2.

Di bidang industri  Bahan bakar fosil Bahan bakar fosil atau bahan bakar mineral, adalah sumber daya alam yang mengandung hidrokarbon seperti batu bara, petroleum, dan gas alam. Penggunaan bahan bakar fosil ini telah menggerakan pengembangan industri dan menggantikan kincir angin, tenaga air, dan juga pembakaran kayu atau peat untuk panas. Ketika menghasilkan listrik, energi dari pembakaran bahan bakar fosil seringkali digunakan untuk menggerakkan turbin. Generator tua seringkali menggunakan uap yang dihasilkan dari pembakaran untuk memutar turbin, tetapi di pembangkit listrik baru gas dari pembakaran digunakan untuk memutar turbin gas secara langsung. Pembakaran bahan bakar fosil oleh manusia merupakan sumber utama dari karbon dioksida yang merupakan salah satu gas rumah kaca yang dipercayai menyebabkan pemanasan global. Sejumlah kecil bahan bakar hidrokarbon adalah bahan bakar bio yang diperoleh dari karbon dioksida di atmosfer dan oleh karena itu tidak menambah karbon dioksida di udara.  Industri pupuk Dasar teori pembuatan amonia dari nitrogen dan hidrogen ditemukan oleh Fritz Haber (1908), seorang ahli kimia dari Jerman. Sedangkan proses industri pembuatan amonia untuk produksi secara besar-besaran ditemukan oleh Carl Bosch, seorang insinyur kimia juga dari Jerman. Persamaan termokimia reaksi sintesis amonia adalah : N2(g) + 3H2(g) ⇄ 2NH3(g) ∆H = -92,4Kj Pada 25oC : Kp = 6,2×105 Berdasarkan prinsip kesetimbangan kondisi yang menguntungkan untuk ketuntasan reaksi ke kanan (pembentukanNH3) adalah suhu rendah dan tekanan tinggi. Akan tetapi, reaksi tersebut berlangsung sangat lambat pada suhu rendah, bahkan pada suhu 500oC sekalipun. Proses Haber-Bosch semula dilangsungkan pada suhu sekitar 500oC dan tekanan sekitar 150-350 atm dengan katalisator, yaitu serbuk besi dicampur dengan Al2O3, MgO, CaO, dan K2O. Reaksi kekanan pada pembuatan amonia adalah reaksi eksoterm. Reaksi eksoterm lebih baik jika suhu diturunkan, tetapi jika suhu diturunkan maka reaksi berjalan sangat lambat. Titik

Industri makanan gemar menggunakan lemak trans dalam produksi makanan karena mudah digunakan. adonan pizza. harganya tidak mahal dan lebih awet. teksturnya lebih baik. dan gurih. kentang goreng (french fries). dengan tekanan 150-300 atm. ikatan asam lemak yang awalnya tidak jenuh akan menjadi jenuh sehingga membuat minyak nabati menjadi lebih padat sehingga tidak mudah rusak.  Hidrodealkilasi Hidrodealkilasi toluene adalah proses yang digunakan untuk menghasilkan benzene. serta tidak terlalu terasa minyaknya. kraker. fast food seperti ayam goreng (fried chicken).didih Amonia -33. Reaksi utama dalam proses ini adalah : C6H5CH3(g) + H2(g) ----> C6H6(g) + CH4(g) . Melalui proses hidrogenasi dengan penambahan ion hidrogen. Contohnya dalam proses pembuatan margarin. akan dilepaskan panas sebesar 13 kkal/mol. keripik.368. titik bekunya -77. Lemak trans secara alami juga ada dalam jumlah sedikit dalam daging dan susu sapi.7 oC. kentang. 25 oC = -11. Entalpi pembentukan (∆H). Kondisi optimum untuk dapat bereaksi dengan suhu 400-600oC. Selain dalam margarin.35 oC.  Meningkatkan kejenuhan minyak Lemak trans terbentuk dari penambahan hidrogen pada minyak nabati melalui proses hidrogenasi parsial. lebih renyah. Pada proses sintesis pada suhu 700-1000oF. dan cake. Makanan yang diolah dengan minyak nabati yang terhidrogenasi akan menjadi lebih tahan lama. Padahal sebagian besar lemak trans yang kita konsumsi saat ini justru berasal dari makanan yang diproses. kkal/mol NH3(g) pada 0oC = -9. Namun perubahan dari cairan minyak menjadi lemak padat akan mengubah lemak nabati yang tadinya lemak tak jenuh menjadi lemak trans. kue kering (cookies). donat. Sedangkan restoran-restoran terutama fast food menggunakan lemak trans untuk menggoreng karena minyak yang mengandung lemak trans bisa digunakan berulang kali. Normalnya minyak nabati bentuknya cair dan memiliki ikatan rantai asam lemak yang tidak jenuh. lemak trans pun juga terdapat dalam shortening (mentega putih atau lemak putih).04. Tapi lemak trans dalam makanan yang diproses efeknya lebih berbahaya bagi kesehatan. biskuit. temperatur & tekanan kritiknya 133 oC & 1657 psi. permen.

96 atm dan Psat CH4 = 2512. solar. bahkan dalam konsentrasi yang sangat rendah. Katalis terdiri dari kromium atau molybdenum oksida. Psat H2 = 6. platinum atau platinum oksida. pesawat. Alasan lain penting untuk menghilangkan belerang dari nafta aliran dalam kilang minyak bumi adalah bahwa belerang. benzene dan metana berada dalam fase gas (Psat C6H5CH3 = 183. Umumnya reaksi mencapai konversi 90%.  Hidrodesulfurasi Hidrodesulfurisasi (HDS) adalah katalitik proses kimia banyak digunakan untuk menghilangkan sulfur (S) dari gas alam dan dari produk minyak olahan seperti bensin. pada silica atau alumina. Reaksi ini adalah reaksi searah dan membutuhkan katalis. Tujuan menghilangkan belerang ini adalah untuk mengurangi belerang dioksida (SO2) emisi yang dihasilkan dari yang menggunakan bahan bakar di otomotif kendaraan.54 x 1090 atm.Reaksi hidrodealkilasi toluene adalah reaksi gas-gas dengan katalis padat. kereta api lokomotif. and 20 to 60 bar. Dalam kilang minyak. dan bentuk lain dari bahan bakar pembakaran. bahan bakar jet. minyak tanah.000. Pada kenyataannya. Dimana toluene.  Hidrocracking . Proses hidrodesulfurisasi industri termasuk fasilitas untuk menangkap dan penghapusan yang dihasilkan hidrogen sulfida (H2S) gas. gas atau minyak bakar. pembangkit listrik. perumahan dan industri tungku. gas hidrogen sulfida yang kemudian diubah menjadi belerang unsur sampingan atau asam sulfat. Toluene dan hidrogen dikonversi dalam reaktor dengan katalis untuk memproduksi benzene dan metana.69 atm. dan minyak bakar.000 metrik ton belerang diproduksi di seluruh dunia pada tahun 2005 adalah produk sampingan sulfur dari kilang dan pengolahan hidrokarbon tanaman lainnya.49 atm). Psat C6H6 = 219. kapal. sebagian besar dari 64. hidrogen. racun yang logam mulia katalis (platinum dan renium) dalam reformasi katalitik unit yang kemudian digunakan untuk meningkatkan nilai oktan dari aliran nafta. Reaksi ini merupakan reaksi yang sangat eksotermis dan umumnya kondisi operasi pada 500o C sampai 660o C.

fungsi hidrogen adalah pemurnian dari aliran hidrokarbon dari sulfur dan nitrogen hetero-atom. Serupa dengan hidrotreater.93 kJ/g) sampai 61. Jadi penggunaan hidrogen sebagai bahan bakar sangat membantu mengurangi polusi karbon dioksida (CO2) dan juga karbon monoksida (CO) sehingga sekaligus mengurangi efek rumah kaca. pemakaian hidrogen sebagai bahan bakar jauh lebih efektif dalam pembakaran.5 kJ/g) s/d 19. Sebagai perbandingan 1 pound bensin yang dibakar pada suhu 25 derajat Celcius dan tekanan 1 atmosfer akan menghasilkan panas antara 19.360 Btu (47.250/lb (42.  Agen pereduksi bijih logam Untuk mengekstrak logam. ion logam positif menerima elektron negatif untuk membentuk atom logam netral. bijih atau senyawa logam harus mengalami proses reduksi (misalnya. tergantung pada kondisi reaksi (suhu. aktifitas katalis) produk ini berkisar dari etana.  Sebagai sel bahan bakar Ketika terbakar.8 kJ/g). atau oksida yang kehilangan oksigen. unsur yang paling sederhana dari semua . untuk membentuk atom logam bebas). Dibanding bahan bakar fosil yang umum kita gunakan selama ini (bensin dan solar).5 kJ/g) s/d 20. karbon monoksida atau kadang-kadang hidrogen. Sama sekali tidak mengeluarkan karbon. Keunggulan lain dari Hidrogen adalah jumlahnya di alam ini sangat melimpah.000 Btu/lb (141.500 Btu/lb (119.000 Btu (44. LPG untuk hidrokarbon berat sebagian besar terdiri dari isoparaffins. 93 % dari seluruh atom yang ada di jagat raya ini adalah Hidrogen. tekanan. sedangkan 1 pound Solar bisa menghasilkan panas antara 18. Produk dari proses ini adalah hidrokarbon jenuh.86 kJ/g) yang berarti hampir 3 kali lipat dari panas yang bisa dihasilkan oleh pembakaran bensin dan solar. hidrogen melepaskan energi berupa panas dan menghasilkan air sebagai bahan buangan (2H2 + O2 —> 2H2O).240 Btu (44. Senyawa yang kehilangan oksigen dari oksidanya disebut agen pereduksi misalnya karbon.5 kJ/g). Hidrogen sendiri dalam kondisi yang sama (25 derajat Celcius dan tekanan 1 atmosfer) dengan berat yang sama mampu menghasilan panas 51.Hydrocracking adalah proses catalytic cracking dibantu oleh adanya peningkatan tekanan parsial gas hidrogen.

melainkan harus diproduksi dengan menggunakan sumber energi lain seperti Gas alam. untuk tahap awal penggunaan hidrogen sebagai bahan bakar. Tapi yang lebih potensial untuk dilakukan di masa depan adalah memproduksi hidrogen dari air melalui proses elektrolisis atau langsung menggunakan reaksi fotokimia. minyak. Negara Amerika serikat misalnya. Karena bersifat sekunder itulah. Kelemahan Hidrogen ini sebagai bahan bakar adalah sifatnya sebagai sumber energi yang tidak bersifat langsung (primer) sebagaimana halnya gas alam. batu bara. Sebagai negara yang pengkonsumsi energi terbesar di dunia. hidrogen itu seperti listrik yang merupakan sumber energi sekunder yang diproduksi dengan menggunakan sumber energi lain. Jadi . hidrogen juga memiliki kelemahan. Hanya. sebaliknya hidrogen bisa digunakan untuk memproduksi listrik bebas polusi melalui proses elektrolisis pula. meskipun memiliki banyak keunggulan dibanding bahan bakar lain. energi matahari dan berbagai sumber energi lainnya. minyak atau batubara. nuklir. Amerika Serikat adalah salah satu negara yang paling aktif mengembangkan riset untuk mengembangkan Hidrogen sebagai bahan bakar.unsur yang ada di alam ini . kita harus mengkombinasikan penggunaannya dengan bahan bakar primer (hibrida). Tapi meskipun hidrogen tidak bisa dilepaskan dari kelemahannya itu. Hidrogen bisa diproduksi dengan menggunakan tenaga listrik melalui proses elektrolisis. Pada kenyataanya hidrogen dan listrik memang bagaikan dua sisi yang berbeda dari satu mata uang yang sama. tetap saja dalam skala kecil sudah banyak negara di dunia memanfaatkan hidrogen sebagai bahan bakar. Pada tahun 1992 pemerintah Amerika mendirikan The Hydrogen Technical Advisory Panel (HTAP). Tiga perempat dari massa jagat raya ini adalah Hidrogen. Kebanyakan dari hidrogen yang diproduksi sampai hari ini (di Amerika maupun di negara lain) adalah hidrogen yang didapat dari gas alam (CH4) melalui proses yang disebut ―steam reforming‖. Seperti yang saya katakan sebelumnya. Hidrogen adalah energi turunan (sekunder) sebagaimana halnya listrik yang tidak bisa didapat langsung dari alam. untuk memberikan masukan kepada Menteri Energi tentang potensi hidrogen. Di bumi sendiri bentuk hidrogen yang paling umum kita kenal adalah air (H2O).

Cina. konsumsi bahan bakar fosil tentu bisa diturunkan tanpa perlu ribut-ribut dan tarik urat seperti yang terjadi di Kopenhagen sekarang. karena disamping menghemat penggunaan bahan bakar fosil. Untuk di Indonesia sendiri. Karena di Indonesia ini pemerintah sebagaimana biasanya hanya bisa menjadi pahlawan kesiangan yang baru muncul belakangan. . penggunaan teknologi ini juga secara efektif mengurangi produksi karbon yang hari-hari belakangan ini menjadi pokok perdebatan para pemimpin berbagai negara yang sekarang sedang melakukan konferensi di Kopenhagen. Negara-negara itu di antaranya Malaysia. Kembali ke hidrogen. sebagaimana juga untuk mengembangkan Pariwisata. Ini disebabkan karena seperti yang sudah-sudah. di Indonesia kita hanya bisa berharap kepada swasta. untuk mengembangkan teknologi hibrida hidrogen dengan bahan bakar fosil ini pun. Kemudian pertanyaannya Indonesia kapan? Kalau untuk mengembangkan teknologi ini kita harus menunggu pemerintah dan para sarjana yang memiliki sederet gelar di berbagai universitas terkenal di negeri ini yang mengambil inisiatif. Para sarjana dan akademisi di negara ini lebih banyak terdiri dari orang-orang yang terlalu bangga dan silau dengan gelar yang mereka miliki. setelah masalah terselesaikan. orang-orang yang duduk di pemerintahan Indonesia dan juga para sarjana dan akademisi di negara ini jarang sekali ada yang mampu berpikir di luar bingkai. Memadukan teknologi elektrolisis yang menghasilkan hidrogen dari air dengan teknologi pembakaran menggunakan bahan bakar bensin atau solar kepada kendaraan ataupun mesin industri terbukti cukup efektif mengurangi konsumsi bahan bakar fosil antara 15-50 %. Karena daya tarik teknologi pemanfaatan hidrogen yang diproduksi dari air melalui proses elektrolisis inilah sekarang banyak negara yang sudah mulai mengembangkan teknologi ini. kalau saja teknologi ini bisa digunakan. maka jawabannya adalah WALLAHU ALAM. Jepang dan tentu saja Amerika Serikat. hal itu tentu akan banyak mengurangi ’sakit kepala’ pemerintah yang setiap tahunnya harus menganggarkan uang APBN dalam jumlah yang tidak sedikit untuk mensubsidi BBM. Jadi kalau saja teknologi seperti ini bisa diterapkan secara massal.fungsi hidrogen lebih sebagai bahan bakar pendamping yang berfungsi membantu mesin mengurangi konsumsi bahan bakar utama.

Sejak minyak bumi sering berisi beberapa persen sulfur. bermacam tingkatan minyak bahan bakar dan bensin. Pengolahan juga memproduksi bahan kimia lain. Produk hidrogen sering digunakan sebagai produk perantara untuk proses pengolahan minyak lainnya seperti pemecahan katalitis hidrogen (pemecahan hidro) dan hidrodesulfurisasi. beberapa diantaranya digunakan dalam proses kimia untuk membuat plastik dan bahan berguna lainnya. Maka tidak heranlah jika akhirnya negara asinglah yang mengambil manfaat dari banyak bakat brilyan yang lahir di negeri ini. Di Indonesia ini.  Pembuatan metanol Saat ini. Pada tekanan sedang 1 hingga 2 MPa (10–20 atm) dan temperatur tinggi (sekitar 850 °C). ide dan pemikiran hebat tidak pernah dihargai secara wajar. sejumlah besar sulfur juga sering diproduksi sebagai produk minyak bumi. Beda dengan Taiwan yang jika ada orang yang punya ide yang cukup cemerlang. gas sintesis umumnya dihasilkan dari metana yang merupakan komponen dari gas alam. Menurut komposisi dan permintaan minyak mentah. Produk minyak terbesar digunakan sebagai energi.  Dalam pemurnian minyak bumi Produk minyak bumi adalah bahan bermanfaat yang berasal dari minyak mentah (minyak bumi) setelah diproses di pengolahan minyak. yang semuanya akan dibayar jika penelitian itu sudah menghasilkan. metana bereaksi dengan uap air (steam) dengan katalis nikel untuk menghasilkan gas sintesis menurut reaksi kimia berikut: CH4 + H2O → CO + 3 H2 . maka pemerintah akan memberi dukungan dana dan fasilitas untuk melakukan penelitian. pengolahan dapat memproduksi berbagai jenis produk minyak bumi. Terdapat tiga proses yang dipraktekkan secara komersial.Kalaupun ada ilmuwan di Indonesia yang cukup brilyan maka biasanya dia akan dihadapkan pada kurangnya dukungan dana untuk mewujudkan ide brilyan-nya. Hidrogen dan karbon dalam bentuk arang minyak bumi juga dapat diproduksi sebagai produk minyak bumi.

