LAPORAN KASUS BEDAH BENJOLAN DI LEHER

Dokter Pembimbing : dr.TONI P., Sp.B. Disusun oleh: Dimas Arianto 01.208.5633

KEPANITERAAN KLINIK BAGIAN ILMU BEDAH RSUD Dr. R. SOEDJATI SOEMODIHARJO PURWODADI 2013

namun lama – kelamaan membesar sampai seukuran kira – kira sebesar bola ping pong. BAB/BAK biasa. Benjolan tidak nyeri. : Ny. berkeringat banyak.IDENTITAS PENDERITA Nama Umur Jenis kelamin Pekerjaan Alamat No CM Bangsal Tanggal MRS I. N : 39 tahun : Perempuan : Petani : Padang ttg harjo 3/3 Grobogan : 102216 : Gladiol : 24 Februari 2013 DATA DASAR . Biaya perawatan ditanggung JAMKESMAS.  Riwayat Penyakit Dahulu • Belum pernah sakit seperti ini sebelumnya • Riwayat operasi sebelumnya disangkal • Riwayat penyakit jantung disangkal • Riwayat penyakit gula disangkal • Riwayat penyakit darah tinggi disangkal  Riwayat Penyakit Keluarga • Tidak ada anggota keluarga yang sakit seperti ini  Riwayat Sosial Ekonomi Penderita bekerja sebagai wiraswasta. susah tidur. ANAMNESA  Keluhan utama : Benjolan di leher kiri. nafsu makan menurun. Awalnya benjolan berukuran kecil.  Riwayat Penyakit Sekarang ± 5 tahun SMRS penderita merasakan ada benjolan pada leher kiri sebesar kelereng. Di rumah tinggal bersama suami dan satu anaknya. Riwayat jantung berdebar. Suara penderita tidak terganggu. tidak mengganggu waktu bernafas ataupun menelan. A. penurunan berat badan disangkal penderita. sensitif terhadap suhu dingin.

reguler. nyeri tekan (-). pembesaran nnll (-) : : ictus cordis tidak tampak melebar. faring hiperemis (-) : simetris. PEMERIKSAAN FISIK Keadaan umum Kesadaran Tanda vital : lemah. septum deviasi (-). eksoftalmus -/: discharge -/: nafas cuping hidung -/-. sadar : kompos mentis : Tensi : 120 / 80 mmHg Nadi RR Suhu Kulit Kepala Mata Telinga Hidung Mulut Tenggorokan Leher Thorax Jantung I : 88 x / menit. defans Pa : ictus cordis teraba di SIC V 2 cm medial LMCS. turgor kulit cukup : mesosefal : konjungtiva palpebra anemis -/-. pekak hepar (+) N Pa : supel. tidak kuat angkat Pe : konfigurasi jantung dalam batas normal Au : BJ I – II murni. suara tambahan (-) Abdomen I : datar. bising (-). deviasi trakhea (-). gallop (-) Pulmo I : simetris statis dinamis Pa : stem fremitus kiri = kanan Pe : sonor seluruh lapangan paru Au : suara dasar vesikuler. gambaran gerak usus (-) musculer (-) Pe : timpani. isi dan tegangan cukup : 20 x / menit.Kesan: sosial ekonomi kurang. tidak 3 . B. reguler : 37°C axiller : sawo matang. discharge (-) : bibir sianosis (-). sklera ikterik -/-. hepar dan lien tidak teraba. bibir kering (-) : T1-1.

Refill Status lokalis Regio colli anterior sinistra : Inspeksi : Terlihat massa berbentuk bola ping pong di leher kiri. nafsu makan menurun. Awalnya ± 5 tahun yang lalu benjolan berukuran kecil. tidak mengganggu waktu bernafas ataupun menelan.Au : bising usus (+) normal. Suara penderita tidak terganggu. lemah kompos mentis dalam batas normal dalam batas normal : turgor kulit cukup : tidak dilakukan pemeriksaan : superior : : : -/-/-/-/-/<2”/<2” inferior -/- : <2”/<2” . penurunan berat badan disangkal penderita. Benjolan tidak nyeri. Keadaan Umum Kesadaran Tanda Vital Status Internus Kulit Status lokalis Regio colli anterior sinistra : Inspeksi : Terlihat massa berbentuk bola ping pong di leher kiri. warna sama dengan sekitar : : : : sadar. susah tidur. namun lama – kelamaan membesar sampai seukuran kira – kira sebesar bola ping pong. berkeringat banyak. metallic sound (-) Genitalia Eksterna Ekstremitas Edema Akral dingin Sianosis Cap. sensitif terhadap suhu dingin. BAB/BAK biasa. konsistensi kenyal. usia 22 tahun. warna sama dengan sekitar Palpasi : ukuran diameter ± 4 cm. RESUME Seorang perempuan. Riwayat jantung berdebar. tidak ada nyeri tekan. perabaan suhu seperti kulit sekitar. mobil C. datang dengan keluhan benjolan pada leher kiri sebesar kelereng.

PTT/PPTK. INITIAL PLANS Assessment : Struma nodosa nontoksik Dx : S : gangguan saat bernafas. EKG. tanda vital Ex : Menjelaskan kepada penderita dan keluarga penderita bahwa terdapat kelenjar tiroid yang mengalami pembesaran yang akan mendesak organ – organ di sekitar leher. O : cek darah rutin. 5 . menelan. dan menelan. Menjelaskan pada penderita dan keluarga mengenai penanganan dan persiapan operasi.Palpasi : ukuran diameter ± 4 cm. yaitu pemasangan infus. berbicara. konsistensi kenyal. pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan. DIAGNOSIS SEMENTARA Struma nodosa nontoksik E. FNAB. foto thorak Tx : Pro strumektomi Mx : Keadaan umum. Menjelaskan kemungkinan kesembuhan penderita dan komplikasi yang mungkin tejadi akibat anestesi maupun tindakan operasi. ureum kreatinin. FT3. GDS. FT4. dan pemeriksaan rekam jantung. dan berbicara T3. TSH. mobil D. Menjelaskan kepada penderita dan keluarga penderita bahwa bila keadaan ini tidak ditangani segera. T4. bisa menyebabkan gangguan saat bernafas. perabaan suhu seperti kulit sekitar. tidak ada nyeri tekan. elektrolit.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful