rp. User dapat menampilkan harga DVD yang harus diganti oleh anggota apabila DVD tersebut hilang h.f. User dapat mengetahui nama anggota beserta alamat anggota yang belum mengembalikan DVD beserta tanggal DVD tersebut harus di kembalikan V. User dapat mengetahui judul Film yang belum di kembalikan oleh peminjam/anggota i. Sistem harus dapat melakukan laporan keuangan secara otomatis: a. dari film yang di kembalikan c. bulan tertentu. User dapat menampilkan judul film. nama sutradara. User dapat menampilkan anggota yang paling sering meminjam IV. User dapat manampilkan judul film.1000/perhari) d. User dapat menampilkan tanggal pengembalian DVD f. nama sutradara dari DVD apabila peminjam menghilangkan DVD yang di pinjam g.

User dapat mengetahui atau mengecek jumlah laba kotor maupun laba bersihnya dari pendapatan yang di terima f. Microsoft Windows®2000 b. Printer untuk mencetak kartu anggota dan laporan keuangan maupun yang lain-lain Security . Pentium III-class or higher processor c. Bisa digunakan untuk barcode render e. Microsoft Windows® NT. User dapat mengetahui jumlah biaya-biaya yang dikeluarkan dan untuk apa biayabiaya tersebut d. User dapat menampilkan laporan pendapatan yang di terima baik berdasarkan biaya pendaftaran anggota baru atau anggota yang memperbarui kartu anggota dan denda yang di bayarkan oleh angggota c.b. User dapat mengetahui jumlah dana yang di gunakan untuk pembelian DVD baru serta jumlah DVD yang harus di beli e. 128 MB – 256 MB of RAM d. User dapat menampilkan jumlah kas yang dapat digunakan NON-FUNCTIONAL REQUIREMENT Operasional a. Digunakan pada system operasi Microsoft Windows XP®.

3.a. Use case dikembangkan oleh sistem analis bersama-sama dengan user. Use case menambahkan detail untuk requirement yang telah dituliskan pada definisi sistem requirement.1 Analisis Use Case Use case adalah metode berbasis teks untuk menggambarkan dan mendokumentasikan proses yang kompleks. Jumlah transaksi peminjaman dan pengembalian BAB III ANALISIS USE CASE 3. Digunakan untuk menampilkan prosedur pendaftaran anggota baru c. Digunakan untuk menginformasikan apabila password yang di masukkan oleh user salah b. Waktu untuk transaksi peminjaman buku dibatasi 2 menit b. Dilengkapi dengan kamera untuk mengawasi anggota yang membaca di ruang baca dan ruang penyimpanan tas yang tersambung kekomputer _Informasi a. Dilengkapi password untuk sistem aplikasinya maupun databasenya b. Pada tahapan selanjutnya berdasarkan use case ini analis menyusun model data dan model proses. _Performance a.2 Peranan Use case Semua kemungkinan tanggapan terhadap suatu kejadian . Waktu untuk transaksi pengembalian buku di batasi 1 menit c.

didokumentasikan. Trigger-kejadian yang menyebabkab adanya usecase c. jumlah dan deskripsi singkat b. Use case sangat berguna ketika situasi yang dianalisis sangat kompleks. Informasi Dasar a. Temporal Trigger: kejadian yang berbasis waktu e. Harus ada detail dari langkah-langkah yang harus dilakukan berikut data masukan dan keluarannya Berikut ini contoh use case yang diterapkan pada proses pemilihan CD pada sebuah rental CD: . Eksternal trigger: trigger yang berasal dari luar sistem d. Sudut pandang use case harus konsisten 2. Sebuah use terdiri dari elemenelemen sebagai berikut: 1. Detail a. Nama. Input-output utama a. Asal dan tujuan b. Tujuan harus lengkap dan komprehensif 3.

.

.

.

.

.

.

.

BAB IV DESAIN SISTEM 4. 11. yang menjelaskan dengan tepat perancangan system seperti apa yang akan diimplementasikan oleh tim desain selama fase implementasi. Spesifikasi sistem adalah produkakhir dari fase desain. Langkah-langkah Fase Desain: Adapun langkah-langkah fase desain dapat dijelaskan sebagai berikut: • Menyajikan alternatif desain (membuat sendiri.Pada tahapan ini setail dari deskripsi teknikal tentang bagaimana membangun sistem didefinisikan.2 STRATEGI DESAIN . membeli atau outsorcing) • Mengubah proses-proses logik dan model data ke dalam model fisik • Merancang arsitektur sistem • Membuat pemilihan hardware dan software • Merancang bagaimana data akan disimpan • Mendesain program untuk proses yang bersesuaian • Membuat spesifikasi system Dalam fase desain sebaiknya dihindari kesalahan-kesalahan klasik seperti : • Pengurangan waktu perancangan • Penambahan fitur dari apa yang sudah ditentukan dalam fase analisis • Mengganti tool dan teknologi pada pertengahan proyek.1 FASE DESAIN Fase desain adalah fase dimana didefinisikan bagaimana akan membangun sistem. Biasanya orang mengatakan hasil dari fase desain adalah spesifikasi sistem.

Rincian kelebihan dan keunggulannya adalah : Kelebihan: • Tingkat fleksibilitas dan krearifitas lebih tinggi • Cocok dan konsisten dengan teknologi dan standar yang ada • Bisa membangun kemampuan dan pengetahuan fungsional dari tenaga kerja yang kita miliki. .Ada 3 strategi umum yang biasa dipakai dalam pengembangan sistem: •Custom development : membangun sistem dari nol dalam rumah produksi sendiri •Membeli paket software dan melakukan beberapa kostumisasi •Melakukan outsorcing ke pihak ketiga. yaitu biaya pengembangannya dapat kita kendalikan sendiri dan relative mudah. Kekurangan : • Membutuihkan waktu dan usaha yang signifikan • Mungkin membutuhkan keahlian atau pengetahuan fungsional yang belum dikuasai • Kadang-kadang biaya bisa membengkak • Sering membutuhkan waktu lebih banyak dari jadwal yang telah tersedia. Pembelian software Paket Saat ini telah tersedia berbagai software paket untuk banyak kebutuhan bisnis. Tetapi software paket sangat jarang sesuai 100% dengan kebutuhan bisnis. Costum development Strategi desain ini punya satu keunggulan utama. Dalam paket software. Kelemahan utamanya adalah paket software bias jadi tidak bisa diintegrasikan dengan sistem yang sudah ada jika dikembangkan oleh perusahaan yang berbeda. • Ada resiko kegagalan proyek. program yang digunakan telah dites dan diujikan serta bisa menghemat waktu dan biaya pengembangan. Untuk mengatasi ini beberapa software paket memungkinkan user untuk melakukan kostumisasi.

developer atau service provider untuk menyelesaikan tahapan desain .Outsourcing Outsourcing adalah menyewa vendor luar. pertimbangkan hal-hal berikut ini : • Kebutuhan bisnis • Pengalaman sendiri • Kemampuan proyek • Manajemen proyek . • Definisikan dan stabilisasi requirement sebelum menandatangani kontrak • Pandang kerjasama sebagai hubungan partnership • Pilihlah vendor. Tetapi strategi ini ada beberapa resikonya. developer dan service provider dengan hati-hati • Tugaskan seseorang untuk memelihara kerjasama • Jangan melakukan outsourcing apa yang tidak kita mengerti • Tekankan pada requirement yang fleksibel. diantaranya: • Kehilangan informasi penting • Kehilangan kendali akan pengembangan di masa depan • Kehilangan kesempatan untuk belajar Beberapa pedoman yang perlu diperhatikan untuk melakukan outsourcing adalah: • Pelihara jalur komunikasi tetap terbuka dengan pihak ketiga. hubungan jangka panjang dan kontrak jangka pendek. Keuntungan utama alah mengurangi waktu produksi dan ada nilai tambah diantaranya bisa menerima lebih banyak proyek dalam periode yang sama dan melakukan outsourcing pada pihak-pihak ketiga. Memilih strategi desain Dalam memilih strategi desain.

5.1 Kesimpulan Kami berharap dengan adanya dokumen SRS yang telah kami buat ini dapat mempermudah pembuatan perangkat lunak yang bisa digunakan sebagai sarana media komunikasi / interaksi antara user dengan sistem. Sehingga dapat memunculkan ide-ide baru yang dapat diterima atau dapat memenuhi kebutuhan user dengan memberikan kemeduhan dan kenyamanan. diharapkan tidak terlalu berpedoman pada dokumen SRS ini.• Frame waktu yang tersedia BAB V Penutup 5.2 Saran Untuk membangun dan mengembangkan perangkat lunak itu sendiri. .