Reaksi ini. rasio CO and H2 dapat diatur dengan menggunakan reaksi perpindahan air-gas (the water-gas shift reaction): CO + H2O → CO2 + H2. bahan baku lain juga dapat digunakan. umumnya dinamakan steam-methane reforming atau SMR. yang pertama kali digunakan oleh ICI di tahun 1966. Salah satu cara mengatasi kelebihan hidrogen ini adalah dengan menginjeksikan karbon dioksida ke dalam reaktor sintesis metanol. dan alumina. proses ini disebut sebagai autothermal reforming. Ketika dua proses tersebut dikombinasikan. Karbon monoksida dan hidrogen kemudian bereaksi dengan katalis kedua untuk menghasilkan metanol. merupakan reaksi endotermik dan limitasi perpindahan panasnya menjadi batasan dari ukuran reaktor katalitik yang digunakan. katalis yang umum digunakan adalah campuran tembaga. Pada 5–10 MPa (50–100 atm) dan 250 °C. . seng oksida. Metana juga dapat mengalami oksidasi parsial dengan molekul oksigen untuk menghasilkan gas sintesis melalui reaksi kimia berikut: 2 CH4 + O2 → 2 CO + 4 H2 Reaksi ini adalah eksotermik dan panas yang dihasilkan dapat digunakan secara in-situ untuk menggerakkan reaksi steam-methane reforming. sedangkan sintesis metanol hanya memerlukan 2 mol hidrogen untuk setiap mol karbon monoksida. Untuk menghasilkan stoikiometri yang sesuai dalam sintesis methanol. Saat ini. dimana ia akan bereaksi membentuk metanol sesuai dengan reaksi kimia berikut: CO2 + 3 H2 → CH3OH + H2O Walaupun gas alam merupakan bahan yang paling ekonomis dan umum digunakan untuk menghasilkan metanol. ia dapat mengkatalisis produksi metanol dari karbon monoksida dan hidrogen dengan selektifitas yang tinggi: CO + 2 H2 → CH3OH Sangat perlu diperhatikan bahwa setiap produksi gas sintesis dari metana menghasilkan 3 mol hidrogen untuk setiap mol karbon monoksida.

universitas dan non-profit organisasi hidrogen akan menjadi fondasi ekonomi energi yang berkelanjutan. Listrik ini dapat digunakan untuk kendaraan kekuasaan. Penggunaan hidrogen sangat menguntungkan Ketika hidrogen dikombinasikan dengan oksigen dalam sel bahan bakar. Tergantung pada bahan yang dilas. karbon dioksida. Dengan meningkatnya penggunaan hidrogen dan kemajuan teknis. dan kebutuhan energi. batubara atau air. bensin. lebih dikenal sebagai TIG MIG dan masing-masing). terutama gas metal arc welding dan gas tungsten arc welding (GMAW dan GTAW. 4. Hidrogen dapat diproduksi baik terpusat. pemerintah. Efek rumah kaca tidak ada atau partikel lain yang diproduksi dengan menggunakan sel bahan bakar hidrogen. biaya produksi. Hidrogen dapat diproduksi secara lokal dari berbagai sumber. distribusi dan manufaktur produk akan menjadi semakin terjangkau. Masing-masing sumber membawa dengan itu jumlah yang berbeda dari polusi. Tujuan mereka adalah untuk melindungi daerah las dari gas atmosfer. gas-gas atmosfer dapat mengurangi kualitas las atau membuat proses pengelasan lebih sulit untuk digunakan. Gas hidrogen dapat diproduksi dari metana. sebagai sumber panas dan untuk keperluan lainnya. nitrogen. 3.Ketika tidak terdapat gas alam. dan uap air. Keuntungan dari menggunakan hidrogen sebagai pembawa energi adalah bahwa ketika menggabungkan dengan oksigen produk sampingan hanya air dan panas. Dalam bidang fisika dan teknik  Sebagai shielding gas Shielding gas adalah gas-gas inert atau semi lembam yang umum digunakan dalam beberapa proses pengelasan. Di Afrika Selatan. dan kemudian didistribusikan. Dengan terus membangun kemitraan antara bisnis. atau penukaran di mana ia akan digunakan. seperti oksigen. . biomassa. produk petroleum ringan juga dapat digunakan. tantangan teknis. sebuah perusahaan (Sasol) menghasilkan metanol dengan menggunakan gas sintesis dari batu bara. energi dalam bentuk listrik yang dihasilkan.

Rotor coil harus didesain kuat menghadapi stress karena rotasi dan thermal expansion. Penanganan pilihan las gas dapat menyebabkan las berpori dan lemah. Rotor coil terbuat dari tembaga berlubang sebagai laluan hidrogen untuk mendinginkan rotor coil. sementara tidak mempengaruhi las itu sendiri.Proses las busur yang lain menggunakan metode lain untuk melindungi las dari atmosfer juga . yang terakhir. menggunakan elektroda tercakup dalam fluks yang menghasilkan karbon dioksida ketika dikonsumsi. atau hujan rintikrintik yang berlebihan. H2 digunakan sebagai pendingin rotor di generator pembangkit listrik karena ia mempunyai konduktivitas termal yang paling tinggi di antara semua jenis gas. koefisien transfer panas yang tinggi (135% dari udara) dan mengurangi resiko korona yang mungkin ada jika menggunakan udara. ditemukan bahwa kandungan Air Ajaib berbeda dengan kandungan air minum biasa. Kandungan hidrogen dalam air Dalam penelitian ilmiah yang dilakukan oleh Dr. . shutdown maupun perubahan beban generator. konduktivitas termal yang tinggi (7x udara). Shirahata di Universitas Kyusu. menyebabkan hilangnya produktivitas karena tenaga kerja yang dibutuhkan untuk menghapus tetes tersebar. Saat start. Jepang. gas semi lembam yang merupakan shielding gas diterima untuk baja las. Pendinginan dengan hidrogen memiliki beberapa keuntungan diantaranya mengurangi rugi angin (windage loss) karena densitas hidrogen hanya 7% dibandingkan udara.logam las busur terlindung. 5. misalnya. lilitan dari rotor akan bergerak relatif terhadap strukturnya sehingga disediakan jarak ruang dan slip layer untuk memungkinkan pergerakan ini dengan mengurangi gaya gesek yang terjadi sehingga vibrasi rotor dapat dihindari. Perbedaannya adalah kandungan hidrogen yang tersimpan dalam Air Ajaib.  Zat pendingin rotor Hidrogen juga dipakai sebagai zat pendingin rotor dalam generator listrik di stasiun penghasil listrik. PLTU 1 Banten Suralaya menggunakan hidrogen sebagai pendingin rotor coil dan stator core.

pembangkit listrik. Aplikasi ini dapat ditemukan di bidang otomotif. Hidrogen adalah zat aditif (E949) yang diperbolehkan penggunaanya dalam ujicoba kebocoran bungkusan makanan dan sebagai antioksidan. Setiap hari kita merasakan radikal bebas. penggunaan obat-obatan yang berlebihan. dan industri telekomunikasi. Mengapa hidrogen berperan membantu masalah kesehatan dan memperlambat proses penuaan? Hidrogen yang larut dalam air merupakan antioksidan yang sempurna karena kemampuannya untuk menyumbangkan/menstabilkan elektron sehingga akan menstabilkan radikal bebas. Karena radikal bebas adalah salah satu penyebab utama penuaan dan menyingkirkan mereka adalah sangat penting agar Anda tetap sehat. produk olahan dan makanan olahan. .Air ajaib mengandung hidrogen paling sedikit 200-300 kali dibandingkan air biasa. Sebagai pendeteksi kebocoran Baru-baru ini hidrogen digunakan sebagai bahan campuran dengan nitrogen (kadangkala disebut forming gas) sebagai gas perunut untuk pendeteksian kebocoran gas yang kecil. polusi lingkungan. merokok dan minuman beralkohol. dimana jumlahnya kerap kali lebih besar. kimia. Setiap sumber mata air akan menghasilkan kandungan hydrogen yang berbeda. serta air yang terkontaminasi. dari bahan kimia dan racun rumah tangga. kedirgantaraan. Radikal bebas adalah salah satu penyebab utama penuaan dan masalah berbagai penyakit. oleh karena itu air yang kaya hydrogen sangat bernilai untuk melawan berbagai penyakit degeneratif. 6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful