You are on page 1of 4

Filling hand instrument, plastic filling instrument, amalgam plugger, amalgam codensor/pistol, amalgam carver, kain kasa

, mixing slab tebal 1 cm, cement spatel, cement spatel plastic, sendok cetak, rubbel bowl n spatel, lecron, sonde dan pinset, pisau wax, pisau gips, lampu spiritus, chucing/cawan porselen untuk akrilik, cuvet ukuran m, kuas kecil, kunci pass no.10,
BURNISER ( BURNISHER) Dalam praktik dokter gigi,muncul kebutuhan akan alat – alat untuk memotomg dan membentuk bahan – bahan lain selain email. Porselen, resin dan logam – logam dengan berbagai tipe pada saat ini di cocokkan di bentuk dan di poles baik di dalam mulut maupun di laboratorium. Dentistry operatif sebagai suatu seni, menggunakan sejenis alat yang tepat untuk mengikis, memotong dan memoles guna menyelesaikan tugas yang diberikan. Walaupun alat – alat bertenaga mesin yang berukuran kecil dapat melakukan tugas ini, pahat genggam sederhana, ekskavator, burniser, dan pengukir tetap di gunakan untuk prosedur tertentu (misalnya pembungan dentin yang karies dari lesi yang dalam). Instrument yang digunakan dalam konservasi terbagi menjadi 2 macam yaitu : 1. Rotary Instrument : alat ini digunakan untuk memotong jaringan gigi dalam jumlah besar dan bekerja dengan putaran mesin. 2. Hand Instrument : terdiri dari handle ( untuk memengang), shank ( menghubungkan blade dengan handle) dan blade ( untuk mengikis). Menurut fungsinya hand instrument terbagi menjadi 3 bagian yaitu :   hand instrument untuk pemeriksaan, contohnya : kaca mulut, sonde,dan pinset. hand cutting instrument, untuk memotong jaringan keras dan lunak dari gigi terdiri dari ekscavator, chisel,knife.  condensing hand instrument: plastic filling instrument, amalgam stopper, burnisher, semen stopper.

2. Burniser biasa digunakan pada proses penghalusan dari bahan tumpat dari amalgam. . beavertail. Burniser digunakan dengan gerakan menarik dan di atas permukaan di bawah tekanan yang kuat akan “menyeterika” permukaan dan menghasilkan pemampatan tidak langsung. Ulangi prosedur “menyeterika”. 4.   Ulangi mengunakan batu untuk menghilangkan benjolan akibat pemburnisan dari permukaan. Pada saat ini tidak ada lagi benjolan yang tertinggal. Juga dapat di peroleh burniser yang di gerakkan dengan mesin. permukaan akan menjadi rata dan siap di poles.  Untuk mendapatkan adaptasi dari tambalan amalgam terhadap pinggiran kavitas. burniser bola.Burnisher adalah instrument genggam dengan ujung membulat. fishtail-shaped. 3. Menurut bentuknya burnisher terbagi menjadi empat yaitu : 1. Berikut ini adalah contor gambar dari burniser : Menurut fungsinya burnisher digunakan  Memoles atau memburnis restorasi logam.

filing hand instrument filling instrument Amalgam plugger .

Amalgam Carver .