TUGAS PASAR MODAL

“Sejarah dan Perkembangan Pasar Modal di Indonesia”

Disusun oleh: Kelompok 1: Arina Nurandini Febi Izmi Pratiwi Rezkita Prita G. Devi Anggun O. Justicia Rian P. 12010110120053 12010110120059 12010110120065 12010110120086 12010110120141

JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS UNIVERSITAS DIPONEGORO 2013

Para pedagang melakukan perdagangan kontrak berjangka kepada para retailer yang kemudian mendistribusikannya ke negara-negara Eropa lainnya. namun oleh perusahaan independen yang berperan sebagai reseller dalam memperjualbelikan saham tersebut. Penurunan harga rempah-rempah dan ketidakamanan dalam perdagangan memaksa para pengusaha Belanda untuk bekerjasama dan bergabung menjadi sebuah perusahaan. sebagai retailer terbesar rempah-rempah pada saat itu. Penjualan dan pembelian sertifikat saham VOC dikelola oleh dua direktur. Akibat dari keputusan tersebut. atas saran Gubernur Jendral Prinz Johann Moritz von Nassau (1606-1679). Harga nominal tersebut tidak ditentukan oleh pemerintah. Modal awal yang disertakan dalam pembentukan perusahaan tersebut adalah sebesar 6. tiga perusahaan besar di Belanda bergabung membentuk sebuah perusahaan berskala nasional yang dikenal sebagai "Vereinigte Ostindische Compagnie" (VOC). dan dapat diperjualbelikan.424.588 Guilders. Pada akhir abad ke-16. memutuskan untuk mengambil alih perdagangan rempah-rempah yang dikuasai oleh Portugis dan Spanyol. Oleh karena itu Amsterdam Kontor yang merupakan kantor pusat VOC dikenal sebagai Pasar Modal pertama di Dunia. Hasilnya harga rempah-rempah menjadi jatuh. akibatnya perang antar negara-negara di Eropa tidak terelakkan lagi. Kunci sukses VOC dalam penggalangan modal adalah keputusan yang diambil oleh para pemilik untuk membuka akses kepemilikan saham kepada publik. jumlah yang besar pada saat itu. yang berpusat di Amsterdam. Pada tanggal 20 Maret 1602. VOC juga menerbitkan sertifikat obligasi dengan jangka waktu . Ketika persaingan antar pedagang memanas. PENGANTAR: PASAR MODAL PERTAMA DI DUNIA Akhir abad ke-15 merupakan era dimana perdagangan antar bangsa dimulai.Sejarah Pasar Modal Indonesia A. Lembaran-lembaran saham tersebut terjual dengan cepat dengan harga nominal 3000 Guilders. persaingan antara para pedagangpedagang di Eropa menjadi semakin ketat. Selain itu. para pedagang dari Belanda. pihak pemerintah turut campur dengan mempersenjatai armada-armada yang dikirimkan dalam misi dagang.

Mengingat pentingnya pasar modal bagi pembangunan nasional. Namun. Sampai pertengahan abad ke-18. Karena mis-manajemen. Pada awal mula perdagangannya. dan pada tahun 1721 meningkat hingga 12 kali lipat. Perkembangan tersebut juga mendorong pertumbuhan harga saham perusahaan. Pada akhir hayatnya. Kerugian paling besar disebabkan oleh inefisiensi dan korupsi yang menjalari tubuh perusahaan. B. cara ini bukan merupakan solusi yang strategis untuk pembangunan. Pembagian tersebut dimaksudkan karena ada hal-hal khusus yang terjadi dalam periode perkembangannya baik dilihat dari sisi peraturan maupun dari sisi ekonomi. Pada saat itu nilai sahamnya hanya sebesar 25% dari nilai nominalnya. saat ini istilah VOC lebih dikenal sebagai kepanjangan dari Vergann Onder Corruptie yang artinya "hancur karena korupsi". VOC terpaksa ditutup dan dinyatakan bangkrut pada tanggal 31 Desember 1799. pada tahun 1622 harganya meningkat 3 kali lipat. saham VOC telah meningkat 10-15% diatas nilai nominalnya. Fungsi strategis dan penting pasar modal membuat pemerintah amat berkepentingan atas perkembangan dan kemajuan pasar modal. SEJARAH PERKEMBANGAN PASAR MODAL INDONESIA Kebutuhan pembiayaan pembangunan suatu negara tidak hanya bisa dibiayai oleh pemerintah melalui penerimaan pajak dan penerimaan lainnya. Kadangkala pemenuhan kebutuhan ini dapat diperoleh melalui bantuan luar negeri. Untuk itu dibentuk pasar modal yang dimaksudkan sebagai wahana untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan pembangunan. . potensi masyarakat Indonesia harus bisa dioptimalkan untuk digunakan. tetapi juga bisa didapat dari berbagai pihak.3 sampai dengan 12 bulan untuk menutupi kebutuhan operasinya. sehingga dapat dimanfaatkan untuk memperbesar volume kegiatan pembangunan. VOC meninggalkan hutang hingga 110 juta Guilders yang dibebankan kepada pemerintah Belanda. Oleh karena itu. karena berpotensi untuk penghimpunan dana secara masif. pemerintah hendaknya melalui Bapepam-LK yang sekarang melebur menjadi OJK mengatur pasar modal Indonesia dengan baik sehingga dapat bermanfaat bagi kehidupan bangsa dan negara. VOC berhasil menjadi perusahaan monopoli terbesar pada waktu itu. Sejarah perkembangan pasar modal di Indonesia dapat dibagi dalam beberapa periode.

dapat dikatakan bahwa periode ini adalah periode permulaan sejarah pasar modal Indonesia. Akhirnya. Bursa ini merupakan bursa tertua keempat di Asia. setelah Bombay. Periode Pembentukan Bursa (1912-1925) Perkembangan transaksi efek semakin meningkat. Hongkong dan Tokyo. Surabaya. maka perdagangan saham dan obligasi dilakukan tanpa organisasi resmi sehingga catatan resmi tentang transaksi tersebut tidak lengkap. bahwa yang diperjualbelikan waktu itu adalah saham atau obligasi yang listing di bursa Amsterdam yang dimiliki oleh investor yang ada di Batavia. 2. kegiatan transaksi saham dan obligasi dimulai pada abad ke-19. Menurut buku Effectengids yang dikeluarkan Vereniging voor den Effectenhandel pada tahun 1939. Periode Kebangkitan (1952-1977) 5. memperjualbelikan saham dan obligasi perusahaan/perkebunan Belanda yang beroperasi di Indonesia. Periode Pengaktifan Kembali (1977-1987) 6. Periode Awal Kemerdekaan (1925-1952) 4. Dengan demikian. Periode Deregulasi (1987-1995) 7. transaksi efek telah berlangsung sejak 1880. Periode Kepastian Hukum dan Pengembangan Pasar Modal Indonesia (1995sekarang) Untuk lebih jelas perkembangan dinamika pasar modal Indonesia akan ditinjau pada masing-masing periode: 1. pada tanggal 14 Desember 1912. dan Semarang. Bursa yang dinamakan Vereniging voor de Effectenhandel. tetapi bursa yang resmi belum ada. Berhubung bursa belum dikenal. Periode Permulaan (1878-1912) 2. Amserdamse Effectenbueurs mendirikan cabang bursa di Batavia. Periode Permulaan (1878-1992) Di Indonesia. Periode Pembentukan Bursa (1912-1925) 3. Menurut perkiraan.bahkan juga dari sisi politik dan keamanan. obligasi yang diterbitkan pemerintah (propinsi . karena belum ada bursa resmi. Adapun periode yang dimaksud adalah sebagai berikut: 1.

4 Tahun 1946. karena selama PD II Bursa Efek Paris tetap berjalan. bursa efek di negeri Belanda tidak aktif karena sebagian saham-saham milik orang Belanda dirampas oleh Jerman. Hal ini sangat berpengaruh terhadap bursa efek di Indonesia. keadaan ekonomi masih begitu buruk. Supaya roda pemerintahan dapat berjalan. rencana ini tertunda karena terhambat oleh situasi ekonomi yang memburuk. Periode Awal Kemerdekaan (1925-1952) Perkembangan perdagangan efek pada periode ini berlangsung marak. Berdasarkan alasan itu. aktifnya Bursa Efek Jakarta tidak berlangsung lama. demikian pula halnya dengan Bursa Efek London yang hanya ditutup beberapa hari saja. karena Jepang masuk ke Indonesia pada tahun 1942. namun tidak bertahan lama karena dihadapkan pada resesi ekonomi pada tahun 1929 dan pecahnya Perang Dunia II (PD II). pada tanggal 23 Desember 1940 Bursa Efek Jakarta kembali diaktifkan. pinjaman dari masyarakat mulai dihimpun. Keadaaan makin memburuk dan tidak memungkinkan lagi Bursa Efek Jakarta untuk beroperasi. pada tahun 1947 pemerintah berencana untuk membuka kembali Bursa Efek Jakarta. Akan tetapi. beban utang luar negeri dan dalam negeri kian membengkak sehingga menyebabkan defisit yang sangat besar. Setelah berdirinya Bursa Efek Batavia. Dengan Undang-Undang No. Bursa Efek Jakarta resmi ditutup. Akan tetapi. Bursa Efek Surabaya dan Semarang telah lebih dulu ditutup. sehingga pada tanggal 10 Mei 1940. Pada saat PD II. pemerintah RI meminta persetujuan Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BPKNIP) untuk melakukan pencarian pinjaman nasional. sertifikat saham perusahaan-perusahaan Amerika yang diterbitkan oleh kantor administrasi di negeri Belanda serta efek perusahaan Belanda lainnya.dan kotapraja). Pada tanggal 1 Agustus 1925 terbentuk Bursa Efek Semarang. Setelah tujuh bulan ditutup. Sejak penyerahan kedaulatan kepada pemerintah RI oleh pemerintah Belanda pada tahun 1949. . Ketika tanggal 17 Agustus 1945 Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dikumandangkan ke seluruh pelosok negeri. 3. Bursa Efek Jakarta kembali ditutup. maka periode ini pada tanggal 11 Januari 1925 terbentuk Bursa Efek Surabaya.

Banyaknya warga Belanda yang meninggalkan Indonesia. Presiden Soeharto meresmikan pasar modal di zaman Orde Baru. Penutupan pasar modal Indonesia tersebut tidak lepas dari orientasi politik pemerintah Orde Lama yang menolak modal asing dalam kebijakan nasionalisasi. 3. Pertumbuhan mulai. Bursa Efek Jakarta kembali dibuka secara resmi oleh Menteri Keuangan. 2. memasuki tahun 1958 keadaan perdagangan efek menjadi lesu karena beberapa hal: 1. kebijakan politik dan ekonomi Indonesia tidak lagi konfrontatif dengan dunia Barat.4. 86 Tahun 1958 tentang Nasionalisasi. Dengan terbentuknya Bapepam. Bapepam juga menjalankan fungsi ganda yaitu sebagai pengawas dan pengelola bursa efek. ditandai dengan dikeluarkannya Undang-Undang Darurat yang kemudian ditetapkan menjadi Undang-Undang Bursa. pada tanggal 26 September 1952 merupakan salah satu tonggak sejarah pasar modal Indonesia. Namun. Sumitro Djojohadikusumo. Pemerintahan Orde Baru segera mencanangkan pembangunan ekonomi secara sistematis dengan pola target lima tahunan. perekonomian bergerak. Pemerintah pun berencana mengaktifkan kembali pasar modal. Periode Pengaktifan Kembali (1977-1987) Pasar modal tidak menjalankan aktivitasnya sampai tahun 1977. pada tanggal 10 Agustus 1977. Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Barat untuk membangun. 5. Adanya nasionalisasi perusahaan-perusahaan Belanda oleh pemerintah RI sesuai dengan Undang-Undang No. Perjalanan pasar modal Indonesia ternyata masih menentukan waktu dan proses yang cukup panjang untuk mencapai pasar modal yang maju dan modern. Selain sebagai pembantu Menteri Keuangan. Berdasarkan . Tahun 1960 Badan Nasionalisasi Persuahaan Belanda (BANAS) melakukan larangan memperdagangkan efek-efek yang diterbitkan oleh perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia termasuk efek-efek dengan nilai mata uang Belanda (Nf). Periode Kebangkitan (1952-1976) Tanggal 3 Juni 1952 seperti yang telah diputuskan oleh rapat umum PPUE. maka terlihat kesungguhan dan intensitas untuk membentuk kembali pasar uang dan pasar modal. Akhirnya. Setelah pemerintahan berganti kepada Pemerintahan Orde Baru. Selanjutnya.

Batasan ini menjadikan pasar modal kita kurang menarik. karena ada batas pagu (plafond) fluktuasi harga saham. 2. Adanya batasan maksimum fluktuasi harga saham sebesar 4 % dari harga awal saham dalam setiap hari perdagangan di bursa. Tentunya. 4. menanamkan uang dalam bentuk deposito jauh lebih menarik ketimbang berinvestasi di pasar modal. Akibatnya. Belum dibukanya kesempatan bagi perusahaan untuk mencatatkan seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh di bursa. dinamikanya begitu tajam dan cepat. Tidak adanya perlakuan yang sama untuk pajak atas penghasilan dari bunga deposito dan dividen. Pemerintah melakukan perombakan peraturan yang nyata-nyata menghambat minat perusahaan untuk masuk pasar modal dan investor untuk melakukan investasi pada pasar modal Indonesia. paling tidak ada lima persyaratan yang menghambat minat para pemilik perusahaan untuk masuk ke pasar modal. Investor asing tidak mempunyai kesempatan untuk berpartisipasi dalam pemilikan saham perusahaan yang ditawarkan di pasar modal Indonesia. 6. Untuk mengatasi masalah itu pemerintah mengeluarkan berbagai deregulasi yang berkaitan dengan perkembangan pasar modal.000 per kapita. 3. Periode Deregulasi (1987-1995) Hambatan-hambatan yang merintangi perkembangan pasar modal telah disadari pemerintah. potensi investor asing lebih besar. 5. Padahal. Deregulasi pada intinya adalah melakukan penyederhanaan dan . yaitu: 1. Keuntungan itu harus diperoleh perusahaan selama dua tahun sebelum melakukan penawaran umum kepada masyarakat.catatan. persyaratan ini memberatkan perusahaan yang ingin go public. harga saham yang terbentuk bukan karena mekanisme pasar. Persyaratan laba minimum sebesar 10 % dari modal sendiri bagi perusahaan yang ingin go public. kalau melihat kondisi bangsa Indonesia yang saat itu berpendapatan pada kisaran US$ 1. Padahal kalau kita cermati bursa-bursa di dunia. Akibatnya. Dengan demikian. jumlah investor tidak berkembang dan volume serta nilai transaksi boleh dikatakan tidak beranjak maju.

namun mempunyai dampak terhadap perkembangan pasar modal. 1. Paket Kebijaksanaan Oktober 1988 (Pakto 88) Pakto 88 ditujukan pada sektor perbankan. Paket Kebijaksanaan Desember 1988 (Pakdes 88) Pakdes 88 pada dasarnya memberikan dorongan yang lebih jauh pada pasar modal dengan membuka peluang bagi swasta untuk menyelenggarakan bursa. Pakto 88 berisikan tentang ketentuan 3 L (Legal. seperti biaya pendaftaran emisi efek. 1. Sebab dengan keluarnya kebijaksanaan ini berarti pemerintah memberi perlakuan yang sama antara sektor perbankan dan sektor pasar modal. berdiri PT Bursa Efek Surabaya (BES). 2. Sedemikian banyaknya perusahaan-perusahaan yang mencari dana lewat pasar modal. dihapuskannya biaya yang sebelumnya dipungut oleh Bapepam. sehingga pada masa itu masyarakat luas pun berduyun-duyun untuk menjadi investor. Lending. tahun 1999 sejak deregulasi dilancarkan. dan pengenaan pajak atas bunga deposito. Limit). Jika selama masa 1984-1988 tidak satu pun perusahaan yang go public. 2 April 1991. 2. 3. . Pengenaan pajak ini berdampak positif terhadap perkembangan pasar modal. Pasar modal mengalami kemajuan yang pesat dan terus berlanjut dengan swastanisasi bursa. Paket Kebijaksanaan Desember 1987 (Pakdes 1987) Pakdes 1987 merupakan penyederhanaan persyaratan proses emisi saham dan obligasi.merangsang minat perusahaan untuk masuk ke bursa serta menyediakan kemudahankemudahan bagi investor. 16 Juni 1989. Selama tahun 1989 terdapat 37 perusahaan go public dan sahamnya tercatat (listed) di BEJ. Selain itu dibuka pula kesempatan bagi pemodal asing untuk membeli efek maksimal 49% dari total emisi. Pakdes 87 juga menghapus batasan fluktuasi harga saham di bursa efek dan memperkenalkan bursa paralel. Sebagai pilihan bagi emiten yang belum memenuhi syarat untuk memasuki bursa efek. berdiri Bursa Paralel Indonesia (BPI). pasar modal Indonesia benar-benar booming.

Kemudian ada beberapa keputusan menteri dan seperangkat peraturan yang dikeluarkan oleh Bapepam yang jumlahnya lebih dari 150 buah peraturan. yakni obligasi yang bersifat utang dengan kewajiban membayar berdasarkan bunga. Puncak kepercayaan itu ditandai dengan lahirnya Undang-Undang No. 46 Tahun 1995 tentang Tata Cara Pemeriksaan di Bidang Pasar Modal. karena mengacu pada aturan-aturan yang berlaku secara internasional. Undang-undang ini dilengkapi dengan PP No. Pengembangan Pasar Modal Indonesia a. maka pasar modal syariah mulai dipertimbangkan. obligasi syariah adalah surat berharga jangka panjang berdasarkan prinsip syariah . 13 Juli 1992. Berbeda dengan konsep obligasi konvensional selama ini. juga disebabkan adanya tuntutan bahwa sekuritas yang diperdagangkan harus selaras dengan syariat Islam. Periode Kepastian Hukum dan Pengembangan Pasar Modal Indonesia (1995sekarang) Dampak positif dari kebijakan deregulasi telah menebalkan kepercayaan investor dan perusahaan terhadap pasar modal Indonesia. penggabungan Bursa Paralel dengan PT BES. berdiri PT Bursa Efek Jakarta (BEJ). 4. yang memiliki arti mirip dengan sertifikat atau note. sukuk merupakan bukti (claim) kepemilikan. Undang-undang ini dapat dikatakan sebagai undangundang yang cukup komprehensif. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal yang berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 1996. 7. Sukuk berasal dari bahasa Arab “sak” (tunggal) dan “sukuk” (jamak).3. Pasar Modal Syariah Terkait dengan semakin membesarnya peran pasar modal di dalam memobilisasi dana ke sektor riil. 45 Tahun 1995 tentang Penyelenggaraan Kegiatan di Bidang Pasar Modal dan PP No. 22 Juli 1995. Obligasi syariah di dunia internasional dikenal dengan istilah sukuk. Pada industri pasar modal. prinsip syariah telah diterapkan pada instrumen obligasi. saham dan fund (reksa dana). yang menggantikan peran Bapepam sebagai pelaksana bursa. Dalam pemahaman praktisnya.

b. sedangkan perbedaan nilai indeks saham syariah dengan nilai indeks saham konvensional terletak pada kriteria saham emiten yang harus memenuhi prinsip-prinsip dasar syariah. Perbedaan mendasar antara pasar modal konvensional dengan pasar modal syariah dapat dilihat pada instrumen dan mekanisme transaksinya. Untuk itu dengan langkah merger yang dilakukan BEJ-BES ini untuk meningkatkan efisensi pasar modal nasional yang diharapkan dapat mendorong peningkatan daya tarik dan daya saing industri di tingkat internasional. Penggabungan Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya menjadi Bursa Efek Indonesia (BEI) Pada tahun 2007 BES melakukan merger dengan melebur ke dalam Bursa Efek Jakarta yang selanjutnya berganti nama menjadi Bursa Efek Indonesia (BEI). . Jika ditinjau dari aspek operasional penghematan biaya operasional yang timbul akibat merger dan non-komputerisasi. minimnya investor lokal dan persaingan antar bursa di dalam negeri. serta transaksi saham dilakukan dengan menghindarkan berbagai praktik spekulasi. Secara umum. serta mempermudah untuk melakukan pengembangan produk yang akan diluncurkan di pasar dan meningkatkan berbagai instrumen bursa. baik dari segi jumlah emiten. produk investasi. Hal ini dikarenakan bahwa perkembangan pasar modal di Indonesia pada saat itu dapat dikatakan lamban dan cenderung tertinggal dari kawasan Asia lainnya. Selain itu.91 Langkah merger PT Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan PT Bursa Efek Surabaya (BES) adalah upaya untuk meningkatkan efisiensi pasar modal guna bersaing dengan bursa luar negeri. merger ini akan memudahkan investor sehingga investor tidak harus datang ke beberapa bursa untuk menentukan pilihan investasinya. konsep pasar modal syariah disebutkan bahwa saham yang diperdagangkan harus berasal dari perusahaan yang bergerak dalam sektor yang memenuhi kriteria syariah dan terbebas dari unsur ribawi.yang dikeluarkan emiten kepada pemegang obligasi syariah berupa bagi hasil/ margin/ fee serta membayar kembali dana obligasi pada saat jatuh tempo. Penggabungan ini menjadikan Indonesia hanya memilki satu pasar modal.

yaitu asuransi. tugas dan wewenang Bapepam-LK yang sebelumya berada dibawah Kementerian Keuangan menuju ke OJK telah dimulai tertanggal 1 Januari 2013. OJK juga akan mengambil alih pengawasan perbankan dari Bank Indonesia pada tahun berikutnya. Mengembangkan pasar modal yang sehat. Lembaga pengawasan jasa keuangan yang akan dibentuk melakukan pengawasan terhadap bank dan perusahaan-perusahaan sektor jasa keuangan lainnya. UU Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia yang kemudian disempurnakan melalui UU No. Selain itu. 3 Tahun 2004 yang mengamanatkan fungsi pengawasan perbankan dan keuangan lainnya akan dialihkan ke Lembaga Pengawas Jasa Keuangan (LPJK) independen atau sering disebut dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).c. lembaga pembiayaan dan lembaga jasa keuangan yang lainnya. perusahaan pembiayaan. pasar modal. UU Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia Penjelasan Pasal 34. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) OJK merupakan lembaga independen negara yang dibentuk berdasarkan UU Nomor 21 Tahun 2011 yang berfungsi untuk menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di dalam sektor keuangan seperti perbankan. dan badan-badan lain yang menyelenggarakan pengelolaan dana masyarakat. dan pensiun. efisien. b. c. kedudukannya berada di luar kendali pemerintah serta berkewajiban menyampaikan laporan kepada BPK dan DPR. . dana pensiun. Selain karena banyaknya kasus yang terjadi dimana terdapat lemahnya pengawasan dan koordinasi antar-regulator keuangan yang melatarbelakangi pembentukan lembaga ini. perasuransian. Lembaga ini bersifat independen dalam menjalankan tugasnya. yaitu: a. Pengalihan fungsi. juga terdapat juga hal lain yang mendorong dibentuknya OJK. Amanat GBHN (1999-2004) Bab IV huruf b angka 8. transparan. dan meningkatkan penerapan peraturan perundang-undangan yang sesuai dengan standar internasional yang diawasi oleh lembaga independen. sekuritas.

Bapepam-LK yang melebur menjadi OJK Badan pengawas pasar modal yang bertujuan mewujudkan terciptanya kegiatan pasar modal yang teratur. dan efisien serta melindungi kepentingan pemodalnya dan masyarakat. Emiten Emiten adalah pihak yang melakukan penawaran umum. yaitu kontrak yang dibuat oleh anggota bursa efek. Bursa Efek Indonesia Bursa efek adalah pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek. 3. Kliring Penjamin Efek Indonesia) Lembaga kliring dan penjaminan adalah pihak yang menyelenggarakan jasa kliring dan penjaminan penyelenggaraan transaksi bursa (Pasal 1 angka 9 UUPM). yaitu perantara pedagang efek yang telah memperoleh izin usaha dari Bapepam dan mempunyai hak untuk memperdagangkan sistem dan atau saran bursa efek menurut peraturan bursa efek. pihak-pihak lain dengan tujuan memperdagangkan efek di antara mereka. dan pihak lain. perusahaan efek.000. Kustodian Sentral Efek Indonesia) Lembaga penyimpanan dan penyelesaian adalah pihak yang menyelenggarakan kegiatan kustodian sentral bagi bank kustodian.000 (tiga miliar rupiah) atau suatu jumlah pemegang saham dan modal disetor yang ditetapkan dengan peraturan pemerintah. Lembaga Kliring Penjaminan (PT. . Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (PT. 5.000. yang antara lain sebagai berikut : 1. wajar.C. 3. 6. 4. Perusahaan Publik Perusahaan publik adalah perseroan yang sahamnya telah dimiliki sekurangkurangnya 300 (tiga ratus) pemegang saham dan memiliki modal disetor sekurangkurangnya Rp. 2. LEMBAGA-LEMBAGA YANG MENJALANKAN KEGIATAN PASAR MODAL Di dalam pasar modal terdapat lembaga-lembaga yang menjalani kegiatan-kegiatan pasar modal.

Manajer Investasi Manajer investasi adalah pihak yang kegiatan usahanya mengelola portofolio efek untuk para nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif untuk sekelompok nasabah. 14. Perantara Pedagang Efek Perantara Pedagang Efek adalah pihak yang melakukan usaha jual beli efek untuk kepentingan sendiri atau pihak lain 11. perantara pedagang efek atau manajer investasi. Reksa Dana Reksa dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi. dan bank yang melakukan sendiri kegiatan usahanya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 13. Penjamin Emisi Efek Penjamin emisi efek adalah pihak yang membuat kontrak dengan emiten untuk melakukan perdagangan umum bagi kepentingan emiten dengan atau tanpa kewajiban untuk membeli sisa efek yang tidak terjual. dana pensiun. 12. Penasihat Investasi Penasihat investasi adalah pihak yang memberi nasihat kepada pihak lain mengenai penjualan atau pembelian efek dengan memperoleh imbalan jasa. 10. 9. Investor atau pemodal . Wakil Perusahaan Efek Wakil dari pihak yang melakukan kegiatan usaha sebagai penjamin emisi efek. 8.7. perantara pedagang efek atau manajer investasi. Perusahaan efek Perusahaan efek adalah pihak yang melakukan kegiatan usaha sebagai penjamin emisi efek. kecuali perusahaan asuransi.

dan mewakili pemegang rekening yang menjadi nasabahnya (pasal 1 angka 8 UUPM). . D. Lembaga Penunjang Pasar Modal 1) Kustodian Kustodian adalah pihak yang memberikan jasa penitipan efek dari harta lain yang berkaitan dengan efek dan jasa lain. 3) Wali Amanat Wali amanat adalah pihak yang mewakili kepentingan pemegang efek yang bersifat utang. seperti obligasi dan commercial paper. PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL 1. bunga dan hal-hal lain. menyelesaikan transaksi efek. serta arus kas sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum. 4) Bank Kustodian Bank kustodian adalah pihak yang memberikan jasa penitipan kolektif dan harta lainnya yang berkaitan dengan efek. Investor yang dikenal di pasar modal terdiri atas investor perorangan dan kelembagaan.Investor adalah pihak yang melakukan kegiatan investasi atau menanamkan modalnya di pasar modal. 15. 2) Biro Administrasi Efek Biro administrasi efek adalah pihak berdasarkan kontrak dengan emiten melaksanakan pencatatan pemilikan efek dan pembagian hak yang berkaitan dengan efek. Akuntan Publik Akuntan publik adalah pihak yang memberikan pendapat atas kewajaran dalam semua hal yang material. 5) Pemeringkat Efek Perusahaan Pemeringkat efek adalah pihak yang menerbitkan peringkat-peringkat bagi surat utang (debt securities). Akuntan publik berperan dalam mengungkapkan informasi keuangan perusahaan dan memberikan pendapat mengenai kewajaran atas data yang disajikan dalam laporan keuangan. hasil usaha. termasuk menerima deviden. posisi keuangan.

30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris. Penilai Penilai adalah pihak yang melakukan penilaian terhadap aktiva perusahaan. Nilai ini diperlukan sebagai bagan informasi bagi para investor bagi para investor di dalam mengambil keputusan investasi. notaris merupakan pejabat umum yang berwenang membuat anggaran dasar dan akta perubahan anggaran dasar. Penasehat Investasi Penasehat investasi adalah pihak yang memberi nasehat kepada pihak lain mengenai penjualan atau pembelian efek dengan memperoleh imbalan jasa. termasuk pembuatan perjanjian penjaminan emisi efek. perjanjian antarpenjamin emisi efek. Notaris Notaris adalah pejabat umum yang berwenang membuat aka otentik dan kewenangan lainnya sebagaimana dimaksud dalam UU No. Dalam pasar modal. 5. 4. perjanjian perwali-amanatan. Peran penilai adalah dalam menentukan nilai wajar dari harta milik perusahaan. .2. Konsultan Hukum Konsultan hukum merupakan ahli dalam bidang hukum yang memberikan dan menandatangani pendapat hukum mengenai emisi dan atau emiten. dan perjanjian lain yang diperlukan. 3. perjanjian agen penjual. Peran konsultan hukum diperlukan dalam setiap emisi efek karena lembaga ini mempunyai fungsi untuk membuktikan pendapat dari segi hukum (legal opinion) mengenai keadaan emiten.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful